Tag: rekomendasi tempat makan

  • Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice


    Jakarta

    Berbeda dengan kebab lainnya, kebab yang disajikan di restoran kekinian ini menawarkan menu yang masih belum banyak diketahui orang. Salah satunya Iskender Kebab yang jadi andalan.

    Terletak di dalam ShopHaus Menteng yang ada di Jakarta Pusat, restoran Nefis Kebab House tampil dengan warna interior yang serba biru. Restorannya memang tidak terlalu luas, tapi cukup nyaman untuk makan di tempat.

    Menu yang ditawarkan juga berbeda dengan restoran Timur Tengah lainnya. Di sini spesialis menyajikan hidangan kebab khas Turki yang dikemas dalam bentuk kekinian. Hal itu tergambar dari interior restoran yang Instagrammable, sampai tampilan kebab yang menggugah selera.


    Berikut beberapa menu andalan di Nefis Kebab House Menteng:

    Detail Informasi Nefis Kebab House Menteng
    Nama Tempat Makan Nefis Kebab House Menteng
    Alamat ShopHaus Menteng Jl. Teuku Cik Ditiro No. 36, Menteng, Jakarta Pusat.
    No Telp 0812-1369-7035
    Jam Operasional 11.00 – 21.00
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Turki.
    Fasilitas
    • Cashless Payment.
    • Indoor Seating.

    1. Restoran Turki Kekinian

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Pertama kali masuk ke dalam restoran Nefis Kebab House, rasanya seperti masuk ke restoran cepat saji ala Amerika. Mulai dari sistem pelayanan self-service, hingga kursi, dan meja makan yang mengingatkan dengan konsep American Diner di tahun 1960-an.

    Selain itu pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan kebab dan makanan karena Nefis mengusung konsep open kitchen.

    Untuk menunya, tidak terlalu banyak. Semua menu di sini homemade dan pastinya sulit untuk ditemukan di restoran lain.

    2. Uniknya Kebab Iskender dengan Butter Rice

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Nefis Kebab House memiliki menu andalan Kebab Iskender Mix with Rice (Rp 69.900). Hidangan kebab Iskender ini merupakan hasil inovasi salah satu penjual makanan di Turki bernama Iskender. Pada tahun 1867, Iskender membuat kebab dari irisan daging domba dan disiram dengan saus tomat, serta dimakan dengan roti pita.

    Tampilannya berbeda dengan doner kebab yang berupa seperti gulungan. Namun Iskender kebab di Nefis disajikan di atas piring dengan tambahan nasi mentega atau butter rice. Begitu juga dengan pilihan dagingnya, Nefis menggunakan dua jenis daging panggang yaitu daging ayam dan daging sapi.

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Sekilas tampilannya mirip seperti daging panggang pada umumnya, tapi ketika dicicip terasa bumbu rempah yang kuat serta tekstur daging yang empuk. Apalagi jika disantap dengan nasi butternya yang sudah gurih, serta cocolan saus tomat homemade ala Turki di Nefis yang memberikan corak rasa asam segar. Oh ya, sepaket Iskender Mix With Rice ini sudah termasuk dengan cocolan saus yogurtnya yang tak kalah enak.

    3. Kebab Wrap Chicken pakai Saus Honey Mayo

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Puas menyantap Iskender Kebab, tak lengkap jika tidak memesan Kebab Wrap Chicken (Rp 36.000). Kalau menu yang satu ini tampilannya seperti kebab klasik pada umumnya karena menggunakan kulit kebab dari tortilla yang tak terlalu tebal.

    Potongan daging panggangnya menggunakan bagian dada ayam tapi tidak kering sama sekali. Sementara untuk pilihan sausnya yang paling banyak dipesan ada Spicy Honey Mayo, yang memadukan antara mayo pedas dengan manisnya madu.

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Porsi kebab wrap ini cukup besar dan bisa dipotong menjadi dua bagian agar lebih mudah untuk dimakannya. Dari gigitan pertama, saus Spicy Honey Mayonya langsung lumer di mulut. Lengkap dengan rasa gurih dari daging ayam yang dipanggang dengan sempurna. Menu yang satu ini cukup mengenyangkan dan bisa jadi alternatif camilan.

    4. Kebab Berbahan Daging Ayam dan Sapi

    Nefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter RiceNefis Kebab House: Uniknya Iskender Kebab khas Turki dengan Butter Rice Foto: detikFood

    Selain menu Kebab Wrap dan Iskender Kebab, Nefis House memiliki beberapa menu lainnya. Misalnya French Fries (Rp 23.000) yang cocok disantap bersama kebab wrap. Begitu juga dengan roti kalau tak suka butter rice untuk pilihan Iskender Kebab.

    Oh ya, selain daging ayam, Nefis memakai daging sapi untuk kebabnya. Semua daging di sini memakai Premium US Beef yang juicy. Mereka tidak menyajikan kebab dari daging kambing atau domba.

    Setiap harinya gerai Nefis Kebab House buka dari jam 11.00 – 21.00. Kamu bisa juga pesan semua menu di sini via aplikasi ojek online.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri


    Jakarta

    Omah Badok merupakan salah satu restoran dengan konsep pedesaan asri di Bintaro. Di sini ada puluhan makanan tradisional yang sedap.

    Bagi yang masih mencari tempat buka puasa bareng keluarga hingga teman-teman, salah satu resto anyar di Bintaro ini bisa jadi pilihan. Namanya Omah Badok, restoran ini lokasinya cukup tersembunyi karena berada di dalam area pemukiman padat penduduk.

    Akan tetapi suasana yang ditawarkan di restoran ini sangat sejuk dan asri, karena restoran dikelilingi pepohonan rindang serta konsep tempat makan menggunakan saung dengan kolam ikan yang mengingatkan dengan suasana di kampung halaman.


    Untuk makanan, Omah Badok menawarkan puluhan menu makanan dari Nusantara seperti seafood segar yang dimasak dengan berbagai bumbu dan rempah. Kemudian ada juga masakan daerah dari Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah dan masih banyak lagi dengan harga terjangkau.

    Intip beberapa menu lauk liwetan dari Gurame Omah Badok, Krecek Semarang, Ayam Goreng Serundeng hingga takjil seperti Talam Ubi hingga Singkong Pelangi.

    Detail Informasi Omah Badok
    Nama Tempat Makan Omah Badok
    Alamat JL. Pengairan, Parigi. Bintaro.
    No Telp [0812-9552-3355
    Jam Operasional

    Pagi: 10.00 – 15.00
    Sore: 17.00 – 21.00 (Selama Ramadan)

    Estimasi Harga Rp 50.000 – 150.000
    Tipe Kuliner Makanan Indonesia.
    Fasilitas

    1. Suasana Kampung yang Asri

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Meski terhitung sebagai restoran yang baru di kawasan Bintaro, tapi Omah Badok ini sudah ramai pengunjung bahkan banyak orang yang datang dari luar kota untuk bisa makan di sini. Layaknya restoran dengan konsep keluarga, restoran ini menawarkan sejumlah fasilitas yang cocok jadi tempat buka puasa bersama.

    Misalnya ruang makan dengan konsep saung, pendopo, VIP yang mampu menampung hingga 250 orang. Begitu juga dengan makanannya yang sudah siap saji namun tetap hangat karena ditaruh di atas api kecil. Pengunjung bisa langsung melihat proses masak di area dapur dengan konsep saung yang terbuka.

    Meski pengunjungnya ramai tapi tak perlu khawatir, karena semua makanan dan minuman disajikan dengan cepat sehingga tak perlu menunggu lama.

    2. Nasi Liwet dan Gurame Omah Badok

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Omah Badok menawarkan lebih dari 30 makanan dan minuman, menu utamanya yang paling sering dipesan ada Nasi Liwet Panci (Rp 40.000) bisa untuk 3-4 orang, disajikan dengan teri Medan dan petai goreng yang harum.

    Kemudian lauknya disarankan coba Gurame Omah Badok (Rp 56.000), ikan gurame digoreng garing kemudian disiram dengan sambal rawit hijau dan merah yang sekilas mirip seperti sambal pecak. Tekstur daging ikannya sangat lembut tapi tak mudah hancur karena ikannya masih segar.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Pedas gurih dari sambal Omah Badok berpadu sempurna dengan sedikit minyak tumisan dari sambalnya yang sedap. Semakin menggugah selera jika dipadukan dengan nasi liwetnya yang pulen, gurih dan asin dari taburan teri Medannya yang royal.

    3. Menu Tradisional untuk Berbuka Puasa

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Selain Gurame Omah Badok, rasanya tak lengkap buka puasa di resto ini tanpa memesan lauk lainnya yang jadi andalan. Seperti Krecek Semarang (Rp 18.000), Dendeng Balado (Rp 23.000) hingga menu Ayam Goreng Kremes (Rp 28.000).

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Setiap menu makanan di sini disajikan dengan porsi yang royal dan cukup untuk menu makan tengah. Tentunya menu-menu ini memiliki ciri khas. Seperti Krecek Semarang, kombinasi krecek dengan tahu kulit serta kuahnya yang bersantan cocok dimakan bersama ikan gurame.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Begitu juga lauk lainnya seperti Dendeng Balado Minang, dagingnya empuk dan bumbu baladonya pedas kuat menyerap hingga ke serat daging. Sementara untuk penggemar ayam goreng, ayam serundeng di sini sangat gurih karena menggunakan serundeng kelapa yang garing harum.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Menu pelengkap lainnya sepert Telur Barendo (Rp 12.000) hingga sayur Kailan Kribo (Rp 18.000) ternyata cocok jadi menu liwetan yang enak di Omah Badok.

    4. Gorengan dan Kue Manis

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Tak hanya fokus menyajikan makanan khas Nusantara saja, Omah Badok juga memiliki kue dan jajanan pasar homemade yang dibuat secara fresh setiap harinya. Begitu juga dengan gorengannya seperti Bakwan Jagung (Rp 12.000/ 2 pcs), yang paling cepat habis setiap harinya.

    Bakwan jagungnya dominan lebih banyak butiran jagung ketimbang tepung terigu, jadi rasa manis dan gurihnya terasa kuat. Untuk takjil berbuka puasa di sini ada Talam Ubi (Rp 6.500) dan Singkong Pelangi (Rp 6.500) yang tak kalah menarik untuk dicoba.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Selama bulan Ramadan, Omah Badok buka dari jam 10.00 – 15.00 untuk waktu pagi. Kemudian jam buka sore dari 17.00 – 21.00. Kalau ingin buka puasa di sini jangan lupa untuk reservasi tempat lebih dulu agar tidak perlu mengantre lama ya.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Dendeng dan Gulai ‘Kalcer’ yang Nyempil di Jaksel


    Jakarta

    Terlepas dari makanan kekinian, ternyata menu rumahan bisa disajikan dengan gaya menarik. Di warung nasi ‘kalcer’ ini ada nasi dendeng hingga gulai yang creamy.

    Di era gempuran berbagai makanan modern, ternyata masakan rumahan yang sedap juga bisa menarik selera. Dengan sentuhan dan cara penyajian yang berbeda.

    Dewasa ini ramai digunakan istilah ‘kalcer’ yang merujuk pada kata culture dalam bahasa Inggris dan budaya dalam bahasa Indonesia. Maksudnya kalcer digunakan untuk menunjukkan tren kekinian yang tengah digandrungi anak muda.


    Tak hanya sekadar pakaian, musik, hobi, atau kafe, ternyata ada tempat makan berupa warung nasi yang dikemas dengan konsep kalcer tersebut. Menu rumahan yang dihidangkan di sini sukses menarik selera

    Menyambangi warung nasi kekinian yang nyempil di Jakarta Selatan ini, detikfood mencicipi beberapa menu andalannya. Tak lupa kami juga menikmati racikan unik minumannya yang memadukan kopi dengan kelapa.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Markah Warung
    Alamat Jalan Kemang 1 No.8, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
    Instagram
    @markah.warung
    Jam Operasional Minggu – Kamis : 12:00 – 22:00 WIB
    Jumat – Sabtu : 12:00 – 00:00 WIB
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 45.000
    Tipe Kuliner Tradisional, Kafe
    Fasilitas
    • Makkan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Area Merokok
    • Parkir luas,
    • dll
    Markah WarungMemanfaatkan ruangan yang terbatas, Markah Warung berhasil menghadirkan warung nasi bergaya kalcer. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Konsep ‘kalcer’ yang nyaman

    Buka sejak 4 tahun silam, Markah Warung memiliki perpaduan konsep yang unik. Di sini kamu bisa menikmati berbagai menu rumahan yang enak, dengan racikan minuman khas kafe, dan tentunya suasana kalcer dan kekinian.

    Memanfaatkan lahan dan ruangan yang tak terlalu luas, Markah Warung justru menghadirkan definisi nyaman. Pernak-pernik yang menyesuaikan hobi kebanyakan anak muda masa kini hingga sentuhan dan ornamen yang klasik tetapi estetik.

    Markah Warung memiliki dua area makan yang terbagi menjadi indoor dan outdoor. Kursinya tak terlalu banyak, di bagian luarnya hanya untuk sekitar 4-6 orang sementara di bagian dalamnya menampung 12-16 orang dalam satu waktu.

    Pengunjung harus sabar terutama ketika warung sedang ramai dengan antrean pelanggan. Markah Warung juga cocok untuk sekadar menjadi tempat melipir ketika jenuh menghadapi kemacetan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

    Markah WarungTak hanya warung makan, di dalamnya juga ada kafe dengan racikan kopi yang enak. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Perpaduan warung nasi dan kafe

    Walaupun berkonsep warung nasi tetapi di sini juga ada kafenya, lho! Ide untuk menyatukan kafe dan warung makan menjadi satu ternyata sangat membantu dan mengefisienkan waktu serta keinginan para pelanggan.

    Belum ingin makan berat? Ada racikan kopi dan camilan di kafe. Mulai terasa lapar? Ada berbagai menu nasi dan lauk pauk komplet yang dapat dipesan.

    Tertarik dengan sudut kafenya, kami memesan dua minuman andalan mereka. Ada Kopi Susu Klapa yang dibanderol Rp 20.000 per gelasnya dan Madu Sereh yang segar cukup dibayar senilai Rp 28.000 per gelas.

    Kopi Susu Klapanya memiliki karakter yang unik. Komposisinya berupa krimer, sirup vanila, saus karamel, espresso, cold krim, serta santan yang memberikan sentuhan rasa unik.

    Espresso yang kuat dipadukan dengan gurih legit saus karamel, manisnya sirup vanila, dan susu kelapa yang gurihnya khas. Sehingga ketika disesap rasanya akan silih berganti menyentuh lidah, antara manis dan gurih. Tak lupa tambahan cold krimnya juga memberikan tekstur lembut.

    Untuk minuman Madu Serehnya lebih cocok bagi penikmat non kopi. Racikan teh, jahe, sereh, serta gula cair yang dihidangkan dingin terasa hangat di tenggorokan berkat rasa jahenya yang dominan.

    Rasa minumannya tak terlalu manis, justru hangat segar jahe dengan aroma sereh yang lebih dominan. Tehnya tak terlalu pekat, sepertinya memang sengaja dibuat encer agar tak mengalahkan jahe dan sereh yang ingin ditonjolkan.

    Ada nasi dendeng hingga ayam bumbu hitam nikmat di halaman berikutnya.

    Markah WarungNasi Dendng khas Markah menjadi menu yang nikmat dan tak boleh lupa dipesan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Nasi dendeng yang mlekoh

    Setelah puas pada sudut kafenya, kami bergeser menu etalase lauk pauk yang seolah sudah memanggil sejak memasuki pintu Markah Warung. Beberapa menu dalam etalase tampak sudah habis pada sekitar pukul 18.00 WIB.

    Beruntungnya kami masih kebagian beberapa lauk andalan mereka. Salah satunya adalah nasi dendeng yang warna merahnya paling mencolok di antara lauk pauk yang lain.

    Seporsi nasi dendeng yang kami pesan berisi nasi putih, dendeng, serundeng, daun singkong, irisan timun, kerupuk udang, serta kuah kaldu rempah. Harga seporsi nasi yang lengkap ini dibanderol Rp 38.000 saja.

    Tekstur dendengnya empuk dan tidak kering dengan rasa pedas cabai merah yang dominan. Tetapi ketika disiram dengan kuah kaldu rempah rasa pedasnya sedikit lebih berkurang tetapi diperkaya dengan rasa gurih lembut dari kaldunya.

    Markah WarungNasi Gulainya disajikan dengan creamy berempah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Creamy kuah nasi gulai bikin nagih

    Selain nasi dendeng kami juga tertarik melihat wadah berisi bumbu gulai yang pekat warnanya. Seporsi Nasi Gule kami pesan seharga Rp 31.000 dengan isian nasi putih, gulai daging, bumbu hitam, sambal, keripik singkong, serta irisan timun.

    Uniknya nasi gulai yang disajikan berbeda dengan nasi gulai pada umumnya yang viral dan digemari anak muda. Kuah gulainya tak terasa pedas menyengat, konsistensi kuahnya juga creamy dengan rasa gurih rempah.

    Bagi penggemar rasa pedas sebaiknya menambahkan sambal yang telah disiapkan sebagai pendamping. Potongan dagingnya tak terlalu banyak, tetapi teksturnya lembut dan tidak berurat maupun terlalu banyak lemak.

    Markah WarungSebagai lauk tambahan juga bisa memesan ayam goreng bumbu hitam yang nikmat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Rendang dan ayam goreng bumbu hitam

    Jika ingin mencicipi lauk tambahan lainnya, ada juga menu-menu yang dapat dipesan di sini. Misalnya seperti rendang dan ayam goreng bumbu hitam yang dibanderol mulai dari Rp 20.000an.

    Ayam goreng bumbu hitamnya menggunakan ayam goreng serundeng sebagai bahan utamanya. Ayam yang sudah diungkep digoreng hingga renyah dan diberi taburan serundeng. Rasanya renyah di luar tetapi tetap juicy pada bagian dalam dagingnya.

    Keunikan bumbu hitam di sini terletak pada rasanya. Rupanya bumbu hitam yang digunakan mengacu pada bumbu hitam khas Solo bukan Madura. Sehingga rasanya lebih manis gurih dibandingkan pedas seperti pada nasi bebek atau nasi ayam khas Madura.

    Untuk rendangnya memiliki tekstur yang empuk, bumbu rempah yang berlimpah, dan rasanya mirip seperti rendang rumahan yang dapat ditemui saat acara keluarga. Saking empuknya daging rendang di sini tak butuh tenaga untuk dipotong atau dihancurkan, akan lebih nikmat jika disantap dengan nasi putih hangat.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikcom? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik Vietnam


    Jakarta

    Di Tebet ada restoran Vietnam yang baru buka. Menu spesialnya ada pho dengan iga tebal hingga banh mi dan racikan kopi Vietnam autentik.

    Selain makanan Jepang dan Thailand, dewasa ini juga banyak kedai hingga restoran yang mempopulerkan hidangan khas Vietnam. Mulai dari kedai yang masih terjangkau, menengah, hingga restoran premium dengan cita rasa Vietnam yang diboyong ke Indonesia.

    Padahal jika melihat dari kesamaan rempah dan bumbunya, makanan Indonesia dengan Vietnam cukup berbeda. Hidangan Nusantara menggunakan bumbu dan rempah yang lebih fokus memperkaya cita rasa yang mlekok, pedas, dan berempah.


    Sementara cita rasa khas Vietnam lebih mengutamakan berbagai bumbu aromatik segar untuk mengharumkan makanan. Terlihat dari penggunaan daun bawang, daun basil, banyaknya daun ketumbar, dan masih banyak lagi.

    Tetapi ciri khas rasa yang berbeda justru tengah digemari. Tak heran jika restoran yang baru buka di Tebet bernama Itutuh yang menyajikan makanan Vietnam autentik laris diburu foodies.

    Mencoba membuktikan kelezatan makanannya, detikfood (29/8) mendatangi langsung Itutuh. Masuk ke dalam restorannya saja semerbak aroma daun ketumbar menyambut hidung kami.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Itutuh
    Alamat Jalan Tebet Raya No.76 C, Tebet, Jakarta Selatan
    No Telp 0895-1514-7999
    Jam Operasional Setiap hari, 11.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 120.000
    Tipe Kuliner Vietnam otentik
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Area Parkir
    • Toilet
    • Bawa Pulang
    • dll
    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamSuasana di dalam Itutuh memadukan desain futuristik dengan tanaman ruangan yang membuatnya teduh. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Suasana Teduh Namun Futuristik

    Ketika tiba di restoran yang berada di Jalan Tebet Raya ini kami tidak menyangka penampilannya yang didominasi warna gelap dengan pepohonan rindang adalah restoran Vietnam. Tak ada aksen sentuhan ciri khas budaya Vietnam di luarnya.

    Masuk ke dalam, kami disambut dengan kaca-kaca besar dan interior dengan banyak sentuhan stainless steel. Kesan yang nyaman nan futuristik terasa kental di dalam restoran ini.

    Tetapi tambahan berupa tanaman merambat di bagian atap dan pot di beberapa sudutnya tetap memberikan sentuhan yang teduh. Baru kemudian ada area makan dengan meja-meja keramik dengan motif yang nyentrik nan ramai memberikan sedikit suasana khas Vietnam.

    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamPenikmat goi cuon otentik tak boleh melewatkan menu pembuka ini. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Rasa Vietnam Autentik

    Tanda bahwa sebuah restoran tetap mempertahankan rasa aslinya adalah dari aroma dapur yang menyeruak ke ruang makan. Saat banyak pelanggan yang memesan makanan, kami mencium aroma daun ketumbar yang khas pada makanan Vietnam.

    Rasanya tak lengkap jika datang ke restoran atau kafe bergaya Vietnam tanpa memesan Vietnamese Spring Roll atau Goi Con. Di sini menu gui cuon dibanderol seharga Rp 37.000 untuk dua buah spring roll dengan isian yang padat.

    Rice paper yang transparan menunjukkan bagaimana tiga ekor udang yang gemuk-gemuk, potongan daun selada, bihun, serta irisan daun selada di dalamnya. Rasa segarnya begitu kuat di tambah udang yang renyah dan saus salad yang tidak terlalu kuat di dalam gulungannya.

    Tetapi ketika dicelupkan ke dalam saus daun ketumbar berwarna hijau yang disediakan, rasanya semakin kaya. Cara penyajian ini seolah membebaskan para pelanggan menyesuaikan sendiri kekuatan rempah yang diinginkan.

    Satu porsi goi cuon ini boleh dipotong menjadi beberapa bagian. Bisa menjadi dua atau tiga bagian untuk satu buah spring rollnya menyesuaikan dengan tamu yang datang.

    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamPho dengan tambahan daging iga bakar menjadi menu andalan yang sampai membuat food Vlogger penasaran. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Inovasi Pho dengan Potongan Daging Istimewa

    Salah satu daya tarik yang membuat Itutuh kerap didatangi pelanggan biasa hingga YouTuber adalah sajian pho yang inovatif. Pho adalah mi berkuah khas Vietnam yang dimasak dengan kaldu sapi bersama pelengkap mi beras mirip kwetiau.

    Menu Pho dengan iga berdaging tebal seharga Rp 120.000 menarik perhatian kami. Harganya yang lebih mahal dari pho sekelas kafe menantang kami untuk membuktikan rasanya. Setelah disajikan tampak kaldu pho yang tak bening melainkan kecokelatan karena penggunaan kecap ikan yang lebih banyak dari pho biasanya.

    Iga yang sebelumnya telah dibakar terlebih dahulu memberi aroma smokey tambahan pada kuahnya. Dagingnya juga lembut bahkan hanya butuh mencoleknya sedikit dengan sendok untuk melepaskan dari tulangnya.

    Porsi phonya juga besar, cukup untuk dinikmati 2-3 orang. Hanya saja penikmat pho akan dibuat senang dengan daun ketumbar, irisan batang daun bawang, dan bawang bombay yang melimpah. Tetapi kehadiran bumbu yang ditambahkan dengan royal ini akan sedikit mengganggu bagi mereka yang tak terbiasa makan pho.

    Dalam seporsi phonya ada berbagai jenis potongan daging yang membuatnya spesial. Selain iga bakar yang tebal dagingnya, ada daging sapi slice, dan potongan kikil yang kenyal melengkapi tekstur setiap suapan pho.

    Di halaman selanjutnya masih ada ulasan banh mi hingga racikan es kopi Vietnamnya yang segar.

    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamBanh mi yang disajikan memiliki rasa otentik dengan caramelized yang juga meresap samapi ke rotinya. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Banh Mi Isi Caramelized Bawang

    Satu lagi yang paling identik dan tak boleh terlupakan dari makanan Vietnam adalah banh mi. Sandwich khas Vietnam yang menggunakan roti mirip roti bagel ini begitu populer dan selalu dicari para penggemar makanan Vietnam.

    Jika biasanya banh mi disajikan dengan bagian roti yang hambar dan isian yang rasa bumbunya cenderung asin gurih, berbeda dengan di Itutuh. Itutuh memiliki gayanya sendiri untuk menyajikan banh mi yang harganya dipatok Rp 39.000.

    Isian banh mi berupa sayuran selada, wortel, dan irisan lobak, irisan daging, kemudian ditambahkan irisan bawang bombay yang sudah ditumis hingga caramelised. Pada bagian luar rotinya juga terasa ada sesuatu olesan yang lengket dan ketika dimakan sentuhan rasa sedikit manis karamel dan legit terasa di lidah.

    Rasanya seperti jus dari bawang bombay yang ditumis hingga keluar dan caramelised dioleskan ke atas roti. Cara penyajian ini berhasil membuat banh mi memiliki rasa caramelised yang legit gurih yang lebih merata termasuk ke dalam pori-pori rotinya.

    Itutuh: Pho dengan Iga Sapi dan Banh Mi Rasa Autentik VietnamPantang dilewatkan! Racikan kopi telur khas Vietnam cocok untuk menyegarkan otak setelah kenyang makan enak. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Racikan Kopi Telur Khas Vietnam

    Setelah puas makan jangan lupa untuk memesan racikan minuman yang segar. Ada beberapa jenis minuman yang dapat dipesan, mulai dari racikan teh, kopi telur khas Vietnam, hingga smoothie yang sehat dan mengenyangkan.

    Mencicipi racikan asli khas Itutuh, kami terpikat dengan menu bernama Itutuh Tea yang harganya hanya Rp 25.000 per gelas. Minuman ini dibuat dari seduhan serai dan jahe dengan dipadukan racikan teh khas Itutuh.

    Sebagai perasanya minuman ini ditambahkan madu. Uniknya rasa madunya yang terlalu kuat dan mengganggu seperti minuman manis hanya saja aroma serai yang paling menyengat sehingga lebih disarankan untuk relaksasi pada sore hari.

    Sementara untuk racikan kopinya, Itutuh mengutamakan racikan-racikan kopi telur otentik Vietnam. Egg Coffee yang dibanderol Rp 30.000 disajikan dalam secangkir kecil dengan penampilan layering yang cantik.

    Warna hitam pekat pada kopi ditutup dengan cokelat muda dari kocokan telur yang berbusa dan sedikit campuran kopi. Sebelum meminumnya aduk kopi dan lapisan foam telur dengan cara mengangkat-angkat bagian dasar ke atas.

    Pada sesapan pertama tidak tercium aroma amis atau rasa telur yang mengganggu. Justru ciri khas kopi Vietnam yang pahit dan kuat serta minim acidity (keasaman) akan menyapa lidah.

    Tetapi bagi mereka yang tak terbiasa menyantap minuman dengan tambahan telur mentah bisa saja terganggu dengna aftertastenya. Ada sedikit rasa telur yang akan timbul di pangkal lidah beberapa detik setelah kopi ditelan masuk ke tenggorokan.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Istimewa! Pecak Gurame dan Garang Asem Sedap di Resto Joglo


    Jakarta

    Buka puasa dengan menikmati hidangan tradisional bisa di restoran ini. Mereka punya menu pecak gurame hingga ayam garang asem yang sayang dilewatkan!

    Tempat makan bergaya ‘ndeso’ memang tepat untuk kumpul bersama keluarga atau teman, terutama dalam momen buka puasa seperti ini.

    Banyak tempat makan dengan konsep ini menawarkan hidangan tradisional lezat, area santap luas, serta nyaman untuk kumpul keluarga.


    Di Bekasi, kamu bisa mampir ke Tapak Djati yang ada di kawasan Cimuning. Begitu masuk, pengunjung serasa mendatangi rumah makan ala Jawa dengan suasana asri layaknya di puncak!

    Pengunjung juga bakal dimanjakan dengan citarasa masakan tradisional sedap, mulai dari kuliner Betawi sampai khas Jawa.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Tapak Djati
    Alamat Jl. Gondang No.1, RT.001/RW.005, Cimuning, Kec. Mustika Jaya, Kota Bks, Jawa Barat 17155
    No Telp 0822-1082-6035
    Jam Operasional Senin – Jumat 09.00 – 21.00 dan Sabtu – Minggu 07.00 – 22.00.
    Estimasi Harga Rp 15.000 sampai Rp 150.000
    Tipe Kuliner Tradisional Nusantara
    Fasilitas
    • Musholla
    • Toilet
    • Tempat parkir luas
    • Area indoor dan outdoor

    1. Bangunan antik Jawa dengan nuansa asri

    Tapak DjatiTapak Djati menawarkan konsep restoran dengan bangunan antik Jawa dan suasana asri. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berdiri sejak 2023, Tapak Djati bisa menjadi alternatif pilihan restoran bernuansa ‘ndeso’ di Bekasi.

    Konsep bangunannya khas Jawa dengan setiap sudut dihiasi material kayu. Alhasil tercipta suasana yang hangat dan nyaman.

    Di sini terdapat beberapa area santap dengan suguhan pengalaman makan berbeda. Untuk area santap dalam ruangan (indoor), berada di bangunan rumah joglo yang dilengkapi pendingin udara. Areanya terlihat tidak begitu luas, tapi bisa menampung sampai 40 pengunjung. Area ini cocok kalau mau buka puasa lebih privat.

    Meskipun di dalam joglo, tetapi pengunjung tetap bisa menikmati suasana asri karena pemandangannya langsung ke kolam ikan dan taman.

    Tapak DjatiArea lesehan semu outdoor juga bisa jadi pilihan untuk area santap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tapak Djati juga menyediakan area santap lesehan semi luar ruangan (outdoor) di depan restoran. Sedangkan area outdoor berada di sekitar bangunan Joglo. Begitu juga dengan area saung yang bisa ditempati untuk 7 sampai 10 orang.

    Area outdoor maupun saungnya tidak kalah nyaman dan asri karena dikelilingi tanaman rindang.

    2. Menu Jawa dan Betawi yang Sedap

    Menu makanan yang ditawarkan Tapak Djati tak kalah menggoda. Pilihan makanannya beragam, perpaduan antara masakan Betawi dan Jawa. Tersedia juga menu paket yang cocok buat buka puasa.

    Paket Tapak Djati seharga Rp 170.000, sudah termasuk Ayam Goreng Rempah Tapak Djati, Sayur Asem, Terancam, Sambal dan Lalapan, serta Nasi Bakul.

    Paket Betawi juga bisa dipesan. Harganya Rp 155.000, sudah termasuk Ikan Nila Pecak atau Gurame Pecak, Sayur Asem, Jengkol Balado, Sambal dan Lalapan, serta Nasi Bakul.

    Namun, makanan-makanan tersebut juga bisa dipesan satuan (ala carte). Pilihannya mulai dari berbagai olahan unggas, ikan, sayuran tradisional, nasi goreng, gorengan, dan aneka minuman.

    Harga menunya mulai dari Rp 15.000.

    Kenikmatan pecak gurame sampai garang asam bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Pecak Gurame dan ayam garang asam jadi favorit

    Tapak DjatiOlahan pecak gurame yang menjadi andalan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Olahan pecak gurame tidak boleh dilewatkan di sini. Pilihan ikannya ada dua yaitu gurame dan nila.

    Untuk Pecak Gurame (Rp 95.000), ikan guramenya berukuran besar dengan berat kurang lebih 400 gram.

    Disajikan dengan kuah pecak yang terpisah. Jadi pengunjung punya dua pilihan, mau kuahnya diguyur di atas gurame atau guramenya dicocol ke sambal pecak.

    Supaya lebih sedap, kami memilih untuk mengguyur kuah pecaknya ke atas ikan gurame goreng.

    Tidak ada jejak aroma tanah pada ikan guramenya. Dagingnya tebal dan punya rasa gurih alami. Meskipun digoreng kering, tetapi tekstur dagingnya masih lembap dan lembut.

    Tapak DjatiRasa pecaknya sedap, perpaduan antara gurih, pedas, dan sedikit asam. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dipadukan dengan kuah pecaknya jadi makin sedap. Kuahnya tipe yang bening dengan perpaduan rebusan cabe merah dan cabe rawit yang royal.

    Rasa pecaknya lebih dominan gurih pedas. Jejak rasa asam segar muncul dari irisan jeruk limau yang sudah menyatu ke dalam kuahnya. Ada juga sentuhan rasa rempah kencur dan jahe yang ringan.

    Selain pecak, bisa cicip Ayam Garang Asem ( Rp 35.000) yang tidak kalah nikmat.

    Tapak DjatiGarang asemnya juga tidak kalah enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Satu potong ayam garang asem yang disajikan dalam balutan daun pisang. Menciptakan aroma khas dan menyegarkan.

    Meski pakai ayam kampung, tetapi proses pengukusan membuat daging ayam empuk dan juicy. Jejak rasanya lebih dominan gurih dari penggunaan santan. Ada pun sentuhan rasa asam menyegarkan datang dari belimbing wuluhnya.

    4. Ada ayam goreng serundeng dan nasi goreng iga sedap

    Tapak DjatiPecinta ayam bisa pesan hidangan ayam goreng serundeng ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Penikmat ayam goreng wajib pesan Ayam Goreng Serundeng di sini. Harganya Rp 32.000, sudah termasuk lalapan dan sambal, tetapi belum termasuk nasi.

    Bisa pesan nasi secara terpisah. detikFood mencoba memadukan ayam goreng ini dengan nasi liwet daun jeruk (Rp9.000).

    Nasinya pulen, tidak gurih, tetapi aroma dan rasa daun jeruknya cukup kuat.

    Semua menu ayam di Tapak Djati menggunakan ayam kampung. Dagingnya cukup tebal, tetapi memang teksturnya sedikit liat.

    Rasanya gurih dengan jejak rasa lengkuas dan serai yang cukup dominan. Bumbunya juga meresap sampai ke dalam daging. Semakin nikmat karena ada taburan serundeng lengkuas yang rasanya lebih gurih, bukan manis.

    Tapak DjatiBegini tampilan nasi goreng iga yang bikin nagih. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tapak Djati juga punya menu Nasi Goreng Iga (Rp30.000). Warnanya cokelat pekat dengan acar mentimun dan wortel sebagai pendamping.

    Saat disantap, tercecap bumbu nasi goreng yang medok dan kompleks. Tidak sekadar gurih atau pedas, tetapi ada sentuhan manis dengan jejak aroma smokey. Aroma smokeynya muncul seperti dimasak di tungku.

    Karena kami minta pedas, jadi jejak rasa pedas ladanya lebih dominan daripada rasa manis.

    Iganya tidak disajikan utuh, melainkan dipotong menjadi kotak-kotak kecil. Memang topping iganya tidak begitu banyak, tetapi cukup membuat sensasi makan nasi goreng ini lebih spesial.

    5. Gorengan sebagai pendamping

    Sebelum makanan utama datang, gorengan yang kami pesan datang lebih awal.

    Ada tahu isi (Rp 15.000) dan pisang goreng (Rp 15.000) yang masing-masing terdiri dari empat buah.

    Tapak DjatiGorengan tahu isi bisa dipesan sebagai pendamping. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tahu isinya terdiri dari tauge, wortel, dan daun bawang. Uniknya ada tambahan jagung yang menambah rasa manis.

    Saat pertama digigit tekstur tahunya krispi, tetapi lama kelamaan jadi agak kenyal. Isiannya juga padat dengan rasa gurih sedap.

    Pisang gorengnya juga bisa mengganjal perut. Sepertinya menggunakan pisang kepok dan tekstur pisangnya agak lembek. Rasanya manis, dengan sedikit sentuhan asam pisang yang khas.

    Tapak DjatiAda juga pisang goreng yang manis dengan aroma pisang khas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sebagai penghilang dahaga, pengunjung bisa pesan wedang sereh yang hangat asam menyegarkan, es jeruk, maupun teh tawar.

    Kalau tertarik buka puasa di restoran ini, sebaiknya melakukan reservasi dari jauh-jauh hari melalui nomor 0822-1082-6035 atau DM (direct message) di Instagram mereka @tapakdjati.bekasi.

    Lokasinya di Jl. Gondang No.1, RT.001/RW.005, Cimuning, Kec. Mustika Jaya, Kota Bekasi. Buka Senin – Jumat 09.00 – 21.00 dan Sabtu – Minggu 07.00 – 22.00.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedapnya Nasi Berempah dan Ais Kacang ala Peranakan


    Jakarta

    Baia Nonna merupakan restoran yang menghadirkan kuliner Peranakan dalam balutan modern. Cocok jadi tempat makan hingga ngemil.

    Mengusung konsep Asian Fusion, Baia Nonna menyajikan perpaduan cita rasa dari China, Jepang, Thailand, hingga cita rasa Nusantara, tapi tetap berakar pada tradisi masakan khas Nonya (peranakan).

    Setiap hidangan di restoran ini diracik dengan bahan premium dan teknik memasak yang memadukan resep klasik dengan sentuhan kekinian. Keistimewaan Baia Nonna terletak pada kekayaan cerita di balik setiap menunya.


    Berikut fakta restoran dan menu menarik yang bisa dinikmati di Baia Nonna.

    Detail Informasi Baia Nonna
    Nama Tempat Makan Baia Nonna
    Alamat Kota Kasablanka, Jl. Raya Casablanca, Jakarta Selatan.
    No Telp 0822-2890-3344
    Jam Operasional 10.00 – 22.00
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Peranakan
    Fasilitas

    1. Restoran Peranakan Modern

    Baia Nonna, restoran dengan menu makanan khas Peranakan bergaya modern.Baia Nonna, restoran dengan menu makanan khas Peranakan bergaya modern. Foto: detikFood

    Mengusung konsep restoran ‘Peranakan Herigate’, Baia Nonna memiliki banyak cabang di Jakarta, Bekasi sampai di BSD. Salah satu gerainya bisa ditemukan di dalam Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

    Di sini pengunjung bisa langsung melihat proses pembuatan makanan dan makanan, dengan sistem semi open kitchen yang bersih dan modern.

    Menu makanannya juga beragam dengan ciri khas kuliner Peranakan, yang mirip dengan menu-menu makanan yang biasa ditemukan di kopitiam.

    2. Menu Nasi Berempah ala Baia Nonna

    Baia Nonna, restoran dengan menu makanan khas Peranakan bergaya modern.Menu Nasi Berempah ala Baia Nonna. Foto: detikFood

    Salah satu menu makanan utama yang jadi favorit di sini ada Ayam Berempah Basmati Rice (Rp 79.000). Tampilannya mirip nasi lemak ala Malaysia.

    Seporsi nasi berempah sudah dilengkapi potongan ayam goreng krispi berukuran besar, telur dadar, tumis sayur buncis sampai ikan teri kacang yang sedap. Dari komposisi ini, yang paling menarik terletak di nasi basmati.

    Baia Nonna, restoran dengan menu makanan khas Peranakan bergaya modern.Seporsi nasi berempah sudah dilengkapi potongan ayam goreng krispi berukuran besar. Foto: detikFood

    Nasi basmati dimasak menggunakan santan dan tambahan bumbu rempah sehingga rasanya mirip nasi uduk, tapi tekstur nasi basmatinya tetap kokoh dan tidak lembek. Begitu juga dengan rasa ayam goreng berempahnya yang bikin nagih, mengingatkan dengan rasa familiar ayam goreng khas Warung Mamak di Malaysia.

    3. Mie Goreng Peranakan Melayu – China

    Baia Nonna, restoran dengan menu makanan khas Peranakan bergaya modern.Mie Goreng Peranakan Melayu – China. Foto: detikFood

    Selain nasi berempahnya yang juara, di Baia Nonna ada menu Peranakan lain yaitu Fried Black Hokkien Mie (Rp 59.000). Menu ini merupakan kuliner asimilasi antara mie goreng ala Melayu dengan bumbu Hokkien khas China.

    Mie goreng tampil meriah dengan topping bakso ikan, udang, sayuran dan oseng telur. Menu ini dimasak menggunakan teknik ‘wok’ dan api besar, sehingga aroma smokey tercium harum.

    Baia Nonna, restoran dengan menu makanan khas Peranakan bergaya modern.Tekstur mienya tebal khas Hokkien Char Mee yang populer di Malaysia dan Singapura. Foto: detikFood

    Tekstur mienya tebal khas Hokkien Char Mee yang populer di Malaysia dan Singapura. Rasanya dominan manis dari bumbu kecap manis dan saus tiram. Dipadu dengan renyahnya udang sebagai topping enak di menu ini.

    4. Ais Kacang Merah dan Roti Lapis

    Baia Nonna, restoran dengan menu makanan khas Peranakan bergaya modern.Thousand Layers Toast. Foto: detikFood

    Puas menyantap dua hidangan utama, Baia Nonna juga cocok jadi tempat nongkrong atau ngemil di sore hari. Di sini pilihan menu makanan dan minuman manisnya beragam.

    Salah satunya Thousand Layers Toast (Rp 62.000), yang sekilas mirip dengan layer milk bread. Paket roti ini sudah dilengkapi dengan pilihan kopi atau teh yang bisa dipilih sesuai selera. Tekstur rotinya lembut dan ‘flakey’ seperti makan croissant, tapi versi lebih lembut dan manis.

    Baia Nonna, restoran dengan menu makanan khas Peranakan bergaya modern.Ais Kacang Merah khas Peranakan bergaya modern. Foto: detikFood

    Tak ketinggalan menu Ais Kacang Merah (Rp 35.000), varian es kacang yang populer di kopitiam Malaysia dan Singapura.

    Di Baia Nonna, Ais Kacang Merah disajikan dalam mangkuk kecil yang cantik. Porsinya royal dan melimpah, kacang merahnya empuk dan manis dari serutan es sirup yang jadi ciri khasnya.

    Semua menu makanan di Baia Nonna tidak mengandung ‘pork or lard’ dengan sertifikasi halal yang tengah diproses. Tempat ini pun cocok jadi pilihan atau rekomendasi tempat makan siang, makan malam atau tempat ngemil sore hari.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Nasi Rames Aneka Lauk ala Jawa di Bekasi


    Jakarta

    Di tengah padatnya kota Bekasi, ternyata ada restoran bergaya Jawa yang punya suasana nyaman. Menu andalannya nasi rames dengan belasan lauk komplet!

    Semakin banyak tempat makan baru bermunculan di Bekasi. Mulai dari restoran kekinian, kafe, hingga restoran tradisional bergaya Jawa juga bisa ditemui di kota Patriot ini.

    Salah satu rumah makan dengan konsep prasmanan ala Jawa di Bekasi yaitu Warung Joglo Si Embah. Restorannya berbentuk joglo besar dan luas, cocok dijadikan tempat buka puasa bersama keluarga.


    Makan di sini pasti makin puas karena menu-menu makanan yang ditawarkan bergaya prasmanan. Menunya lengkap mulai dari sayuran, sate-satean, sampai gorengan.

    Harga menu-menunya juga masih sangat terjangkau, dibanderol mulai dari Rp 5 ribuan saja.

    Tidak heran restorannya selalu ramai pengunjung dari pagi sampai sore. Bahkan, pada jam-jam makan siang kamu perlu siap-siap antre panjang untuk ambil makanan prasmanannya.

    DetikFood menyambangi Warung Joglo Si Embah untuk menikmati langsung suasana dan menu makanan di restoran ini. Begini pengalaman kami!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Warung Joglo si Embah
    Alamat Jl. Raya Kranggan, Jatisampurna, Bekasi
    No Telp 085216556967
    Jam Operasional 12.00 – 22.00 WIB (Selama bulan puasa)
    Estimasi Harga Rp 5.000 – Rp 20.000
    Tipe Kuliner Kuliner Jawa
    Fasilitas
    • Toilet
    • Musholla
    • Parkiran
    • Area semi outdoor

    1. Menu prasmanan dengan belasan lauk

    Warung Joglo Si EmbahWarung Joglo Si Embah menawarkan belasan menu yang bisa dipilih sesuai keinginan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Makan di warung Joglo Si Embah dijamin puas karena kamu bisa mengambil porsi nasi hingga aneka lauk sendiri di meja prasmanan.

    DetikFood menyambangi restoran ini pada jam makan siang. Kami sampai dari sekitar pukul 13.32 WIB. Dari parkirannya saja sudah terlihat jika restoran ini sangat ramai.

    Begitu masuk, terlihat area joglo yang sangat luas dan semi outdoor. Banyak meja dan kursi yang tersedia di sana. Sayangnya, karena sangat ramai, kami pun sulit menemukan meja dan kursi kosong.

    Butuh waktu sekitar 30 menit sampai kami menemukan meja dan kursi yang kosong. Setelah menemukan meja, barulah kami mengantre di barisan khusus untuk mengambil menu makan prasmanan.

    Warung Joglo Si EmbahBegini kondisi restorannya saat jam-jam makan siang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Saat kami baru sampai memang banyak lauk yang sudah habis. Beruntungnya kami mencari meja dan kursi kosong terlebih dahulu. Sehingga, pas antre untuk ambil makanan, stok lauknya komplet kembali.

    Terdapat belasan lauk tersedia di meja prasmanan. Pilihannya komplet. Bahkan, sayur lodeh saja ada banyak variasinya, mulai dari Lodeh Tahu, Lodeh Daun Ketela, sampai Lodeh Terong.

    Ada juga juga sayur asem, Tempe Bacem, Telur Dadar, Pindang Goreng, Ayam Goreng, Ayam Cabe, Ikan Asin, sampai Pecel Peyek.

    Harga menu-menunya bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 9 ribu.

    Setelah mengambil nasi ramesan ini, kamu bisa langsung pergi ke kasir dan langsung dinikmati.

    2. Ada menu rawon, soto, sampai bakso

    Warung Joglo Si EmbahWarung Joglo Si Embah juga menawarkan menu soto. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain menu nasi rames, sebenarnya pelanggan juga bisa menikmati menu lainnya, seperti rawon, soto dan bakso.

    Untuk rawon dan soto, pelanggan bisa mengambil di meja yang sama seperti meja nasi. Mangkuk rawon dan soto seharusnya sudah disiapkan lengkap dengan pelengkap dan segala isinya.

    Namun, jika situasinya sangat ramai, pelanggan perlu menunggu isian soto dan baksonya disiapkan terlebih dahulu oleh pelayan.

    Rawon, soto dan bakso ini juga tidak setiap saat tersedia. Sehingga, pastikan dulu ke pelayan apakah stoknya masih ada atau tidak.

    3. Nasi rames lauk komplet Rp 20.000an

    Warung Joglo Si EmbahIni piring menu pertama yang kami coba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    DetikFood mencoba beberapa lauk yang menarik.

    Untuk piring pertama terdiri dari nasi, tahu bacem, bakwan jagung, ayam balado, sambal dan kerupuk. Dilengkapi juga dengan sayur lodeh tahu di mangkuk terpisah. Kurang lebih total harga piring pertama sekitar Rp 30.000.

    Sedangkan piring kedua terdiri dari nasi, telur balado, ayam goreng, bakwan jagung, sambal, dan sayur lodeh daun ketela. Sepiringnya kurang lebih Rp 29.000.

    Untuk kedua sayur lodeh ini sebenarnya punya rasa yang tidak jauh berbeda. Namun, sayur lodeh daun ketela punya tekstur kuah yang lebih bersantan daripada sayur lodeh tahu.

    Warung Joglo Si EmbahSedangkan, ini piring kedua yang kami ambil dari meja prasmanannya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sayur lodeh tahu juga lebih gurih santan dibandingkan sayur daun ketela yang lebih manis. Untuk menu tahu bacemnya punya rasa yang tidak begitu manis.

    Ayam goreng dan ayam baladonya punya potongan yang sangat kecil. Menurut kami kurang sepadan dengan harganya.

    Bumbunya juga tidak begitu meresap sampai ke dalam. Karena kami dapat lauk yang sudah dingin, sehingga rasanya kurang nikmat.

    Namun, bakwan jagungnya tidak boleh dilewatkan. Ukurannya memang tidak begitu besar, tetapi cukup tebal. Rasa gurihnya seimbang dengan rasa manis dari jagungnya. Meskipun sudah agak dingin, tetapi masih renyah dan kenyal saat dimakan.

    4. Soto ayam dan bakso yang gurih segar

    Kami juga mencicipi soto ayam hingga bakso di sini. Saat kami datang, mangkuk sotonya belum siap, sehingga kami perlu menunggu.

    Semangkuk Soto Rp 9.000 ini memang sangat sederhana. Isinya hanya soun, sayur kol, potongan tomat, dan suwiran ayam. Disiram dengan kuah soto kuning yang rasanya gurih ringan.

    Jika mau terasa lebih sedap, lebih baik tambah kecap dan sambal.

    Warung Joglo Si EmbahBakso prasmanan juga bisa ditemui di Warung Joglo Si Embah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bakso prasmanannya juga bisa diambil di gerobak atau meja berbeda.

    Butuh waktu tiga kali sampai kami mendapat semangkuk bakso ini. Sebab, pertama kuah kaldu mereka habis, kedua baksonya habis.

    Saat balik untuk ketiga kalinya, barulah kami dapat semangkuk bakso ini. Kamu bisa memilih sendiri jumlah bakso yang diinginkan. Bisa juga memilih pelengkap soun dan condiments lain.

    Kami mengambil enam buah bakso dengan harga total Rp 18.000. Kami tidak kebagian soun, sehingga semangkuknya hanya berisi potongan kol dan enam buah bakso.

    Baksonya sendiri kenyal tetapi tidak terasa atau tercium aroma daging, lebih dominan kenyal aci. Kuahnya bening tidak begitu berkaldu dan berminyak, tetapi sayangnya terlalu asin.

    5. Gorengan pakai antrean

    Warung Joglo Si EmbahPerlu antre untuk mendapat gorengan di restoran ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Makan di rumah makan Jawa tidak lengkap tanpa menikmati gorengan. Gorengan di tempat ini hanya bisa dipesan lewat kasir. Pelanggan bisa memesan, membayar, dan menunggu saja di meja masing-masig

    Namun, tidak semua pelanggan bisa memesan gorengan. Permintaan tinggi membuat restoran ini perlu membuka sistem antrean juga untuk gorengan.

    Jika antrean yang ditulis sudah banyak, mereka tidak akan menerima pesanan. Oleh karena itu, kami pun perlu menunggu sampai situasi restoran sepi.

    Datang dari siang, kami baru dapat gorengan pada pukul 14.30. Gorengannya bisa pilih mau pisang saja atau tambah tempe.

    Kami memilih campur antara pisang dan tempe gembus. Harganya Rp 15.000.

    Meskipun sudah bayar dan namanya masuk antrean, kami perlu menunggu lagi. Sekitar pukul 15.00 barulah gorengan kami datang.

    Memang kondisinya masih panas. Masing-masing piring terdiri dari 3 potongan pisang goreng dan 3 buah tempe gembus.

    Namun, rasa gorengannya tidak begitu spesial. Pisangnya kurang manis, lebih cenderung sepet. Tempenya juga lebih dominan adonan tepung.

    Sepertinya akan lebih nikmat jika gorengan ini dimakan bersama nasi, daripada dijadikan camilan sendiri.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di Barito


    Jakarta

    Sederet makanan viral kekinian di Barito menantang nyali untuk ikut mengantre. Ternyata begini pedas menggelegar Nasi Mercon yang mengular pembelinya.

    Kawasan Barito dahulu hanya dikenal sebagai pasar hewan yang kerap disebut sebagai Pasar Burung Barito. Kini deretan ruko-ruko yang ada di sana sebagian telah beralih fungsi menjadi spot kulineran yang ramai.

    Pilihan makanan kekinian yang bermunculan di kawasan Barito seolah kembali menghidupi ruas jalan ini yang mulai sepi. Pilihan kuliner seperti puding karamel, bubur ayam, nasi mercon, nasi telur, hingga ketan susu tak pernah sepi pembeli.


    Modal utama untuk berburu makanan-makanan di deretan Ruko Barito adalah kesabaran yang ekstra. Menyambangi salah satu gerainya, tim detikfood nekat menantang nyali untuk mengantre pada nasi mercon yang sedang viral.

    Baca juga: Menu ‘All You Can Eat’ Ternyata Berasal dari Budaya Romawi Kuno

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Nasi Mercon Barito
    Alamat Jalan Barito I, Kramat Pela, Kebayora Baru, Jakarta Selatan.
    Instagram
    @nasimercon.id
    Jam Operasional Rabu – Senin, 18.00 – 00.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 15.000 – Rp 30.000
    Tipe Kuliner Tradisional, Indonesia
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    Rela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di BaritoAgar dapat nomor antrean awal, disarankan untuk datang 1 jam sebelum pemesanan dimulai. Foto: Tim detikfood

    Menunggu hingga berjam-jam

    Mendatangi kawasan Barito sekitar pukul 4 sore (6//5) beberapa gerai tampak sudah bersiap dan membuka tokonya. Ternyata setelah menyambangi Nasi Mercon Barito mereka hanya buka untuk melakukan persiapan saja dan belum bisa menerima pesanan.

    Tetapi bagi pelanggan yang datang lebih awal diperbolehkan untuk mengambil nomor antrean. Datang sekitar pukul 4 lebih sekian menit kami mendapatkan antrean nomor 2.

    Secarik kertas kecil dengan catatan pilihan menu diberikan kepada kami oleh salah satu petugas kedai dengan nomor 2 yang dituliskan pada sudutnya. “Ini nomor antreannya ya. Nanti kami panggil kalau sudah bisa pesan atau bisa juga lihat kalau sudah ada antrean langsung masuk saja. Ini nomor awal, boleh maju duluan,” kata salah satu pekerja yang mengarahkan kami.

    Setelah menunggu kurang lebih selama 2 jam kami akhirnya bisa ikut antrean pada nasi mercon tepat pukul 6 sore. Tak disangka antreannya sudah mengular hingga menutupi tiga ruko di sampingnya, beruntung kami mendapat nomor awal.

    Rela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di BaritoAda banyak lauk pauk yang dapat dipesan sesuai selera pembeli. Foto: Tim detikfood

    Varian menu yang beragam

    Pada secarik menu kecil yang diberikan kami melihat ada beberapa pilihan lauk. Seperti Nasi Ceker Mercon, Nasi Kulit Ceker, Nasi Telur Barendo, serta beberapa menu lain yang dapat dicampur dalam satu piring.

    Ketika tiba tepat di depan gerainya kami juga disambut dengan deretan lauk pauk yang telah dimasak dengan bumbu mercon yang khas. Ada bakso mercon, ceker dengan tulang, ceker tanpa tulang, kulit ayam crispy, hingga ikan cakalang bumbu mercon.

    Tidak hanya lauknya saja, Nasi Mercon Barito juga menyediakan pilihan varian nasi. Ada nasi putih, nasi jeruk, dan nasi mercon yang membuat isian piring semakin pedas menantang.

    Harganya tentu berbeda-beda. Seporsi paket nasinya dibanderol mulai dari Rp 15.000an dengan pilihan ekstra nasi yang bisa dipesan dengan menambah Rp 7.000 per porsinya.

    Pedas menyengat nasi mercon dan lauk pauknya ada di halaman selanjutnya.

    Rela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di BaritoNasi Telur Barendonya tak kalah dengan lauk pauk mercon yang pedas menyengat. Foto: Tim detikfood

    Renyahnya Nasi Telur Barendo

    Tren nasi telur yang banyak disajikan di mana-mana juga dihadirkan oleh Nasi Mercon. Bedanya jenis telur yang dihidangkan bersama nasi putih hangat adalah telur barendo yang keriting dan renyah teksturnya.

    Seporsi menu bernama Nasi Telur Barendo dibanderol Rp 15.000 dengan isian yang kami pilih berupa nasi putih hangat, telur barendo, dan tambahan sambal khas Nasi Mercon.

    Telur barendonya baru digoreng ketika ada pesanan saja, persediaannya juga tak terlalu banyak setiap harinya. Tekstur telurnya renyah di luar dan lembut gurih di dalam.

    Salah satu yang membuat lebih lengkap adalah sambal khas yang dibubuhkan di bagian atas telurnya. Sambal yang dibuat dengan dominan cabai segar yang pedasnya seolah menggigit lidah pada tiap suapannya.

    Nasi Mercon Mix yang pedas menggelegar

    Rela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di BaritoNasi Mercon Mix dapat menjadi alternatif memadukan beberapa lauk dalam satu piring. Foto: Tim detikfood

    Selain menu Nasi Telur Barendo kami juga memesan menu Nasi Mercon 3 Mix. Artinya menu ini menyajikan 3 jenis lauk pelengkap yang bisa kami pilih sendiri sesuai dengan ketersediaan lauk saat itu.

    Harga Nasi Mercon 3 Mix dibanderol Rp 30.000 dengan beberapa pilihan jenis nasi yang dapat disesuaikan. Saat itu kami memilih lauk bakso mercon, ikan cakalang, dan kulit ayam krispi dengan jenis nasi mercon.

    Bumbu mercon yang diaduk dengan nasi putih hangat membuat rasa pedasnya menyebar dengan cepat pada rongga mulut. Bakso dan ikan cakalang mercon yang lembut juga membuat sensasi seolah terbakar tetapi bikin ketagihan.

    Oh ya, tak lupa kami memang sengaja menambahkan kulit krispi untuk memberi tekstur renyah. Rasa renyah dari kulit krispi melengkapi antara nasi yang lembut, bakso mercon yang kenyal, serta suwiran ikan cakalang yang juga lembut gurih pada tiap suapannya.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis


    Jakarta

    Berlokasi di kawasan Tebet yang ramai, kedai mie legendaris ini tampil sederhana. Sejak dibuka tahun 1981 terkenal sebagai langganan para artis.

    Selain makan pempek legendaris, Tebet punya banyak tempat makan lainnya yang sudah terkenal sejak dulu. Salah satunya ada Mie Ayam Senjaya yang berlokasi di Jalan Tebet Timur Dalam II, Jakarta Selatan. Lokasi kedai ini persis di pinggir jalan raya jadi mudah untuk mencarinya.

    Selain itu tempat makan yang sudah ada sejak 1981 ini terkenal dengan racikan mie ayamnya yang enak, sampai porsi makanan jumbo dengan harga terjangkau yang punya kisah unik di baliknya.


    Berikut beberapa menu andalan di Senjaya sekaligus ciri khasnya.

    1. Kedai Mie Ayam Legendaris di Tebet

    Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

    Layaknya tempat makan mie ayam lainnya, Mie Ayam Senjaya tampak sederhana dengan bagian depan diisi dengan gerobak mie yang menarik perhatian. Area tempat makannya memang tidak luas tapi pembeli selalu datang silih berganti.

    “Mie Ayam Senjaya ini saya dirikan dari usia saya masih 26 tahun, tepatnya kedai ini berdiri tahun 1981 dan dari awal sudah di sini posisinya,” jelas Senjaya atau akrab dipanggil Koh Senjaya ke detikFood (07/07).

    Sejak kecil keluarganya memang sudah mahir membuat mie dan aneka masakan lainnya. Sampai saat itu salah satu saudara Koh Senjaya, mendirikan tempat makan Mie Ayam Gaya Baru yang berlokasi di Tebet Barat. Tempat makan ini terkenal juga dengan racikan mienya yang sudah ada sejak 1964.

    2. Belajar Buat Mie dari Kecil

    Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

    “Karena saudara saya buka Mie Ayam Gaya Baru, saya ikut bantu-bantu di sana. Dari awalnya cuci piring, bersih-bersih, lalu mulai belajar cara buat mie, cara racik mie di sana. Setelah 14 tahun saya bekerja di sana, akhirnya saya memutuskan untuk buka usaha sendiri dan bertahan sampai sekarang,” ungkap Koh Senjaya yang pertama kali belajar buat mie di usia 10 tahun.

    Koh Senjaya menuturkan bahwa dia sangat mencintai pekerjaannya, selama puluhan tahun berjualan mie, tak pernah sekalipun dia merasa bosan menjalankan usahanya.

    “Saya sekarang dibantu oleh lima orang pegawai di sini. Yang lain tugasnya itu masak makanan di dapur, kalau saya fokus buat pesanan mie ayam di depan. Semua mie kita buat fresh setiap hari tanpa bahan pengawet dan bisa habis 15 kg mie setiap harinya,” sambung Koh Senjaya.

    3. Makanan dengan Porsi Melimpah

    Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

    Berkiblat ke masakan Chinese Food, Mie Ayam Senjaya tak hanya menawarkan varian mie ayam saja. Tapi ada banyak hidangan ala Chinese Food yang disajikan dengan porsi melimpah. Salah satu yang paling terkenal ada Mie Goreng Seafood (Rp 55.000) dan Kwetiau Ayam Goreng (Rp 45.000).

    “Ciri khas makanan yang terkenal di Mie Senjaya memang terletak pada porsinya yang jumbo dan melimpah. Kalau menu makanannya dibungkus atau dibawa pulang, pasti porsinya lebih banyak dibandingkan porsi yang makan di tempat tapi harganya tetap sama,” ungkap Koh Senjaya.

    Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

    Alasannya ternyata menurut Koh Senjaya, makanan yang dibawa pulang biasanya dimakan bersama keluarga sehingga ia memberikan porsi yang melimpah dan bisa disantap 2-4 orang. Tapi kalau makanan tersebut di makan di tempat, rata-rata pengunjung tak mampu menghabiskannya.

    “Meski porsinya lebih banyak yang dibawa pulang, tapi porsi makanan kalau makan di sini juga banyak. Bisa untuk 1-2 orang. Tak hanya mie goreng atau kwetiaunya saja, tapi semua makanan di sini kalau dibawa pulang memang lebih banyak porsinya,” pungkas Koh Senjaya yang kini sudah berusia hampir 70 tahun.

    4. Mie Ayam Enak Langganan Artis

    Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

    Ada banyak artis ternama yang sudah jadi pelanggan Mie Senjaya sejak dulu. Mulai dari Uya Kuya, Cing Abdel, Budi Doremi, Cak Lontong sampai food vlogger ternama Farida Nurhan.

    “Banyak memang pelanggan dari kalangan artis yang makan di sini. Mereka paling suka sama mie ayamnya. Bahkan Cing Abdel pas makan di sini sampai nambah mie ayam dua porsi,” kenang Koh Senjaya.

    5. Rasa Mie Ayam Legendaris

    Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

    Rasa dari racikan Mie Ayam Bakso Jamur (Rp 32.000) di Mie Senjaya memang sangat enak. Mie direbus kurang dari tiga menit hingga teksturnya kenyal dan tidak lembek, selain itu Koh Senjaya meraciknya dengan minyak ayam yang diolahnya, lalu tambahan kecap asin, merica, lada dan sedikit penyedap rasa.

    “Bumbu mienya cuma itu saja, tapi memang istimewanya itu di minyak ayam yang digunakan. Karena pakai resep sendiri jadi beda sama mie ayam lainnya,” pungkas Koh Senjaya.

    Rasa mie ayamnya dominan gurih asin seperti mie ayam gaya Chinese yang tidak menggunakan kecap sama sekali. Kuahnya juga ringan dan tak terlalu gurih sehingga pas dimakan dengan mie yang rasa gurihnya cukup kuat.

    Kedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan ArtisKedai Mie Berusia 43 Tahun di Tebet Ini Jadi Langganan Artis Foto: detikFood

    Begitu juga dengan rasa makanan lainnya seperti mie goreng dan kwetiaw goreng yang dimasak dengan wok dan api besar, menciptakan rasa umami dan smokey harum dari makanan tersebut.

    Bagi yang penasaran ingin mencoba mie ayam legendaris ini, setiap harinya Koh Senjaya berjualan dari jam 11.00 – 21.00. Setiap hari Selasa libur dan pembayaran sudah bisa non-tunai. Yuk mampir!

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bakmie Ayam Panggang hingga Nasi ‘Campur’ Jaksel


    Jakarta

    Ada tempat makan Bakmie andalan warga Jaksel terbaru di Kebayoran. Bakminya bergaya Chinese food dengan pilihan topping yang yang beragam.

    Pengaruh kuliner China yang sudah aja sejak masa nenek moyang berandil besar pada tren kuliner di Indonesia. Dapat dilihat dari popularitas bakmi mulai dari yang bergaya Wonogiri, China tradisional, hingga kini banyak bermunculan bakmi kekinian yang tak kalah enak.

    Salah satu bakmi kekinian yang merupakan pendatang baru ada di kawasan Kebayoran Baru. Belum ada tiga bulan melayani pelanggan tetapi cita rasa Bakmienya sudah ramai diburu pelanggan.


    Berada di posisi yang cukup strategis juga menguntungkan bakmi yang diberi nama Bakmie H. Taubat ini. Tetapi apakah enak atau hanya sekadar populer karena tren saja?

    Mendatangi Bakmie H. Taubat yang tak jauh dari kawasan Mayestik, detikfood membuktikan sendiri klaimnya yang ‘Enaknya Gaade Obat’. Ternyata begini rasa pada menu-menu andalannya.

    Baca juga: 10 Istilah Daging Babi yang Harus Diwaspadai Muslim Agar Tak Terkecoh

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Bakmie H. Taubat
    Alamat Jalan KH. Ahmad Dahlan No.2, Kramat Pela, Jakarta Selatan.
    Instagram @bakmie.taubat
    Jam Operasional Setiap hari, 08.00 – 23.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 24.000 – Rp 33.000
    Tipe Kuliner Chinese kekinian
    Fasilitas
    • Makan di Tempat,
    • Pesan Online,
    • Area Parkir,
    • dll
    Bakmie H. TaubatBangunan semi permanen yang biru terang ini memudahkan Bakmie H. Taubat untuk ditemukan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Konsep Semi Kaki Lima Kekinian

    Warung bakmi yang baru buka sejak akhir Mei 2024 ini mengusung konsep semi kaki lima. Ada bangunan semi permanen yang diperuntukkan sebagai dapur di mana para pekerja akan memasak dan menyiapkan pesanan.

    Sementara untuk pelanggan yang datang Bakmie H. Taubat menyediakan area makan yang berada di dalam tenda-tenda dengan kursi dan meja plastik.

    Salah satu yang mendukung tingginya antusias para pelanggan di sini adalah lokasi yang strategis. Bakmie H. Taubat berada di kawasan Mayestik, tepatnya Jalan KH. Ahmad Dahlan atau di seberang Kamaja.

    Untuk mencapainya, jika dari arah Barito, belok kiri pada persimpangan lampu merah Kamaja. Sekitar 50 meter dari ujung jalannya kamu sudah bisa menemukan tenda biru ciri khas dari bakmi ini.

    Lokasinya yang strategis membuat banyak warga Jaksel melipir ke sini usai pulang bekerja. Posisinya mudah dijangkau baik dari Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, maupun Jakarta Barat yang berbatasan langsung dengan Jakarta Selatan.

    Tekstur Mie yang Kenyal

    Bakmie H. TaubatMienya kenyal sehingga tak membuat penikmatnya enek atau mual. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sebagai mie pendatang baru bukan hal yang aneh jika Bakmie H. Taubat mengandalkan mie dari pemasok. Selain biaya produksi yang akan lebih murah konsistensi mie juga bisa dijaga lebih mudah sebagai bisnis kuliner skala kecil.

    Tetapi Bakmie H. Taubat tidak salah memiliki pemasok mie. Terbukti pada mienya yang kenyal tanpa harus meminta mie dimasak setengah matang.

    Walaupun kenyal dan mulur tetapi mie yang digunakan cukup meresap bumbu dengan baik. Ditambah kuah kaldu ayam yang gurih dengan irisan daun bawang yang renyah. Cocok dipadukan dengan toppingnya.

    Porsi mienya juga cukup banyak. Lagi-lagi karena teksturnya yang kenyal mulur menjadi mudah disuap dan dikunyah dengan nyaman di mulut.

    Rasa topping dan menu selain bakmi yang tak kalah enak ada di halaman selanjutnya.

    Topping Ayamnya Variatif

    Bakmie H. TaubatPilihan toppingnya yang variatif memudahkan untuk menyesuaikan selera. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Sekilas Bakmie H. Taubat memang tampak seperti bakmi bergaya China pada umumnya. Tetapi setelah mencicipi menunya, ternyata bakmi ini merujuk pada konsep fusion.

    Jika bakmi gaya China diberi topping cincangan ayam dengan racikan bumbu berwarna putih pucat dan rasa gurih. Berbeda dengan Bakmi H. Taubat yang punya pilihan bebrapa topping untuk bakminya.

    Mulai dari Bakmi Taubat Original, Chicken Grill, Chicken Mushroom, Kecombrang, Sambal Matah, Lada Hitam, dan berbagai topping tambahan. Untuk dasar topping bakmi di sini menggunakan ayam rebus yang tidak diberi banyak bumbu karena akan dicampur dengan racikan bumbu pesanan pelanggan.

    Kami membuktikannya dengan memesan Bakmi Taubat Kecombrang dan Bakmi Ayam Panggang. Keduanya terasa berbeda karea racikan ayam toppingnya.

    Pada semangkuk Bakmi Taubat Kecombrang yang dipatok seharga Rp 28.000 rasanya lebih pedas segar. Aroma dan rasa asam segar khas kecombrang yang harum menyeruak tercium kuat sejak mienya diaduk rata.

    Irisan kecombrang yang melimpah ditumis bersamaan dengan cabai dan bahan-bahan lainnya sehingga rasa pedasnya cukup mantap. Tetapi rasa pedasnya merambat perlahan dan akan terasa semakin pedas pada suapan berikutnya.

    Sementara untuk Bakmi Taubat Chicken Grill yang dibanderol seharga Rp 33.000 dapat dibilang sebagai menu yang paling netral. Racikan ini menjadi hidangan andalan Bakmi H. Taubat ini rasanya gurih manis tetapi kurang smokey.

    Daging ayam yang sebelumnya telah dimasak setengah matang dipanaskan dengan semburan api dari blow troch sebelum disajikan. Hasilnya ada warna cokelat keemasan di beberapa bagian ayam. Daging ayamnya juga masih juicy, memakai potongan fillet paha ayam yang diiris tebal.

    Nasi Pakai Topping yang Spesial

    Bakmie H. TaubatSelain menu bakmi yang enak, ada juga nasi campur khas Jaksel yang nikmat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Jika tak ingin makan bakmi, kedai ini juga menawarkan menu nasi yang tak kalah enak. Berbeda dengan bakmi yang banyak variannya, di sini hanya ada satu jenis menu nasi yang dapat dipesan dengan nama Nasi Spesial H. Taubat.

    Sepiring nasi spesial ini tampak seperti nasi campur versi halal yang diberi topping irisan ayam dengan berbagai rasa. Cukup membayar Rp 33.000 ada empat jenis ayam yang disajikan sebagai topping untuk nasi putihnya.

    Ada ayam panggang, ayam kecombrang, ayam sambal matah, hingga ayam lada hitam yang dapat dinikmati pada menu ini. Nah, menu ini membuktikan bahwa Bakmie H. Taubat menggunakan satu jenis ayam tetapi dengan bumbu yang baru diracik ketika ada pesanan.

    Sebab untuk Nasi Spesial Taubat ayamnya tak diaduk merata bersama bumbu. Sehingga pembeli juga boleh mencicipi masing-masing toppingnya sebelum mengaduk rata.

    Bakmi H. Taubat juga menyediakan pilihan topping yang beragam. Ada pangsit goreng isi seharga Rp 15.000 untuk empat buah yang mirip dengan crab rangoon.

    Isiannya menggunakan cincangan crab stick dan krim. Hanya saja bentuknya seperti pangsit goreng dengan isian yang dilengkapi cocolan saus dari racikan mayones juga thousand island. Menu tambahan ini cocok untuk pelengkap bakmi maupun nasi spesial khas Bakmi H. Taubat.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detik.com? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com