Tag: sakit

  • Kasur Empuk Nggak Jamin Nyaman Dipakai, Begini Cara Pilih yang Benar


    Jakarta

    Cara memilih kasur yang nyaman dan tepat, tidak melulu diukur dari rasa empuk pada permukaannya saja. Saat ini banyak sekali kasur yang empuk, tetapi justru tidak nyaman digunakan karena membuat badan terasa tenggelam.

    Selain itu, banyak produsen kasur yang hanya menawarkan produk terbaru yang disebut banyak kelebihan tetapi belum tentu memenuhi kebutuhan pemakainya.

    Dilansir Good Housekeeping, berikut beberapa cara untuk mencari kasur yang cocok.


    1. Kualitas Struktur Kasur

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengecek struktur kasur yakni tinggi, area tepi kasur, minim gerakan, dan kekencangan.

    Biasanya kasur yang lebih tinggi memiliki kenyamanan yang lebih daripada kasur yang pendek. Area tepi kasur sangat berpengaruh pada bentuk dari kasur. Apabila patah, kasur bisa turun sebelah. Selain itu, banyak orang sering duduk di samping kasur sehingga area tepi ini harus aman dan tidak ada kerangka yang menonjol keluar.

    Kasur yang nyaman adalah yang tidak akan bergerak meski orang di atasnya bergerak. Lalu, kasur juga harus kencang agar setiap beban yang ada di atasnya tidak akan mudah mengubah bentuk kasur.

    2. Sesuaikan dengan Kebutuhan Fisik Pengguna

    Setiap benda yang kita gunakan sebisa mungkin memang aman dipakai. Begitu pula dengan kasur yang digunakan.

    Untuk orang yang mudah berkeringat, cari kasur yang tidak menyerap panas, biasanya yang tidak memiliki banyak busa di dalamnya. Kalau memiliki masalah tulang punggung, solusinya cari kasur yang bisa membuat nyaman ketika tidur dalam posisi apa pun. Lalu, apabila ada masalah seperti asma atau alergi, bisa mencari kasur yang memakai bahan yang aman.

    3. Sesuaikan Berat Badan

    Tidak semua kasur empuk cocok untuk berbagai berat badan. Asal memilih kasur justru bisa berpengaruh pada kualitas tidur karena posisi tidur yang kurang baik. Disarankan apabila memiliki berat badan yang besar memakai kasur yang padat dan tidak begitu empuk. Hal ini untuk menjaga kondisi tulang punggung tetap sejajar.

    Biasanya orang yang memiliki berat badan lebih dan memakai kasur empuk yang terjadi justru badang terasa tenggelam.

    Untuk orang yang memiliki berat badan ringan, bisa memakai kasur dengan permukaan yang empuk karena badan tidak membuat tekanan berlebih. Apabila memakai kasur yang keras dikhawatirkan menekan bagian sendi.

    4. Posisi Tidur

    • Tidur menyamping: Ini adalah posisi yang paling disukai dan biasanya direkomendasikan dokter untuk menghindari sakit punggung. Kasur terbaik untuk tidur menyamping adalah yang tidak terlalu agar tulang belakang tetap sejajar. Jika terlalu keras, justru menyebabkan hal tak nyaman pada pinggul dan bahu.
    • Tidur tengkurap: Sebenarnya cara tidur seperti ini tidak disarankan. Namun, agar bagian rusuk dan tulang bahu tidak menerima tekanan berlebih, pakai kasur yang yang keras. Kasur keras juga mencegah badan terasa tenggelam.
    • Tidur telentang: Kasur yang sebaiknya dipakai adalah yang tidak terlalu keras atau empuk.
    • Tidur kombinasi: Pilih kasur yang tidak begitu keras atau empuk agar semua posisi tidur terasa nyaman.

    Itulah cara memilih kasur supaya nyaman digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Rumah yang Aman dan Strategis? Begini Cara Pilih Lokasinya


    Jakarta

    Memilih lokasi rumah tidak boleh asal-asalan. Sebab, lokasi rumah adalah aspek penting yang bisa mempengaruhi nilai rumah.

    Pencari rumah perlu memilih lokasi yang strategis buat menunjang kehidupan penghuninya. Selain itu, rumah perlu berada di tempat yang aman dan nyaman serta memenuhi kebutuhan penghuni.

    Oleh karena itu, calon pembeli perlu meriset dan mempertimbangkan lokasi rumah yang terbaik. Ada beberapa ciri rumah yang menandakan rumah yang strategis.


    “Salah satu indikator bahwa hunian tersebut berada di lokasi yang baik adalah apabila akan disewakan atau ingin dijual kembali, banyak peminatnya (likuiditas tinggi),” kata Pengamat dan Ahli Properti Steve Sudijanto kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Tips Pilih Lokasi Rumah yang Aman dan Strategis

    Inilah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih lokasi rumah.

    1. Dekat Transportasi Umum

    Steve mengatakan rumah yang berada dekat transportasi umum sangat menguntungkan. Penghuni rumah memiliki akses transportasi yang memudahkan untuk bepergian. Apalagi tarif transportasi umum terjangkau, sehingga dapat menghemat biaya.

    2. Sarana Penunjang Lengkap

    Selain itu, rumah sebaiknya berada dekat dengan sarana penunjang, misalnya rumah sakit, kantor, pusat perbelanjaan, dan sekolah. Sarana penunjang yang lengkap akan memudahkan penghuni rumah karena tidak perlu bepergian jauh buat kebutuhan sehari-hari.

    3. Bukan Lokasi Rawan Bencana

    Keamanan lingkungan rumah juga perlu dipertimbangkan. Pastikan untuk membeli rumah di lingkungan dengan tingkat kriminalitas yang rendah. Steve menyarankan untuk membeli hunian di klaster atau komplek dengan petugas keamanan.

    “Untuk faktor keamanan, hunian atau rumah cluster lebih baik,” katanya.

    4. Lingkungan Aman

    Terakhir, jangan pilih lokasi yang rawan terjadi bencana, misalnya banjir. Calon pembeli perlu memastikan sendiri dengan melakukan survei perumahan. Coba tanya atau diskusi dengan lurah atau ketua RT setempat soal frekuensi banjir di kawasan itu.

    “Khusus untuk konteks banjir hunian di DKI Jakarta, kita harus jeli melihat frekuensi banjir di hunian tersebut, karena pemerintah DKI sudah melakukan banyak perbaikan untuk menanggulangi banjir,” tuturnya.

    Itulah cara memilih lokasi rumah yang strategis. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tercium Bau Bangkai Tikus di Rumah? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Bangkai tikus mati sering ditemukan di rumah. Biasanya hewan pengerat itu mati karena terlindas kendaraan, dimakan binatang lain, atau memakan perangkat yang dipasang manusia. Bangkai ini berbau tidak sedap seperti bau daging busuk dan cukup tajam jika lokasi bangkai cukup dekat.

    Bau bangkai tikus jangan dianggap sepele. Dilansir dari HVAC, bau dari bangkai tikus bisa menyebabkan sakit kepala, mual, reaksi alergi, hingga masalah saluran pernapasan.

    Dilansir Apartment Therapy, berikut cara menghilangkan bau bangkai tikus.


    1. Temukan dan Buang Bangkainya

    Biasanya bau bangkai tikus yang cukup menyengat menandakan lokasinya cukup dekat dari bau tempat kita mencium bau tersebut. Kebanyakan bangkai tikus ditemukan di jalan karena tikus sering keluar menyeberang di jalanan dan tak sengaja terlindas mobil. Jika seperti ini cara menemukannya cukup mudah.

    Lokasi yang sulit adalah apabila bau tikus tercium jelas di dalam rumah, tetapi wujudnya tidak ada. Khawatirnya tikus tersebut mati di atap, saluran pembuangan atau ventilasi udara. Jika sudah begini, cari area yang bisa dibuka untuk mengecek. Jika sulit untuk dicek, bisa memanggil tenaga ahli agar penanganannya lebih cepat.

    Saat menemukannya, jangan lupa menggunakan sarung tangan dan masker. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut ke tempat sampah di luar rumah.

    2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

    Setelah bangkai diangkat, area bekas tikus mati perlu didisinfeksi. Isi disinfektan tersebut adalah campuran larutan pemutih dan air. Lalu, semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air bersih atau menggunakan lap bersih yang sekali pakai. Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

    3. Netralisir Bau Secara Alami

    Bau bekas bangkai tikus biasanya tidak akan langsung hilang setelah dibersihkan. Ada cara jitu agar baunya bisa langsung hilang, yakni menaburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut setelah diberikan disinfektan. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap. Alternatif lain, buat cairan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

    4. Alirkan Udara Segar

    Hal penting lainnya adalah jangan lupa membuka jendela dan ventilasi yang ada di rumah agar bau bangkai tikus bisa hilang karena udara segar masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara menghilangkan bau bangkai tikus. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Bikin Kasur Tetap Empuk dan Nyaman Bertahun-Tahun


    Jakarta

    Semua pengguna kasur berharap kasur yang digunakan selalu empuk. Kasur yang empuk memberikan rasa nyaman ketika berbaring, duduk, atau berdiri di atasnya.

    Kasur yang berkurang massanya pasti tidak dapat menahan beban terlalu berat. Rasanya ada bagian yang melesak ke dalam setiap menerima tekanan. Apabila bagian yang ambles ini berada di dada, lama kelamaan akan terasa sesak setiap bangun tidur. Apabila berada di kepada, rasanya seperti kepala tenggelam karena lebih rendah dari badan. Kondisi seperti ini dapat berpengaruh pada kondisi tulang, badan sakit setiap bangun, dan tidur jadi kurang nyenyak.

    Untuk membuat kasur panjang umur dan tetap empuk dalam waktu yang lama, dilansir The Spruce, ini yang harus dilakukan.


    1. Pakai Pelindung Kasur

    Pelindung kasur bukan hanya seprai, melainkan ada lapisan pelindungnya. Fungsinya mirip dengan perlak untuk menahan cairan dari minuman, makanan, keringat, atau kotoran hewan peliharaan yang dapat merusak bahan kasur. Pelindung ini sebaiknya dipasang di bawah seprai dan menutupi seluruh permukaannya.

    2. Rutin Dibersihkan

    Selain menjauhkan dari sumber kotoran, kasur juga harus sering dibersihkan. Meskipun tidak terkena noda basah, tetapi debu halus bisa saja menempel pada kasur, terutama pada saat mengganti pelindung dan seprai.

    Cara paling efektif untuk membersihkan kasur bukan dengan dicuci basah, melainkan dengan memakai mesin uap dan dibersihkan setiap enam bulan sekali.

    3. Kasur Tak Boleh Lembap

    Kasur dapat menyerap kelembapan tubuh. Untuk menjaga agar kasur tidak bau, pelindung kasur sebulan sekali harus dilepas dan dibersihkan. Biarkan kasur tanpa pelindung selama beberapa jam agar kelembapan berkurang.

    4. Pakai Kerangka yang Kokoh

    Kasur perlu didukung dengan kerangka yang kokoh. Hal ini untuk menjaga bentuk kasur agar tidak berubah dalam jangka waktu yang lama.

    5. Jangan Melompat di Atas Kasur

    Setiap pengguna bebas ingin melakukan apa pun di atas kasur, kecuali melompat seperti di trampolin. Melompat di atas kasur dapat membuat per di dalam kasur dan kerangka lainnya cepat rusak.

    Itulah cara menjaga kasur agar tetap empuk dan tahan lama, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Nyalakan AC Seharian Non Stop, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Penghuni rumah di iklim tropis seperti Indonesia sering kali merasa panas dan gerah. Tak jarang menyalakan AC menjadi solusi andalan. Namun, jangan sampai kebablasan menyalakan AC seharian non stop ya.

    Dilansir dari SoCool, menyalakan AC dengan kekuatan penuh selama 24 jam tidak direkomendasikan. Hal ini justru menghabiskan banyak energy, mengurangi efisiensi, hingga merusak AC.

    Sebaiknya pasang suhu dengan temperatur yang masuk akal dan memberi jeda AC istirahat beberapa kali seharian. Cara pakai seperti ini akan mengurangi tagihan listrik dan memperpanjang masa pakai AC.


    Jika penghuni rumah membiarkan AC menyala seharian tanpa henti, ada berbagai risiko yang perlu diwaspadai. Berikut ini dampak buruk menyalakan AC seharian.

    Dampak Menyalakan AC Seharian

    Inilah dampak kalau menyalakan AC seharian non stop.

    1. Tagihan Listrik Membengkak

    Sebagian masyarakat percaya menyalakan AC seharian dapat menghemat energi karena mesin tidak perlu kerja keras untuk mendinginkan ruangan. Padahal, AC menguras banyak listrik semakin lama dipakai sehingga tagihan listrik menjadi membengkak.

    2. Masa Pakai Berkurang

    Masa pakai AC umumnya bertahan selama 10-12 tahun. Namun, masa pakai tersebut dapat berkurang kalau AC dinyalakan secara terus-menerus. Sistem AC mengalami tekanan berlebihan sehingga meningkatkan risiko kerusakan.

    3. Filter Udara Tersumbat

    AC mempunyai filter udara untuk menyaring kotoran. Kalau AC nyala seharian, semakin banyak kotoran yang menyumbat filter tersebut. Jika filter tidak rutin diganti, kualitas udara di dalam rumah akan menurun.

    4. Korsleting Listrik

    Selain itu, menyalakan AC seharian non stop bisa membuat kabel listrik terlalu panas. Kondisi seperti itu berpotensi menimbulkan korsleting listrik, bahkan kebakaran.

    5. Gangguan Kesehatan

    Berlama-lama di ruangan ber-AC pun tidak baik bagi kesehatan penghuni rumah. Mereka bisa mengalami gangguan kesehatan seperti sakit tenggorokan, kulit kering, dan alergi.

    AC yang terlalu sering dipakai biasa filter yang tersumbat. Debu dan polutan akan terhirup penghuni rumah sehingga dikhawatirkan menimbulkan penyakit yang berkaitan dengan pernapasan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Harus Jujur, Personal, dan Bikin ‘Malu’



    Jakarta

    Menulis esai beasiswa sering kali menjadi tantangan besar bagi calon mahasiswa. Penulis sekaligus aktivis muda pendidikan, Abigail Limuria, menyampaikan kunci membuat esai yang baik bukan sekadar kalimat indah, tapi juga kejujuran dan sisi personal penulis.

    “Esai yang bagus itu tuh adalah esai yang menurut aku ya, yang merupakan teman-teman hampir malu tulisnya. Karena itu personal, dan benar-benar menggambarkan seseorang kayak apa sih,” ujar Abigail dalam acara The Future Festival yang diselenggarakan LPDP di Pullman Central Park, Jakarta, Minggu (28/9/2025).

    Menurutnya, pendaftar harus bisa menempatkan diri sebagai reviewer. Dengan begitu, pelamar bisa menilai apakah esai yang ditulis memberi kesan kuat bagi pembacanya.


    “Nah itu tuh harus bisa taruh di posisi reviewer-nya juga gitu ya. Tapi lagi-lagi aku juga saranin, dalam menulis esai coba refleksi yang banyak, apa sih kehidupan teman-teman tuh yang masa-masa paling challenging untuk teman-teman. Atau misalnya pencapaian yang paling mengembangkan,” sarannya.

    Belajar dari Kegagalan dan Penolakan

    Abigail juga menekankan pentingnya menerima kegagalan dalam proses seleksi beasiswa atau masuk kampus. Rasa sakit akibat ditolak menurutnya justru bisa menjadi ‘otot mental’ yang melatih keberanian.

    “Semakin sering kita gagal, semakin kita terbiasa bangkit lagi. Justru kalau kita nggak pernah gagal, bisa jadi kita kurang berani mencoba hal-hal menantang,” jelas penulis buku Makanya, Mikir! itu.

    Bagi Abigail, kegagalan bisa dilihat sebagai “badge of honor”. Artinya, kegagalan adalah tanda keberanian seseorang melangkah keluar dari zona nyaman.

    Turunkan Ego, Siap Bertumbuh

    Di akhir sesi, Abigail menekankan pentingnya menurunkan ego saat menghadapi kegagalan melamar beasiswa. Ego yang terlalu tinggi menurutnya hanya bisa membuat penolakan terasa lebih menyakitkan.

    “Walaupun tentu keliru, pasti masih sakit, pasti menakutkan, pasti memalukan kadang-kadang. Tapi nggak lama ya, ini dari pengalaman aku juga, semakin ego aku tinggi, semakin ditolak dan gagal itu rasanya sakit,” kata Abigail.

    Abigail menegaskan, berpikir kritis, reflektif, dan jujur pada diri sendiri adalah bekal utama bagi pelajar. Prinsip itu juga yang mendukung penulisan esai beasiswa menjadi lebih berbobot

    “Jadi ketika kita menerima informasi, kita tidak langsung melakukan apa-apa, tapi kita bisa olah. Jadi kita ada pertanyaan yang selanjutnya tidak terlalu menarik. Dan di atasnya itu lagi adalah berpikir secara kreatif,” tutupnya.

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa LPDP Dokter Spesialis di RSPPU 2025 Dibuka, Non-PNS Bisa Daftar


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka pendaftaran beasiswa LPDP Dokter Spesialis pada Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (DS RSPPU). Periode pendaftaran berlangsung mulai 5 Mei sampai 2 Juni 2025 mendatang.

    WNI yang sudah berprofesi sebagai dokter, punya Surat Tanda Registrasi (STR), dan punya Surat Izin Praktik (SIP) aktif bisa mendaftar beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU. Simak tahap seleksi, syarat, komponen beasiswa, dan jadwalnya di bawah ini.

    Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025

    Beasiswa LPDP Dokter Spesialis pada RSPPU meliputi:


    • Dana biaya operasional pendidikan (BOP)/dana SPP
    • Dana penugasan jejaring
    • Dana bantuan penelitian tesis/disertasi
    • Dana bantuan seminar/konferensi internasional
    • Dana bantuan publikasi jurnal internasional
    • Dana pelatihan kursus wajib
    • Dana ujian keterampilan dan/atau dana uji kompetensi
    • Dana transportasi
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana lomba internasional
    • Dana tunjangan keluarga
    • Insentif kelulusan
    • Dana keadaan darurat (force majure)
    • Dana transportasi dan akomodasi selama pelatihan kursus wajib
    • Dana transportasi dan akomodasi selama ujian keterampilan, dan/atau uji kompetensi

    Syarat Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU

    • WNI
    • Usia maksimal 35 tahun pada 31 Desember 2025
    • Dokter aktif
    • Pengalaman klinis minimal 1 tahun, tidak termasuk masa internship, dibuktikan dengan Surat Izin Praktik (SIP) yang telah berlaku minimal
    • STR Dokter Umum dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku
    • Dokter PNS bersedia kembali ke daerah tugas asal setelah pendidikan
    • Dokter non-PNS bersedia ditempatkan di daerah prioritas atau daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) usai pendidikan sesuai kebutuhan dan ketentuan Kementerian Kesehatan
    • Bukan dokter yang sedang pendidikan (on-going) dokter spesialis atau subspesialis
    • Buka dokter yang sudah selesai studi dokter spesialis atau subspesialis
    • Jika pernah menempuh studi dokter spesialis atau subspesialis tetapi tidak selesai, calon pendaftar bisa melamar pada jenjang studi yang sama dengan menyertakan surat pemberhentian/sejenis dari RSPPU/kampus bersangkutan
    • Lulusan magister atau doktor boleh mendaftar
    • Tidak menerima beasiswa lain yang berpotensi double funding
    • IPK minimal 2,75 dari 4,00
    • Skor bahasa Inggris minimal TOEFL ITP 450, TOEFL IBT 45 IELTS 5.0, PTE Academic 36

    Cara Daftar Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025

    1. Selesaikan pendaftaran PPDS RSPPU pada aplikasi SatuSehat Kementerian Kesehatan
    2. Mendaftar secara online beasiswa LPDP pada situs https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
    3. Lengkapi dan unggah dokumen pendaftaran
    4. Submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi dan pendaftaran

    Seleksi Beasiswa

    Rangkaian seleksi LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025 terdiri dari:

    • Seleksi administrasi: didasarkan pada pemenuhan persyaratan beasiswa dari LPDP dan persyaratan PPDS RSPPU dari Kementerian Kesehatan
    • Seleksi substansi: didasarkan pada hasil seleksi substansi beasiswa LPDP dan tes tulis serta tes wawancara PPDS RSPPU Kementerian Kesehatan

    Jadwal Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025

    • Pendaftaran: 5 Mei-2 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 3-25 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26 Juni 2025
    • Seleksi substansi: 22-31 Juli 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 8 Agustus 2025
    • Mulai kuliah: Minggu ke-3 atau minggu ke-4 Agustus 2025

    Informasi beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025 lebih lanjut dapat diakses dengan klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Jadwal, Syarat, dan Daftar RS


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (DS RSPPU) hingga 23 September 2024. Penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di salah satu dari enam RS pendidikan tersebut.

    Beasiswa LPDP Targeted dari kerja sama dengan Kementerian Kesehatan ini bertujuan untuk mendorong ketersediaan sumber daya manusia (SDM) dokter spesialis di Indonesia. Para awardee LPDP dokter spesialis terutama didorong agar mau pulang dan bekerja di RS daerah masing-masing.

    Dokter pegawai negeri sipil (PNS) maupun non-PNS yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) aktif bisa mendaftar beasiswa LPDP dokter spesialis ini. Dikutip dari laman resmi LPDP Kemenkeu, berikut daftar RS pendidikan yang dapat dipilih, syarat, komponen beasiswa, dan jadwal beasiswa LPDP dokter spesialis selengkapnya.


    Daftar RS Beasiswa LPDP Dokter Spesialis 2024

    RSPPU adalah RS pendidikan yang menjadi penyelenggara utama pendidikan tinggi tenaga medis serta tenaga kesehatan spesialis dan subspesialis. Pendaftar bisa memilih prodi sesuai spesialisasi yang tercantum pada daftar RS RSPPU berikut:

    1. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita
    2. RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono
    3. RS Ortopedi Soeharso Surakarta
    4. RS Anak dan Bunda Harapan Kita
    5. RS Mata Cicendo
    6. RS Kanker Dharmais.

    Komponen Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU

    Dana Pendidikan

    1. Dana biaya operasional pendidikan (BOP)/dana SPP
    2. Dana penugasan jejaring
    3. Dana bantuan penelitian tesis/disertasi
    4. Dana bantuan seminar/konferensi internasional
    5. Dana bantuan publikasi jurnal internasional
    6. Dana pelatihan kursus wajib
    7. Dana ujian keterampilan
    8. Dana uji kompetensi.

    Dana Pendukung

    1. Dana transportasi
    2. Dana asuransi kesehatan
    3. Dana kedatangan
    4. Dana hidup bulanan
    5. Dana lomba internasional
    6. Dana tunjangan keluarga
    7. Insentif kelulusan
    8. Dana keadaan darurat (force majure)
    9. Dana transportasi dan akomodasi selama pelatihan kursus wajib
    10. Dana transportasi dan akomodasi selama ujian keterampilan
    11. Dana transportasi dan akomodasi selama uji kompetensi

    Syarat Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU

    1. WNI.
    2. Dokter aktif dengan pengalaman kerja klinis minimal 1 tahun, tidak termasuk masa internship, dibuktikan dengan Surat Izin Praktik (SIP).
    3. Memiliki dan mengunggah Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum terbitan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku.
    4. Memiliki dan mengunggah Surat Izin Praktik (SIP) aktif yang telah berlaku paling sedikit 1 tahun, tidak termasuk masa internship.
    5. Dokter PNS bersedia kembali daerah tugas sebagai pelaksanaan penempatan pascapendidikan.
    6. Dokter non-PNS bersedia melaksanakan penempatan pascapendidikan di daerah prioritas atau Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) sesuai kebutuhan dan ketentuan.
    7. Peminat beasiswa yang sedang menempuh studi (on going) atau sudah menyelesaikan pendidikan dokter spesialis atau dokter subspesialis tidak dapat mendaftar beasiswa ini.
    8. Peminat beasiswa yang telah selesai menempuh progam magister dan/atau doktor dapat mendaftar pada program beasiswa LPDP dokter spesialis 2024.
    9. Jika pernah menempuh studi tetapi tidak menyelesaikan studi dokter spesialis, peminat beasiswa dapat mendaftar di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa/peserta didik yang diterbitkan oleh RSPPU/perguruan tinggi.
    10. Awardee bersedia tidak menerima beasiswa studi dengan jenjang bergelar dari sumber lain untuk menghindari potensi double funding.
    11. Usia maksimal 35 tahun per 31 September 2024.
    12. Ijazah pendidikan profesi.
    13. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan:
    14. Indeks prestasi kumulatif (IPK) S1 dan/atau Profesi Dokter minimal 2,75 dari skala 4,00, dibuktikan dengan transkrip.
    15. Lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan:
      • – Hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK atau tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kemendikburistek pada laman tersebut jika hasil penyetaraan belum terbit.
      • – Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat
    16. Dokter PNS danCPNS wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi pada saat pendaftaran beasiswaLPDP, minimal dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah (pemda) tempat pendaftar bekerja dengan:
      • – Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program beasiswa LPDP
      • – Mencantumkan nama lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP).
    17. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku paling lambat pada 2 tahun terakhir dari tahun pendaftaran yang diterbitkanETS,PTE Academic, atauIELTS dengan ketentuan skor minimal:
      • – TOEFL ITP: 450
      • – TOEFL iBT: 45
      • – PTE Academic 36.
    18. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku adalah yang dikeluarkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
    19. Sertakan riwayat riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi jika ada

    Ketentuan Beasiswa

    1. Pendaftaran beasiswa LPDP dokter spesialis 2024 dibuka secara daring melalui aplikasi SATUSEHAT SDMK Kemenkes dan beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id, lakukan pendaftaran pada kedua portal.
    2. Khusus bagi Calon Penerima Beasiswa Dokter Spesialis LPDP yang belum mendapat Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi maka diperbolehkan mendaftar beasiswa LPDP dokter spesialis di RSPPU dengan cara mendaftar hanya pada sistem SATUSEHAT SDMK Kementerian Kesehatan, lalu lengkapi persyaratan dan ikuti tahapan seleksi/tes sesuai ketentuan Kemenkes, tidak perlu mendaftar pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
    3. Memilih maksimal 2 pilihan RSPPU tujuan dan prodi tujuan sesuai ketentuan.
    4. Mengikuti seleksi oleh Kementerian Kesehatan maupun seleksi oleh LPDP.
    5. Pendaftar Beasiswa LPDP DS RSPPU ditetapkan menjadi Calon Penerima Beasiswa LPDP apabila dinyatakan lulus seleksi oleh Kementerian Kesehatan dan LPDP.
    6. Calon Penerima Beasiswa tidak dapat melakukan perubahan RSPPU dan atau prodi tujuan.
    7. Wajib mematuhi ketentuan pendayagunaan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan dan LPDP.

    Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Dokter Spesialis

    • Pendaftaran seleksi: 19 Agustus-23 September 2024, submit mulai 10 September 2024
    • Seleksi administrasi: 24-27 September 2024
    • Pengumuman hasil Seleksi Administrasi: 30 September 2024
    • Seleksi Substansi: 25 November – 16 Desember 2024
    • Pengumuman hasil Seleksi Substansi: Menyesuaikan dengan jadwal Kemenkes

    Informasi beasiswa LPDP dokter spesialis lebih lanjut dapat dicek di laman LPDP Kemenkeu bagian Beasiswa Targeted, atau klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenkes Buka Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis, Bantuan Rp 10 Juta per Bulan



    Jakarta

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit. Program ini merupakan bagian dari Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSP-PU).

    “Ini jadi terobosan kami agar distribusi dokter bisa lebih dinamis sampai nantinya ke level kabupaten kota” kata Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, drg Arianti Anaya, seperti dilansir dari laman Kemenkes, Senin (12/8/2024).

    RSP-PU merupakan pendidikan dokter spesialis yang dilaksanakan di rumah sakit. Namun, pembelajarannya dilakukan sebagaimana di universitas.


    Beasiswa dari Kemenkes ini akan disalurkan kepada 52 mahasiswa. Penerima akan dibebaskan biaya kuliah hingga bantuan biaya hidup Rp 5-10 juta per bulan.

    Pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat https://ppds.kekes.go.id. Masa daftar berlaku mulai 12 Agustus hingga 8 September 2024.

    Daftar Pilihan Prodi di PPDS Berbasis RS

    1. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita: prodi Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah untuk 10 kuota mahasiswa.
    2. RS Pusat Otak Nasional: prodi Neurologi untuk 10 kuota mahasiswa.
    3. RS Ortopedi Soeharso: prodi Orthopaedi dan Traumatologi untuk 10 kuota mahasiswa.
    4. RS Anak dan Bunda Harapan Kita: prodi Kesehatan Anak untuk 8 kuota mahasiswa.
    5. RS Mata Cicendo: prodi Kesehatan Mata untuk 8 kuota mahasiswa.
    6. RS Kanker Dharmais: prodi Onkologi Radiasi untuk 6 kuota mahasiswa.

    Syarat Penerima Beasiswa PPDS Berbasis RS

    • Merupakan dokter umum dengan pengalaman kerja klinis minimal satu tahun.
    • Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku.
    • Memiliki Surat Izin Praktik (SIP) aktif yang berlaku minimal satu tahun (tidak termasuk masa internship).
    • Berusia maksimal 35 tahun.
    • Mempunyai akun SATUSEHAT SDMK.
    • Berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau non-PNS.
    • Bersedia ditempatkan pasca-pendidikan. Untuk PNS akan kembali ke daerah tugas asal dan non-PNS ditempatkan di daerah prioritas atau Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) sesuai kebutuhan yang ditetapkan oleh Kemenkes.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa PPDS Berbasis RS

    • Ijazah pendidikan profesi dokter
    • Transkrip nilai dengan IPK Program Pendidikan Profesi Dokter minimal 2,75
    • Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku
    • Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku
    • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani termasuk hasil pemeriksaan buta warna
    • Surat keterangan bebas narkoba yang masih berlaku
    • Skor minimal TOEFL ITP 450, TOEFL iBT 45, IELTS, IELTS TM 5.0 atau PTE Academic 36
    • Dokumen khusus sesuai kebutuhan masing-masing pilihan bidang spesialistik. Lengkapnya bisa dilihat di sini.

    Cara Daftar Beasiswa PPDS Berbasis RS

    1. Masuk ke laman https://ppds.kemkes.go.id/
    2. Klik ‘Masuk’ ke laman login SATUSEHAT SDMK
    3. Membuat akun dan mengisi data yang diminta
    4. Lengkapi data profesi dan kompetensi yang dimiliki
    5. Pilih jenis spesialisasi RSP-PU
    6. Pilih kabupaten/kota penempatan pasca pendidikan
    7. Unggah dokumen persyaratan
    8. Bagi calon mahasiswa yang telah lulus seleksi beasiswa LPDP, maka bisa melengkapi data di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    Begitulah syarat dan tata cara daftar beasiswa PDDS berbasis rumah sakit dari Kemenkes. Ayo segera daftarkan dirimu!

    (cyu/mfa)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilates dan Yoga Apa Bedanya? Ini Penjelasan Lengkapnya untuk Pemula

    Jakarta

    Pilates dan Yoga merupakan dua olahraga yang berfokus pada pengendalian gerakan tubuh dengan pikiran, serta biasanya dilakukan di area yang tenang.

    Bagi awam, kedua olahraga ini terlihat sama. Akan tetapi, baik yoga dan pilates memiliki karakteristik dan dasarnya masing-masing, mulai dari asal-usul, gerakan, intensitas, hingga manfaat yang dihasilkan.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum perbedaan antara pilates dan yoga, sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh pemula. Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Asal-usul Yoga dan Pilates

    Mengutip dari Jurnal Nusantara Community Service, pilates merupakan metode latihan yang dirancang untuk meningkatkan kekuatan tubuh bagian inti, memperbaiki postur tubuh, serta meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Latihan ini dikenal dapat membantu mengurangi rasa sakit pada punggung yang sering dialami wanita, serta mengurangi kecemasan serta stres.

    Pilates adalah aktivitas low impact yang mampu memperkuat dan menstabilkan core otot dengan serangkaian gerakan dan latihan pernafasan untuk memperkuat otot abdomen, pinggang, hingga kaki dan tangan.

    Sementara itu, yoga merupakan latihan tubuh dan pikiran yang berasal dari India. Olahraga ini semakin maju sebagai praktik kesehatan untuk berbagai ilmu imunologi, neuromuskuler, psikologis, dan kondisi nyeri.

    Mengutip dari Jurnal Maternitas UAP, Yoga berpotensi menciptakan keseimbangan di sepanjang dimensi emosional, mental, fisik, dan spiritual. Praktisi yoga dikenal dengan “yogl” yang diharapkan mencapai “Brahman” yaitu pencerahan dimana manusia menyadari hakikat diri sejati, sebagai bagian dari alam semesta.

    Fokus Gerakan

    Pada pilates, fokus utama adalah membangun kekuatan inti melalui gerakan kecil yang konsisten dan berulang. Aktivitas fisik dalam pilates dapat menguatkan otot perut, pinggang, kaki, dan tangan. Pilates juga memiliki latihan pernapasan dan konsentrasi yang dapat meningkatkan keseimbangan tubuh,

    Sedangkan yoga, lebih mengacu pada hubungan antara pikiran dan tubuh, terdiri dari pose-pose yang dipertahankan dalam waktu yang lebih lama. Latihan ini juga didominasi aktivitas meditasi, spiritualitas, yang tidak ditemukan dalam pilates.

    Intensitas Latihan

    Dalam intensitas latihan, yoga dinilai lebih lambat, dengan pose yang ditahan dalam durasi yang cukup lama. Hal ini bertujuan untuk menenangkan pikiran dan menjaga fleksibilitas tubuh.

    Sementara itu, pilates memiliki intensitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan yoga. Latihan pilates mencakup gerakan berulang yang berfokus memperkuat otot inti tubuh.

    Manfaat yang Dihasilkan

    Secara umum, pilates dan yoga sama-sama memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh dan kebugaran pikiran.

    Berikut beberapa manfaat yang didapatkan dari latihan pilates:

    • Meningkatkan pernapasan.
    • Memperbaiki postur tubuh.
    • Meredakan nyeri pada punggung.
    • Meredakan sakit pada saat menstruasi.
    • Mencegah osteoporosis.
    • Membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus.
    • Mengurangi stres.

    Di sisi lain, yoga memiliki manfaat sebagai berikut:

    • Meredakan nyeri pada bagian punggung hingga leher.
    • Menjaga kualitas tidur.
    • Mengurangi stres dan menjaga kesehatan mental.
    • Membantu mengatasi masalah menopause.
    • Menurunkan berat badan.
    • Meningkatkan keseimbangan tubuh.

    Jika detikers masih bingung dalam menentukan pilihan latihan yang tepat, dapat menyesuaikan dengan preferensi dan tujuan. Yoga sangat cocok bagi pemula yang menginginkan latihan lebih lambat dan lebih condong bermanfaat untuk kesehatan mental. Sementara pilates berfokus pada peningkatan kekuatan inti dengan tempo yang lebih cepat.

    Agar mengetahui mana yang lebih baik, detikers dapat mencoba keduanya terlebih dahulu. Namun jika memiliki kondisi atau masalah kesehatan tertentu, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter agar latihan lebih aman dan manfaat yang didapatkan lebih optimal.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh