Tag: sambal matah

  • Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal Matah


    Jakarta

    Pendatang baru di Blok M ini menawarkan nasi ayam goreng yang dimasak dengan bumbu bawang putih. Dipadukan dengan telur keju dan sambal matah, rasanya istimewa!

    Pelaku bisnis kuliner semakin gencar mengembangkan kawasan Blok M dengan membangun berbagai tempat makan menarik. Salah satu kawasan terbaru yang mulai dipadati bisnis UMKM, Blok M Plaza 2. Dulunya populer sebagai tempat jualan baju, sepatu, hingga kacamata. Sering juga menjadi tempat lalu lalang orang sehabis naik angkutan umum dari terminal.

    Kawasan ini sempat terbengkalai dan sepi. Namun, kini disulap oleh para pelaku bisnis UMKM sebagai pusat kuliner.


    Nasi Matah Blok M menjadi salah satu tenant kuliner yang bisa ditemukan. Berada di pojokan, dekat pintu keluar masuk ke terminal bus. Gerainya tidak begitu luas, tetapi punya meja dan kursi yang cukup menampung kurang lebih 20 orang.

    Dapurnya juga punya konsep open kitchen sehingga pelanggan bisa melihat proses masak dan penyajian makanan di gerai ini.

    Menu makanan yang ditawarkan tidak sekadar ayam goreng bawang putih, tetapi juga telur keju, kulit, dan beberapa menu lain yang bisa jadi pelengkap.

    1. Bikin Plaza Blok M 2 kembali hidup

    Nasi Matah Blok M: Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal MatahBegini tampilan nasi matah blok M di plaza blok M 2. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gerai Nasi Matah Blok M umurnya belum genap satu bulan. Namun, sudah berhasil menggaet banyak pelanggan.

    Pemiliknya, Tri Atika awalnya membangun bisnis ini karena melihat kawasan Plaza Blok M 2 yang kosong dan terbengkalai. Tidak ada satupun ruko yang buka. Akhirnya ia berniat untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut dengan membangun bisnis kuliner ini.

    “Aku pengen banget tempat ini bener-bener hidup lagi. Kasihan banget ada toko kayak gini padahal bisa banget dijadiin usaha tapi kosong,” jelasnya dalam salah satu unggahan video di akun TikTok @atikazzz17.

    Demi menghidupkan kembali kawasan tersebut, Tika juga mengajak beberapa temannya untuk mendirikan bisnis kuliner UMKM makanan mereka di sini.

    Saat ini sejumlah tenant makanan bisa ditemukan, mulai dari roti goreng Hohi Hoheng, Bubur Ayam H.Furoda, H Fruit, hingga creme brulee milik influencer Bella Tobbing. Beberapa tenant makanan pun masih dalam tahap pembangunan.

    2. Ayam goreng bawang putih yang habiskan puluhan ekor

    Ayam goreng bawang putih menjadi lauk andalan di sini. Mereka hanya menyajikan dua jenis potongan ayam, yaitu paha atas dan paha bawah. Diberi bumbu spesial bawang putih, lalu digoreng sampai cokelat keemasan.

    Saat kami menyambangi gerainya, terlihat pegawai menggoreng ayam tanpa henti. Dalam satu hari mereka bisa menghabiskan kurang lebih 50 ekor ayam.

    “Iya kita terus terusan goreng ayam dari mulai buka jam 2 jam 3 sampai malem gini,” jelas salah satu pegawai kepada detikFood.

    Tidak hanya ayam goreng, tetapi bawang putih yang dihabiskan juga banyak. Kurang lebih 10 kilogram bawang putih dipakai untuk membuat hidangan ini. Terlebih, mereka juga menyajikan bawang putih utuh goreng gratis sebagai pelengkap.

    3. Nasi Rame dengan tambahan kulit ayam crispy

    Nasi Matah Blok M: Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal MatahBegini tampilan nasi ayam goreng bawang putih dengan kulit dan sambal matah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Beberapa paket menu bisa dipilih, mulai dari nasi dan ayam goreng bawang putih, nasi dengan telur keju, ayam bawang putihnya saja, atau kalau mau lengkap dan memuaskan, bisa pesan Nasi Rame.

    Dengan harga Rp 30.000 satu piringnya terdiri dari nasi pilihan (nasi putih atau nasi jeruk), ayam bawang putih, kulit/telur keju.

    Sayangnya, saat kami sambangi, nasi jeruknya sudah habis. Untuk piring pertama kami juga memilih kulit goreng sebagai pelengkapnya.

    Penyajiannya tidak memakan banyak waktu karena masih tersedia sisa lauk yang sudah matang. Jadi, pegawai tinggal menyajikannya di piring.

    Tampilan awalnya kurang begitu menggugah selera. Dalam satu piring hanya ada nasi putih, potongan timun, kulit goreng, dan satu potong ayam goreng bawang putih.

    Potongan ayam goreng bawang putihnya juga tidak bisa pilih. Kami disajikan potongan paha bawah karena kebetulan hanya tersedia potongan tersebut.

    Untuk sambal matah dan saus merahnya bisa diambil sendiri di dekat kasir. Disajikan dalam mangkuk stainless besar dan bisa diambil sepuasnya.

    Potongan ayam gorengnya tergolong kecil, sepertinya berasal dari potongan ayam 10 bagian dan ukuran ayam yang memang tidak besar. Ukurannya sedikit lebih besar dari paha bawah yang biasa untuk chicken wings.

    Ayam gorengnya tidak begitu berminyak. Proses penggorengan selama dua kali membuat bagian luar kulit ayam yang dibalut campuran tepung maizena dan tepung serbaguna ini menjadi renyah, tetapi tidak kering.

    Karena menggunakan potongan paha, jadi bagian dalam ayam pun masih juicy dan lembut. Dagingnya juga cukup tebal, sekalipun potongan ayamnya kecil.

    Ayam goreng ini didominasi rasa gurih dengan aroma bawang putih yang tidak begitu kuat. Dinikmati begitu saja sudah enak, tetapi kalau mau ada sensasi pedasnya, bisa cocol ke sambal matah.

    Sambal matahnya tidak begitu berminyak, dengan rasa bawang merah, bawang putih, dan sereh yang agak kuat.

    Saat awal dicocol, rasa pedasnya tidak begitu terasa di mulut, tetapi lama kelamaan rasa pedas yang kuat mulai muncul. Bahan-bahan sambal matahnya juga dipotong kasar, sehingga menghadirkan tekstur renyah saat dimakan.

    Kulit gorengnya juga disajikan dalam potongan yang kecil-kecil, dengan rasa gurih kunyit yang lebih keluar. Teksturnya juga tidak basah, tetapi renyah crispy renyah.

    4. Telur keju sebagai pelengkap nikmat

    Nasi Matah Blok M: Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal MatahBegini tampilan nasi ayam goreng bawang putih yang dilengkapi telur keju. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Paket Nasi Rame juga bisa disajikan dengan pelengkap telur keju. Jadi satu porsi dilengkapi nasi, ayam goreng bawang putih, timun, dan telur keju.

    Untuk piring kedua, kami memilih saus merah sebagai pelengkap. Tekstur sausnya agak kental. Rasanya perpaduan antara manis, pedas, asam, tetapi rasa manisnya agak lebih dominan.

    Telur kejunya juga menjadi pelengkap yang pas. Berupa telur dadar yang digulung seperti tamagoyaki (telur dadar jepang), dan bagian dalamnya diberi keju cheddar.

    Tekstur telurnya lembut dan bagian dalamnya lembab. Kejunya memang tidak begitu lumer, tetapi komposisinya pas karena membuat hidangan telur dadar sederhana ini menjadi lebih nikmat. Rasa gurih baik dari bumbu tambahan atau dari kejunya sangat pas, jadi tidak begitu gurih asin maupun hambar.

    5. Bawang putih goreng yang jadi andalan

    Nasi Matah Blok M: Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal MatahBawang putih goreng ini juga jadi pelengkap andalan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau suka bawang putih goreng, bisa minta langsung ke pegawainya.

    Bawang putihnya tidak digoreng begitu saja, karena dibalut dengan sedikit tepung maizena terlebih dahulu, barulah digoreng.

    Awalnya kami skeptis merasa bawang putih tersebut rasanya akan sangat kuat. Ternyata tidak sama sekali.

    Rasa dan aroma asli bawang putihnya memang ada, tetapi sangat ringan Tekstur yang agak renyah di luar dengan bagian dalam bawang yang lembab dan empuk menambah kenikmatannya. Aroma dan rasa bawang putihnya juga tidak begitu meninggalkan jejak rasa di mulut.

    Sebenarnya mereka juga punya menu tambahan lain, seperti Corn Ribs dan Dakbal (ceker ayam). Sayangnya, saat. itu belum tersedia.

    Kalau tertarik, bisa langsung mampir ke Nasi Matah Blok M, lokasinya ada di Plaza Mall Blok M 2, bisa masuk lewat pintu seberang tuku Blok M atau dari terminal bus.

    Buka Selasa-Minggu, pukul 15.00-21.00 WIB. Lebih baik datang awal saat dibuka supaya bisa mencicipi menu yang komplet dan tidak begitu ramai.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! Kuliner Legendaris Jakarta yang Bisa Dituju dengan Transportasi Umum



    Jakarta

    Kuliner legendaris tidak hanya berbicara tentang cita rasa, tetapi juga tentang warisan budaya yang melekat dalam setiap hidangannya. Nah, traveler harus tahu bahwa banyak nih kuliner legendaris di Jakarta yang bisa dijangkau dengan transportasi umum lho.

    Yuk, kita susuri beberapa destinasi kuliner legendaris yang bisa mengenyangkan perut ini di momen libur Nataru.

    1. Bakmi Gajah Mada – Pasar Baru

    Jakarta Siapa yang tak kenal Bakmi Gang Kelinci? Meski sekarang sudah menjadi jaringan restoran besar, cabang pertamanya di Pasar Baru tetap punya pesona tersendiri. Berlokasi dekat halte TransJakarta Pasar Baru lalu ada stasiun KRL Juanda, traveler hanya perlu berjalan kaki lima menit atau sekitar 700 m saja untuk mencapai tempat ini.


    Selain bisa kulineran traveler juga bisa belanja banyak sekali gerai toko sepatu, dan bahan pakaian yang sudah lama pedagangnya berjualan. Bakmi yang kenyal dipadukan dengan jamur dan pangsit goreng renyah adalah perpaduan sempurna yang membuat pelanggan setia sejak era 1957.

    Suasana di dalam restorannya pun masih jadul dan klasik. Biar makin nikmat, jangan lupa pesan es teh manis yang khas untuk melengkapi pengalaman kuliner kamu ya.

    2. Nasi Bali Pak Gede

    Warung Bali Pak Gede tawarkan sajian nasi campur dan sate yang halal khas Bali.Warung Bali Pak Gede tawarkan sajian nasi campur dan sate yang halal khas Bali. Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari

    Salah satu destinasi kuliner otentik, menghadirkan beragam hidangan khas Bali. Terletak di pusat kota, restoran ini mudah diakses dengan berbagai moda transportasi umum, menjadikannya pilihan favorit bagi pekerja kantoran dan wisatawan urban yang ingin mencicipi kuliner khas Bali.

    Lokasinya berada di kawasan strategis Jakarta Selatan, dekat dengan stasiun MRT Haji Nawi. Dari stasiun, traveler hanya perlu berjalan kaki keluar untuk sampai ke restoran ini karena lokasinya tepat di samping stasiun.

    Menu favorit di Nasi Bali Pak Gede adalah nasi campur khas Bali, lengkap dengan sate lilit yang gurih,ayam suwir bumbu betutu, ayam goreng, sate ayam, maupun sambal matah. Rasa autentiknya membuat pelanggan kembali lagi untuk menikmati kelezatan khas Bali.

    Ditambah dengan akses yang mudah dijangkau dan halal, restoran ini menjadi destinasi kuliner yang cocok untuk pecinta makanan khas Bali tanpa perlu keluar kota.

    3. Menjelajahi Kelezatan Pempek

    Jalan Garuda Kemayoran Jalan Garuda di Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi salah satu destinasi kuliner favorit bagi para pecinta pempek. Berlokasi strategis dekat dengan Stasiun Kemayoran, kawasan ini dipenuhi oleh berbagai gerai yang menawarkan pempek otentik khas Palembang.

    Mulai dari pempek kapal selam dan lenjer, semuanya disajikan dengan cuko yang kental dan pedas manis, dan juga minuman es kacang merahnya yang menyegarkan dahaga memberikan cita rasa yang sulit dilupakan.

    Untuk mencapai kawasan ini, traveler bisa menggunakan KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Kemayoran. Dari stasiun, hanya diperlukan waktu sekitar 5-10 menit berjalan kaki untuk sampai ke Jalan Garuda.

    Di sepanjang jalan, traveler akan menemukan beberapa tempat makan pempek legendaris yang masih tetap mempertahankan kelezatan khas Palembang. Salah satu daya tarik pempek di Jalan Garuda adalah keaslian rasa yang dipertahankan dari generasi ke generasi.

    Tak hanya itu, suasananya yang sederhana namun hangat menjadikan pengalaman bersantap semakin menyenangkan. Dengan lokasi yang mudah diakses dan cita rasa yang otentik, Jalan Garuda menjadi destinasi kuliner wajib bagi para penggemar pempek di Jakarta.

    4. Menikmati Kelezatan Es Krim Legendaris Ragusa

    ice cream Ragusa di Jakarta Pusatice cream Ragusa di Jakarta Pusat Foto: Rifkianto Nugroho/detikTravel

    Bagi pecinta es krim klasik dengan cita rasa autentik, Ragusa Es Italia adalah destinasi kuliner yang wajib dikunjungi. Toko es krim ini berdiri sejak tahun 1930-an, menjadikannya bagian dari sejarah kuliner Indonesia.

    Ragusa Es Italia, yang berlokasi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, terkenal dengan es krim homemade-nya yang lembut tanpa bahan pengawet. Serta menyajikan berbagai rasa es krim tradisional dengan suasana kafe retro yang menggugah nostalgia.

    Ragusa Es Italia mudah diakses dengan transportasi umum. Traveler bisa menggunakan KRL/halte bus tarnsjakarta dan turun di Juanda selanjutnya berjalan menuju Masjid Istiqlal sekitar 10 menit dan sampai. Di sini, menu andalan seperti Spaghetti Ice Cream dan banana split selalu menjadi favorit pelanggan. Suasana sederhana dengan interior vintage menambah keunikan pengalaman bersantap es krim di tempat ini.

    5. Soto Betawi H. Husein

    Soto Betawi H. Husein merupakan salah satu kuliner legendaris Jakarta yang telah eksis sejak tahun 1989. Berlokasi di kawasan Manggarai, soto ini terkenal dengan cita rasa kuah santannya yang gurih dan kaya rempah.

    Setiap porsinya berisi potongan daging sapi empuk, babat dan paruh yang tebal serta tambahan tomat dan kentang yang membuatnya semakin nikmat, untuk kuah dari soto nya yang kental dicampur susu rasanya gurih. Keaslian rasa dan konsistensi kualitas menjadikan Soto Betawi H. Husein sebagai destinasi kuliner favorit bagi pencinta soto khas Betawi.

    Tempat ini mudah dijangkau dengan transportasi umum. Jika menggunakan KRL, traveler cukup turun di Stasiun Manggarai dan berjalan kaki sekitar 5 menit menuju lokasi. Alternatif lain adalah menggunakan TransJakarta dan turun di Halte Manggarai.

    Suasana warung makan sederhana namun selalu ramai pengunjung memberikan kesan autentik, seolah membawa traveler ke Jakarta tempo dulu. Makan di sini terasa lebih istimewa dengan kehangatan pelayanannya yang ramah, khas Betawi.

    (sym/sym)



    Sumber : travel.detik.com

  • Resep Sambal Matah yang Pedas dan Simpel Dibuat

    Jakarta

    Sambal matah mudah dibuat di rumah. Sambal khas Bali itu terdiri atas berbagai bahan yang diiris, kemudian ditambahkan jeruk limau dan minyak. Ini resepnya!

    Kuliner Bali selalu menarik perhatian, salah satu jenis sambalnya juga menggugah selera. Namanya sambal matah yang tak hanya bercita rasa pedas, tapi juga segar.

    Sesuai dengan namanya, sambal matah atau sambal mentah ini bukan jenis sambal yang diulek, melainkan sambal iris. Terdiri atas bawang merah, bawang putih, cabe rawit merah, lengkuas, dan daun jeruk.


    Lalu, disiramkan minyak panas dan ditambahkan air jeruk limau. Pada kreasi sambal matah juga bisa ditambahkan terasi goreng yang harum.

    Berikut resep dan cara memasak sambal matah:

    Resep Sambal Matah

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    20 Mudah 2
    Daerah Asal Masakan : Bali
    Kategori Masakan : Sambal

    Bahan Bahan

    • 4 butir bawang merah, iris tipis
    • 2 siung bawang putih, iris tipis
    • 5 buah cabai rawit merah, iris halus
    • 2 lembar daun jeruk purut, iris halus
    • 1 batang serai, ambil bagian yang putih, iris halus
    • 1/2 sdt garam
    • 1 butir jeruk limau, ambil airnya
    • 3 sdm minyak sayur
    • 1 sdt terasi

    Cara Memasak:

    1. Iris semua bahan yang diperlukan untuk kreasi sambal, seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daun jeruk, hingga serai.
    2. Sisihkan irisan bahan sambal terlebih dahulu.
    3. Panaskan minyak, lalu goreng terasi hingga harum. Matikan api dan diamkan sebentar.
    4. Masukkan irisan bawang hingga serai ke dalam wadah, lalu campurkan minyak hingga rata.
    5. Tambahkan air jeruk limau dan aduk merata.
    6. Sajikan sambal matah sebagai pelengkap hidangan.

    Tips memasak:

    1. Terasi untuk sambal matah bisa dibakar sebagai alternatif.
    2. Minyak kelapa juga bisa digunakan kalau ingin sajian lebih harum.

    Simak Video “Memahami Bentuk dan Habitat Keong Sawah di Banyubiru, Semarang
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Resep Sambal Khas Nusantara yang Pedasnya Nagih

    Jakarta

    Beragam jenis sambal bisa ditemui di Indonesia dan setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Berikut resep sambal Nusantara yang sedap dan bikin nagih.

    Sambal seolah jadi hidangan wajib untuk orang Indonesia, karena rasanya yang pedas mampu membuat nafsu makan meningkat. Biasanya disajikan sebagai pelengkap hidangan atau lauk tambahan.

    Beberapa jenis sambal Nusantara juga memiliki karakteristik berbeda di setiap daerah. Ada sambal yang diulek halus ataupun sambal iris yang segar. Di antaranya sambal tempong, sambal matah, hingga sambal leunca.


    Berikut beberapa resep sambal yang dapat dinikmati sebagai pelengkap hidangan.

    1. Resep Sambal Tempong

    Sambal tempong merupakan jenis sambal yang berasal dari Banyuwangi. Namun, kreasi sambal ini juga populer di Bali dan kawasan Jawa Timur lainnya. Biasanya terbuat dari cabe merah, cabe rawit, tomat, dan terasi.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : Banyuwangi
    Kategori Masakan : Sambal

    Cara Memasak:

    1. Ulek kasar cabe merah, cabai rawit merah, dan cabai keriting bersama garam dan gula pasir.
    2. Masukkan tomat, lalu ulek kembali hingga agak halus dan tercampur.
    3. Tabahkan terasi bakar, gula merah, micin, ulek lagi sampai semuanya tercampur rata.
    4. Kucuri dengan air jeruk limau.
    5. Sajikan sambal tempong sebagai pelengkap hidangan.

    2. Resep Sambal Matah

    Sesuai dengan namanya, sambal matah atau sambal mentah ini bukan jenis sambal yang diulek, melainkan sambal iris. Terdiri atas bawang merah, bawang putih, cabe rawit merah, lengkuas, dan daun jeruk.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : Bali
    Kategori Masakan : Sambal

    Bahan Bahan

    • 4 butir bawang merah, iris tipis
    • 2 siung bawang putih, iris tipis
    • 5 buah cabai rawit merah, iris halus
    • 2 lembar daun jeruk purut, iris halus
    • 1 batang serai, ambil bagian yang putih, iris halus
    • 1/2 sdt garam
    • 1 butir jeruk limau, ambil airnya
    • 3 sdm minyak sayur
    • 1 sdt terasi

    Cara Memasak:

    1. Iris semua bahan yang diperlukan untuk kreasi sambal, seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daun jeruk, hingga serai.
    2. Sisihkan irisan bahan sambal terlebih dahulu.
    3. Panaskan minyak, lalu goreng terasi hingga harum. Matikan api dan diamkan sebentar.
    4. Masukkan irisan bawang hingga serai ke dalam wadah, lalu campurkan minyak hingga rata.
    5. Tambahkan air jeruk limau dan aduk merata.
    6. Sajikan sambal matah sebagai pelengkap hidangan.

    3. Resep Sambal Leunca

    Sambal leunca merupakan jenis sambal khas Jawa Barat. Biasa juga disebut karedok leunca, biasanya terasa sangat pedas karena terbuat dari cabe rawit hijau dan terasi merah yang lezat.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    20 Mudah 4
    Daerah Asal Masakan : Jawa Barat
    Kategori Masakan :Sambal

    Bahan Bahan

    • 100 g leunca
    • 10 buah cabe hijau keriting
    • 2 buah cabe hijau besar
    • 10 buah cabe rawit hijau
    • 2 siung bawang putih
    • 1/2 sdt gula pasir
    • 1 sdt garam
    • 1 sdm air jeruk nipis
    • 2 lembar daun jeruk purut
    • 1 sdm terasi merah

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih leunca dan lepaskan dari tangkainya satu per satu.

    2. Tumbuk cabe hijau dan bawang putih hingga agak halus.
    3. Tambahkan gula dan garam dan terasi merah, lalu ulek merata.
    4. Masukkan leunca dan daun jeruk, tumbuk hingga agak memar.
    5. Beri air jeruk nipis, aduk rata lalu sajikan dengan lalapan segar.

    Simak Video “Nyobain Sambal Tempong Khas Banyuwangi dengan Dilayani ‘PNS’
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com