Tag: rusak

  • Kenapa HP Sering Mati Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

    Jakarta

    HP sering mati sendiri merupakan salah satu kendala yang mungkin dialami sejumlah pengguna smartphone. Penyebabnya bisa terletak pada perangkat keras (hardware) atau piranti lunak (software).

    Setiap masalah HP tentu perlu solusi dan cara deteksi berbeda. Pemilik HP bisa mencoba mencari tahu dan menyelesaikan sendiri masalahnya. Namun jika tidak berhasil, sebaiknya HP segera dibawa ke tempat perbaikan dengan kompetensi yang baik.

    7 Penyebab HP Sering Mati Sendiri

    Dirangkum dari situs Coolmuster dan HTC, berikut ini beberapa kemungkinan kenapa HP sering mati sendiri dan cara mengatasinya:


    1. Baterai Tak Sehat

    Kondisi baterai tak sehat mengakibatkan dayanya cepat habis, yang sering disebut boros daya. Hal ini biasanya terjadi karena penggunaan HP yang sudah lama. Untuk menanganinya, detikers bisa mengganti baterai di tempat servis.

    2. Suhu Ponsel Panas

    Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah sering menggunakan HP di bawah terik matahari, digunakan tanpa henti, atau beban kinerja aplikasi yang tinggi hingga membuat ponsel panas.

    Untuk mencegahnya, pastikan suhu HP tetap normal atau dingin ketika dipakai. Jika sudah terasa panas, istirahatkan HP lebih dulu dan baru dipakai lagi setelah dingin.

    3. Casing HP Tidak Cocok

    Casing memang bermanfaat untuk melindungi HP dan mencegahnya terkena kotoran. Namun casing juga bisa menyebabkan masalah, seperti HP menjadi cepat panas. Ketika HP terlalu panas, ini bisa membuat HP sering mati sendiri.

    4. Tombol Daya Rusak

    Tombol daya berfungsi untuk mematikan dan menghidupkan HP. Tombol daya bisa rusak atau macet, sehingga mudah tertekan hingga mengakibatkan HP mudah mati dan aktif dengan sendirinya. Jika hal ini terjadi, jasa servis biasanya menawarkan penggantian tombol.

    5. Cache Penuh

    Cache adalah file sampah yang muncul seiring penggunaan aplikasi. Semakin lama, jumlah cache semakin menumpuk dan membuat memori penuh. Memori penuh akan mempengaruhi fungsi HP dan bisa sering mati sendiri.

    6. Penjadwal On-Off Otomatis

    Sejumlah HP memiliki fitur penjadwal on-off otomatis. Ini memungkinkan pengguna mematikan dan menyalakan HP secara otomatis, misalnya mati otomatis pukul 22.00 dan menyala lagi pada 05.00.

    Coba cek di pengaturan HP kamu, cari tentang pengaturan baterai atau power. Jangan-jangan kamu pernah mengaktifkan penjadwal otomatis tetapi lupa menonaktifkannya.

    7. Gangguan dari Aplikasi

    Aplikasi tersebut mungkin mengandung malware yang mengganggu kinerja HP, hingga kerap mati sendiri. Menghadapi kondisi ini, pemilik sebaiknya mengingat kembali aplikasi yang pernah diinstal. Jika ada aplikasi yang mencurigakan atau tidak pernah digunakan sebaiknya segera dihapus.

    Solusi HP sering mati sendiri beragam mulai dari program ulang, pergantian perangkat, atau reinstall. Jika kerusakan terlalu parah hingga HP tak bisa berfungsi normal, sebaiknya segera pertimbangan opsi ganti perangkat.

    (bai/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Tanda Baterai HP Sudah Rusak dan Tidak Dapat Diisi Daya

    Jakarta

    Pernahkah kamu mengalami situasi ponsel sulit untuk diisi daya, baterai sering tidak bertambah meski sudah di-charge, atau HP mendadak mati? Masalah seperti ini bisa jadi pertanda bahwa baterai ponselmu mulai mengalami kerusakan.

    Baterai merupakan komponen vital dalam perangkat telepon seluler yang berperan sebagai sumber utama daya. Tapi, seiring waktu dan penggunaan, performa baterai akan mengalami penurunan, hingga pada akhirnya tidak mampu lagi menyimpan atau menerima daya dengan optimal.

    5 Tanda Baterai HP Sudah Rusak

    Adam Harper, direktur operasi Fire & Evacuation Services, dikutip dari laman Wales Online United Kingdom menjelaskan setidaknya ada lima tanda saat baterai ponselmu sudah rusak dan harus diganti. Selain baterai sudah sulit atau tak bisa lagi terisi daya meski sudah dicharge, ada beberapa tanda lainnya. Berikut tandanya:


    1. Baterai Menggembung

    Salah satu tanda paling mencolok mudah terjadi pada baterai lithium-ion, yakni munculnya pembengkakan atau baterai jadi menggembung. Biasanya, bagian belakang ponsel akan terlihat menonjol akibat akumulasi gas di dalam baterai, dan kondisi ini sangat berisiko.

    Menggunakan ponsel dengan baterai yang menggembung bisa memicu kerusakan bahkan kebakaran. Jika kamu mengalami hal ini, segera matikan perangkat dan bawa ke tempat servis terpercaya untuk penggantian baterai.

    2. Ponsel Jadi Sangat Panas

    Memang normal jika ponsel terasa hangat dan mungkin bisa sedikit panas saat digunakan, apalagi untuk aktivitas berat seperti bermain game atau video call. Tapi kalau perangkat tetap panas meskipun tidak digunakan, misalnya hanya disimpan di saku, ini merupakan tanda adanya masalah.

    Suhu tinggi yang tidak wajar biasanya menandakan adanya kerusakan internal, salah satunya pada baterai.

    3. Daya Baterai Cepat Habis

    Kalau ponselmu mudah kehabisan baterai dengan begitu cepat, bahkan saat tidak kamu gunakan, bisa jadi ada kerusakan yang lebih serius. Penurunan daya secara perlahan umumnya normal, tapi bila penurunan daya terasa drastis, maka sudah waktunya untuk mempertimbangkan penggantian baterai.

    4. Pengisian Daya Tidak Stabil

    Salah satu masalah umum adalah saat ponsel mengalami kesulitan saat mengisi daya. Kadang-kadang daya baterai terisi dengan mudah, tapi ada saatnya proses pengisian terhenti begitu saja, lalu daya bateraimu tidak bertambah.

    Masalah ini bisa jadi disebabkan oleh baterai yang mulai rusak, meskipun ada kemungkinan kerusakan juga berasal dari charger. Cobalah menggunakan pengisi daya lain, dan bila masalah berlanjut, segera periksa kondisi baterai.

    5. Muncul Suara Aneh Saat Isi Daya

    Meski jarang terjadi, ponsel yang mulai mengeluarkan suara mendesis terutama saat sedang di-charge, merupakan peringatan serius. Kalau kamu mendengar suara atau perubahan HP yang tak biasa, segera matikan perangkat dan bawa ke teknisi profesional. Bisa jadi itu tanda adanya kerusakan internal atau tekanan berlebihan dalam baterai yang berpotensi membahayakan keselamatan.

    Bagaimana Jika Baterai HP Tidak Bertambah Saat Diisi Daya?

    Apakah kamu pernah mengalami situasi persentase baterai ponsel tidak naik meski sudah lama disambungkan ke charger? Meski berkaitan erat dengan baterai, tapi kondisi yang satu ini juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

    Seperti mungkin adanya kerusakan pada kabel atau adaptor, kotoran yang menumpuk di port pengisian daya, hingga kerusakan pada baterai itu sendiri. Selain itu, sistem operasi yang belum diperbarui juga bisa memengaruhi proses pengisian daya.

    Bahkan, aplikasi yang tidak resmi kadang-kadang bisa mengganggu sistem pengisian, membuat baterai ponsel tidak bertambah meskipun sudah dicas dalam waktu lama. Dilansir dari Lifewire, ada beberapa alasan kenapa baterai ponsel tidak kunjung terisi walaupun sudah tersambung ke charger. Beberapa penyebab yang sering ditemui antara lain:

    • Kerusakan pada kabel charger atau adaptor
    • Masalah pada stop kontak atau sumber listrik
    • Port pengisian daya yang kotor atau tersumbat
    • Aplikasi yang menyedot daya terlalu banyak
    • Penggunaan aplikasi modifikasi pihak ketiga
    • Sistem operasi yang belum diperbarui.

    Jadi, kalau kamu belum yakin ada kerusakan pada baterai HP, tapi ponselmu mulai sulit untuk di-charge, kamu mungkin bisa lakukan cara berikut:

    1. Periksa Kabel dan Adaptor Charger

    Jika baterai tidak terisi meski sedang di-charge, kemungkinan masalah ada pada kabel atau adaptor. Cobalah gunakan charger lain untuk memastikan. Jika ponsel bisa terisi dengan charger pengganti, berarti masalahnya ada pada kabel atau adaptor yang sebelumnya digunakan.

    2. Cek Stop Kontak

    Bisa jadi sumber listrik yang kamu gunakan bermasalah. Sambungkan charger ke stop kontak lain atau gunakan power bank sebagai alternatif untuk memastikan apakah aliran listrik berjalan dengan normal.

    3. Bersihkan Port Pengisian Daya

    Debu dan kotoran yang menumpuk di port USB dapat menghalangi proses pengisian. Pastikan port charger ponsel bersih dengan meniup atau membersihkan bagian dalamnya secara hati-hati.

    4. Lepas Casing HP

    Beberapa casing ponsel bisa menghalangi kabel charger terhubung sempurna. Lepas casing untuk memastikan pengisian daya berjalan lancar.

    5. Tutup Aplikasi yang Aktif Saat Charge

    Aplikasi yang berjalan di latar belakang dapat menguras baterai selama pengisian. Tutup semua aplikasi dan kalau bisa, hindari menggunakan ponsel saat sedang di-charge.

    6. Hapus Cache Aplikasi

    Cache yang menumpuk bisa membuat aplikasi terus berjalan meski sudah tidak digunakan, yang bisa menghambat pengisian daya. Membersihkan cache secara berkala bisa membantu mengatasi hal ini.

    7. Restart atau Matikan Ponsel

    Kadang, gangguan pada sistem operasi bisa menyebabkan pengisian daya tidak berjalan normal. Restart atau matikan ponsel, lalu sambungkan kembali charger. Mengaktifkan mode pesawat juga bisa membantu mempercepat pengisian.

    8. Update Sistem Operasi

    Jika ponsel belum diperbarui ke versi perangkat lunak terbaru, proses pengisian daya bisa terganggu. Lakukan update software untuk memperbaiki bug atau sistem yang bermasalah.

    9. Ganti Baterai

    Jika semua cara sudah dicoba namun baterai tetap tidak terisi, besar kemungkinan baterai memang sudah rusak. Bila ponselmu menggunakan baterai yang bisa dilepas, pertimbangkan untuk membeli baterai baru sebagai solusinya.

    Nah, itulah tadi penjelasan tentang tanda mungkin baterai handphone kamu sudah rusak dan perlu diganti. Semoga membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Pesawat Garuda Rusak Lagi, Ratusan Jemaah Haji Diturunkan dan Batal Pulang



    Madinah

    Kepulangan jemaah haji Indonesia mengalami penundaan atau delay lagi. Jemaah terpaksa batal diterbangkan ke Tanah Air lantaran pesawat Garuda yang membawanya rusak.

    Jemaah yang mengalami penundaan penerbangan itu berasal dari kelompok terbang (kloter) 31 Embarkasi Makassar (UPG-31). Mereka berjumlah 448 orang.

    Salah seorang ketua kloter, Laode Ruslim mengatakan, dia bersama ratusan jemaah lainnya dijadwalkan pulang ke Tanah Air pada Senin (15/7) pukul 01.50 WAS. Namun rencana pulang itu kandas, setelah ada pemberitahuan jika pesawat mengalami kerusakan.


    “Pramugari menyampaikan, pak kami menyampaikan minta maaf, penumpang diminta turun ke bawah mobil sudah menunggu kita kembali ke terminal. kami pun kembali ke terminal beberapa jam kemudian kami disampaikan jika pesawat ada kerusakan,” ujar Laode Raslim kepada detikHikmah di Madinah, Senin (15/7/2024).

    Raslim mengatakan pemberitahuan kepulangannya tertunda pada saat para jemaah sudah berada di pesawat. Padahal saat itu, kata Raslim, pesawat sudah berjalan perlahan menuju area landasan pacu dan bersiap untuk take off. Namun tiba-tiba pihak pramugari meminta jemaah turun ke bus dan kembali menuju terminal pemberangkatan penumpang.

    “Setelah check in ke dalam pesawat, pesawat akhirnya bersiap take off, beberapa menit kemudian pesawat mulai berjalan, tapi pesawat sedikit-sedikit berhenti sampai di ujung landasan ada pengumuman permintaan maaf kalau pesawat mengalami kerusakan,” katanya.

    Rombongan jemaah kloter UPG-31 sedianya terjadwal akan terbang dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah hari ini pukul 01.50 WAS. Namun pesawat Garuda yang akan membawanya dijadwalkan tertunda akibat kerusakan pada mesin pesawat, jemaah pun kini terpaksa kembali ke Burj Mawadda Hotel.

    Pantauan detikHikmah, sekitar pukul 11.00 WAS, para jemaah sudah kembali ke hotel transit yang disiapkan Garuda di Burj Mawadda Hotel di luar wilayah Markaziyah. Kepulangan jemaah ini tertunda akibat pesawat Garuda yang kembali mengalami kerusakan. Rencananya ratusan jemaah UPG-31 akan berangkat pulang ke Tanah Air pada Selasa (16/7/2024) pukul 00.00 WAS melalui Bandara AMAA, Madinah.

    (nla/kri)



    Sumber : www.detik.com