Tag: sandbox

  • Raih Untung! The Sandbox Bagi Ratusan Token Kripto SAND Gratis

    Sandbox bagi-bagi token kripto gratis secara cuma-cuma. Begini cara dapatnya!

    Belum lama ini, The Sandbox, meluncurkan Alpha, sebuah sistem play-to-earn (P2E) baru dalam platform game mereka. Untuk merayakan peluncurannya, Sandbox bagi-bagi token gratis nih!

    Bagi kamu yang belum tahu, The Sandbox adalah platform berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna membuat, membangun, membeli dan menjual aset kripto dalam bentuk game. Dengan menggabungkan unsur decentralized autonomous organizations (DAO) dan non-fungible tokens (NFT), The Sandbox menciptakan sebuah platform terdesentralisasi untuk komunitas gamer

    Pada 29 November lalu, mereka meluncurkan Alpha, sebuah sistem play-to-earn baru di mana para pemain akan memiliki sebuah kesempatan untuk menjelajahi The Sandbox Metaverse untuk pertama kalinya, dengan 18 social experience yang telah dibuat khusus oleh tim The Sandbox.

    Untuk meramaikan event tersebut, The Sandbox membagikan token Sandbox (SAND) senilai Rp 8.000.000.000 yang bisa kamu dapatkan secara cuma-cuma walau sambil rebahan. Promo ini berlaku bagi para nasabah yang melakukan registrasi di Tokocrypto pada periode 8 Desember hingga 15 Desember 2021 pukul 23.59 WIB. Info selengkapnya bisa didapatkan [disini]. 

    Tokocrypto resmi memperdagangkan token Sandbox atau SAND sejak tahun 2020 lalu. Sebagai informasi, SAND merupakan token utilitas di bawah jaringan Ethereum ERC-20 yang sekaligus menjadi media pertukaran dalam Sandbox Metaverse.

    Token ini juga menawarkan pengalaman terbaik pada para pemain game The Sandbox, tanpa batasan kreativitas. Para pemegang token ini bisa menggunakan sebagai media pertukaran untuk membeli item di pasar, menyewa tanah dari pemain lain dan membayar fitur-fitur yang ada di game. Mereka juga dapat digunakan untuk membangun, memiliki, dan memonetisasi pengalaman bermain game di blockchain Ethereum. Selengkapnya tentang campaign ini dapat dilihat disini



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rapper Snoop Dogg Membangun Mansion di Metaverse SandBox

    Metaverse semakin besar dengan hadirnya seorang musisi ternama asal AS, Snoop Dogg, yang mendukung kuat sektor ini dan NFT, dengan membangun sebuah mansion di metaverse game, SandBox.

    Bernama asli Calvin Cordozar Broadus Jr., rapper yang terkenal memiliki banyak single yang hits tersebut, telah mewujudkan kerja samanya dengan Sandbox dengan membangun sebuah mansion megah di dalam metaverse-nya.

    Baca jugaKali Pertama, Investasi Dana Ventura Lebih Besar di AS daripada di Asia

    Mansion Snoop Dogg di Metaverse SandBox

    Sekadar informasi, di SandBox, seseorang memang dimungkinkan untuk memiliki sebidang tanah virtual yang dapat dibangun rumah virtual pribadi.

    Berdasarkan tweet resmi yang dibagikan oleh SandBox, hal tersebutlah yang dilakukan oleh Snoop Dogg di SandBox, yang semakin meramaikan jagat virtual ini.

    Berdasarkan laporan dari U Today, Kamis (2/12/2021), apa yang dibangun oleh rapper ternama itu disebut sebagai Snoopverse, yang melelang 122 tanah biasa, 67 tanah premium dan 3 perkebunan.

    Diketahui, siapapun yang memiliki salah satu dari properti yang dilelang tersebut, maka akan mendapatkan izin akses untuk berpartisipasi di berbagai acara (event) yang diadakan di Snoopverse, yang disebut “Snoopverse Early Access Pass”.

    Itu termasuk mendapatkan NFT khusus dari Snoop Dogg, mendapatkan token SAND dari game yang ada di sana, serta melakukan interaksi sosial melalui konser dan acara bersama lainnya.

    Pemilik Early Acess Pass juga bisa mendapatkan akses pertama ke kreasi metaverse sang rapper, seperti patung Snoop dan mobil Brown Sugar.

    Baca jugaCardano Cetak Rekor 20 Juta Transaksi Sejak Diluncurkan

    Masa Depan Cerah?

    Dengan melihat pertumbuhannya yang dapat dibilang cepat, sektor metaverse telah banyak dilihat mampu memberikan sesuatu yang lebih baik di masa depan, terutama terkait sektor kripto dan profesi.

    Menurut Analis dari Bank of America (BoA), Haim Israel, berkat metaverse, aset kripto akan punya kesempatan yang lebih besar untuk menjadi alat pembayaran.

    Meski dia lebih condong ke stablecoin karena harganya yang tidak volatil, itu tetap akan menjadi sebuah pendorong besar bagi industri kripto, seiring bertumbuhnya sektor dunia virtual ini.

    Selain itu, pendiri perusahaan metaverse Journee, Thomas Johann Lorenz, juga berpandangan yang baik mengenai dampak sektor ini terhadap perkembangan bekerja dari rumah, atau lebih popular disebut work from home.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sandbox (SAND) Kian Popular Gegara Metaverse?

    Sandbox (SAND) praktis di luar radar bagi sebagian besar trader dan investor kripto, sebelum Facebook memutuskan mengubah namanya menjadi Meta. Bagaimana kekuatan fundamental Sandbox (SAND)? Apakah ini sekadar hype sesaat?

    Per Kamis (25/11/2021) SAND berada di peringkat ke-29 versi Coinmarketcap dan berada di peringkat ke-3 untuk kategori metaverse, di bawah Decentraland (MANA) dan Axie Infinity Shard (AXS). Nilai pasar SAND cukup memukau di kisaran setara Rp105 triliun dengan penguatan 99,7 persen selama sepekan terakhir di harga Rp117 ribu.

    Sandbox (SAND) metaverse
    Kinerja kripto Sandbox (SAND).

    Di hari yang sama harga SAND mencetak rekor tertinggi baru di kisaran Rp121 ribu per SAND. Dalam rentang 30 hari harga terendah adalah Rp10.281.

    Sandbox (SAND) metaverse
    10 kripto teratas untuk kategori metaverse berdasarka versi Coinmarketcap.

    Kenaikan luar biasa ini setara dengan 1110 persen. Setahun lalu harga SAND terkesan tak dianggap, karena masih sangat murah, yakni Rp493.

    Baca jugaPecah Rekor, Sebidang Tanah di Game Axie Infinity Terjual Rp 35 Miliar

    Kripto Sandbox (SAND) Popular Gegara Metaverse?

    Kenaikan harga Sandbox (SAND) dan meningkatnya popularitasnya di pasar kripto dikait-kaitkan dengan istilah metaverse yang sedang naik daun. Ini cukup beralasan karena game yang interaktif plus avatar pengguna adalah satu unsur terpenting di dunia realitas virtual baru ini.

    Produk terpenting dari Sandbox adalah game virtual yang bagi sebagian besar sudah umum dan lazim. Sebab di dunia metaverse usungan ini menggabungkan blockchain, kripto dan NFT (non-fungible token) dalam satu tempat. Ia pun terbuka, membuka bagi siapa saja yang ingin bergabung.

    Di dalam metaverse Sandbox pula penggunaan kripto adalah keharusan sebagai unsur ekonomi. Setidaknya dalam urusan jual beli tanah virtual, avatar premium dan lain sebagainya.

    Salah satu syarat metaverse bermutu lainnya terterapkan di Sandbox. Sebut saja fitur membuat game virtual sendiri, termasuk penyediaan tool keren untuk membuat avatar yang istimewa bagi masing-masing penggunanya.

    Baca jugaAda Shiba Inu (SHIB) di Bandara AS Ini

    Apa Itu Metaverse?

    Metaverse sejatinya adalah perlanjutan istilah dari virtual realitas alias virtual reality di Internet. Wujudnya adalah dunia visual 3 dimensi yang mensimulasikan dunia nyata manusia. Para pengguna dan penghuninya ditampilkan dalam wujud avatar, baik yang identik atau menyerupai wajah aslinya.

    Kendati istilah virtual reality jauh dikenal sejak tahun 1980-an, namun istilah metaverse mulai digunakan cukup popular di novel karya Neal Stephenson, yakni Snow Crash (1992).

    Kemudian pada 30 Oktober 2021, Facebook mengumumkan mengganti nama perusahaan menjadi Meta, sebuah visi bahwa metaverse akan menjadi tema baru teknologi dan bisnis yang menjanjikan.

    Popularitas metaverse juga datang ketika penggunaan piranti lunak rapat daring seperti Zoom meningkat, karena pandemi memaksa kita bersua dalam jarak jauh.

    Untuk sebuah visi, setidaknya di atas kertas, metaverse menjadi istilah yang seksi, apalagi dilekatkan dengan kripto yang punya nada uang dan keuntungan. Metaverse dan kripto sejatinya membangun dunia ekonomi virtual yang baru.

    Bernilai US$1 Triliun Per Tahun

    Besarnya peluang pasar kripto di metaverse, Grayscale memprakirakan nilainya bisa meningkat menjadi US$1 triliun secara tahunan. Karena tema itu masuk kategori Web 3.0, sesungguhnya masih kalah jauh dengan Web 2.0 yang bernilai sekitar US$15 triliun saat ini.

    Metaverse adalah poros penting untuk mempercepat Web 2.0, termasuk kripto yang layak terus diikuti,” sebut Grayscale dalam ulasan khusus mereka pada 25 November 2021.

    Namun, di atas itu semua, jikalau usungan metaverse akan terus mengemuka, itu sekaligus tema persaingan baru, karena akan semakin banyak proyek kripto baru ataupun pemain lama di kelas aset ini masuk ke metaverse.

    Entah itu hype atau bukan, mimpi metaverse ala Meta dan Mark Zuckerberg adalah satu panggung pesta baru yang bisa menyesatkan ataupun sebaliknya. Sinyal waspada dan berhati-hati maksud kami.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Akhirnya, Metaverse SandBox Alpha akan Diluncurkan Setelah 4 Tahun Pengembangan

    Sektor metaverse benar-benar menyita perhatian investor, dengan terus mendatangkan minat kuat dan juga pembaruan yang ditunggu-tunggu untuk memantapkan langkahnya untuk berkembangnya, setidaknya untuk tahap awal dari metaverse global.

    Belum lama ini dikabarkan, perusahaan properti dan game virtual Animoca Brands. The Sandbox, telah membuka sebagian Metaverse-nya kepada para pemain untuk pertama kalinya melalui acara Alpha play-to-earn (P2E).

    Tetapi, hanya akan ada segelintir pemain yang beruntung yang bisa menikmati pengalaman penuh.

    Dunia game virtual Sandbox akan memungkinkan pengguna untuk memonetisasi waktu yang mereka habiskan di Metaverse melalui model lay-to-earn. Pemain dapat membeli tanah dan membuat NFT di dalam game, dan mendapatkan token Sandbox (SAND) dengan menyelesaikan berbagai pencarian. Mereka juga dapat mempertaruhkan (staking) token.

    Baca jugaAlamat Taproot Bitcoin akan Didukung oleh Cash App dari Square

    Menurut pengumuman resmi perusahaan pada 17 November kemarin, acara akan dimulai pada 29 November pukul 1 siang UTC dan akan berlangsung hingga 20 Desember.

    Grup terpilih yang hanya terdiri dari 5000 pengguna akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan hingga 1.000 SAND (bernilai sekitar $3.500 dengan harga saat ini) dan tiga NFT eksklusif melalui waktu yang dihabiskan di 18 pengalaman yang dikembangkan oleh tim The Sandbox.

    Tiga NFT eksklusif hanya akan tersedia selama acara. Mereka akan menggambarkan gerbang bergaya abad pertengahan. Naga biru dan hitam dan pedang panjang yang semuanya dapat digunakan di Sandbox Metaverse.

    Baca jugaIni Cara Elon Musk Bantu Luncurkan Satelit Dogecoin (DOGE)

    Alpha Pass adalah tiket NFT yang memberikan akses penuh ke acara tersebut kepada 5000 orang. Seribu untuk diperebutkan dalam undian untuk Pemilik Sandbox Land, dan 2.250 lainnya akan diberikan kepada pemegang akun Sandbox melalui kontes sosial harian selama periode tiga minggu. Tiket emas ini juga akan dijual di pasar sekunder OpenSea antara 29 November dan 19 Desember.

    Pemain tanpa pass akan dapat mengakses tiga pengalaman dan Alpha Hub. Mode permainan multipemain yang menampilkan berbagai lokasi dan pencarian, tetapi mereka tidak akan memenuhi syarat untuk hadiah P2E.

    Untuk pengguna baru yang ingin sedikit mencoba memasuki game virtual, salah satu pendiri dan ketua Animoca Brands, Yat Siu, mengatakan bahwa mereka harus meluangkan waktu untuk mengalami Sandbox dengan hati-hati sebelum mengambil tanah yang ditokenisasi: “Saya akan merekomendasikan untuk orang yang ingin mengalaminya, Anda tahu, kunjungi saja tempat-tempat itu, alami mereka, bergabunglah dengan komunitas di Discord, mengobrol dengan mereka. Lihat apa itu semua sebelum Anda terjun untuk membeli tanah karena Anda tahu, ini seperti membeli real estat (nyata) di mana saja di dunia.”

    Ini adalah langkah awal dari metaverse yang diperkirakan akan semakin luas dan besar. Tidak hanya di sektor game, ini akan mencakup banyak sisi seperti bisnis, bekerja, bersosilisasi, meeting, olahraga dan masih banyak lagi.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Resmi Perdagangkan Token SANDBOX (SAND)

    Jakarta, 20 Oktober 2020 – Kami sangat senang mengumumkan bahwa SAND telah resmi terdaftar di bursa aset kripto teregulasi di Indonesia, yaitu Tokocrypto. SAND adalah token utilitas dibawah jaringan Ethereum ERC-20 yang juga akan menjadi media pertukaran dalam Sandbox Metaverse

    “Sandbox berkomitmen untuk menawarakan layanan ini kepada para pemain dan antusias kripto di arena teknologi blockchain”, kata Sebastien Borget, COO Sandbox

    Baca Juga: Venezuela Uji Coba Bursa Efek Bertenaga Blockchain

    Token ini menawarkan pengalaman terbaik pada pemainnya tanpa adanya batasan kreatifitas. Para pemegang token memiliki kesempatan untuk menjelajahi pengalaman baru dan menghasilkan penghasilan tambahan melalui token ini. Selain itu, pengguna juga dapat melakukan jual beli dalam ekosistem Sandbox dengan token SAND. 

    “Kerjasama dengan Tokocrypto ini menandakan sebuah lompatan dari perjalanan Sandbox untuk membangun visibilitas internasional dan memperluas jangkauan globalnya”, lanjut Sebastien. 

    “Ini adalah momen yang sangat berkesan bagi kami untuk akhirnya bisa berkolaborasi dengan Sandbox. Hal ini merupakan salah satu dari agenda kami untuk menghadirkan lebih banyak pengalaman di dunia kripto bagi para nasabah setia Tokocrypto”, kata Pang Xue Kai,  CEO dan Co-Founder Tokocrypto.  

    Token SAND memiliki persediaan terbatas, sebesar 3,000,000,000 yang membuatnya sangat berharga bagi para investor. Nasabah dapat memperdagangkan SAND terhadap USDT dan BTC di platform Tokocrypto sejak 16 Oktober 2020. 

    Tentang Sandbox

    Sandbox adalah dunia virtual tempat para pemain dapat membangun, memiliki dan memonetisasi pengalaman bermain game mereka di Blockchain Ethereum menggunakan NFT dan SAND, token utilitas platform. 

    Metaverse Sandbox mengundang pemain dan pembuat untuk:

    • Membuat NFT dengan VoxEdit #Voxels
    • Jual Beli di marketplace Sandbox
    • Membuat game dengan #gamemaker Sandbox
    • Mainkan, Stake dan dapatkan Token SAND
    • Membuat dan memainkan dengan menggunakan IP dan brand besar. 

    Platform ini juga telah memiliki 60 kerjasama dengan perusahaan game pemenang penghargaan seperti Atari, game terdesentralisasi ternama seperti Crypto Kitties, merk-merk besar seperti Shaun The Sheep untuk membangun platform gaming yang kreatif dan menyenangkan yang dapat dibuat dan dimiliki oleh para pemain. 

    Baca Juga: Hasil Pemilu AS Akan Dipublikasikan di Blockchain

    Tentang Tokocrypto

    Tokocrypto adalah pedagang aset kripto teregulasi dan salah satu yang terbesar di Indonesia. 

    Tokocrypto Digital Exchange is the leading regulated and one of the largest digital exchanges in Indonesia. Didirikan pada tahun 2018, Tokocrypto lahir dari sekelompok antusias kripto yang memiliki keyakinan teguh pada manfaat blockchain yang ditawarkan ke masyarakat. Tokocrypto bertujuan untuk menjadi pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia dengan memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi nasabah agar dapat bertransaksi dengan tenang dan yakin. Tokocrypto juga merupakan pusat pendidikan dan berita terkait teknologi blockchain melalui kolaborasi yang erat dengan komunitas Blockchain, universitas, pemerintah serta masyarakat di Indonesia dan Asia Tenggara. 

    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: https://tokocrypto.com



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Penyebab Aset Kripto The Sandbox Naik Lebih dari 8%

    Investor tampak senang dengan prospek aset kripto The Sandbox (SAND) yang pada hari Senin (31/10) terpantau telah mengalami kenaikan lebih dari 8% selama 24 jam terakhir, menurut CoinMarketCap. Apa penyebab kenaikan harga SAND?

    Faktor Alpha Seasons memainkan peran dalam kenaikan harga ini. Serangkaian periode dari musim baru tersebut, mendorong The Sandbox membuat program Halloween Special, dunia menyeramkan terkait dengan Alpha Season 3.

    Halloween dan Sandbox

    Kripto The Sandbox naik lebih dari 8%. Foto: The Sandbox.
    Kripto The Sandbox naik lebih dari 8%. Foto: The Sandbox.

    Lagi pula, siapa yang tidak suka membenamkan diri ke dalam hal-hal yang aneh dan menakutkan pada saat-saat seperti ini? Tidak mudah untuk mengikat blockchain atau aset kripto ke Halloween, jadi sulit bagi pengembang untuk memasarkan barang dagangan mereka untuk liburan. Sandbox tidak memiliki masalah itu.

    Baca juga: Nokia Percaya Metaverse Bisa Gantikan Smartphone di Masa Depan

    Seperti halnya proyek metaverse, atau dunia online pada umumnya, keberhasilannya bergantung pada basis pengguna. Bagaimanapun, dunia virtual tidak terlalu menarik tanpa populasi.

    Khusus Halloween pasti akan menarik penasaran pemain yang sudah mengisi metaverse Sandbox, dan mungkin bahkan akan mengikat beberapa penggemar baru. Ini hanya dapat bermanfaat untuk asaet kripto aslinya SAND.

    Sandbox Kerja Sama Gucci

    Gucci Vault Land di metaverse Sandbox. Foto: The Sandbox.
    Gucci Vault Land di metaverse Sandbox. Foto: The Sandbox.

    Baca juga: Batman dan Superman Muncul di Koleksi NFT DC Comics

    Selain itu, The Sandbox terus berkembang. Akhir pekan lalu, merek fashion ikonik, Gucci mengumumkan telah meluncurkan real estatnya sendiri di metaverse Sandbox. Disebut Gucci Vault Land, ini akan dibuka sebagai “acara pribadi” dalam jangka terbatas hingga 9 November.

    Gucci Vault Land menawarkan setiap pemain Sandbox dengan fitur khusus. Dengan kerja sama ini ini menunjukkan popularitas metaverse yang meningkat untuk berbagai pengembang dan pemain Sandbox.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

    DBS Bank Ltd (DBS) mengumumkan kemitraan dengan The Sandbox, anak perusahaan Animoca Brands, untuk menciptakan DBS BetterWorld, sebuah dunia metaverse interaktif yang berkelanjutan. Langkah ini sebagai upaya penting membangun dunia yang lebih baik.

    Kolaborasi ini menjadikan DBS sebagai perusahaan Singapura pertama yang menjalin kerja sama dengan The Sandbox dan bank pertama di Negeri Singa yang terjun ke dunia metaverse.

    Langkah tersebut juga menandai tonggak pencapaian baru dalam perjalanan DBS yang terus mengeksplorasi potensi peluang Web3 sebagai bentuk kontribusi bank dalam menciptakan dunia yang lebih baik bagi nasabah dan khalayak yang lebih luas.

    DBS Akuisisi Lahan Metaverse

    Sebagai wujud kerja sama, DBS akan mengakuisisi lahan berukuran 3×3 LAND – unit real estate virtual di metaverse The Sandbox, yang akan dikembangkan dengan elemen imersif.

    Bank DBS dan The Sandbox kolaborasi luncurkan metaverse interaktif. Foto: Getty Images.
    Bank DBS dan The Sandbox kolaborasi luncurkan metaverse interaktif. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Disney Metaverse akan Hadir Bawa Konsep Taman Hiburan Virtual

    “Selama satu dekade terakhir, perubahan terbesar di industri jasa keuangan dikatalisasi oleh kemajuan digital. Dalam beberapa dekade mendatang, didorong oleh teknologi baru seperti artificial intelligence dan blockchain, perubahan tersebut berpotensi menjadi lebih besar,” kata CEO DBS, Piyush Gupta dalam keterangan resminya.

    “Teknologi metaverse, yang masih berkembang, juga dapat secara mendasar mengubah cara bank berinteraksi dengan nasabah dan masyarakat.”

    Gupta menambahkan kemitraan dengan The Sandbox dan Animoca Brands menandai awal dari kolaborasi yang menarik dan melampaui batasan-batasan dari apa yang dapat dilakukan di dunia metaverse.

    The Sandbox Ciptakan SingaporeVerse

    Co-Founder and Executive Chairman of Animoca Brands, Yat Siu, mengatakan sangat senang dengan kolaborasi ini. “Kami sangat senang dapat bersama-sama menciptakan open metaverse bersama Bank DBS melalui kolaborasi ini bersama anak perusahaan kami, yaitu The Sandbox,” jelas Yat Siu.

    Sementara, COO and Co-Founder The Sandbox, Sebastian Borget, mengungkap pihaknya telah menciptakan SingaporeVerse, sebuah lingkungan di peta virtual yang akan menghidupkan budaya Singapura ke dalam dunia metaverse secara atraktif, netral, dan inklusif yang terbuka bagi semua orang.

    The Sandbox luncurkan Alpha Season 3. Foto: The Sandbox.
    The Sandbox luncurkan Alpha Season 3. Foto: The Sandbox.

    Baca juga: Starbucks NFT Segera Hadir Bisa Kasih Reward Menarik, Apa Itu?

    “Permasalahan ESG merupakan isu yang kami anggap penting, dan kami mengharapkan adanya kolaborasi untuk sebuah pengalaman yang mengundang seluruh audiens dalam membuat dampak global yang positif, dan mungkin untuk menemukan peluang lain yang dapat mengubah hidup mereka melalui metaverse,” terang Borget.

    DBS bertujuan agar DBS BetterWorld menjadi platform untuk menambah keterlibatan para nasabah dalam mencapai tujuan keberlanjutan dengan menyediakan jalan bagi para pengunjung ke The Sandbox untuk mempelajari lebih lanjut tentang isu-isu ESG.

    DBS akan menggunakan platform tersebut untuk membuat profil wirausaha sosial di Asia yang memberikan dampak positif melalui model bisnis yang inovatif. Selain itu, DBS akan bekerja sama dengan pemerintah, komunitas, pelaku bisnis, dan pemain di sektor teknologi untuk mengembangkan konsep yang bermanfaat guna memperkaya pengalaman dari DBS BetterWorld.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • The Sandbox Rilis Alpha Season 3 Harapkan Pengguna Bahagia

    Platform metaverse, The Sandbox, akhirnya meluncurkan Alpha Season 3 pada hari Rabu (24/8) lalu dengan menambahkan berbagai permainan dan gameplay baru yang memikat para pengguna untuk bahagia. Di Alpha Season 3 tersedia 90 experiences atau permainan dan 100 jam gameplay.

    Lebih dari 10 minggu, The Sandbox ingin menarik setengah juta penggunanya untuk berpartisipasi dalam musim baru ini, kata Chief Operations Officer The Sandbox, Sébastien Borget, dalam konferensi persnya dengan wartawan. Alpha Season 3 akan ditutup pada 1 November mendatang.

    “Kami tidak ingin terlalu optimis, karena ini hampir setahun setelah metaverse menjadi mainstream,” kata Borget dikutip Fortune.

    Borget menjelaskan sejak Maret hingga awal April 2022, sekitar 340.000 pemain ambil bagian dalam 35 experiences selama Alpha Season kedua Sandbox. Musim baru ini menandai pengalaman paling banyak tersedia hingga saat ini di dunia metaverse dan mencakup permainan dan konten dari 22 selebriti dan brand seperti The Walking Dead, DJ Steve Aoki, Warner Music, dan Snoop Dogg.

    The Sandbox luncurkan Alpha Season 3. Foto: The Sandbox.
    The Sandbox luncurkan Alpha Season 3. Foto: The Sandbox.

    Baca juga: Mengenal Mushroom Mob NFT, Proyek ‘Jamur’ Digital Fokus di Kesehatan Mental

    Banyak Permainan di Sandbox Metaverse

    Beberapa permainan termasuk labirin parkour bertema Aoki, permainan puzzle yang berpusat di sekitar koleksi NFT World of Women, dan demo game yang bertema apocalyptic survival disebut “You’re a Big Boy Now.”

    Dalam upaya untuk meningkatkan interoperabilitas di seluruh komunitas kripto dan NFT yang lebih besar, Sandbox mengizinkan peserta menggunakan NFT apa pun yang mereka miliki dari 13 koleksi sebagai avatar mereka dalam game, termasuk koleksi paling populer, Bored Ape Yacht Club.

    The Sandbox, anak perusahaan dari raksasa investasi Web3 yang berbasis di Hong Kong, Animoca Brands, adalah salah satu platform metaverse paling populer meskipun masih dalam pengembangan. Tetapi, penurunan market baru-baru ini telah merugikan perusahaan serta pelaku usaha lainnya di ruang kripto dan metaverse.

    The Sandbox luncurkan Alpha Season 3. Foto: The Sandbox.
    The Sandbox luncurkan Alpha Season 3. Foto: The Sandbox.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 24 Agustus 2022: Kripto Gerak Sideways Menanti Sinyal The Fed

    Pamor Metaverse yang Mulai Turun

    Bear market telah mendorong token asli Sandbox (SAND) turun 82% sejak awal tahun dan lebih dari 87% dari puncaknya pada akhir November, menurut CoinMarketCap. The Sandbox sempat mengendarai gelombang hype metaverse sejak tahun lalu yang sebagian didorong oleh rebranding Facebook menjadi Meta pada bulan Oktober 2021.

    Perhatian yang meningkat menyebabkan pertumbuhan metaverse yang tinggi, di mana The Sandbox telah menjadi salah satu pemain utama. Borget mengatakan memiliki 22.000 pemilik tanah virtual di platformnya, 60% di antaranya berpartisipasi dalam Alpha Season kedua di bulan Maret.

    Sementara, kegembiraan metaverse telah berkurang, Borget mengatakan dia berharap bahwa Alpha Season terbaru Sandbox akan membantu membawa lebih banyak perhatian dan pengguna ke platform selama market crash untuk kripto.

    “Ada fase berbeda dari pengguna yang memasuki Sandbox,” tambahnya, “jadi mungkin kurang hype secara umum, tetapi kualitas pengguna yang kami lihat jelas lebih tinggi.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Metaverse Sudah Eksis, Kripto Jadikan Lebih Baik

    Pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, berkata kripto akan membuat metaverse menjadi lebih baik dan berpeluang mengalahkan model bisnis iklan internet yang bobrok. Dan juga, kripto dapat menjadikan metaverse lebih baik di bidang penggunaan data oleh perusahaan.

    Kripto Menjadikan Metaverse Lebih Baik

    Metaverse kian digandrungi investor yang ramai-ramai memburu lahan virtual dan benda digital mewah. Pekan lalu, empat proyek metaverse menjual lahan dengan nilai total US$106 juta.

    Evolusi internet tersebut tampak baru saja mulai, tetapi Yakovenko berkata metaverse sudah jadi realita yang dapat diperbaiki dengan integrasi kripto.

    Metaverse sudah ada disini tetapi dalam keadaan resolusi rendah dan belum terlalu jernih,” jelas Yakovenko dalam wawancara dengan Business Insider.

    Yakovenko mendirikan Solana bersama Raj Gokal pada bulan Maret 2020. Protokol ini mirip dengan Ethereum, yaitu sama-sama memiliki kapabilitas keuangan desentralistik (DeFi).

    Baca juga :Mantan Bos Google Bergabung di Chainlink (LINK)

    Selain itu, Solana juga dapat menjalankan non-fungible token (NFT) dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya lebih hemat dibanding pesaingnya.

    Pengembang di sektor kripto mencari metaverse sebagai tempat membangun bisnis. Dua metaverse besar, Sandbox dan Decentraland, berjalan pada blockchain Ethereum.

    Yakovenko berkata pengembang yang memahami mekanisme metaverse akan membangun perangkat bagi pencipta konten membuat pengalaman virtual mandiri.

    Menurutnya, setelah itu tercapai, metaverse tidak akan bersifat tunggal seperti Sandbox, melainkan serangkaian metaverse kecil yang saling terhubung dan berbagi pengalaman.

    Yakovenko meyakini keuntungan besar aktivitas di metaverse adalah dunia virtual itu tidak akan memiliki tantangan sama soal penanganan data dan privasi pengguna layaknya media sosial dan mesin penelusuran saat ini.

    Metaverse menawarkan kripto peluang untuk mendobrak kuasa perusahaan teknologi raksasa di bidang pemanfaatan data pengguna.

    “Saya pikir peluang bagi kripto adalah menjadikan metaverse lebih baik, sebab model bisnis yang marak di internet saat ini cenderung bobrok,” tambah Yakovenko.

     Baca jugaDEX akan Diluncurkan, Cardano Targetkan All Time High!

    Ia menjelaskan, perusahaan yang mengendalikan pasar dan mencuri data lalu menjualnya ke pembeli serta mencekoki pengguna dengan informasi yang tidak diinginkan adalah model yang buruk.

    Sandbox, Decentraland dan platform play-to-earn Axie Infinity masing-masing memiliki token yang tahun ini melambung tinggi. Token Decentraland (MANA) meningkat 16 ribu persen, sedangkan Sandbox (SAND) naik 5.400 persen. Axie Infinity (AXS) meroket 25 ribu persen.

    Sebab itu, banyak investor dan pengelola aset digital percaya metaverse adalah peluang bernilai trilyunan dolar.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meme Kripto, Adopsi Massal, dan Pasar 2025

    Sebastien Borget, salah satu pendiri dan COO The Sandbox, membagikan meme bertajuk “When you see crypto everywhere” di akun Twitter-nya (@borgetsebastien).

    Meme ini dengan cepat menjadi viral, mencerminkan meningkatnya visibilitas kripto dalam kehidupan sehari-hari dan menandai fase baru dalam adopsi massal aset digital.

    Meme sebagai Cerminan Adopsi Massal

    Meme yang dibagikan Borget bukan sekadar lelucon internet; ia mencerminkan kenyataan bahwa kripto kini hadir di berbagai aspek kehidupan, dari iklan hingga percakapan sehari-hari.

    Hal ini menunjukkan bahwa kripto telah melampaui batasan komunitas teknologi dan keuangan, memasuki arus utama masyarakat.

    Fenomena ini sejalan dengan tren meningkatnya minat publik terhadap aset digital, yang berdampak pada volume perdagangan dan volatilitas pasar.

    Dampak pada Pasar Kripto

    Tak perlu waktu lama. Setelah meme tersebut viral, pasar kripto menunjukkan respons positif.

    Bitcoin (BTC) diperdagangkan sekitar $68.500, naik 2,3% dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan mencapai $32 miliar di bursa utama seperti Binance dan Coinbase.

    Ethereum (ETH) juga mengalami kenaikan, diperdagangkan pada $3.750 dengan peningkatan 1,8% dan volume $15 miliar dalam periode yang sama.

    Peningkatan visibilitas kripto, seperti yang ditunjukkan oleh meme Borget, sering kali berbanding lurus dengan meningkatnya minat investor ritel.

    Hal ini dapat mendorong volatilitas harga jangka pendek dan menciptakan peluang perdagangan.

    Sentimen pasar yang positif, didorong oleh faktor-faktor seperti meme viral, dapat memicu lonjakan aktivitas perdagangan dan mempengaruhi dinamika pasar secara keseluruhan.

    Baca Juga: 4 Meme Coin Ini Berpotensi Kalahkan Kinerja Bitcoin di Siklus Bull Market

    Peran Media Sosial dalam Sentimen Pasar

    Media sosial telah menjadi alat yang ampuh dalam membentuk sentimen pasar kripto. Meme dan tren viral dapat mempengaruhi persepsi investor dan mendorong tindakan beli atau jual.

    Dalam kasus meme Borget, penyebaran luasnya mencerminkan bagaimana elemen budaya pop dapat mempengaruhi pasar keuangan yang didorong oleh sentimen.

    Implikasi untuk Masa Depan Kripto

    Fenomena ini menandakan bahwa kripto semakin diterima secara luas dan menjadi bagian dari budaya populer.

    Dengan meningkatnya adopsi dan partisipasi ritel, pasar kripto kemungkinan akan mengalami pertumbuhan lebih lanjut.

    Namun, penting bagi investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas yang dapat dipicu oleh tren media sosial dan untuk melakukan analisis fundamental sebelum membuat keputusan investasi.

    Meme kripto yang dibagikan oleh Sebastien Borget bukan hanya hiburan semata, tetapi juga indikator penting dari meningkatnya adopsi kripto dan perubahan sentimen pasar.

    Sebagai bagian dari ekosistem kripto yang terus berkembang, fenomena ini menunjukkan bagaimana budaya digital dan keuangan saling mempengaruhi dalam membentuk masa depan aset digital.

    Baca Juga: Prediksi PEPE: Pelemahan Meme Coin, Whale Ambil Sikap


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com