Tag: rekomendasi kafe

  • Nikmat! Kopi Timur Tengah hingga Donat Ubi Ungu di Pecinan


    Jakarta

    Ada kafe dengan konsep yang berbeda di tengah pecinan ini. Seduhan kopinya menggunakan metode ala Timur Tengah hingga camilan yang nikmat dan legit.

    Pecinan identik dengan kawasan tengah kota yang banyak dihuni keturunan China. Mulai dari pernak-pernik, penjual buah-buahan, hingga kedai-kedai yang menjajakan makanan non halal bergaya China.

    Tetapi di kawasan pecinan Glodok ada satu kafe yang memiliki tema berbeda dengan suasana di lingkungan sekitarnya. Walaupun berada di tengah pecinan, menggunakan nama yang identik dengan China tetapi sajian kopinya justru unik.


    Ketika memasuki bagian depan kafenya saja kami sudah disambut dengan kuali berisi pasir panas untuk menyeduh kopi andalan mereka. Ditambah dengan camilan dan makanan pendamping yang nikmat legit, tempat ini hadir dengan ciamik di tengah gang sempit.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Djauw Coffee
    Alamat Jalan Kemenagan Raya No.58B, Glodok, Jakarta Barat
    No Telp 0813-1160-4958
    Jam Operasional Setiap hari, 07.00 – 18.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 16.000 – Rp 30.000
    Tipe Kuliner Tradisional, Klasik
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa pulang
    • Toilet bersih
    Djauw CoffeeDi dalam kafe bernuansan China ini ada kopi ala Timur Tengah dan berbagai hidangan tradisional Indonesia. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Perpaduan Budaya Dalam Satu Kafe

    Memiliki konsep yang berbeda dengan suasana dan toko di sekitarnya, Djauw Coffee tampil menarik di Glodok. Jika biasanya Glodok identik dengan berbagai panganan dan sentuhan China, Djauw Coffee menggabungkan banyak budaya dalam satu tempat.

    Ketika mendatangi kafe ini, kami tak heran saat melihat berbagai ornamen berwarna merah bekas perayaan Imlek. Tetapi ada pemandangan yang istimewa saat melihat kuali berisi pasar panas yang dekat dengan pintu masuk.

    Ternyata salah satu menu khas di Djauw Coffee ini justru sajian kopi pasir ala Turki atau Timur Tengah. Hebatnya, hanya dengan menggunakan metode penyeduhan kopi ala Turki ini tetapi Djauw coffee punya banyak racikan kopi yang segar dan nikmat.

    Sementara setiap sudut kafenya benar-benar mempertahankan ruko ala pecinan yang konon sempat kosong hingga tahun 2021. Sampai akhirnya ruko ini kembali diberi ‘nyawa’ oleh kafe bernama Djauw Coffee.

    Roti Kukus dan Tape Gabin Klasik

    Djauw CoffeeRoti serai srikayanya disajikan dengan bahan roti jadul dan selai homemade. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menu yang disajikan didominasi oleh camilan dan racikan minuman tradisional. Jika membaca menunya, para pelanggan pasti akan familiar dengan seluruh menu yang disajikan di sini.

    Pekerja di bagian kasir merekomendasikan kami menu camilan yang paling banyak dipesan oleh pelanggan. Yaitu roti kukus dengan selai srikaya dan tape gabin. Ia menyebut semuanya masih diproduksi secara homemade dan menggunakan resep klasik.

    Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya makanan pesanan kami datang juga. Roti kukusnya begitu menarik perhatian. Aromanya semerbak harum roti dan pandan.

    Roti jadul berwarna hijau yang datang dari esens pandan seolah mengingatkan pada menu sarapan yang disajikan nenek saat pagi hari. Isian selai srikayanya memiliki rasa manis legit yang sederhana. Terbukti hidangan seharga Rp 22.000 ini memang dibuat sendiri.

    Untuk tape gabinnya Djauw Coffee membanderol deharga Rp 24.000 dengan isian 3 buah. Ukurannya besar dengan isian tape di bagian tengahnya yang tebal. Rasanya benar-benar seperti gabin klasik yang hanya dijual oleh penjaja makanan jadul.

    Ada kopi pasir hingga donat ubi ungu di halaman berikutnya.

    Djauw CoffeeSeduhan kopinya menggunakan metode ala kopi Timur Tengah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Kopi Pasir Ala Turki di Pecinan

    “Waspada. Permukaan Panas, Jangan Disentuh” begitu stiker yang ditempel pada kuali besar yang menarik perhatian kami. Hampir setiap pelanggan yang baru masuk ke kedai ini pasti melirik ke arah kuali berisi pasir panas tersebut.

    Pekerja yang bertugas di bagian kopi menjelaskan bahwa di dalamnya berisi kompor besar bersuhu tinggi. Kuali tersebut memang sengaja dihadirkan untuk menyeduh kopi dengan metode yang ada di Turki.

    Camgkir-cangkir khusus berukuran kecil sebanyak tiga buah dijajarkan untuk menyeduh kopi. Dengan lihai pekerja di sana memutar-mutarkan cangkir tersebut hingga kopinya mendidih berbuih yang menandakan sudah siap dituang ke dalam gelas.

    Ada tiga jenis kopi yang kami pesan. Butter Coffee, Es Kopi Pantjoran, dan Es Kopi Susu Aren yang harga Rp 24.000 – Rp 25.000 per gelas.

    Butter coffeenya disajikan selagi panas hingga ketika menteganya dimasukkan ke dalam gelas, tak butuh waktu lama untuk langsung meleleh. Racikan kopinya menggunakan biji kopi asli Indonesia. Rasa pekat kopinya berpadu dengan gurih mentega.

    Untuk Es Kopi Pantjorannya mereka memiliki racikan sendiri. Kopi hitam yang ditambahkan berbagai rempah serta disajikan dengan kayu manis batang 3 cm. Aromanya begitu harum semerbak dengan rasa rempah lembut yang menyapa lidah ketika disesap.

    Sementara untuk es kopi arennya cenderung lebih creamy dan lembut. Kopinya tak terlalu pekat. Menu ini cocok untuk mereka yang ingin minum kopi tetapi tak ingin kopi yang terlalu kuat.

    Djauw CoffeeDonat ubi ungu rumahannya juga tak kalah enak untuk dinikmati bersama secangkir kopi yang segar. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Donat Ubi Ungu yang Empuk

    Djauw Coffee memang terkenal dengan racikan kopi dan sajian makanannya yang klasik. Tetapi ada satu menu yang tak boleh lupa dipesan ketika datang ke sini.

    Donat kampung dengan inovasi bahan ubi ungu membuat rasanya lebih unik. Adonannya terasa empuk, padat, tetapi tidak seret ketika dinikmati.

    Warnanya ungu padam agak kecokelatan. Konon bahan utamanya memang menggunakan ubi ungu yang dihaluskan bukan dengan penambahan pewarna makanan ungu semata-mata untuk menghadirkan warna yang cantik saja.

    Seporsi Donat Ubi Ungunya dibanderol Rp 20.000 dengan isian dua buah donat dalam satu piring. Sentuhan klasiknya semakin terasa karena toppingnya sederhana, hanya menggunakan taburan gula halus di bagian atasnya.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikcom? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Menikmati Sajian Kopi Omakase yang Unik Bareng Juara Dunia Barista


    Jakarta

    Menghadirkan kafe yang unik, di sini para penikmat kopi bisa merasakan pengalaman omakase. Menu dan bahannya dikurasi langsung oleh juara dunia barista. Begini serunya.

    Kopi tidak hanya bisa disajikan sebagai minuman berwarna hitam pekat seperti di kebanyakan kafe. Di tangan orang-orang yang handal, kopi dapat disulap menjadi sesuatu yang sangat istimewa.

    Begitu pula dengan konsep kafe yang tak biasa di kawasan BSD, Tangerang Selatan ini. Jika kebanyakan kafe hanya melayani pemesanan kopi tanpa adanya komunikasi antara barista dan pelanggan, di sini jauh berbeda.


    Tempat ini menawarkan pengalaman unik dengan memadukan konsep restoran di dalam sebuah kafe. Berkunjung ke sini tentu akan menyenangkan bagi mereka yang ingin belajar banyak tentang kopi maupun memenuhi keinginan jiwa ekstrovert untuk berbincang.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Omakafe
    Alamat Jalan Lingkar Bumi Botanica Utara, Lengkong Kulon, Tangerang, Banten.
    No Telp 0852-1559-3593
    Jam Operasional

    Rabu, 09.00 – 17.00 WIB

    Kamis – Senin, 10.00 – 22.00 WIB

    Selasa TUTUP

    Estimasi Harga Rp 250.000 – Rp 450.000 per sesi
    Tipe Kuliner Kafe
    Fasilitas
    • Minum di Tempat
    • Area Parkir
    • Toilet Bersih
    • dll

    Didirikan oleh World Champion Barista

    Omakafe: Menikmati Sajian Kopi Omakase yang Unik Bareng Juara Dunia BaristaMikael Jasin, World Champion Barista 2024 yang mendirikan Omakafe. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Mikael Jasin, yang memulai karirnya sebagai seorang barista 10 tahun silam menggemparkan Indonesia dengan prestasinya. Memenangi kejuaraan World Barista Championship 2024 di Busan, Korea Selatan ia berhasil mengharumkan Indonesia di kancah internasional.

    Mikael mengaku kepada detikfood (14/6) inspirasinya membuat Omakafe berasal dari konsep Omakase yang banyak diterapkan di restoran di Jepang. Bedanya di sini para pelanggan boleh memilih bahan dasar yang ingin disajikan untuknya mulai dari kopi, cokelat, ataupun matcha.

    “Nah kita mau kasih pengalaman yang mirip (omakase) tapi mediumnya adalah minuman. Karena, ya kita orang kopi jadi latar belakangnya itu itu tetapi dengan pengalaman yang sama. Tapi kalau di Omakafe bisa pilih background utamanya apakah kopi Indonesia atau kopi eksotis, apakah cokelat, atau matcha,” ujar Mikael.

    Di sini konsepnya akan dibuat berbeda setiap musim yang diubah 3 bulan sekali. Para pelanggan yang datang akan dipandu oleh beverage expert atau ahli minumannya, untuk melihat proses persiapan, memilih menu, hingga menyelesaikan satu sesi yang durasinya berlangsung selama 1 – 1,5 jam.

    Konsep Bisnis yang Berkelanjutan

    Omakafe: Menikmati Sajian Kopi Omakase yang Unik Bareng Juara Dunia BaristaTak hanya menyenangkan pelanggan, Omakafe juga melestarikan lingkungan dan petani kopi. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bagi Mikael memiliki bisnis kopi tak hanya sekadar berbicara keuntungan. Ada misi mulia yang diselipkan dalam visi misi kafe yang didirikannya ini baik dari keberlangsungan alam maupun kesejahteraan para petani kopi itu sendiri.

    Sampah-sampah dari kopi yang dihasilkan selama proses produksi tidak dibuang serta merta begitu saja ke alam. Tetapi Mikael berusaha meminimalisir limbahnya dengan menyulap kulit kopi sebagai sampul buku menu, ampas kopi sebagai campuran lantai, dan masih banyak lagi.

    Sebagai seorang barista juara dunia, Mikael Jasin begitu berhati-hati saat memilih kopi. Bahkan ia rela pergi langsung mendatangi para petani di suatu daerah untuk mendapatkan kopi dengan kualitas terbaik dan harganya tidak merugikan para petani.

    Baik kopi dari dalam negeri maupun di luar negeri dikurasi langsung oleh penyabet gelar World Barista Champion 2024. Baru kemudian biji kopi yang diinginkan dikumpulkan dan dipasok ke kafenya secara langsung dari petani.

    Sensasi mencicip menu-menu unik diOmakafe adadihalaman berikutnya.

    Perpaduan Kopi dan Rempah yang Unik

    Omakafe: Menikmati Sajian Kopi Omakase yang Unik Bareng Juara Dunia BaristaMenu yang satu ini terinspirasi dari minuman bandrek khas Jawa Barat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Mendatangi Omakafe pada season ketiganya yang bertajuk Antidote, kali ini kami berkesempatan mencicipi perpaduan kopi dan rempah. Musim ini menonjolkan kehebatan rempah-rempah Indonesia untuk dikonsumsi sebagai minuman penghangat tubuh sekaligus obat yang manjur untuk kesehatan.

    Kopi yang telah diseduh dengan rempah dan teknik-teknik khusus dilengkapi dengan bahan yang tak diduga-duga. Ketika menerima gelas kopinya kami mendapati ada gummy bear atau permen jelly berbentuk beruang yang ternyata terbuat dari larutan bandrek khas Jawa Barat.

    “Jadi cara minumannya itu pertama diminum dulu kopinya. Pas minum yang kedua itu sambil dimakan permennya. Terus minum lagi kopinya saja. Nah setiap cara itu akan memberikan sensasi dan rasa yang berbeda,” ujar Odi selaku beverage expert yang memandu sesi kami.

    Kopi yang dihidangkan pada menu pertama ini juga mengandung soda yang dibuat secara homemade. Rasa kopi yang segar ditambah karbonasi yang lembut seketika berubah ketika disesap sambil mengunyah permen jeli rasa bandrek ini.

    Sensasi ‘Makan’ Latte

    Omakafe: Menikmati Sajian Kopi Omakase yang Unik Bareng Juara Dunia BaristaLatte yang dihidangkan di sini bisa dimakan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menu lainnya lebih sederhana, sebenarnya racikan yang satu ini mirip seperti latte. Tetapi penyajiannya yang istimewa membuat pengalaman minum latte lebih unik dan menyenangkan.

    Odi, mengatakan bahwa untuk membuat latte mereka harus memisahkan antara protein dan lemak dari susu yang hendak digunakan. Protein tersebut kemudian dikeringkan hingga bentuknya menjadi keripik dengan rasa mirip permen susu sapi jadul.

    Biji kopi yang digunakan adalah Kamala Halu yang tumbuh di Gunung Halu dan Gunung Tilu, Jawa Barat. Untuk kopinya sendiri memiliki rasa yang segar, tak terlalu pekat, dengan kadar keasaman yang juga rendah. Mirip seperti menikmati teh.

    Tetapi ketika dipadukan dengan keripik susu sebagai pelengkapnya kami tak menyangka latte bisa disajikan dengan menyenangkan. Tekstur renyah dari keripiknya mengajak rahang ikut bekerja untuk menikmati kopi ini.

    Ketika kopinya disesap untuk mencuci mulut dari keripik susu baru kemudian kedua bahan bercampur. Hasilnya ada kopi yang segar diikuti dengan rasa milky yang larut sambil mulut dibersihkan dari sisa keripik yang menempel.

    Irish Coffee dengan Kearifan Lokal

    Omakafe: Menikmati Sajian Kopi Omakase yang Unik Bareng Juara Dunia BaristaIrish coffee yang ada di Omakase menghadirkan sentuhan rasa mirip laksa saat diseruput. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Pada menu terakhir diakui oleh Odi menjadi menu yang paling sehat diantara racikan minuman lainnya. Menu ini terinspirasi dari Irish Coffee sehingga ada perbedaan suhu hangat di bawah dan suhu dingin di bagian atas.

    Uniknya pada kopi ini diberikan foam dari campuran liquid cream dan santan. Rasanya creamy, foamy, tetapi gurih saat menyentuh lidah. Ada juga taburan bubuk cokelat, kayu manis, dan jamur lion’s mane yang telah dikeringkan.

    Jika hanya menyeruput kopinya, rasa segar yang lebih pekat dari racikan sebelumnya terasa kuat. Tetapi jika meminumnya bersamaan dengan foam di bagian atas, tiba-tiba rasanya berubah.

    Kami merasa seperti sedang tidak minum kopi. Rasanya justru mirip menyeruput kuah laksa yang gurih dan creamy. Penambahan jamur lion’s mane yang dikeringkan juga menambah khasiat segelas kopi tersebut terutama untuk menyehatkan dan menguatkan otak.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikcom? kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Seru! Selain Ngopi Bisa Belajar Merajut dan ‘Tufting’ di Kafe Ini


    Jakarta

    Aktivitas seru banyak ditawarkan oleh beberapa kafe. Salah satunya kafe di BSD Serpong yang menawarkan kelas merajut dan tufting. Cocok buat keluarga nih!

    Kini kafe tak hanya sekadar menjadi tempat berkumpul sambil menikmati makanan dan minuman. Karena, mulai banyak bermunculan kafe dengan aktivitas yang seru.

    Aktivitas seru di kafe ini ada yang ditawarkan secara musiman maupun setiap hari. Crochet Cafe & Tufting salah satu yang menawarkan aktivitas seru di kafe setiap harinya.


    Baru Buka 2 Bulan

    DetikFood berkunjung ke Crochet Cafe & Tufting yang baru buka di BSD Serpong (11/7). Kafe ini menawarkan aktivitas seru berupa merajut dan ‘tufting’. Aktivitas tersebut ditawarkan secara reguler setiap harinya.

    Fitria, selaku owner dari Crochet Cafe & Tufting menjelaskan bahwa kafenya baru buka akhir Mei lalu. “Kita baru buka di akhir Mei, Alhamdulillah ini responnya positif jadi kita makin semangat ya,” jelasnya.

    Crochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrongCrochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrong Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kafe ini juga Fitria hadirkan karena didasari dari kecintaannya terhadap ‘tufting’. Ia menceritakan tentang hobinya itu.

    “Awalnya itu memang saya lebih condongnya ke tufting dulu, saya suka kayak kreasi dengan wol kemudian kalo misalkan tufting doang kayaknya sayang aja wolnya. Karena ternyata wol itu banyak banget kegunaannya kemudian kita merambat ke crochet. Nah pada saat di crochet ternyata itu komunitasnya banyak banget apalagi crochet itu kan banyak,” cerita Fitria.

    “Kemudian kita sendiri fokusnya lebih ke amigurumi itu crochet yang berbentuk doll atau boneka,” lanjutnya.

    Tersedia Paket Merajut dan Tufting

    Sebagai kafe merajut dan ‘tufting’ tentu saja mereka menyediakan beberapa paket yang dapat dipilih para pelanggan. Harga paket tersebut sudah termasuk pengajar untuk mengetahui dasar merajut dan tufting.

    Crochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrongCrochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrong Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    “Untuk crochet sendiri itu harganya mulai dari Rp 150.000 itu udah free dengan pengajar. Kemudian tuftingnya sendiri itu harganya dimulai Rp 300.000 itu juga sudah free pengajar atau pendamping,” ungkap Fitria.

    Paket merajut dan tufting ini juga ramah untuk pemula. “Jadi buat pemula itu datang aja kesini nanti kita bisa belajar bareng dengan pengajar ataupun dengan pendamping,” tutur Fitria.

    Fitria juga mengungkapkan kalau pelanggannya kebanyakan keluarga. Seperti yang detikFood lihat beberapa waktu lalu, ada beberapa pasang keluarga yang mengajak anaknya untuk belajar merajut di sini.

    “Ini cocok banget buat keluarga, apalagi di musim liburan belakangan ini. Jadi, banyak ibu-ibu yang anterin anaknya karena ini kan kegiatan positif ya. Jadi, bisa jadi alternatif lain selain main hp aja,” kata Fitria.

    Tawarkan Menu Nusantara

    Selain kelas merajut dan ‘tufting’, kafe ini juga memiliki sajian makanan dan minuman yang dapat dinikmati. Kamu bisa menikmatinya selama merajut dan ‘tufting’.

    Pilihan menu yang ditawarkan adalah makanan khas Nusantara. “Variasi kita cafe kopi jadi kita menyajikan kopi, ada non kopi, juga Indonesian food,” kata Fitria.

    “Untuk makanan dan minuman harganya kita mulai dari Rp 20.000, kemudian paling mahalnya harga Rp 40.000,” lanjutnya.

    Crochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrongCrochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrong Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk camilan, ada pisang goreng cokelat keju dan platter kentang goreng dan sosis bakar. Camilan ini cocok dinikmati bersama segelas segar Es Kopi Susu Aren dan Matcha Latte.

    Nasi Goreng juga menjadi menu yang andalan di sini, khususnya untuk anak kecil. Karena, sajian nasi gorengnya tak pedas. Rasanya juga ala rumahan dengan isian telur dan sosis.

    Crochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrongCrochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrong Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami sangat menyukai Sate Bebek yang ditawarkan di sini. Daging yang digunakan tebal, empuk dan tak amis. Bumbunya juga sedap terasa gurih dan agak pedas.

    Sate bebek ini cocok sekali dipadukan dengan nasi daun jeruk. Nasi daun jeruk yang gurih dan beraroma wangi ini menambah kenikmatan sate bebeknya.

    Crochet Cafe & Tufting

    Ruko Ice Business Park Blok E.09,
    BSD Serpong, Tangerang
    Jam operasional: 09.00 – 20.00 WIB
    No. Telp: 0852-1383-5972

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Roasted Chicken dan Banana Bread Enak di Kafe Galeri Batu


    Jakarta

    Kafe estetik dengan suasana ala Bali bisa dijumpai di kawasan Gandaria. Selain suasana nyaman, kafe ini juga punya menu roasted chicken hingga banana bread lezat.

    Kawasan Gandaria, Jakarta Selatan dipenuhi berbagai macam penjaja kuliner. Skalanya mulai dari kuliner kaki lima, restoran, hingga kafe.

    Jika tujuanmu mencari kafe dengan suasana nyaman untuk santai atau WFC (work from cafe), coba mampir ke Mewatu Coffee and Gallery.


    Dari luar, bangunannya sudah menarik perhatian. Kafe ini mengusung konsep minimalis dan estetik yang memberikan kenyamanan kepada pelanggan.

    Uniknya, mereka juga punya area galeri tempat sejumlah karya dipajang. Pelanggan bisa melihatnya secara gratis, bahkan membeli, dan mengabadikan momen di galeri tersebut.

    Tidak sekadar menjual tempat, Mewatu Coffee and Gallery juga punya menu makanan dan minuman yang patut dicoba. Mulai dari hidangan utama, dessert, sampai kopi.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Mewatu Coffee & Gallery
    Alamat l. KH. Ahmad Dahlan No.11, RT.1/RW.1, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12130
    No Telp 0852-1943-9411
    Jam Operasional Setiap hari pukul 08.00 – 22.00 wib
    Estimasi Harga Rp 38.000
    Tipe Kuliner indonesian-western
    Fasilitas
    • tempat parkir
    • area indoor
    • area outdoor
    • musholla
    • toilet

    1. Konsep kafe yang unik

    Mewatu Coffee and GalleryMewatu Coffee and Gallery punya konsep unik karena memadukan kafe dengan gallery. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Mewatu Coffee and Gallery punya bangunan yang didominasi warna putih tulang. Aksen hitam, cokelat, dan abu-abu terang membuat setiap ruangannya terlihat semakin cantik.

    Konsep bangunannya juga cukup unik karena memiliki tiga area berbeda. Pelanggan yang baru pertama kali datang bisa masuk ke area kiri terlebih dahulu. Di area tersebut, ada meja pemesanan sekaligus beberapa meja dan kursi yang bisa ditempati.

    Jika ingin merokok atau menikmati udara di luar, bisa ke area outdoor yang dikelilingi dengan pohon rindang.

    Mewatu Coffee and GalleryMewatu Coffee and Gallery punya area meja dan kursi makan yang nyaman. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Spot paling menarik di kafe ini ada di bagian kanan yang merupakan galeri. Mewatu berarti ‘menjadi batu’ mencerminkan kehadiran galeri seni batu yang menjadi ciri khas kafe ini. Karya seni berupa batu permata, batu pyrite, batu kristal, hingga batu fosil itu telah disusun rapi, cantik, dan memukau.

    Di lantai dua atas galeri juga ada meja dan kursi dengan area cukup luas untuk ditempati pengunjung.

    Setiap sudut kafe menurut kami sangat cocok jadi background foto estetik. Selain itu, kafe ini juga cocok jadi tempat bersantai, ngobrol bersama teman, hingga work from cafe (WFC).

    2. Beragam menu menarik

    Banyak pilihan menu makanan dan minuman yang bisa dicoba di kafe ini. Mulai dari camilan, makanan utama, sampai dessert juga ada. Jenisnya juga beragam, ada makanan Indonesia, seperti Sop Iga hingga makanan barat, seperti pasta.

    Kalau ingin sekadar santai sembari bekerja bisa pesan minuman, mulai dari kopi sampai non kopi. Makanan dan minuman di kafe ini dibanderol mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 80.000.

    3. Roasted Chicken and Mashed hingga Mix platter

    Mewatu Coffee and GalleryRoasted Chicken dengan Mash Potato menjadi salah satu menu yang menarik dicoba. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Terdapat beberapa pilihan menu utama, mulai dari masakan Indonesia sampai barat. detikFood tertarik mencoba hidangan ala Barat Roasted Chicken and Mashed (Rp 70.000). Seporsinya terdiri dari ayam panggang atau roasted chicken, mashed potato, salad dan mushroom sauce.

    Ayam panggang yang disajikan berupa potongan dada dan sayap dengan ukuran cukup besar. Aroma smokey khas ayam panggang tidak begitu tercium. Namun saat dicoba, tercecap rasa gurih herbal, seperti oregano dan lada yang mendominasi.

    Meskipun potongan dada, tekstur ayam panggangnya tidak begitu kering, tetapi memang tetap berserat. Semakin lezat dipadukan dengan mashed potato lembut, creamy, dan saus jamur yang gurih dengan jejak rasa jamur khas.

    Mewatu Coffee and GalleryAda mix platter unik yang terdiri dari salad, jamur goreng tepung, hingga chicken pop. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau yang ringan, bisa pesan mix platter. Nama menunya 3 Combination (Rp 65.000). Sajiannya terdiri dari salad hijau berupa selada dan mentimun dilengkapi dengan topping jamur goreng tepung dan ayam pop bumbu madu.

    Sayuran segar berpadu sempurna dengan saus kuning semacam mustard yang sedikit asam. Makan salad ini pun terasa tidak membosankan karena ada tambahan jamur goreng tepung yang renyah gurih. Potongan ayam gorengnya pun menambah cita rasa manis seimbang.

    Kenikmatan hidangan di Mewatu Coffee bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Banana bread with Ice Cream sebagai penutup

    Mewatu Coffee and GallerySebagai dessert ada banana bread dengan ice cream yang sayang dilewatkan. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Selain makanan gurih, di kafe ini juga tersedia sejumlah makanan manis, seperti dessert hingga pastry. Kami mencicipi dessert Banana Bread with Ice Cream (Rp 45.000) yang dari tampilannya sudah menggugah selera.

    Banana bread atau bolu pisangnya punya warna yang lebih cokelat gelap dibandingkan bolu pisang pada umumnya. Sepertinya mereka menggunakan tambahan brown sugar yang umumnya memberi sentuhan warna lebih gelap dan cita rasa manis khas.

    Adonan banana breadnya tidak begitu moist atau lembut, tetapi perpaduan rasa manis dari pisang dan gulanya pas.

    Sensasi makannya lebih nikmat jika dipadukan dengan es krim. Meskipun warnanya putih, tetapi rasa es krimnya ternyata bukan vanilla melainkan kelapa. Memberi cita rasa yang baru dan segar di mulut.

    5. Kopi Susu hingga Tropical Sunset yang segar

    Mewatu Coffee and GalleryKopi susu dan minuman segar seperti ini juga tidak boleh dilewatkan. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Pencinta kopi susu bisa pesan menu Es Kopi Susu Ahmad Dahlan mereka (Rp 40.000). Racikannya terdiri dari espresso, liquid creamer, gula aren, dan fresh milk.

    Mereka pakai biji kopi Mewatu Blend perpaduan antara Robusta dan Arabika dari Sumatera, Brazil, dan Kintamani. Rasa kopinya cenderung pahit dan sedikit asam. Teksturnya menjadi creamy dari creamer dan susu serta rasa manis dari gula arennya juga pas.

    Menu Tropical Sunset juga bisa dipesan. Minuman segar ini memadukan ekstrak jeruk, teh bunga telang, simple sirup, hingga air soda. Awal disesap, rasa asam dari ekstrak jeruknya cukup kuat. Namun lama kelamaan muncul rasa manis yang mengimbangi.

    Mewatu Coffee and Gallery bisa menjadi tujuan yang pas jika ingin nongkrong santai tetapi mau suasana lebih istimewa.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Menikmati Seduhan Kopi dan Matcha Autentik Jepang di Jakarta


    Jakarta

    Dibawa dari Jepang, Hario Cafe kini bisa disambangi di Jakarta. Seluruh peralatan, pilihan kopi, hingga seduhan matcha ceremonial didatangkan dari negeri sakura.

    Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya minum kopi yang tinggi dan populer di dunia. Salah satunya melalui peralatan brewing atau menyeduh kopi yang terkenal dengan merek jual Hario.

    Ternyata Hario tak hanya menghadirkan berbagai perlengkapan untuk barista saja, tapi juga konsep kafe. Kafe ini ditujukan bagi pengunjung yang mau menikmati langsung sensasi seduhan kopi otentik dari Jepang.


    Di Jakarta, Hario Cafe bisa disambangi di kawasan One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan. Telah beroperasi selama 1 tahun lamanya, berbagai peralatan, pilihan biji kopi, hingga matcha ceremonial sebagai pelengkapnya didatangkan langsung dari Jepang.

    Baca juga: Duh! Warung Epy Kusnandar yang Baru Buka Jadi Korban Premanisme

    Hario CafeSuasana di Hario Cafe Jakarta seolah memboyong langsung Hario Cafe di Jepang ke tanah air. Foto: Tim detikfood

    Konsep Autentik Jepang

    Hario Cafe datang dari merek peralatan kopi Hario asal Jepang. Seluruh peralatan hingga metode penyeduhan menggunakan budaya minum kopi di Jepang.

    Pour over dengan penyaring v60 dari Hario menjadi andalan para barista di kafenya. Bahkan tak jarang Hario Cafe juga berkolaborasi dengan jara dunia untuk menghadirkan racikan kopi yang berhasil menang dalam kompetisi paling bergengsi di industri kopi seperti World Brewers Championships.

    Suasana kafenya, termasuk yang di Jakarta, dihadirkan selayaknya kafe di Jepang. Ruangannya tak terlalu besar, tetapi cukup nyaman untuk menyeruput seduhan kopi bersama 2-4 orang teman yang datang.

    Pilihan biji kopi asal Jepang menjadi menu andalan yang dipajang di sini. Begitu pula dengan berbagai camilan yang dibuat berdasarkan camilan khas Jepang.

    Hario CafePilihan biji kopi dari Japan Coffee Week juga diboyong ke Jakarta. Foto: Tim detikfood

    Kopi yang Diboyong Langsung dari Jepang

    Begitu masuk, pelanggan bakal disambut daftar biji kopi spesial yang tersedia di hari itu. Salah satu yang menarik perhatian kami saat menyambanginya adalah daftar biji kopi dari Japan Coffee Week Vol.2 yang diboyong langsung dari Jepang ke Indonesia.

    Hario Summer Blend yang ditawarkan seharga Rp 155.000 per sajiannya menggunakan campuran khusus yang dibuat langsung oleh Hario. Gabungan antara biji kopi dari Ethiopia, Burundi, dan Kenya disarankan untuk diseduh dengan metode Japanese.

    Ciri khas dari rasa kopi yang satu ini ialah keseimbangan antara sentuhan manis dan asam. Jika ingin yang lebih fruity di sini juga tersedia biji kopi Honduras Whiskey.

    Seduhan Honduras Whiskey dibanderol Rp 85.000 per penyajian. Sentuhan rasa mirip buah plum dan manis seperti teh leci akan terasa pada ujung lidah ketika disesap.

    Penamaan whiskey pada biji kopinya bukan berarti dicampur dengan whiskey atau minuman alkohol, melainkan biji kopi melalui proses fermentasi pasca panen di dalam barel yang pernah digunakan untuk penyimpanan whiskey.

    Dalam satu penyajiannya, barista Hario Cafe menggunakan 20 gram kopi yang digiling kasar (medium coarse) dengan suhu air 90 derajat dan dibagi menjadi dua kali interval penuangan.

    Perbandingan yang digunakan 1:15 sehingga menghasilkan seduhan kopi sebanyak 300 mililiter. Setelah selesai diseduh kopi akan disajikan pada server dan dapat dituang secukupnya. Takaran 300 mililiter ini cukup untuk 2-3 cangkir.

    Hario CafeMatcha ceremonial dari pertanian Midori datang sebagai pilihan menu non kopi di sini. Foto: Tim detikfood

    Pilihan Matcha Ceremonial

    Jika mengajak teman yang bukan penikmat kopi tak perlu khawatir. Hario Cafe juga menyediakan menu non kopi berupa matcha.

    Kualitas matcha yang digunakan sendiri didatangkan langsung dari Jepang. Berkaca pada tingkatan yang ramai digunakan di pasaran, matcha sajiannya berada pada tingkat ceremonial grade walaupun di Jepang sendiri matchanya tak secara khusus digolongkan sebagai ceremonial grade.

    Origin atau daerah penanaman matchanya berasal dari Pertanian Midori yang dibanderol Rp 215.000 per gelas. Sebanyak 2,5 gram matcha dicampur pada 40 mililiter air hangat dan diaduk hingga berbuih halus. Baru kemudian dituang ke atas susu dan disajikan sebagai matcha latte.

    Tekstur matchanya creamy dan velvety. Sentuhan umami terasa kuat sejak sesapan pertama. Masih terasa sentuhan vegetal atau pahit khas yang tipis, tetapi tidak mengganggu.

    Hario CafeCamilan khas Jepang berupa dorayaki juga bisa dipesan sebagai pendamping minum kopi di sini. Foto: Tim detikfood

    Camilan Pelengkap khas Jepang

    Belum lengkap rasanya jika tidak memesan menu camilan sebagai teman minum kopi, teh, atau matcha di sini. Ada menu dorayaki, camilan tradisional khas Jepang yang bisa dipesan.

    Dorayaki di sini disajikan dengan beberapa pilihan rasa. Kami mencoba varian Dorayaki Matcha yang dibanderol Rp 29.000 per buah per sajian.

    Tekstur dorayakinya lembut dengan adonan yang padat tetapi tak berat di mulut. Adonannya berwarna cokelat kehijauan karena ditambahkan bubuk matcha ke dalamnya. Begitu juga dengan pasta matcha yang menjadi isian di tengah dorayakinya.

    Oh ya, untuk pemesanan kopi juga sudah dilengkapi dengan camilan pendamping. Kukis meringue yang manis membantu menyeimbangkan rasa asli kopi yang disajikan tanpa gula di sini.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikcom? Kirim email ke redaksi@detikfood.com.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Nongkrong Seru di 5 Kafe ‘Ghibli Vibes’ di sekitar Jakarta Yuk!


    Jakarta

    Kafe bernuansa Ghibli biasanya memiliki dekorasi homey yang dikelilingi tanaman hias. Tersebar di Jakarta, rekomendasi kafe Ghibli ini patut dikunjungi.

    Studio film animasi yang berbasis di Koganei, Tokyo, Jepang ini dikenal dengan nama Studio Ghibli. Film anime yang diproduksi oleh Studio Ghibli banyak mengandung unsur imajinatif, emosional, dan provokatif yang ternyata disukai banyak orang dari seluruh dunia.

    Kafe yang bernuansa ala Ghibli banyak menggunakan unsur warna hijau dan cokelat. Tak jarang juga diberikan aksen berupa tanaman hias maupun yang tumbuh rindang.


    Namun, ada juga beberapa kafe yang khusus menghadirkan pernak-pernik Ghibli. Sehingga memperkuat kesan yang dihadirkan untuk para pelanggan.

    Berikut 5 rekomendasi kafe yang berlokasi di Jakarta dan sekitarnya:

    1. Kodaigiri

    Kafe vibes Ghibli di Jakarta, Tangerang, dan Bandung.Kafe vibes Ghibli di Jakarta: Kodaigiri Foto: Instagram

    Di Jakarta Barat bisa kamu temui kafe bernuansa Ghibli, namannya Kodaigiri. Kafenya mungil dengan dekorasi yang estetikanya bernuansa Ghibli. Lokasinya ada di Jalan Mandala 5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

    Kafe ini bergaya ala minimalis Jepang dengan unsur kayu yang kuat. Selain itu, nuansa Ghibli di sini dihidupkan dengan beberapa pajangan miniatur Ghibli hingga posternya.

    Kodaigiri juga menawarkan sajian khas Jepang. Di antaranya ada aneka onigiri, fruit sando, hingga puding karamel yang manis lembut. Harganya mulai dari Rp 20.000-an.

    2. Flip Flop Coffee

    Flip Flop Coffee juga bisa kamu kunjungi kalau ingin merasakan nuansa Ghibli. Lokasinya di kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

    Kafe ini memiliki konsep yang modern dengan kesan lucu, karena warna-warni yang dihadirkan. Dekorasinya juga dipenuhi dengan pernak-pernik Ghibli yang menggemaskan.

    Pilihan makanan dan minuman di sini juga beragam. Kamu bisa menemukan aneka menu kopi yang nikmat, ada pasta, aneka pastry, dan lainnya.

    3. Mandira’s Garden

    Kafe ala Studio Ghibli di KemangKafe ala Studio Ghibli di Kemang Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

    Mandira’s Garden juga salah satu tempat makan yang terkenal asri, belakangan juga berkonsep ala Ghibli. Karena di sekelilingnya terdapat beragam tanaman hias seperti bunga, sayuran, dan lainnya.

    Kini Mandira’s Garden banyak dihias dengan ornamen ala Ghibli. Seperti di bagian depannya terpampang patung Tororo yang menyambut pelanggan dengan payung.

    Dulu menu yang ditawarkan oleh Mandira’s Garden merupakan hasil olahan dari kebun sendiri. Namun, kini sudah memiliki menu tetap, seperti pisang goreng, bitterballen, gyoza, fettucini, nasi rames, nasi bakar, dan lainnya.

    4. Membumi Kopi

    Coffee shop di Cipete banyak tersebar, tetapi ada salah satu yang menarik perhatian karena berlokasi di dalam gang. Coffee shop yang mungil ini adalah Membumi Kopi di Jalan Cipete VIII No. 93, Jakarta Selatan.

    Sesuai namanya, Membumi Kopi hadir dengan konsep yang ramah lingkungan. Tampilannya dibuat dominasi kayu dengan tanaman hias yang hijau memberikan kesan asri. Oleh karena itu, banyak yang mengatakan kalau Membumi Kopi memiliki nuansa ala Ghibli.

    Untuk area duduknya berada di pinggir jalanan gang itu, di sana juga ada buku bacaan gratis. Kopi Susu Senja menjadi menu kopi andalan mereka. Harganya sekitar Rp 20.000-an per gelas. Selain kopi, tersedia juga menu teh dan camilan yang nikmat.

    5. Warkop Kandang Ayam

    Warkop Kandang AyamWarkop Kandang Ayam Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Warkop Kandang Ayam termasuk kafe mungil yang berlokasi di area gang, tepatnya di Jalan H. Jaelani 3 No. 123, Petukangan Utara, Jakarta Selatan. Menempati sebuah rumah yang disulap menjadi kafe yang homey.

    Menurut beberapa netizen, coffee shop ini juga memiliki nuansa ala Ghibli, animasi dari Jepang. Warkop Kandang Ayam buka setiap pukul 15.00 – 23.00 WIB.

    Berbagai racikan kopi yang telah dikemas dalam botol siap minum dapat ditemukan di sini. Di antaranya ada Americano, kopi susu, black apple coffee mocktail, dan lainnya. Harganya dibanderol Rp 14.000 – Rp 18.000-an saja.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Coffee Shop yang Asyik Buat Nongkrong di Kota Baru Parahyangan


    Jakarta

    Kota Baru Parahyangan yang berada di Bandung Barat kini cukup dikenal. Di sana hadir banyak coffee shop menarik dengan konsep yang beragam dan cocok untuk nongkrong.

    Bandung Barat kini memiliki kota mandiri terencana yang berlokasi di Padalarang. Kota itu diberi nama Kota Baru Parahyangan (KBP) yang dikembangkan oleh PT Lyman Property.

    Kota Baru Parahyangan sekarang sudah mulai dilirik pelancong dari Jakarta dan daerah lainnya yang ingin berkunjung ke Bandung. Ini karena ada beberapa kafe atau coffee shop menarik yang dapat dikunjungi.


    Coffee shop di Kota Baru Parahyangan ini memiliki konsep yang berbeda-beda. Pilihan menu kopi susu mendominasi, juga dilengkapi dengan berbagai camilan.

    Berikut 5 rekomendasi coffee shop yang berada di Kota Baru Parahyangan:

    1. Kopi Nako

    Kopi Nako menjadi salah satu coffee shop yang terkenal di berbagai daerah. Salah satunya berlokasi di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat.

    Kopi Nako ini memang terkenal dengan area outdoor-nya yang nyaman untuk nongkrong. Begitu juga dengan cabang Kota Baru Parahyangan. Area outdoor kafe ini banyak diincar, apalagi ketika menjelang sore hari saat sunset mulai muncul.

    Menu yang dapat dipesan di sini beragam, ada kopi hingga hidangan utama. Kamu bisa memesan es kopi susu dengan camilan pisang goreng, cireng, atau aneka rice bowl. Harganya mulai dari Rp 23.000 untuk kopinya.

    2. ULIN Coffee and Eatery

    Kalau ingin nongkrong nyaman di Kota Baru Parahyangan, ULIN Coffee and Eatery cocok untuk dikunjungi. Coffee shop yang buka sejak pukul 7 pagi ini memiliki area yang luas.

    Pilihan menu kopi di sini beragam, mulai dari racikan es kopi susu populer hingga es kopi Vietnam. Di sini juga cocok untuk nongkrong karena makanan pendamping dan utamanya sangat beragam.

    3. Two Cent Coffee

    Two Cent Coffee juga cocok dikunjungi kalau ingin nongkrong yang seru bersama sahabat. Coffee shop ini juga termasuk yang luas di KBP. Selain itu, nuansa nyaman juga dapat dirasakan ketika nongkrong di sana.

    Coffee shop Two Cents juga cocok dikunjungi untuk menikmati sarapan karena buka pada pukul 7 pagi. Pilihan menu kopinya terdiri atas latte, piccolo, magic, hingga caramel latte macchiato.

    Teman minum kopi di Two Cents juga bisa menikmati berbagai menu lezat. Di antaranya ada sandwich, rice bowl, hingga pizza.

    4. Momiji Cafe

    coffee shop di kota baru parahyangan bandungMomiji Cafe, coffee shop di kota baru parahyangan bandung Foto: Instagram

    Di Kota Baru Parahyangan juga ada Momiji Cafe yang belakangan viral. Ini karena konsep yang ditawarkan sangat lucu, banyak dekorasi menggemaskan berupa boneka dan tanaman hias.

    Kafe yang menawarkan pastry dan kue ini juga bisa dikunjungi untuk sekadar ngopi. Di antaranya ada menu long black, salted caramel latte, dan aren latte. Harganya berkisar Rp 30.000-an.

    5. Noah’s Barn Coffeenery

    Satu lagi coffee shop di Kota Baru Parahyangan (KBP) yang bisa dikunjungi kalau ingin nongkrong seru. Adalah Noah’s Barn Coffeenery yang telah buka sejak pukul 7 pagi. Coffee shop ini ramai dikunjungi pagi hari untuk sarapan, apalagi saat akhir pekan.

    Layaknya kafe, Noah’s Barn Coffeenery menawarkan menu kopi yang beragam. Pilihannya ada cappuccino, latte, creme brulee latte, flat white, hingga macchiato. Harganya bervariasi mulai dari Rp 24.000.

    Untuk teman ngopi, Noah’s Barn Coffeenery juga banyak menawarkan pilihan teman bersantap. Mulai dari camilan hingga hidangan utama, seperti cake, pancake, pizza, hingga steak.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Punya Biji Berkualitas, Ini Takhta 5 Tempat Ngopi Terbaik di Depok


    Jakarta

    Seorang kreator konten mengungkap rekomendasi takhta kopi terenak di Depok khusus untuk pencinta kopi sejati. Masing-masing punya pilihan biji kopi berkualitas.

    Pencinta kopi di Depok kini punya rekomendasi tempat ngopi menarik dari kreator konten Rafi Depfolks (@depfolks). Lima kafe ini menyajikan kopi nikmat dengan konsep berbeda-beda.

    Ada yang menawarkan biji kopi berkualitas hingga menawarkan racikan dari Q Grader profesional. Setiap kafe memiliki keunikan yang wajib dicoba oleh para penikmat kopi.


    Rekomendasi ini cocok untuk hangout, santai sore, atau sekadar menikmati kopi berkualitas. Rafi Depfolks membagikan pengalaman pribadinya agar pengunjung bisa memilih kafe sesuai selera dan suasana.

    Berikut rekomendasi takhta 5 kopi terbaik di Depok:

    5. SevenBillion Coffee

    Tahta kopi terbaik di DepokSevenBillion Coffee Foto: Google Review/Supranty Canastaria

    Sevenbillion Coffee hadir di kawasan Sukmajaya menawarkan beragam pilihan biji kopi. Tersedia 12 jenis biji kopi, seluruh resepnya dibuat oleh Q-Grader profesional.

    Kafenya full indoor, suasananya nyaman, dan bersih karena seluruh area bebas asap rokok. Cocok bagi penikmat kopi yang ingin mencoba berbagai jenis biji dengan kualitas terjamin.

    Salah satu yang menarik kamu bisa coba racikan Japanese Ice Coffee seharga Rp 20.000. Tak hanya itu, pilihan kopi kekiniannya juga ada Aren Coffee, Cheese Coffee, hingga Spanish Latte.

    4. Kaman Coffee Roaster

    Kaman Coffee Roaster dikenal dengan teknik pemanggangan kopi yang khas. Beberapa kafe di Depok bahkan menggunakan biji hasil roasting Kaman.

    Rasanya kini sedikit berbeda dibandingkan versi awal, namun tetap menonjolkan aroma kopi yang kuat. Cocok untuk yang ingin merasakan kualitas roasting profesional tanpa harus ke luar kota.

    Lokasinya ada di Beji dan kawasan Margonda sehingga strategis untuk dijangkau. Tempat ini pas untuk sesi ngopi santai sambil ngobrol dengan teman. Menu yang favorit ada Filter Coffee Iced seharga Rp 38.500.

    3. Emily dan Jacob’s

    Emily dan Jacob’s merupakan kafe dari grup yang sama. Kedua kafe tersebut terkenal dengan racikan mocktailnya. Bahkan disebut-sebut mocktail terbaik di Depok.

    Salah satu yang menarik untuk dicoba adalah Dessert ‘Clouds’. Suasananya nyaman untuk bersantai sore hari, cocok bagi yang ingin melepas penat.

    2. Golden Black

    Tahta kopi terbaik di DepokGolden Black Foto: Instagram/@goldenblack.coffee

    Golden Black terletak di Margonda, menawarkan kopi berkualitas meski tempatnya agak sederhana. Keunikan kafe ini, pengunjung bisa memilih tingkat kekuatan kopi dari level 1 hingga 3.

    Kopinya kuat dan kaya cita rasa, menjadi favorit banyak pelanggan. Cocok untuk pecinta kopi yang ingin menyesuaikan rasa sesuai selera.

    Suasananya cukup santai untuk ngobrol santai. Area Margonda yang ramai membuat kafe ini mudah dijangkau dari berbagai arah.

    1. Toko Kopi Kuli

    Tahta kopi terbaik di DepokToko Kopi Kuli Foto : Instagram/@naasheeba

    Toko Kopi Kuli menghadirkan suasana intim, dikelola dengan keahlian barista profesional, Naasheeba. Interiornya nyaman, cocok untuk menikmati kopi dengan tenang.

    Setiap cangkir kopi di kafe kawasan Beji inidisajikan dengan penuh perhatian, menghadirkan rasa autentik. Suasananya hangat, membuat pengunjung betah berlama-lama.

    Di sini kamu bisa mencicipi racikan single origin dengan jenis biji kopi Arabica dengan harga mulai Rp 20.000-an.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Agenda Weekend Seru, Coba Mampir ke 5 Bookcafe di Jakarta Ini Yuk!


    Jakarta

    Menyatukan dua konsep, kafe dan perpustakaan, bookcafe mulai bermunculan dan banyak diminati di Jakarta. Kenyamanannya bisa dirasakan di 5 tempat ini.

    Membaca buku sambil bersantai masih menjadi hobi banyak orang. Apalagi jika ditemani racikan minuman segar dan kudapan-kudapan yang lezat.

    Kombinasi keduanya menghadirkan ide untuk pebisnis mendirikan bookcafe. Artinya kafe terkait juga menyediakan fasilitas ruang baca hingga pilihan buku yang menarik untuk menemani waktu minum kopi.


    Beberapa bookcafe bahkan hadir di tengah pusat perbelanjaan. Di media sosial, konsep kafe seperti ini juga tengah diperbincangkan.

    Baca juga: Tak Punya Penerus, Toko Roti Berusia 200 Tahun Ini Berakhir Dijual!

    Berikut ini 5 bookcafe nyaman yang dapat disambangi di Jakarta:

    Agenda Weekend Seru, Coba Mampir ke 5 Bookcafe di Jakarta Ini Yuk!Nika yang baru buka di Gafoy, Kelapa Gading menawarkan kafe berkonsep bookcafe. Foto: Instagram

    1. Nika

    Nika punya banyak cabang, mulai dari Jakarta Selatan, Pusat, hingga Utara. Namun Nika yang berada di Gafoy, Kelapa Gading punya konsep bookcafe yang berbeda dengan cabang lainnya.

    Di sini area makannya didesain dengan suasana yang lebih ideal untuk membaca buku. Begitu pula fasilitas pilihan buku di rak-rak yang bisa dipilih dan dibaca bebas oleh para pengunjung.

    Nika dengan konsep bookcafe ini bisa disambangi di Jalan Boulevard Raya Blok M, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Mulai dari Rp 40.000an, kamu sudah bisa menyeruput racikan kopi yang segar sambil baca buku santai.

    2. Smiljan

    Smiljan memiliki ciri khas yang memadukan kopi dengan buku. Smiljan punya banyak cabang kafe, mulai dari di Rawamangun, Blok M, hingga Cipete.

    Setiap cabangnya dikondisikan sebagai ruang yang ideal untuk membaca maupun Work From Cafe (WFC). Bahkan di Rawamangun, Smiljan hadir langsung di dalam toko buku terbesar di sana.

    Smiljan dapat disambangi di Blok M, Cipete, Rawamangun, hingga Lebak Bulus. Berbagai racikan kopi dan camilannya bisa dipesan mulai dari Rp 30.000an.

    3. Finders Cafe

    Finders Cafe merupakan bagian dari salah satu toko ponsel yang ada di dalam pusat perbelanjaan. Finders Cafe dapat ditemukan menyatu dengan tenant Oppo.

    Walaupun dihadirkan dari sebuah toko ponsel, tetapi suasana kafe yang dihadirkan dilengkapi dengan perpustakaan sederhana di dalamnya. Sehingga pengunjung puas bersantai menyeruput kopi sambil memilih buku yang ingin dibacanya.

    Finders Cafe by Oppo ini dapat ditemui di pusat perbelanjaan seperti Gandaria City, Setiabudi One, hingga Pacific Place. Minum kopi yang enak di sini cukup membayar mulai dari Rp 30.000an saja.

    Agenda Weekend Seru, Coba Mampir ke 5 Bookcafe di Jakarta Ini Yuk!LBRY Slow Bar memadukan slow bar kafe dan ruang membaca yang nyaman. Foto: Instagram

    4. LBRY Slow Bar

    Di area yang terkenal dengan kuliner viralnya, Melawai, ada kafe slow bar berkonsep unik. Namanya LBRY Slow Bar yang memadukan perpustakaan kecil dengan slow bar dalam satu tempat.

    Ukuran kafenya memang tak terlalu besar, tetapi nyaman untuk menikmati seduhan kopi yang segar sambil baca buku dengan santai. Hampir seluruh ruangannya dikelilingi rak-rak buku yang boleh dibaca pengunjung.

    LBRY Slow Coffee Bar berlokasi di Melawai Plaza lantai GF, Jalan Melawai Raya No.13, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mulai dari Rp 25.000an saja, kamu sudah bisa memesan racikan kopi sebagai teman baca buku di sini.

    5. Makan di Tebet

    Makan di Tebet berada di lokasi yang sama dengan Baca di Tebet. Area ini banyak digemari warga sekitar sebagai tempat makan enak, ngopi cantik, hingga ruang ideal untuk baca buku dan WFC dengan tenang.

    Menunya variatif, tak hanya racikan kopi, tetapi makanannya juga. Mulai dari burger yang juicy hingga fudgy brownie yang legit bisa dinikmati di sini.

    Lokasi Makan di Tebet berada di Jalan Tebet Barat Dalam Raya No.29. Tebet Barat, Jakarta Selatan. Mulai dari Rp 20.000an sudah bisa memesan minuman yang segar, dan tambah Rp 30.000an saja bisa memesan makanan enak.

    Baca juga: Berbagi Makanan Gratis, Pria Ini Malah Dapat Sumbangan Misterius

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com