Tag: scam

  • K-pop Membantah Tuduhan Laporan Penipuan Crypto

    Jelajahcoin.com – Seorang impresario K-pop yang juga mengepalai badan amal yang berafiliasi dengan PBB membantah tuduhan yang mengaitkannya dengan kampanye penipuan crypto. Yang diduga membuatnya menargetkan beberapa bintang terbesar dalam hiburan Korea Selatan.

    Lee Wook adalah kepala W Foundation, sebuah badan amal yang selaras dengan badan perubahan iklim PBB. Yayasan ini sebelumnya meminta bantuan sejumlah musisi K-pop dalam kegiatan penggalangan dana. Lee juga mengepalai Hooxi Creative, agensi bakat dengan sejumlah aktor dan bintang musik terkenal di buku-bukunya. Dan terkenal mengencani penyanyi solo wanita K-pop Ben.

    Namun, laporan media baru-baru ini di Korea Selatan mengaitkannya dengan penipuan penipuan crypto. Di mana ia diduga meyakinkan anggota agensinya sendiri dan bintang K-pop top-chart lainnya untuk melakukan investasi dalam pakaian crypto palsu atau merugi.

    Baca Juga: Korea Selatan: Industri Blockchain Sebagai Peluang Emas

    Laporan media menyatakan Lee telah menipu anggota boy band Super Junior karena kekurangan dana. Serta penyanyi dan kepribadian TV Kangnam, menurut SBS eFun. YouTuber terkemuka dengan lebih dari satu juta pelanggan juga disebut sebagai korban.

    Namun, Lee membantah laporan itu, dengan tim hukum perusahaannya mengatakan kepada outlet media YTN Star bahwa tuduhan itu “tidak berdasar”. Tim hukum Hooxi Creative menyatakan bahwa outlet media yang tidak disebutkan namanya telah dilaporkan kepada pengawas media Korea Selatan. Dan polisi belum mengeluarkan pernyataan.

    Lee dianggap memiliki minat terkait blockchain. Dia diduga memelopori inisiatif W Green Pay (WGP) – platform pembayaran bertenaga blockchain yang bertujuan memerangi emisi gas rumah kaca, pada tahun 2018. Pada tanggal 20 April, Market News menerbitkan laporan “eksklusif” yang mengklaim memiliki bukti bahwa Lee telah menggunakan pengaruhnya di dunia hiburan untuk menjual token kepada selebriti.

    Laporan tersebut menambahkan bahwa Lee telah menjual sahamnya dalam inisiatif WGP. Dan investor tidak mungkin untuk memulihkan dana mereka, dengan kemungkinan bahwa “korban lebih lanjut” akan menjadi target di masa depan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Penipuan Crypto yang Sering Terjadi dan Cara Melindungi Data

    Melakukan investasi memang harus sangat berhati-hati, karena selain adanya volatilitas harga, ancaman dari sisi keamanan pun harus diperhatikan.

    Banyak modus penipuan yang sering terjadi di dunia kripto, pada artikel ini akan membahas modus penipuan yang sering terjadi dan bagaimana cara melindungi informasi dan data kamu agar tetap aman.

    Modus Penipuan Kripto yang Sering Terjadi

    Berinvestasi dalam aset digital menawarkan banyak peluang, tetapi juga datang dengan tantangan dan risiko tertentu. 

    Seiring dengan meningkatnya popularitas kripto dan aset digital lainnya, banyak investor yang mulai terjun ke pasar kripto tanpa sepenuhnya memahami ancaman yang bisa datang.

    Berikut beberapa ancaman yang sering terjadi saat berinvestasi dalam aset digital:

    1. Phishing

    Phising biasanya dilakukan dengan dengan cara yang sangat halus dan meyakinkan, dengan tujuan untuk mencuri informasi pribadi atau kredensial akses. Para pencuri data ini biasanya membuat airdrop palsu, email palsu, hingga platform kripto palsu, dengan tujuan pengguna memberikan akses dompet.

    1. Malware Scams

    Ini merupakan jenis penipuan yang menggunakan perangkat lunak berbahaya untuk mencuri akses ke dompet kripto atau kunci pribadi milik korban. Penipu biasanya menyisipkan malware dalam file yang tampak normal, seperti aplikasi, plugin, atau dokumen PDF. 

    1. Giveaway Scams

    Penipuan kripto yang memanfaatkan identitas tokoh terkenal untuk menipu korban. Penipu biasanya berpura-pura menjadi selebriti atau figur penting di dunia kripto dan menawarkan hadiah sejumlah kripto. Modusnya berupa unggahan di media sosial yang mengklaim, bahwa tokoh tertentu, seperti Elon Musk sedang membagikan Bitcoin. Korban akan diminta mengirim sejumlah kripto dengan janji akan mendapatkannya kembali dalam jumlah yang lebih besar.

    1. Rug Pull

    Penipuan ini terjadi saat pengembang membuat proyek kripto baru yang menarik para investor baru, namun saat investor baru masuk, para pengembang menarik dana mereka dan membuat nilai dari aset tersebut jatuh.

    1. Peniruan Identitas

    Penipu biasanya berpura-pura menjadi individu atau entitas terpercaya, seperti layanan dukungan pelanggan dari bursa kripto. Mereka kemudian menipu korban untuk memberikan informasi pribadi sensitif atau mentransfer dana. Kamu pasti sering menemukan ini saat melakukan komplain dan menyebutkan nama platform di sosial media, terutama X (Twitter).

    Cara Melindungi Data dan Informasi Saat Investasi Kripto

    Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari ancaman penipuan dan peretarasan yang sering terjadi seperti di atas.

    1. Gunakan Platform Kripto yang Aman

    Menggunakan platform kripto yang terbukti aman dan tersertifikasi, sangat penting untuk melindungi aset kripto kamu.

    Pastikan platform yang kamu pilih memiliki fitur keamanan yang kuat, seperti autentikasi dua faktor (2FA), enkripsi data, dan audit keamanan reguler. Selain itu, pilih platform yang memiliki reputasi baik dan transparan dalam operasionalnya seperti adanya Proof of Reserve (POR).

    Salah satunya, kamu bisa menggunakan platform kripto terpercaya Tokocrypto yang sudah dilengkapi dengan keamanan berlapis seperti Autentikasi Dua Faktor (2FA), Kode Anti-Phishing, Keamanan Biometrik, hingga Fitur Proof of Reserve (PoR) yang memungkinkan kamu untuk melihat, dan memverifikasi secara langsung bahwa aset cadangan yang dimiliki oleh suatu platform kripto cukup untuk mendukung semua dana pengguna dan kegiatan investasi yang dilakukan di dalamnya.

    1. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

    Tambahkan lapisan keamanan ekstra dengan mengaktifkan 2FA pada akun exchange dan dompet kripto untuk melindungi akses dari pihak tidak berwenang.

    1. Waspada Terhadap Phishing

    Hindari mengklik tautan mencurigakan di email, media sosial, atau pesan instan, dan selalu verifikasi situs web sebelum memasukkan informasi pribadi. Hindari memberikan Seed Phrase dompet digital kamu, kepada orang lain.

    1. Jaga Kerahasiaan Seed Phrase

    Usahakan jangan simpan private key secara digital di perangkat yang terhubung ke internet karena dapat meningkatkan risiko kebocoran data. Menulis dan menyimpan seed phrase di secara fisik di tempat yang aman bisa jadi pilihan, atau kamu bisa memindahkan aset ke hot wallet untuk menghindari risiko hacking.

    1. Perbarui Platform Secara Berkala

    Selalu perbarui perangkat lunak dompet, platform exchange, dan perangkat yang digunakan untuk menghindari kerentanan keamanan.

    Selain itu dengan memperbarui platform yang kamu gunakan secara berkala, bisa memberikan kamu akses fitur terbaru dan keamanan yang lebih kuat.

    1. Selalu Bersikap Skeptis

    Penipu sering menyamar sebagai tokoh terkenal, agen platform kripto, atau penyelenggara giveaway untuk mencuri data dan aset digital. Jangan mudah percaya dengan klaim atau tawaran yang terdengar terlalu baik untuk jadi kenyataan. 

    Selalu periksa keaslian informasi, verifikasi identitas pengirim, dan pastikan sumber tersebut resmi sebelum bertindak. Sikap skeptis adalah tameng penting untuk menjaga keamanan data dan melindungi diri dari ancaman penipuan.

    Kesimpulan

    Investasi kripto menawarkan banyak peluang, namun ancaman keamanan seperti phishing, malware, dan penipuan identitas tetap perlu diwaspadai. 

    Dengan langkah pencegahan seperti menggunakan platform terpercaya seperti Tokocrypto, mengaktifkan 2FA, dan menjaga kerahasiaan data, kamu bisa meminimalisir risiko.

    Tetap skeptis dan teliti sebelum mengambil keputusan. Dengan kewaspadaan yang baik, kamu bisa menjelajahi dunia kripto dengan lebih aman dan penuh percaya diri.


    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.

    Referensi:

    Sanfor, Techopedia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kerugian Kripto di Januari 2026 Tembus Hampir $400 Juta

    Industri kripto kembali menghadapi tantangan serius di awal 2026.

    Sepanjang Januari, total kerugian akibat eksploitasi dan serangan siber tercatat hampir $400 juta, menurut laporan terbaru dari firma keamanan blockchain CertiK.

    Angka ini menegaskan bahwa ancaman keamanan tidak hanya berasal dari celah smart contract, tetapi semakin didominasi oleh serangan social engineering yang menargetkan pengguna secara langsung.

    Data CertiK menunjukkan bahwa sekitar 71% dari total kerugian, atau setara $284 juta, berasal dari satu insiden phishing masif.

    Dalam kasus ini, pelaku kejahatan menyamar sebagai tim dukungan resmi Trezor, salah satu merek hardware wallet paling populer di industri kripto.

    Baca Juga: Cina: Blokir Semua yang Sebut Blockchain ‘Scam’ dan Peluncuran Mata Uang Digital DCEP

    Phishing Trezor

    Menurut laporan BeInCrypto pada Senin (2/2), serangan phishing tersebut menjadi kasus terbesar di Januari 2026 dan sekaligus yang paling mengkhawatirkan.

    Dengan memanfaatkan email dan pesan palsu yang tampak meyakinkan, pelaku berhasil mengelabui korban untuk menyerahkan kredensial sensitif atau menandatangani transaksi berbahaya.

    Ironisnya, banyak korban merupakan pengguna hardware wallet, yang selama ini dianggap sebagai standar emas keamanan aset kripto.

    Insiden ini menegaskan bahwa sekuat apa pun teknologi penyimpanan aset, kesalahan manusia tetap menjadi celah terbesar.

    Pola ini juga menunjukkan pergeseran strategi para peretas.

    Alih-alih menghabiskan waktu mencari bug teknis yang kompleks, mereka kini lebih fokus mengeksploitasi psikologi pengguna: mulai dari rasa panik, kepercayaan pada merek besar, hingga kurangnya literasi keamanan digital.

    Step Finance dan Truebit

    Selain phishing Trezor, Januari 2026 juga diwarnai oleh beberapa eksploit besar lain.

    Step Finance, protokol di ekosistem Solana, dilaporkan mengalami kerugian sekitar $30 juta akibat eksploit yang memanfaatkan celah tertentu dalam sistemnya.

    Sementara itu, Truebit, proyek yang berfokus pada verifikasi komputasi off-chain, kehilangan sekitar $26,6 juta dalam insiden terpisah.

    Meski secara nominal lebih kecil dibanding phishing Trezor, dua kasus ini tetap menegaskan bahwa smart contract hack belum sepenuhnya hilang dari lanskap ancaman kripto.

    Namun, jika dilihat secara agregat, dominasi kerugian dari social engineering menunjukkan tren yang jelas: vektor serangan telah bergeser dari kode ke manusia.

    Rotasi Dana Curian ke Monero Soroti Isu Privacy Coin

    Laporan tersebut juga menyoroti pola menarik dalam pergerakan dana hasil kejahatan.

    Sebagian besar aset curian dilaporkan dirotasi ke Monero (XMR), aset kripto yang dikenal dengan fitur privasi tingkat tinggi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, dominasi serangan social engineering dibanding smart contract hack menunjukkan bahwa faktor manusia tetap menjadi celah keamanan terbesar, bahkan bagi pengguna hardware wallet.

    “Rotasi aset curian ke Monero (XMR) juga menyoroti peran privacy coins dalam ekosistem kejahatan siber, berpotensi memicu regulasi lebih ketat,” ujarnya.

    Penggunaan Monero dalam aktivitas pencucian dana kembali memunculkan perdebatan lama terkait privacy coin.

    Di satu sisi, koin privasi dianggap penting untuk kebebasan finansial dan perlindungan data pengguna. Di sisi lain, regulator global semakin menyoroti perannya dalam ekosistem kejahatan siber.

    Tren ini berpotensi memicu pengetatan regulasi terhadap privacy coin, terutama di yurisdiksi yang sudah sensitif terhadap isu pencucian uang dan pendanaan ilegal.

    Implikasi bagi Industri dan Pengguna Kripto

    Kerugian hampir $400 juta dalam satu bulan menjadi pengingat keras bahwa keamanan kripto tidak hanya soal audit kode atau teknologi canggih. Edukasi pengguna kini menjadi garis pertahanan utama.

    Bagi industri, ini berarti proyek dan penyedia layanan harus meningkatkan komunikasi keamanan, memperjelas kanal resmi, serta aktif memperingatkan pengguna soal modus penipuan terbaru.

    Bagi investor dan holder individu, kewaspadaan ekstra, seperti verifikasi ganda sumber informasi dan skeptisisme terhadap pesan mendesak—menjadi keharusan.

    Baca Juga: Gila! Hacker Raup Rp  2 Triliun dari Bank Sentral Brasil dalam Sekejap!

    Lonjakan kerugian kripto di Januari 2026 menegaskan satu hal penting: faktor manusia masih menjadi target paling empuk bagi penjahat siber.

    Dominasi phishing dibanding smart contract hack menunjukkan perubahan lanskap ancaman yang signifikan.

    Dengan semakin canggihnya teknik social engineering dan meningkatnya sorotan regulator terhadap privacy coin seperti Monero, industri kripto dihadapkan pada tantangan ganda: meningkatkan keamanan pengguna sekaligus menjaga keseimbangan antara privasi dan kepatuhan.

    Tanpa perbaikan di sisi edukasi dan kesadaran, risiko kerugian serupa berpotensi terus menghantui pasar kripto sepanjang 2026.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perangi Markas Scam Asia Tenggara

    Pemerintah Inggris meningkatkan tekanan terhadap ekosistem kripto yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal dengan menjatuhkan sanksi terhadap Xinbi, sebuah marketplace berbasis China yang dikaitkan dengan jaringan penipuan di Asia Tenggara.

    Langkah ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas dalam membongkar infrastruktur finansial yang menopang scam centre, bukan sekadar mengejar pelaku individu di lapangan.

    Xinbi Diduga Fasilitasi Aktivitas Ilegal

    Menurut laporan Chainalysis, Xinbi memproses lebih dari US$19,9 miliar transaksi kripto dalam periode 2022 hingga 2025.

    Platform ini diduga menyediakan layanan penting bagi jaringan penipuan, termasuk perdagangan data pribadi curian dan perangkat komunikasi yang digunakan dalam operasi scam.

    Aktivitas ini memperkuat dugaan bahwa marketplace seperti Xinbi berperan sebagai tulang punggung logistik bagi industri penipuan digital yang berkembang pesat di kawasan Asia Tenggara.

    Baca Juga: Kerugian Phishing Kripto Melonjak 200%, Apa yang Harus Diwaspadai?

    Sanksi Meluas ke Jaringan Lain

    Tidak hanya Xinbi, paket sanksi terbaru juga menyasar Huione serta sejumlah operator scam centre yang berbasis di Kamboja.

    Sanksi tersebut mencakup pembekuan aset serta pembatasan akses terhadap sistem keuangan global. Dengan demikian, entitas yang terlibat akan kesulitan mengakses likuiditas dan menjalankan operasional mereka secara normal.

    Langkah ini menunjukkan eskalasi serius dalam pendekatan regulator, yang kini tidak hanya fokus pada individu, tetapi juga pada jaringan dan infrastruktur pendukungnya.

    Regulasi Masuk Fase Baru

    Tim riset dari Tokocrypto menilai bahwa kebijakan ini mencerminkan perubahan signifikan dalam strategi penegakan hukum di sektor kripto.

    “Ini regulasi yang sudah masuk fase serang infrastruktur, bukan lagi sekadar tangkap operator lapangan. Saat pemerintah mulai membidik marketplace, jalur pembayaran, dan ekosistem kripto yang menopang scam centres, pesan ke pasar jelas: fasilitas on-chain yang bersinggungan dengan kejahatan terorganisir sekarang ada di garis tembak langsung negara,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

    Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam jangka panjang, karena memutus sumber daya yang memungkinkan kejahatan terus berlangsung.

    Dampak ke Industri Kripto

    Sanksi terhadap Xinbi dan jaringan terkait berpotensi memberikan dampak luas terhadap industri kripto, khususnya dalam hal kepatuhan (compliance) dan transparansi.

    Platform yang beroperasi di sektor ini kini dihadapkan pada tekanan yang lebih besar untuk memastikan bahwa layanan mereka tidak digunakan untuk aktivitas ilegal.

    Menurut laporan The Block, hal ini dapat mendorong peningkatan penggunaan teknologi analitik blockchain serta kerja sama dengan regulator.

    Di sisi lain, langkah ini juga bisa meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap ekosistem kripto.

    Dengan adanya tindakan tegas terhadap penyalahgunaan, industri dapat terlihat lebih matang dan siap untuk adopsi yang lebih luas.

    Asia Tenggara Jadi Sorotan

    Kawasan Asia Tenggara, termasuk negara-negara seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam, dalam beberapa tahun terakhir memang menjadi pusat perhatian terkait maraknya scam centre berbasis digital.

    Faktor seperti pertumbuhan pengguna internet, adopsi kripto yang cepat, serta celah regulasi di beberapa wilayah membuat kawasan ini rentan dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan terorganisir.

    Dengan sanksi ini, pemerintah Inggris mengirim sinyal kuat bahwa kejahatan berbasis kripto tidak lagi dianggap sebagai isu lokal, melainkan ancaman global yang membutuhkan respons lintas negara.

    Baca Juga: Inggris Pertimbangkan Izinkan Kripto untuk Judi Online

    Langkah Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Xinbi menandai babak baru dalam perang melawan kejahatan kripto.

    Fokus yang kini beralih ke infrastruktur menunjukkan pendekatan yang lebih strategis dan sistematis.

    Bagi industri kripto, ini adalah peringatan sekaligus peluang. Di satu sisi, tekanan regulasi akan meningkat. Namun di sisi lain, upaya ini juga dapat memperkuat legitimasi sektor ini di mata publik dan investor.

    Ke depan, kolaborasi antara regulator, perusahaan blockchain, dan pelaku industri akan menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem kripto yang lebih aman dan berkelanjutan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Negara Bersatu Lawan Penipuan Phishing Kripto

    Koordinasi global dalam penegakan hukum kripto semakin diperkuat.

    Lembaga penegak hukum dari Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada resmi meluncurkan inisiatif bersama bertajuk Operation Atlantic untuk memberantas skema penipuan kripto berbasis approval-phishing.

    Operasi ini menargetkan modus penipuan yang semakin marak, di mana korban ditipu untuk memberikan izin akses ke wallet mereka melalui pop-up atau notifikasi palsu yang tampak meyakinkan.

    Langkah ini menandai evolusi pendekatan regulator dan aparat penegak hukum, yang kini tidak hanya fokus pada aturan, tetapi juga pada tindakan langsung di lapangan.

    Baca Juga: Kerugian Phishing Kripto Melonjak 200%, Apa yang Harus Diwaspadai?

    Apa Itu Approval-Phishing?

    Approval-phishing adalah metode penipuan yang mengeksploitasi fitur smart contract approval pada wallet kripto.

    Dalam skema ini, korban diminta untuk menyetujui transaksi yang sebenarnya memberikan akses penuh kepada pelaku untuk menguras aset.

    Biasanya, serangan dilakukan melalui pop-up palsu yang menyerupai aplikasi resmi, notifikasi keamanan palsu, situs web tiruan (phishing sites), hingga link berbahaya di media sosial atau email.

    Karena transaksi ini disetujui langsung oleh pengguna, banyak korban tidak menyadari bahwa mereka telah memberikan izin berbahaya.

    Fokus Operation Atlantic: Disrupsi Real-Time

    Berbeda dengan pendekatan tradisional yang lebih reaktif, Operation Atlantic dirancang untuk bekerja secara proaktif dan real-time.

    Menurut laporan Coindesk, beberapa fokus utama operasi ini meliputi:

    • Peringatan langsung ke calon korban sebelum transaksi terjadi
    • Panduan pengamanan wallet yang sudah terkompromi
    • Pelacakan dana curian melalui analisis blockchain
    • Upaya pemulihan aset jika memungkinkan

    Pendekatan ini menunjukkan bahwa penegakan hukum kripto kini semakin adaptif terhadap kecepatan dan kompleksitas kejahatan digital.

    Kelanjutan dari Inisiatif Sebelumnya

    Operation Atlantic bukanlah langkah pertama dalam upaya global ini. Operasi ini melanjutkan pola kerja dari inisiatif sebelumnya seperti Project Atlas dan Operation Spincaster.

    Kedua program tersebut juga berfokus pada deteksi dan pencegahan penipuan kripto, namun Operation Atlantic memperluas cakupan dengan kolaborasi lintas negara yang lebih intens.

    Enforcement, Bukan Adopsi

    Meski berkaitan dengan perkembangan ekosistem kripto, langkah ini lebih tepat dikategorikan sebagai penguatan regulasi dan enforcement.

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, inti dari berita ini adalah koordinasi penegakan hukum, bukan ekspansi pasar.

    “Ini sinyal bahwa pengawasan pasar kini bukan cuma soal lisensi dan aturan tertulis, tapi juga kemampuan aparat untuk memburu scam secara aktif dan real-time di level internasional,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

    Dengan demikian, regulasi kripto kini bergerak dari tahap kebijakan menuju aksi nyata.

    Dampak bagi Industri Kripto

    Peluncuran Operation Atlantic berpotensi membawa beberapa dampak penting bagi industri:

    1. Peningkatan Keamanan Pengguna

    Pengguna kripto akan mendapatkan perlindungan lebih baik dari serangan phishing.

    2. Tekanan pada Pelaku Kejahatan

    Koordinasi lintas negara membuat pelaku lebih sulit beroperasi.

    3. Kepercayaan Pasar Meningkat

    Upaya aktif dari regulator dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap ekosistem kripto.

    Tantangan Penegakan Hukum

    Meski menjanjikan, operasi ini juga menghadapi sejumlah tantangan, antara lain sifat anonim transaksi blockchain, perbedaan yurisdiksi antar negara, dan kecepatan inovasi metode penipuan.

    Namun, kolaborasi internasional seperti ini menjadi langkah penting untuk mengatasi hambatan tersebut.

    Baca Juga: Apa Itu Phishing?

    Operation Atlantic menjadi bukti bahwa penegakan hukum di sektor kripto telah memasuki fase baru yang lebih agresif dan terkoordinasi secara global.

    Dengan fokus pada disrupsi real-time terhadap penipuan, operasi ini menunjukkan bahwa perlindungan pengguna kini menjadi prioritas utama.

    Bagi industri kripto, langkah ini merupakan sinyal positif bahwa ekosistem semakin matang, tidak hanya dari sisi teknologi dan adopsi, tetapi juga dari aspek keamanan dan pengawasan.

    Ke depan, kolaborasi lintas negara seperti ini kemungkinan akan menjadi standar dalam menghadapi kejahatan digital yang semakin kompleks.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • OJK Terima 8.929 Laporan Soal Pinjol Ilegal, 1.556 Entitas Diblokir


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengantongi sebanyak 8.929 pengaduan mengenai pinjaman online ilegal. OJK melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (PASTI) juga telah menghentikan 1.556 entitas pinjol ilegal.

    Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi dalam dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Juli 2025.

    Secara keseluruhan, Friderica atau yang akrab disapa Kiky ini bilang, pihaknya mengantongi sebanyak 11.137 pengaduan terkait entitas ilegal periode Januari s.d 24 Juli 2025. Angka tersebut terdiri atas pengaduan tentang pinjol ilegal hingga investasi ilegal.


    “Kami telah menerima 11.137 pengaduan terkait entitas ilegal. Dari total pengaduan tersebut 8.929, pengaduan mengenai pinjaman online (pinjol)ilegal dan 2.208 pengaduan terkait investasi ilegal,” ujar Kiky, melalui saluran telekonferensi, Senin (4/8/2025).

    Sementara itu, Satgas PASTI juga telah menemukan dan menghentikan 1.556 entitas pinjol ilegal. Lalu OJK juga menghentikan 284 penawaran investasi ilegal di sebuah situs dan aplikasi yang berpotensi merugikan masyarakat.

    “Satgas Pasti juga menemukan dan telah mengajukan pemblokiran terhadap 2.422 nomor kontak kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi),” ujar Kiky.

    Selain itu, OJK melalui Satgas Pasti juga memonitor laporan penipuan yang disampaikan masyarakat kepada Indonesia Anti Scam Center (IASC) dan menemukan sebanyak 22.993 nomor telepon dilaporkan terkait penipuan. Terkait hal ini, juga telah dilakukan koordinasi dengan Kementerian Komdigi.

    Sejak peluncurannya di 22 November tahun lalu, IASC telah menerima 204.011 laporan. Angka tersebut terdiri dari 129.793 laporan disampaikan oleh para korban melalui Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), selebihnya juga dilaporkan kepada IASC sebesar 74.218 laporan.

    (shc/rrd)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis uang dolar
    ilustrasi sumber : unsplash.com / adam nir
  • Dukung Transaksi Aman, Posko Bantuan Keliling DANA Buka di 16 Kota


    Jakarta

    Dompet digital DANA menghadirkan Posko Bantuan Keliling di 16 kota seluruh Indonesia. Posko Bantuan Keliling ini bertujuan untuk membantu para pengguna dalam melakukan transaksi dengan dompet digital DANA.

    Chief Risk Officer DANA Indonesia Cary Piantono mengatakan layanan ini bakal memberikan edukasi dan bantuan langsung kepada masyarakat terkait keamanan transaksi digital. Kegiatan perdana posko ini digelar secara serentak pada tanggal 5-6 Juni 2025 di empat titik berbeda, diantaranya Taman Banjir Kanal Timur (Jakarta Timur), Taman Waduk Pluit (Jakarta Utara), Taman Cattleya (Jakarta Barat), dan Taman Puring (Jakarta Selatan).

    “Inisiatif ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, di mana tidak semua masyarakat memiliki akses akan literasi yang cukup terhadap informasi dan perlindungan digital,” kata Cary dalam keterangan tertulis, Selasa (10/6/2025).


    “Salah satu kebiasaan penting yang perlu dilakukan adalah memperbarui aplikasi dompet digital secara berkala. Ini adalah langkah sederhana, namun penting, untuk melindungi keamanan data dan transaksi. Posko Bantuan Keliling hadir sebagai garis pertahanan awal, yaitu dengan mendorong pembaruan aplikasi dan edukasi tentang pentingnya menjaga PIN dan OTP,” sambungnya.

    Dia menjelaskan layanan tersebut bertujuan untuk menekan angka penipuan online. Mengacu data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 23 Mei 2025 tercatat lebih dari 128 ribu laporan penipuan online dengan kerugian mencapai Rp 2,6 triliun.

    “Merespons kondisi ini, DANA mengusung semangat ‘DANA Datang, Bukan Cuma Bawa Bantuan. Tapi Juga Bawa Rasa Aman’ lewat Posko Bantuan Keliling yang ditargetkan menjangkau 50.000 pengguna secara luring serta 1 juta pengguna secara daring. DANA juga mendorong peningkatan penggunaan fitur Scam Checker sebagai langkah preventif menghadapi penipuan digital yang semakin menyasar pengguna sehari-hari,” jelasnya.

    Dia mengatakan posko ini hadir untuk menjangkau seluruh pengguna, termasuk yang berasal dari kelompok rentan seperti pelaku usaha kecil dan menengah, lansia, dan lain-lain.

    “Kehadiran layanan ini menjadi bentuk pendampingan nyata agar masyarakat bisa berkonsultasi langsung, melaporkan kendala, mendapatkan panduan menghindari penipuan, memperbarui aplikasi, hingga terhubung ke tim bantuan daring untuk solusi cepat,” ujar Cary.

    DANA Foto: Dok. DANA

    Sementara itu, Chief Technology Officer DANA Indonesia Norman Sasono mengatakan selama enam bulan ke depan, Posko Bantuan Keliling akan menyambangi 16 kota di seluruh Indonesia, mulai dari Jabodetabek hingga kota-kota di Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan. Posko akan beroperasi dua kali seminggu setiap Kamis dan Jumat, pukul 09.00-15.00, dan terbuka untuk umum secara gratis.

    “Teknologi yang aman bukan hanya soal sistem yang canggih, tapi juga soal kehadiran nyata. Posko Bantuan Keliling hadir tak sekadar membawa bantuan teknis, tapi juga rasa aman dengan membantu memperbarui aplikasi, menyampaikan penjelasan, serta memberikan panduan tentang risiko digital,” kata Norman.

    “Program ini merupakan bagian dari komitmen DANA dalam membangun ekosistem digital yang terpercaya, aman, dan inklusif dengan menggandeng regulator serta menerapkan standar keamanan bersertifikasi internasional,” sambungnya.

    Dia menjelaskan bagi para pengguna yang berada di luar jangkauan posko fisik, pihaknya juga menyiapkan layanan daring. Layanan tersebut berupa live streaming yang berlangsung setiap Kamis pukul 17.00 WIB – 18.00 WIB yang disiarkan di Instagram, TikTok, dan aplikasi DANA. Norman mengatakan melalui layanan daring ini, para pengguna bisa langsung menyampaikan beragam keluhan dan mendapatkan solusinya.

    “Lebih dari sekadar pusat aduan, Posko Bantuan Keliling berfungsi sebagai ruang edukasi publik. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan digital, sekaligus menjawab tantangan nyata di lapangan terkait literasi dan kepercayaan terhadap sistem pembayaran digital,” ungkapnya.

    Sementara itu, Perwakilan dari Kantor Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arif Waluyo Birowo menyambut baik upaya yang dilakukan oleh DANA. Dia menjelaskan layanan tersebut mampu memperkuat sistem keamanan pembayaran nasional.

    “Peran aktif pelaku industri dalam mendekatkan edukasi digital kepada masyarakat sangat penting, terutama di masa ketika ancaman siber semakin kompleks dan menyasar berbagai lapisan pengguna. Inisiatif seperti Posko Bantuan Keliling merupakan bentuk konkret inklusi keuangan dan perlindungan konsumen yang patut didukung,” tutup Arif.

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Lewat Fitur Ini, Pluang Perkuat Sistem Keamanan Cegah Online Scam


    Jakarta

    Maraknya modus penipuan digital seperti telepon palsu, tautan berbahaya, hingga aplikasi tiruan membuat perlindungan data pribadi dan aset digital menjadi semakin krusial. Menjawab tantangan tersebut, Pluang menghadirkan lapisan keamanan terbaru berbasis biometrik untuk memastikan setiap akun hanya bisa diakses oleh pemiliknya.

    Melalui fitur Liveness Check dan Face Match, Pluang kini menerapkan triple layer security yang mampu mendeteksi keaslian pengguna secara real-time. Teknologi ini memastikan bahwa proses login tidak hanya mengandalkan kata sandi atau kode OTP, tetapi juga verifikasi wajah yang mencocokkan pengguna asli dengan data biometrik yang tersimpan.

    Lapisan keamanan tambahan ini memberikan proteksi maksimal, termasuk jika ada pihak lain yang mencoba masuk melalui perangkat atau email pribadi pengguna. Dengan sistem biometrik tersebut, upaya pengambilalihan akun dapat diminimalisir, sehingga aktivitas investasi dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.


    Pluang menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan data serta aset pengguna. Untuk memastikan operasional yang transparan dan terpercaya, Pluang juga bekerja sama dengan berbagai mitra yang berizin serta diawasi oleh lembaga pemerintah terkait.

    Dengan pengamanan yang semakin ketat ini, pengguna dapat berinvestasi dengan lebih tenang, tanpa perlu khawatir terhadap ancaman penipuan online yang semakin canggih.

    Simak juga Video ’97 WNI Kabur dari Perusahaan Online Scam Kamboja’:

    (akd/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Hentikan SMS Spam di HP: Block, Filter, Report!

    Jakarta

    Menerima SMS spam mungkin membuat sebagian orang merasa tidak nyaman. SMS spam ini sering berisi penawaran yang tidak jelas, tetapi ada juga SMS spam yang sebenarnya adalah penipuan.

    Tanpa disadari, bisa saja informasi pribadi dan sensitif jatuh ke tangan penipu atau scammer. Bisa juga scammer menggunakan SMS spam untuk meminta transferan uang dari penerima SMS.

    Cara Hentikan SMS Spam di HP

    Kamu jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan SMS spam di HP. Simak di artikel berikut.


    1. Block SMS Spam di HP

    Cara paling mudah menghentikan SMS spam adalah memblokir nomor HP yang mengirim SMS spam tersebut.

    Di HP iPhone, mengutip situs support Apple, detikers bisa membuka SMS spam lalu menekan nomor HP pengirimnya. Lalu tekan Info dan klik Block this Caller.

    Block SMS spam juga bisa dilakukan di HP Android. Mengutip Aura, buka aplikasi SMS dan pilih satu SMS spam. Tekan lama, lalu pilih Block.

    Jika ada banyak nomor spam, pengguna harus memblokir nomor satu per satu.

    2. Filter SMS Spam di HP

    Cara kedua untuk menghentikan SMS spam adalah menandai pesan spam menggunakan filter keyword atau kata kunci tertentu. Berikut cara mengatur filter kata kunci di HP Android menurut eVantage Technology.

    • Buka aplikasi SMS, lalu pilih ikon Settings
    • Pilih Spam filter
    • Pilih Add to spam phrases. Detikers bisa memasukkan beberapa kata kunci yang sering muncul di pesan spam. Berhati-hatilah dalam memilih kata kunci, sebab kata tersebut akan diblokir dari nomor manapun.

    Perlu diingat, cara memfilter kata kunci bisa berbeda-beda untuk tiap jenis HP. Aplikasi SMS bawaan iPhone tidak memiliki fitur filter kata kunci, tetapi pengguna iPhone bisa memfilter SMS dari nomor yang tidak dikenal. Berikut caranya.

    • Buka Settings lalu masuk ke Messages
    • Pilih Message Filtering, lalu aktifkan Filter Unknown Senders.

    Jika ada nomor tidak dikenal yang mengirim SMS, pesannya akan disaring masuk ke Unknown Senders. Link yang dikirim dari nomor tidak dikenal tidak bisa dibuka, kecuali jika detikers menjadikannya sebagai nomor yang dikenal dengan cara memasukkan nomor tersebut ke kontak atau membalas SMS-nya.

    3. Report Nomor SMS Spam di HP

    Terakhir, detikers bisa melaporkan nomor SMS spam ke operator masing-masing. Pelaporan nomor spam bisa dilakukan melalui format SMS atau mengontak layanan pengaduan melalui media sosial atau situs resmi operator masing-masing.

    Tak hanya itu, detikers juga bisa melaporkan nomor SMS spam ke Kementerain Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Mengutip situs resmi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (DJPPI) Kominfo, masyarakat bisa melaporkan nomor spam ke situs aduannomor.id.

    Ketika melaporkan nomor spam, pastikan detikers melampirkan screenshot SMS atau rekaman percakapan yang menunjukkan indikasi penipuan. Selanjutnya, laporan tersebut akan diverifikasi oleh petugas, dan apabila terbukti, operator akan melakukan pemblokiran.

    Itu dia cara menghentikan SMS spam di HP. Ketika menerima SMS spam, sebaiknya jangan berinteraksi atau membalas pesannya. Segeralah mengambil langkah-langkah di atas demi keamanan informasi pribadi kita.

    (fds/fds)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 5 Cara Belanja Online Aman dan Menghindari Penipuan

    Jakarta

    Seiring dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan layanan digital, kejahatan siber terus mengintai. Ada tips cerdas yang bisa dilakukan agar tidak jadi korban penipuan online.

    Tak hanya mengintai transaksi jual-beli online, penipuan ini juga menyasar berbagai interaksi online lainnya di tengah masyarakat. Modusnya pun beragam, mulai dari uang untuk klaim hadiah undian, menaikkan rating toko atau marketplace, hingga iming-iming investasi dengan keuntungan di luar logika yang bisa membuat konsumen terlena.

    Blibli yang merupakan e-commerce Indonesia membagikan lima tips cerdas dan mudah diterapkan masyarakat agar tidak jadi korban penipuan online.


    1. Jangan pernah transfer uang kepada orang tidak/baru dikenal

    Ketika memutuskan bertemu tatap muka dengan orang yang baru dikenal secara daring, atau istilahnya ‘kopi darat’, pastikan tidak membahas terlalu jauh hingga urusan pribadi, apalagi sampai mengiyakan untuk transfer perbankan.

    Begitupun saat belanja online, jangan pernah mengiyakan permintaan transfer ke nomor rekening yang tidak dikenal, meskipun nama yang tertera di rekening sama atau berbeda dengan nama yang diakui penjual.

    Berbeda dengan transaksi melalui kanal pembayaran di e-commerce, dana yang ditransfer langsung ke rekening pribadi dan tidak dikenal, tidak bisa dibatalkan, apalagi ditarik kembali. Untuk itu, pastikan pembayaran hanya dilakukan melalui kanal-kanal payment resmi dan terverifikasi.

    Jika perlu, cek kredibilitas nomor rekening yang dituju dalam transaksi online lewat verifikasi di situs CekRekening.id milik Kemkominfo RI.

    2. Hindari berkomunikasi dengan seller di luar fitur chat yang disediakan marketplace

    Demi keamanan saat belanja di marketplace, hindari berkomunikasi dengan seller secara personal lewat platform lain, apalagi jika diminta mentransfer pembayaran ke rekening pribadi seseorang.

    Waspada juga terhadap nomor WhatsApp (WA) tidak dikenal yang mengatasnamakan Blibli, termasuk menghindari perintah mengklik sebuah tautan yang biasanya berisi scam. Mengecek nomor telepon tidak dikenal via aplikasi pengidentifikasi kontak juga bisa jadi solusi cerdas terhindar dari penipuan online.

    3. Transaksi belanja online secara penuh hanya via marketplace atau e-commerce resmi

    Hindari melakukan transaksi belanja online di luar aplikasi-aplikasi yang terverifikasi pada app market di masing-masing sistem operasi. Contohnya, di Blibli, seluruh layanan hanya ditawarkan lewat situs resmi Blibli dan aplikasi yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS dari platform download resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store. Jika menemukan link menyerupai domain Blibli seperti blibli8.vip, blibli7.xyz, maka bisa dipastikan adalah penipuan.

    4. Baca teliti deskripsi transaksi online dan rangkuman biaya yang akan dibayarkan

    Saat bertransaksi online, pastikan membaca dengan seksama seluruh detail deskripsinya, termasuk rangkuman biaya dan tata cara pembayaran yang akan dilakukan.

    Jangan pernah detikers mentransfer pembayaran jika merasa ada kejanggalan pada nomor rekening tujuan, biaya tambahan yang tidak lazim, atau penggunaan tautan khusus yang mencurigakan. Khusus belanja online, biasanya toko bodong atau palsu menggunakan desain amatir, serta foto profil, logo, dan feed yang ala kadarnya.

    5. Waspadai nomor kontak palsu atau mencurigakan dengan verifikasi melalui saluran komunikasi resmi

    Seringkali karena ingin memastikan ketersediaan dan kualitas produk yang ingin dibeli, pelanggan berinisiatif mencari nomor kontak yang bisa dihubungi ataupun alamat toko yang bisa dikunjungi melalui mesin pencari.

    Pastikan keakuratan informasi dengan mengecek lokasi toko yang tercantum di platform. Juga, verifikasi nomor kontak toko dengan mengunjungi AduanNomor.id milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

    “Berbagai modus penipuan mengintai korban tanpa pandang bulu, sehingga siapapun dapat menjadi korbannya. Kita perlu terus waspada agar terhindar dari aksi tipu-tipu yang merugikan,” pungkas Blibli.

    (agt/fyk)



    Sumber : inet.detik.com