Tag: punggung

  • Real Madrid Belum Mau Kasih Endrick Nomor 9


    Jakarta

    Endrick kabarnya meminta Real Madrid untuk ganti nomor, yakni nomor 9. Pihak klub masih belum kasih, striker muda itu harus buktikan diri dulu!

    Endrick musim lalu memakai nomor punggung 16. Kebetulan, nomor 9 di Real Madrid kini kosong setelah Kylian Mbappe dikasih nomor 10.


    Dilaporkan Tribuna, Endrick meminta Real Madrid untuk pakai nomor 9. Sebelum Mbappe, nomor itu sudah dipakai legenda Madrid, Karim Benzema.

    Madrid tidak mengabulkan permintaan Endrick. Madrid masih minta pemain berusia 19 tahun itu untuk membuktikan diri!

    Endrick diganggu cedera otot dan hamstring di akhir musim lalu. Endrick kini masih jalani pemulihan dan terancam harus absen di awal-awal kompetisi musim 2025/2026 nanti.

    Di musim lalu, Endrick kerap jadi pemain pengganti. Di Copa Del Rey tampil oke dengan lima gol dari enam laga, tapi cuma bukukan satu gol dari 22 laga di LaLiga.

    Real Madrid rencananya mau meminjamkan Endrick dulu agar si pemain dapat jam terbang lebih. Akan tetapi, Endrick memilih bertahan dan siap buktikan diri.

    Endrick sepertinya akan lebih ketat persaingannya di musim depan. Selain saingan sama Mbappe, ada Gonzalo Garcia yang bersinar di Piala Dunia Antarklub kemarin.

    (aff/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Registrasi Joan Garcia Tidak Tergantung Ter Stegen


    Jakarta

    Presiden Barcelona Joan Laporta yakin bisa mendaftarkan pemain-pemain baru sebelum musim panas ini berakhir. Soal registrasi kiper baru Joan Garcia, Laporta menyebut tidak tergantung Marc-Andre ter Stegen.

    Pekan perdana LaLiga 2025/2026 tinggal dua minggu lagi, tetapi Barcelona belum mendaftarkan para pemain barunya. Begitu pula dengan pemain-pemain yang menandatangani kontrak baru.

    Soal Joan Garcia, Ter Stegen sempat dituding menghalangi proses registrasi kiper baru Barcelona itu. Hal itu terkait dengan pengumuman Ter Stegen soal durasi absennya usai operasi punggung.


    Kiper asal Jerman itu menyebut bahwa ia akan menepi tiga bulan. Namun, Barcelona meyakini bahwa Ter Stegen akan menepi setidaknya empat bulan.

    Dengan demikian, Ter Stegen akan masuk kategori cedera panjang dalam kriteria LaLiga. Dalam kondisi tersebut, Barcelona diperbolehkan mendaftarkan pemain untuk mengisi slot Ter Stegen.

    Laporta membeberkan perkembangan pendaftaran pemain-pemain baru Barcelona. Soal Joan Garcia, Laporta menegaskan registrasinya tidak akan tergantung Ter Stegen.

    “Semua berjalan dengan baik. Lebih baik bekerja dan tidak menyiarkannya,” ujar Laporta seperti dilansir Football Espana.

    “Kami mengerjakan tugas kami dan yakin kami akan bisa mendaftarkan semuanya. (Pendaftaran Joan Garcia) tidak tergantung absennya Ter Stegen.”

    “Yang terjadi adalah, dengan ditariknya Ter Stegen, yang merupakan kehilangan besar, adalah cara paling cepat untuk melakukan pendaftaran,,” katanya.

    (nds/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • 6 Olahraga Simpel untuk Mengecilkan Perut Buncit, Hempaskan Gelambir dengan Mudah

    Jakarta

    Olahraga untuk mengecilkan perut tidak harus menggunakan peralatan mahal atau pergi ke gym. Ada banyak olahraga tanpa alat yang bisa dilakukan untuk memangkas lemak di perut dan menurunkan berat badan.

    Bagi kebanyakan orang, perut buncit memang merupakan sesuatu yang mengganggu. Selain merusak penampilan, timbunan lemak di perut bisa memengaruhi rasa percaya diri dan membuat minder.

    Tak hanya itu, perut buncit juga dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga stroke.


    Karena itu, penting untuk menjaga berat badan tetap ideal agar terhindar dari penyakit. Salah satunya dengan rutin melakukan olahraga ringan di rumah.

    Lantas, apa saja olahraga sederhana tanpa alat yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut? Dikutip dari Prevention, berikut daftarnya.

    1. Lari

    Lari adalah salah satu olahraga paling simpel untuk membakar kalori. Olahraga ini tidak membutuhkan alat khusus dan bisa dilakukan di mana saja.

    Pelatih lari dari New York, Natalie Dorset mengatakan cara terbaik untuk membakar kalori saat berlari adalah dengan memvariasikan latihan.

    “Variasikan kecepatan dalam satu latihan, lakukan beberapa kali lari cepat, atau variasikan jenis lari yang Anda lakukan. Entah itu lari pelan dan stabil, nyaman dan keras, atau interval, variasi adalah kunci untuk adaptasi yang konstan,” terangnya.

    2. Jalan kaki

    Tidak suka lari? Jalan kaki bisa jadi alternatif yang lebih nyaman untuk menurunkan berat badan.

    Pendiri Jim White Fitness and Nutrition Studios, Jim White RDN, ACSM Ex-P, mengungkapkan jalan kaki dapat meningkatkan pengeluaran energi yang berdampak terhadap penurunan berat badan.

    “Berjalan adalah latihan yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Ini adalah latihan menahan beban yang berdampak rendah. Latihan ini meningkatkan pengeluaran energi dan dapat divariasikan dalam kecepatan, durasi, dan intensitas,” ujarnya.

    3. Squats

    Squats berfungsi untuk melatih otot tubuh bagian bawah, seperti paha dan betis. Tak hanya itu, squats juga membantu mengencangkan bokong, sehingga membuatnya tampak lebih kecil.

    Ingin squats lebih menantang? Cobalah melakukan latihan ini secara perlahan atau sambil menahan beban.

    4. Burpees

    Burpees merupakan salah satu olahraga intensitas tinggi yang dapat membantu membakar kalori, membentuk otot, dan menghilangkan lemak.

    “Lebih khusus lagi, burpees bagus untuk membakar lemak perut, dan gerakan intensitas tinggi seperti burpees juga dapat membakar hingga 50 persen lebih banyak lemak daripada latihan kekuatan konvensional,” kata White.

    Tak hanya itu, burpees juga membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular sambil membantu penurunan berat badan.

    5. Yoga

    Percaya atau tidak, yoga juga termasuk olahraga yang ideal untuk menurunkan berat badan. Olahraga ini dapat membantu mengurangi stres, salah satu faktor yang dapat memicu kenaikan berat badan.

    Saat stres, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol. Penelitian menunjukkan kadar kortisol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    Selain mengurangi stres, yoga juga dapat meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan koordinasi tubuh. Kombinasi antara yoga dan pola makan yang seimbang dapat memberikan hasil yang signifikan dalam penurunan berat badan.

    6. Pilates

    Sekilas, pilates mirip dengan yoga. Namun olahraga ini lebih fokus pada kekuatan. White mengatakan pilates memiliki banyak gerakan menantang yang bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, kontrol otot, hingga kesehatan mental.

    “Pilates juga meningkatkan kekuatan dan kekencangan pada otot perut, punggung bawah, pinggul, dan bokong,” tambah White.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Cerita Diet Pria Berbobot 100 Kg Sukses Pangkas BB, Ukuran Baju dari XL ke S

    Jakarta

    Seorang pria di Singapura menceritakan kondisi kesehatannya yang parah. Pada tahun 2023, Raeza Ibrahim divonis mengidap beberapa penyakit parah, seperti kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Saat itu, berat badan Raeza mencapai 100 kg, kondisi yang mengerikan dalam hidupnya.

    “Saya sadar bahwa saya kelebihan berat badan, tetapi tidak membayangkan seberapa parah kerusakannya,” tuturnya yang dikutip dari South China Morning Post.


    Raeza menceritakan sebelumnya ia mengeluhkan sakit punggung kronis selama bertahun-tahun karena kelebihan berat badan. Ia pun dirawat di rumah sakit dengan nyeri dada pada tahun 2017.

    Pada tahun 2020, Raeza juga didiagnosis mengidap apnea tidur obstruktif. Kondisi ini dapat berakhir jika ia mulai mengubah gaya hidupnya.

    Dalam waktu enam bulan, kadar kolesterol, lemak hati, dan tekanan darahnya kembali normal. Masalah apnea tidur dan nyeri punggungnya juga mulai hilang..

    Pada bulan Agustus 2024, berat badannya turun 26 kg dan lemak tubuhnya berkurang dari 34,8 persen menjadi 14,5 persen.

    Hal itu juga berpengaruh pada ukuran pakaiannya yang turun dari XL menjadi S.

    Saat ini, ia berada dalam kondisi terbaik dalam hidupnya, secara fisik maupun mental.

    Proses Perubahan Gaya Hidup yang Drastis

    Pria 38 tahun itu awalnya sangat aktif secara fisik saat masa sekolah dan perguruan tinggi. Ia biasa bermain bulu tangkis, rugbi, dan kriket.

    Namun, di awal karier hukumnya yang menuntut, ia bekerja 10 hingga 14 jam sehari, lima atau enam hari seminggu. Berat badannya mulai bertambah.

    “Saya tidak cukup tidur, tidur pukul 3 pagi dan bergegas berangkat kerja pukul 8 pagi. Waktu makan saya tidak teratur. Saya makan apa pun yang saya inginkan, kapan pun saya mau. Saya bangun dengan perasaan lesu dan tidur dengan perasaan yang sama,” kata Raeza.

    Kenaikan berat badannya juga sangat berdampak buruk secara emosional. Ia merasa diburu-buru oleh waktu dalam melakukan aktivitas, tidak menyukai penampilanya, dan merasa kurang percaya diri.

    Selama bertahun-tahun, ia melakukan berbagai upaya untuk bisa kembali bugar. Tetapi, tidak ada yang berhasil.

    Pada tahun 2016, ia mengambil cuti panjang selama tiga bulan untuk mendaftar di Tiger Muay Thai, sebuah tempat kebugaran di Phuket, Thailand. Ia berhasil menurunkan berat badan 6 kg, tetapi berat badannya naik lagi saat ia kembali bekerja.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk bertindak. Merasa buruk tentang penampilan adalah satu hal, merasa bahwa hidup Anda mungkin berakhir sebelum waktunya karena kelalaian Anda sendiri adalah hal yang sama sekali berbeda,” tutur Raeza.

    Ia pun mendaftar di pusat kebugaran Singapura pada Maret 2024 yang dibimbing oleh pelatih. Raeza dilatih melakukan split, angkat beban, dan diharuskan berjalan 10.000 langkah setiap hari.

    Selain berolahraga, Raeza mulai mengubah pola makannya dengan masak sendiri dan makan secara teratur. Ia disarankan untuk mengikuti diet 1.800 kalori per hari, dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” terang Raeza.

    Untuk sarapan pada pukul 8 pagi, ia biasa mengkonsumsi roti sourdough dengan telur atau buah. Kemudian, pada 11 siang ia minum protein shake.

    Untuk makan pukul 1 siang, Raeza biasanya makan salad dengan protein. Sebagai camilan pukul 5 sore, ia biasa mengkonsumsi semangkuk buah yang membuatnya kenyang hingga waktu makan malam.

    Menu makan malamnya, Raeza biasa makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Setelah mengalami perubahan yang drastis, Raeza mengunggah menu sehatnya ke media sosial. Ia mulai menerima banyak pujian dan membuat banyak temannya termotivasi dengan perubahannya.

    “‘Suka’ dan pujian yang saya terima dari keluarga dan teman memotivasi saya untuk terus menjalankan diet baru saya,” terang Raeza.

    “Bisa memperlihatkan lengan yang kencang dengan sedikit perut six-pack itu menyenangkan,” sambungnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Singa Vs Harimau, Siapa yang Akan Menang?



    Jakarta

    Singa dan Harimau dikenal sebagai predator yang mengerikan di alam liar. Tak jarang, mereka sering bersaing menjadi puncak predator meski tidak hidup di wilayah yang sama.

    Sebagian besar singa, hidup di wilayah Afrika, sedangkan harimau berada di Asia. Singa dan harimau yang berbagi habitat, hanya bisa ditemukan di sebagian kecil wilayah India dan Timur Tengah.

    Ini kenapa, jika alam liar, hampir tidak bisa menemukan singa dan harimau bertarung secara langsung.


    Fisik Singa Vs Harimau

    Secara fisik, keduanya merupakan jenis kucing terbesar di dunia. Keduanya memiliki warna yang berbeda dengan singa dominan coklat pasir dan kadang ada bulu hitamnya, sedangkan harimau memiliki ciri putih oranye dengan garis hitam.

    Panjang singa bisa mencapai 208 cm dan berat bisa mencapai 225 kg. Sementara harimau lebih unggul dengan panjang bisa mencapai 390 cm dan berat 300 kg, demikian dilansir dari AZ Animals.

    Jadi bisa dikatakan, secara fisik, harimau lebih unggul karena rata-rata memiliki tubuh yang lebih besar dari singa. Meski begitu, singa dan harimau sama-sama dikenal sebagai predator yang agresif dan berbahaya.

    Secara sifat, harimau cenderung hewan yang hidup menyendiri. Berbeda dengan singa yang dikenal sebagai hewan yang berkelompok dan membentuk kawanan.

    Di alam liar, singa betina justru yang banyak melakukan perburuan. Dalam kawanan, biasanya terdiri dari satu singa jantan dewasa dengan banyak betina dan anakan singa.

    Di sisi lain, harimau sejak muda membangun wilayahnya sendiri hingga dewasa. Mereka terbiasa berburu dan mempertahankan wilayahnya sendiri.

    Jika Bertarung, Siapa yang Akan Menang antara Singa Vs Harimau?

    Sejauh ini, belum ada laporan mengenai pertarungan langsung antara singa dan harimau. Namun, ada beberapa laporan tentang pertarungan singa dan harimau di penangkaran.

    Pada 1914, misalnya, di Kebun Binatang Bronx, New York City, singa dan harimau dilaporkan mengalami pertarungan. Meski dilaporkan pertarungan tidak berlangsung lama, tapi punggung singa mengalami patah karena harimau.

    Pertarungan lain pernah terjadi di Binatang Ankara pada 2010. Diketahui, harimau sempat memasuki kandang singa dan berakhir dengan pertarungan.

    Namun, pertarungan tidak berlangsung lama, dengan satu serangan harimau yang melukai leher singa sangat parah. Berdasarkan kedua pertarungan yang pernah dilaporkan, harimau unggul dalam menyerang singa.

    Secara umum, harimau memegang keunggulan atas singa, salah satunya karena ukuran dan kekuatan. Jika di alam liar, mungkin akan berbeda karena singa datang berkelompok, sedangkan harimau sendirian.

    (faz/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Paksu Mohon Dicatat, Sering-sering Olahraga Ini Biar Lebih Tahan Lama di Ranjang


    Jakarta

    Olahraga sejak lama dikenal sebagai salah satu cara paling ampuh untuk menunjang kesehatan. Tidak hanya kesehatan secara umum, tetapi juga kesehatan seksual.

    Faktanya, sejumlah penelitian menunjukkan kaitan antara peningkatan kondisi fisik dengan performa yang lebih baik di tempat tidur. Sebuah studi yang melibatkan 105 pria membuktikan berlari selama 30 menit lima kali dalam seminggu dapat memperpanjang durasi ejakulasi dan mengatasi ejakulasi dini.

    Olahraga juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pembuluh darah, yang kerap dikaitkan dengan fungsi seksual dan orgasme.


    Lantas, apa saja olahraga yang dapat membantu meningkatkan performa bercinta? Dikutip dari Healthline, berikut rekomendasinya.

    1. Plank

    Meski sederhana, plank memberikan dampak yang luar biasa. Plank melatih otot inti (core), bagian yang sangat penting untuk mendukung postur tubuh, termasuk saat berhubungan intim.

    Olahraga ini juga membangun otot di sekitar perut, punggung, dan panggul, yang semuanya dapat membantu pria bertahan lebih lama di ranjang.

    2. Glute Bridge

    Glute bridge tidak hanya melatih otot dasar panggul, tetapi juga memperkuat otot paha belakang serta bokong. Ini memungkinkan pria “mendorong” lebih baik sehingga memberikan kenikmatan yang lebih saat bercinta.

    Melatih otot bokong juga memudahkan pria untuk mencoba berbagai posisi saat berhubungan seks.

    3. Jump Squat

    Olahraga ini dapat membantu meningkatkan stamina dan detak jantung, mempersiapkan pria untuk sesi seks yang intens atau berturut-turut. Selain itu, jump squat dapat meningkatkan kekuatan dan stabilitas kaki, membantu pria menjajal posisi bercinta yang membutuhkan tubuh bagian bawah yang kuat.

    4. Kegel

    Kegel selalu menjadi salah satu olahraga yang direkomendasikan untuk meningkatkan performa seks. Olahraga ini melatih otot dasar panggul yang penting untuk mengontrol buang air kecil dan fungsi seksual.

    Kegel juga dapat membantu pria mengendalikan ejakulasi dengan lebih baik, sehingga meningkatkan performa seksual.

    5. Push up

    Push up dapat melatih hampir seluruh otot tubuh. Push up juga dapat membangun kekuatan tubuh bagian atas yang dibutuhkan pria untuk menjajal posisi seks tertentu.

    Tak hanya itu, push up juga dapat memperkuat otot-otot yang menopang saat berhubungan seks, seperti perut, punggung, kaki, dan bokong.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Istri Merapat, Ini 7 Titik Sensitif Suami yang Bikin Mudah Terangsang


    Jakarta

    Pria juga memiliki bagian tubuh sensitif yang jika dirangsang dapat memberikan kenikmatan seksual saat disentuh. Hal ini bisa membantu pasangan untuk meningkatkan libidonya sebelum sesi bercinta.

    Dikutip dari Hims, zona sensitif pria tidak melulu tentang penis, skrotum, dan mungkin perineum. Ada beberapa titik-titik sensual yang bisa dirangsang untuk mendapatkan kenikmatan seksual, berikut daftarnya:

    Kulit kepala merupakan ‘rumah’ bagi banyak saraf yang sensitif. Saraf-saraf ini dapat dirangsang dengan menyentuh kulit secara langsung atau menyisir rambut pasangan menggunakan tangan dengan lembut.


    Penelitian juga menunjukkan memijat kulit kepala dengan lembut dapat menurunkan hormon stres dan mengaktifkan saraf parasimpatis.

    Telinga memiliki banyak saraf dan reseptor sensorik di bagian dalam dan luar. Setiap gerakan, misalnya usapan ringan atau sentuhan, maka dapat memberikan sensasi geli yang menyenangkan.

    Bagian belakang leher ini dinilai sebagai tempat yang sangat sensitif dan dapat memberikan kepuasan baik bagi pria dan wanita. Sentuhan ringan, ciuman, atau gerakan menggelitik di area ini dapat memberikan sensasi geli ke seluruh tubuh.

    Permainan puting tidak selalu hanya untuk wanita. Saat diberikan rangsangan puting dapat mengirimkan sinyal ke korteks sensorik genital. Puting sendiri juga memiliki ratusan ujung saraf yang membuatnya sebagai zona sensitif.

    Sentuhan ringan dengan jari dapat membantu memberikan gelombang kejut yang menyenangkan ke seluruh tubuh. Ketiak juga merupakan sumber utama feromon, yakni zat kimia alami tubuh yang dapat menimbulkan respons pada pasangan.

    Perut bagian bawah khususnya di antara pusar dan garis kemaluan merupakan zona sensitif pria. Bagian ini bisa dirangsang dengan menggunakan jari, lidah, atau bibir untuk membangkitkan gairah.

    Tulang berada di bagian bawah punggung, letaknya tepat di atas bokong. Posisinya yang terhubung dengan panggul, maka membuat area ini menjadi lebih sensitif. Mintalah pasangan untuk mengusapkan kukunya secara perlahan di area ini untuk meningkatkan gairah seksual.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy