Tag: roti sourdough

  • Roti Sourdough Viral Gegara ‘Roti Macan’, Ini 4 Manfaat Sehatnya!


    Jakarta

    Roti sourdough kembali populer setelah Roti Macan di Bandung ini viral. Roti yang dibuat dengan proses fermentasi alami ini termasuk roti sehat, berikut manfaatnya!

    Jenis roti ada beragam, sourdough termasuk salah satu yang populer. Roti ini telah melalui proses fermentasi yang panjang menggunakan ragi alami.

    Karakteristik sourdough berbeda dengan roti biasa. Teksturnya lebih keras, rasa dan aromanya juga lebih kuat. Biasanya roti ini memiliki tampilan yang berongga di bagian dalamnya.


    Dilansir dari Eating Well (13/9/2023), roti sourdough termasuk jenis yang menyehatkan, karena kaya nutrisi dan baik dikonsumsi saat diet. USDA menjelaskan kalau seiris roti sourdough (100 gram) mengandung 84 kcal, 16 gram karbohidrat, 1 gram serat, 3 gram protein, 1 gram total lemak, dan 187 miligram sodium.

    Roti sourdough ini juga bisa memenuhi kebutuhan harian asam folat sebanyak 15 persen dan 7 persen dari zat besi. Menurut ulasan tahun 2018 di Food Science & Nutrition, proses fermentasi membantu membuat kalsium, fosfor, dan zat besi lebih banyak tersedia untuk tubuh.

    Roti sourdough sangat populer di dunia pada masa pandemi. Di Indonesia banyak bakery rumahan yg menjual beragam roti sourdough.

    Roti ini kembali populer di Indonesia setelah ditawarkan oleh bakery mungil di Bandung, yaitu Roti Macan. Sourdough itu dikreasikan dengan isian cranberry cheese, parmigiano chocolate, dan double choco.

    Roti Macan viral di Bandug, antre bisa 2,5 jam!Roti Macan viral di Bandug, antre bisa 2,5 jam! Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Mengulik kandungan nutrisinya yang beragam dan sehat, berikut 4 manfaat dari roti sourdough:

    1. Baik untuk Usus

    Sourdough yang melalui proses fermentasi membuat roti ini memiliki peningkatan pada jumlah zat prebiotik dan probiotik. Kandungan zat ini terbukti baik untuk meningkatkan kesehatan usus, menurut studi tahun 2021 pada jurnal Microorganisms.

    Kalau ingin merasakan manfaatnya lebih lagi, pilih sourdough yang terbuat dari campuran biji-bijian utuh. Karena, lebih tinggi kandungan seratnya dibandingkan dari biji-bijian olahan.

    2. Pencernaan Lebih Lancar

    Roti sourdough diketahui tidak bebas gluten. Namun, studi tahun 2021 dalam jurnal Foods menemukan bahwa mengonsumsi roti sourdough dapat membantu dalam meningkatkan pencernaan gluten.

    Proses fermentasi adonan sourdough ini mengubah enzim dalam gandum dan berpotensi membantu melawan reaksi merugikan terhadap gluten. Roti sourdough ini juga membantu melancarkan pencernaan pada tubuh.

    3. Bikin Tubuh Bugar

    Roti SourdoughRoti Sourdough Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    Roti sourdough yang mengandung biji-bijian utuh ini bisa menjadi makanan pokok ala Mediterania. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa roti sourdough ini dapat dikonsumsi untuk membantu mendorong penuaan yang sehat.

    Journal Nutrients pada tahun 2019 menemukan bahwa makanan yang berbahan dasar biji-bijian fermentasi ini memiliki zat antioksidan, anti-hipertensi, hingga anti-diabetes. Sehingga dapat membantu tubuh agar tetap bugar hingga tua.

    4. Mengontrol Gula Darah

    Penderita diabetes harus mengurangi makanan yang mengandung gula dan karbohidrat tinggi. Roti sourdough rendah gula dengan kandungan serat yang tinggi, sehingga boleh dikonsumsi penderita diabetes.

    Menurut penelitian tahun 2019 dalam Aging Clinical and Experimental Research, roti sourdough memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan roti tawar atau roti gandum. Kandungan seratnya juga lebih tinggi yang membantu menurunkan tekanan pada glukosa darah.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Viral! Roti Mochi Lembut dan Mulur yang Bikin Netizen Kepo


    Jakarta

    Berawal hanya jualan online, toko roti ini akhirnya sekarang punya toko offline. Mereka menawarkan banyak varian, salah satunya roti sourdough isi mochi yang lagi viral.

    Roti kini jadi camilan favorit banyak orang karena hadir dalam berbagai rasa dan tampilan. Dari roti klasik hingga kreasi kekinian, semuanya punya penggemar setia.

    Inovasi roti tak pernah berhenti, mulai dari isian manis, gurih, hingga kombinasi unik. Kreasi baru ini membuat roti selalu menarik dicoba siapa saja.


    Salah satu yang unik ada kreasi antara roti dan mochi, seperti yang ditawarkan oleh toko bernama Burnt Sienna. Toko ini terkenal dengan varian roti unik.

    Berawal dari jualan online

    Burnt SiennaBurnt Sienna kini punya toko offline. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Burnt Sienna pertama kali didirikan tahun 2014. Awalnya bukan hanya menjual roti, melainkan membuat varian milkshake sehat. Lokasinya ada di Tebet, Jalan Bukit Duri Raya No 20.

    Setelah itu berkembang ke bisnis roti dan mochi rumahan yang kemudian jadi produk andalannya. Pemilik, Mitha Komala, memang suka belajar masak dan eksplorasi membuat roti sendiri dari dapur rumah.

    Produk roti di sini menggunakan bahan premium seperti tepung gandum utuh (whole wheat flour) dan tanpa pemanis buatan. Mereka menekankan aspek kesehatan dalam setiap produk yang dibuat.

    Sudah punya toko offline di pinggir rel kereta

    Burnt SiennaBurnt Sienna menawarkan banyak kreasi roti menarik. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kini Burnt Sienna sudah memiliki toko offline. Burnt Sienna juga memiliki area dine in untuk pelanggan. Meskipun minimalis, tetapi nyaman, estetik, dan pengalamannya menarik.

    Lokasinya yang berada di seberang rel kereta api memberikan pengalaman berbeda saat bersantap. Kamu bisa melihat kereta melintas dari jendela yang berukuran besar.

    Menawarkan roti mochi yang viral

    Burnt SiennaTampilan roti mochi di Burnt Sienna. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Burnt Sienna memang terkenal dengan menu roti dan mochi. Kemudian belum lama ini, toko roti tersebut mengeluarkan menu baru yang memadukan antara roti dan mochi.

    Ada 7 varian roti mochi, masing-masing dibanderol sekitar Rp 20.000-an. Kami memesan tiga varian yang jadi favorit, yakni Mozzarella Milk Cheese, Ovomaltine, dan Matcha.

    Roti mochinya dikemas menggunakan wadah anyaman bambu, persis wadah mochi khas Sukabumi. Rotinya dibuat dengan bebas gluten dan tanpa gula.

    Burnt SiennaRotinya diisi dengan mochi yang kenyal dan lembut. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Untuk pemanisnya menggunakan stevia dan madu. Rotinya lembut, diisi dengan mochi dengan tingkat kekenyalan yang pas. Tidak terlalu lembek dan tidak nempel di gigi.

    Isiannya terbilang royal, terlebih pada varian Ovomaltine yang membuat teksturnya tampak lumer ketika dibelah. Varian Mozzarella Milk Cheese tak kalah enak dengan perpaduan rasa asin, manis, dan milky.

    French Toast yang tak kalah lembut

    Burnt SiennaTampilan French Toast yang disajikan dengan topping mozzarela. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain roti mochi, Burnt Sienna juga menawarkan French Toast seharga Rp 35.000. Kami memilih French Toast varian keju mozzarella. Rotinya tebal dan lembut teksturnya.

    Rasanya juga milky, semakin enak ditambah topping mozarella yang di-blow torch, sehingga menambah rasa dan aroma smokey yang khas. Toppingnya juga disajikan royal dan lumer.

    Rasanya perpaduan asin, milky, dan sedikit manis. Makan roti di sini enaknya dipadukan dengan Matcha Latte seharga Rp 55.000. Matchanya dibuat tidak terlalu manis untuk menonjolkan rasa matcha dan susunya.

    Burnt SiennaMatcha Latte dan Ovomaltine Milkshake bisa jadi pilihan menarik. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Rasanya cenderung milky dan teksturnya ringan. Ada juga Ovomaltine Milkshake seharga Rp 38.000 yang manis, agak pahit khas cokelat, dan teksturnya kental dan tebal.

    Selain di Tebet, Burnt Sienna ini juga memiliki beberapa cabang lainnya. Mulai dari BSD, Bekasi, Senayan, Kebon Jeruk, dan Tomang.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lembutnya Roti Sourdough Buatan Sofdoh, Ide Oleh-oleh Baru dari Jogja


    Jakarta

    Di Jogja kini ada roti sourdough kekinian dengan berbagai varian rasa. Roti sourdough yang lembut dan lebih sehat ini juga cocok jadi oleh-oleh!

    Mudik ke Jogja biasanya pulang-pulang membawa oleh-oleh bakpia atau gudeg. Namun, variasi oleh-oleh dari Jogja kini bertambah.

    Bahkan, ada beberapa oleh-oleh kekinian yang bisa dicoba. Salah satunya roti sourdough yang ditawarkan gerai Sofdoh.


    Roti sourdough memang sedang mendapat popularitas tinggi di kalangan masyarakat Indonesia. Dikenal lebih sehat karena menggunakan ragi alami atau disebut sebagai sourdough starter.

    Begitu juga dengan roti sourdough yang ditawarkan gerai Sofdoh. Rotinya dibuat dan dipanggang fresh setiap pagi, menggunakan starter atau ragi alami dan bahan-bahan berkualitas lainnya.

    Selain itu, variasi rasa yang ditawarkan juga beragam, mulai dari Cranberry Cheese, Choco Cheese, Choco Nuts, sampai Spicy Beef Floss. Harganya pun masih terjangkau, dibanderol mulai dari Rp 20.000 saja.

    Lokasinya ada di dua tempat, yaitu di Ruko Seturan Square Jogja dan samping Gedung Permata (Jl Sultan Agung), Jogja.

    Berikut informasi roti sourdough buatan Sofdoh:

    1. Less gluten dan low sugar

    SofdohRoti-roti sourdough yang ditawarkan Sofdoh dibuat dari ragi alami, dan less gluten dan low sugar. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Seperti roti sourdough pada umumnya, roti di Sofdoh juga dibuat menggunakan ragi alami.

    Ragi alami atau starter yang digunakan berumur satu tahun, diberi nama ‘Cardio’. Cardio harus selalu diberi makan dan dirawat, tidak boleh sampai kepanasan atau kedinginan.

    Meskipun tergolong umur starternya belum lama, tetapi Cardio diyakini telah berperan banyak dalam proses pembuatan roti ini. Perannya membuat adonan roti menjadi lebih kenyal dan lembut.

    Selain itu, roti sourdough dari Sofdoh juga tak mengandung banyak gluten. Hal ini disebabkan karena selama proses fermentasi, ragi liar dan bakteri asam laktat memecah sebagian gluten dalam tepung. Menghasilkan roti dengan gluten lebih rendah, sehingga lebih mudah dicerna.

    Roti sourdough ini juga tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah. Sebab, saat dikonsumsi proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat menjadi lebih lambat.

    2. 11 varian rasa roti sourdough

    SofdohAda 11 varian rasa roti sourdough yang bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Terdapat 11 varian rasa yang bisa di dicoba di Sofdoh, mulai dari yang manis sampai gurih.

    Khusus untuk roti, ada 7 varian rasa berbeda, mulai dari yang paling favorit yaitu Cranberry Cheese, Choco Nuts, Choco Cheese, Brown Cinnamon, No Filling, Spicy Beef Floss, sampai Tuna Gochujang. Harga roti sourdough Rp 27.000 dan Rp 29.000.

    Sofdoh juga punya sourdough pretzel yang tersedia dengan tiga variasi rasa, yaitu Pretzel Almond, Pretzel Cinnamon, dan Pretzel Parmesan. Harganya Rp 22.000 dan Rp 27.000.

    Menu terakhir yaitu roti baguette polos yang juga dibuat menggunakan adonan sourdough. Variasi baguette ini dibanderol dengan harga Rp 20.000.

    Roti sourdough ini bisa dibeli satuan atau bisa juga langsung beli banyak untuk oleh-oleh karena disediakan kardus khusus dengan ekstra biaya tambahan.

    Roti ini tahan di suhu ruang sekitar 2 sampai 3 hari. Jika ingin dipanaskan kembali, bisa dipanaskan di microwave beberapa detik saja atau dikukus.

    Caranya dengan memanaskan kukusan, setelah panas dan beruap, matikan api dan masukkan roti sourdoughnya sampai kembali hangat.

    Kenikmatan roti sourdough dari Sofdoh dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Cranberry Cheese dan Choco Cheese yang jadi favorit

    SofdohCranberry cheese jadi salah satu yang paling favorit. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    detikFood mencoba beberapa varian paling favorit. Menurut kami semua roti sourdoughnya punya ukuran yang terbilang besar, dengan panjang sekitar 18-20 cm. Lalu rotinya dipotong menjadi 5 bagian kecil supaya lebih mudah dinikmati.

    Semua varian rotinya juga mengembang sempurna. Bagian luarnya memang agak renyah, tetapi dalamnya lembut kenyal, berserat, dan berongga.

    Tentu Cranberry Cheesenya tidak boleh dilewatkan. Harganya Rp 27.000, terdiri dari adonan terdiri buah cranberry kering, wijen hitam, dengan isian cream cheese di tengahnya.

    Rasa adonannya sendiri cenderung asam seperti hasil dari fermentasi, tidak begitu manis. Namun, sangat pas dipadukan dengan buah cranberry yang melimpah dengan rasa asam segar dan cream cheese yang juga asam dengan sentuhan gurih lembut dan sedikit manis susu.

    Sayangnya, komposisi cream cheesenya menurut kami terlalu sedikit, karena hanya ada di bagian tengah roti.

    SofdohVariasi choco cheesenya juga tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Variasi Choco cheese tidak kalah nikmat, harganya Rp 29.000 per buah. Adonannya sama-sama terdiri dari tambahan buah cranberry dan wijen hitam. Cream cheesenya juga bisa ditemukan di bagian tengah roti.

    Namun, rasanya agak berbeda. Rasa asamnya tetap ada dari adonan maupun cranberry, tetapi secara keseluruhan lebih didominasi rasa cokelat pekat dan sedikit lebih manis.

    4. Choco Nuts dan Spicy Beef Floss yang tidak kalah enak

    SofdohBagian dalam variasi choco nuts berupa lelehan cokelat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain Choco Cheese, mereka juga punya variasi Choco Nuts seharga Rp 27.000. Seperti adonan sourdough lainnya, variasi ini juga dilengkapi dengan tambahan cranberry kering dan wijen hitam.

    Bedanya bagian tengahnya bukan diisi cream cheese, melainkan lelehan cokelat. Rasanya tidak begitu manis maupun asam, lebih didominasi dengan rasa cokelat pekat. Tambahan wijen hitamnya pun memberi sedikit sentuhan rasa pahit.

    Namun, lumuran saus cokelatnya jauh lebih manis daripada adonannya, sehingga seimbang.

    SofdohKalau mau yang gurih bisa pesan variasi spicy beef floss. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau tidak suka yang buah-buahan atau cokelat seperti ini, bisa mencoba variasi Spicy Beef Floss seharga Rp 27.000. Menggunakan adonan yang sama, terdiri dari cranberry dan wijen hitam, tetapi ada tambahan abon sapi di bagian tengahnya.

    Rasa adonan originalnya cenderung asam, dengan sedikit sentuhan manis. Barulah rasa gurih pedas muncul dari abon sapinya. Meskipun perpaduannya terdengar aneh, tetapi ternyata kombinasinya cocok. Justru cita rasa roti ini menjadi lebih kompleks.

    5. Cinnamon pretzel bisa jadi pilihan

    SofdohAda juga cinnamon pretzel yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain roti sourdough, kami juga mencoba Cinnamon Pretzel seharga Rp 22.000.

    Ukurannya sama seperti pretzel pada umumnya, dengan lebar sekitar 19-20 cm. Namun, tekstur adonannya cukup berbeda.

    Kalau pretzel yang dibuat bukan dari sourdough punya tekstur yang padat dan lembut, pretzel ini justru lebih cenderung chewy kenyal, tetapi tetap lembut.

    Topping kayu manis tidak sekadar taburan bubuk kayu manis saja, tetapi berupa olesan selai kayu manis yang rasanya tidak begitu manis, tetapi ada sentuhan asam dengan aroma khas.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah


    Jakarta

    Pria di Singapura bernama Raeza Ibrahim menceritakan pengalamannya setelah divonis dengan berbagai kondisi kesehatan parah. Ia didiagnosis mengidap kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Mengetahui itu, Raeza bertekad untuk menurunkan berat badannya yang saat itu mencapai 100 kg. Pada Maret 2024, ia mulai mendaftar di pusat kebugaran Singapura dibantu personal trainer atau PT, Haziq bin Elvis.

    Di hari pertama, ukuran tubuhnya dicatat. Setelah melihat banyak foto di pusat kebugaran, ia semakin termotivasi untuk mengubah hidupnya.


    Mulai Rutin Olahraga

    Bin Elvis memulai dengan menyuruh Raeza melakukan split squat sambil memegang dumbel seberat 2 kg di masing-masing tangan. Hampir setahun kemudian, ia melakukan beberapa set split squat dengan beban 26 kg.

    Rencana latihan Bin Elvis mengharuskan Ibrahim berjalan 10.000 langkah setiap hari, mengikuti diet 1.800 kalori per hari, lebih sedikit kalori daripada yang ia bakar dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Kami berusaha membuat Raeza kuat dengan gerakan dasar gabungan seperti split squat, incline chest press, pull up, dan berbagai gerakan dead lift” dan berusaha menargetkan kelompok otot yang lebih kecil seperti trisep dan bahu, kata bin Elvis yang dikutip dari South China Morning Post.

    Setelahnya, Raeza mulai berjalan kaki kemana-mana. Di kantor dan pusat perbelanjaan, ia mulai sering naik tangga. Ia juga mulai berlatih Muay Thai dan hiking di akhir pekan.

    Mengubah Pola Makan

    Ia juga mengubah pola makannya, mulai dari memasak sendiri dan makan secara teratur.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” jelas Raeza.

    Untuk sarapan, di jam 8 pagi Raeza biasa makan roti sourdough dengan telur atau buah. Sebelum makan siang, ia juga minum protein shake.

    Raeza biasa makan siang pukul 1 dengan salad dan protein. Ia juga mengkonsumsi semangkuk buah pada jam 5 sore untuk membuatnya kenyang sampai waktu makan malam.

    Malam harinya pukul 8, Raeza makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Tidur Lebih Awal

    Dia juga mulai tidur lebih awal pukul 11 malam, dengan waktu tidur selama 6-8 jam per hari. Pria 38 tahun itu juga rutin minum empat hingga tujuh liter air setiap hari.

    “Jika Anda merasa lapar, kemungkinan besar Anda sebenarnya haus,” tutur Ibrahim.

    Menurutnya, hal yang tersulit dalam hidupnya untuk hidup lebih sehat adalah datang untuk sesi latihan.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk datang latihan. Haziq menghubungi saya secara teratur untuk mengetahui perasaan saya. Ketika saya harus makan di luar, dia akan membantu mencari menu restoran dan menyarankan pilihan yang paling sehat. Dia berusaha keras, dan saya merasa bertanggung jawab kepadanya,” terang Raeza.

    “Harus mengisi detail seperti kalori yang dikonsumsi, tidur, dan tingkat hidrasi pada aplikasi setiap hari membantu saya tetap pada jalur yang benar,” sambungnya.

    Namun, perubahan di hidupnya membuatnya puas. Ia merasa lebih bersemangat, percaya diri, dan lebih produktif dan tidak bekerja selama berjam-jam lagi.

    “Saya merasa bisa melakukan apa pun yang saya inginkan. Itu memungkinkan saya menjadi teman, saudara, dan pemimpin tim yang lebih baik, dan membuat saya disiplin dalam bidang lain dalam hidup saya,” tuturnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Cerita Diet Pria Berbobot 100 Kg Sukses Pangkas BB, Ukuran Baju dari XL ke S

    Jakarta

    Seorang pria di Singapura menceritakan kondisi kesehatannya yang parah. Pada tahun 2023, Raeza Ibrahim divonis mengidap beberapa penyakit parah, seperti kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Saat itu, berat badan Raeza mencapai 100 kg, kondisi yang mengerikan dalam hidupnya.

    “Saya sadar bahwa saya kelebihan berat badan, tetapi tidak membayangkan seberapa parah kerusakannya,” tuturnya yang dikutip dari South China Morning Post.


    Raeza menceritakan sebelumnya ia mengeluhkan sakit punggung kronis selama bertahun-tahun karena kelebihan berat badan. Ia pun dirawat di rumah sakit dengan nyeri dada pada tahun 2017.

    Pada tahun 2020, Raeza juga didiagnosis mengidap apnea tidur obstruktif. Kondisi ini dapat berakhir jika ia mulai mengubah gaya hidupnya.

    Dalam waktu enam bulan, kadar kolesterol, lemak hati, dan tekanan darahnya kembali normal. Masalah apnea tidur dan nyeri punggungnya juga mulai hilang..

    Pada bulan Agustus 2024, berat badannya turun 26 kg dan lemak tubuhnya berkurang dari 34,8 persen menjadi 14,5 persen.

    Hal itu juga berpengaruh pada ukuran pakaiannya yang turun dari XL menjadi S.

    Saat ini, ia berada dalam kondisi terbaik dalam hidupnya, secara fisik maupun mental.

    Proses Perubahan Gaya Hidup yang Drastis

    Pria 38 tahun itu awalnya sangat aktif secara fisik saat masa sekolah dan perguruan tinggi. Ia biasa bermain bulu tangkis, rugbi, dan kriket.

    Namun, di awal karier hukumnya yang menuntut, ia bekerja 10 hingga 14 jam sehari, lima atau enam hari seminggu. Berat badannya mulai bertambah.

    “Saya tidak cukup tidur, tidur pukul 3 pagi dan bergegas berangkat kerja pukul 8 pagi. Waktu makan saya tidak teratur. Saya makan apa pun yang saya inginkan, kapan pun saya mau. Saya bangun dengan perasaan lesu dan tidur dengan perasaan yang sama,” kata Raeza.

    Kenaikan berat badannya juga sangat berdampak buruk secara emosional. Ia merasa diburu-buru oleh waktu dalam melakukan aktivitas, tidak menyukai penampilanya, dan merasa kurang percaya diri.

    Selama bertahun-tahun, ia melakukan berbagai upaya untuk bisa kembali bugar. Tetapi, tidak ada yang berhasil.

    Pada tahun 2016, ia mengambil cuti panjang selama tiga bulan untuk mendaftar di Tiger Muay Thai, sebuah tempat kebugaran di Phuket, Thailand. Ia berhasil menurunkan berat badan 6 kg, tetapi berat badannya naik lagi saat ia kembali bekerja.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk bertindak. Merasa buruk tentang penampilan adalah satu hal, merasa bahwa hidup Anda mungkin berakhir sebelum waktunya karena kelalaian Anda sendiri adalah hal yang sama sekali berbeda,” tutur Raeza.

    Ia pun mendaftar di pusat kebugaran Singapura pada Maret 2024 yang dibimbing oleh pelatih. Raeza dilatih melakukan split, angkat beban, dan diharuskan berjalan 10.000 langkah setiap hari.

    Selain berolahraga, Raeza mulai mengubah pola makannya dengan masak sendiri dan makan secara teratur. Ia disarankan untuk mengikuti diet 1.800 kalori per hari, dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” terang Raeza.

    Untuk sarapan pada pukul 8 pagi, ia biasa mengkonsumsi roti sourdough dengan telur atau buah. Kemudian, pada 11 siang ia minum protein shake.

    Untuk makan pukul 1 siang, Raeza biasanya makan salad dengan protein. Sebagai camilan pukul 5 sore, ia biasa mengkonsumsi semangkuk buah yang membuatnya kenyang hingga waktu makan malam.

    Menu makan malamnya, Raeza biasa makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Setelah mengalami perubahan yang drastis, Raeza mengunggah menu sehatnya ke media sosial. Ia mulai menerima banyak pujian dan membuat banyak temannya termotivasi dengan perubahannya.

    “‘Suka’ dan pujian yang saya terima dari keluarga dan teman memotivasi saya untuk terus menjalankan diet baru saya,” terang Raeza.

    “Bisa memperlihatkan lengan yang kencang dengan sedikit perut six-pack itu menyenangkan,” sambungnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto