Tag: restoran indonesia

  • Nikmatnya Berbuka dengan Iga Mercon hingga Nasi Gudeg Jawa


    Jakarta

    Berbuka puasa dengan makanan tradisional tak kalah enak dengan menu lainnya. Di restoran ini ada ayam dan iga mercon hingga nasi gudeg komplet yang nikmat.

    Saat berpuasa tidak sedikit orang yang membayangkan menu-menu makanan enak untuk berbuka sore hari nanti. Dimulai dengan takjil yang manis, gorengan yang renyah, hingga makanan berat yang nikmat rasanya seolah membuat puasa jadi lebih bersemangat.

    Nikmat berempah makanan Nusantara tak kalah enak untuk disantap setelah azan maghrib berkumandang. Di kawasan Senopati ada tempat makan nyaman dengan menu khas Nusantara dan tempatnya bersuasana rumah yang nyaman.


    Ada beragam hidangan tradisional dengan racikan bumbu mercon. Tempat bernama G’litik ini juga cocok untuk berbuka puasa atau makan malam bersama teman dan kerabat.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan G’litik Indonesian Eatery
    Alamat Jl. Birah Raya No.9, RT.5/RW.6, Rawa Barat, Jakarta Selatan (Samping Lapangan Blok S)
    No Telp (021) 27084791
    Jam Operasional Senin-Minggu, 11.00 – 20.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 18.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Tradisional Indonesia
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Pesan Online
    • Pembayaran Non-tunai
    • Area Parkir Luas
    • dll
    Glitik Indonesian EaterySuasana yang dihadirkan oleh G’litik senyaman seperti rumah sendiri. Foto: detikcom

    Menu rumahan ala Jawa

    G’litik menamai dirinya sebagai Indonesian Eatery atau tempat makan yang spesialis menyajikan hidangan khas Nusantara. Menu-menu yang dihadirkan oleh G’litik terinspirasi dari menu masakan Jawa rumahan.

    Aneka olahan daging, ikan, ayam, hingga sayur-sayuran bisa dipesan untuk disantap di sini. Tetapi ada satu bumbu andalan yang paling banyak dicari oleh pelanggan dan dipadukan dengan segala jenis lauk pauk yang diinginkan.

    Namanya bumbu mercon, bahan dasarnya menggunakan cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih dan lainnya. Bumbu mercon khas G’litik memiliki rasa pedas yang menyengat kuat, segar, dan kaya rasa.

    Ayam G’litik yang empuk juicy

    Glitik Indonesian EateryAyam G’litik andalannya punya racikan bumbu mercon yang nikmat. Foto: detikcom

    Salah satu menu andalan yang menggunakan racikan bumbu mercon di sini adalah Ayam G’litik (Rp 28.000). Ayamnya menggunakan jenis ayam broiler sehingga dagingnya tebal, empuk, dan potongannya besar.

    Kami ditawari dua pilihan potongan ayam, dada dan paha. Kami memilih bagian paha dengan pertimbangan untuk mendapatkan tekstur daging yang minim serat dan lebih juicy.

    Ketika dihidangkan menu Ayam G’litik ini langsung memikat mata untuk segera disantap. Benar saja, tekstur ayamnya juicy dan empuk dengan bumbu mercon yang menyerap sampai ke bagian serat daging ayam.

    Oh ya, menu ini belum dilengkapi nasi sehingga kamu harus memesan nasi putih tambahan jika ingin lebih kenyang. Kepedasan sambal merconnya masih aman untuk dinikmati maupun disantap sebagai menu makan saat berbuka puasa.

    Ada iga mercon hingga asem-asem daging di halaman selanjutnya.

    Iga Mercon lepas tulang yang nikmat

    Glitik Indonesian EaterySelain ayam, ada juga iga mercon yang empuk dan mudah dilepas dari tulangnya. Foto: detikcom

    Selain Ayam G’litik, ada juga menu Iga Mercon (Rp 40.000) yang banyak dicari pelanggan di sini. Olahan potongan iga berukuran sedang masih menempel daging yang tebal di setiap sisi tulangnya.

    Daging iganya sangat mudah dilepaskan dari tulangnya. Tetapi teksturnya bukan iga yang terlalu empuk, melainkan daging iga yang masih kenyal dan gampang dikunyah.

    Bumbu merconnya juga dibalurkan degan rata sehingga seluruh bagian daging mendapatkan bumbu yang sama. Isiannya sekitar 5 potong iga, porsinya bisa dinikmati 1-2 orang.

    Nasi Gudeg Komplet yang legit rasanya

    Glitik Indonesian EateryPenyuka makanan khas Jawa juga bisa menikmati nasi gudeg yang komplet. Foto: detikcom

    Bagi penyuka makanan khas Jawa rasanya tak lengkap jika belum bertemu hidangan yang legit. Jika datang ke G’litik jangan lupa untuk memesan Nasi Gudegnya (Rp 35.000) yang sudah lengkap dengan berbagai lauk.

    Seporsi nasi gudeg dilengkapi dengan krecek ala G’litik, nasi putih, gudeg nangka, telur bacem, dan tempe bacem. Bumbu gudegnya berwarna cokelat muda tidak pekat dengan rasa manis legit dominan dan sedikit sentuhan gurih yang seimbang.

    Bumbu bacemnya medhok, terlihat dari tempe yang sampai menghitam ke bagian sela-sela potongan kedelainya. Sedapnya bacem khas G’litik mengingatkan tempe dan telur bacem buatan ibu di rumah.

    Untuk kreceknya tak terlalu merah dan pedas, perpaduan rasanya sedikit lebih dominan rasa manis dibandingkan pedasnya. Potongan kreceknya juga lembut sehingga enak dikunyah.

    Asem-asem Daging dan Bakwan yang bikin puas

    Glitik Indonesian EateryAsem-asem Daging yang berkuah hangat juga cocok untuk mengisi perut setelah berbuka puasa. Foto: detikcom

    Oh ya, menyantap menu berkuah sepertinya tak kalah enak untuk menghangatkan perut yang kelaparan seharian. G’litik juga menghadirkan menu Asem-Asem Daging (Rp 35.000) yang segar rasanya.

    Kuah kaldu pada semangkuk asem-asem dagingnya terasa ringan, lembut, tetapi cukup menyegarkan ketika mengalir di tenggorokan. Potongan daging dan tetelan di dalamnya juga besar sehingga memuaskan.

    Masih merasa belum lengkap? Ada juga gorengan berupa Bakwan sayur (Rp 6.000/buah) yang unik di G’litik. Bakwan tidak dibentuk bulat atau seperti bakwan biasa, melainkan dibentuk lebar memanjang yang hampir lebih besar dari piring sajinya itu sendiri dengan panjang sekitar 15 centimeter.

    Bakwan sayurnya digoreng hingga garing dengan pelengkap cabai rawit hijau yang segar. Rasanya benar-benar seperti bakwan rumahan yang menggunakan bumbu halus segar dengan minim penyedap, cocok untuk kamu yang tak ingin makanan dengan penyedap terlalu tajam.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri


    Jakarta

    Omah Badok merupakan salah satu restoran dengan konsep pedesaan asri di Bintaro. Di sini ada puluhan makanan tradisional yang sedap.

    Bagi yang masih mencari tempat buka puasa bareng keluarga hingga teman-teman, salah satu resto anyar di Bintaro ini bisa jadi pilihan. Namanya Omah Badok, restoran ini lokasinya cukup tersembunyi karena berada di dalam area pemukiman padat penduduk.

    Akan tetapi suasana yang ditawarkan di restoran ini sangat sejuk dan asri, karena restoran dikelilingi pepohonan rindang serta konsep tempat makan menggunakan saung dengan kolam ikan yang mengingatkan dengan suasana di kampung halaman.


    Untuk makanan, Omah Badok menawarkan puluhan menu makanan dari Nusantara seperti seafood segar yang dimasak dengan berbagai bumbu dan rempah. Kemudian ada juga masakan daerah dari Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah dan masih banyak lagi dengan harga terjangkau.

    Intip beberapa menu lauk liwetan dari Gurame Omah Badok, Krecek Semarang, Ayam Goreng Serundeng hingga takjil seperti Talam Ubi hingga Singkong Pelangi.

    Detail Informasi Omah Badok
    Nama Tempat Makan Omah Badok
    Alamat JL. Pengairan, Parigi. Bintaro.
    No Telp [0812-9552-3355
    Jam Operasional

    Pagi: 10.00 – 15.00
    Sore: 17.00 – 21.00 (Selama Ramadan)

    Estimasi Harga Rp 50.000 – 150.000
    Tipe Kuliner Makanan Indonesia.
    Fasilitas

    1. Suasana Kampung yang Asri

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Meski terhitung sebagai restoran yang baru di kawasan Bintaro, tapi Omah Badok ini sudah ramai pengunjung bahkan banyak orang yang datang dari luar kota untuk bisa makan di sini. Layaknya restoran dengan konsep keluarga, restoran ini menawarkan sejumlah fasilitas yang cocok jadi tempat buka puasa bersama.

    Misalnya ruang makan dengan konsep saung, pendopo, VIP yang mampu menampung hingga 250 orang. Begitu juga dengan makanannya yang sudah siap saji namun tetap hangat karena ditaruh di atas api kecil. Pengunjung bisa langsung melihat proses masak di area dapur dengan konsep saung yang terbuka.

    Meski pengunjungnya ramai tapi tak perlu khawatir, karena semua makanan dan minuman disajikan dengan cepat sehingga tak perlu menunggu lama.

    2. Nasi Liwet dan Gurame Omah Badok

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Omah Badok menawarkan lebih dari 30 makanan dan minuman, menu utamanya yang paling sering dipesan ada Nasi Liwet Panci (Rp 40.000) bisa untuk 3-4 orang, disajikan dengan teri Medan dan petai goreng yang harum.

    Kemudian lauknya disarankan coba Gurame Omah Badok (Rp 56.000), ikan gurame digoreng garing kemudian disiram dengan sambal rawit hijau dan merah yang sekilas mirip seperti sambal pecak. Tekstur daging ikannya sangat lembut tapi tak mudah hancur karena ikannya masih segar.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Pedas gurih dari sambal Omah Badok berpadu sempurna dengan sedikit minyak tumisan dari sambalnya yang sedap. Semakin menggugah selera jika dipadukan dengan nasi liwetnya yang pulen, gurih dan asin dari taburan teri Medannya yang royal.

    3. Menu Tradisional untuk Berbuka Puasa

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Selain Gurame Omah Badok, rasanya tak lengkap buka puasa di resto ini tanpa memesan lauk lainnya yang jadi andalan. Seperti Krecek Semarang (Rp 18.000), Dendeng Balado (Rp 23.000) hingga menu Ayam Goreng Kremes (Rp 28.000).

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Setiap menu makanan di sini disajikan dengan porsi yang royal dan cukup untuk menu makan tengah. Tentunya menu-menu ini memiliki ciri khas. Seperti Krecek Semarang, kombinasi krecek dengan tahu kulit serta kuahnya yang bersantan cocok dimakan bersama ikan gurame.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Begitu juga lauk lainnya seperti Dendeng Balado Minang, dagingnya empuk dan bumbu baladonya pedas kuat menyerap hingga ke serat daging. Sementara untuk penggemar ayam goreng, ayam serundeng di sini sangat gurih karena menggunakan serundeng kelapa yang garing harum.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Menu pelengkap lainnya sepert Telur Barendo (Rp 12.000) hingga sayur Kailan Kribo (Rp 18.000) ternyata cocok jadi menu liwetan yang enak di Omah Badok.

    4. Gorengan dan Kue Manis

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Tak hanya fokus menyajikan makanan khas Nusantara saja, Omah Badok juga memiliki kue dan jajanan pasar homemade yang dibuat secara fresh setiap harinya. Begitu juga dengan gorengannya seperti Bakwan Jagung (Rp 12.000/ 2 pcs), yang paling cepat habis setiap harinya.

    Bakwan jagungnya dominan lebih banyak butiran jagung ketimbang tepung terigu, jadi rasa manis dan gurihnya terasa kuat. Untuk takjil berbuka puasa di sini ada Talam Ubi (Rp 6.500) dan Singkong Pelangi (Rp 6.500) yang tak kalah menarik untuk dicoba.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Selama bulan Ramadan, Omah Badok buka dari jam 10.00 – 15.00 untuk waktu pagi. Kemudian jam buka sore dari 17.00 – 21.00. Kalau ingin buka puasa di sini jangan lupa untuk reservasi tempat lebih dulu agar tidak perlu mengantre lama ya.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan ‘Batavia Twilight’


    Jakarta

    House of Tugu kini jadi salah satu destinasi wisata menarik di Kota Tua Jakarta. Di sini juga tersedia paket menu berbuka puasa yang menarik.

    Jadi bagian terbaru dari Tugu Hotel, House of Tugu resmi dibuka pada bulan November 2024 lalu. Terletak tepat di pusat Kota Tua Jakarta, House of Tugu dibangun secara bertahap selama lima tahun lamanya. Di dalamnya ada hotel, kafe, restoran hingga ruang serba guna.

    Jauh sebelum dipugar dan diubah menjadi ‘House of Tugu’, dulunya bangunan bersejarah ini merupakan milik saudagar China, bernama Oei Tiong Ham. Sebelumnya bangunan ini juga sempat menjadi gudang gula dan pernah menjadi kantor.


    Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan 'Batavia Twilight'Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan ‘Batavia Twilight’ Foto: detikFood

    Masuk ke dalam area kafe dan restoran di House of Tugu, setiap tamu seakan diajak masuk ke masa lampau ribuan tahun lalu. Ada ratusan benda bersejarah yang rata-rata berasal dari abad 19.

    Begitu juga dengan ruangannya yang memadukan budaya China dan lokal. Tak ketinggalan, ada Jajaghu Restaurant yang memiliki interior memukau.

    Jajaghu Restaurant merupakan restoran Indonesia yang konsepnya terinspirasi dari kejayaan Kerajaan Majapahit. Bagian ruangan dipenuhi dengan ranting dari pohon Madja, lengkap dengan patung besar dari Raja Kertanegara serta peninggalan relik Shinto dari Jepang.

    Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan 'Batavia Twilight'Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan ‘Batavia Twilight’ Foto: detikFood

    Restoran ini terdiri dari tiga bagian, yaitu cocktail bar, private dining room dan lounge area. Semuanya cocok digunakan untuk berbagai acara termasuk acara buka puasa bersama.

    Spesial di Ramadan kali ini, House of Tugu menggelar ‘A Taste of Batavia Twilight’ di Babah Koffie dan Jajaghu Restaurant. Berupa paket menu berbuka puasa mulai dari takjil, makanan utama, minuman sampai hidangan penutup.

    Setiap harinya menu paket berbuka ini berbeda-beda, tapi konsepnya tetap hidangan Batavia atau makanan khas Jakarta tempo dulu. Tentunya dengan tampilan dan sentuhan makanan yang lebih modern.

    Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan 'Batavia Twilight'Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan ‘Batavia Twilight’ Foto: detikFood

    Di menu hari Selasa misalnya, ada menu Kurma dan Lupis ketan sebagai takjil dengan. tampilan yang mewah. Minumannya ada Es Cendol Gula Aren yang manis dan kenyal, kemudian di menu makanan utamanya ada Sup Buntut Rempah Tugu.

    Sup buntut yang semerbak ini menggunakan rempah biji pala dan tambahan bawang goreng yang sedap. Menu utama ini sudah lengkap dengan nasi putih, emping dan sambal hijau.

    Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan 'Batavia Twilight'Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan ‘Batavia Twilight’ Foto: detikFood

    Kemudian di menu penutupnya ada Pisang Goreng Raja, pisang goreng dibalut dengan tepung krispi lalu disajikan dengan es krim vanilla.

    Sementara untuk di menu berbuka hari Rabu, takjilnya ada Bubur Sumsum dan Ketan Hitam, lengkap dengan minuman Es Kunyit Asam Kalamansi yang dingin menyegarkan.

    Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan 'Batavia Twilight'Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan ‘Batavia Twilight’ Foto: detikFood

    Hidangan utamanya ada Nasi Rendang Sapi Padang. Menggunakan daging sapi wagyu yang disajikan dengan nasi putih dan sayur. Serta penutupnya ada Pandan Lava Cake yang disajikan dengan es krim kelapa dan irisan buah kelapa kering.

    Semua menu paket ini harganya Rp 288.000++ per orang. Bisa juga tambah menu makanan lainnya yang tersedia di Jajaghu Restaurant seperti Soto Ayam with a Twist yang enak untuk menu buka puasa, hingga menu pelengkap seperti Melayu Cereal Prawns yang tak kalah lezat.

    Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan 'Batavia Twilight'Buka Puasa di House of Tugu dengan Hidangan ‘Batavia Twilight’ Foto: detikFood

    Selain berbuka puasa, para pengunjung di House of Tugu bisa melihat banyak koleksi benda bersejarah, belajar tentang seni hingga melihat sisi lain dari Kota Tua Jakarta yang dikemas di House of Tugu.

    Untuk informasi menu hingga reservasi untuk berbuka puasa bisa cek Instagram @houseoftugujakarta.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ayam Rabeg hingga Rendang Pipi Spesial di Tentrem Jakarta


    Jakarta

    Di dalam hotel mewah di Tangerang Selatan, ada restoran Indonesia dengan cita rasa menu otentik. Ragam menunya terinspirasi dari makanan khas setiap kota dengan sentuhan bumbu rempah kuat.

    Makanan khas Indonesia tetap menjadi incaran dalam setiap suasana. Segala jenis bahan makanan dapat diolah menjadi menu-menu yang lezat dan menggiurkan, baik ayam, bebek, atau berbagai bagian sapi.

    Teknik memasak yang khas dengan mengandalkan banyak rempah sebagai bumbunya menjadi kunci utama di balik masakan Indonesia yang berkarakter kuat. Benvi Oskarino, chef de cuisine Hotel Tentrem Jakarta, menganggap masakan Indonesia sebagai tantangan menarik.


    Keunikan makanan dari setiap daerah yang membuatnya harus terus berputar otak menghadirkan hidangan lezat yang menonjolkan keistimewaan budaya kuliner Indonesia. Mulai dari Ayam Rabeg dari Banten hingga Dendeng Pipi dari Sumatera Barat disajikannya di Kayu Manis Restoran.

    Baca juga: 5 Kafe Mungil yang Punya Kopi Enak, Cocok Buat Nyantai

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Kayu Manis
    Alamat Hotel Tentrem Jakarta Lantai 6, Jl. Alam Sutera Boulevard No.11, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
    No Telp 0812-8002-2333
    Jam Operasional Setiap hari, 06.00 – 15.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 250.000++ per orang
    Tipe Kuliner Indonesia Otentik
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Ruang Meeting
    • Area Merokok
    • Parkir Luas
    • Toilet
    • dll
    Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaChef Benvi Oskarino hadirkan menu Indonesia otentik dengan kemasan yang lebih modern. Foto: Tim detikfood

    Menu Tradisional yang Dikemas Modern

    Memiliki keunggulan dengan sentuhan nuansa Indonesia yang kental, Hotel Tentrem Jakarta juga menuangkannya melalui hidangan yang disajikan di Kayu Manis Restoran. Chef Benvi Oskarino yang mengepalai Kayu Manis Restoran menyebut ada misi untuk menonjolkan menu-menu otentik dari setiap daerah di Indonesia kepada tamu yang datang.

    Namun baginya, menu Indonesia tak melulu hanya bisa disajikan dengan cara tradisional. Butuh sentuhan modern untuk membuat penampilannya dilirik dan menggugah orang-orang yang belum familiar dengan makanan Indonesia.

    “Kayu Manis Restoran itu misinya memang menonjolkan makanan Indonesia yang otentik. Tetapi untuk packaging (penampilan)nya kita bikin dengan gaya modern. Jadi walaupun terlihat modern, tetap nggak hilang rasa otentiknya,” ujar chef Benvi kepada tim detikcom.

    Chef asal Sumatera Barat ini juga setuju dengan masakan Indonesia yang lebih bisa dinikmati di lidahnya karena rasa bumbu yang kuat dan pekat. Ia sendiri menyukai masakan-masakan yang kaya rempah dan menuangkannya kembali pada hidangan yang dibuatnya.

    Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaRacikan Sate Ambal dipertahankan dengan resep ambal sebagaimana aslinya. Foto: Tim detikfood

    Racikan Bumbu Otentik

    Di tangan chef Benvi, menu-menu khas Indonesia dijaga keotentikan rasanya. Ada beberapa menu yang tampak mempertahankan cita rasa walaupun diterapkan sedikit perubahan untuk menyesuaikan ketersediaan dan kualitas bahan yang dimiliki.

    Seperti Sate Ambal yang disajikan oleh chef Benvi dalam dua versi, daging ayam dan sapi. Sate Ambal yang dihadirkan di Kayu Manis Restoran ditekankan pada sambal ambal yang menggunakan tempe sebagai ciri khasnya.

    Tekstur daging yang lembut dan bumbu marinasi yang meresap hingga ke bagian dalam dilengkapi dengan sambal ambal yang gurih pedas dan kental. Selain itu ada juga Konro Bakar yang tak kalah enak.

    Menggunakan daging sapi bagian iga, Kayu Manis Restoran memilih bagian iga yang tebal dagingnya dan empuk teksturnya. Aroma smoky, kucuran kecap yang legit, serta bumbu yang berempah terasa kuat sejak suapan pertama.

    Selain kuah konro bakar yang gurih dan sedikit pedas menggelitik, ada juga singkong goreng berbalut charcoal yang unik. Penampakannya seolah mirip dengan arang, padahal di dalamnya ada singkong yang renyah di luar tetapi empuk di dalam.

    Beragam hidangan menu tradisional yang tak ditemukan di tempat lain berlanjut di halaman berikutnya.

    Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaSuguhan Rendang Pipi yang empuk berempah dengan bumbu asli khas Sumatera Barat. Foto: Tim detikfood

    Kurasi Menu yang Unik

    Chef Benvi Oskarino memiliki pertimbangan dalam memilih menu-menu yang akan disajikan, tentunya melibatkan tim yang membantunya. Beberapa menu unik cukup sulit ditemukan di tempat lain pada taraf restoran Indonesia sekelas Kayu Manis Restoran.

    Salah satu menu favorit chef Benvi, misalnya, ada Rendang Pipi dan Kerupuk Paru khas Sumatera Barat. Pemilihan daging bagian pipi sapi yang digunakan untuk mendapatkan tekstur daging yang empuk terbukti.

    Rendangnya yang hitam dan pekat rempahnya tak membutuhkan tenaga ekstra untuk mengunyahnya. Dagingnya begitu empuk dengan rasa bumbu yang meresap padahal potongannya cukup tebal. Chef Benvi juga menambahkan tekstur renyah melalui kerupuk paru sebagai pelengkap.

    Ada juga Ayam Bakar Rabeg khas Banten yang disajikannya. Inspirasi menu ini datang dari lokasi Hotel Tentrem Jakarta yang berada di Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.

    Rempah-rempah seperti sereh, daun jeruk, daun salam, jahe, bawang merah, bawang putih, dan berbagai bumbunya menggunakan jumlah yang royal. Berkat pemberian bumbu yang melimpah menghadirkan rasa ayam yang beraroma khas dan meresap gurihnya sampai ke dalam.

    Menu Bebek Cibeber juga disajikan oleh chef Benvi yang terinspirasi dari Kota Cilegon, Banten. Namun penyajiannya berbeda dan tampak lebih elegan.

    Potongan bebek disajikan memanjang sampai-sampai awalnya kami mengira sajian tersebut adalah salmon atau daging. Ada aroma smoky yang khas dari bebeknya, melalui proses marinasi yang lama menyebabkan rasa bumbunya benar-benar meresap dan menghilangkan bau amis khas daging bebek.

    Kayu Manis Restoran: Ayam Rabeg hingga Dendeng Pipi Spesial di Tentrem JakartaUniknya, ada sop ayam yang terinspirasi dari UMKM legendaris di Klaten. Foto: Tim detikfood

    Inspirasi dari UMKM Daerah

    Tidak hanya dari kota-kota yang pernah disambanginya, chef Benvi Oskarino juga mengaku terinspirasi dari para penjual makanan di daerah. Sosok-sosok penjual UMKM yang legendaris tak terlepas dalam memberikan ide untuk mengembangkan menu olahannya.

    Chef Benvi menyuguhkan sop ayam khas Klaten di dalam hotel mewah. Karakter rasa dan ciri khas penyajiannya konon terinspirasi dari Sop Ayam Pak Min yang dinobatkan sebagai cikal bakal sop ayam khas Klaten.

    Kuahnya dibuat gurih dari hasil ekstraksi kaldu ayam dengan maksimal. Potongan ayamnya besar-besar dengan daging yang direbus lama sehingga empuk namun tidak kering berserat.

    Gaya penyajian sop ayam khas Klatennya sendiri juga dilengkapi dengan tungku kecil untuk menjaganya agar tetap hangat. Uniknya racikan kuahnya dibuat lebih kental sehingga rasa hangat yang melalui tenggorokan saat menyantapnya bertahan lebih lama.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com