Tag: restoran korea

  • Makan Tteokbokki hingga Andong Jjimdak dengan Suasana Drakor


    Jakarta

    Restoran Korea banyak tersebar di Jakarta dengan menghadirkan beragam kulinernya. Kalau ingin menikmati dengan suasana ala drakor, bisa mampir ke restoran satu ini.

    Kuliner Korea banyak peminatnya di Jakarta, tak heran kalau bermunculan restoran Korea. Mulai dari restoran bergaya klasik dengan cita rasa autentik, restoran Korea kekinian, hingga yang menghadirkan konsep menarik dengan suasana drama Korea (drakor).

    Salah satu restoran yang menghadirkan konsep dengan suasana ala drakor ini bisa ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Adalah Park & Park yang buka pertama kali di Jakarta.


    Park & Park terdiri atas dua tipe restoran yang tergabung dalam bangunan sama. Pertama, berupa restoran dine in biasa, kedua adalah Korea Pocha yang konsep bersantapnya seperti ala drama Korea.

    “Park & Park itu restoran dari Korea. Kita kebetulan di Korea sudah punya 350 cabang terus kita membuka franchise (cabang) dan pertama di Jakarta,” ungkap Cya selaku Marketing Park & Park Indonesia.

    “Kita di sini punya dua konsep ya, jadi satu itu resto di bawah (lantai 2), satu lagi tuh Korea Pocha, seperti bar gitu ala-ala Korean street food gitu (lantai 4),” lanjut Cya.

    Suasananya Seperti Drama Korea

    Park & Park; restoran Korea dengan nuansa ala drakorPark & Park; restoran Korea dengan nuansa ala drakor Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Korea Pocha yang hadir di Park & Park ini menarik perhatian detikFood. Kami penasaran ingin mencoba aneka kuliner Korea dengan suasana yang seru ala drama Korea.

    Korea Pocha ini berada di lantai 4 yang dilengkapi rooftop. Rooftop di Korea Pocha ini dihiasi dengan dekorasi ala warung makan tendaan yang biasanya kerap hadir di drama-drama Korea.

    Tempat makannya ada yang lesehan atau kursi kecil ala berkemah, dan kursi dari krat minuman botolan. Rooftop-nya juga diberikan lampu hias yang kuning temaram.

    Korea Pocha ini lebih ramai menjelang malam, karena suasananya juga lebih mendukung. Kalau cuaca sedang bagus, sore hari akan terlihat sunset yang cantik.

    Sajikan Street Food hingga Hidangan Rumahan

    Park & Park; restoran Korea dengan nuansa ala drakorPark & Park; restoran Korea dengan nuansa ala drakor Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Park & Park yang memiliki 2 konsep ini menyajikan menu yang berbeda. Pada restonya, Park & Park menawarkan menu Korea yang umum ditemukan atau hidangan rumahan.

    Di antaranya ada Duenjang Jjigae, Beef Bulgogi Bibimbap, Kimchi Bokkeumbap, Jjampong, tangsuyuk, gyeranjjim, hingga menu minuman yang segar. Tersedia juga set menu dengan harga yang lebih terjangkau.

    Sedangkan, menu dari Korean Pocha lebih ke arah street food. Porsinya juga lebih besar, karena biasanya dinikmati untuk makan tengah 3-5 orang.

    Menu andalan Korea Pocha ini adalah Andong Jjimdak, berupa olahan ayam berkuah yang nikmat. Menu Yangnyeom Shrimp & Chicken juga Tteokbokki di sini patut dicoba.

    Konsepnya ala street food Korea, minuman yang ditawarkan juga beragam. Pilihannya ada Watermelon Fruit Punch, Fruit Ade, hingga Soju. Kalau ingin menikmati minuman ala ‘soju’ juga tersedia di sini dan halal.

    Review makanan dan minuman ada di halaman berikutnya..

    Andong Jjimdak dan Yangnyeom Shrimp Chicken yang Juara Rasanya

    Park & Park; restoran Korea dengan suasana ala drakor.Park & Park; restoran Korea dengan suasana ala drakor. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu Andong Jjimdak dan Yangnyeom Shrimp Chicken dari Korea Pocha ini kami cicipi. Keduanya hadir dalam porsi besar yang bisa dinikmati 3-5 orang.

    Andong Jjimdak (Rp 145.000) disajikan dalam panci besar. Mereka menggunakan 1 ekor ayam yang dipotong menjadi 8 bagian. Sajiannya berkuah tampak kecokelatan.

    Sekilas melihat Andong Jjimdak ini mirip semur ayam. Saat kami cicipi, rasanya juga mengingatkan kami pada semur ayam, hanya saja cenderung lebih asam.

    Park & Park; restoran Korea dengan suasana ala drakor.Park & Park; restoran Korea dengan suasana ala drakor. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Selain daging ayam, Andong Jjimdak ini juga berisikan dangmyeon (mie transparan mirip bihun), wortel, dan kentang. Menu satu ini sangat mengenyangkan. Sebagian orang juga suka memesan nasi putih untuk menikmati Andong Jjimdak ini.

    Yangnyeom Shrimp & Chicken (Rp 135.000) ini juga favorit untuk dinikmati. Berisikan ayam goreng khas Korea berbumbu saus manis yang dipadukan dengan udang goreng, tteokbokki goreng, salad kol, dan taburan kacang sangrai.

    Park & Park; restoran Korea dengan nuansa ala drakorPark & Park; restoran Korea dengan nuansa ala drakor Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu ayam dan udang goreng ini sangatlah enak untuk camilan. Balutan sausnya juga membuat sajian ini lebih enak, ditambahkan tekstur renyah dari kacangnya.

    Selain kedua menu itu, Tteokbokki dari Korea Pocha juga tak kalah enak. Seporsinya disajikan jumbo dengan isian tteok, ramyeon, ayam goreng, dan gimmari. Saus tteokbokkinya tidak begitu pedas, jadi cocok di semua lidah.

    Park & Park; restoran Korea dengan nuansa ala drakorPark & Park; restoran Korea dengan nuansa ala drakor Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu Bulgogi Pasta dari Park & Park Resto juga sesuai selera kami. Spaghetti-nya terasa al dente, bulgoginya empuk manis agak gurih.

    Buldak Chicken Bibimbap dan Kimbab juga bisa menjadi alternatif menu nasi yang mengenyangkan. Paduan olahan nasi ini juga komplet, terdiri atas sayuran dan daging.

    Semua makanan ini bisa dipadukan dengan minuman yang segar. Soju halal (Dose) memiliki beragam varian rasa, ada peach, anggur, leci, dan lainnya.

    Fruit Ade juga terasa segar, kami memesan varian markisa. Rasa ade buahnya agak asam ditambah soda yang semriwing segar.

    Park & Park

    Jalan Kelapa Kopyor Timur III
    Blok BH2 No. 1, Kelapa Gading,
    Jakarta Utara
    Jam operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    No. Telp: 085932946611

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Cicip Jjampong hingga Kalguksu ala Street Food Pasar Korea


    Jakarta

    Kuliner Korea di Indonesia ditawarkan dengan konsep restoran yang beragam. Kali ini mengusung tema ala warung kaki lima di pasar tradisional.

    Banyak tempat makan Korea baru yang bisa dikunjungi, salah satunya ada Koryo Jjampong. Lokasinya ada di kawasan Gading Serpong, Tangerang.

    Koryo Jjampong ini langsung viral, karena konsep yang dihadirkan berbeda dari restoran Korea lainnya. Menu yang ditawarkan juga ala street food Korea dan harganya terjangkau.


    Konsep ala ‘Pasar Gwangjang’ di Korea

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Koryo Jjampong ini menempati ruko dua lantai di kawasan Ruko Pisa Grande Gading Serpong. Area lantai 1 yang paling menarik perhatian, karena konsepnya yang mengusung ala pasar tradisional Korea itu begitu terasa.

    Baru masuk ke area restoran saja, kamu pasti akan langsung tertarik. Konsep tempat duduknya juga bukan pr meja, melainkan di buat berjajar ala warung kaki lima. Suasana ini kerap ditemui di pasar tradisional Korea.

    Salah satu pasar tradisonal yang terkenal di Korea Selatan adalah Pasar Gwangjang. Pasar itu diketahui sebagai pasar tertua di Seoul dan juga surganya kuliner kaki lima.

    Menu yang Ditawarkan

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Tak hanya konsepnya saja yang dibuat ala Pasar Gwangjang, tapi juga menunya. Salah satu menunya ada Kalguksu yang merupakan olahan mie populer di pasar tersebut, bahkan sampai masuk liputan Netflix.

    Beberapa menunya juga disajikan dengan konsep open kitchen. Di antaranya untuk menu tteokbokki dan odeng, jadi kesan warung kaki lima ala pasar tradisional itu benar terasa.

    Menu lain yang menjadi andalan adalah jjampong. Jjangpong di sini ditawarkan beberapa varian, ada yang menggunakan seafood, daging sapi, dan daging ayam.

    Kalguksu yang kuahnya gurih ringan juga tak kalah menarik untuk dicoba. Kalau ingin yang lebih kenyang, ada menu nasi goreng dengan paduan kimchi yang sedap.

    Jjampong dan Kalguksu yang Patut Dicoba

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    DetikFood memesan dua menu mie andalan, yaitu Chadol Jjampong (Rp 40.000) dan Dak Kalguksu (Rp 43.000). Kedua hidangan mie ini memiliki karakteristik yang berbeda.

    Jjampong ada campuran khas Chinese Food yang kuahnya nendang dan berwarna kemerahan, sedangkan kalguksu ini berkuah bening dari kaldu. Untuk rasanya, kuah jjampong terasa gurih nendang dengan sentuhan rasa pedas agak manis. Buat yang tak menyukai pedas, masih aman menyantapnya.

    Kami sangat menyukai paduan rasa kuah tersebut, apalagi mienya yang mulur dan agak kenyal. Topping daging sliced-nya juga melimpah, jadi kami masih bisa menikmatinya sampai suapan terakhir. Selain daging, isinya juga terdiri dari bawang bombay, kol, zuchini, jamur, dan wortel.

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Beralih mencicipi kuah kalguksu, kami mendapati rasanya yang gurih berkaldu ayam. Untuk mie yang digunakan berbeda dengan jjampong, karena ukurannya yang lebar dan teksturnya kenyal.

    Jika di Korea, jenis mienya homemade yang dipotong menggunakan pisau ketika akan direbus. Proses memasak mie ini yang membuat sajiannya viral masuk tayangan Netflix.

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kalguksu dari Koryo Jjampong ini juga cukup enak dan mengenyangkan, karena porsinya yang besar. Irisan daging ayamnya juga besar, jadi puas ketika menyantapnya.

    Kimchi Bokkeumbap hingga Tteokbokki

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu lain yang bisa dipesan adalah Kimchi Bokkeumbap (Rp 37.000) dan beberapa menu jajanan kaki lima, seperti tteokbokki (Rp 20.000) dan mandu (Rp 20.000). Menu jajanan kaki lima itu bisa dipilih kalau hanya ingin menikmati camilan saja.

    Kimchi Bokkeumbap di sini disajikan komplet dengan telur mata sapi. Nasinya tak begitu lembek dan agak terasa smoky. Dalamnya diracik dengan tambahan daging ayam dan kimchi yang membuat sensasinya semakin nikmat.

    Tteokbokki di sini juga cukup lezat meski harganya murah. Teksturnya empuk lembut ditambah kuahnya yang merah merona, agak pedas dengan sensasi rasa manis yang pas.

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk menu mandu, kami memilih yang rasa digoreng dan rasanya pedas. Isinya terdiri dari sayuran dan daging ayam, rasa pedasnya cukup nendang, tapi masih bisa ditoleransi.

    Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea.Koryo Jjampong: Restoran Korea bergaya ala Pasar Gwangjang di Korea. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sebagai penutup, kami juga mencoba minumannya yang unik, yaitu Korean Banana Soda Milk (Rp 18.000). Jadi, minuman ini terbuat dari susu pisang Korea yang hits ditambahkan soda, jadi rasanya mirip minuman milkist atau soda gembira.

    Koryo Jjampong

    Ruko Pisa Grande, Blok. L1 Tahap 2,
    Gading Serpong, Tangerang
    Jam operasional: 11.00 – 22.00 WIB
    No. Telp: 0852-8336-5298
    Instagram @koryo.jjampong

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Huaah! Jjajangmyeon Pedas di Resto Korea Milik Nagita Slavina


    Jakarta

    Nagita Slavina kembali membuka restoran baru, kali ini menawarkan kuliner Korea. Kami mencicipi jjajangmyeon pedas, kalguksu, hingga aneka camilan khas Korea.

    Beberapa waktu lalu, Nagita Slavina sempat mengungkapkan lewat tayangan Instagram @raffinagita1717 kalau dirinya membuka restoran Korea di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Restoran bernama Naramyeon itu menawarkan aneka hidangan mie khas Korea.

    Penasaran dengan restoran baru milik Nagita Slavina ini, detikFood langsung mampir untuk meniccipi menunya. Kami memesan beberapa menu andalan, mulai dari jjajangmyeon hingga camilan.


    Berkonsep ala Street Food

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Suasana restoran milik Nagita Slavina ini sangat meriah dengan warna-warni yang menyala. Ia banyak menggabungkan warna oranye, merah, dan biru pada interior restorannya.

    Untuk konsepnya sendiri, dibuat mirip seperti tempat makan ala street food Korea. Pada bagian dindingnya diberikan hiasan penutup dari besi. Lalu, ada juga hiasan lampu-lampu yang menggantung.

    Nagita Slavina R&D ke Korea

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk restoran baru miliknya ini, Nagita Slavina sampai melakukan research and development sampai ke Korea Selatan. Hal ini ia ungkapkan melalui tayangan vlog-nya beberapa waktu lalu.

    “Sebenarnya kita sudah lumayan lama develop ini tapi kita baru grand opening yang di sini,” ungkap Nagita Slavina, seperti dikutip oleh detikFood (26/7).

    Pada tayangan tersebut, Nagita juga menjelaskan bahwa semuanya dibuat sendiri di Indonesia. Mulai dari jenis mienya hingga kuahnya.

    Banyak Sajikan Menu Mie Korea

    Naramyeon ini lebih fokus menawarkan menu mie khas Korea. Mulai dari kalguksu hingga jjajangmyeon yang disajikan dengan aneka topping.

    Semua menu mie di sini bisa memilih sendiri jenis mienya. Kamu bisa menikmati mie kecil, lebar, dan premium. Semua mie dibuat sendiri di Indonesia, jadi sudah disesuaikan dengan lidah lokal.

    Kalguksu dan Jjajangmyeon yang Pedas

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk menu kalguksunya menjadi andalan dari Naramyeon. Kami memilih Nara Gyeran Kalguksu (Rp 53.000).

    Porsinya Nara Gyeran Kalguksu ini cukup besar, isinya ada irisan daging ayam dan telur utuh. Mie nya kami memilih mie lebar seperti sajian di Korea.

    Kalguksu ini menjadi populer karena salah satu kedai kalguksu di Pasar Gwangjang masuk tayangan Netflix dan viral. Di sana mienya lebar dan dibuat fresh, jadi terasa nikmat.

    Bagaimana dengan kalguksu di restoran Nagita ini? Mienya terasa kenyal dan licin, potongan mienya jug tak panjang, tapi agak pendek-pendek jadi sedikit kesusahan ketika ingin menyuapnya.

    Untuk kuah kaldunya terasa creamy dengan sensasi rasa gurih agak sedikit manis. Topping ayamnya disajikan pas bersama mie. Sayangnya, gyeran atau telur yang disajikan buat kami agak asin.

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Maeun Jjajangmyeon Dakkaseu (Rp 62.000) sangat sesuai dengan selera kami. Jjajangmyeon biasa yang cenderung gurih manis ini ditambahkan pasta dan bubuk cabe, sehingga rasanya lebih pedas.

    Rasa pedasnya pas di lidah kami, tak menghilangkan sensasi gurih dan manisnya. Topping ayam gorengnya juga enak, agak renyah dan dagingnya juicy. Untuk mienya tipe yang kecil lurus, kami bisa menyeruputnya dengna nikmat.

    Camilan di Naramyeon

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami juga memesan beberapa menu camilan dari Naramyeon. Karena tteokbokki berkuah merah sudah biasa, kami memesan tteokbokki fried garlic (Rp 25.000).

    Namun, sayangnya tak sesuai dengan ekspektasi kami. Sekilas tampak kering dan pucat, mirip seperti cimol atau cireng ketika disantap. Sensasinya ada sedikit pedas dari lada bubuk.

    Kami juga memesan menu twigim (gorengan), ada gochu (Rp 12.000) dan gimari (Rp 22.000). Gochu twigim adalah gorengan yang terbuat dari cabe hijau dibalut tepung renyah.

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami pikir akan mirip di Korea yang kerap ditambahkan isi adonan eomuk. Namun, ternyata hanya cabai hijau polos saja, jadi kami kurang berselera.

    Gimari twigim yang pas dengan selera kami. Isian mie di dalamnya sangat lembut dan kenyal. Rasa gurihnya juga sangat pas, enak sekali ketika dicocolkan ke kuah jjajangmyeon yang kami pesan itu.

    Naramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita SlavinaNaramyeon, restoran Korea baru di Gandaria City milik Nagita Slavina Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kalau penasaran ingin mencoba restoran Korea baru milik Nagita Slavina boleh kunjungi langsung di Gandaria City. Pilih beberapa menu untuk dicoba ya!

    Naramyeon

    Gandaria City, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    No. Telp: –
    Instagram @naramyeon.id

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Masisseoyo! 5 Ayam Goreng Korea Berbalut Saus Manis hingga Pedas


    Jakarta

    Ayam goreng Korea yang renyah dan lembut di dalam ini cocok jadi menu makan siang. Ayamnya dibalut dengan berbagai pilihan saus autentik, mulai dari manis hingga pedas.

    Ayam goreng Korea kini jadi favorit pencinta kuliner di Jakarta. Gurih, renyah, dan bumbu khas membuat siapa pun ketagihan sejak gigitan pertama.

    Menu ayam goreng Korea kini hadir dengan variasi yang beragam. Cita rasa renyah, juicy, dan berbagai bumbu yang meresap jadi daya tarik utamanya.


    Pilihan rasanya unik seperti manis, pedas, hingga kombinasi unik seperti madu bawang putih. Banyak restoran Korea pun berlomba menghadirkan menu ayam goreng terbaik.

    Berikut ini 5 tempat makan ayam goreng ala Korea di Jakarta:

    1. Kyochon 1991

    Ayam goreng Korea.Kyochon 1991 Foto: Instagram/@kyochon_id

    Kyochon 1991 ada di beberapa cabang, salah satunya di Pacific Place dengan konsep ayam goreng ala Korea yang autentik dan modern di tengah pusat belanja gaya SCBD Jakarta.

    Menu unggulan seperti sayap ayam dengan saus Original, Honey, dan Red. Teksturnya renyah khas Korea dan bumbu yang autentik. Ayamnya digoreng pakai minyak canola.

    Selain itu, ayam di sini tidak menggunakan MSG untuk penyedap. Untuk harga, Mix Wings 12 pcs mulai sekitar Rp 140.800 hingga menu paket lainnya yang dibanderol kisaran Rp 200.000-an.

    Kyochon 1991
    Jalan Jenderal Sudirman No.52-53, RT.5/RW.3, Senayan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190
    Telepon: 0813-8017-5217
    Jam buka: 10.00-22.00

    2. 88 Korean Chicken

    Ayam goreng Korea.88 Korean Chicken Foto: Instagram/@88koreankitchen_senopati

    Pencinta makanan Korea pasti sudah tak asing dengan 88 Korean Chicken. Restoran di kawasan Senayan ini punya suasana yang modern, cocok untuk makan siang bareng teman.

    Menu andalannya ayam goreng ala Korea, seperti pilihan seperti Signature Fried Chicken, Fried Chicken with Original Spicy Sauce, atau Special Soy Sauce hadir dalam setengah atau satu ekor.

    Harga mulai dari sekitar Rp 97.900 untuk setengah ekor hingga lebih dari Rp 200.000 untuk satu ekor lengkap. Bagi yang suka pedas bisa pesan Buldak Super Spicy yang sensasi pedasnya membakar lidah.

    88 Korean Chicken
    Jalan Senayan No.16 Blok S, Rw. Bar., Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12180
    Telepon: (021) 7223077
    Jam buka: 11.00-1.00

    3. Restaurant Dago

    Berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Restaurant Dago hadir dengan suasana casual-dining khas Korea yang terbuka untuk makan malam hingga larut malam.

    Ayam goreng ala Korea di sini selalu jadi andalan pengunjung. Tersedia dalam varian cheese volcano, yangyeom manis pedas, dan fried chicken klasik yang disajikan dengan pilihan banchan dan bir.

    Ayam gorengnya memiliki tekstur yang renyah di luar, dan lembut di dalam. Harga per orang berkisar sekitar Rp 100.000-200.000 tergantung paket menu dan waktu kunjungan.

    Restaurant Dago
    Jalan Panglima Polim No.61 3, RT.1/RW.1, Melawai, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160
    Telepon: 0813-9884-7954
    Jam buka: 24 jam

    4. Yongdaeri Korean BBQ SCBD

    Ayam goreng Korea.Yongdaeri Korean BBQ SCBD Foto: Instagram/@yongdaeri.koreanbbq

    Terletak di Galeria SCBD Lot 6, Sudirman, Yongdaeri tampil dengan suasana modern suasa ala Seoul. Restoran ini dilengkapi dengan ruang karaoke VIP untuk hingga 14 orang.

    Salah satu menu yang sayang dilewatkan adalah Galbi Chicken. Ayam gorengnya berukuran sedang dibalut dengan bumbu galbi khas Korea yang autentik.

    Ada perpaduan rasa yang manis, asin, dan gurih dalam setiap suapan. Teksturnya renyah di luar dan empuk di dalam. Harganya dibanderol sekitar Rp 204.000 per porsi.

    Yongdaeri Korean BBQ SCBD
    SCBD PARK, Lot6, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav52-53, Kec. Kby. Baru, Lot6, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190
    Telepon: 0812-5723-7627
    Jam buka: 11.30-00.00

    5. Moon Chicken by Hangry

    Moon Chicken hadir dengan konsep ‘Flavors of The Galaxy’ yang menawarkan sensasi makan ayam goreng Korea dengan suasana luar angkasa. Suasana modern dan interiornya futuristik.

    Menu andalan mereka adalah ayam goreng ala Korea dengan ragam rasa seperti Moon Original, Big Bang (pedas gochujang), Honey Galaxy (manis madu bawang putih) hingga Smokey Comet (pedas paprika dan hickory smoke).

    Harga mulai dari sekitar Rp 38.000 hingga Rp 290.000 tergantung porsi dan varian. Tekstur ayamnya renyah di luar, juicy di dalam, dan dibalut saus khas yang tiap gigitan punya karakter berbeda.

    Moon Chicken by Hangry
    Jalan Setia Budi Timur 4 No.32 4 4, RT.4/RW.0, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910
    Telepon: 0811-1918-9786
    Jam buka: 9.00-22.00

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com