Tag: sarapan sehat

  • 5 Menu Sarapan Terbaik Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Menu sarapan dapat menentukan kondisi tubuh dalam seharian. Karenanya pilihlah makanan yang bisa mengenyangkan, memberi energi, dan meningkatkan suasana hati.

    Jangan pernah melewatkan waktu sarapan, karena itu merupakan waktu makan terbaik. Memilih menu sarapan sebaiknya jangan terlalu banyak, tetapi seimbang.

    Menurut ahli gizi G Sushma, menu sarapan yang seimbang dapat melancarkan metabolisme tubuh, menstabilkan gula darah, dan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh.


    Mulai dari protein, mineral, vitamin, dan karbohidrat. Karenanya pilihlah menu makanan yang mengandung nutrisi itu semua. Selain akan memberikan energi, makanan itu juga akan meningkatkan fokus.

    Dikutip dari Indian Express (22/04/24) berikut 5 menu sarapan terbaik menurut ahli gizi:

    1. Telur

    Bikin Greng! 5 Manfaat Rutin Konsumsi Telur, Naikkan Libido hingga TestosteronTelur bagus untuk sarapan. Foto: Getty Images/krblokhin

    Olahan telur selalu pas jadi menu sarapan. Selain praktis dan mudah diolah, telur mengandung nutrisi penting. Telur dikemas dengan protein yang bisa memberikan rasa kenyang.

    Selain itu, juga terdapat vitamin B5, vitamin B12, vitamin D, vitamin A, folat, dan kolin yang dapat membantu kesehatan otak.

    “Kandungan kolin ini sangat baik untuk kesehatan otak. Tak hanya itu, nutrisi ini juga dapat memperkuat daya ingat dan fungsi kognitif,” tutur ahli gizi Amy Goodson.

    2. Smoothie sayur

    Memasukkan sayuran ke dalam menu sarapan merupakan ide baik. Kamu bisa memilih sayur bayam, kangkung, mentimun, dan selada untuk kemudian diolah menjadi smoothie.

    Sayuran hijau tersebut mengandung folat yang disebut vitamin B9. Vitamin tersebut berperan membantu pertumbuhan sel darah merah yang sehat.

    Selain itu, folat juga bagus untuk neurotransmitter di otak. Ditambah lagi dengan serat yang memperlancar pencernaan.

    Menu sarapan menyehatkan ada di halaman selanjutnya.

    3. Golden Milk

    Yellow turmeric latte drink. Golden milk with cinnamon, turmeric, ginger  and honey over grey concrete background.Golden milk mengandung anti inflamasi. Foto: Getty Images/Almaje

    Golden milk atau turmeric latte merupakan susu yang terbuat dari rempah kunyit. Kunyit menyimpan banyak nutrisi. Rempah jenis rimpang ini memiliki sifat anti inflamasi.

    Tak hanya itu, kunyit dilengkapi dengan antioksidan yang bermanfaat untuk tubuh. Mulai dari membantu melawan stres hingga memberikan dorongan energi.

    Kunyit dikemas dengan kurkumin yang merupakan sumber yang baik untuk meningkatkan suasana hati dan mengatasi depresi.

    4. Tahu

    Tak hanya telur, tahu juga bagus jadi menu sarapan sehat karena kandungan proteinnya. Protein akan memberikan rasa kenyang yang tahan lama.

    Selain itu, tahu juga memiliki kandungan nutrisi, berupa kalsium, mangan, zat besi, dan seng yang dibutuhkan tubuh. Menariknya lagi, tahu termasuk rendah kalori.

    Sementara itu, kandungan isoflavon dan triptofan yang tinggi pada tahu dapat mendukung kesehatan jantung dan bisa mengurangi gejala depresi.

    5. Biji Chia

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaBiji chia memiliki sifat anti inflamasi. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Biji chia merupakan biji-bijian yang berasal dari tumbuhan Salvia Hispanica. Meski ukurannya kecil, tetapi biji chia memiliki segudang nutrisi.

    Biji ini dikemas dengan asam lemak Omega-3 dan kaya akan antioksidan. Nutrisi tersebut akan memberikan manfaat anti-inflamasi pada otak yang membantu fungsi kognitif.

    Selain itu, juga dapat mengatur stres dan mendukung suasana hati. Biji chia memiliki kandungan serat yang penting untuk kesehatan usus dan mengurangi peradangan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sebaiknya Sarapan Makanan Gurih atau Manis? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Sarapan menjadi waktu makan terpenting, karena bisa meningkatkan energi dalam sehari. Sebaiknya, sajian sarapan gurih atau manis? Ini kata ahli!

    Sarapan yang tepat dapat membuatmu memiliki energi yang baik sepanjang hari. Sebaiknya, menu sarapan yang disantap juga diperhatikan asupan nutrisinya.

    Dilansir dari Food NDTV (19/3), Jessie Inchauspe, ahli biokimia Prancis dan penulis buku terlaris NYT (@glucosegoddess) menjelaskan menu sarapan yang tepat. Menurut ahli, idealnya sarapan harus gurih dan tidak manis.


    Inchauspe menjelaskan kalau mengonsumsi sarapan kebanyakan pati dan gula, seperti sereal, roti dengan selai, jus jeruk, dan lainnya itu bisa membuat tubuh mengalami lonjakan glukosa. Hal ini bisa membuat energi cepat menurun.

    “Jika tubuh mengalami lonjakan glukosa yang tinggi di pagi hari, tingkat rasa lapar akan kembali lebih cepat dan energi akan terkuras sepanjang hari,” jelas Inchauspe.

    Menu sarapan sehatMenu sarapan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dia menambahkan bahwa dengan lonjakan glukosa yang besar saat sarapan, hal itu juga bisa merusak mitokondria. “Mitokondria adalah pabrik kecil di sel yang bertugas menghasilkan energi. Lonjakan glukosa yang besar akan merusaknya, mencegahnya menghasilkan energi yang baik,” tambahnya.

    Ahli biokimia ini menyarankan untuk beralih pada menu sarapan yang gurih. Inchauspe mengklaim dalam keterangannya bahwa sarapan gurih akan mengubah hidup.

    Inchauspe merekomendasikan 3 komponen utama pada menu sarapan. Seperti asupan protein (yogurt, telur, daging, ikan, dsb), lemak sehat (alpukat, minyak zaitun, keju, dsb), dan beberapa jenis sayuran.

    Jika menginginkan sesuatu yang manis, satu-satunya yang aman dikonsumsi oleh Inchauspe adalah buah utuh. Ahli biokimia ini tidak menentang gula, melainkan ia menyarankan bagaimana mengelola dan merencanakan konsumsi gula untuk kesehatan yang yang lebih baik.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Menu Sarapan Kukusan Lagi Viral, Begini Isian dan Rasanya


    Jakarta

    Tren sarapan sehat kini kembali digemari masyarakat. Salah satunya menu sarapan kukusan dan rebusan yang beragam isinya.

    Tren sarapan sehat berbasis kukusan tengah berkembang pesat di media sosial dan diminati terutama oleh Gen Z (1997-2012).

    Menu sederhana seperti ubi, singkong, pisang, talas, hingga jagung rebus kini dianggap sebagai pilihan sarapan yang lebih ringan, bergizi, dan praktis ketimbang nasi uduk atau gorengan.


    Popularitas tren ini bahkan mendapat apresiasi dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menilai semakin banyak anak muda memilih opsi makan pagi yang lebih sehat dan terjangkau.

    Banyak penjual kukusan bermunculan di berbagai titik keramaian. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di kota-kota lain, menyediakan paket kukusan kisaran harga dari Rp 10.000. Berikut beberapa ulasan menarik seputar tren sarapan kukusan yang sedang viral.

    1. Konsep Menu Kukusan

    Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

    Berawal dari media sosial seperti TikTok dan Instagram, banyak orang yang mulai tertarik untuk sarapan kukusan. Ditambah banyak penjual kukusan mulai bermunculan sehingga popularitas makanan tradisional ini mulai diminati kembali.

    Menurut salah satu penjual kukusan, Santi, yang berjualan di dalam Pasar 8 Alam Sutra, Tangerang Selatan, tren kukusan ini memang awalnya mulai dikenal dari media sosial.

    “Saya baru berjualan sekitar satu bulan di sini. Saya sendiri pun terinspirasi jual kukusan seperti ini karena lihat orang-orang pada penasaran coba sarapan kukusan ini di TikTok,” ujar Santi kepada detikFood (21/11/2025). Ia menamai dagangannya ini dengan brand ‘Kookusan’ (kukusan).

    Sama seperti penjual lainnya, Santi menawarkan beberapa jenis menu kukusan yang bisa dipilih pembeli. Ada Jagung Merah, Jagung Putih, Jagung Kuning Madu, Telur Omega 3, Ubi Ungu, Ubi Kuning dan Ubi Putih. Tak ketinggalan menu pelengkap seperti Pisang, Labu Kuning, Kacang Edamame dan Kacang Lurik. Kisaran harga per buahnya dari Rp 3.000 – Rp 6.000 saja.

    2. Menu Sarapan yang Lebih Sehat

    Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

    Meski baru berjualan selama satu bulan, Santi mengaku bahwa animo pembeli di Pasar 8 Alam Sutra ini cukup besar. Pada hari pertama ia berjualan, bahkan dagangannya habis dalam hitungan jam karena banyak orang yang penasaran ingin mencoba menu kukusan ini.

    “Sehari saya bawa jagung dan ubi-ubian itu sekitar 5-20 kg. Semuanya ini saya bersihkan dulu, lalu saya kukus tanpa tambahan garam atau gula. Jadi bisa dibilang kukusan ini memang menu sarapan yang sehat dan bergizi, karena tidak ada tambahan bumbu atau penyedap apapun,” lanjut Santi.

    Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

    Di Kookusan ini Santi menjual dagangannya per paket atau bisa juga dibeli satuan. Untuk paket regular harganya Rp 19.000, dapat enam jenis kukusan, yaitu jagung kuning serta aneka ubi.

    Untuk kisaran harga kukusan, Santi mengakui bahwa harga yang dipatoknya memang lebih mahal dibandingkan penjual lainnya. Ini dikarenakan ia harus sewa lapak di dalam pasar, sehingga harga jualnya pun perlu disesuaikan.


    3. Nutrisi Menu Sarapan Kukusan

    Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

    Sebagai penjual kukusan, Santi juga belajar tentang nutrisi yang terkandung dalam makanan yang dijualnya. Ia banyak membaca manfaat dan nutrisi dari jagung, ubi sampai labu sehingga ketika ada pembeli yang bertanya tentang nutrisi dan kesehatan dagangannya ia bisa menjawab.

    “Seperti jagung kuning ini contohnya, jagung rebus ini memiliki beragam manfaat kesehatan berkat kandungan karbohidrat, serat, vitamin, mineral, dan antioksidannya. Jagung cocok buat sarapan orang-orang yang lagi diet, karena bisa mengontrol berat badan soalnya jagung rebus itu rendah lemak serta kalori. Serat di jagung juga menjaga pencernaan tetap lancar dan membantu mencegah sembelit,” ungkap Santi.

    Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial.Sarapan Kukusan dan menunya yang tengah viral di media sosial. Foto: detikFood

    Selain itu Santi juga mengemas menu kukusannya dengan kotak putih dan kertas makanan yang berwarna-warni sehingga menarik perhatian pembeli. Santi menggunakan panci modern yang lebih ringan dan memiliki panas merata, jadi labu sampai jagung tetap hangat dan lembut.


    4. Diapresiasi Menteri Kesehatan

    Jajanan kukusan kini kembali diminati. Makanan yang dikukus juga punya sejumlah manfaat dibandingkan metode lain seperti digoreng.Jajanan kukusan kini kembali diminati. Makanan yang dikukus juga punya sejumlah manfaat dibandingkan metode lain seperti digoreng. Foto: Andhika Prasetia

    Selain mendapat sambutan hangat dari banyak orang, tren sarapan sehat ini juga disambut baik oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. Dikutip dari detikHealth (20/11/2025), Budi membut unggahan di media sosial untuk mengapresiasi tren sehat ini.

    “Aku baru beli nih kayak gini (paketan kukusan), harganya sekitar Rp 10 ribuan. Ternyata sudah banyak orang jualan makanan sehat seperti ini,” ungkap Budi Sadikin dalam unggahan Instagram miliknya.

    Sampai kini penjual kukusan semakin menjamur, tak hanya di Jakarta saja, menu kukusan bisa ditemukan di Tangerang, Bandung, sampai Pekanbaru.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lari Sebelum atau Setelah Sarapan, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?


    Jakarta

    Lari dan sarapan merupakan dua aktivitas yang dapat membuat tubuh menjadi segar dan bersemangat untuk menjalani aktivitas seharian. Selain itu, keduanya juga dapat meningkatkan produktivitas dan membantu kita jauh lebih fokus.

    Namun pertanyaannya, apakah sebaiknya lari dilakukan sebelum atau sesudah sarapan?

    Beberapa orang memilih untuk sarapan terlebih dahulu sebelum berlari untuk menghindari masalah seperti sakit perut atau lemas. Namun, sebagian lainnya merasa baik-baik saja jika melakukan lari pagi sebelum sarapan.


    Mengutip dari detikHealth, olahraga dan pemenuhan nutrisi merupakan dua aspek penting yang saling berpengaruh. Studi menunjukkan bahwa respon tubuh terhadap olahraga berbeda-beda tergantung apakah seseorang sudah makan atau belum.

    Sarapan sebelum lari penting untuk dilakukan namun juga bisa diabaikan tergantung intensitas larinya. Tubuh manusia tetap membutuhkan energi untuk melakukan berbagai aktivitas fisik.

    Bagi detikers yang tetap ingin sarapan sebelum lari pagi, maka sebaiknya dapat memilih makanan yang tepat untuk menjaga stamina tubuh.

    Berikut beberapa rekomendasi jenis makanan yang dapat dimakan sebelum mulai lari pagi:

    1. Putih telur
      Bagian putih dalam telur mengandung kalium, magnesium, kalsium, hingga vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, putih telur juga kaya akan protein sehingga detikers dapat menjalani lari tanpa harus merasa kelaparan atau malah kenyang berlebihan.
    2. Pisang
      Salah satu buah yang bisa dikonsumsi sebelum lari yaitu pisang. Buah yang kaya akan potasium ini memiliki kandungan yang mudah dicerna dan dapat memperkuat stamina namun tetap membuat tubuh terasa ringan.
    3. Dada ayam
      Makanan kaya akan protein lainnya yaitu dada ayam. Daging pada dada ayam mengandung 27 gram protein dan vitamin B6, sehingga sangat cocok meningkatkan daya tahan tubuh.
    4. Roti panggang
      Roti panggang mengandung karbohidrat yang dapat mengembalikan energi yang digunakan saat berlari. Dengan begitu, detikers tidak akan merasa cepat lelah.
    5. Oatmeal
      Oatmeal merupakan makanan berbahan dasar gandum yang kaya akan serat dan karbohidrat. Saat sarapan dengan oatmeal, tubuh akan mencerna karbohidrat sehingga gula darah akan tetap stabil selama berlari.

    Demikianlah jawaban terkait pernyataan apakah sebaiknya sarapan atau tidak sebelum berolahraga lari pagi. Semoga dapat membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Resep Nasi Goreng Jamur dan Telur yang Gurih Nampol Untuk Sarapan

    Jakarta

    Racikan nasi goreng sederhana bisa jadi pilihan praktis. Jamur yang kenyal gurih enak dipadukan dengan telur dan jagung manis. Gurihnya mantap dan lezat!

    Meskipun tanpa daging atau ayam, nasi goreng tetap bisa gurih umami rasanya. Seperti nasi goreng ini yang memakai jamur shitake yang juicy umami. Ditambah telur yang gurih enak, semakin lezat.

    Berbumbu bawang dan shoyu, nasi goreng ditambah sedikit jagung manis. Rasanya gurih mantap dan renyah. Mudah sekali meraciknya, ikuti saja petunjuk lengkap resep berikut ini.


    Resep Nasi Goreng Jamur dan Telur

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 menit mudah 3
    Daerah Asal Masakan : China
    Kategori Masakan : nasi

    Bahan Bahan

    • 3 sdm minyak sayur
    • 1 sdt minyak wijen
    • 2 siung bawang putih, cincang halus
    • 2 sdm bawang bombay cincang halus
    • 2 buah jamur shitake, potong-potong
    • 2 sdm biji jagung manis
    • 2 butir telur ayam, kocok
    • 500 g nasi putih dingin
    • 2 sdm shoyu
    • 1 sdm kaldu jamur
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1 sdt garam
    • Taburan:
    • daun bawang iris kasar

    Cara Memasak:

    1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga layu dan harum.
    2. Tambahkan jamur dan biji jagung manis, aduk hingga layu. Sisihkan ke pinggir wajan.
    3. Tuangkan telur kocok, aduk hingga bergumpal lecil, aduk rata.
    4. Tambahkan nasi, bumbui dengan shoyu, kaldu jamur, merica dan garam.
    5. Besarkan api, aduk-aduk hingga tercampur rata dsn agak kering lalu angkat.
    6. Taburi daun bawang dan sajikan hangat.

    jamur shitakeJamur shitake untuk nasi goreng. Foto: Getty Images

    Tips membuat nasi goreng jamur dan telur:

    1. Selain jamur shitake bisa dipakai jamur kancing atau shimeji. Saat menumis pastikan jamur layu dan berwarna lebih gelap.
    2. Isian sayuran bisa disesuaikan dengan selera. Bisa memakai wortel, buncis atau kol dan sawi.

    Simak Video “Nasi Gila Langganan Raisa Andriana di Jaksel
    [Gambas:Video 20detik]
    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sarapan, Bisa Bikin Buncit!

    Jakarta

    Sarapan memang penting untuk menjaga stamina sepanjang hari, agar aktivitas sehari-hari pun bisa berjalan lancar. Selain itu, sarapan yang ideal juga bisa menjaga suasana hati.

    Untuk itu, penting untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi saat sarapan pagi hari. Sebaiknya, pilihlah menu makanan rumahan tanpa tambahan gula atau lemak untuk sarapan.

    Bahkan rupanya, beberapa jenis makanan justru bisa memicu kegemukan jika sering dikonsumsi sebagai hidangan sarapan. Dikutip dari Health Shots, inilah beberapa makanan yang seharusnya tidak dikonsumsi saat sarapan:


    Makanan yang tak baik untuk sarapan

    1. Sereal bergula

    Memulai hari dengan semangkuk sereal bergula dapat memberikan dorongan energi yang cepat. Namun di sisi lain. konsumsi serelah manis di pagi hari justru dapat memicu masalah kesehatan.

    Sebaiknya pilihlah sereal gandum utuh dan rendah gula untuk mempertahankan tingkat energi yang stabil dan hindari asupan gula terlalu banyak.

    2. Yoghurt beraroma

    Tidak jarang dalam yoghurt beraroma ini mengandung banyak gula. Alih-alih mengonsumsi yogurt manis dengan gula tambahan, sebaiknya pilihlah yogurt biasa kemudian tambahkan buah-buahan segar ataupun sedikit madu untuk menambah rasa manis.

    3. Roti dari tepung olahan

    Roti yang terbuat dari tepung olahan mengandung lebih sedikit serat dan nutrisi. Untuk memberi tubuh nutrisi penting dan energi yang berkelanjutan lebih baik konsumsilah roti gandum.

    4. Sandwich

    Meski sangat menggugah selera, makanan ini mengandung banyak lemak jenuh dan kalori. Jika tetap ingin menyantapnya, sebaiknya buatlah sandwich dengan roti gandum dan protein tanpa lemak seperti putih telur. Jangan lupa, tambahkan sayuran pada hidangan sandwich untuk menambah asupan serat.

    5. Makanan olahan

    Makanan olahan seperti sosis dan kacang panggang dalam kemasan memiliki kandungan natrium dan lemak jenuh yang tinggi. Sebaiknya pilih sumber protein yang rendah kalori untuk menjaga sarapan tetap seimbang.

    6. Jus buah

    Jus buah mungkin terlihat seperti pilihan sarapan yang sehat. Namun jika jus buah ini dihidangkan dengan gula tambahan, justru bisa memicu masalah kesehatan. Sebaiknya, pilihlah buah utuh atau buat sendiri jus buah untuk memastikan asupan nutrisi lengkap tanpa campuran bahan buatan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Kesalahan saat Sarapan yang Tak Disadari Bikin Gampang Gemuk

    Jakarta

    Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Hal ini mungkin ada benarnya, karena sarapan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan sepanjang hari.

    Mengonsumsi makanan yang tepat saat sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Sebaliknya, menu yang buruk atau kebiasaan sarapan yang tidak sehat bisa menghambat diet.

    Dikutip dari The Sun, berikut kesalahan saat sarapan yang bisa menyabotase penurunan berat badan.


    1.⁠ ⁠Berlebihan Mengonsumsi Kalori Kosong

    Mengonsumsi makanan atau minuman berkalori, terutama yang mengandung kalori kosong, juga dapat mengganggu program diet. Ahli fisiologi dan gizi olahraga dr Mayur Ranchordas mengungkapkan makanan-makanan tersebut dapat membuat seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari, sehingga meningkatkan risiko penambahan berat badan.

    “Jika Anda minum latte atau cappuccino penuh lemak dengan muffin, Anda mungkin berpikir ‘Saya hanya minum kopi dan muffin untuk sarapan’. Tapi itu kalori tinggi, dan tidak ada nilai gizinya. Itu sama dengan 700-800 kalori saat sarapan,” ungkapnya.

    “Jika Anda kemudian makan sandwich ayam dan bacon saat makan siang, Anda bisa melebihi asupan kalori harian Anda sebelum makan malam,” sambung Ranchordas

    2.⁠ ⁠Tidak Mengonsumsi Cukup Protein dan Lemak Sehat

    Sarapan yang sehat mengandung tiga komponen utama, yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Sayangnya, banyak menu sarapan yang gagal menyertakan ketiganya, sehingga membuat seseorang cepat merasa lapar dan makan berlebihan.

    “Aturan umum bagi para atlet adalah apakah makanan tersebut memberi Anda lemak sehat, protein yang baik, mineral dan vitamin, serta karbohidrat dalam jumlah sedang? Jika jawabannya ya, 9/10 mungkin itu makanan sehat,” kata Ranchordas.

    3.⁠ ⁠Mengonsumsi Gorengan Berminyak

    Mengonsumsi gorengan saat sarapan juga menjadi salah satu kesalahan yang bisa menyabotase penurunan berat badan. Hobson mengatakan gorengan cenderung mengandung banyak lemak jenuh dan kalori, sehingga membuat tubuh merasa lesu.

    Tak hanya itu, mengonsumsi gorengan secara berlebihan juga dikaitkan dengan risiko kanker usus.

    “Jumlah yang lebih kecil tidak apa-apa. Namun, ada banyak kaitan antara daging olahan dan kanker usus. Bacon dan sosis, misalnya, juga penuh garam yang tidak baik untuk tekanan darah,” terangnya.

    4.⁠ ⁠Makan Sambil Jalan

    Rutinitas yang padat kerap memaksa banyak orang untuk sarapan sambil berangkat kerja atau beraktivitas. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa memberikan dampak buruk terhadap pengelolaan berat badan.

    “Ada kemungkinan Anda makan berlebihan jika tidak fokus pada makanan, dan jika terburu-buru, Anda berisiko mengalami gangguan pencernaan,” kata Hobson.

    Setiap orang memiliki waktu sarapan idealnya masing-masing. Beberapa orang mungkin sarapan sesaat setelah bangun tidur, sementara yang lain memilih menunggu 30 menit sampai satu jam setelah bangun tidur untuk sarapan.

    Hal itu sah-sah saja. Namun Hobson mengingatkan agar tidak menunggu sampai benar-benar merasa lapar untuk sarapan.

    “Menunggu hingga Anda kelaparan dapat membuat Anda mencari sesuatu yang tidak sehat,” pungkasnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Ternyata Ini Waktu Terbaik Sarapan dan Makan Malam untuk Hilangkan Lemak Perut


    Jakarta

    Peneliti telah menentukan waktu terbaik untuk sarapan dan makan malam jika ingin menghilangkan lemak perut. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh peneliti Spanyol menunjukkan bahwa diet seseorang juga dapat membantu menghilangkan lemak perut, semuanya berkaitan dengan waktu makan.

    Sebuah tim ilmuwan yang dipimpin oleh Universitas Granada dan Universitas Negeri Navarra meneliti manfaat puasa intermiten dalam hal mengurangi lemak.

    Puasa intermiten mengacu pada tidak makan untuk jangka waktu yang lama, sering kali dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori pada hari-hari tertentu dalam sepekan atau tidak makan di antara waktu makan malam dan waktu makan pertama pada hari berikutnya.


    Salah satu jenis puasa intermiten yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir melibatkan pengurangan jumlah jam yang dihabiskan untuk makan dan perpanjangan jam puasa-tidak makan-setiap hari. Ini dikenal sebagai makan dengan pembatasan waktu.

    Dalam penelitian tersebut, waktu makan peserta dikurangi menjadi 6-8 jam. Penelitian tersebut melibatkan 197 peserta berusia antara 30 dan 60 tahun yang mencoba tiga metode puasa berbeda selama 12 minggu. Berikut ini pembagiannya.

    Puasa dini: makan antara pukul 9 pagi dan 5 sore (49 peserta)

    Puasa larut: makan antara pukul 2 siang dan 10 malam (52 peserta)

    Puasa yang dipilih sendiri: memilih slot waktu makan yang diinginkan, biasanya antara pukul 12 malam dan 8 malam (47 peserta)

    49 peserta sisanya mengikuti program edukasi gizi tentang diet Mediterania dan gaya hidup sehat.

    Temuan penelitian mengungkapkan bahwa puasa intermiten tidak lebih efektif daripada program nutrisi dalam mengurangi lemak visceral, lapisan lemak yang berada lebih dalam di rongga perut dan mengelilingi organ vital.

    Namun, kelompok yang berpuasa, terlepas dari jenis puasa mereka, kehilangan lebih banyak berat badan (rata-rata 3 hingga 4 kg) dibandingkan dengan peserta yang makan secara normal.

    Kelompok yang berpuasa lebih dini kehilangan lebih banyak lemak subkutan perut dibandingkan kelompok lain yang kehilangan lebih banyak lemak subkutan perut, yakni lemak yang berada tepat di bawah kulit perut. Artinya, sarapan pada pukul 9 pagi dan makan malam sebelum pukul 5 sore bisa jadi cara terbaik, menurut penelitian yang dipublikasikan di Nature Medicine.

    Seorang profesor madya di Fakultas Ilmu Olahraga di Universitas Granada, Jonatan Ruiz, mengatakan kepada Sun Health mengatakan makan dengan batasan waktu, khususnya menyelesaikan makan sebelum pukul 5 sore, bisa menjadi strategi praktis dan efektif untuk mengelola berat badan dan mengurangi lemak perut setelah periode makan berlebihan.

    “Pendekatan ini selaras dengan ritme sirkadian alami, yang meningkatkan kesehatan metabolisme dan pengurangan lemak,” katanya, dikutip dari The Sun.

    “Jika Anda sarapan sekitar pukul 8 pagi dan makan terakhir sekitar pukul 10 malam, ini berarti jendela makan Anda sekitar 14 jam sedangkan jendela puasa Anda adalah 10 jam,”

    Makan pada waktu yang tidak teratur atau larut malam dapat mengganggu ritme biologis tubuh dan meningkatkan risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, dan diabetes tipe 2 , klaim tim studi.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • 3 Resep Telur Praktis dan Nikmat Buat Sarapan Bernutrisi

    Jakarta

    Sarapan telur menjadi pilihan yang pas jika mencari menu sehat. Berikut 3 resep telur yang enak buat sarapan dengan kandungan protein tinggi.

    Telur cocok dijadikan menu sarapan karena mengandung berbagai nutrisi baik untuk tubuh. Salah satunya karena kandungan protein pada telur yang mampu menjaga imunitas hingga menurunkan berat badan.

    Makanan tinggi protein ini juga dianggap praktis untuk sarapan, karena mudah diolah. Bisa dijadikan telur goreng, tumisan nikmat, hingga sup yang hangat.


    Telur ceplok bumbu kecap menjadi masakan favorit banyak orang Indonesia karena praktis dan ekonomis. Tumisan telur dan tomat ala China, serta sup telur ala Thailand juga bisa jadi ide sarapan.

    Berikut 3 resep telur yang praktis dan bernutrisi:

    1. Resep Telur Ceplok Kecap

    Fried eggs with sweet and spicy soy sauceFried eggs with sweet and spicy soy sauce Foto: Getty Images/Ruly ST

    Telur ceplok di Indonesia bisa dikreasikan dengan bumbu kecap yang manis gurih. Resep ini juga populer di kalangan anak kost, karena tergolong murah dan enak.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    20 Mudah 4
    Daerah Asal Masakan : Indonesia
    Kategori Masakan : Telur

    Bahan Bahan

    • 4 buah telur ayam segar

    • 2sdm mentega

      Bumbu:

    • 2 sdm minyak sayur

    • 5 butir bawang merah, iris tipis
    • 1 siung bawang putih, iris tipis
    • 1 batang daun bawang, iris halus
    • 1 buah tomat, potong kecil
    • 100 ml kecap manis
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1 sdt garam
    • 100 ml air

      Taburan:

    • Bawang merah goreng

    Cara Memasak:

    1. Goreng telur satu per satu dengan cara diceplok atau mata sapi. Tingkat kematangan bisa disesuaikan selera masing-masing.
    2. Tumis bumbu hingga layu dan harum, tambahkan daun bawang, kecap manis, garam, dan air. Aduk semua sampai merata.
    3. Masukkan telur yang telah digoreng dan potongan tomat, lalu masak sebentar sampai meresap.
    4. Sajikan telur ceplok kecap dengan taburan bawang goreng.

    Resep telur enak ada di halaman selanjutnya!

    2. Resep Telur Kukus ala Thailand

    Resep Telur Kukus ala ThaiResep Telur Kukus ala Thai Foto: Getty Images

    Telur kukus juga cocok dijadikan menu sarapan yang nikmat bernutrisi. Masak ala Thailand dengan tambahan bumbu iris dan kecap ikan agar semakin sedap.

    Resep Telur Kukus ala Thailand

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 2
    Daerah Asal Masakan : Thailand
    Kategori Masakan : Telur

    Cara Memasak:

    1. Pecahkan telur dalam wadah tahan panas dan kocok lepas.
    2. Tambahkan bumbu penyedap, bawang putih, bawang merah, dan cabe. Lalu kucuri air jeruk nipis dan aduk rata.
    3. Masukkan wadah berisikan racikan telur ke dalam panci kukusan. Masak selama 10 menit.
    4. Sajikan telur kukus dengan topping nikmat, dan sajikan.

    3. Resep Tumis Telur Tomat

    Tumis telur tomat ini sempat viral beberapa waktu lalu, karena Chenle NCT pernah membuat kreasinya. Resepnya sangat praktis dengan menggunakan potongan tomat melimpah agar mendapatkan tambahan nutrisi dari zat likopen.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    20 Mudah 4
    Daerah Asal Masakan : –
    Kategori Masakan : Telur

    Bahan Bahan

    • 4 butir telur ayam
    • 2 sdm minyak sayur
    • 1/4 buah bawang bombay, iris tipis
    • 1 siung bawang putih, cincang kasar
    • 2 buah tomat, iris kasar
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1 sdm kaldu jamur
    • 1 sdm kecap asin
    • 1 batang daun bawang, iris kasar
    • 150 ml air/kaldu

    Cara Memasak:

    1. Pecahkan telur dan kocok lepas, sisihkan.
    2. Tumis bumbu berupa bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
    3. Masukkan irisan tomat dan aduk sampai rata.
    4. Tuang telur kocok dan aduk sampai permukaannya menggumpal.
    5. Bumbui tumisan telur tomat dengan kaldu jamur, merica, kecap asin, dan tuangkan sedikit air.
    6. Masak hingga mendidih dan bumbu agak meresap.
    7. Sajikan selagi hangat.

    Simak Video “SIAL InterFOOD 2025 Menjadi Wadah Inovasi dan Kolaborasi Industri Pangan Asia Tenggara
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kukusan Lagi Ngetren, Jadi Pilihan Sarapan Sehat Biar Nggak Gorengan Melulu


    Jakarta

    Tak salah bila generasi Z atau Gen Z dianggap lebih memprioritaskan kesehatannya. Hal ini bisa terlihat dari tren kukusan-rebusan yang lagi viral di media sosial dan diburu kaum muda sebagai alternatif sarapan sehat.

    Salah satu penjual kukusan, Alaibi (21), bercerita baru berjualan dua minggu di sekitar Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat. Meski begitu, dagangannya banyak diminati pembeli.

    “Cuma (jualan) tiap pagi, dari jam 6 sampai 9 pagi. Alhamdulillah selalu habis sih kak,” ujar Alaibi saat ditemui detikcom, Rabu (12/11/2025).

    Sebelumnya, semua makanan yang dijual sudah direbus terlebih dahulu di rumah hingga matang. Saat berada di lokasi berjualan, Alaibi dan rekannya hanya menyusun kembali bahan-bahan tersebut di dalam kukusan alumunium agar tetap hangat.


    Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari ubi, singkong, kentang, jagung, talas, pisang, kacang, labu kuning, hingga telur. Untuk satu paket dijual Rp 10.000 dengan tiga pilihan bebas.

    “Kombinasi yang paling sering dibeli itu ubi, jagung, dan singkong,” tuturnya.

    Tren ini ternyata disambut baik para pembeli, terutama pekerja kantoran yang mencari sarapan. Salah satunya Grace (27), yang mengaku hampir setiap hari membeli makanan kukusan di tempat Alaibi.

    “Tiap hari beli sih aku, Rp 10.000 kan sepaketnya. Yang biasa aku beli itu singkong, ubi, sama pisang,” kata Grace.

    Pembeli lain, Lia (24), juga menjadikan makanan kukusan sebagai menu sarapan. Ia menyebut makanan seperti itu cocok untuk menjaga pola makan sehat, seperti jagung, ubi, dan singkong.

    “Sekalian juga kan buat defisit kalori. Jadi sehat juga ngurangin makan gorengan dan sudah kenyang,” sambungnya.

    Meski belum terbiasa, beberapa pembeli lain tertarik mencoba makanan kukusan karena tren ini sedang ramai. Siska (23) misalnya, ia membeli ubi dan singkong kukusan ini untuk pertama kalinya karena memang kurang terbiasa dengan makanan yang direbus atau dikukus.

    “Karena lagi viral nyoba saja deh sekalian lewat, beli ubi-ubian sama singkong. Rasanya enak sih, cuma aku kurang terbiasa saja jadi cuma bisa rasain manis saja dari ubinya,” pungkasnya.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com