Tag: request

  • 6 Cara Jual Rumah biar Cepat Laku



    Jakarta

    Menjual rumah memang susah-susah gampang dan harus penuh kesabaran. Ada yang harus menunggu hingga berbulan-bulan bahkan hingga tahunan sampai rumah laku.

    Meski begitu, bukan berarti tak ada usaha yang perlu dilakukan agar rumah benar-benar laku. Setidaknya, ada cara-cara yang bisa ditempuh agar rumah laku.

    Dikutip dari Lifepal, berikut tips jual rumah biar cepat laku:


    1. Renovasi dulu baru pasang iklan

    Beberapa kondisi rumah seperti tembok yang lumutan atau atap bocor bisa menurunkan nilai jual rumah tersebut. Ngnggak mau rumahmu dihargai dengan harga yang ngnggak wajar karena kan? Kalau kondisi sudah seperti ini, jangan lupa lakukan renovasi di beberapa bagian yang rusak.

    Siapa sih yang tergiur sama kondisi rumah yang baik dan bagus? Itulah pentingnya renovasi rumah sebelum dipasarkan. Jadi, setidaknya saat ditanya pembeli kamu bisa jawab kalau kondisi rumahnya baik-baik saja.

    2. Cek harga tanah di sekitar wilayah rumahmu

    Untuk menentukan harga rumah yang dijual, jangan lupa untuk mengecek harga tanah di sekitar rumah kamu. Sebab, dengan mengetahui harga tanah pasaran di sekitarmu, kamu bisa mematok harga yang wajar ketika menjualnya.

    Cara untuk mengetahui harga tanah di sekitar rumah kamu adalah dengan melakukan riset melalui situs-situs pencarian properti di Indonesia. Selanjutnya, hitunglah perkiraan harga luas bangunan di rumah yang dijual untuk menemukan berapa harga tanah dan bangunan tersebut. Hasil dari penjumlahan harga itu nantinya akan menjadi valuasi harga rumahmu saat ini.

    Selain itu, periksalah Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP di kawasan sekitar rumahmu di dalam Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang setiap tahun diterima. Di sana tertera informasi mengenai NJOP, baik tanah maupun bangunan.

    Umumnya rumah dijual seharga dua atau tiga kali lipat di atas NJOP. Beda lagi kalau letak rumah yang dijual termasuk strategis, harganya bisa berkali kali lipat. Cara di atas bisa kamu lakukan untuk menghindari kerugian.

    3. Manfaatkan situs jual beli

    Nggak afdol kalau kamu nggak memanfaatkan internet untuk pasang iklan situs jual beli.

    Trik agar jualan kamu laku adalah dengan menampilkan foto yang representatif dan memanfaatkan fitur advertise agar iklan rumahmu muncul di halaman pertama. Kamu harus membayar kalau mau pakai fitur ini.

    Disarankan untuk tetap pasang iklan dan lihat bagaimana reaksi dan antusias calon pembeli. Sediakan waktu kalau ada calon pembeli yang bertanya dan mau melakukan cek fisik.

    4. Pasang iklan di media sosial

    Media sosial, khususnya Instagram, terbilang efektif untuk memasang iklan jual rumah. Unggahlah foto-foto rumah yang kamu jual beserta informasinya. Jangan lupa untuk di-boost dan targetkan siapa yang bakal melihat unggahan ini.

    Untuk bisa melakukan ini, profil akun kamu diubah terlebih dahulu ke profil bisnis. Dengan demikian, otomatis kamu nggak lagi bisa mennggaktifkan mode private di Instagram di mana semua bisa menstalking akun kamu tanpa harus melakukan request.

    Nggak usah takut kalau memang akun kamu bakal sering dikepoin. Siapa tahu malah mereka mau beli. Selain Instagram, ada juga YouTube. Caranya dengan membuat video slideshow rumah yang akan dijual.

    5. Ketahui waktu yang tepat ketika mennggaktifkan fitur advertise

    nggak ada salahnya kalau kamu sudah memasang iklan di situs jual beli dan media sosial, yang penting jangan terlalu cepat mennggaktifkan fitur advertise. Sebaiknya telusuri dulu apakah ini memang waktu yang tepat atau tidak, bagaimana caranya?

    Pahamilah kalau transaksi rumah itu padat. Kalau Suku Bunga BI naik, maka harga rumah pun ikut naik. Intinya ketika perekonomian bergairan, transaksi beli rumah pun bakal lumayan ramai.

    6. Manfaatkan agen properti untuk jual rumah

    Pakai jasa agen properti juga bisa dijadikan alternatif menjual rumah agar cepat laku. Cara ini biasanya dilakukan bagi mereka yang nggak sempat dan nggak punya waktu untuk jual rumahnya sendiri. Jangan sembarangan ya pilih agen properti. Pilihlah yang sudah punya riwayat bagus dan no tipu tipu. Kalau sudah terjual, berikan komisi untuk si agen tadi.

    Berapa komisi yang diberikan? Biasanya mereka mendapatkan 2,5 persen dari total harga jual rumah. Disarankan bernegosiasi dengan di broker untuk menentukan besaran komisinya. Komisi 2,5 sudah termasuk cukup dan adil. Jangan sampai kekecilan dan kegedean.

    Jual rumah memang bukan perkara mudah. Calon pembeli nggak bisa diprediksi kapan datangnya. Kamu harus sabar karena kadang calon pembeli baru muncul setelah sekian lama kamu jual rumah.

    Usut punya usut, menjual rumah juga harus dilihat kapan waktunya. Bukan tanpa alasan, ada waktu di mana minat pembeli sepi, jadi susah deh buat masarin rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Terlewat, Cari Tahu Sejarah Candi Borobudur di Museum Ini



    Jakarta

    Traveler yang ingin melihat kemegahan Candi Borobudur, bisa datang ke museum yang ada di Kampung Seni Borobudur (KSB). Museum ini baru saja dibuka untuk umum.

    Museum Kampung Seni Borobudur baru dibuka awal Mei 2025. Kendati usianya baru dua minggu, namun wisatawan yang datang ke sini cukup ramai, lho.

    Dayat, petugas Museum KSB, mengatakan bahwa antusias pengunjung saat dibuka lumayan bagus. Dengan tiket terjangkau, hanya Rp 10.000, traveler diajak mendalami lika-liku keberadaan Borobudur.


    “Kalau hari biasa bisa sampai 100 orang, namun saat hari libur bisa lebih 200 orang,” kata Dayat kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

    Museum KSB tidak terlalu luas, namun di dalam museum itu terdapat beberapa penjelasan mengenai Candi Borobudur, ragam stupa dan ada fasilitas VR. Melalui VR traveler bisa menonton penjelasan mengenai candi.

    “Bila ingin menonton VR tentang penjelasan Candi Borobudur, kamu cukup membayar tiket tambahan Rp 10 ribu saja,” kata dia.

    detikcom berkesempatan berkeliling Musem KSB. Walau museum ini tidak besar, namun ‘cukup padat’ merangkum dan menampilkan sejarah tentang Candi Borobudur.

    Di sini juga ditampilkan beberapa stupa yang ada di candi beserta penjelasan. Ada juga contoh relief yang bisa kamu pelajari.

    Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)
    Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

    Museum ini bisa dikatakan sederhana. Namun bisa menarik perhatian generasi muda yang suka akan sejarah. Seperti Alfin dan Desi, kaula muda asal Jakarta.

    Mereka mengaku menikmati museum date di KSB karena mereka menjadi tahu sejarah Candi Borobudur.

    “Museumnya sangat bagus dan informatif ya karena di sini semuanya dijelasin bagaimana sejarahnya. Dan sangat membantu sih, karena kalau langsung ke Candi Borobudur kita nggak ngerti dan tahu kan bagaimana sejarahnya. Makanya kita datang langsung ke sini untuk cari tahu sejarahnya dulu,” kata Alfin.

    Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

    Selain menampilkan sejarah Candi Borobudur, di sini juga dipajang beberapa lukisan terkait candi. Traveler yang membutuhkan tur guide untuk lebih paham tentang museum, juga bisa request kok tanpa dikenakan biaya.

    “Kita buka setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB,” ujar Dayat.

    Nah, Museum KSB bisa jadi pilihan bagi traveler yang ingin mengetahui sejarah keberadaan Candi Borobudur. Lokasi museum ini juga tidak jauh kok dari salah satu loket ke Candi Boroburur. Jadi sekalian aja deh habis dari museum langsung beli tiket ke Candi Borobudur.

    (sym/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Cara Membuat Waiting Room di Grup WA Biar Tak Sembarang Orang Masuk

    Jakarta

    Cara membuat waiting room di grup WA sangat mudah. Tahapannya bisa diterapkan pada grup yang sudah ada, atau saat membuat kelompok baru.

    Peran waiting room cukup penting, karena WhatsApp kini memungkinkan tiap akun masuk ke dalam grup melalui link grup maupun QR. Waiting room menyediakan filterisasi sehingga tidak sembarang akun bisa masuk ke dalam grup.

    Dengan adanya waiting room, admin harus meninjau setiap permintaan akun yang ingin bergabung ke dalam grup. Pengaturan waiting room dinonaktifkan secara default. Sehingga, detikers harus mengaktifkan lebih dulu jika ingin menggunakannya.


    Cara Membuat Waiting Room di Grup WA

    Di bawah ini akan diulas cara membuat waiting room di grup WA yang sudah ada maupun grup baru. Tulisan dilengkapi dengan cara menyetujui permintaan anggota baru dan membuat member tidak bisa berkomentar. Cara ini telah dicoba tim detik.com sebelumnya.

    1. Cara Membuat Waiting Room di Grup WA Lama

    Pada grup lama atau grup yang sudah ada, admin bisa membuat waiting room di grup WA dengan langkah-langkah sebagai berikut:

    • Buka aplikasi WhatsApp.
    • Masuklah ke grup lama yang ingin diberi fitur waiting room.
    • Klik Group Info atau tekan nama grup di bagian atas.
    • Klik bagian Group Permission.
    • Aktifkan toggle ‘Approve new member’ untuk menggunakan fitur waiting room. Artinya, orang yang akan menjadi anggota grup harus berada di ruang tunggu terlebih dahulu sampai admin mengizinkan dia masuk.

    2. Cara Membuat Waiting Room di Grup WA Baru

    Saat membuat grup baru, admin bisa membuat waiting room di grup WA dengan langkah-langkah sebagai berikut:

    • Buka aplikasi WhatsApp
    • Klik tanda titik tiga di pojok kanan atas, lalu pilih New Group atau tanda (+) di iPhone.
    • Tambahkan beberapa anggota grup.
    • Klik Next atau tanda panah kanan.
    • Tuliskan nama grup, lalu klik bagian Group Permission.
    • Aktifkan toggle ‘Approve new member’ untuk menggunakan fitur waiting room. Artinya, orang yang akan menjadi anggota grup harus berada di ruang tunggu terlebih dahulu sampai admin mengizinkan dia masuk.

    Bagaimana Jika Ada Permintaan Anggota Baru?

    Lantas bagaimana jika ada permintaan masuk grup dari anggota baru? Berikut ini langkah-langkah sebagai orang yang mengajukan diri masuk grup dan sebagai admin grup.

    1. Sebagai Akun/Orang yang Ingin Masuk Grup

    Detikers bisa mengajukan masuk grup lewat link maupun QR. Namun ketika grup menerapkan fitur waiting room, maka calon anggota akan melihat pesan ‘An admin must approve your request’ di atas tombol ‘Request to join’.

    Calon anggota akan dapat menyampaikan alasan masuk grup lewat ‘Reason for the request’ kepada admin grup. Jika batal masuk grup, calon anggota grup bisa klik ‘Cancel Request’. Permintaan yang telah disetujui akan terlihat di layar chat, dengan menampilkan nama anggota baru.

    2. Sebagai Admin Grup

    Sementara jika detikers adalah admin grup, maka kamu akan diberi tahu jika ada permintaan anggota baru yang ingin masuk. Admin grup bisa melihat dari mana sumber permintaan tersebut.

    Langkahnya adalah sebagai berikut:

    • Buka obrolan grup, klik ‘Review’ di banner atau masuk ke ‘Group Info’ untuk melihat ‘Pending members’.
    • Pilih ‘Approve a request to join the group’. Untuk menyetujui, sentuh ikon centang hijau. Atau batalkan permintaan dengan mengetuk tanda silang.

    Cara Menonaktifkan Kolom Chat Bagi Anggota Grup

    Karena alasan tertentu, admin grup mungkin tidak menginginkan anggotanya memberi tanggapan. Admin bisa menonaktifkan kolom chat bagi anggota, sehingga hanya admin yang bisa mengirim pesan. Caranya adalah sebagai berikut:

    • Buka WhatsApp.
    • Masuk ke dalam grup yang diinginkan.
    • Masuk ke Group Info, pilih menu Group Permission.
    • Nonaktifkan toggle ‘Send messages’.
    • Anggota tak dapat lagi mengirimkan pesan ke grup.

    Demikian tadi cara membuat waiting room di grup WA, sehingga admin bisa mengatur agar tidak sembarangan orang bisa masuk ke grup. Selamat mencoba!

    (row/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Tidak Bisa Block WhatsApp Group? Ini Solusi Lain yang Bisa Dicoba


    Jakarta

    WhatsApp memiliki fitur untuk membuat grup. WhatsApp Group pun mudah dibentuk, hanya perlu membuat grup dan menambahkan kontak yang ingin dijadikan member.

    Meski ada pilihan untuk mendapatkan request atau permintaan sebelum dimasukkan ke WhatsApp, tapi bagaimana kalau sudah terlanjur masuk?

    Kamu memang tidak bisa melakukan blokir pada group WhatsApp. Akan tetapi, ada cara agar kamu tetap bisa menghindar dimasukkan ke dalam group tersebut. Berikut ini caranya dikutip dari laman FAQ WhatsApp.


    Cara Blokir Admin Group WhatsApp di Android

    Memblokir admin yang nomor teleponnya tidak disimpan

    • Buka chat grup WhatsApp, lalu ketuk subjek grup
    • Pilih admin yang ingin diblokir
    • Ketuk Kirim pesan ke (nomor telepon), chat kosong dengan admin akan ditampilkan
    • Sentuh nomor telepon di bagian atas
    • Klik Blokir (nomor telepon) > Blokir.

    Memblokir admin yang nomor teleponnya telah disimpan

    • Ketuk titik tiga > Pengaturan > Akun > Privasi > Kontak terblokir
    • Pilih add.
    • Masukkan nama admin dari daftar kontak.

    Cara Blokir Admin Group WhatsApp di iOS

    Memblokir admin yang nomor teleponnya tidak disimpan

    • Buka chat grup WhatsApp, lalu ketuk subjek grup
    • Ketuk admin yang ingin diblokir
    • Pilih Blokir (nomor telepon) > Blokir.

    Memblokir admin yang nomor teleponnya disimpan

    • Buka chat grup WhatsApp, lalu sentuh subjek grup
    • Pilih admin yang ingin diblokir
    • Ketuk Blokir (kontak) > Blokir.
    • Kamu juga dapat membuka Pengaturan WhatsApp > Privasi > Diblokir > Tambah baru…. Ketuk nama kontak untuk memblokirnya.

    (ask/ask)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Menghapus Data Diri di Hasil Google Search


    Jakarta

    Kalau kamu menggunakan ‘Results about you’, kamu bisa mengetahui apakah info pribadi kamu, semisal alamat rumah atau nomor HP, muncul di Google Search. Seandainya kamu keberatan, informasi tersebut bisa kok kamu hilangkan dari pencarian Google.

    Bagaimana caranya menemukan dan menghapus informasi personal kamu di hasil pencarian Google? Simak di sini untuk lebih jelasnya.

    Cara hapus hasil pencarian dari Google Search


    1. Laporkan URL pada Google Search

    • Pada desktop atau mobile, login ke akun Google
    • Cari nama kamu di Google Search
    • Klik More tanda titik tiga, kemudian pilih ‘About this result’
    • Pilih ‘Remove result’ > ‘It shows my personal contact info’
    • Submit request
    • Setelah itu, klik ‘I’m done’. Pastikan untuk memasukkan nama dan info kontak pribadi yang ditampilkan di halaman hasil sama persis dengan yang muncul.

    2. Cek untuk konfirmasi email

    Dalam beberapa jam, kamu akan menerima konfirmasi email bahwa permohonan kamu sudah diajukan.

    3. Pantau status pelaporan

    Di laman ‘Results about you’, kamu dapat mengecek status pelaporan, apakah dalam proses, disetujui, ditolak, atau belum selesai.

    Persyaratan kebijakan untuk permintaan penghapusan

    Setelah kamu mengirimkan permintaan, Google akan meninjaunya untuk memastikan bahwa permintaan tersebut memenuhi persyaratan kebijakan untuk penghapusan. Permintaan harus memenuhi persyaratan kebijakan berikut:

    • Info kontak yang ditampilkan pada hasil harus berupa info pribadi milik kamu
    • Kamu tidak mengendalikan info tersebut sendiri. Maksudnya, ini bukan info kontak yang dapat kamu hapus dari internet sendiri, seperti info di halaman media sosial atau blog pribadi milikmu
    • Google Search tidak akan menghapus info yang berharga bagi publik, misalnya hasil untuk halaman web yang dimiliki oleh lembaga pendidikan atau pemerintahan, dan surat kabar.

    (ask/fay)



    Sumber : inet.detik.com