Platform metaverse, The Sandbox, akhirnya meluncurkan Alpha Season 3 pada hari Rabu (24/8) lalu dengan menambahkan berbagai permainan dan gameplay baru yang memikat para pengguna untuk bahagia. Di Alpha Season 3 tersedia 90 experiences atau permainan dan 100 jam gameplay.
Lebih dari 10 minggu, The Sandbox ingin menarik setengah juta penggunanya untuk berpartisipasi dalam musim baru ini, kata Chief Operations Officer The Sandbox, Sébastien Borget, dalam konferensi persnya dengan wartawan. Alpha Season 3 akan ditutup pada 1 November mendatang.
“Kami tidak ingin terlalu optimis, karena ini hampir setahun setelah metaverse menjadi mainstream,” kata Borget dikutip Fortune.
Borget menjelaskan sejak Maret hingga awal April 2022, sekitar 340.000 pemain ambil bagian dalam 35 experiences selama Alpha Season kedua Sandbox. Musim baru ini menandai pengalaman paling banyak tersedia hingga saat ini di dunia metaverse dan mencakup permainan dan konten dari 22 selebriti dan brand seperti The Walking Dead, DJ Steve Aoki, Warner Music, dan Snoop Dogg.
The Sandbox luncurkan Alpha Season 3. Foto: The Sandbox.
Beberapa permainan termasuk labirin parkour bertema Aoki, permainan puzzle yang berpusat di sekitar koleksi NFT World of Women, dan demo game yang bertema apocalyptic survival disebut “You’re a Big Boy Now.”
Dalam upaya untuk meningkatkan interoperabilitas di seluruh komunitas kripto dan NFT yang lebih besar, Sandbox mengizinkan peserta menggunakan NFT apa pun yang mereka miliki dari 13 koleksi sebagai avatar mereka dalam game, termasuk koleksi paling populer, Bored Ape Yacht Club.
The Sandbox, anak perusahaan dari raksasa investasi Web3 yang berbasis di Hong Kong, Animoca Brands, adalah salah satu platform metaverse paling populer meskipun masih dalam pengembangan. Tetapi, penurunan market baru-baru ini telah merugikan perusahaan serta pelaku usaha lainnya di ruang kripto dan metaverse.
The Sandbox luncurkan Alpha Season 3. Foto: The Sandbox.
Bear market telah mendorong token asli Sandbox (SAND) turun 82% sejak awal tahun dan lebih dari 87% dari puncaknya pada akhir November, menurut CoinMarketCap. The Sandbox sempat mengendarai gelombang hype metaverse sejak tahun lalu yang sebagian didorong oleh rebranding Facebook menjadi Meta pada bulan Oktober 2021.
Perhatian yang meningkat menyebabkan pertumbuhan metaverse yang tinggi, di mana The Sandbox telah menjadi salah satu pemain utama. Borget mengatakan memiliki 22.000 pemilik tanah virtual di platformnya, 60% di antaranya berpartisipasi dalam Alpha Season kedua di bulan Maret.
Sementara, kegembiraan metaverse telah berkurang, Borget mengatakan dia berharap bahwa Alpha Season terbaru Sandbox akan membantu membawa lebih banyak perhatian dan pengguna ke platform selama market crash untuk kripto.
“Ada fase berbeda dari pengguna yang memasuki Sandbox,” tambahnya, “jadi mungkin kurang hype secara umum, tetapi kualitas pengguna yang kami lihat jelas lebih tinggi.”
Apabila Anda pernah memainkan Minecraft, pasti Anda tak akan asing apabila memainkan sebuah game NFT bernama The Sandbox. Ditambah lagi, tak hanya menghadirkan dunia permainan ala Minecraft yang lucu, The Sandbox game juga memungkinkan Anda untuk menghasilkan uang kripto di sini.
The Sandbox ini menawarkan pengalaman bermain permainan yang imersif melalui semesta meta atau yang kini dikenal sebagai metaverse.
Para pemain di game ini kini bisa bertemu satu sama lain tanpa harus bertatap muka. Dengan memainkan game ini, Anda bisa memperlebar koneksi atau sekadar kenalan tanpa harus pergi dan menghabiskan bahan bakar kendaraan Anda.
Tak hanya bisa berkeliling di dunia The Sandbox saja, para pemain game ini bisa membuat dan memperjualbelikan aset digital mereka dalam bentuk Non-Fungible Token (NFT). Alhasil, para pemain bisa memperoleh pundi-pundi berupa aset kripto dari game The Sandbox ini.
Sebenarnya bagaimana ya game ini bisa muncul dan sekarang sudah mulai populer? Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas serba-serbi terkait The Sandbox. Mau tahu? Yuk, simak!
The Sandbox game adalah game berbasiskan blockchain dengan konsep metaverse, tempat virtual dimana pemain dapat menjelajah, membuat, memiliki, dan memonetisasi pengalaman virtual mereka. Bagi Anda yang pernah bermain game Minecraft, tentu tak akan asing dengan tampilan yang ditawarkan oleh game The Sandbox.
Tak hanya mengusung tema open world saja, Game berbasis blockchain ini juga menawarkan pengalaman bermain game yang imersif. Pemain bisa berkreasi dan juga mendapatkan keuntungan secara riil ketika memainkan game nft ini.
Bagaimana Bermulanya The Sandbox Game?
Proyek game ini diawali di tahun 2012 dan merupakan game untuk platformmobile seperti ponsel dan juga tablet. Ternyata, secara mengejutkan The Sandbox game ini mendapatkan animo yang cukup baik di kalangan gamers. Bahkan permainan ini diinstal oleh 40 juta pengguna smartphone (platform Android maupun iOS) di seluruh dunia.
Kemudian, di tahun 2018, tepatnya di bulan Januari, proyek game The Sandbox terbaru dikembangkan. Permainan ini tentu menghadirkan konsep baru yang lebih imersif, yakni menggunakan teknologi blockchain. Dengan demikian di dalam dunia 3D seperti Minecraft, para pemain game ini bisa menciptakan dunia, bahkan mendapatkan keuntungan juga, lho!
Sang pengembang The Sandbox ini bertujuan untuk memperkenalkan pengalaman gaming dengan teknologi blockchain ke khalayak ramai. Mereka tak hanya ingin para pelaku di dunia aset kripto bermain di permainan ini, namun juga orang yang belum terjun ke dunia tersebut.
Dengan mengusung konsep ekosistem User-Generated Content di dalam game ini, para pemain tak hanya bisa berkeliling di dunia digital tanpa batas, namun juga bisa memiliki properti pribadi sebenar-benarnya melalui NFT dan aset kripto.
Karena prospek permainan ini sangat bagus, banyak perusahaan besar yang ingin berinvestasi di dalamnya, salah satunya adalah sebuah developer game ternama asal Jepang, Square Enix.
Tak hanya itu saja, untuk mengembangkan konten di dalam platform ini, akhirnya The Sandbox bermitra dengan 60 brand ternama seperti Shaun the Sheep, Smurfs, ATARI, Square Enix, dan juga studio game Dapper Labs.
Di dalam dunia The Sandbox ada beberapa tipe token yang bisa digunakan oleh pemain, curator, kreator, dan juga pemilik tanah, di antaranya:
· SAND: Token ERG-20 ini adalah bagian paling penting dalam permainan ini karena token ini merupakan uang digital yang digunakan sebagai transaksi dan interaksi dasar di dalam The Sandbox.
· LAND: Di dunia metaverse The Sandbox disediakan semacam perumahan atau real estate digital yang pemain bisa beli agar mendapatkan pengalaman bermain yang interaktif. Selain itu, LAND juga merupakan NFT yang ada pada blockchain Ethereum (ERG-721).
· ASSETS: Token ini menggunakan standard ERG-1155 dan bisa dipertukarkan di marketplace. Di samping itu, ASSETS juga dibuat oleh pemain untuk membangun user generated content atau UGC.
Bagaimana Cara Menghasilkan Uang di The Sandbox Game?
Dari beberapa dari Anda mungkin ingin mencoba memainkan game ini tapi masih butuh penjelasan agar Anda bisa mendapatkan profit atau bisa membeli aset di dalamnya.
Nah, ada beberapa fasilitas yang bisa Anda gunakan untuk memperoleh profit dan juga membeli aset. Berikut fasilitas yang ada di game The Sandbox:
1. VoxEdit
VoxEdit merupakan sebuah tool yang dikembangkan game The Sandbox untuk melakukan penyuntingan sehingga para artis dan krator bisa membuat ASSET voxel yang mereka gunakan di dalam semesta The Sandbox.
2. Marketplace
Karena The Sandbox memungkinkan para kreator bisa menjual karyanya, The Sandbox menghadirkan sebuah fasilitas Marketplace yang tentu sebagai sarana jual beli aset. Di sini Anda tentu bisa meraup keuntungan sebesar-besarnya.
3. Game Maker
Terakhir adalah fasilitas yang memungkinkan Anda untuk membuat game di dalam The Sandbox. Yang menariknya lagi, Anda tak perlu merancang coding untuk membuat game-nya berjalan karena fasilitas ini lebih mengutamakan kreativitas dari pembuat game-nya.Nah, dari penjelasan di atas pasti Anda ingin mencobanya bukan. Untuk memulai game ini tentunya tidak sulit, kok.
Bagaimana Cara Mulai Main The Sandbox?
Bagaimana? Sudah tahu kan apa saja yang ada di dalam The Sandbox? Bagi Anda yang ingin memulai game ini, tidak sulit, kok! Anda hanya perlu mengikuti beberapa langkah-langkahnya. Nah, berikut langkah-langkah mulai main The Sandbox game:
Kemudian, setelah klik Enter Alpha Lobby, akan muncul pilihan dengan apa Anda masuk. Kami rekomendasikan untuk pilih Metamask. Jika Anda belum punya akun Metamask, unduh dan buat akun terlebih dahulu.
Setelah login, pilih avatar yang ingin Anda gunakan.
Di sini Anda juga bisa kustomisasi avatar Anda seperti wajah, warna kulit, pakaian, dan yang lainnya.
Pada tampilan seperti gambar di bawah, klik gambar warna biru yang ada di tengah, nanti dan akan muncul tombol Play. Klik gambar tersebut.
Setelah klik tombol Play, nanti akan muncul pilihan apakah Anda ingin mengunduh game ini untuk Windows atau MacOS
Setelah klik tombol Play, nanti akan muncul pilihan apakah Anda ingin mengunduh game ini untuk Windows atau MacOS
Kemudian masuk ke dalam Installer atau client dan kemudian instal.
Setelah menginstal, kini Anda sudah bisa masuk ke dalam game The Sandbox. Setelah itu masukkan password dan email yang Anda daftarkan.
Setelah mengunduh installer, dan menyelesaikan proses installnya, Anda kini sudah bisa masuk ke dalam game dan mulai mengeksplorasi. Ini panduan untuk menggerakan avatar di keyboard:
A = ke kiri
D = ke kanan
W = ke atas
S = ke belakang
Shift = roll depan
Space = loncat
Catatan: Quest-quest tertentu hanya bisa dimainkan jika Anda memiliki Alpha Pass, dan saat diadakan event tertentu juga.Daripada Anda penasaran, coba saja game ini dan terjun ke semesta The Sandbox yang luas dan imersif. Mau tau informasi lainnya mengenai dunia NFT? Yuk, kunjungi Tokonews dari Tokocrypto atau bergabung dengan komunitas resminya!