Tag: santri

  • Ada 1.900 Santri di Sana



    Jakarta

    Rencana perbaikan Pondok Pesantren Al Khoziny menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menuai kritikan. Meski begitu, Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar menyebut hal pembangunan ulang atau renovasi ponpes tersebut layak menggunakan APBN.

    “Al Khoziny ini layak dibantu APBN karena ya kalau jumlah santrinya 1.900 mau sekolah di mana? Mau dibiarkan di tenda? Pemerintah mau diam saja? Kepada teman-teman yang memprotes menggunakan APBN, apa solusi Anda? Kepada DPR yang ada satu dua orang yang memprotes, apa solusi Anda? Dengan 1.900 santri yang sedang belajar,” katanya setelah menghadiri acara penandatanganan kesepakatan bersama di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025) seperti dilansir dari detikNews.


    Pria yang akrab disapa Cak Imin itu meminta agar seluruh pihak memperhatikan nasib 1.900 santri di Ponpes Al Khoziny. Ia merasa heran dengan kritik yang diberikan terhadap upaya pemerintah melindungi para santri yang sedang belajar.

    “Jadi tolong dibuka mata bahwa yang kita tolong adalah anak-anak negeri yang sedang belajar sehingga saya sangat tidak habis pikir yang dikritik kok upaya pemerintah yang sedang melindungi anak yang sedang belajar dan tidak ada tempat belajar. Nanti kalau kita tidak melakukan sesuatu marah juga, kan aneh ya. Makanya itu harus menjadi kesadaran kita bersama,” ujarnya.

    Sebagaimana diketahui, Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo ambruk dan menimbulkan 67 korban jiwa. Bupati Sidoarjo Subandi menyebut pihak ponpes tak mengantongi izin pembangunan gedung tersebut.

    Polisi juga tengah mengusut terkait ambruknya bangunan di ponpes itu. Menteri PU Dody Hanggodo lalu menyatakan perbaikan ponpes itu dilakukan dengan APBN.

    “InsyaAllah cuma dari APBN ya. Tapi tidak tertutup kemungkinan nanti kita juga ada bantuan dari swasta kita pasti bantu. Cuma sementara waktu dari APBN,” terang Dody dalam konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (7/10).

    Berkaitan dengan itu, Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Golkar, Atalia Praratya mendesak agar pemerintah kembali mengkaji penggunaan dana APBN untuk perbaikan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Menurutnya, mekanisme penggunaan APBN harus jelas dan adil.

    “Usulan penggunaan APBN ini harus dikaji ulang dengan sangat serius, sambil memastikan proses hukum berjalan dan kebijakan ke depan lebih adil, lebih transparan, dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (10/10).

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kegiatan Belajar di Al Khoziny Aktif Lagi, Santri Mulai Kembali ke Pondok



    Jakarta

    Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur kembali membuka kegiatan belajar mengajar setelah sebelumnya terhenti karena tragedi musala ambruk yang menelan 63 korban jiwa. Kegiatan sementara dipusatkan di kampus 2.

    Ketua Alumni Ponpes Al Khoziny Zaenal Abidin mengatakan para santri mulai kembali ke pondok sejak Jumat (17/10/2025) kemarin.

    “Insyaallah malam ini (Jumat) sudah mulai ada santri yang kembali, karena sudah kami sampaikan via WA dan telepon. Khususnya santri yang sedang kuliah, juga yang Aliyah dan Tsanawiyah, sudah kami perbolehkan untuk kembali ke pondok,” ujar Zaenal, Jumat (17/10/2025), dilansir detikJatim.


    Zaenal mengatakan kegiatan pondok akan dipusatkan di kampus 2 Ponpes Al Khoziny karena area musala dan bangunan utama masih dipasang garis polisi.

    “Untuk sementara, karena masih ada police line, kami gunakan kampus 2. Sudah kami hitung jumlah calon santri yang akan kembali, insyaallah sudah mencukupi,” jelasnya.

    Selain itu, alumni Ponpes Al Khoziny menyatakan siap mengawal proses pemulihan korban, termasuk memberikan beasiswa hingga jenjang S2.

    “Kami bersama para alumni siap mencarikan dana. Untuk korban yang mengalami cacat fisik, akan kami kawal agar mendapatkan beasiswa hingga jenjang S2. Kami juga sudah menyiapkan program trauma healing dengan mendatangi rumah korban,” ujar Zaenal sembari menegaskan kesiapan jaringan alumni Al Khoziny untuk membantu para santri.

    Diketahui, bangunan tiga lantai yang mencakup musala Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin, 29 September 2025 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat peristiwa berlangsung, lebih dari 100 santri sedang menunaikan salat Asar berjamaah.

    Proses operasi pencarian korban dan evakuasi berlangsung sembilan hari dan resmi ditutup pada Selasa, 7 Oktober 2025.

    Selengkapnya baca di sini.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Contoh Pidato Singkat Hari Santri untuk Sekolah dan Pesantren



    Jakarta

    Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober di seluruh Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan bangsa dan agama.

    Hari Santri ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Penetapan tanggal 22 Oktober mengacu pada peristiwa Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pada tahun 1945, yang menyerukan semangat membela tanah air dari penjajah.

    Sebagai bagian dari upaya menanamkan semangat perjuangan dan cinta tanah air di kalangan pelajar dan santri, berikut adalah contoh-contoh pidato singkat Hari Santri yang dapat digunakan di sekolah maupun pesantren.


    Contoh Pidato Hari Santri

    Contoh 1: Pidato Singkat Hari Santri untuk Sekolah

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Yang saya hormati Bapak/Ibu guru,
    Yang saya banggakan teman-teman semua,

    Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul pada hari yang penuh makna ini, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.

    Hadirin yang berbahagia,
    Hari Santri adalah momentum bersejarah yang mengingatkan kita pada peran besar kaum santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 22 Oktober 1945, KH. Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad yang mewajibkan umat Islam mempertahankan tanah air dari penjajahan. Dari sanalah semangat jihad fi sabilillah berkobar di seluruh penjuru negeri.

    Sebagai pelajar dan generasi muda, kita harus meneladani semangat para santri: semangat berjuang, belajar, berakhlak, dan mencintai tanah air. Santri bukan hanya mereka yang belajar di pesantren, tetapi siapa pun yang menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman hidup dan memiliki semangat keilmuan.

    Mari kita jadikan Hari Santri ini sebagai motivasi untuk terus menuntut ilmu dengan tekun, berakhlak mulia, dan menjaga persatuan bangsa.

    Santri Mandiri, Indonesia Hebat!
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Contoh 2: Pidato Hari Santri untuk Pesantren

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Yang saya hormati para kiai, ustaz, dan ustazah,
    Yang saya cintai teman-teman santri sekalian,

    Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan nikmat-Nya, sehingga kita dapat memperingati Hari Santri Nasional tahun ini dengan penuh kebahagiaan dan semangat perjuangan.

    Hadirin sekalian,
    Hari Santri bukan hanya peringatan biasa. Ia adalah simbol perjuangan dan pengabdian santri terhadap agama dan bangsa. Dulu, para santri bukan hanya belajar kitab kuning dan ilmu agama, tetapi juga ikut mengangkat senjata melawan penjajah. Mereka berjuang di medan perang dengan bekal iman dan ilmu.

    Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari menjadi bukti nyata bahwa pesantren memiliki kontribusi besar bagi kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, sebagai santri zaman sekarang, kita harus melanjutkan perjuangan itu melalui ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan kontribusi positif bagi masyarakat.

    Santri harus mampu menghadirkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, membawa kedamaian dan kemajuan bagi bangsa. Jadilah santri yang tidak hanya kuat dalam ibadah, tetapi juga tangguh dalam ilmu dan teknologi.

    Santri Siaga Jiwa dan Raga!
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Contoh 3: Pidato Singkat Hari Santri untuk Upacara Sekolah

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Yang saya hormati Bapak/Ibu guru,
    Yang saya banggakan teman-teman semua,

    Hari ini, kita memperingati Hari Santri Nasional, hari yang menjadi kebanggaan bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Hari Santri adalah bentuk penghargaan terhadap perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta menjaga keutuhan NKRI.

    Santri bukan hanya mereka yang tinggal di pesantren. Santri adalah siapa pun yang berjiwa cinta ilmu, cinta agama, dan cinta tanah air. Nilai-nilai kesederhanaan, keikhlasan, dan kemandirian yang dimiliki santri adalah teladan bagi kita semua.

    Teman-teman sekalian,
    Di era modern ini, perjuangan santri bukan lagi di medan perang, melainkan di medan ilmu dan moralitas. Kita harus melawan kebodohan, kemalasan, dan kemunduran dengan ilmu, kerja keras, serta semangat kebangsaan.

    Mari kita isi Hari Santri ini dengan semangat baru untuk belajar, berbuat baik, dan menjadi generasi yang berakhlak mulia.

    Santri Jaga Negeri, Santri Untuk Perdamaian Dunia!
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Susunan Upacara Hari Santri 2025 Lengkap dengan Tata Tertib


    Jakarta

    Upacara Hari Santri 2025 akan digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025. Berikut susunan upacara lengkap dengan tata tertibnya.

    Peringatan Hari Santri 2025 mengangkat tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof Amien Suyitno mengatakan tema ini tak lepas dari perjuangan para santri dalam mengawal kemerdekaan.

    “Dulu sebelum Indonesia merdeka, kita semua tahu, betapa besarnya peran para santri mengawal kemerdekaan dan puncaknya adalah pada saat lahirnya Resolusi Jihad yang waktu itu ‘dipandikan’ oleh seorang tokoh besar Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari yang menyerukan jihad ketika melawan kembalinya sekutu di Surabaya,” kata Prof Suyitno dalam wawancara eksklusif Hari Santri 2025 bersama detikcom yang tayang di 20Detik.


    “Itu yang kemudian mengapa tema Hari Santri tidak boleh lepas dari mengawal Indonesia merdeka karena memang ada asbabul wurud yang menjadi legitimasi nilai historis itu,” jelasnya.

    Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 04 Tahun 2025 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2025, peringatan Hari Santri 2025 bisa dilakukan melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan tema. Upacara atau apel dilakukan pada Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 07.00 waktu setempat.

    Susunan Upacara Hari Santri 2025

    Berikut contoh susunan upacara Hari Santri 2025 mengacu pada susunan upacara apel Hari Santri tahun sebelumnya:

    1. Pemimpin pleton menyiapkan pasukannya masing-masing
    2. Pemimpin (komandan)upacara memasuki tempat upacara, pasukan disiapkan
    3. Pembina upacara menuju mimbar upacara
    4. Penghormatan pasukan
    5. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
    6. Pengibaran sang saka Merah putih diiringi lagu Indonesia Raya
    7. Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara
    8. Pembacaan naskah Resolusi Jihad
    9. Pembacaan Ikrar Santri
    10. Amanat pembina Upacara
    11. Menyanyikan lagu Mars Syubbanul Wathan
    12. Pembacaan doa
    13. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
    14. Penghormatan pasukan
    15. Persembahan dari paduan suara
    16. Foto bersama
    17. Pasukan dibubarkan, upacara selesai

    Tata Tertib Hari Santri 2025

    Mengacu pada SE Menteri Agama Nomor 04 Tahun 2025, berikut Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2025 atau tata tertib yang perlu diperhatikan:

    1. Tema Peringatan Hari Santri 2025: Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.
    2. Logo Peringatan Hari Santri 2025 bisa diunduh di situs https://kemenag.go.id
    3. Apel Peringatan Hari Santri 2025 dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 07.00 waktu setempat dan disiarkan langsung melalui kanal media sosial Kementerian Agama.
    4. Peringatan Hari Santri 2025 dapat dilakukan melalui kegiatan zikir, sholawat, munajat, doa, cek kesehatan gratis (CKG), penanaman pohon, dan kegiatan lainnya yang relevan dengan tema.
    5. Sosialisasi tema, logo, dan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri 2025 dilaksanakan melalui website, media sosial, dan spanduk, baliho, atau standing banner.
    6. Seluruh pelaksanaan kegiatan Peringatan Hari Santri 2025 sesuai kemampuan masing masing serta mengedepankan prinsip kesederhanaan dan kekhidmatan.

    (kri/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ragam Lomba Hari Santri 2025 yang Penuh Semangat dan Kreativitas


    Jakarta

    Setiap 22 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Santri sebagai momen untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam sejarah bangsa. Tahun 2025 ini, perayaan Hari Santri kembali digelar dengan berbagai kegiatan yang melibatkan pesantren, madrasah, dan masyarakat umum di seluruh daerah.

    Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2025 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2025, kegiatan Hari Santri dapat dilaksanakan melalui zikir, sholawat, munajat, doa bersama, pemeriksaan kesehatan gratis (CKG), penanaman pohon, dan kegiatan lain yang sesuai dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”.

    Tak hanya kegiatan keagamaan, lomba Hari Santri juga kerap menjadi bagian yang paling meriah karena memberi ruang bagi santri dan masyarakat untuk menyalurkan bakat serta kreativitas.


    Beragam lomba digelar di sekolah, madrasah, dan pesantren dengan tujuan menumbuhkan semangat belajar sekaligus mempererat silaturahmi antar peserta. Setiap kegiatan menjadi sarana untuk mengasah bakat, melatih kepercayaan diri, dan memperdalam nilai-nilai agama yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Lomba Hari Santri

    Beberapa jenis lomba yang bisa diselenggarakan pada peringatan Hari Santri 2025 antara lain:

    1. Lomba Bernuansa Religi

    Beragam lomba yang memperdalam pemahaman agama sering kali menjadi kegiatan utama, seperti:

    • Lomba adzan, melatih suara dan ketepatan bacaan dalam menyeru waktu salat.
    • Lomba hafalan surah pendek, menumbuhkan kebiasaan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an sejak dini.
    • Lomba tartil dan tilawah Al-Qur’an, mengajarkan cara membaca Al-Qur’an dengan lagu dan tajwid yang benar.
    • Lomba tahlil dan shalawat, meningkatkan tradisi doa bersama dan memperbanyak dzikir kepada Allah.

    2. Lomba Seni Islami

    Selain kegiatan ibadah, Hari Santri juga menjadi ajang menampilkan kreativitas melalui seni, misalnya:

    • Lomba menulis dan menggambar kaligrafi, menggabungkan nilai keindahan dan makna ayat-ayat suci.
    • Lomba menyanyi islami dan seni qasidah, mengajarkan cara berdakwah melalui lantunan lagu.
    • Lomba bercerita kisah nabi dan sahabat, menginspirasi peserta lewat kisah keteladanan tokoh-tokoh Islam.

    3. Lomba Literasi dan Dakwah

    Bagi peserta yang gemar menulis atau berbicara di depan umum, tersedia juga berbagai kompetisi seperti:

    • Lomba khutbah, melatih kemampuan menyampaikan pesan yang bermanfaat dengan cara yang menarik.
    • Lomba cerpen bertema santri, memberi ruang bagi peserta menulis cerita yang menggambarkan kehidupan pesantren.
    • Lomba baca kitab kuning, menguji pemahaman terhadap kitab klasik yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren.
    • Lomba cerdas cermat islami, menumbuhkan semangat belajar dan memperluas pengetahuan tentang Islam.

    Melalui berbagai lomba ini, semangat Hari Santri 2025 dapat dirasakan lebih dekat dan membawa suasana yang penuh kebersamaan.

    (inf/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Salah Kalau Pemerintah Membantu?



    Jakarta

    Menteri Agama Nasaruddin Umar menanggapi terkait pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, pesantren berperan penting menciptakan keadaban Indonesia.

    “Santri itu kan juga manusia. Apalagi pesantren itu 300 tahun lamanya mengabdikan diri untuk menciptakan keadaban Indonesia. Tiba-tiba ada 1.200 orang, pembangunannya rusak. Mereka mau belajar di mana?” ujar Menag usai acara Konferensi Pers 1 Tahun Kemenag Kawal Asta Cita Presiden di Gedung Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).


    Pria yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal itu menyatakan nenek moyang para santri juga berperan penting mendirikan negeri ini. Dengan begitu, ia kembali mempertanyakan apakah salah jika pemerintah membantu pembangunan Ponpes Al Khoziny.

    “Sementara nenek moyangnya yang ikut mendirikan negeri ini. Apakah salah kalau pemerintah membantu? Saya kira ada penyesuaian-penyesuaian bahasa nanti. Itu yang kita harapkan,” sambung Menag.

    Sebagaimana diketahui, beberapa waktu terakhir muncul wacana pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny dengan APBN. Dilansir dari detikFinance, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah memberi lampu hijau terkait penggunaan APBN untuk proyek tersebut.

    “Kalau saya, saya lampunya hijau terus. Kan modenya mode belanja. Asal belanjanya pas, tepat sasaran, tepat waktu. Untuk saya sih nggak ada masalah,” ucap Purbaya di Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025) lalu.

    Menurut penuturan Purbaya, pembangunan ponpes ini juga tidak perlu proposal karena sudah dibahas dengan sejumlah menteri.

    “Enggak (perlu proposal) kan sebetulnya tadi pagi udah bicara kan mereka. Tinggal finalisasi aja. Abis itu nanti, Menteri PU yang mendesain semuanya,” sambungnya.

    Namun, Purbaya mengaku belum menjelaskan lebih detail terkait penggunaan anggaran pembangunan ponpes tersebut dari anggaran kementerian mana. Walau demikian, Purbaya menegaskan keputusan final pembangunan ponpes tersebut ada di tangan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

    “Tapi keputusan bukan di saya, di Pak Muhaimin, tapi yang jelas PU sanggup, saya sanggup, tinggal Pak Muhaimin aja sanggup nggak?” katanya.

    Pada kesempatan yang sama, Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan pihaknya juga masih menunggu keputusan dari Cak Imin. Pihaknya bersedia untuk mengeluarkan anggaran untuk pembangunan Ponpes Al Khoziny.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Wali Santri Korban Meninggal Ambruknya Musala Al Khoziny Akan Diumrahkan



    Jakarta

    Wali santri korban meninggal ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur akan diberangkatkan umrah. Pemberangkatan akan dilakukan dalam beberapa gelombang.

    Ketua Alumni Ponpes Al Khoziny KH Zainal Abidin mengatakan program umrah ini adalah inisiatif Ketua Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) KH Asep Saifuddin Chalim yang menggandeng alumni dan jejaring Ponpes Al Khoziny untuk merealisasikannya. Zainal menyebut gelombang pertama akan berangkat pada Januari 2026.

    “Ini bentuk kepedulian kami kepada para keluarga korban. Untuk tahap awal, 23 wali santri akan kami berangkatkan umrah pada Januari nanti. Sisanya akan kami jadwalkan pada gelombang berikutnya,” ujar Zainal, Minggu (19/10/2025), dilansir detikJatim.


    Tak hanya wali, Zainal menyebut santri yang meninggal telah dibadalkan umrah oleh alumni Ponpes Al Khoziny yang tengah berada di Arab Saudi.

    “Alumni kami di Saudi sangat tanggap. Mereka langsung membadalkan umrah untuk para korban begitu mengetahui kejadian ini,” tambahnya.

    Pihak ponpes dan alumni juga memberikan dukungan bagi para korban luka berat hingga cacat fisik. Mereka akan memberikan beasiswa hingga jenjang S2.

    “Kami ingin mereka tetap semangat melanjutkan pendidikan dan tidak merasa ditinggalkan. Semua proses beasiswa akan kami kawal penuh sampai jenjang pendidikan tertinggi,” tegas Zainal.

    Pendampingan untuk menyembuhkan luka batin atau trauma healing hingga penguatan mental bagi santri dan keluarga korban juga telah dilakukan.

    Diketahui, bangunan tiga lantai yang mencakup musala Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin, 29 September 2025 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat peristiwa berlangsung, lebih dari 100 santri tengah menunaikan salat Asar berjamaah.

    Proses operasi pencarian korban dan evakuasi berlangsung sembilan hari dan resmi ditutup pada Selasa, 7 Oktober 2025. Jumlah korban meninggal mencapai 63 orang.

    Selengkapnya baca di sini.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Jelang Hari Santri, Menag Bicara Soal Pendidikan Ponpes yang Mengedepankan Adab


    Jakarta

    Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan pandangan mendalam mengenai tradisi unik dan metodologi transfer ilmu di pondok pesantren. Menurutnya, pendekatan pembelajaran di pesantren tidak bisa diukur hanya dengan kacamata modern, melainkan memiliki sumber pengetahuan yang sangat kaya, salah satunya mengedepankan adab dan tabarruk (pemberkahan).

    Nasaruddin menjelaskan, tradisi pembelajaran di pesantren tidak hanya mengandalkan deduksi akal. Tetapi didukung oleh sedikitnya lima model transfer pengetahuan, termasuk intuisi, wahyu, ilham, dan bahkan mimpi.

    “Pendekatan pembelajaran modern itu lebih mengandalkan deduksi akal semata. Sementara Pondok Pesantren sumber-sumber pengetahuannya itu bukan hanya satu deduksi akal,” ujar Menag di acara Pesantren Award, kantor Kemenag Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025) malam.


    Ia menambahkan, di samping wahyu dan deduksi akal, pesantren juga mengenal intuisi. Kemudian juga ilham, yang muncul pada diri seseorang yang memiliki keakraban khusus dengan Allah SWT, serta mimpi.

    “Pengetahuan di definisi pondok pesantren adalah pengetahuannya Allah. Semua pengetahuan adalah pengetahuannya Allah,” tegasnya.

    Pendidikan yang Mengedepankan Adab Menjadi Ciri Khas Ponpes

    Menag Nasaruddin menekankan bahwa perbedaan mendasar dalam metodologi pesantren adalah adab dan penghormatan murid terhadap guru atau kiai. Ia bahkan menganalogikan hubungan ini dengan kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir, serta hubungan antara Nabi Muhammad SAW dengan para sahabatnya.

    “Kiai atau guru di depan para murid, bagaikan Nabi di depan para sahabatnya,” kata Nasaruddin.

    Ia mencontohkan, bagaimana seorang Nabi Musa yang merupakan nabi dan penguasa, bersikap sangat tawadhu (rendah hati) dan memenuhi semua syarat yang diminta oleh gurunya, Khidir.

    “Bagaimana respeknya seorang sahabat terhadap nabi, dan seperti itu juga respeknya seorang murid terhadap kiai. Kenapa? Karena di situ ada pemberkahan, ada tabarruk,” jelasnya.

    Menag meyakini, ilmu tidak akan pernah masuk ke dalam hati yang kotor atau yang tidak memiliki adab. Salah satu bentuk pemberkahan ilmu adalah hormatnya seorang santri kepada kiainya.

    “Inilah yang tidak bisa dipahami oleh banyak orang, bagaimana tradisi pesantren itu ada hal-hal yang mungkin sangat dipertanyakan secara metodologi modern, tetapi itulah pondok pesantren,” tambahnya.

    Peran Ponpes dalam Membentuk Adab di Masyarakat

    Menag juga menyoroti peran sentral pesantren dalam membentuk kemerdekaan dan keadaban publik di Indonesia. Menurutnya, kesantunan publik dan keramahan masyarakat Indonesia yang dikagumi turis internasional, tidak didapatkan secara gratis.

    “Seandainya tidak ada pondok pesantren, barangkali wajah Indonesia tidak seperti yang kita lihat sekarang ini,” ucap Nasaruddin.

    Ia menjelaskan, cara pesantren mendidik kesantunan bermula dari respek murid terhadap kiai, yang kemudian berimbas pada respek anak terhadap orang tua, dan lebih luas lagi, rakyat terhadap pimpinannya.

    “Kita harus bangga bahwa ada pondok pesantren di Indonesia yang menanamkan sebuah keadaban publik,” pungkasnya.

    (hnh/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 100 Kata-kata Santri Keren dan Singkat, Penuh Makna dan Inspirasi


    Jakarta

    Santri dikenal sebagai generasi tangguh yang hidup sederhana namun berjiwa besar. Tak hanya pandai mengaji, santri juga memiliki semangat juang tinggi dan tutur kata penuh hikmah.

    Santri bukan sekadar gelar, tapi identitas yang memadukan semangat belajar dan akhlak mulia. Di balik kesederhanaan sarung dan peci, tersimpan motivasi baja dan cita-cita tinggi.

    Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2025, berikut kumpulan 100 kata-kata santri keren dan singkat yang bisa jadi inspirasi sekaligus motivasi harian.


    Kata-kata Santri 2025

    Kata-kata santri ini cocok untuk caption Instagram, status WhatsApp, atau konten dakwah yang ringan. Mulai dari yang lucu, bijak, hingga penuh nasihat kehidupan, semua mencerminkan karakter santri sejati: rendah hati, berilmu, dan berakhlak mulia.

    Yuk simak dan jadikan motivasi agar tetap istiqamah dalam menuntut ilmu dan berbuat baik!

    1. Santri keren, akhlak dulu baru tampil.
    2. Kopi boleh pahit, tapi niat ngaji harus manis.
    3. Santri: sederhana tapi berwawasan luas.
    4. Tidur di pesantren, mimpi jadi pejuang ilmu.
    5. Bukan rebahan, tapi rebahan sambil murojaah.
    6. Santri itu cinta damai, tapi siap berjuang.
    7. Ngaji dulu, eksis kemudian.
    8. Santri bukan tren, tapi jalan hidup.
    9. Baju putih, hati bersih.
    10. Hidup barokah dimulai dari kitab kuning.
    11. Santri milenial, akhlak global.
    12. Hafal satu ayat, amalkan sejuta makna.
    13. Santri itu keren karena taat, bukan karena outfit.
    14. Dunia boleh modern, tapi akhlak tetap pesantren.
    15. Santri bukan hanya mengaji, tapi meneladani.
    16. Zaman boleh berubah, adab jangan punah.
    17. Santri gaul, tapi tetap tawadhu.
    18. Kalau santri diam, itu lagi zikir.
    19. Ngaji bukan beban, tapi bekal masa depan.
    20. Santri: paduan otak, hati, dan iman.
    21. Ngopi bareng ustaz, bahas akhirat.
    22. Santri bukan pengikut tren, tapi pembawa pesan.
    23. Hidup tanpa ngaji, ibarat pena tanpa tinta.
    24. Santri sejati tak pernah berhenti belajar.
    25. Kitab kuning, pikiran cemerlang.
    26. Bangun pagi bukan karena alarm, tapi adzan Subuh.
    27. Santri itu kuat karena sabar.
    28. Santri itu hebat, karena hidupnya penuh niat.
    29. Dunia boleh panas, hati santri tetap adem.
    30. Santri itu anti galau, karena selalu bershalawat.
    31. Santri bukan selebritas, tapi pahlawan akhlak.
    32. Santri gaul, tapi ngaji nggak kendor.
    33. Santri itu keren karena adabnya.
    34. Di pesantren, setiap detik adalah ibadah.
    35. Santri cinta damai, musuhnya hanya malas.
    36. Santri itu sederhana, tapi maknanya luar biasa.
    37. Santri bukan trend, tapi identitas.
    38. Belajar, berdoa, berjuang – itu santri.
    39. Santri nggak takut miskin, takutnya kalau lupa ngaji.
    40. Santri: berani jujur, berakhlak luhur.
    41. Makan tempe, pikirannya VVIP.
    42. Santri itu low profile, high akhlak.
    43. Boleh sibuk, tapi jangan lupa dzikir.
    44. Santri gaul tapi nggak jauh dari sajadah.
    45. Santri bukan penonton, tapi pelaku perubahan.
    46. Santri kuat karena doa guru.
    47. Santri itu pahlawan tanpa headline.
    48. Santri itu jomblo karena fokus ngaji.
    49. Santri keren, anti nyinyir.
    50. Santri nggak sibuk update status, tapi update iman.
    51. Santri nggak ngeluh, cukup berdoa.
    52. Santri zaman now, semangat zaman Rasul.
    53. Santri berani beda, karena pegang prinsip.
    54. Santri cinta ilmu, benci malas.
    55. Santri bukan sekadar status, tapi komitmen hidup.
    56. Santri keren itu yang hormat pada guru.
    57. Santri punya dua senjata: doa dan sabar.
    58. Santri itu simple, tapi berisi.
    59. Santri nggak takut gagal, karena Allah penentu hasil.
    60. Santri hidup untuk manfaat, bukan popularitas.
    61. Santri itu pejuang tanpa pamrih.
    62. Santri tahu, sukses datang setelah doa dan usaha.
    63. Santri: sederhana di tampilan, luar biasa di tindakan.
    64. Santri itu peka, bukan hanya baca tapi rasa.
    65. Santri: kecil di dunia, besar di akhirat.
    66. Santri belajar, bukan pamer pintar.
    67. Santri nggak sibuk gaya, tapi sibuk ngaji.
    68. Santri itu keren karena istiqamah.
    69. Santri tahu cara hidup tenang: dzikir setiap malam.
    70. Santri itu manusia biasa dengan cita-cita surga.
    71. Santri itu trendsetter akhlak.
    72. Santri tahu waktu: belajar, ibadah, bantu sesama.
    73. Santri itu penenang, bukan penyulut.
    74. Santri keren itu yang hafal, tapi nggak sombong.
    75. Santri jujur, dunia makmur.
    76. Santri itu berani, tapi santun.
    77. Santri itu hidup sederhana, cita-cita setinggi langit.
    78. Santri: dari surau menuju dunia.
    79. Santri nggak haus pujian, cukup ridha Tuhan.
    80. Santri kuat, karena hidupnya lillah.
    81. Santri itu keren, tapi tetap sopan.
    82. Santri nggak takut hujan, karena terbiasa wudhu.
    83. Santri bukan selebgram, tapi inspirasi.
    84. Santri itu garda moral bangsa.
    85. Santri tahu: diamnya pun ibadah.
    86. Santri itu pahlawan tanpa pedang.
    87. Santri hidup dengan ilmu, mati dengan iman.
    88. Santri nggak takut ketinggalan zaman, yang penting nggak ketinggalan shalat.
    89. Santri itu visioner, tapi tetap tawakal.
    90. Santri nggak suka debat, tapi cinta kebenaran.
    91. Santri tahu: sukses itu setelah sabar.
    92. Santri itu kuat karena doa ibu.
    93. Santri jujur, berkah mengalir.
    94. Santri itu tangguh, meski tidur di lantai ilmu.
    95. Santri berjuang bukan karena dunia, tapi karena Allah.
    96. Santri: lisan dijaga, hati dijaga.
    97. Santri itu berani menolak dosa.
    98. Santri ngaji bukan tren, tapi kebutuhan.
    99. Santri keren, karena beradab sebelum berilmu.
    100. Santri sejati, berilmu dan rendah hati.

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Lagu Hari Santri, Bisa Dinyanyikan pada 22 Oktober 2025


    Jakarta

    Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober setiap tahunnya selalu dirayakan dengan penuh khidmat. Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015, sebagai bentuk penghormatan atas peran besar santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun bangsa.

    Salah satu elemen penting yang tak pernah absen dalam perayaan ini adalah lagu Hari Santri yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag). Lagu ini menjadi simbol kebanggaan, semangat juang, dan pengabdian santri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Penasaran dengan lirik lengkap lagu yang penuh pesan patriotisme dan spiritualitas ini? Simak di bawah ini dan nyanyikan bersama untuk merayakan Hari Santri 2025!


    Lirik Lagu Hari Santri

    Lagu Hari Santri memiliki makna mendalam, menggambarkan semangat juang yang berakar dari Resolusi Jihad. Berikut adalah lirik lengkap yang bisa Anda nyanyikan:

    22 Oktober 45
    Resolusi jihad panggilan jiwa
    Santri dan ulama tetap setia
    Berkorban pertahankan Indonesia

    Saat ini kita telah merdeka
    Mari teruskan perjuangan ulama
    Berperan aktif dengan dasar Pancasila
    Nusantara tanggung jawab kita

    Hari santri hari santri hari santri
    Hari santri bukti cinta pada negeri
    Ridho dan rahmat dari ilahi
    NKRI harga mati

    Ayo santri ayo santri ayo santri
    Ayo ngaji dan patuh pada kyai
    Jayalah bangsa, jaya Negara
    Jayalah pesantren kita

    Mari bersiap kita berangkat
    Ke pesantren dengan penuh semangat
    Raih cita-cita luruskan niat
    Mengabdi tuk kemaslahatan umat

    Hari santri hari santri hari santri
    Hari santri bukti cinta pada negeri
    Ridho dan rahmat dari ilahi
    NKRI harga mati

    Ayo santri ayo santri ayo santri
    Ayo ngaji dan patuh pada kyai
    Jayalah bangsa, jaya Negara
    Jayalah pesantren kita

    Jayalah bangsa Negara
    Jayalah Indonesia
    Jayalah Indonesia

    Selain lirik, video lagu Hari Santri juga menjadi sarana penting untuk memeriahkan perayaan ini. Video memberikan panduan visual dan musik pengiring yang memudahkan Anda dalam menyanyikan lagu dengan benar.

    Anda bisa mengakses video resmi lagu Hari Santri 22 Oktober 45 di channel resmi Kementerian Agama RI untuk merasakan semangatnya secara utuh. Atau klik link di SINI untuk akses videonya sekarang.

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com