Tag: rahmat

  • 30 Ucapan Selamat Hari Santri Nasional Penuh Doa dan Makna


    Jakarta

    Setiap tanggal 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional. Hari yang penuh makna ini bukan sekadar tanggal di kalender, melainkan momentum untuk mengenang jasa dan pengabdian para santri dalam perjalanan sejarah bangsa.

    Santri dikenal sebagai generasi yang menuntut ilmu, menebar kebaikan, dan menjaga akhlak masyarakat, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


    Peringatan ini lahir dari keputusan Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, untuk menghormati perjuangan para santri yang tercermin dalam Resolusi Jihad 22 Oktober 1945. Resolusi ini menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajah, menegaskan bahwa mempertahankan tanah air adalah bagian dari kewajiban agama.

    Hari Santri Nasional menjadi saat yang tepat untuk menebar semangat, motivasi, dan doa kepada seluruh santri di tanah air. Melalui ucapan dan doa, kita tidak hanya menghargai perjuangan mereka, tetapi juga mendoakan agar para santri terus istiqamah menuntut ilmu, berakhlak mulia, dan memberi manfaat bagi bangsa dan agama.

    Ucapan Hari Santri Nasional

    1. “Selamat Hari Santri Nasional! Semoga semangat juang para santri selalu menginspirasi kita untuk berakhlak mulia dan cinta tanah air.”
    2. “Hari Santri Nasional mengingatkan kita bahwa ilmu, iman, dan perjuangan adalah kunci kejayaan bangsa. Semoga Allah memberkahi setiap langkah santri.”
    3. “Selamat Hari Santri! Semoga para santri terus menjadi penerang bangsa dan penebar keberkahan di masyarakat.”
    4. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita doakan agar santri Indonesia selalu istiqamah dalam ilmu dan amal.”
    5. “Selamat Hari Santri! Semoga Allah SWT selalu melindungi santri dan menjadikan mereka generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan agama.”
    6. “Hari Santri Nasional adalah momentum untuk meneladani semangat jihad santri. Semoga kita semua diberi keberanian, ilmu, dan keberkahan.”
    7. “Selamat Hari Santri! Semoga semua santri diberikan kesehatan, keteguhan hati, dan keberhasilan dalam menuntut ilmu.”
    8. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita doakan agar setiap santri menjadi cahaya ilmu dan teladan akhlak bagi masyarakat.”
    9. “Selamat Hari Santri! Semoga Allah menjadikan santri sebagai penerang bangsa dan pembawa rahmat bagi sesama.”
    10. “Hari Santri Nasional mengingatkan kita untuk terus belajar, berjuang, dan beramal. Semoga Allah memberkahi setiap usaha santri.”
    11. “Selamat Hari Santri! Semoga semangat perjuangan santri tetap hidup di hati generasi muda Indonesia.”
    12. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita doakan agar ilmu santri menjadi amal yang membawa keberkahan dunia dan akhirat.”
    13. “Selamat Hari Santri! Semoga para santri selalu dilindungi Allah dan dijadikan pemimpin yang amanah di masa depan.”
    14. “Hari Santri Nasional adalah pengingat bahwa jihad dengan ilmu dan akhlak lebih mulia daripada kekuatan fisik. Semoga kita selalu istiqamah.”
    15. “Selamat Hari Santri! Semoga semangat para santri menginspirasi kita untuk terus belajar dan berbuat baik bagi bangsa.”
    16. “Di Hari Santri Nasional, mari kita doakan agar santri Indonesia menjadi generasi yang cerdas, shalih, dan berakhlak mulia.”
    17. “Selamat Hari Santri! Semoga santri selalu diberikan keberanian dalam menegakkan kebenaran dan keadilan.”
    18. “Hari Santri Nasional mengajarkan kita nilai kesabaran, ketekunan, dan keikhlasan. Semoga Allah memberkahi setiap amal santri.”
    19. “Selamat Hari Santri! Semoga Allah menuntun langkah para santri dan menjadikan mereka penebar ilmu yang bermanfaat.”
    20. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita hargai perjuangan santri terdahulu dan terus meneladani semangat juang mereka.”
    21. “Selamat Hari Santri! Semoga semua santri selalu istiqamah, berakhlak mulia, dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya.”
    22. “Hari Santri Nasional adalah momentum refleksi. Semoga semangat santri menular ke seluruh generasi muda Indonesia.”
    23. “Selamat Hari Santri! Semoga Allah memberikan kemudahan dalam belajar dan keberkahan dalam setiap usaha santri.”
    24. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita doakan agar santri selalu dijaga dari godaan dan cobaan, serta sukses dunia akhirat.”
    25. “Selamat Hari Santri! Semoga para santri menjadi pribadi yang sabar, cerdas, dan berdedikasi untuk bangsa dan agama.”
    26. “Hari Santri Nasional mengingatkan kita bahwa ilmu dan akhlak adalah senjata terkuat. Semoga Allah memberkahi setiap langkah santri.”
    27. “Selamat Hari Santri! Semoga semangat juang santri menumbuhkan generasi yang cinta ilmu, iman, dan tanah air.”
    28. “Di Hari Santri Nasional, mari kita panjatkan doa agar santri selalu diberkahi, dilindungi, dan menjadi penerang masyarakat.”
    29. “Selamat Hari Santri! Semoga para santri mampu menebar kebaikan, menegakkan keadilan, dan membawa perubahan positif bagi bangsa.”
    30. “Hari Santri Nasional adalah pengingat bagi kita semua bahwa santri adalah cahaya bangsa. Semoga Allah selalu menyertai langkah mereka.”

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 50 Kata-Kata Mutiara Para Sahabat Nabi Muhammad SAW



    Jakarta

    Para sahabat Nabi Muhammad SAW adalah generasi terbaik umat Islam. Mereka bukan hanya saksi hidup perjuangan Rasulullah, tetapi juga penerus risalah yang menebarkan cahaya Islam ke seluruh penjuru dunia.

    Dalam kehidupan mereka yang penuh kesederhanaan dan keikhlasan, tersimpan banyak nasihat dan kata-kata bijak yang menjadi pelajaran berharga bagi umat hingga kini.

    Kata-kata mutiara para sahabat tidak hanya mencerminkan keteguhan iman dan akhlak mulia, tetapi juga menunjukkan bagaimana mereka memahami hakikat hidup, sabar dalam ujian, dan tulus dalam beramal.


    Melalui ungkapan-ungkapan penuh hikmah ini, kita dapat belajar tentang ketawadhuan, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan sesuai ajaran Islam.

    Kata-kata Mutiara Sahabat Rasulullah SAW

    1. “Ilmu adalah cahaya bagi hati dan petunjuk bagi jalan.” – Abu Bakar RA
    2. “Kesabaran menghadapi ujian adalah kunci kebahagiaan.” – Umar bin Khattab RA
    3. “Jadilah orang yang menebar manfaat bagi sesama.” – Ali bin Abi Thalib RA
    4. “Amal kebaikan kecil lebih baik daripada menunda amal besar.” – Utsman bin Affan RA
    5. “Hargai waktu, karena ia tidak akan kembali.” – Abu Hurairah RA
    6. “Jangan sombong, karena semua berasal dari Allah.” – Bilal bin Rabah RA
    7. “Kejujuran adalah fondasi persaudaraan sejati.” – Salman Al-Farisi RA
    8. “Belajarlah sepanjang hayat, ilmu tak mengenal usia.” – Talhah bin Ubaidillah RA
    9. “Ridha Allah lebih berharga daripada pujian manusia.” – Sa’ad bin Abi Waqqas RA
    10. “Hati yang lembut membawa kedamaian dalam hidup.” – Abu Darda RA
    11. “Tegaslah dalam kebenaran, walau sendirian.” – Abdullah bin Mas’ud RA
    12. “Bersyukurlah atas nikmat kecil maupun besar.” – Aisyah RA
    13. “Berdoalah tanpa henti, karena doa senjata orang mukmin.” – Abu Bakrah RA
    14. “Jangan berhenti berbuat baik meski sedikit.” – Ibn Abbas RA
    15. “Keimanan sejati tampak dari akhlak yang mulia.” – Umar bin Khattab RA
    16. “Jauhi kemarahan, karena ia merusak hati.” – Abu Hurairah RA
    17. “Persaudaraan adalah harta paling berharga.” – Talhah bin Ubaidillah RA
    18. “Senyum kepada sesama adalah sedekah.” – Abdullah bin Umar RA
    19. “Hidup sederhana, hati tenang, jiwa bahagia.” – Salman Al-Farisi RA
    20. “Jangan menunda kebaikan, lakukan sekarang juga.” – Ali bin Abi Thalib RA
    21. “Ilmu tanpa amal ibarat pohon tak berbuah.” – Ibn Mas’ud RA
    22. “Bersikap lemah lembut menenangkan jiwa.” – Abu Darda RA
    23. “Berani menegakkan kebenaran, meski berbeda pendapat.” – Umar bin Khattab RA
    24. “Doa tulus membuka pintu rahmat Allah.” – Aisyah RA
    25. “Jangan iri, karena setiap orang punya rezeki berbeda.” – Utsman bin Affan RA
    26. “Hati yang bersih menenangkan diri dan orang lain.” – Abu Bakr RA
    27. “Sabar menghadapi musibah adalah bagian dari iman.” – Abdullah bin Mas’ud RA
    28. “Kebaikan kecil jika konsisten lebih mulia dari besar tapi jarang.” – Ali bin Abi Thalib RA
    29. “Ridha Allah adalah kebahagiaan sejati.” – Bilal bin Rabah RA
    30. “Ilmu bermanfaat bagi diri sendiri dan umat.” – Salman Al-Farisi RA
    31. “Bersyukur membuat hidup ringan dan tentram.” – Abu Darda RA
    32. “Jangan sombong dengan harta, karena ia sementara.” – Talhah bin Ubaidillah RA
    33. “Memaafkan orang lain menenangkan hati.” – Aisyah RA
    34. “Setiap langkah menuju kebaikan dicatat sebagai pahala.” – Abu Hurairah RA
    35. “Jangan takut berbuat benar meski sulit.” – Umar bin Khattab RA
    36. “Keikhlasan adalah kunci diterimanya amal.” – Ibn Abbas RA
    37. “Hargai teman yang menasihati dengan tulus.” – Abu Bakrah RA
    38. “Menjaga lisan dari ucapan buruk adalah tanda iman.” – Abdullah bin Umar RA
    39. “Sedekah menyejukkan hati dan memperkuat persaudaraan.” – Ali bin Abi Thalib RA
    40. “Kesederhanaan adalah jalan menuju ketenangan.” – Abu Darda RA
    41. “Ilmu tanpa berbagi akan sia-sia.” – Salman Al-Farisi RA
    42. “Jangan menunda taubat, lakukan segera.” – Ibn Mas’ud RA
    43. “Bersikap rendah hati mendekatkan diri kepada Allah.” – Umar bin Khattab RA
    44. “Hidup untuk memberi manfaat, bukan hanya menerima.” – Abu Bakr RA
    45. “Jangan menilai seseorang dari harta atau kedudukannya.” – Ali bin Abi Thalib RA
    46. “Senyum dan salam mempererat ukhuwah Islamiyah.” – Bilal bin Rabah RA
    47. “Bersyukur dalam segala keadaan adalah tanda orang beriman.” – Abu Hurairah RA
    48. “Belajar dan beramal adalah jalan hidup seorang Muslim.” – Ibn Abbas RA
    49. “Kesabaran menghadapi ujian membentuk karakter kuat.” – Talhah bin Ubaidillah RA
    50. “Jadilah cahaya bagi orang lain melalui kebaikanmu.” – Aisyah RA

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Lagu Hari Santri, Bisa Dinyanyikan pada 22 Oktober 2025


    Jakarta

    Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober setiap tahunnya selalu dirayakan dengan penuh khidmat. Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015, sebagai bentuk penghormatan atas peran besar santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun bangsa.

    Salah satu elemen penting yang tak pernah absen dalam perayaan ini adalah lagu Hari Santri yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag). Lagu ini menjadi simbol kebanggaan, semangat juang, dan pengabdian santri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Penasaran dengan lirik lengkap lagu yang penuh pesan patriotisme dan spiritualitas ini? Simak di bawah ini dan nyanyikan bersama untuk merayakan Hari Santri 2025!


    Lirik Lagu Hari Santri

    Lagu Hari Santri memiliki makna mendalam, menggambarkan semangat juang yang berakar dari Resolusi Jihad. Berikut adalah lirik lengkap yang bisa Anda nyanyikan:

    22 Oktober 45
    Resolusi jihad panggilan jiwa
    Santri dan ulama tetap setia
    Berkorban pertahankan Indonesia

    Saat ini kita telah merdeka
    Mari teruskan perjuangan ulama
    Berperan aktif dengan dasar Pancasila
    Nusantara tanggung jawab kita

    Hari santri hari santri hari santri
    Hari santri bukti cinta pada negeri
    Ridho dan rahmat dari ilahi
    NKRI harga mati

    Ayo santri ayo santri ayo santri
    Ayo ngaji dan patuh pada kyai
    Jayalah bangsa, jaya Negara
    Jayalah pesantren kita

    Mari bersiap kita berangkat
    Ke pesantren dengan penuh semangat
    Raih cita-cita luruskan niat
    Mengabdi tuk kemaslahatan umat

    Hari santri hari santri hari santri
    Hari santri bukti cinta pada negeri
    Ridho dan rahmat dari ilahi
    NKRI harga mati

    Ayo santri ayo santri ayo santri
    Ayo ngaji dan patuh pada kyai
    Jayalah bangsa, jaya Negara
    Jayalah pesantren kita

    Jayalah bangsa Negara
    Jayalah Indonesia
    Jayalah Indonesia

    Selain lirik, video lagu Hari Santri juga menjadi sarana penting untuk memeriahkan perayaan ini. Video memberikan panduan visual dan musik pengiring yang memudahkan Anda dalam menyanyikan lagu dengan benar.

    Anda bisa mengakses video resmi lagu Hari Santri 22 Oktober 45 di channel resmi Kementerian Agama RI untuk merasakan semangatnya secara utuh. Atau klik link di SINI untuk akses videonya sekarang.

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Berhusnuzon Jadi Resep Panjang Umur Mahathir Mohamad Jelang Usia 1 Abad


    Jakarta

    Mahathir Mohamad akan merayakan ulang tahun ke-100 pada Kamis, 10 Juli 2025. Pada usianya yang hampir menginjak 1 abad itu, Eks Perdana Menteri Malaysia itu mengatakan bahwa salah satu rahasia umur panjangnya adalah berpikir positif atau husnuzon.

    Hal tersebut diungkap melalui pertemuan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana Jokowi dengan Mahathir Mohamad beberapa waktu lalu.

    “Oh ya, itu tadi yang ditanyakan Bu Jokowi. Tun Mahathir kan, sudah berusia 100 tahun. Saya tanyakan resepnya apa Tun?” kata Jokowi menirukan suara istrinya, Iriana.


    Menanggapi pertanyaan tersebut, Mahathir menyebutkan sejumlah tips bisa berumur panjang hingga hampir 1 abad yang salah satunya adalah selalu berpikir positif.

    “Makan sedikit secukupnya, apakah ada pantangan makanan, tidak ada. Yang kedua, berpikir positif, produktif dan berpikir positif, saya setuju semuanya,” ungkapnya.

    Mengutip dari buku Aqidah Akhlak susunan Taofik Yusmansyah, husnuzon berasal dari bahasa Arab yaitu husnun dan zhannun. Husnun artinya baik, sementara zhannun adalah prasangka. Dengan begitu, husnuzon dimaknai sebagai baik sangka atau berpikir positif.

    Berpikir Positif Bentuk Iman kepada Allah SWT

    Selain itu, Ustaz Hanan Attaki melalui ceramahnya dalam detikKultum detikcom juga menyebut bahwa berpikir positif merupakan bentuk iman kepada Allah. Ia juga menukil sebuah hadits qudsi yang berbunyi,

    “Aku sesuai prasangka hamba-Ku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku.” (HR Muslim)

    “Kita diajarkan oleh para ulama untuk selalu berpikir positif. Orang beriman ketika dia berpikir positif itu artinya dia hanya mengandalkan Allah SWT. Berpikir positif artinya dia tidak berputus asa dari berharap kepada Allah SWT,” katanya.

    Lebih lanjut ia menerangkan bahwa hendaknya muslim tidak berputus asa pada rahmat Allah SWT atau pun menyerah untuk terus berharap yang terbaik. Ustaz Hanan Attaki mengutip perkataan Imam Sufyan Ats Tsauri bahwa ketika kita mengalami kesulitan dan semua orang menjauh dari kita, maka artinya Allah SWT ingin menolong langsung.

    “Allah langsung yang turun untuk menolong kita, Allah langsung yang menunjukkan keajaiban kepada kita. Allah gak ingin kebaikan dan keajaiban itu diberikan kepada siapa-siapa, seolah-olah ada jasa orang lain dalam kebaikan itu. Allah ingin tunjukkan sendiri keajaiban itu kepada kita,” sambungnya.

    Ustaz Hanan Attaki mencontohkan pertolongan Allah SWT saat Perang Badar yang mendatangkan seribu malaikat untuk menolong para prajurit muslim. Begitu juga dengan peristiwa laut yang terbelah saat zaman Nabi Musa AS dikejar Firaun.

    “Mungkin kita bisa mendapat banyak ujian dari makhluk, tetapi yang pasti Allah nggak akan pernah melakukan kita seperti itu. Allah nggak pernah mengecewakan kita, Allah nggak pernah meninggalkan kita, Allah nggak pernah menolak kedatangan kita, Allah nggak pernah menutup pintu rahmatnya dari kita,” tandasnya.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisah Tom Lembong dari Balik Jeruji Belajar Tawakal dengan Tahanan Muslim


    Jakarta

    Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong akan menjalani sidang vonis kasus dugaan korupsi importasi gula pada Jumat, 18 Juli 2025 mendatang. Selama menanti persidangan, pria kelahiran 4 Maret 1971 ini ternyata belajar tentang tawakal dengan seorang tahanan muslim.

    Tom Lembong mengaku inilah untuk pertama kalinya dia diajarkan oleh seorang tahanan yang beragama Islam tentang kata tawakal. “Tadi saya juga menyampaikan dalam tahanan pertama kalinya diajarkan sama tahanan yang beragama Islam, kata baru buat saya, yaitu tawakal, kita sudah berupaya semaksimal mungkin, sudah berjuang maksimal sehormat-hormatnya dan selebihnya kita serahkan ke Yang Maha Kuasa,” kata Tom Lembong usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (14/7/2025) kemarin seperti dilansir dari detikNews.

    Mendapat pelajaran tentang tawakal dari seorang tahanan Muslim membuat Tom Lembong pun mengakui siap menghadapi sidang vonis nanti. “Terlepas apa putusannya, terlepas apa hasil di persidangan, bagi saya, kita sudah mencapai sebuah kemenangan, yaitu tim saya luar biasa, ya memang luar biasa dan saya sangat terharu, sangat bersyukur ya itu yang bisa kita harapkan,” kata Tom Lembong.


    Pengertian Tawakal

    Di dalam Islam Tawakal adalah salah satu ajaran untuk berserah diri kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar atau berusaha sekuat tenaga. Menurut Imam Al-Ghazali seperti dikutip dari Kitab Ihya Ulumuddin arti tawakal adalah keteguhan hati dalam menyerahkan diri kepada Allah setelah berikhtiar dengan sebaik-baiknya.

    Dalam arsip detikHikmah mengutip Abdul Syukur al-Aziz dalam buku Dahsyatnya Sabar, Syukur, Ikhlas, dan Tawakal, secara harfiah tawakal berasal dari kata wakala yang berarti menyerahkan, mempercayakan atau mewakilkan urusan kepada orang lain.

    Dalil tentang Tawakal di dalam Alquran dan Hadits

    Ada sejumlah ayat di dalam Alquran yang menjelaskan tentang tawakal, berikut ini di antaranya:

    1. Surat Ali Imran ayat 159

    فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ

    Artinya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.

    2. Surat At-Talaq ayat 3

    وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا

    Artinya: Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

    3. Surat Al-Anfal ayat 2

    إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

    Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

    Rasulullah Muhammad SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab dalam Riwayat Imam Tirmidzi bersabda, “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Allah akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung: pergi pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore dalam keadaan kenyang.”

    Manfaat Tawakal

    Ada sejumlah manfaat tawakal yang bisa dirasakan oleh seorang muslim. Seperti mendapatkan ketenangan dan kedamaian, meningkatkan keimanan, meningkatkan kualitas hidup, senantiasa bersyukur, meningkatkan kemampuan mengatasi masalah, meningkatkan motivasi hidup, serta memperbaiki kesehatan mental.

    (erd/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sholawat Ibrahimiyah Lengkap, Amalkan agar Mudah Meraih Keinginan


    Jakarta

    Sholawat Ibrahimiyah merupakan salah satu bentuk sholawat yang paling utama dalam ajaran Islam. Keistimewaannya tidak hanya terletak pada lafaz yang mulia, tetapi juga pada keutamaan yang sangat besar bagi siapa saja yang mengamalkannya dengan penuh keyakinan.

    Dikutip dari buku Shalawat Populer: Esensi Shalawat Bagi Ummat Nabi Muhammad SAW karya Tuan Guru KH. Suhaidi Ghazali, M.Pd.I, sholawat ini disebut “Ibrahimiyah” karena di dalamnya terdapat pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang disandingkan dengan Nabi Ibrahim AS, sebagaimana yang terdapat dalam bacaan tahiyat akhir dalam sholat.


    Menurut beliau, Sholawat Ibrahimiyah menjadi bentuk sholawat paling utama. Ketika dibaca secara rutin, dengan istiqomah, dan disertai keyakinan yang kuat, sholawat ini mampu membuka jalan bagi kemudahan dalam mencapai berbagai keinginan, bahkan keinginan yang tampaknya mustahil dan sangat besar.

    Sholawat Ibrahimiyah Lengkap

    Berikut bacaan lengkap sholawat ibrahimiyah dalam tulisan Arab, latin dan artinya:

    اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

    Arab latin: Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad wa’alaa aali sayyidinaa muhammadin kamaa shallaita ‘alaa sayyidinaa ibraahiima wa’alaa aali sayyidinaa ibrahiima, wabaarik ‘alaa aali sayyidinaa muhammadin kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa ‘alaa sayyidinaa ibraahima wa ‘alaa aali sayyidina ibraahima, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiidun.

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”

    Keutamaan Sholawat Ibrahimiyah

    1. Menghilangkan Rasa Takut

    Salah satu manfaat penting dari membaca Sholawat Ibrahimiyah adalah menghilangkan rasa takut, terutama saat menghadapi musuh yang sangat menakutkan.

    Dikutip dari buku Shalawat Populer: Esensi Shalawat Bagi Ummat Nabi Muhammad SAW yang disusun Suhaidi Ghazali dan Shabri Shaleh Anwar disebutkan apabila dibaca sebanyak tujuh kali ketika menghadapi musuh yang sangat menakutkan, niscaya perasaan takut akan hilang dan menjadi lebih berani.

    Ini menjadi pengingat bahwa dzikir dan sholawat bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga dapat menjadi sumber kekuatan mental dan spiritual dalam menghadapi situasi genting.

    2. Meningkatkan Kedudukan Dunia dan Akhirat

    Bagi siapa saja yang mendambakan kedudukan yang lebih tinggi, baik dalam hal duniawi seperti karier, kehormatan, maupun dalam hal ukhrawi seperti derajat di sisi Allah, maka amalan ini sangat dianjurkan.

    Jika kaum muslimin menginginkan kedudukan yang lebih tinggi dalam dunia atau akhirat, bacalah Sholawat Ibrahimiyah sebanyak 40 kali setiap hari secara rutin. InsyaAllah, segala yang diharapkan tercapai.

    Wallahu a’lam

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Sifat Mulia Nabi Muhammad SAW yang Patut Diteladani


    Jakarta

    Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik bagi seluruh umat Islam. Setiap ucapan dan tindakannya mencerminkan akhlak yang luhur dan nilai-nilai kebaikan yang sempurna.

    Meneladani sifat-sifat beliau bukan hanya kewajiban, tetapi juga kunci untuk meraih kehidupan yang lebih harmonis dan bermakna. Bahkan, Allah SWT secara tegas memerintahkan kita untuk mencontoh akhlak beliau. Dalam surah Al-Ahzab ayat 21, Allah berfirman:

    لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ


    Artinya: “Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.”

    Keistimewaan akhlak Nabi Muhammad SAW juga ditegaskan dalam surah Al-Qalam ayat 4, “Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.”

    Sementara itu, dalam sebuah hadits riwayat Al-Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak mulia.”

    4 Sifat Nabi Muhammad SAW

    Ridwan Abdullah Sani dan Muhammad Kadri dalam buku Pendidikan Karakter: Mengembangkan Karakter Anak yang Islami, mengatakan Rasulullah SAW memiliki akhlak yang bersumber langsung dari Al-Qur’an dan ketaatan penuh kepada Allah SWT. Di antara banyak sifat terpuji beliau, ada empat sifat utama yang dikenal sebagai sifat wajib para rasul. Apa saja itu?

    1. Shiddiq (Jujur dan Benar)

    Shiddiq berarti jujur atau benar. Sifat ini menunjukkan bahwa setiap perkataan dan perbuatan Nabi Muhammad SAW selalu dilindungi oleh Allah SWT. Beliau tidak pernah berbohong atau menipu. Kejujuran beliau adalah landasan utama dalam berinteraksi dengan siapa pun, menjadikan beliau pribadi yang sangat dipercaya.

    Dengan meneladani sifat shiddiq, kita diajarkan untuk selalu berkata dan bertindak sesuai kebenaran, baik dalam keadaan mudah maupun sulit.

    2. Amanah (Dapat Dipercaya)

    Sebagai seorang rasul, Nabi Muhammad SAW memiliki sifat mutlak, yaitu amanah atau dapat dipercaya. Beliau dipercaya oleh Allah SWT untuk menyampaikan risalah suci kepada seluruh umat manusia.

    Beliau memegang teguh amanah ini dengan penuh tanggung jawab, tanpa pernah sedikit pun menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Sifat amanah ini mengajarkan kita untuk selalu menepati janji, menjaga kepercayaan orang lain, dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

    3. Tabligh (Menyampaikan)

    Tabligh berarti menyampaikan. Nabi Muhammad SAW adalah utusan yang bertugas menyampaikan seluruh wahyu dari Allah SWT kepada umatnya. Beliau tidak pernah menyembunyikan atau mengurangi satu ayat pun.

    Sifat ini menjadi bukti kesetiaan beliau dalam menjalankan misi kenabian. Dari sifat tabligh, kita belajar pentingnya menyampaikan kebenaran, menyebarkan kebaikan, dan memberikan nasihat yang bermanfaat kepada orang lain.

    4. Fathanah (Cerdas)

    Fathanah adalah sifat cerdas atau memiliki kecerdasan yang luar biasa. Kecerdasan Nabi Muhammad SAW tidak hanya terbatas pada pengetahuan, tetapi juga pada kemampuan berpikir logis, memahami masalah, dan memberikan solusi terbaik.

    Sifat ini memungkinkan beliau untuk menghadapi tantangan dakwah yang berat dan memimpin umat dengan kebijaksanaan. Meneladani sifat fathanah berarti kita harus terus belajar, berpikir kritis, dan memanfaatkan akal sehat untuk menyelesaikan setiap persoalan dalam hidup.

    Dengan menerapkan keempat sifat mulia Nabi Muhammad SAW shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Akhlak ini akan membantu menciptakan masyarakat yang harmonis, penuh kejujuran, saling percaya, dan dipenuhi kebaikan.

    Wallahu a’lam.

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Orang yang Wajib Membayar Zakat Disebut Muzaki, Begini Ketentuannya


    Jakarta

    Zakat adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Kewajiban zakat disebutkan dalam surah An Nur ayat 56, Allah SWT berfirman:

    وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

    Artinya: “Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.”


    Menukil dari buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh KH M Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha, zakat berasal dari kata ‘zakaa-yazkuu-zakaatan’ yang artinya bersih, baik, tumbuh dan berkembang. Pengertian zakat menurut istilah adalah harta yang wajib dikeluarkan setiap muslim jika telah mencapai nisab dan haul untuk diserahkan kepada orang tertentu yang berhak menerimanya.

    Siapa yang Wajib Membayar Zakat?

    Diterangkan melalui Fiqih Sunnah oleh Sayyid Sabiq yang diterjemahkan Abu Aulia dan Abu Syauqina, zakat terbagi menjadi dua yaitu fitrah dan mal. Zakat fitrah diwajibkan atas setiap muslim yang memiliki kadar satu sha setelah ia mampu mencukupi makanan pokoknya dan keluarganya pada malam dan siang Hari Raya.

    Muslim yang seperti itu wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya dan orang-orang yang wajib ia nafkahi seperti istri, anak-anak dan para pembantunya.

    Sementara itu, zakat mal adalah zakat kekayaan. Zakat ini wajib dibayarkan oleh muslim dengan kekayaan-kekayaan tertentu untuk golongan-golongan yang disyariatkan setelah ia memiliki harta tersebut dalam jangka waktu tertentu.

    Ketentuan bagi Orang yang Wajib Membayar Zakat

    Mengutip buku Manajemen Pengelolaan Zakat yang ditulis Nurfiah Anwar, orang yang wajib membayar zakat disebut sebagai muzaki. Ada beberapa syarat umum yang harus dipenuhi muzaki, yaitu:

    • Beragama Islam
    • Merdeka dan buka hamba sahaya
    • Sudah baligh dan berakal sehat

    Adapun, syarat khusus yang harus dipenuhi muzakki untuk membayar zakat fitrah di bulan Ramadan yaitu:

    • Islam
    • Lahir sebelum terbenam matahari pada hari penghabisan bulan Ramadan
    • Memiliki kelebihan harta dari keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan untuk yang wajib dinafkahinya

    Itulah pembahasan mengenai orang yang wajib membayar zakat. Semoga bermanfaat.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Rezeki serta Urusan



    Jakarta

    Doa diberi kemudahan dan kelancaran rezeki dapat diamalkan oleh kaum muslimin. Terlebih, Allah SWT senantiasa memerintahkan muslim untuk selalu berdoa kepada-Nya seperti termaktub dalam surah Al Ghafir ayat 60.

    Allah SWT berfirman,

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠


    Artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Kemudian, dalam sebuah hadits dikatakan bahwa Allah SWT menyukai kaum muslimin yang berdoa. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam berdoa.” (HR Hakim)

    Berikut beberapa doa diberi kemudahan dan kelancaran rezeki yang bisa dipanjatkan muslim seperti dinukil dari buku Doa Mengundang Rezeki oleh Islah Susiman dan Ketika Allah SWT Menyayangi Wanita susunan Anna Mariana.

    Kumpulan Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran

    1. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Pertama

    اللهم الطف بي في تيسير كل عسير، فإن تيسير كل عسير عليك يسير، وأسألك اليسر والمعافاة في الدنيا والآخرة

    Arab latin: Allaahummalthuf bii fii taisiiri kulli ‘asiirin, fa inna taisiira kulli ‘asiirin ‘alaika yasiir, as ‘alukal yusra wal mu’aafaata fid dun-yaa wal aakhirati

    Artinya: “Ya Allah, berilah taufik, kebajikan, atau kelembutan kepadaku dalam hal kemudahan pada setiap kesulitan, karena sesungguhnya kemudahan pada setiap yang sulit adalah mudah bagi-Mu, dan aku mohon kemudahan serta perlindungan di dunia dan di akhirat.” (HR Thabrani)

    2. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Kedua

    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَ مَشَقَّةٍ وَلاَ ضَيْرٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

    Arab latin: Allaahumma innii as’aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’abin, wa laa masyaqatin wa laa dhoyrin innaka a’laa kulli sya’in qadiirun

    Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk berkenan memberiku rezeki yang luas serta baik, tanpa payah. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

    3. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Ketiga

    رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

    Arab latin: Robbanaa laa tuaa khidznaa innasiinaa au akhtho’na, robbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘ala al ladziina min qoblinaa, robbana walaa tuhammilnaa maa laa thoo qatalanabih, wa’ fuanna waghfirlanaa warhamnaa, anta maulana fansurnaa ‘ala al qaumilkaafiriin

    Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kamu memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir,” (QS Al Baqarah 286).

    4. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Keempat

    Dari Abu Hurairah, dikatakan Rasulullah SAW setiap paginya membaca sebuah doa. Bacaan yang sering dipanjatkan Rasulullah SAW di pagi hari ialah sebagai berikut:

    اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

    Arab latin: Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.

    Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali.” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya)

    5. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Kelima

    يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

    Arab latin: Ya hayyu ya qayyumu birahmatika astaghitsu, ashlih li sya’ni kullahu wala takilni ila nafsi tharfata ‘ainin abadan

    Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.” (HR Tirmidzi)

    6. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Keenam

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

    Arab latin: Allahmumma inni ashbahtu usyhiduka wa usyhidu hamalata ‘arsyika wa mala’ikatika wa jami’a khalqika annaka antallahu lailaha illa anta wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasuluka

    Artinya: “Ya Allah, aku berada di waktu pagi bersaksi atas-Mu, dan kepada para pembawa Arsy-Mu, kepada semua malaikat, dan kepada semua mahkluk-Mu, bahwa Engkau adalah Allah yang tidak ada Tuhan selain Engkau, dan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Mu.” (HR Abu Daud).

    7. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Ketujuh

    رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

    Arab latin: Rabbana atina min ladunka rahmatan wahaiyi’ lana min amrina rashada

    Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu dan mudahkanlah bagi kami petunjuk untuk segala urusan kami.”

    8. Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran Versi Kedelapan

    َّأَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

    Arab latin: Allahumma inni as’aluka min fadhlika wa ‘athaaika rizqan tayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid-du’aa’i wa qadhayta ‘alayya nafsaka bil-istijaabah, wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadhdhibu ‘ahdaka. Allahumma maa ahbabta min khayrin fahabbibhu ilaynaa wa yassirhu lanaa, wa maa karihta min shay’in fakarihhhu ilaynaa wa jannibnaa, wa laa tunzi’ ‘annaa al-Islaama ba’da idh a’taytanaa

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu dan pemberian-Mu, rezeki yang baik dan diberkahi. Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah memerintahkan untuk berdoa dan Engkau telah menetapkan atas diri-Mu untuk mengabulkan, dan Engkau tidak mengingkari janji-Mu dan tidak memungkiri perjanjian-Mu. Ya Allah, apa saja yang Engkau cintai dari kebaikan, maka cintakanlah itu kepada kami dan mudahkanlah bagi kami, dan apa saja yang Engkau benci dari sesuatu, maka bencilah itu kepada kami dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau mencabut Islam dari kami setelah Engkau memberikannya kepada kami.”

    Waktu Membaca Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran

    Doa diberi kemudahan dan kelancaran dapat dibaca kapan saja tanpa ketentuan waktu. Namun, ada beberapa waktu mustajab yang jika membaca doa pada momen-momen tersebut cepat terkabul.

    Kapan saja waktu mustajab berdoa itu? Simak bahasaannya berikut ini yang dikutip dari buku Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki dan Kesuksesan karya Deni Lesmana.

    1. Sepertiga malam terakhir
    2. Setelah salat fardhu
    3. Waktu antara azan dan iqamah
    4. Ketika hujan
    5. Saat perasaan lapang dan cukup akan nikmat
    6. Pada hari Jumat

    Adab Membaca Doa Diberi Kemudahan dan Kelancaran

    Mengutip buku Ringkasan Ihya Ulumuddin tulisan Imam Al Ghazali yang diterjemahkan Abdul Rosyad Siddiq, setidaknya ada beberapa adab berdoa yang perlu diperhatikan muslim.

    1. Memilih waktu-waktu yang mulia dan diutamakan untuk berdoa
    2. Berada dalam kondisi suci
    3. Menghadap ke arah kiblat
    4. Bersuara santun
    5. Merendahkan diri
    6. Meyakini doanya akan dikabulkan dengan perasaan harap
    7. Memulai doa dengan mengagungkan nama Allah SWT

    Itulah beberapa doa diberi kemudahan dan kelancaran rezeki dilengkapi adab dan waktu pengamalannya. Semoga bermanfaat.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com