Tag: ruchman basori

  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Tak Hanya untuk Warga Kampus Islam


    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) akan dibuka bagi civitas academica perguruan tinggi keagamaan (PTK), termasuk dosen. Beasiswa ini disiapkan untuk calon mahasiswa S2 dan S3.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori menyatakan civitas academica dan dosen sekolah tinggi Khonghucu juga bisa mendaftar, baik untuk lanjut kuliah di dalam maupun luar negeri. Termasuk di antaranya studi di China.

    “Boleh para dosen mengambil studi ke Tiongkok dan negara-negara yang dikehendaki para dosen, agar setidaknya lima dosen dalam setiap program studi bergelar doktor,” kata Ruchman saat sosialisasi beasiswa dan pengembangan sumber daya manusia perguruan tinggi keagamaan (PTK) di Sekolah Tinggi Khonghucu Indonesia (STIKIN) Purwokerto, di Purwokerto, Sabtu (22/2/2025), dilansir Kemenag.


    Berdasarkan catatan kementerian, ada sekitar 6.000 awardee BIB sejak 2022 yang didanai lewat kerja sama Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa merupakan kebijakan strategis untuk meningkatkan SDM perguruan tinggi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

    Ruchman berharap dosen dan tenaga kependidikan dapat lanjut kuliah di kampus terbaik di dalam negeri dan di luar negeri dengan BIB.

    “Adagium orang miskin dilarang kuliah, harus kita patahkan dengan beasiswa, sehingga akan muncul perubahan paradigma orang miskin harus kuliah,” kata Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) teresebut.

    Syarat BIB Kemenag 2025

    Ruchman mengatakan, syarat BIB Kemenag antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), serta memiliki kemampuan bahasa Inggris, indeks prestasi kumulatif (IPK), persiapan akademik, daya juang dan daya tahan. Peserta juga harus lolos seleksi beasiswa.

    “Persiapkan sejak dini TOEFL ITP, kesiapan studi, dan juga mendapatkan LoA dari PT pilihan,” kata Ruchman.

    Berdasarkan penerimaan BIB sebelumnya, berikut syarat umum beasiswa yang bisa disiapkan dari sekarang:

    • KTP
    • Ijazah atau surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi jika melamar S2/S3
    • Bukti korespondensi dengan calon supervisor bagi pelamar S3
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris seperti TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, Duolingo English Test, atau sertifikat dari PTKIN/PTN bersangkutan (cek kembali syarat spesifik bahasa Inggris yang ditentukan kampus tujuan masing-masing)
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Bagi pelamar S2, siapkan rencana studi 1.500-2.000 kata berisi:
      • – Alasan pemilihan prodi
      • – Topik yang akan ditulis pada tesis/bentuk lain
      • – Rencana studi awal-akhir semster
      • – Aktivitas nonakademik yang akan dilakukan
      • – Tulisan dalam bahasa Indonesia bagi yang hendak melamar S2 dalam negeri
    • Personal statement/motivasi diri sesuai format
    • Jika sudah bekerja, sertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, dan surat pernyataan bebas tugas dari pimpinan yakni:
      • – Pimpinan perguruan tinggi asal, dekan atau rektor bagi peserta dosen perguruan tinggi
      • – Pimpinan bidang SDM di perguruan tinggi atau kepala biro SDM bagi peserta tenaga kependidikan perguruan tinggi
      • – Pejabat eselon 1 atau 2 untuk tenaga kependidikan di Kemenag
      • – Kepala Kanwil Kemenag setempat untuk ASN nonperguruan tinggi
      • – Ketua instansi tempat bertugas
    • Pelamar S3 menyertakan rencana penelitian atau karya akademik lain sesuai format

    Komponen Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berikut komponen Beasiswa Indonesia Bangkit program gelar berdasarkan rekrutmen beasiswa penuh program gelar sebelumnya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (tuition fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Dana darurat

    Biaya Tambahan Disabilitas

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan

    Semoga berhasil di Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, detikers!

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Akan Dibuka, Siapkan Syarat Ini dari Sekarang!


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) akan membuka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Peminat beasiswa ini dapat menyiapkan syarat sertifikat bahasa Inggris TOEFL dari sekarang.

    Kabar tersebut disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori dalam sosialisasi beasiswa Kemenag pada dosen dan pejabat akademik Institut Bakti Negara (IBN) Tegal.

    “BIB Kemenag 2025, insya Allah akan ada rekrutmen baru, dalam dua bulan mendatang,” ucap Ruchman pada Jumat (31/1/2025), dikutip dari laman Kemenag, Senin (3/2/2025).


    “Persiapkan diri para dosen dan tenaga kependidikan, seperti TOEFL, daya juang, dan daya tahan. Dan tak kalah pentingnya adalah lulus tes seleksi, salah satunya wawancara,” imbuhnya.

    Beasiswa Indonesia Bangkit adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Beasiswa BIB sejak 2022 antara lain dibuka untuk kuliah di dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

    “Sampai 2025, kurang lebih 6.000 orang keluarga besar Kemenag telah ambil bagian mendapatkan beasiswa BIB dan Dana Abadi Pesantren Kemenag RI,” kata Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut.

    Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berikut komponen Beasiswa Indonesia Bangkit program gelar berdasarkan rekrutmen beasiswa penuh program gelar sebelumnya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (tuition fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Dana darurat

    Biaya Tambahan Disabilitas

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan

    Syarat Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berdasarkan penerimaan BIB sebelumnya, berikut syarat umum beasiswa yang bisa dilengkapi dari sekarang:

    • KTP
    • Ijazah atau surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi jika melamar S2/S3
    • Rapor bagi pelamar S1/D4
    • Bukti korespondensi dengan calon supervisor bagi pelamar S3
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris seperti TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, Duolingo English Test, atau sertifikat dari PTKIN/PTN bersangkutan (cek kembali syarat spesifik bahasa Inggris yang ditentukan kampus tujuan masing-masing)
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Bagi pelamar S2, siapkan rencana studi 1.500-2.000 kata berisi:
      – Alasan pemilihan prodi
      – Topik yang akan ditulis pada tesis/bentuk lain
      – Rencana studi awal-akhir semster
      – Aktivitas nonakademik yang akan dilakukan
      – Tulisan dalam bahasa Indonesia bagi yang hendak melamar S2 dalam negeri
    • Personal statement/motivasi diri sesuai format
    • Jika sudah bekerja, sertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, dan surat pernyataan bebas tugas dari pimpinan yakni:
      – Pimpinan peguruan tinggi asal, dekan atau rektor bagi peserta dosen perguruan tinggi
      – Pimpinan bidang SDM di perguruan tinggi atau kepala biro SDM bagi peserta tenaga kependidikan perguruan tinggi
      – Pejabat eselon 1 atau 2 untuk tenaga kependidikan di Kemenag
      – Kepala Kanwil Kemenag setempat untuk ASN nonperguruan tinggi
      – Ketua instansi tempat bertugas
    • Pelamar S3 menyertakan rencana penelitian atau karya akademik lain sesuai format

    Informasi BIB 2025 bisa dipantau di https://beasiswa.kemenag.go.id. Selamat menyiapkan diri untuk mendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, detikers!

    (twu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa-beasiswa yang Tak Kena Efisiensi, Catat!


    Jakarta

    Efisiensi anggaran juga tak luput menjamah kementerian yang mengurusi bidang pendidikan. Terlebih bila efisiensi anggaran tersebut menyasar berbagai beasiswa yang menopang hidup banyak siswa dan mahasiswa Indonesia.

    Kendati demikian di hadapan Komisi XI DPR RI, Kamis (13/2/2025) Menteri Keuangan Sri Mulyani berjanji agar tetap berpegang pada amanat UUD 1945. Di mana pemerintah harus mengalokasikan 20 persen belanja APBN untuk anggaran pendidikan.

    “Tadi juga diingatkan untuk 20 persen (anggaran pendidikan), sesuai konstitusi pasti kita juga akan jaga,” ujar Menkeu dikutip dari arsip detikEdu.


    Selain itu, para menteri juga telah bertemu Kementerian Sekretariat Negara untuk membahas penyesuaian Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Disebutkan pagu belanja pegawai dan belanja bantuan sosial tidak boleh terkena efisiensi anggaran.

    Beasiswa-beasiswa yang dikeluarkan kementerian pada dasarnya masuk dalam daftar belanja bantuan sosial. Dengan demikian sifatnya tetap dan tak boleh dikurangi.

    Adapun daftar beasiswa-beasiswa yang tak kena efisiensi di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Agama (Kemenag) yakni sebagai berikut.

    Beasiswa-beasiswa yang Tak Kena Efisiensi

    1. Kemendikdasmen

    Program Indonesia Pintar

    Sebagai informasi, Kemendikdasmen terkena efisiensi anggaran hingga Rp 7,3 triliun. Sehingga terjadi penyesuaian anggaran dari Rp 33,5 triliun menjadi Rp 26,27 triliun.

    Pos beasiswa yang tak terkena efisiensi di Kemendikdasmen adalan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti menjelaskan anggaran yang ditetapkan untuk PIP adalah Rp 9,67 triliun bagi 17,9 juta penerima.

    Selain itu, Kemenkeu juga dinilai tengah membahas penambahan anggaran sebesar Rp 3,8-3,9 triliun untuk penerima PIP jenjang SMA/SMK yang masih menerima dana PIP sebesar Rp 1 juta padahal seharusnya Rp 1,8 juta. Jumlah penerima yang belum mendapatkan haknya adalah 666 ribu siswa.

    “Masih kami cantumkan Rp 9,6 (triliun) untuk 17,9 juta anak dari SD sampai SMA/SMK. Namun, (akan ada) tambahan sekitar 3,8 sampai 3,9 triliun rupiah, sudah mulai dibahas di Kementerian Keuangan,” ujar Suharti pada rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025) lalu.

    “Untuk SMA/SMK dengan pagu yang ada sekarang masih kurang sekitar 666 ribu siswa dengan satuan biaya yang masih sebesar Rp 1 juta, harusnya Rp 1,8 juta,” tambahnya.

    Kesimpulannya, untuk PIP 2025 Kemendikdasmen menyamakan target sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni 17,9 juta penerima dengan anggaran Rp 9,672 triliun.

    Sebagai informasi PIP adalah dana bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah kepada siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin. Untuk bisa mendapat PIP, siswa harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (DTKS Kemensos). Adapun besaran dana bantuan PIP adalah:

    • Rp 450.000 untuk jenjang SD
    • Rp 750.000 untuk jenjang SMP
    • Rp 1,8 juta untuk jenjang SMA/SMK

    2. Kemendiktisaintek

    Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)

    KIP Kuliah adalah beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang ekonomi kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi. Beasiswa ini memungkinkan siswa mendapat tunjangan hidup selama masa kuliahnya dan dibebaskan dari biaya uang kuliah tunggal (UKT).

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menjelaskan KIP Kuliah terkena efisiensi anggaran sebesar Rp 1,319 triliun. Padahal pagu awal program ini Rp 13,698 triliun.

    Satryo meminta agar seluruh pagu beasiswa dikembalikan kepada total anggaran awal dan tidak dilakukan efisiensi.

    “Bantuan sosial beasiswa kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula. Karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” tutur Satryo dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025).

    Di akhir rapat kerja, Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian juga mempertanyakan mengapa anggaran beasiswa Kemendiktisaintek terkena pemotongan anggaran. Ia juga menyatakan akan mengajukan alokasi KIP Kuliah tidak dilakukan efisiensi.

    Kendati demikian, Menkeu Sri Mulyani menyatakan KIP tidak akan mengalami pemotongan atau pengurangan. KIP tetap mendapat anggaran sebesar Rp 14,79 triliun untuk 1.040.192 penerima.

    KIP Kuliah saat ini tengah melakukan pendaftaran untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025. Pendaftaran untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ditutup 18 Februari 2025 mendatang.

    Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

    Beasiswa kedua yang dibebaskan dari efisiensi anggaran adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). BPI adalah program beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi baik program bergelar (degree) S1, S2, hingga S3 dan tidak bergelar (non-degree) untuk kampus dalam dan luar negeri.

    BPI merupakan program kerjasama antara Kemendikbudristek dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Berbagai manfaat yang diterima awardee BPI adalah:

    • Dana Pendidikan
      • Biaya kuliah
      • Biaya pendaftaran
      • Tunjangan buku
      • Bantuan penelitian tesis/disertasi
      • Bantuan seminar internasional
      • Bantuan publikasi jurnal internasional
    • Biaya pendukung
      • Transportasi
      • Aplikasi visa
      • Asuransi kesehatan
      • Kedatangan
      • Biaya hidup bulanan
      • Dana keadaan darurat
      • Dana tunjangan keluarga

    Sebelumnya, BPI masuk dalam daftar efisiensi anggaran sebesar 10% dari pagu awal Rp 194 miliar. Namun seusai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Menkeu Sri Mulyani tegaskan BPI akan berjalan seperti semula dengan anggaran awal.

    3. Kemenkeu

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

    Beasiswa LPDP menjadi bantuan pemerintah untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang selalu ditunggu masyarakat setiap tahunnya. Menkeu Sri Mulyani memastikan bila LPDP tak terkena efisiensi anggaran.

    Saat ini LPDP tengah membuka pendaftaran hingga 17 Februari 2025 mendatang. Beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted.

    Untuk melihat daftar beasiswa lebih lengkap detiekrs bisa cek pada artikel berikut:

    4. Kemenag

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Terakhir, beasiswa besar yang tidak terkena efisiensi anggaran adalah Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag. Mirip dengan BPI, BIB adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

    Hadir sejak 2022, BIB memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori menyatakan BIB segera membuka pendaftaran dalam dua bulan ke depan.

    Berbagai komponen biaya yang didapatkan penerima BIB Kemenag bisa dilihat pada artikel berikut:

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Dibuka 1 April, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun ini akan dibuka pada 1 April 2025. BIB adalah beasiswa kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

    “Pengumuman pendaftaran BIB 2025 akan dilakukan pada 21 Maret 2025. Sementara untuk pendaftarannya, dibuka mulai 1 April 2025,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Prof Phil Kamaruddin Amin dilansir dari laman Kemenag Sulawesi Barat, Kamis (20/3/2025).

    Beasiswa Indonesia Bangkit adalah beasiswa kolaborasi antara Kemenag danLPDP. Beasiswa ini menyediakan biaya pendidikan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Pilihan kampus tujuan beasiswa pun beragam. Ada yang di dalam negeri juga di luar negeri.


    Sejak 2022, BIB telah mendanai 6.000 mahasiswa. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori mengatakan BIB bisa dicoba juga oleh dosen dan tenaga kependidikan.

    “Boleh para dosen mengambil studi ke Tiongkok dan negara-negara yang dikehendaki para dosen, agar setidaknya lima dosen dalam setiap program studi bergelar doktor,” jelasnya.

    Syarat Daftar Beasiswa Indonesia Bangkut

    • Berumur maksimal 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3 Memiliki ijazah atau surat keterangan lulu
    • Bagian dari keluarga besar Kementerian Agama RI
    • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris (TOEFL) atau bahasa Arab (TOAFL)
    • Melengkapi persyaratan administrasi lainnya

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berdasarkan persyaratan di tahun 2024, berikut dokumen syarat daftar Beasiswa Indonesia Bangkit:

    • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    • Ijazah/surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai bagi pendaftar S2 atau S3
    • Surat rekomendasi kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS atau Duolingo English Test
    • Personal statement atau motivasi diri
    • Bagi pelamar yang telah bekerja bisa menyertakan surat izin pimpinan beserta surat keterangan masa kerja dan pernyataan bebas tugas kerja dari pimpinan
    • Rencana studi berisi 1.500-2.000 kata bagi pelamar S2
    • Rencana penelitian dan karya akademik (jika ada) bagi pelamar S3

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Indonesia Bangkit

    Beasiswa Indonesia Bangkit ini menanggung pembiayaan atas kebutuhan berikut:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP
    • Bantuan publikasi jurnal internasional bagi awardee S2/S3
    • Bantuan seminar internasional
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Biaya hidup bulanan

    Biaya Pendukung

    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Transportasi
    • Family allowance (S3)
    • Asuransi kesehatan
    • Dana darurat
    • Settlement allowance

    Biaya Tambahan bagi Disabilitas

    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui
    • Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa bagi Awardee Afirmasi
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan
    • Biaya program

    Itulah bocoran pembukaan pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Yuk segera siapkan dokumen-dokumen persyaratannya!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Pendidikan Jarak Jauh Guru PAI-Bahasa Arab, Ini Syaratnya



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan beasiswa Sarjana (S1) untuk guru. Nantinya, guru dapat menempuh kuliah PJJ secara gratis di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

    “Pemberikan beasiswa untuk guru dan calon guru sangat penting, termasuk beasiswa S1 PJJ untuk merespon kompleksitas persoalan kehidupan yang serba digital,” kata Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama, Ruchman Basori dikutip dari laman Kemenag, Jumat (18/7/2025).

    Penerima beasiswa dapat melanjutkan pendidikan untuk prodi S1 PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).


    “Guru dan calon guru harus terus-meneruskan ditingkatkan kualitasnya. Pemberian beasiswa Prodi PJJ Guru PAI, Guru Bahasa Arab dan PGMI pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menjadi pilot project Kementerian Agama,” kata Ruchman.

    Ada 2 Ribu Lebih Pendaftar Beasiswa Tahun Ini

    Berdasarkan catatan pendaftar tahun ini, ada sebanyak 2.451 yang melamar beasiswa. Hingga saat ini, sudah ada 3.313 orang yang memperoleh beasiswa sejak dibuka pada tahun 2022.

    Penyedia dana beasiswa kuliah PJJ ini adalah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Adapun Kemenag menjadi pengelola dan perancang desain beasiswanya.

    Ruchman menyebut pengadaaan beasiswa PJJ ini adalah mandat dari UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Guru tak hanya diberikan pelatihan tetapi juga studi lanjut.

    Syarat Daftar Beasiswa PJJ Guru PAI-Bahasa Arab

    Adapun syarat pendaftaran beasiswa PJJ Kemenag tahun ini adalah sebagai berikut:

    • Warga negara Indonesia
    • Berusia maksimal 47 tahun
    • Mempunyai ijazah atau surat tanda tamat belajar
    • Berstatus sebagai guru madrasah, guru sekolah, guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), atau guru pondok pesantren.
    • Mempunyai SK penempatan mengajar
    • Tidak sedang mendaftar sebagai PPPK atau PNS
    • Wajib mengikuti pendidikan dan menyelesaikan studi sesuai program beasiswa
    • Tidak sedang mendapat atau mendaftar beasiswa S1 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri
    • Direkomendasikan oleh pimpinan lembaga pendidikan
    • Mengisi data diri lengkap selama pendaftaran
    • Menandatangani surat pernyataan komitmen dan integritas di atas materai Rp 10.000

    Jika detikers tertarik mendaftar, bisa terus pantau informasi pembukaanya via website https://beasiswa.kemenag.go.id/ ya.

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 Dibuka, Kuota Capai 25 Ribu Mahasiswa



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka KIP Kuliah Kemenag 2025. Beasiswa ini mirip dengan KIP Kuliah yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

    Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi dan berpotensi untuk melanjutkan studi pada perguruan tinggi. Anggaran bantuan KIP KuliahKemenag tahun ini telah disiapkan untuk 25.964 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).


    “Total anggaran yang disalurkan sebanyak Rp171.362.400.000 untuk mahasiswa PTK binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, dan Bimas Buddha,” terang Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori di Mataram, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (6/9/2025).

    Kuota sebanyak 25.964 mahasiswa itu di antaranya terdiri atas 21.490 mahasiswa PTK Islam (PTKI) negeri dan swasta. Selain itu, ada kuota 2.537 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Kristen, 770 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Katolik, 320 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Buddha, dan 855 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Hindu.

    Mulanya, penanganan Kuota KIP Kuliah dikelola oleh Unit Eselon I yang membidangi Perguruan Tinggi Keagamaan. Namun mulai 2025, program ini ditangani oleh Puspenma Kemenag.

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 tergantung dari PTKI penyalur. Sebagai contoh, UIN Sunan Gunung Djati, pendaftaran KIP Kuliah Kemenag akan dibuka pada 2 hingga 11 September 2025.

    Sementara itu, UIN Sultan Thaha Jambi membuka pendaftaran KIP Kuliah Kemenag mulai 4-21 September 2025.

    Oleh karena itu, pelajar bersangkutan perlu menanyakan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran KIP KuliahKemenag 2025 kepada perguruan tinggi masing-masing.

    Syarat KIP Kuliah Kemenag 2025

    Melansir laman UIN Sunan Gunung Djati, berikut syarat KIP Kuliah Kemenag 2025:

    Mahasiswa baru angkatan 2025

    Memiliki keterbatasan ekonomi tetapi memiliki potensi akademik yang baik

    Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan: Kepemilikan Kartu Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Jakarta Pintar (KJP), atau merupakan Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

    Mengumpulkan berkas:
    -Fotokopi KIP/Kartu PKH/KKS/ DTKS/SKTM
    -Surat keterangan penghasilan orang tua
    -Fotokopi surat keterangan kepemilikan rumah
    -Fotokopi KTP mahasiswa dan orang tua
    -Bukti pembayaran listrik
    -Fotokopi bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan
    -Foto rumah
    -Fotokopi ijazah serta transkrip nilai
    -Fotokopi bukti prestasi akademik dan nonakademik
    -Surat keterangan kematian orang tua (opsional).

    Tertarik mendaftar KIP Kuliah Kemenag 2025?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP-Kemenag Buka Pembiayaan Riset Dosen, Batas Proposal sampai 7 November 2025!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama (Kemenag) tengah membuka pendanaan riset Ministry of Religious Affairs The Awakened Indonesia Research Funds (MoRA The Air Funds). Pengiriman proposal dibuka sampai 7 November 2025 mendatang.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori mengatakan, terdapat empat tema prioritas MoRA The AIR Funds. Keempatnya yakni sains dan teknologi, sosial humaniora, ekonomi dan lingkungan, serta kebijakan layanan pendidikan.

    Nilai anggaran riset masing-masing sebesar maksimal Rp 500 juta. Khusus bidang sains dan teknologi, nilai anggaran maksimal Rp 2 miliar.


    Isu riset 2025-2029 diharapkan berfokus pada dukungan terhadap sasaran pembangunan nasional. Termasuk di antaranya seperti penurunan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

    Penelitian yang dilaksanakan juga diharapkan mendukung peningkatan riset, percepatan hilirisasi riset, serta kolaborasi solutif antara perguruan tinggi-dunia usaha dan industri. Lebih lanjut, riset yang didanai akan mendorong kesejahteraan masyarakat dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

    Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, mengatakan program ini mendukung pengembangan SDM berkualitas dan menjawab masalah masyarakat.

    Program ini menurutnya juga merespons tantangan perluasan akses, peningkatan mutu, dan peningkatan daya saing di pendidikan tinggi keagamaan (PTK) dan ma’had aly.

    “Program ini menjadi terobosan penting bagi Kementerian Agama RI dalam kerangka menyelesaikan problem-problem kemasyarakatan, keagamaan, dan kebangsaan berbasis riset,” ucapnya, dikutip dari laman Kemenag, Rabu (29/10/2025).

    Bidang Prioritas MoRA The Air Funds

    Bidang Sosial Humaniora

    Bidang riset soshum terdiri dari 19 tema, yaitu:

    • Pendidikan transformatif, kontekstualisasi teks agama dan keagamaan
    • Demokrasi dan identitas bangsa
    • Budaya keberagamaan dan harmoni sosial
    • Hukum yang berkeadilan
    • Globalisasi dan perubahan sosial
    • Inovasi sosial, media dan masyarakat digital
    • Kependudukan, kesejahteraan dan keadilan sosial
    • Perempuan dan anak
    • Budaya dalam upaya mencegah dan menangani akibat dari kekerasan, radikalisme, kekerasan berbasis gender, anak, etnisitas, agama dan identitas lainnya
    • Pengembangan kesejahteraan dan keunggulan prestasi, demokrasi, politik dan pemilihan umum
    • Corporate social responsibility (CSR)
    • Mobilitas perempuan dan kelompok rentan sebagai resiliensi dalam sistem dan struktur masyarakat dalam era global
    • Reformasi agraria
    • Rekayasa sosial dan pengembangan pedesaan
    • Kearifan lokal sebagai modal sosial bagi ketahanan bangsa
    • Grand design kekayaan intelektual lokal, peninggalan sejarah dan pelestariannya
    • Karakter bangsa dan pariwisata berkesinambungan
    • Agama dan humanisme
    • Hukum dan demokrasi.

    Bidang Sains dan Teknologi

    Proposal bidang sains dan teknologi dapat meliputi salah satu dari 11 tema berikut:

    • Hilirisasi sains, pengembangan teknologi, kedokteran dan kesehatan
    • Pertanian dan ketahanan pangan
    • Kemaritiman
    • Transportasi
    • Keragaman hayati
    • Kebencanaan
    • Pertahanan dan keamanan
    • Jaringan, data dan keamanan informasi
    • Saintifikasi jamu dan herbal, teknologi produksi pigmen alami, etnomedisin (daun, akar, umbi, batang, buah), pengembangan teknologi biosimilar, biosintesis, dan biorefinery untuk produksi bahan obat
    • Penguatan agroindustri berbahan baku sumber daya lokal
    • Pemanfaatan kearifan lokal dalam proses pemuliaan bibit tanaman, ternak dan ikan
    • Pengembangan teknologi big data.

    Bidang Ekonomi dan Lingkungan

    Sebanyak 13 tema dapat dipilih untuk proposal riset bidang ekonomi dan lingkungan, yaitu:

    • Ekonomi syariah
    • Kemiskinan ekstrem
    • Green economy
    • Green metrics
    • Green campus dan perubahan iklim global
    • Eksplorasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir
    • Regulasi dan budaya sadar bencana kebakaran lahan dan hutan
    • Recovery kehidupan sosial, ekonomi, budaya masyarakat pasca bencana
    • Manajemen limbah berbahaya dan beracun
    • Mobilitas pada masyarakat lokal dan strategi memelihara lingkungan asal dan tujuan
    • Perempuan dalam wirausaha
    • Koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis pengetahuan khas perempuan
    • Digital ekonomi/smart economic/ekonomi kreatif.

    Kebijakan Layanan Pendidikan dan Keagamaan

    1. Evaluasi dan pencanangan kebijakan, terkait dengan layanan pada lingkup Kemenag, meliputi madrasah, pondok pesantren, pendidikan agama di sekolah, pendidikan tinggi keagamaan dan pendidikan keagamaan lainnya.

    2. Layanan pendidikan, di antaranya yakni meliputi teknologi pendidikan dan pembelajaran, kurikulum pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, serta pengembangan manajemen sekolah berbasis kearifan lokal.

    3. Kebijakan layanan di bidang keagamaan, meliputi:
    – KUA
    – Penyelenggaraan haji dan umroh
    – Jaminan produk halal
    – Moderasi beragama dan kebijakan keagamaan di tingkat daerah
    – Layanan keagamaan lainnya.

    Syarat Dosen MoRA The Air Fund 2025

    Program MoRA the AIR Funds harus dilaksanakan oleh periset perguruan tinggi keagamaan (PTK) bersama periset dari beberapa lembaga riset dan/atau perguruan tinggi umum (PTU) di dalam maupun luar negeri. Riset 1-3 tahun (multiyears) ini juga dapat melibatkan pihak dunia usaha dan dunia industri (DUDI) agar output bisa berjangka panjang dan bermanfaat untuk banyak pihak.

    Berikut syarat dosen periset utama MoRA The Air Fund:

    Syarat Dosen PTK

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Lulusan program doktor (S3), jabatan minimal Lektor
    • Berasal dari perguruan tinggi keagamaan (PTK) atau fakultas agama Islam di bawah binaan Kemenag
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Memiliki Sinta Score Overall minimal 100
    • Berkolaborasi dengan periset dari perguruan tinggi dalam atau luar negeri yang masuk 500 besar dunia versi QS World University Rankings
    • Hanya dapat mengusulkan satu proposal riset.

    Syarat Dosen Ma’had Aly

    • WNI
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Lulusan program magister (S2)
    • Memiliki karya akademik sesuai bidang keilmuan
    • Melampirkan surat keputusan pengangkatan
    • Melampirkan surat rekomendasi dari mudir ma’had aly.

    Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman https://kemenag.go.id dan https://risprolpdp.kemenkeu.go.id/.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com