Tag: salamah harahap

  • Biar Cepat Jago, Ini 10 Tips Bermain Padel yang Harus Kamu Coba!

    Jakarta

    Olahraga padel semakin diminati di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kehadiran olahraga raket ini tidak hanya menarik perhatian para penggiat olahraga, namun juga pemula yang ingin belajar.

    Mengutip dari Jurnal Environmental Research and Public Health, padel merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua pasang pemain mengikuti sistem penilaian tenis, namun dimainkan di lapangan kaca sintetis tertutup sehingga memungkinkan bola memantul di dinding samping dan belakang.

    Bagi detikers yang baru pertama kali mencoba olahraga ini, padel bisa saja terasa sulit. Namun, dengan memahami aturan dasar, cara servis, hingga membaca arah bola, detikers dapat meningkatkan performa bermain bahkan mampu menaklukkan lawan.


    Untuk itu, berikut beberapa tips bermain padel yang wajib dicoba, khususnya bagi pemula.

    1. Memahami Aturan Dasar Padel

    Aturan dasar padel wajib dipahami dengan baik untuk mencegah kekeliruan selama bermain. Berikut beberapa aturan dasar dalam bermain padel:

    • Sistem penilaian padel sama dengan olahraga tenis, yaitu menggunakan urutan skor 15, 30, dan 40. Tim yang menang pada dua set dinyatakan berhasil dalam permainan. Jika terjadi deuce, maka pertandingan harus terus berlanjut hingga ada yang mendapatkan dua poin secara berturut-turut.
    • Teknik servis padel dimulai dari sisi kanan atau kiri lapangan. Saat melakukan servis, bola diarahkan ke kotak servis lawan dan memantul satu kali sebelum dikembalikan. Jika bola memantul dua kali, maka lawan mendapatkan poin.

    2. Gunakan Pegangan Continental Grip

    Cara memegang raket juga menjadi aspek penting untuk menaklukkan lawan dalam olahraga padel. Detikers dapat menggunakan pegangan continental grip, yaitu posisi tangan seperti berjabat tangan dengan raket. Posisi ini dinilai efektif dalam melakukan berbagai pukulan, seperti servis hingga smash.

    3. Memahami Posisi Selama di Lapangan

    Selain cara memegang raket, posisi tubuh di lapangan juga menjadi penentu kemenangan. Selama bermain, detikers perlu menghindari area tengah karena akan sulit untuk bertahan atau menyerang.

    Posisikan tubuh sedikit maju ke net setelah servis atau berhasil memukul bola. Dengan posisi ini, peluang menyerang lebih kuat dibandingkan bertahan di posisi belakang.

    4. Menguasai Pantulan Bola di Dinding

    Kondisi lapangan padel yang tertutup dengan dinding dapat dimanfaatkan dengan mempelajari pantulan bola. Pemula dapat belajar membaca pantulan bola untuk bertahan atau menyerang. Strategi ini membuat permainan lebih seru dan dinamis.

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga Padel sedang digandrungi. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    5. Andalkan Kontrol Daripada Kekuatan

    Padel merupakan olahraga yang mengandalkan kontrol dibanding kekuatan. Dalam bermain, detikers dapat lebih fokus pada akurasi dan menjaga bola tetap hidup dalam rally. Dengan begitu, olahraga padel terasa lebih efektif dan dapat meningkatkan kemampuan pemula.

    6. Menyiapkan Peralatan yang Sesuai

    Peralatan yang tepat juga menjadi aspek penting dalam bermain padel. Pastikan detikers memilih raket yang sesuai dengan gaya bermain serta sepatu yang ringan dan nyaman. Beberapa perlengkapan seperti grip dan tas padel juga dibutuhkan agar lebih praktis.

    7. Jaga Koordinasi dengan Tim

    Padel merupakan olahraga yang dimainkan secara ganda, sehingga komunikasi dan koordinasi suatu tim sangat menentukan jalannya permainan. Detikers dapat mengkoordinasikan siapa yang menerima bola tertentu agar tidak menimbulkan kebingungan. Kerja sama tim yang baik juga membantu permainan lebih lancar dan rapi.

    8. Melatih Pergerakan Kaki

    Selain teknik servis yang benar, padel juga membutuhkan respon yang sigap dan tepat. Untuk itu, detikers perlu melatih pergerakan kaki agar lebih lincah dan siap menutup ruang dan menerima pantulan dinding.

    detikcom didukung penerbit Erlangga mempersembahkan Padel Connect 2025. Bertempat di East Kemang Padel Court, Minggu (21/9/2025), Padel Connect 2025 diikuti berbagai komunitas padel populer Jakarta, yaitu Padel Disco, Casaloca Padel, GiJoe Padel, dan Tuesday Padel Club.Main padel. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    9. Latihan dengan Pelatih Profesional

    Beberapa lapangan padel biasanya menyediakan kursus atau pelatihan mengenai permainan padel, khususnya bagi pemula. Kesempatan ini dapat membantu detikers untuk meningkatkan kemampuan dan mempelajari teknik bermain secara lebih rinci.

    10. Menjaga Sportivitas Selama Bermain

    Selain koordinasi, sportivitas juga menjadi aspek utama dalam permainan padel. Detikers tetap dapat bermain dengan menyenangkan, namun tetap menjunjung tinggi aturan dan etika permainan. Sportivitas yang baik memberikan pengalaman berharga dan koneksi yang positif antar sesama pemain.

    Demikianlah beberapa tips bermain padel yang cocok bagi pemula. Semoga dapat membantu detikers dalam menyiapkan diri sebelum mulai bermain.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mau Mulai Main Padel? Ini Daftar Gear Lengkap yang Harus Kamu Punya!

    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang menekankan kelincahan, keseruan, akurasi, hingga kerja sama tim. Selain memahami aturan dasarnya, perlengkapan juga menjadi fondasi utama agar permainan dapat berlangsung secara efektif.

    Selain raket dan bola, terdapat beberapa aksesoris tambahan yang tak kalah penting dalam keberlangsungan olahraga padel.

    Beberapa gear atau perlengkapan yang perlu dipersiapkan yaitu grip tambahan, pelindung sendi, dan pelindung pergelangan tangan. Memahami apa saja gear lengkap yang harus dimiliki membantu detikers mempersiapkan diri agar lebih aman dan nyaman selama bermain padel.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut detikSport telah merangkum 7 perlengkapan yang dibutuhkan saat bermain padel.

    1. Raket padel

    Perlengkapan utama dalam bermain padel merupakan raket. Meskipun sekilas mirip dengan raket tenis, raket padel berbentuk solid tanpa menggunakan senar. Raket ini dilengkapi dengan lubang-lubang kecil pada permukaannya untuk mengurangi hambatan udara.

    Raket padel juga berbahan dasar fiberglass dan karbon. Bentuknya beragam, mulai dari bulat hingga berbentuk berlian. Bagi pemula, disarankan untuk memilih raket padel berbentuk bulat agar lebih nyaman dan mudah untuk digunakan.

    2. Bola Padel

    Berbeda dengan bola tenis, bola padel memiliki permukaan yang kasar dan tidak licin, sehingga mudah dipantulkan dari dinding atau raket. Bola padel juga memiliki tekanan udara yang rendah sehingga memicu pergerakan yang lebih lambat.

    3. Sepatu Padel

    Selain raket dan bola, sepatu juga menjadi perlengkapan utama dalam permainan padel. Sepatu khusus padel pada dasarnya memiliki sol herringbone yang memungkinkan adanya cengkraman terhadap rumput sintetis. Sepatu padel dirancang khusus menyesuaikan dengan lokasi tempat bermainnya.

    Bagi pemula, usahakan untuk memilih sepatu padel dengan bahan yang ringan untuk memudahkan pergerakan. Sepatu yang sesuai juga membantu detikers agar terhindar dari luka atau cedera.

    4. Wristbands dan Headbands

    Meskipun hanya sebagai aksesoris, wristbands dan headbands berperan penting dalam menjaga kenyamanan detikers selama bermain. Wristband atau gelang pergelangan tangan membantu penyerapan keringat lebih cepat dan melindungi sendi dari cedera.

    Headbands juga berperan penting dalam mencegah keringat jatuh ke mata sehingga dapat meningkatkan fokus. Selain bermanfaat, keduanya juga dapat menjaga kepercayaan diri detikers selama bermain.

    5. Grip Raket Padel

    Grip atau pegangan raket berfungsi meredam getaran dan membantu menyerap keringat dari permukaan kulit pada tangan. Selain itu, grip luar juga membantu genggaman lebih kuat dan nyaman.

    Selain memberikan kenyamanan, grip raket juga mampu mengontrol pukulan saat bermain padel.

    6. Pakaian Olahraga Padel

    Pakaian olahraga juga harus menyesuaikan dengan area dan teknik bermain padel. Detikers dapat memilih pakaian olahraga yang ringan dan mampu menyerap keringat dengan baik.

    Pada pria, disarankan untuk mengenakan celana pendek yang nyaman serta kaus. Sementara pada wanita, lebih baik mengenakan rok olahraga dan atasan tanpa lengan untuk membantu tangan dapat bergerak bebas.

    7. Botol Minum dan Handuk

    Botol minum dan handuk juga menjadi perlengkapan dasar yang wajib dibawa saat bermain padel. Handuk dapat membantu menyerap keringat dan mengeringkan badan setelah bermain. Botol minum juga diperlukan agar membantu detikers tetap terhidrasi selama bermain padel.

    Demikianlah daftar gear padel yang dapat membantu detikers lebih nyaman dan aman saat bermain. Semoga membantu ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ini 10 Raket Padel Terbaik 2025: Ringan, Powerfull, dan Stylish

    Jakarta

    Raket padel menjadi salah satu perlengkapan utama yang wajib diperhatikan sebelum mulai bermain padel. detikers bisa memilih raket padel sesuai dengan preferensi masing-masing.

    Namun, tetap pastikan raket padel yang digunakan sesuai dengan standar raket padel.

    Menurut International Padel Federation (FIP), raket padel tidak memiliki senar dan berbentuk solid, permukaannya memiliki lubang dan panjang maksimal 45,5 cm, serta lebar maksimal 26 cm, ketebalannya maksimal 38 milimeter.


    Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih raket padel, yaitu bahan dan beratnya, grip yang aman, hingga komposisi material karet.

    Padel artikel kali ini, detikSport telah merangkum daftar raket padel terbaik 2025 yang ringan, powerfull, dan stylish. Yuk, simak sampai akhir!

    Bagi detikers yang sudah lama bermain padel dan ingin meningkatkan performa, raket ini dapat menjadi pilihan. Adidas Metabone Carbon berbentuk diamond dan memiliki bobot sekitar 360-375 gram.

    Raket ini memiliki distribusi berat di tengah sehingga dapat memberikan stabilitas dan pukulan yang keras. Tak hanya itu, tampilannya juga stylish namun tetap mewah.

    Bullpadel XPLO 2025

    Baik pemula maupun profesional, Bullpadel sangat cocok digunakan karena memiliki titik berat tinggi yang memberikan daya pukul ekstra saat bermain.

    Raket ini memiliki bobot sekitar 360-375 gram. Tampilannya tampak elegan dengan warna hitam-merah.

    Head Speed Team 2025

    Jika detikers merupakan pemain lanjutan atau level menengah, raket padel Head Speed dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan bermain.

    Raket ini berbentuk teardrop dan memiliki berat sekitar 370 gram. Tampilannya dibuat tegas sehingga membantu pemain dapat fokus selama bertanding.

    Osaka Vision Pro Power Snap

    Bagi detikers yang rutin dan aktif bermain padel, maka Osaka Vision dapat menjadi pilihan yang menarik. Raket ini berbentuk teardrop dan memiliki titik berat yang tinggi, sehingga mampu memberikan pukulan yang kuat.

    Osaka Vision Pro Power Snap memiliki bobot sekitar 355-375 gram dan hadir dalam tampilan yang tajam dan mencolok, yaitu dominasi warna merah dan hitam.

    Wilson Bela LT

    Bagi detikers yang baru mulai menekuni olahraga ini, raket padel Wilson Bela LT menawarkan pengalaman bermain yang seru tanpa harus mengorbankan banyak tenaga.

    Raket ini memiliki distribusi yang berat di tengah, sehingga ringan, cepat, dan efisien digunakan di lapangan. Tampilannya didominasi warna merah dan hitam memberikan kesan sporty.

    Starvie Raptor Evolution

    Starvie Raptor Evolution sangat cocok digunakan bagi pemula aktif yang ingin meningkatkan kemampuan bermain.

    Raket ini berbentuk bulat dan distribusi berat di tengah, sehingga memberikan kesan nyaman dan mudah untuk dikendalikan.

    Starvie Raptor Evolution memiliki bobot 350-385 gram. Tampilannya didominasi warna putih, merah, dan hitam yang menyala.

    Babolat Air Viper

    Babolat Air Viper cocok digunakan bagi pemain profesional yang mengutamakn keseimbangan dan kontrol saat bermain.

    Raket ini berbentuk teardrop dan distribusi berat di bagian tengah. Bobotnya 335 gram dengan tampilan kombinasi biru dan hitam yang mewah.

    Dunlop Galatica

    Raket padel yang cukup populer yaitu Dunlop Galatica. Raket ini memiliki fitur khusus berupa Tri-Max Reinforcement untuk meningkatkan kontrol di setiap pukulannya.

    Dunlop Galatica memiliki bobot 365 gram dengan tampilan yang didominasi warna hitam elegan.

    Kukima PR 990 Power Head

    Raket Kukima PR 990 Power sangat cocok digunakan bagi pemain yang suka bermain dengan smash keras. Raket ini dapat menghasilkan smash sempurna dengan permukaannya yang berbahan dasar carbon fiber and Glass.

    Kukima PR 990 Head memiliki bobot 375 gram dan dapat digunakan bagi pemula hingg profesional.

    Black Crown Pytho 1.0

    Bagi detikers yang suka bermain padel dengan agresif, maka Black Crown Phyto 1.0 dapat menjadi pilihan menarik. Raket ini didesain untuk mendukung keseimbangan antara power dan kontrol. Keunggulannya terdapat pada bahan frame yang terdiri dari double tubular 80% carbon fiber sehingga memberikan bentuk kuat dan kokoh.

    Demikianlah daftar raket padel 2025 yang bisa detikers gunakan untuk meningkatkan kemampuan bermain padel. Semoga bermanfaat ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pantau Kalori, Pace, dan Progress Harian

    Jakarta

    Lari menjadi olahraga yang produktif sekaligus menyenangkan. Namun, sering kali para penggiat olahraga lupa untuk merekam aktivitas lari.

    Dengan adanya kemajuan teknologi, aktivitas lari sudah bisa direkam dan tercatat melalui aplikasi lari. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk memantau kalori, melacak rute, pace, hingga progress harian

    Agar pengalaman berlari detikers semakin berkesan, berikut beberapa rekomendasi aplikasi lari terbaik 2025 versi detikSport.


    Strava: Run, Bike, Hike

    Salah satu aplikasi lari yang cukup populer di media sosial yaitu aplikasi Strava. Aplikasi ini menawarkan fitur melacak rute, kecepatan, hingga jarak lari.

    Keunikan dari aplikasi strava yaitu fitur sharing, yang memungkinkan detikers dapat berbagi pengalaman dan pencapaian ke berbagai media sosial, seperti instagram. Dengan begitu, para pengikut dapat melihat dan mengikuti perkembangan dan progress lari.

    NRC (Nike Run Club: Running Coach)

    Bagi detikers yang ingin mendapatkan sesi latihan lari, Nike Run Club dapat menjadi pilihan yang menarik. Aplikasi ini memiliki fitur pelatihan dari pelatih profesional kepada pemula yang ingin mempelajari olahraga lari.

    Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan berbagai macam program olahraga lari, mulai dari latihan rutin sehari-hari hingga latihan untuk pertandingan.

    Runkeeper

    Selain NRC, Runkeeper juga menawarkan program latihan yang dapat kita sesuaikan dengan tujuan masing-masing, misalnya untuk menurunkan berat badan, menjaga stamina, hingga persiapan lari marathon.

    Uniknya, aplikasi ini dilengkapi dengan notifikasi berupa reminder bagi penggunanya agar tetap konsisten dalam latihan agar progres dapat terlihat.

    Adidas Running App

    Bagi detikers yang mulai merancang program latihan serius, Adidas Running App dapat menjadi pilihan. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk memantau performa hingga membandingkan hasil.

    Adidas Running App memiliki statistik lengkap dan fitur khusus bagi penggunanya agar tergabung dalam komunitas global. Komunitas ini nantinya akan berbagi terkait progres dan tantangan yang dihadapi selama latihan.

    Tak hanya itu, detikers juga dapat memantau detak jantung, pace, kalori terbakar, hingga kondisi kesehatan melalui aplikasi ini.

    Pacer Pedometer: Step Tracker

    Bagi detikers yang hobi lari atau jalan, Pacer Pedometer bisa menjadi pilihan yang tepat. Aplikasi ini dapat digunakan untuk melacak berbagai aktivitas olahraga.

    Berbagai fitur yang ditawarkan mulai dari melacak status lari, langkah harian, kalori, berat badan, hingga aktivitas lainnya.

    Itulah beberapa aplikasi lari yang bisa detikers gunakan agar menjadikan pengalaman lari semakin efektif. Jangan lupa di-install ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tinggi, Ukuran, dan Zona Permainan

    Jakarta

    Belakangan ini, padel merupakan salah satu olahraga yang cukup diminati di seluruh dunia, khususnya Indonesia. Sebagai salah satu cabang olahraga, padel memiliki aturan tersendiri, termasuk mengenai ukuran net.

    Peraturan net padel ditentukan secara resmi oleh Federasi Pedel Internasional (FIP). Selain itu, FIP juga mengatur terkait ukuran dan area permainan padel.

    Berikut detikSport telah merangkum peraturan net padel, mulai dari ukuran hingga zona permainan.


    Ukuran Net Padel

    Berdasarkan aturan resmi Federasi Padel Internasional (FIP), net padel memiliki panjang 10 meter dan tinggi 0,88 di tengah, dan naik ke 0,92 meter di ujung, dengan toleransi maksimal 0,0005 meter.

    Tinggi Resmi Net Padel

    Net dikaitkan dengan kabel logam dengan diameter maksimal 0,01 meter, ujungnya melekat pada dua tiang lateral dengan ketinggian 1,05 meter.

    Pengukuran Resmi Net Padel

    Sisi luar tiang net padel harus sejajar dengan batas lateral lapangan (bukaan, pintu masuk, atau pagar logam). Tiang net dapat berbentuk lingkaran atau persegi, tetapi harus memiliki tepi net yang membulat.

    Net harus ditutupi dengan strip putih berukuran antara 5,0 cm x 6,3 cm setelah terpasang, dengan kabel tegangan di bawahnya. Jaring net harus direntangkan sepenuhnya sehingga memenuhi ruang antara dua tiang jaring dan permukaan lapangan. Tidak boleh ada ruang antara ujung jaring dan tiang. Namun, jaring net juga tidak boleh terlalu tegang.

    Zona Permainan Padel

    Zona atau area permainan padel mencakup lapangan padel yang memiliki aturan tertentu terkait ukurannya. Menurut Federasi Padel Internasional (FIP), lapangan padel berukuran standar dengan panjang 20 meter dan lebar 10 meter. Luas totalnya mencapai 200 meter persegi.

    Lapangan padel juga dikelilingi oleh dinding dimana dinding belakang berukuran 4 meter atau sekitar 13 kaki. Dinding samping terdiri dari dua panel, panel pertama terhubung dengan dinding belakang dan tingginya 4 meter, sementara panel kedua memiliki tinggi 3 meter.

    Tanda Garis

    Lapangan padel memiliki garis yang menandai zona permainan dengan rincian sebagai berikut:

    • Semua garis lebarnya 5 cm.
    • Garis servis berjarak 6,95 meter.
    • Area antara net dan garis servis dibagi menjadi dua bagian yang sama dan dibagi oleh garis tegak lurus.
    • Area antara saluran servis dan dinding belakang sekitar 3 meter atau 10 kaki.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Peraturan Servis Tenis Meja: Ketentuan, Kesalahan, dan Tips

    Jakarta

    Tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga yang cukup diminati di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dalam permainannya, ketentuan terkait servis menjadi aturan yang harus dipahami oleh pemain dengan baik.

    Servis sendiri merupakan teknik mengawali pukulan dalam permainan tenis meja. Servis memiliki aturan tertentu dalam pertandingan, baik di sektor tunggal maupun ganda.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum aturan terkait ketentuan, kesalahan, hingga tips melakukan servis dalam tenis meja.


    Ketentuan Servis dalam Tenis Meja

    Mengutip dari Jurnal Master Penjas dan Olahraga, servis dalam tenis meja berarti teknik memukul untuk menyajikan bola pertama ke dalam permainan, dengan cara memantulkan terlebih dahulu bola tersebut, ke meja server, dan harus melewati atas net dan akhirnya memantul di meja lawan.

    Aturan dalam tenis meja meliputi gerakan, penentuan poin, hingga pembagian jatah servis. Dengan memahami aturan ini, detikers dapat bermain dengan sportif dan terarah.

    1. Teknik Servis dalam Tenis Meja

    Servis dalam tenis meja dimulai dengan melempar bola setinggi 16 cm ke udara dan bola harus jatuh bebas lalu dipukul dengan dan diarahkan ke area lawan.

    Hasil servis harus memantul lebih dahulu di area pemain pertama kemudian mengenai area lawan. Bola juga harus melewati net setinggi 15,25 cm.

    2. Penentuan Poin dalam Servis Tenis Meja

    Pada saat melakukan servis, jika bola mengenai net lalu jatuh ke area sendiri, poin diberikan pada lawan. Sementara jika bola menyentuh net dan berhasil masuk ke meja lawan, poin jadi milik penerima servis.

    3. Aturan Pembagian Jatah Servis

    Dalam tenis meja, setiap pemain mendapatkan kesempatan melakukan servis sebanyak dua kali. Dalam perebutan dua poin, servis berpindah ke lawan dengan jumlah yang sama.

    Dalam kondisi deuce, aturan berubah sehingga hanya satu kali servis untuk setiap pemain. Aturan ini bertujuan agar permainan berjalan efektif dan seimbang hingga salah satu unggul dua angka.

    Kesalahan Servis dalam Tenis Meja

    Terdapat beberapa kesalahan umum yang bisa terjadi pada saat servis tenis meja, yaitu:

    • Memegang tongkat terlalu erat sehingga memperlambat gerakan lengan dan membuat pukulan tersentak-sentak.
    • Berdiri terlalu dekat dengan meja sehingga kesulitan mengembalikan bola yang mendarat di area tertentu.
    • Memukul bola terlalu keras.
    • Pukulan yang tidak konsisten karena kontrol bat yang lemah.
    • Tidak memperhatikan aturan servis dengan benar.

    Tips Melakukan Servis dengan Benar

    Setelah memahami aturan servis dalam tenis meja, detikers perlu mengetahui tips melakukan servis dengan benar dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Ketahui cara memegang bet dengan benar, bisa menggunakan penholder grip atau shakehand grip.
    • Pastikan posisi tubuh sudah benar, yaitu menghadap ke arah permainan. Kemudian, pemain membuka kedua kaki sejajar dan kedua lutut agak ditekuk.
    • Ketahui pukulan yang tepat, baik itu forehand ataupun backhand.
    • Lakukan servis di belakang meja dengan jarak yang sesuai.
    • Bola diletakkan pada telapak tangan dengan jari-jari terbuka, lurus dan rapat, ibu jari terpisah.
    • Bola dilambungkan ke atas tanpa diputar dengan sudut tidak boleh lebih dari 45 derajat terhadap garis vertikal.
    • Bola yang dipukul harus melalui meja sendiri, melintasi net, kemudian jatuh di meja lawan.

    Itulah ulasan lengkap mengenai aturan servis dalam tenis meja, mulai dari ketentuan, kesalahan yang umum terjadi, hingga tips melakukannya.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rahasia Fokus dan Percaya Diri Atlet Dunia


    Jakarta

    Mental juara menjadi salah satu aspek yang mendorong keberhasilan atlet di lapangan. Tidak hanya latihan fisik, keterampilan, dan taktik, namun mental yang positif juga harus dilatih untuk mendapatkan prestasi yang maksimal.

    Mengutip dari Jurnal Pendidikan Islam, persiapan mental yang tepat berfungsi sebagai pengendali, pengontrol, dan perintah untuk melakukan aktivitas motorik. Tingkat kinerja yang tinggi dapat diantisipasi dengan mental atlet yang positif.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum ulasan bagaimana cara membangun mental juara yang menjadi rahasia fokus dan percaya diri atlet dunia. Yuk, simak rangkumannya di bawah ini.


    1. Latihan Kekuatan Mental dan Konsistensi dengan Meditasi

    Para atlet dunia melakukan banyak strategi psikologis untuk membangun mental yang kuat demi mempertahankan performa yang baik di lapangan. Salah satu cara yang bisa digunakan yaitu melalui pelatihan kognitif. Latihan ini dilakukan dengan menghadapi tantangan melalui pikiran konstruktif. Pelatihan kognitif membantu atlet lebih tenang saat bertanding dan menghindari kesalahan akibat tekanan.

    Selain itu, meditasi juga diperlukan untuk menjaga ketenangan pikiran, baik sebelum maupun setelah bertanding. Dengan meditasi, para atlet dapat mengontrol emosi dengan baik sehingga dapat meningkatkan performa dalam pertandingan.

    2. Melatih Fokus dengan Visualisasi Mental

    Visualisasi mental menjadi salah satu teknik yang digunakan untuk melatih kepercayaan diri dan membangun motivasi. Para atlet percaya dengan membayangkan diri mereka berhasil memenangkan sebuah pertandingan, mencetak poin, atau melakukan permainan dengan sempurna. Pola pikir ini membantu para atlet dapat fokus dan tidak mudah goyah dengan tekanan atau kondisi yang buruk.

    3. Mengelola Stres dan Tekanan

    Tak jarang para atlet mendapat tekanan dari berbagai sisi, baik itu pelatih hingga para pendukung. Untuk itu, dibutuhkan keterampilan untuk mengelola stres dan tekanan agar kondisi tetap prima dan performa lebih baik.

    Dalam mengelola stres, hal yang perlu dilakukan yaitu melakukan refleksi seperti teknik pernapasan dalam atau mengambil sesi konseling dengan psikolog.

    4. Mental Juara di Luar Pertandingan

    Tak hanya di dalam pertandingan, mental juara para atlet juga harus tetap ditumbuhkan di luar arena. Seorang atlet perlu melatih kedisiplinan, keuletan, hingga kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari.

    Mental juara para atlet ini juga bisa kita terapkan, dapat dilihat dari kerendahan hati saat menghadapi kemenangan, hingga bagaimana cara atlet menerapkan target yang strategis dan terperinci.

    Mental juara merupakan fondasi yang kuat dalam mempertahankan prestasi atlet. Melatih fisik harus diimbangi dengan melatih mental yang positif, baik itu melalui visualisasi mental, strategi psikologis, hingga manajemen stres. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kamu ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Apa Itu Pickleball? Olahraga Raket yang Sedang Viral di Indonesia

    Jakarta

    Pickleball menjadi salah satu olahraga yang cukup berkembang pesat di dunia, termasuk di Indonesia. Olahraga ini mirip seperti tenis namun lebih mudah dimainkan, sehingga sangat cocok dimainkan oleh segala usia.

    Uniknya, pickleball merupakan perpaduan dari olahraga populer seperti tenis, badminton, dan pingpong. Hal ini membuat teknik bermain pickleball terasa mudah dan seru untuk dimainkan. Permainan ini dapat dilakukan secara tunggal atau ganda.

    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai olahraga pickleball, detikers dapat menyimak panduan lengkapnya berikut ini.


    Apa Itu Pickleball?

    Mengutip dari Jurnal Aksara Raga, pickleball merupakan salah satu jenis olahraga yang menggabungkan permainan tenis, badminton, dan tenis meja. Olahraga ini dimainkan dengan pemukul dan bola plastik yang berlubang dengan ukuran lapangan kira-kira sepertiga lapangan badminton dan dipisahkan oleh net.

    Salah satu perlengkapan dalam pickleball adalah bola yang terbuat dari plastik/karet yang berlubang. Desain ini berfungsi untuk mengurangi kecepatan bola saat dipukul, sehingga laju bola dapat melambat dan pemain dapat melakukannya tanpa harus merasa kesulitan.

    Menariknya, pemain dalam permainan pickleball menggunakan permainan campuran “mixer”. Jenis pengaturan ini memastikan bahwa pemain yang menang dan kalah terus-menerus dapat berbaur dengan pemain yang berbeda sambil memberikan lebih banyak kesempatan kepada peserta lainnya untuk bermain.

    Pickleball termasuk ke dalam olahraga yang simple dan menyenangkan, sehingga cocok dimainkan oleh berbagai kalangan. Olahraga ini tidak hanya memiliki manfaat secara fisik namun juga secara psikologis. Permainan pickleball dapat menumbuhkan rasa senang dan gembira bagi para pemainnya saat bersosialisasi dan menjalin komunikasi dengan pemain lain.

    Aturan dan Cara Bermain Pickleball

    Sebelum memahami aturan dan cara bermain pickleball, detikers perlu mengetahui beberapa aturan dalam permainan pickleball, yaitu:

    • Servis: Bola pertama yang dipukul memantul ke area permainan lawan.
    • Dink: Bola yang dimainkan pendek memantul ke area ‘kitchen’.
    • Long Dink: Bola di area baseline dikirim ke area ‘kitchen’.
    • Earne: Bola yang dipukul dengan cara “volley” dengan kaki tanpa menyentuh area ‘kitchen’.
    • ATP: Bola dikirim ke area permainan lawan melalui pinggir net.

    Adapun aturan dasar dan cara bermain yang harus diikuti setiap pemain pickleball sebagai berikut:

    1. Servis pada pickleball dilakukan secara underhand (dari bawah) dan dari sisi kanan lapangan, diarahkan secara diagonal ke area servis lawan.
    2. Tim lawan harus menerima servis dengan membiarkan bola memantul terlebih dahulu sebelum mengembalikannya.
    3. Poin didapatkan oleh pihak yang melakukan servis. Satu poin diperoleh jika lawan gagal mengembalikan bola, bola yang dipukul keluar lapangan, tidak membiarkan bola servis memantul, memukul bola di zona yang dilarang, atau bola terkena lawan.
    4. Jika servis berhasil, maka pemain yang sama dapat melanjutkan servis dari sisi lapangan yang berlawanan. Jika gagal, maka servis berpindah ke pasangannya.
    5. Pada pertandingan tunggal, posisi servis ditentukan oleh jumlah poin yang dimiliki. Pemain melakukan servis dari sisi kiri jika poin ganjil, dan dari sisi kanan jika poin genap.
    6. Skor dituliskan mengikuti format tiga angka, misalnya 1-0-1 yang berarti memiliki 1 poin, lawan 0 poin, dan 1 merupakan giliran server pertama.
    7. Permainan berakhir jika salah satu tim mencapai 11 poin dan selisih minimal dua poin. Dalam sekali pertandingan, skor permainan pickleball bisa mencapai 15 atau 21 poin.

    Demikianlah penjelasan terkait pengertian olahraga pickleball dan cara memainkannya. Selamat mencoba ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pickleball Pakai Bola Apa? Ini Jenis dan Karakteristiknya

    Jakarta

    Perlengkapan dalam olahraga pickleball menjadi aspek penting yang harus dipenuhi sebelum mulai bermain. Salah satu perlengkapan pickleball yang wajib diperhatikan yaitu bola.

    Jenis dan karakteristik bola pickleball menjadi penentu kenyamanan dan efektifitas saat bermain. Detikers perlu mengetahui perbedaan jenis bola pickleball agar dapat menyiapkan permainan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pertandingan.

    Mengutip dari Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3, pickleball merupakan salah satu jenis olahraga yang menggabungkan permainan tenis, bulu tangkis, dan tenis meja. Olahraga ini dimainkan dengan perlengkapan raket dan bola yang terbuat dari plastik dan berlubang.


    Pickleball dapat dimainkan secara indoor maupun outdoor. Pada permainan indoor, bola yang digunakan umumnya memiliki lubang kecil dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan bola pada permainan outdoor yang didesain tahan angin.

    Berikut jenis dan karakteristik masing-masing bola pickleball yang perlu detikers ketahui.

    1. Bola Pickleball Indoor

    Pada permainan indoor, bola pickleball mempunyai sekitar 26 lubang yang terbuat dari plastik dan ukuran yang lebih ringan dan lembut.

    Bola ini didesain agar lebih mudah untuk dikontrol, tidak terlalu memantul, dan cocok digunakan di dalam ruangan dengan lantai kayu atau vinyl.

    Bola pickleball indoor juga berfungsi agar tetap tahan lama dan tahan terhadap benturan, bola ini sangat ideal digunakan di ruangan tertutup meskipun lantainya licin.

    2. Bola Pickleball Outdoor

    Pada permainan outdoor, bola pickleball memiliki sekitar 40 lubang yang terbuat dari plastik dengan ukuran lebih kecil dibandingkan bola indoor. Bola ini dirancang lebih tebal, keras, dan tahan lama.

    Bola pickleball outdoor dibuat lebih berat agar tahan terhadap terpaan angin di lapangan terbuka. Sehingga saat bermain, bola dapat lebih stabil dan dikontrol dengan baik.

    Tak hanya itu, desain yang keras juga bertujuan agar bola tetap tahan menghadapi segala kondisi cuaca seperti hujan dan panas terik. Bola ini juga tahan lama terhadap permukaan lapangan yang kasar seperti aspal dan beton.

    Itulah perbedaan bola pickleball outdoor dan indoor. Detikers perlu memilih bola dengan menyesuaikan lokasi permainan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar bola yang dimainkan lebih stabil dan mudah dikontrol.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ini Perbedaan Aturan, Raket, dan Lapangannya

    Jakarta

    Olahraga raket menjadi olahraga yang paling diminati berbagai kalangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Beberapa jenis olahraga raket yang banyak digandrungi mulai dari pickleball, padel, hingga tenis.

    Meskipun sekilas terlihat mirip, ketiga olahraga ini memiliki perbedaan yang signifikan, baik dari segi perlengkapan, ukuran lapangan, hingga aturan dasar.

    detikers perlu memahami perbedaan ketiganya agar bisa menentukan minat dan preferensi masing-masing. Berikut detikSport telah merangkum perbedaan olahraga pickleball, padel, dan tenis.


    Apa itu Pickleball, Padel, dan Tenis?

    Pickleball, padel, dan tenis memiliki sejarah dan pengertian yang berbeda-beda. Pickleball merupakan olahraga yang berasal dari Amerika Serikat pada abad pertengahan 1960-an. Olahraga ini dimainkan dengan lapangan seukuran bulu tangkis dengan jaring tenis yang dimodifikasi. Permainan ini dapat dimainkan secara ganda dan tunggal.

    Sementara itu, padel ditemukan pada tahun 1969 oleh Enrique Corcuera sebagai perpaduan antara tenis dan squash. Permainan ini dimainkan di ruangan tertutup dengan dinding kaca dan raket yang memiliki lubang kecil pada permukaannya.

    Tenis sendiri mulai populer pada abad ke-12 sebagai permainan bola tangan yang disebut dengan “jeu de paume” di Prancis dan biasa dimainkan oleh kaum bangsawan sebelum akhirnya menarik perhatian berbagai kalangan hingga sekarang. Permainan ini dimainkan di atas permukaan tanah berumput, tanah liat, atau lapangan keras.

    Ukuran Lapangan

    Perbedaan yang signifikan dapat dilihat dari ukuran lapangan. Pada pickleball, ukuran lapangan identik dengan lapangan bulu tangkis ganda yaitu 13,4 x 6,1 meter dengan area yang terbuka dan tanpa dinding.

    Sementara itu, tenis memiliki lapangannya yang lebih besar, yaitu sekitar 23,77 x 8,23 meter untuk tunggal dengan area yang terbuka. Untuk padel, ukuran lapangan dikelilingi oleh dinding kaca dengan ukuran sekitar 20 x 10 meter.

    Perlengkapan yang Digunakan

    Perlengkapan pada permainan pickleball, padel, dan tenis pada umumnya terdiri dari raket, bola, dan lapangan yang dibatasi oleh net. Namun perbedaan perlengkapan dapat dilihat dari jenis raket dan bola yang digunakan.

    Pada pickleball, raket didesain lebih padat dan tanpa senar, bolanya terbuat dari plastik berongga dan berlobang-lobang, berfungsi untuk menghasilkan pantulan yang lebih lambat, sesuai dengan aturan permainan dimana servis pada pickleball harus memantul sekali sebelum sampai ke area lawan.

    Sementara pada tenis, raket yang digunakan memiliki senar yang kencang dan besar, bolanya terbuat dari karet yang memungkinkan pantulan lebih tinggi dan cepat.

    Pada padel, raket yang digunakan lebih tebal dibandingkan pickleball, tanpa senar, dan memiliki lubang kecil. Bola pada padel hampir mirip dengan tenis, namun memiliki tekanan udara yang rendah, sehingga menghasilkan pantulan yang lebih lambat dan pelan.

    Aturan Dasar Permainan

    Perbedaan yang signifikan juga terlihat dari aturan dasar masing-masing olahraga, terutama pada teknik servis yang digunakan. Pada pickleball, servis dilakukan harus secara underhand, tidak memantul, dan memiliki aturan khusus seperti The Kitchen, yaitu zona tujuh kaki yang dekat dengan net. Zona ini melarang pemain untuk memukul bola di zona tersebut dan bola harus memantul dua kali saat memulai servis.

    Sedangkan pada padel, servis juga dilakukan secara underhand dengan memantulkannya sekali ke lantai atau ke dinding untuk dikembalikan. Sementara pada tenis, servis dilakukan dari atas kepala (overhead) dengan kekuatan yang tinggi, tidak ada pantulan, dan hanya fokus pada kekuatan dan jangkauan ke area lawan.

    Itulah beberapa perbedaan signifikan dari ketiga olahraga raket, pickleball, padel, dan tenis. Bagaimana detikers, sudah bisa membedakannya dengan benar?

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com