Tag: ratusan

  • Patung Yesus Tertinggi di Dunia Ada di Indonesia, Tingginya 61 Meter



    Jakarta

    Ada banyak patung Yesus di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia. Menjulang begitu tinggi, patung-patung Yesus tidak hanya menjadi tempat ziarah bagi umat Kristiani, tapi juga menjadi daya tarik wisata global.

    Berbagai patung bahkan dikelilingi bentang alam yang begitu indah. Indonesia sendiri memiliki beberapa patung Yesus yang tersebar di beberapa daerah. Lantas di manakah letak patung Yesus tertinggi di dunia?

    Patung Yesus Tertinggi di Dunia

    Predikat Patung Yesus Tertinggi di dunia dimiliki oleh Patung Yesus Penyelamat di Sibea-bea, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Mengutip laman Indonesia Travel dari Kemenparekraf, patung ini memiliki ketinggian 61 meter.


    Patung Yesus Penyelamat dibangun menghadap ke Danau Toba. Bentuknya mirip dengan patung Christ the Redeemer di Rio de Janeiro, Brasil yang memiliki ketinggian 38 meter.

    Pose patung Yesus ini membuka kedua tangannya seolah ingin merangkul area sekitarnya. Cat putih yang melapisinya membuat cahaya matahari memantul, seolah patung ini bersinar terang. Setelah pembangunan selama 4 tahun, Patung Yesus Penyelamat yang mulai dibangun di awal tahun 2020 diresmikan pada bulan September 2024.

    Patung Yesus Lainnya di Indonesia

    Selain di Sibea-bea, Samosir, ada beberapa patung Yesus lainnya di Indonesia. Berikut di antaranya:

    1. Patung Yesus Memberkati, Tana Toraja

    Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia!Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia! Foto: Kemenparekraf

    Patung Yesus yang berada di Buntu Burake, Kota Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini memiliki ketinggian 45 meter. Mengutip laman STAIN Sultan Abdurrahman, Patung Yesus Memberkati berada atas ketinggian 1.700 mdpl, tepatnya di atas puncak Bukit Buntu Burake.

    Dibuka sejak tahun 2015, Patung Yesus Memberkati menjadi destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi, khususnya umat Kristiani. Pengunjung bisa menikmati pemandangan dari ketinggian jembatan kaca di dasar patung Yesus.

    2. Patung Yesus Memberkati, Manado

    patung yesus memberkati di manadoPatung Yesus Memberkati di Manado Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

    Patung Yesus memberkati berdiri setinggi 30 meter di Manado, Sulawesi Utara. Dibangun pada tahun 2007, patung ini menjadi destinasi bagi wisatawan yang datang ke Manado.

    Patung Yesus Memberkati terbuat dari 25 ton serat logam dan 35 ton baja dengan ketinggian 30 meter. Dengan kemiringan 35 derajat, patung ini terlihat seperti melayang di udara. Kedua tangannya seperti sedang memberkati area sekitarnya.

    3. Monumen Kristus Raja, Maluku

    Di Desa Olilit Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, terdapat wisata religius yaitu momumen Kristus Raja. Yuk kita lihat.Di Desa Olilit Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, terdapat wisata religius yaitu momumen Kristus Raja. Yuk kita lihat. Foto: Agung Pambudhy

    berdiri di atas bangunan tiga lantai yang dihiasi bentuk-bentuk salib di dindingnya. Ketinggian dari patung Yesus yang berlokasi di Desa Oilut Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Tanimbar, Maluku ini yaitu 25 meter.

    Monumen ini dibangun pada tahun 2004 dan diresmikan pada tahun 2006. Monumen Kristus Raja menghadap ke Laut Arafuru. Di kawasan ini, terdapat pula patung Yesus disalib dengan ketinggian 10 meter

    4. Patung Yesus Kristus, Papua Barat

    Patung Yesus selanjutnya ada di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat. Menghadap ke barat, patung ini berdiri tegak sambil membentangkan tangan. Tinggi patungnya mencapai 14,5 meter, sementara pilar penyangganya mencapai 15 meter.

    Patung ini terbuat dari lempengan baja, tembaga, kuningan, dan timah. Dari kota Manokwari, patung Yesus ini terlihat jelas berdiri tegak di antara pepohonan. Pada sisi kiri patung, terdapat patung perempuan memegang guci air setinggi 3 meter.

    5. Patung Yesus, Merauke

    Patung Yesus di Taman Doa Gerbang Hati Kudus Yesus, Merauke, Papua Selatan, ini memiliki tinggi 12 meter. Spot ikonik ini diresmikan pada 14 Agustus 2011, sesuai dengan periode masuknya Gereja Katolik di Merauke ratusan tahun lalu.

    Itulah informasi mengenai patung Yesus tertinggi di dunia dan yang ada di Indonesia. Semoga informasi ini membantumu ya.

    (elk/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Umbul Kapilaler, Kolam Alami di Bawah Beringin Berusia Ratusan Tahun


    Jakarta

    Umbul Kapilaler di Klaten berada di bawah pohon beringin berukuran besar. Kolam alami dengan beringin yang dikatakan berusia ratusan tahun ini sangat sejuk dan tidak angker.

    Mata airnya lebih menyerupai sendang karena cenderung bundar dengan diameter sekitar 20 meter. Terletak lebih rendah dari daratan di sekelilingnya, umbul tersebut tampak seperti cermin karena airnya bening. Di mana lokasinya?

    Lokasi Umbul Kapilaler

    Umbul Kapilaler berada di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Untuk menuju destinasi wisata ini. kamu bisa memilih jalan Jogja Solo. Dari simpang empat Nglajur, Kecamatan Delanggu, ambil jalan Delanggu-Polanharjo.


    Jalan lurus sekitar 5 km ke arah Umbul Ponggok, lalu ada simpang empat Karanglo atau Water Gong. Kemudian, setelah lewat depan Water Gong, lurus sekitar 200 meter. Traveler akan sampai di Umbul Kapilaler.

    Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Umbul Kapilaler

    Mengutip laman instagram Umbul Kapilaler, harga tiket masuk Umbul Kapilaler adalah Rp 10.000 per orang. Tiket masuk sudah termasuk air minum gratis. Wisata ini buka dari pukul 07.00-17.00 WIB.

    Untuk parkir motor dikenakan Rp 2.000, sedangkan mobil Rp 5.000. Mengutip laman Desa Sidowayah Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, di dalam destinasi, wisatawan bisa menggunakan gazebo secara gratis, namun harus reservasi terlebih dahulu sebelum hari H.

    Aktivitas Seru di Umbul Sigedang

    Ada beragam aktivitas seru yang bisa dilakukan di Umbul Sigedang. Berikut beberapa di antaranya:

    1. Berenang di Air Jernih Bersama Ikan

    Mata air Umbul Kapilaler begitu bening dan terkesan alami. Traveler bisa berenang sambil ditemani ikan-ikan. Ada kolam yang aman untuk anak-anak dan orang dewasa.

    2. Terapi Ikan

    Selain berenang, traveler juga bisa terapi ikan. Kamu cukup duduk di tepi kplam dan ikan-ikan yang kecil kan menggigiti kakimu.

    3. Hunting Foto

    Ada banyak spot instagramable di Umbul Sigedang. Pada sisi barat daya umbul, akar dan sulur pohon beringin yang rumpunnya seukuran truk, biasanya dijadikan tempat selfie wisatawan.

    4. Snorkeling

    Umbul Sigedang juga cocok menjadi tempat snorkeling. Kamu bisa mendapat pengalaman snorkeling berbeda dengan suasananya yang tenang.

    Sebagai informasi, menurut Ketua Pokdarwis Wanua Tirta, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Triyono, pada saat zaman penjajahan Belanda, Umbul ini dijadikan mata air utama untuk pabrik gula Ceper. Nama Kapilaler sendie berasal dari kata “Capillaer”. Namun, lama kelamaan, orang Jawa menyebutnya “Kapilaler”.

    Ingin datang ke Umbul Kapilaler? Jangan lupa untuk update mengenai informasi terkait destinasi ini ya, seperti harga tiket dan jam buka terbaru.

    (elk/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata Pulau Tidung, Idola di Hari Libur



    Jakarta

    Pulau Tidung di Kepulauan Seribu sudah populer sebagai tempat snorkeling. Jika libur panjang tiba, sudah dipastikan yang yang ke sana.

    Adalah Rudy Hartono (45), seorang pengusaha snorkeling di Pulau Tidung sejak tahun 2013. Jarak rumahnya hanya selemparan batu dari Pelabuhan Tidung.

    Di rumahnya ada 160 unit alat snorkeling yang disewakan. Mulai dari jaket pelampung, masker-snorkel dan fins. Namun belakang, yang paling sering digunakan hanya jaket pelampung dan masker-snorkel.


    Pak Rudy bercerita bahwa tiap libur panjang, alat-alat snorkeling dipastikan habis tersewa. Tak ada lagi hubungan langsung dengan wisatawan, biasanya operator yang langsung menghubunginya seminggu sebelum tiba di sana.

    Usaha alat snorkeling di Pulau TidungUsaha alat snorkeling di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

    “Kalau long weekend pasti untung, kemarin waktu Lebaran kami sampai tolak ratusan permintaan,” katanya.

    H-7 Lebaran, alat-alat itu sudah di-booking untuk turis-turis China. Seminggu setelah Lebaran, barulah wisatawan domestik yang mendominasi.

    Jika ada long weekend, ia bisa mendapat cuan Rp 10-15 jutaan karena alat tersebut akan digunakan dua kali dalam sehari, pagi dan sore.

    “Wisatawan yang datang dari Jumat itu biasanya snorkeling di Sabtu pagi. Sementara yang datang di Sabtu pagi, nyampe sini siang. Jadi mereka snorkeling sore-sore,” ungkapnya.

    Pulau Tidung di Kepulauan TidungPulau Tidung di Kepulauan Seribu Foto: (bonauli/detikcom)

    Alat snorkeling itu disewakan seharga Rp 15 ribu per hari. Meski tak ada libur panjang, weekend selalu membawa berkah. Minimal 30-50 alat snorkelingnya keluar dari kandang.

    Sebagai warga Pulau Tidung, ia melihat potensi lain selain wisata bawah airnya, yaitu teripang dan ikan buntal yang melimpah di sana. Jalur ekspor coba ia tempuh lewat tangan ketiga.

    Namun itu semua tidak mudah, butuh modal besar untuk bisa menjalankan bisnis kedua tanpa mengabaikan sewa snorkeling yang sudah jadi sumber nafkahnya. Ia kemudian mendaftar sebagai nasabah BRI dua tahun lalu.

    Jalan terbuka, pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebesar Rp 35 juta diberikan oleh BRI. Sebagian uang itu digunakan untuk modal usaha baru dan sisanya ditabung.

    Usaha alat snorkeling di Pulau TidungUsaha alat snorkeling di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

    Usaha teripang kering dan ikan buntal tersebut ia kirimkan ke China. Teripang dan kulit ikan buntal yang dikeringkan dijadikan bahan makanan, bagian dalam ikan buntal dijual sebagai bahan benang operasi.

    Namun usaha ini tak bisa menghasilkan uang cepat, pengerjaannya butuh waktu sampai sebulan. Oleh sebab itu, usaha snorkelingnya menjadi dana pendukung.

    “Modal Rp 80 juta untuk beli teripang dan ikan buntal ke nelayan. Teripang per kilonya nanti dijual Rp 1,8 juta, dan ikan buntal Rp 3 juta per kilo,” ungkapnya.

    Usaha alat snorkeling di Pulau TidungTeripang yang sudah dikeringkan Foto: (bonauli/detikcom)

    Menurut Pak Rudy, usaha teripang ini masih jarang dilirik. Perhitungannya tak sampai 5 orang yang masih menggeluti usaha ini, karena modal yang cukup besar.

    Bertangan dingin, dua usaha itu berkembang pesat. Berhasil melunaskan pinjaman pertama, Pak Rudy kembali melakukan pinjaman kedua dengan nominal Rp 50 juta, sebagai dana darurat.

    Mantri BRI Redi (32) yang berhubungan langsung dengan Pak Rudy berkata bahwa usaha miliknya bisa dibilang melejit. Kedua usaha itu mendapat dukungan penuh dari BRI, apalagi ini termasuk UMKM dari Pulau Tidung.

    “Semoga usahanya tambah maju dan terus mengembangkan potensi dari Pulau Tidung,” tutupnya.

    Usaha alat snorkeling di Pulau TidungIkan buntel yang dikeringkan Foto: (bonauli/detikcom)

    (bnl/bnl)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hutan Durian Terbesar Asia Tenggara, Ada di Desa Wisata Ini



    Trenggalek

    Mau pesta durian? Di desa ini mungkin bisa. Desa Wisata Duren Sari Sawahan dikenal sebagai hutan durian terbesar se-Asia Tenggara.

    Berlokasi di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, desa ini menawarkan ribuan pohon durian produktif yang tumbuh di area ratusan hektare, sekaligus menjadi destinasi wisata edukasi, kuliner, dan alam yang menarik.

    Desa satu ini dikenal luas sejak meraih predikat Desa Wisata Terbaik Nasional 2020. Berbasis Community Based Tourism (CBT), desa ini dibangun atas semangat warga yang ingin menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.


    Pada awalnya, kondisi sungai kurang bersih dan hasil pertanian sulit dipasarkan. Namun berkat komitmen masyarakat, terbentuklah Pokdarwis Duren Sari pada 2015, yang kemudian diresmikan dengan SK Dinas Pariwisata Trenggalek pada 2017.

    Nama “Duren Sari” bukan sekadar julukan. Desa ini berada di kawasan International Durio Forestry (IDF), hutan durian terluas se-Asia Tenggara seluas 650 hektare, yang ditetapkan Menteri Pertanian pada 2016.

    Sebagian besar pohonnya berusia ratusan tahun sejak masa penjajahan dan tetap terjaga kesuburannya hingga kini. Setiap musim panen, durian tampak menggunung di teras rumah warga, menjadi daya tarik utama wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara.

    Desa Wisata Duren Sari Sawahan menawarkan pengalaman lengkap bagi pengunjung, mulai dari hamparan hutan durian yang rimbun, suasana pedesaan yang asri, hingga beragam aktivitas edukasi dan kuliner. Setiap sudut desa menghadirkan pesona khas yang membuat wisatawan betah berlama-lama.

    IDF menawarkan pengalaman trekking di tengah rindangnya pohon durian tua sambil mengenal berbagai varietas durian lokal. Saat musim panen, pengunjung dapat mencicipi durian yang jatuh langsung dari pohonnya, mulai dari durian Ripto hingga durian khas lain dengan rasa unik.

    Selain durian, buah manggis juga melimpah dan dipanen bersamaan. Udara sejuk, oksigen segar hutan, dan keramahan petani durian menjadi pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.

    Untuk memenuhi minat beragam wisatawan, Desa Wisata Duren Sari menawarkan paket wisata alam, edukasi, budaya, kuliner, outbound, dan live-in. Dengan homestay yang nyaman, wisatawan dapat tinggal bersama penduduk lokal.

    Lalu, merasakan suasana akrab layaknya keluarga, sekaligus belajar kehidupan pedesaan. Hidangan khas seperti wedang jeser (campuran jahe, sere, dan gula aren), sompil, tiwul jambul, hingga nasi luwak siap melengkapi kunjungan Anda.

    Jumlah wisatawan terus meningkat, peluang usaha lokal bertambah, dan lingkungan desa menjadi lebih bersih serta sehat. Keterlibatan warga, termasuk mantan tenaga kerja migran yang menjadi pemandu multilingual, membuat desa ini semakin siap menyambut wisatawan dari seluruh dunia.

    Artikel ini sudah tayang di detikJatim. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

    (ddn/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Menjelajahi Keunikan Desa Wisata di Indonesia: Liburan Berbeda dari Biasanya

    Jakarta

    Ketika destinasi wisata populer di Indonesia sudah dirasa terasa terlalu ramai, mungkin inilah saatnya untuk mencari alternatif liburan yang lebih tenang, autentik, dan berkesan.

    Salah satu pilihan yang semakin diminati adalah mengunjungi desa wisata. Indonesia sebagai negara kepulauan yang kaya akan budaya dan keindahan alam memiliki ratusan desa wisata yang menyimpan sejuta cerita dan keunikan.

    Liburan di desa wisata bukan hanya sekadar bersantai, tetapi juga menjadi perjalanan penuh makna untuk mengenal akar budaya, tradisi lokal, dan kehidupan masyarakat yang masih sangat lestari.


    Desa wisata adalah suatu wilayah pedesaan yang memiliki potensi pariwisata dan dikembangkan untuk menjadi destinasi yang menawarkan pengalaman wisata berbasis masyarakat, budaya, alam, dan kehidupan sehari-hari.

    1. Desa wisata yang sudah terkenal ke mancanegara

    Desa Wisata Penglipuran di Bangli, Bali, ramai pengunjung. Pada 2024 lalu, jumlah wisatawan yang berkunjung ke desa wisata ini mencapai 1.023.143 orang.
    Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF

    Beberapa desa wisata di Indonesia sudah dikenal hingga ke mancanegara karena keunikannya. Sebut saja:

    Desa Penglipuran, Bali: Dikenal sebagai desa terbersih di dunia, Penglipuran menyuguhkan arsitektur tradisional Bali yang masih lestari, budaya ramah tamah yang kuat, serta suasana yang damai dan asri.

    Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta: Terletak di kaki Gunung Api Purba, desa ini menawarkan wisata alam, agrowisata, dan edukasi dengan pemandangan luar biasa.

    Desa Wisata Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).Desa Wisata Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO). Foto: Kemenparekraf

    Desa Wae Rebo, Flores: Terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucut bernama Mbaru Niang, desa ini mengajak pengunjung merasakan kehidupan masyarakat Manggarai yang hidup selaras dengan alam.

    Kedamaian di Desa Wisata Wae ReboKedamaian di Desa Wisata Wae Rebo Foto: Yasmin Nurfadila

    Desa Sade, Lombok: Tempat terbaik untuk menyaksikan budaya Sasak yang masih kental, dari tenun tradisional hingga rumah adat beratap ilalang.

    Desa Sade di Lombok TengahDesa Sade di Lombok Tengah Foto: dok. Kemenparekraf

    2. Wisata alam

    Wisatawan melintasi kubangan air menggunakan mobil jip saat mengunjungi Desa Wisata Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (23/7/2025). Desa di kaki Gunung Semeru yang memiliki sejumlah potensi wisata dengan perpaduan pemandangan alam dan gunung tersebut dimanfaatkan oleh warga setempat untuk memberikan paket perjalanan wisata seperti  jelajah desa dan susur aliran sungai menggunakan jip, lokasi berkemah, agrowisata juga sajian hidangan kuliner khas setempat. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
    Foto: ANTARA FOTO /Irfan Sumanjaya

    Desa wisata biasanya menawarkan wisata alam yang masih asri. Contohnya Desa Wisata Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur. Desa di kaki Gunung Semeru yang memiliki sejumlah potensi wisata dengan perpaduan pemandangan alam dan gunung tersebut dimanfaatkan oleh warga setempat untuk memberikan paket perjalanan wisata seperti jelajah desa dan susur aliran sungai menggunakan jip, lokasi berkemah, agrowisata juga sajian hidangan kuliner khas setempat.

    Wisatawan senang melintasi kubangan air menggunakan mobil jip saat mengunjungi desa wisata ini.

    Atau contoh lainnya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta adalah Bojafarm dan Farmstay di Bogor. Pengunjung desa ini akan dibuat lupa dengan internet.

    Selain aktivitas alam dan berkebun, di Bojafarm & Farmstay juga tamu akan diarahkan secara alami untuk banyak bersosialisasi entah dengan sesama ataupun lingkungan.

    Hal itu karena di wilayah penginapan ini tidak terdapat Wi-Fi dan memang sinyal cukup sulit dijangkau di kawasan tersebut.

    Fasilitas dan aktivitas di Bojafarm & Farmstay di BogorFasilitas dan aktivitas di Bojafarm & Farmstay di Bogor Foto: (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Halaman 2 dari 3

    Beberapa desa wisata di Indonesia sudah dikenal hingga ke mancanegara karena keunikannya. Sebut saja:

    Desa Penglipuran, Bali: Dikenal sebagai desa terbersih di dunia, Penglipuran menyuguhkan arsitektur tradisional Bali yang masih lestari, budaya ramah tamah yang kuat, serta suasana yang damai dan asri.

    Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta: Terletak di kaki Gunung Api Purba, desa ini menawarkan wisata alam, agrowisata, dan edukasi dengan pemandangan luar biasa.

    Desa Wisata Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).Desa Wisata Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO). Foto: Kemenparekraf

    Desa Wae Rebo, Flores: Terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucut bernama Mbaru Niang, desa ini mengajak pengunjung merasakan kehidupan masyarakat Manggarai yang hidup selaras dengan alam.

    Kedamaian di Desa Wisata Wae ReboKedamaian di Desa Wisata Wae Rebo Foto: Yasmin Nurfadila

    Desa Sade, Lombok: Tempat terbaik untuk menyaksikan budaya Sasak yang masih kental, dari tenun tradisional hingga rumah adat beratap ilalang.

    Desa Sade di Lombok TengahDesa Sade di Lombok Tengah Foto: dok. Kemenparekraf

    Desa wisata biasanya menawarkan wisata alam yang masih asri. Contohnya Desa Wisata Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur. Desa di kaki Gunung Semeru yang memiliki sejumlah potensi wisata dengan perpaduan pemandangan alam dan gunung tersebut dimanfaatkan oleh warga setempat untuk memberikan paket perjalanan wisata seperti jelajah desa dan susur aliran sungai menggunakan jip, lokasi berkemah, agrowisata juga sajian hidangan kuliner khas setempat.

    Wisatawan senang melintasi kubangan air menggunakan mobil jip saat mengunjungi desa wisata ini.

    Atau contoh lainnya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta adalah Bojafarm dan Farmstay di Bogor. Pengunjung desa ini akan dibuat lupa dengan internet.

    Selain aktivitas alam dan berkebun, di Bojafarm & Farmstay juga tamu akan diarahkan secara alami untuk banyak bersosialisasi entah dengan sesama ataupun lingkungan.

    Hal itu karena di wilayah penginapan ini tidak terdapat Wi-Fi dan memang sinyal cukup sulit dijangkau di kawasan tersebut.

    Fasilitas dan aktivitas di Bojafarm & Farmstay di BogorFasilitas dan aktivitas di Bojafarm & Farmstay di Bogor Foto: (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    (ddn/ddn)

    Simak Video “Video: Rusunawa Marunda Kini Jadi Desa Wisata, Ada Apa Saja?
    [Gambas:Video 20detik]








    Sumber : travel.detik.com

  • Mesin Ketik dan Keris Usia Ratusan, Ini Harta Karun Pasar Loak Jatinegara


    Jakarta

    Bagi pecinta barang antik, Pasar Loak Jatinegara adalah surga tersembunyi. Di sini ada berbagai koleksi jadul mulai dari mesin tik tua, uang lama, keramik lawas, hingga keris berusia 200 tahun. Tak hanya itu, ponsel jadul yang pernah hits juga masih dijual dengan harga terjangkau.

    Deretan Harta Karun Pasar Loak Jatinegara

    Detik travel sempat mengunjungi Pasar Loak Jatinegara pada Jumat (3/10/2025), berikut ‘harta karun’ yang berhasil ditemukan

    1. Mesin Ketik Tua

    Pasar Loak JatinegaraPasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Perangkat yang sangat terkenal di era 1980-an ini masih bisa kita temukan dalam kondisi cukup baik. Harganya mulai dari Rp 350 ribu dan bisa lebih murah atau mahal, bergantung dari kemampuan tawar menawar calon pembeli.


    “Mesin ketik ini sudah ada sejak tahun 80-an. Kondisinya masih bagus, tintanya juga masih ada,” kata Fikri, seorang penjual di Pasar Loak Jatinegara.

    Ada mesin ketik yang masih lengkap dan terlihat kuat, tetapi ada juga yang beberapa tombol atau hurufnya sudah lepas. Meski begitu, daya tariknya tetap kuat, terutama bagi kolektor atau penggemar barang antik.

    2. Uang Kuno

    Pasar Loak JatinegaraPasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Berbagai jenis uang kertas dan koin zaman dulu tertata rapi di lapak pasar. Harga yang ditawarkan juga cukup murah, mulai dari Rp 5 ribu untuk setiap lembar atau koin. Koleksinya beragam mulai dari pecahan 50 sen, 100 sen, hingga Rp 5.

    “Kalau uang kuno seperti ini, biasanya dicari untuk dijadikan koleksi,” kata Bapak Tami, pemilik lapak uang kuno Pasar Loak Jatinegara.

    Uang kuno ini ada yang dibuat tahun 1955, 1959, 1973, 1978, hingga 1996. Tidak hanya uang Indonesia ada juga koin dari berbagai negara lain seperti Jepang, Malaysia, Perancis, India, hingga Turki.

    3. Keramik Lawas

    Pasar Loak JatinegaraPasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Pasar Loak ini juga menyediakan aneka produk keramik lawas misal piring, asbak, gelas, dan patung. Deretan produk yang tertata rapi ini menunggu calon pembeli untuk melihat, bertanya, dan membelinya.

    “Kalau keramik, biasanya yang paling dicari itu adalah patung. Biasanya orang-orang dijadikan pajangan di rumah atau di ruangan,” jelas Fikri.

    Menurut Fikri, patung keramik adalah barang yang paling sering dicari oleh pembeli. Alasannya, patung keramik bisa menjadi hiasan rumah atau ruangan yang bisa menambah kesan antik dan klasik.

    4. Keris Antik

    Pasar Loak JatinegaraKeris antik di Pasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Bagi penyuka benda pusaka, Pasar Loak Jatinegara menyediakan keris berusia ratusan tahun. Menurut Fikri, benda ini diperoleh dari kolektor yang mempercayakan padanya untuk dijual. Keris ini termasuk koleksi paling tua dan langka di Pasar Loak Jatinegara.

    “Ini barang tertua yang kami miliki. Sudah ada selama 200 tahun, dan kami mendapatkannya dari seorang kolektor yang meminta toko kami untuk menjualnya,” kata Fikri.

    5. Ponsel Lawas

    Pasar Loak JatinegaraPasar Loak Jatinegara (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Jika detikers tertarik dengan ponsel lawas, Pasar Loak Jatinegara adalah tempat terbaik. Di sini ada ponsel dengan tombol fisik hingga layar sentuh dengan kondisi yang cukup baik, meski punya berbagai kekurangan.

    “Masalahnya adalah karena sudah pernah dipakai, jadi ada beberapa goresan kecil. Tapi masih berfungsi dengan baik,” kata Efendi pemilik lapak ponsel.

    Selain punya goresan, ponsel lawas ini dalam kondisi retak atau terkelupas. Ponsel lama tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp 400 ribu. Untuk mendapatkan harga terbaik, calon pembeli masih dapat mencoba tawar menawar dengan pemilik lapak.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kemenkes Ungkap 800 Ribu Lebih Anak RI ‘Zero Dose’ Imunisasi, Inikah Pemicunya?


    Jakarta

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkapkan jumlah anak yang belum mendapatkan imunisasi sama sekali atau zero-dose di Indonesia masih tinggi. Pada tahun ini, tercatat ada sekitar 836.789 anak di Indonesia yang masih zero-dose.

    Angka tersebut sedikit menurun dibandingkan dengan tahun 2024 dengan 973.378 kasus, tapi jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 dengan 372.965 kasus.

    Hal ini cukup memprihatinkan mengingat pemberian imunisasi rutin sesuai jadwal memiliki peran penting untuk pencegahan penyakit pada anak dan mengantisipasi munculnya wabah atau kejadian luar biasa (KLB).


    “Saat ini kita menduduki peringkat keenam, di dunia untuk negara yang jumlah anaknya belum mendapatkan imunisasi,” ujar Direktur Imunisasi Kemenkes Prima Yosephine, ketika ditemui awak media di Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2025).

    Prima mengungkapkan ada total ada ratusan KLB yang terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2025 hingga pekan ke-36. Ini meliputi 66 KLB campak pasti di 52 kabupaten/kota, 198 KLB pertusis di 133 kabupaten/kota, dan 57 KLB difteri di 50 kabupaten/kita.

    Ia mengatakan kelengkapan imunisasi ini harus terus dikejar. Kalau anak sudah terlanjur terkena penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), maka penanganannya akan lebih berat. Terlebih, belum ditambah risiko penyebaran yang lebih luas.

    “Kalau kena ya bisa menularkan kepada anak-anak lain di sekitarnya. Kalau anak-anak yang nggak diimunisasi berkumpul di satu tempat, tentu nggak terbentuk kekebalan kelompoknya. Oleh karena itu, tempat daerah itu akan sangat mungkin atau mendapat kejadian luar biasa, wabah dalam konteks kecil, tapi itu sudah wabah,” sambungnya.

    Berkaitan dengan masih tingginya angka zero-dose pada anak-anak di Indonesia, Prima menyebut masih ada keraguan soal vaksinasi di tengah masyarakat. Meski edukasi terkait manfaat imunisasi terus digencarkan, ada banyak juga pemahaman yang menentang imunisasi.

    Berdasarkan survei yang dilakukan UNICEF Nielsen pada tahun 2023, sebanyak 12 persen persen orang tua takut dengan efek samping sehingga enggan membawa anak imunisasi. Beberapa faktor lain yang juga memengaruhi meliputi takut disuntik lebih dari satu kali, jadwal imunisasi tidak pas, tidak ada ongkos, akses sulit, hingga merasa imunisasi tidak ada manfaatnya.

    “Adanya keraguan vaccine hesitancy masyarakat. Karena mereka bingung di satu pihak mereka mendapat kabar pentingnya imunisasi, tapi di lain pihak, gencar juga orang-orang yang menyuarakan ‘hati-hati dengan imunisasi’, ‘yakin imunisasi bikin sehat?’. Kita perlu bergandengan tangan untuk bisa membuat keraguan di masyarakat ini berubah menjadi kepastian,” tandasnya.

    Berikut lima wilayah dengan angka zero-dose tertinggi di Indonesia:

    1. Jawa Tengah – 158.941 kasus
    2. Jawa Timur – 79.973 kasus
    3. Sumatera Utara – 66.886 kasus
    4. Jawa Barat – 55.936 kasus
    5. Lampung – 41.169 kasus

    (avk/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 10 Konglomerat Muslim di Dunia yang Hartanya Selangit


    Jakarta

    Kekayaan dan kesuksesan sering kali lahir dari kerja keras, inovasi, dan kemampuan memanfaatkan peluang. Di dunia Islam, banyak tokoh sukses yang menorehkan prestasi luar biasa dalam dunia bisnis, teknologi, dan investasi.

    Beberapa dari mereka bahkan masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. Dari Afrika hingga Asia, berikut 10 konglomerat Muslim terkaya di dunia yang kekayaannya mencapai ratusan triliun rupiah berdasarkan laporan dari Peace Magazine, Munsif Daily, dan Forbes.

    10 Muslim Terkaya di Dunia

    1. Aliko Dangote (Nigeria)

    Kekayaan: USD 23,8 Miliar (± Rp 389 triliun)

    Sebagai orang terkaya di Afrika, Aliko Dangote mendirikan dan memimpin Dangote Cement, produsen semen terbesar di benua tersebut. Perusahaannya memiliki kapasitas produksi mencapai 48,6 juta metrik ton per tahun dan beroperasi di 10 negara.


    Ia menjadi miliarder pertama di Nigeria pada 2007. Saat ini, ia menempati posisi ke-83 dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes.

    2. Suleiman Kerimov – Rusia

    Kekayaan: USD 16,4 Miliar (± Rp 268,6 triliun)

    Kerimov adalah investor top asal Rusia yang terlibat dalam sektor pertambangan dan energi. Ia memiliki saham besar di Polyus, produsen emas terbesar di Rusia. Serta berinvestasi di Gazprom, Morgan Stanley, dan Deutsche Bank, menurut Forbes.

    3. Shahid Khan – Pakistan/AS

    Kekayaan: USD 13,1 Miliar (± Rp 214 triliun)

    Shahid Khan adalah pemilik Flex-N-Gate, pemasok suku cadang otomotif global, dan tim NFL Jacksonville Jaguars. Berbasis di Amerika Serikat, Khan memiliki 76 pabrik dan mempekerjakan lebih dari 27.000 orang di seluruh dunia.

    Menurut Forbes, Shahid Khan kini menjadi orang terkaya ke 173 di dunia.

    4. Azim Premji – India

    Kekayaan: USD 11,8 Miliar (± Rp 193,2 triliun)

    Dikenal sebagai “Warren Buffett dari India”, Azim Premji merupakan pendiri dan pemilik Wipro Limited, perusahaan teknologi informasi global. Ia juga dikenal sebagai filantropis dermawan yang telah menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk kegiatan amal.

    Menurut Forbes, Azim menjadi orang terkaya ke 204 di dunia. Munsif Daily mengatakan, ia telah menyumbangkan sebagian besar hartanya untuk kegiatan amal.

    5. Hussain Sajwani – Uni Emirat Arab

    Kekayaan: USD 10,2 Miliar (± Rp 167 triliun)

    Pendiri Damac Properties, Hussain Sajwani sukses membangun proyek real estat mewah di kawasan UEA dan Timur Tengah. Ia termasuk dalam jajaran elite bisnis properti internasional dengan berbagai proyek eksklusif.

    Sajwani adalah orang ke 258 terkaya di dunia yang meraup keuntungan lewat apartemen mewah dan pembangunan komersial yang dilakukannya.

    6. Nassef Sawiris – Mesir

    Kekayaan: USD 9,4 Miliar (± Rp 153,9 triliun)

    Nassef Sawiris merupakan pemimpin Orascom Construction Industries dan CEO OCI NV. Ia memiliki saham di perusahaan besar seperti Adidas dan Madison Square Garden Sports.

    Sawiris pun menjadi salah satu investor paling berpengaruh dari Mesir. Ia berada diurutan ke 295 orang terkaya di dunia.

    7. Iskander Makhmudov – Rusia/Uzbekistan

    Kekayaan: USD 7,3 Miliar (± Rp 119,5 triliun)

    Iskander Makhmudov adalah tokoh penting di industri pertambangan dan logam Rusia. Melalui perusahaannya, Ural Mining and Metallurgical Company, ia menguasai pasar tembaga dan logam non-ferrous di wilayah Eurasia.

    Makhmudov merupakan orang asli Uzbekistan.

    8. M.A Yusuff Ali – India/UEA

    Kekayaan: USD 5,5 Miliar (± Rp 90 triliun)

    Yusuff Ali adalah CEO LuLu Group International, pemilik lebih dari 240 hipermarket dan pusat perbelanjaan di Timur Tengah dan Asia. Selain itu, ia memiliki saham di Bandara Internasional Cochin dan hotel-hotel mewah di Inggris.

    9. Murat Ulker – Turki

    Kekayaan: USD 5,5 Miliar (± Rp 90 triliun)

    Ulker mengendalikan Yildiz Holding, produsen makanan dan minuman terbesar di Turki. Ia juga pemilik merek terkenal seperti Ulker dan Godiva. Bisnisnya berkembang pesat hingga membuka lebih dari 2.000 kafe Godiva di seluruh dunia.

    10. Timur Kulibayev – Kazakhstan

    Kekayaan: USD 5,3 Miliar (± Rp 86,8 triliun)

    Sebagai menantu mantan Presiden Kazakhstan, Kulibayev memperoleh kekayaannya melalui sektor energi. Ia memiliki KazMunayGas, perusahaan minyak nasional Kazakhstan, dan menjadi salah satu tokoh kunci dalam industri energi negara tersebut.

    Para konglomerat Muslim ini tidak hanya menunjukkan kekayaan yang luar biasa, tetapi juga pengaruh besar di sektor industri global. Mereka adalah contoh nyata bahwa dengan visi, ketekunan, dan kerja keras, umat Islam dapat meraih posisi tertinggi dalam dunia bisnis internasional.

    Dari Afrika, Asia hingga Timur Tengah, kontribusi mereka menjadi bukti nyata bahwa dunia Islam memiliki tokoh-tokoh inspiratif yang mendunia.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Masjid Nurul Ashri Jogja Borong 15 Ton Singkong dari Petani Saat Harga Anjlok



    Jakarta

    Musim kemarau tahun ini menjadi ujian berat bagi para petani singkong di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Hasil panen yang seharusnya menjadi sumber penghidupan, justru terjual dengan harga yang sangat rendah. Bahkan, di beberapa daerah, harga singkong hanya dihargai Rp 500 per kilogram.

    Anjloknya harga singkong terungkap ke masyarakat luas setelah akun instagram Masjid Nurul Ashri mengunggah postingan tentang petani yang bercerita soal rendahnya harga singkong pada 8 Agustus 2025. Postingan ini langsung viral dan berhasil menarik perhatian netizen.


    “Hasil survei kemarin ternyata memang benar bahwa harga singkong basah hanya senilai 500 rupiah saja. Saat sudah diolah jadi bahan gaplek pun, harganya hanya sekitar 1600-1800 rupiah saja,” tulis keterangan video pada akun resmi masjid ini.

    Inisiatif Membeli Singkong Petani

    Kepala Program Baitul Maal Nurul Ashri Sunyoto membeberkan awal mula Masjid Nurul Ashri tergerak membeli singkong dari petani dengan harga layak.

    Sunyoto cerita, saat tim Masjid Nurul Ashri tengah menyalurkan air bersih ke wilayah tersebut, seorang warga bercerita bahwa harga singkong anjlok parah, dan di tempat lain kondisinya bahkan lebih memprihatinkan.

    “Saat kami menyalurkan air bersih, ada warga bercerita kalau harga jual singkong yang ditanam hanya Rp 500 rupiah, dan gaplek (singkong yang sudah dijemur) sekitar Rp 1.600-an,” kata Sunyoto ketika dihubungi detikHikmah, Rabu (13/8/2025).

    Masjid Nurul Ashri Jogja Borong 15 Ton SingkongMasjid Nurul Ashri Jogja Borong 15 Ton Singkong Foto: Akun Instagram @masjidnurulashri

    Sunyoto juga mengungkap kondisi singkong kering di wilayah lain berjamur dan rusak akibat cuaca yang tak mendukung, mendung dan beberapa kali hujan.

    “Warga tak bisa berharap dari hasil panen mereka di musim kemarau,” lanjut Sunyoto.

    Kondisi tersebut, kata Sunyoto, membuat Masjid Nurul Ashri berinisiatif mengajak jemaah dan masyarakat luas memborong hasil panen singkong langsung dari petani. Gerakan ini kemudian diunggah di media sosial dan mendapat sambutan luar biasa. Unggahan tersebut viral, mengundang perhatian dan empati dari banyak pihak.

    Pengurus Masjid Nurul Ashri mengaku sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat. Mereka juga menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya inisiatif satu masjid saja. Masjid Nurul Ashri mengajak masjid-masjid lain, lembaga, dan komunitas sosial untuk turut berpartisipasi dalam pembelian dan distribusi singkong dari petani.

    Ratusan Orang Turut Membantu

    Menurut Sunyoto, hingga saat ini, lebih dari 700-1.000 orang telah berpartisipasi. Di Masjid Nurul Ashri sendiri terkumpul 704 orang, sementara Baznas Kota Yogyakarta mencatat lebih dari 200 partisipan.

    Total singkong yang berhasil diborong pada periode ini mencapai 15 ton. Singkong ini dibeli dengan harga Rp 3.000 per kilogram.

    “Kami sangat berterima kasih atas atensi masyarakat yang beramai-ramai membantu petani di tengah kesulitannya. Dan kami juga tidak mau jalan sendiri, kami ajak masjid-masjid lain serta lembaga/komunitas sosial untuk turut serta dalam pendistribusian hasil pembelian singkong dari petani,” terang Sunyoto.

    Sebelumnya, Masjid Nurul Ashri pernah viral lantaran memborong 9 ton sayur dari petani di Magelang, Jawa Tengah saat harga jual di pasaran anjlok. Aksi tersebut terjadi pada Juli 2024 lalu.

    (dvs/kri)



    Sumber : www.detik.com