Tag: sate kambing

  • Maknyus! Sate Klatak dan Maranggi Empuk Tersedia 24 Jam


    Jakarta

    Sate di Indonesia banyak ragamnya, seperti sate klatak dan maranggi. Kedua sate populer itu bisa dinikmati di satu tempat makan Jakarta Selatan ini.

    Sate merupakan makanan khas Indonesia berupa potongan daging yang ditusuk menggunakan tusuk bambu, kemudian dipanggang hingga matang sempurna. Jenis satenya memiliki ciri khas masing-masing.

    Dua jenis sate yang termasuk populer adalah sate klatak dan maranggi. Kedua jenis sate ini berasal dari daerah yang berbeda, klatak dari Yogyakarta, sedangkan maranggi dari Jawa Barat.


    Racikan keduanya juga berbeda dan memiliki ciri khas tersendiri. Sate klatak bumbunya sangat simpel, terbuat dari bawang putih, garam, dan air jeruk nipis. Sedangkan, sate maranggi lebih berempah karena ada campuran ketumbar.

    Meski racikannya berbeda, kedua sate ini memiliki banyak peminat. Kalau ingin mencicipi keduanya bisa mengunjungi tempat makan sate bernama Sate Mase di kawasan Jakarta Selatan.

    Buka 24 Jam

    Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak.Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sate Mase yang berlokasi di kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan ini cocok sekali dikunjungi buat yang lapar tengah malam. Karena, restoran ini buka selama 24 jam atau tak pernah tutup.

    Tempat makannya juga cukup nyaman, ada area AC yang bisa ditempati untuk bersantap. Kalau ingin makan bersama rombongan atau grup tempatnya juga cocok karena cukup luas.

    Sate Mase ini mudah sekali ditemui dan memiliki parkir yang luas, sehingga pas kalau membawa kendaraan sendiri. Lokasinya juga strategis, bisa dijangkau menggunakan Transjakarta maupun MRT.

    Detail Informasi (Sate Mase)
    Nama Tempat Makan Sate Mase
    Alamat Jalan H. Nawi Raya No.42, Jakarta Selatan
    No Telp
    Jam Operasional 24 jam
    Estimasi Harga Rp 22.000 – Rp 73.000 per porsi
    Tipe Kuliner Sate Nusantara
    Fasilitas
    • Buka 24 jam
    • Parkir luas
    • Ada ruangan AC
    • Makanan segar

    Ada Menu Sate hingga Tengkleng

    Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak.Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sate Mase tak hanya menawarkan satu jenis sate saja, tapi beberapa macam racikan. Tentunya ada dua jenis sate populer, yaitu sate klatak dan maranggi.

    Selain dua jenis itu, tersedia juga menu sate kambing dan sate ayam yang disajikan dengan bumbu kacang. Harga yang ditawarkan untuk seporsi sate di sini mulai dari Rp 22.000 – Rp 73.000.

    Selain menu sate yang lezat, restoran ini juga menyediakan menu pendamping sate. Di antaranya seperti tongseng dan tengkleng. Tak ketinggalan ada menu nasi goreng kambing yang tak kalah nikmat.

    Sate Klatak dan Maranggi yang Sedap

    Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak.Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sate Klatak yang kami pesan berisikan 3 tusuk lengkap dengan nasi yang harga seporsinya Rp 68.000. Meski harganya terlihat mahal, tapi cukup sepadan mengingat potongan daging kambingnya besar.

    Seperti sate klatak yang kerap ditemui di Yogyakarta, di sini juga disajikan menggunakan tusukan jeruji besi. Sate ini juga dibakar dua kali dengan proses pencelupan bumbu.

    Sate klatak ini disajikan dengan irisan bawang merah, cabe rawit, tomat, dan jeruk limau. Sebelum disantap, jeruk limau dikucurkan terlebih dahulu.

    Sebenarnya sudah tak ada aroma prengusnya, tapi teksturnya masih agak alot. Meski begitu bumbunya meresap gurih sampai ke dalam daging.

    Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak.Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sate maranggi (Rp 58.000) yang kami pesan berisikan 10 tusuk sate daging sapi, termasuk nasi putihnya. Potongan daging sapinya juga cukup besar, jadi sepadan dengan harganya.

    Seporsinya juga disajikan sama seperti sate klatak. Sate maranggi itu diberi pelengkap irisan bawang merah, cabe rawit, dan tomat.

    Saat menggigitnya pertama kali, kami langsung merasakan sensasi gurih. Sentuhan manis dan berempah dari bumbu kecap, bawang dan ketumbar yang dilumurkan pada potongan daging.

    Ketika menikmatinya bersama nasi putih, sate maranggi ini kami tambahkan siraman kecap manis. Sate maranggi ini memuaskan rasanya, teksturnya empuk juicy dan bumbunya meresap.

    Tengkleng Kambing yang Mlekoh

    Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak.Sate Mase, ada sate klatak hingga maranggi yang enak. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami juga memesan menu pendamping sate, yaitu tengkleng kambing. Tengkleng kambing di sini baru dihangatkan ketika kami memesannya. Seporsinya dibanderol Rp 52.000 dan cukup besar untuk makan tengah.

    Kuah tengklengnya sangat mlekoh gurih. Pas sekali kami nikmati bersama nasi putih. Potongan tulang kambingnya juga besar, tapi masih banyak dagingnya juga.

    Kalau penasaran dan ingin menikmati aneka sate yang lezat, bisa mampir makan di Warung Sate Mase. Cocok juga buat makan siang lho!

    Sate Mase

    Jalan H. Nawi Raya No.42, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 24 jam
    Instagram @warungsatemase

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIK


    Jakarta

    Selain masakan China, di Dragon Point juga ada makanan Indonesia. Salah satunya gerai ini yang menawarkan sate sampai kepala kambing muda berbumbu sedap!

    Tenant kuliner di Dragon Point Pantai Indah Kapuk 2 sangat beragam. Selain masakan China dan jajajan kekinian, di sini juga bisa menikmati hidangan tradisional Indonesia, seperti yang ditawarkan gerai Sate Kambing Muda Haji Parto.

    Gerai yang berdiri sejak 2023 ini menawarkan beberapa macam olahan kambing, mulai dari sate, tongseng, sampai menu paling unik adalah olahan kepala kambing.


    Menggunakan kambing muda yang dimasak dengan teknik dan bumbu spesial sampai menciptakan hidangan sedap.

    1. Habiskan 100 kepala kambing sehari

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKHaji Parto menawarkan sate kambing dan kepala kambing yang berbbumbu sedap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sesuai namanya, Sate Kambing Pak Haji Parto jelas menawarkan menu sate kambing. Namun, seiring waktu mereka mencoba melihat minat pasar.

    Rupanya banyak pelanggan bertanya tentang hidangan kepala kambing. Akhirnya mereka mencoba menawarkan olahan kepala kambing sampai menu ini jadi salah satu andalan pelanggan.

    Bahkan di cabang Dragon Point PIK 2, gerai makan ini bisa habiskan 100 kepala kambing setiap harinya.

    “Awalnya cuma jualan sate, tapi kita lihat pasarnya banyak yang nanya kepala kambing. Lalu kita coba, dan ternyata banyak yang minat juga,” jelasnya.

    Selain olahan kambing, gerai makanan ini juga punya menu lain, seperti sate ayam dan sop iga sapi yang tak kalah lezat.

    Menu makanan yang ditawarkan dibanderol mulai dari Rp 65.000, berupa paket lengkap nasi, lauk, dan minuman, sampai menu termahal ada pada kepala kambing seharga Rp 269.000.

    2. Dimasak dengan teknik khusus

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSejumlah menu yang ditawarkan di Haji Parto. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Daging kambing identik mengeluarkan bau prengus yang khas. Karenanya, proses pengolahan dan masak menjadi penting agar aroma ini tidak muncul dan menganggu.

    Gerai ini pun memiliki cara tersendiri untuk menghindari aroma prengus, terutama pada menu kepala kambing.

    Pertama, kepala kambing dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bulu-bulu yang menempel pada kulit kambing.

    Lalu masuk ke proses kedua. Mereka tidak menggunakan presto untuk mengempukkan daging, tetapi dengan cara perebusan tradisional. Ada 2 tahap perebusan yang berbeda.

    Tahap pertama kepala kambing direbus dalam air biasa selama kurang lebih satu jam. Fungsinya untuk menghilangkan kotoran dan bau dari kepala kambing.

    Air rebusan tersebut diganti baru, lalu kepala kambing direbus kembali. Namun, untuk tahap kedua, air rebusannya ditambah dengan sejumlah rempah, seperti lengkuas dan sereh.

    Tahap rebusan kedua memakan waktu sekitar 4 jam sampai mencapai tingkat keempukan yang sempurna.

    Kenikmatan sate kambing dan kepala kambing bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    4. Kepala Kambing kuah tengkleng

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKKepala kambing kuah tengkleng yang jadi incaran. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu Kepala Kambing menjadi salah satu favorit di gerai ini. Bisa disajikan dengan empat jenis kuah atau saus, mulai dari sop, gulai, tengkleng, dan dengkil.

    Setiap pembelian kepala kambing sudah dapat gratis empat kaki kambing.

    Kami pesan kepala kambing yang disajikan dengan kuah tengkleng.

    Mereka menggunakan kepala kambing muda dengan minimal umur 3 bulan ke bawah agar dagingnya tidak alot. Ukurannya juga tidak besar, disajikan dalam mangkuk.

    Disiram dengan kuah tengkleng berwarna kuning agak kecokelatan yang teksturnya cair dan agak berminyak.

    Sluurp! Kuah tengklengnya punya perpaduan rasa antara pedas rempah, manis, dan gurih karena pakai santan.

    Proses masak yang cukup lama membuat kepala kambing ini sangat empuk, tidak alot sama sekali. Aromanya juga tidak prengus, sehingga tidak menganggu kenikmatan kambing ini.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKKalau suka pedas bisa pesan kuah dengkil seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kami juga pesan kuah dengkil sebagai tambahan. Kuahnya berwarna merah pekat dengan rasa pedas yang cukup kuat karena memang terbuat dari full cabai. Pecinta pedas sepertinya lebih suka disajikan dengan kuah ini.

    4. Sate kambing dan sop iga tak kalah nikmat

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSate kambing muda yang tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Detikfood juga pesan menu sate kambingnya. Bisa dipesan 5, 8, atau 15 tusuk. Pilihannya mulai dari daging, ati, dan lemak, atau bisa campur.

    Harganya tergantung dari jumlah tusuk sate, mulai dari Rp 45.000 sampai Rp 120.000.

    Sate kambingnya juga sama-sama diambil dari kambing muda berusia minimal 3 bulan sehingga dagingnya tidak alot sama sekali.

    Dihidangkan dengan sambal kecap terdiri dari irisan tomat dan bawang merah melimpah. Rasanya dominan manis, dengan pedas masih bisa ditolerir. Dalam satu tusuk sate terdiri dari daging kambing diselingi lemak dan ati yang tak kalah enak.

    Kalau tidak suka kambing, bisa pesan sate ayamnya. Dibaluri bumbu kacang yang cukup unik.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSate ayam bisa jadi pilihan yang tak kalah enak di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Rasa bumbu kacangnya punya tekstur yang lebih creamy kental. Sepertinya ditambah dengan selai kacang bukan kacang tanah karena rasa kacangnya sangat lembut ringan, dengan sentuhan asin, berlemak, dan ada manisnya.

    Sop iga juga bisa dipesan sebagai tambahan. Harga semangkuknya sekitar Rp 64.000.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKAda juga sup iga berbumbu gurih ringan dan menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Potongan iganya cukup besar dan dagingnya banyak. Dagingnya juga tidak keras atau alot, lembut, tetapi masih ada serabut daging yang khas.

    Disiram dengan kuah berkaldu yang gurih ringan, sehingga menyegarkan tenggorokan.

    Sate Kambing Pak Haji Parto buka setiap hari pukul 15.00 sampai 23.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Sate Favorit Pejabat, dari Sate Ayam Empuk sampai Sate Kambing Mantap


    Jakarta

    Sate merupakan olahan daging berbumbu tradisional yang banyak digemari orang Indonesia, termasuk para pejabat. Di sini tempat makan sate enak langganan para pejabat.

    Kenikmatan sate seolah sulit ditolak, berupa susunan daging yang disusun di lidi lalu dibakar hingga empuk. Dagingnya bisa memakai ayam atau kambing, kemudian diguyur bumbu kacang yang manis gurih atau sambal kecap bertopping irisan bawang merah dan cabai rawit.

    Kenikmatan sate tradisional Indonesia tak hanya digemari orang biasa, tapi juga kalangan pejabat Tanah Air. Beberapa tempat makan ini, misalnya, terkenal sebagai langganan mendiang presiden Soeharto hingga presiden Joko Widodo.


    Berikut 5 tempat makan sate enak favorit pejabat:

    1. Sate Hadori

    Sate Hadori di Jalan Stasiun Barat Selatan No.11-12, Bandung pernah dicicipi Jokowi saat ke Bandung tahun 2018. Rumah makan ini terkenal legendaris sudah ada sejak 1940. Keistimewaan sate kambing di sini adalah satenya dijamin empuk. Potongan daging dan lemaknya juga besar-besar. Pengelola sate Hadori, Fahmi Garnadi pernah bercerita pada detikFood soal ‘rahasia’ keempukan sate kambing.

    “Kami pakai kambing betina berusia 1 – 1,5 tahun. Khususnya yang dipakai paha belakang lebih empuk dari paha depan,” ujarnya. Tiap tusuk sate kambing berisi 3 potongan daging plus 1-2 potong lemak.

    2. Sate Ayam Ponorogo H. Tukri Sobikun

    Tempat makan sate ayam ini jadi favoritnya keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bernama Sate Ayam Ponorogo H. Tukri Sobikun, kamu bisa menemukannya di Jl. Lawu Gg. Sate No.43K, Ponorogo. Tempat makan ini konon sudah ada sejak 1965.

    Dikutip dari detikTravel (29/10/2022), Suroto sang pengelola mengatakan selain SBY, tempat makannya juga pernah dikunjungi Jokowi, Aburizal Bakrie, dan banyak artis. Mereka memburu kelezatan sate ayam di sini dengan potongan daging yang besar-besar. Kemudian sate dicelup bumbu rempah dan dibakar 2 kali sebelum disiram bumbu kacang. Harga per porsi sate di sini mulai dari Rp 36 ribu untuk isi 10.

    3. Sate Sapi Karang Pak Prapto

    Sate Sapi Karang Pak PraptoFoto: Raden Oktova Gamma Star/Google Image

    Melipir ke Jogja ada Sate Sapi Karang Pak Prapto yang pernah dipesan keluarga SBY dan Jokowi, seperti diceritakan sang pemilik, Tri Wahyono, kepada pemilik akun TikTok @bagustikus. Tri berujar, “Alhamdulillah kami pernah beberapa kali dipesan dari RI 1 di istana negara tapi yang di Jogja, mulai dari pak SBY pernah 2 kali dan di era pak Jokowi 2 kali.”

    Menu yang disajikan berupa sate daging sapi dengan siraman bumbu kacang kental dan kecap manis, kemudian ada tambahan irisan bawang merah. Uniknya, sate bisa dinikmati bersama lontong sayur. Harganya mulai dari Rp 24 ribu untuk sate 5 tusuk plus lontong sayur. Lokasi Soto Sapi Karang Pak Prapto ada di Jalan Nyi Pembayun, Prenggan, Jogja.

    4. Sate Kambing Sari Cempe Mbak Lia

    Tegal terkenal dengan sate kambingnya yang empuk nikmat karena berbahan kambing muda. Salah satunya ditawarkan Sate Kambing Sari Cempe Mbak Lia di Jalan Dr. Setia Budi No.103, Mintaragen, Tegal.

    Mereka menggunakan daging kambing usia 4 bulan sehingga empuk juicy. Kemudian sate kambing disajikan bersama bumbu kecap, irisan tomat, dan bawang merah. Kenikmatan sate di sini banyak dicicipi pejabat, politisi, dan artis, termasuk SBY dan Kaesang. Harga seporsinya kini sekitar Rp 120 ribu untuk 20 tusuk.

    5. Sate Haji Bejo

    Maknyus! Sate Buntel Favorit Jokowi di Solo Buatan Bu Hj. BejoFoto: Andi Annisa DR/detikfood

    Sebagai orang Solo, Jokowi tidak melewatkan berbagai kuliner sedap di kota batik itu. Salah satu yang terkenal menjadi langganannya, Sate Haji Bejo di Jalan Sungai Sebakung No.10.

    Menu favorit presiden RI ke-7 itu adalah sate buntel. Kunci kelezatannya ada pada proses pencelupan sate buntel beberapa kali ke bumbu sehingga rasa bumbunya menyerap hingga ke lapisan dalam daging. Teksturnya tidak alot dan sama sekali tidak bau prengus. Menunya dibanderol Rp 70 ribu per porsi untuk sate buntel, sate daging, sate jeroan, dan sate campur.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rekomendasi 7 Wisata Kuliner Dekat Stasiun Solo Balapan, Cukup Jalan Kaki



    Jakarta

    Temukan tempat makan enak dan terjangkau dekat Stasiun Solo Balapan. Dari selat hingga gudeg, nikmati kuliner khas Solo hanya beberapa menit berjalan kaki!

    Di sekitar Solo Balapan, kita bisa menjumpai berbagai warung dan rumah makan yang menjual makanan khas Solo. Ada warung yang menjual selat, sate kambing, tahu kupat, hingga gudeg.

    Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Solo Balapan

    1. Selat Vien’s Pusat


    Rekomendasi yang pertama adalah Selat Vien’s Pusat yang beralamat di Jalan Hasanudin Nomor 99, Punggawan, Banjarsari, Kota Solo. Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJateng dari laman Google Maps, detikers bisa berjalan kaki 9 menit dari Stasiun Solo Balapan menuju lokasi Selat Vien’s Pusat.

    2. Sate Kambing Pak H Kasdi

    Selain selat, Solo juga punya makanan khas berupa sate kambing. Jika detikers ingin mencicipi kelezatan sate kambing khas Solo di sekitar Stasiun Solo Balapan, pilihannya adalah Sate Kambing Pak H Kasdi. Lokasinya sendiri berada tepat di seberang stasiun dan bisa ditempuh hanya dengan 1 menit berjalan kaki karena jaraknya tidak sampai 100 meter.

    3. Rumah Makan Pak Die

    Kalau tidak suka dengan kuliner berbahan dasar kambing, kita bisa mampir ke Rumah Makan Pak Die yang beralamat di Kestalan, Banjarsari, Kota Solo. Untuk sampai ke lokasi rumah makan tersebut, kamu cukup berjalan kaki sejauh 130 meter dari Stasiun Solo Balapan yang bisa ditempuh dengan 2 menit berjalan kaki.

    4. Sate Ayam Ponorogo Pak Mangun

    Di dekat Stasiun Balapan, ada juga kuliner berupa sate khas Ponorogo. Namanya adalah Sate Ayam Ponorogo Pak Mangun (P Har) yang beralamat di Jalan Wolter Monginsidi Nomor 91, Kestalan, Banjarsari, Kota Solo. Lokasinya hanya berjarak 220 meter dari Stasiun Solo Balapan dan bisa ditempuh dengan 3 menit berjalan kaki.

    5. Bakso Alex Gajah Mada

    Nah, kalau traveler ingin menyantap bakso di dekat Stasiun Solo Balapan, pilihannya ada Bakso Alex Gajah Mada. Meski tidak sedekat tempat makan sebelumnya, jaraknya bisa terbilang belum terlalu jauh, yaitu 450 meter. Kita bisa menuju Bakso Alex dengan berjalan kaki selama kurang lebih 6 menit dari Solo Balapan. Mereka buka pukul 10 pagi hingga 9 malam.

    6. Tahu Kupat Sido Mampir

    Di dekat Stasiun Solo Balapan, kita juga bisa mencicipi makanan khas Solo yang bernama Tahu Kupat. Seperti namanya, hidangan ini memiliki komposisi utama berupa tahu dan ketupat yang disiram dengan kuah bawang dan gula cair. Untuk menuju ke sini, kita perlu berjalan kaki selama 9 menit dari Stasiun Solo Balapan dengan menempuh jarak 650 meter.

    7. Gudeg Ayu Solo

    Masih di Jalan Gajahmada, kita juga bisa mencicipi kuliner gudeg khas Solo. Nama tempat makannya adalah Gudeg Ayu Solo yang beralamat di Jalan Gajahmada Nomor 152 Ketelan, Banjarsari, Solo. Lokasinya sendiri hanya berjarak 300 meter dari Solo Balapan dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih 4 menit.

    Baca artikel selengkapnya di detikJateng

    (msl/msl)



    Sumber : travel.detik.com

  • Resep Sate Kambing Khas Solo yang Maknyus Pakai Sambal Kecap

    Jakarta

    Sate kambing yang empuk dan tak prengus menggugah selera banyak orang ketika Idul Adha. Berikut resep meracik sate kambing khas Solo yang maknyus.

    Idul Adha identik dengan sajian sate kambing. Setiap orang yang mendapatkan jatah daging kurban, biasanya akan langsung membuat sate tersebut.

    Resep sate kambing khas Solo bisa menjadi pilihan menarik untuk santapan Idul Adha. Racikan sate kambing ini berbumbu gurih dengan tambahan merica yang melimpah sehingga memberikan sensasi hangat ketika menyantapnya.


    Sate kambing khas Solo juga umumnya disajikan dengan sambal kecap yang manis pedas. Tak lupa ditambahkan pelengkap irisan kol, bawang merah, cabe rawit, dan tomat.

    Berikut resep sate kambing khas solo yang maknyus:

    Resep Sate Kambing Khas Solo

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    060 Sulit 5
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Daging

    Bahan Bahan

    • 500 gram daging kambing

    • 100 gram lemak
    • Tusuk sate
    • 2sdm air jeruk nipis

      Bumbu halus

    • 3 siung bawang putih
    • 5 butir bawang merah
    • 1/2 sdt merica butiran
    • 3 kemiri sangrai
    • 1 sdt ketumbar sangrai
    • 1/2 sdt jintan
    • 2 cm jahe
    • 2 cm lengkuas
    • 1sdt garam

      Pelengkap

    • Kecap manis

    • Lada / merica bubuk
    • Kol iris
    • 1 buah tomat, iris
    • 2 butir bawang merah, iris
    • 2 buah cabe rawit, iris

    Cara Memasak:

    1. Potong daging kambing seukuran dadu, lumuri dengan air jeruk nipis.
    2. Haluskan bumbu untuk lumuran daging kambing. Diamkan minimal 1 jam agar bumbu meresap.
    3. Tusukkan daging yang telah didiamkan 1 jam ke tusuk sate. Kemudian bakar di atas arang api.
    4. Bumbui dengan kecap di sela-sela membakar sate kambing.
    5. Masak hingga matang merata dengan membolak-balikkan daging berkala.
    6. Sajikan sate kambing dengan pelengkap sambal kecap, irisan kol, tomat, cabe rawit, dan bawang merah. Taburkan lada bubuk ke atasnya secara merata.

    Tips memasak sate kambing khas Solo:

    1. Jangan lupa lumuri dengan air jeruk nipis dan tambahan rempah agar aroma prengus tak tercium. Aroma amis dan prengus daging yang dilumuri garam juga akan hilang.

    2. Rendam tusuk sate terlebih dahulu ke dalam air jika ingin daging kambing empuk. Selain itu, tusukan yang direndam bisa membuat tusuk sate tidak mudah terbakar ketika dipanggang.

    3. Bumbu lada menjadi ciri khas Solo. Berikan taburan yang melimpah agar memberikan sensasi hangat dan harum pada sajian.

    Simak Video “Bolehkah Daging yang Sudah Dimasak Dipanaskan Berulang Kali?
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com