Tag: pusat

  • Gamis Bordir untuk Lebaran Laris di Tanah Abang, Ada yang Dijual Rp 1,2 Juta

    Jakarta

    Pusat perbelanjaan Tanah Abang menawarkan aneka koleksi siap pakai untuk Lebaran. Selain bahan katun bolong hingga one set yang laris manis, gamis bahan tile, lace dan bordir masih menjadi incaran untuk baju Lebaran.

    Ketika mengunjungi Tanah Abang Blok B, Wolipop melihat aneka pilihan model koleksi bahan tile, payet, lace dan bordir banyak terpajang di toko. Ada gamis yang full tile dan payet. Ada juga gamis dengan outer dari bahan tile yang anggun.

    Gamis bordir dan payet tersedia di toko Moslem Fashion by Chika Blok B LT SLG LOS E No. 100-101-102. Zila sebagai penjaga toko mengatakan koleksi gamis bahan bordir dan payet masih menjadi incaran untuk Lebaran 2025.


    Zila Moslem Fashion by Chika Blok B LT SLG LOS E No. 100-101-102 menjual aneka gamis untuk Lebaran.Koleksi di toko Moslem Fashion by Chika Blok B LT SLG LOS E No. 100-101-102 menjual aneka gamis untuk Lebaran. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    “Dari bahan tile ukurannya dari S sampai XXL. Pilihan warnanya tergantung ukuran. Model yang paling banyak dicari bahan tile buat dipakai Lebaran. Harganya mulai dari Rp 400 Ribu sampai Rp 1,2 Juta. Bedanya bahan dan bordirannya karena yang lama proses bordirnya saja selama tiga bulan baru jadi, makanya harganya berbeda,” kata Zila kepada Wolipop.

    Gamis dengan kombinasi tile juga bisa ditemukan di toko Al-Hidayat Blok B LT. SLH LOS G No. 108 Tanah Abang. Harga gamis di toko ini relatif terjangkau.

    “Bahan sofy Arabia harganya Rp 190 Ribu. Ada juga gamis harga Rp 220 Ribu yang sama outer tille. Pilihan warna ada dasarnya putih cuman beda warna tile. Ukurannya all size muat sampai lingkar dada 110 cm,” ungkap Oman Hidayat dari toko Al-Hidayat.

    Toko Al-Hidayat Blok B LT. SLH LOS G No. 108 Tanah Abang menjual koleksi baju muslim, gamis hingga tunik.Toko Al-Hidayat Blok B LT. SLH LOS G No. 108 Tanah Abang menjual koleksi baju muslim, gamis hingga tunik. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Pantauan Wolipop, gamis di Tanah Abang Blok B menggunakan bahan silk, organza, katun, hingga plisket. Ukuran dan warnanya bisa menyesuaikan kebutuhan, termasuk untuk sarimbit atau seragam dengan keluarga.

    Gamis bahan shimmer dengan detail print juga banyak dijual di Tanah Abang Blok B. Resa dari toko Dell’s Collection Blok B SLG LOS E No. 97 menuturkan gamis tersebut masih menjadi primadona untuk baju Lebaran 2025.

    “Gamisnya bahan shimmer motif, dalamannya bahan baloteli. Ada sage, biru, abu dan hitam, pink. Harganya satuannya Rp 350 Ribu. Grosirannya kena Rp 300 Ribu,” pungkasnya.

    Zila Moslem Fashion by Chika Blok B LT SLG LOS E No. 100-101-102 menjual aneka gamis untuk Lebaran.Toko Moslem Fashion by Chika Blok B LT SLG LOS E No. 100-101-102 menjual aneka gamis untuk Lebaran. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Dulu Diskotek Hits, Kini Gedung Ini Kisahnya Tragis



    Medan

    Gedung di Medan ini sudah terbengkalai selama bertahun-tahun. Dulunya, gedung ini adalah sebuah diskotek hits. Namun akhirnya, kisahnya berujung tragis.

    Traveler yang melintasi Jalan Gatot Subroto Medan pasti bisa melihat dengan jelas gedung ini. Bangunan ini ternyata punya kenangan mengerikan yang diingat warga Medan saat itu.

    Gedung eks M City itu terletak di Jalan Gatot Subroto. Letaknya berseberangan dengan bundaran SIB. Tak ada aktivitas apapun yang tampak dari gedung tersebut.


    Dari luar gedung, kondisi fisik gedung tampak tak terawat dengan dinding atap yang sudah jebol. Selain itu, halaman dalam gedung juga ditumbuhi rumput liar dan semak belukar.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, gedung ini sudah terbengkalai beberapa tahun terakhir. Terlebih pasca mengalami kebakaran hebat pada akhir tahun 2009 lalu.

    Banyak warga Medan yang masih mengenang tragedi kebakaran tersebut. Bagaimana tidak, kebakaran ini menewaskan 20 orang, termasuk di antaranya ajudan Gubernur kala itu.

    Warga Medan Dihantui Kisah Mistis

    Pasca kebakaran tersebut, nama M City kemudian berganti nama menjadi Elegant. Warga Medan Mirna mengaku mengalami pengalaman mistis saat berada di lokasi yang sudah berganti nama.

    “Dulu pernah ke sini waktu ganti nama jadi Elegant. Pernah waktu itu tutup mata terus di dalam room VIP itu berasa ramai dan banyak suara minta tolong. Penjaganya juga bilang pernah beberapa kali juga dengar suara minta tolong,” ungkap Mirna.

    Tak hanya itu, beberapa masyarakat juga bercerita kenangan saat rekan ataupun sahabatnya selamat dalam tragedi mengerikan tersebut.

    “Saya saksi hidup karyawan di tempat itu waktu kejadian kebakaran. Saat itu pergantian shift pukul 20.30 WIB. Rekan saya menjadi korban pada kebakaran itu, mereka meninggal karena asap yang tebal,” tutur Sinaga.

    “Itu salah satu tempat yang merenggut nyawa kakak angkat, namanya Dara, dia meninggal akibat sesak napas tapi tidak terbakar hangus,” tutur Rama, warga Medan lainnya.

    Dulu Diskotek Hits

    Sejarahwan Budi Agustono mengungkapkan tempat hiburan malam M City ini populer di awal tahun 2000-an. Bahkan, dulunya hanya kalangan menengah atas yang sering nongkrong di sini.

    “Tahun awal 2000an M City ini menjadi pusat hiburan sangat elit. Banyak sekali kelas menengah atas yang sebagian besar nongkrongnya di M City ini, itu sangat terkenal dan relatif bebas saat itu,” ujar Budi.

    Budi bercerita bahwa M City dulunya banyak dipilih sebagai tempat nongkrong lantaran memiliki banyak fasilitas dan memberikan rasa nyaman kepada pengunjungnya.

    “Di Medan tahun 2000an itu semacam urban entertaiment yang salah satunya diskotek atau tempat hiburan M City. Sebelum terbakar sangat populer sekali. Selain diskotek kan juga ada hotel, ada spa dan tempat itu relatif aman karena mungkin waktu itu ada wilayah Olo Panggabean jadi relatif terjaga dan menimbulkan penikmat hiburan malam tahun 2000-an awal,” pungkasnya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikSumut.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cerita Diet Pria Berbobot 100 Kg Sukses Pangkas BB, Ukuran Baju dari XL ke S

    Jakarta

    Seorang pria di Singapura menceritakan kondisi kesehatannya yang parah. Pada tahun 2023, Raeza Ibrahim divonis mengidap beberapa penyakit parah, seperti kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Saat itu, berat badan Raeza mencapai 100 kg, kondisi yang mengerikan dalam hidupnya.

    “Saya sadar bahwa saya kelebihan berat badan, tetapi tidak membayangkan seberapa parah kerusakannya,” tuturnya yang dikutip dari South China Morning Post.


    Raeza menceritakan sebelumnya ia mengeluhkan sakit punggung kronis selama bertahun-tahun karena kelebihan berat badan. Ia pun dirawat di rumah sakit dengan nyeri dada pada tahun 2017.

    Pada tahun 2020, Raeza juga didiagnosis mengidap apnea tidur obstruktif. Kondisi ini dapat berakhir jika ia mulai mengubah gaya hidupnya.

    Dalam waktu enam bulan, kadar kolesterol, lemak hati, dan tekanan darahnya kembali normal. Masalah apnea tidur dan nyeri punggungnya juga mulai hilang..

    Pada bulan Agustus 2024, berat badannya turun 26 kg dan lemak tubuhnya berkurang dari 34,8 persen menjadi 14,5 persen.

    Hal itu juga berpengaruh pada ukuran pakaiannya yang turun dari XL menjadi S.

    Saat ini, ia berada dalam kondisi terbaik dalam hidupnya, secara fisik maupun mental.

    Proses Perubahan Gaya Hidup yang Drastis

    Pria 38 tahun itu awalnya sangat aktif secara fisik saat masa sekolah dan perguruan tinggi. Ia biasa bermain bulu tangkis, rugbi, dan kriket.

    Namun, di awal karier hukumnya yang menuntut, ia bekerja 10 hingga 14 jam sehari, lima atau enam hari seminggu. Berat badannya mulai bertambah.

    “Saya tidak cukup tidur, tidur pukul 3 pagi dan bergegas berangkat kerja pukul 8 pagi. Waktu makan saya tidak teratur. Saya makan apa pun yang saya inginkan, kapan pun saya mau. Saya bangun dengan perasaan lesu dan tidur dengan perasaan yang sama,” kata Raeza.

    Kenaikan berat badannya juga sangat berdampak buruk secara emosional. Ia merasa diburu-buru oleh waktu dalam melakukan aktivitas, tidak menyukai penampilanya, dan merasa kurang percaya diri.

    Selama bertahun-tahun, ia melakukan berbagai upaya untuk bisa kembali bugar. Tetapi, tidak ada yang berhasil.

    Pada tahun 2016, ia mengambil cuti panjang selama tiga bulan untuk mendaftar di Tiger Muay Thai, sebuah tempat kebugaran di Phuket, Thailand. Ia berhasil menurunkan berat badan 6 kg, tetapi berat badannya naik lagi saat ia kembali bekerja.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk bertindak. Merasa buruk tentang penampilan adalah satu hal, merasa bahwa hidup Anda mungkin berakhir sebelum waktunya karena kelalaian Anda sendiri adalah hal yang sama sekali berbeda,” tutur Raeza.

    Ia pun mendaftar di pusat kebugaran Singapura pada Maret 2024 yang dibimbing oleh pelatih. Raeza dilatih melakukan split, angkat beban, dan diharuskan berjalan 10.000 langkah setiap hari.

    Selain berolahraga, Raeza mulai mengubah pola makannya dengan masak sendiri dan makan secara teratur. Ia disarankan untuk mengikuti diet 1.800 kalori per hari, dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” terang Raeza.

    Untuk sarapan pada pukul 8 pagi, ia biasa mengkonsumsi roti sourdough dengan telur atau buah. Kemudian, pada 11 siang ia minum protein shake.

    Untuk makan pukul 1 siang, Raeza biasanya makan salad dengan protein. Sebagai camilan pukul 5 sore, ia biasa mengkonsumsi semangkuk buah yang membuatnya kenyang hingga waktu makan malam.

    Menu makan malamnya, Raeza biasa makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Setelah mengalami perubahan yang drastis, Raeza mengunggah menu sehatnya ke media sosial. Ia mulai menerima banyak pujian dan membuat banyak temannya termotivasi dengan perubahannya.

    “‘Suka’ dan pujian yang saya terima dari keluarga dan teman memotivasi saya untuk terus menjalankan diet baru saya,” terang Raeza.

    “Bisa memperlihatkan lengan yang kencang dengan sedikit perut six-pack itu menyenangkan,” sambungnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto