Tag: Scroll

  • Solusi Peningkatan Skala Ethereum yang Hemat Biaya

    Scroll (SCR) adalah solusi zkRollup Layer 2 yang menggunakan teknologi zero knowledge proof untuk meningkatkan skala Ethereum, membuatnya lebih murah dan lebih cepat tanpa mengorbankan keamanan dan kompatibilitas. Ethereum memiliki ekosistem yang paling dinamis tetapi padat dan mahal.

    Apa Itu Scroll (SCR)?

    Scroll adalah teknologi penskalaan yang membantu Ethereum memproses transaksi lebih cepat dengan mengalihkan sebagian aktivitas dari rantai utama Ethereum. Dengan teknologi zk-rollup, Scroll membuat transaksi lebih murah, menjadikan layanan aplikasi terdesentralisasi (DApps) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi) lebih terjangkau bagi pengguna.

    Selain itu, Scroll memungkinkan pengembang menggunakan alat dan kontrak pintar Ethereum tanpa harus menulis ulang kode, sehingga integrasinya lebih mudah.

    Mengapa Scroll Dibutuhkan?

    Ethereum sering mengalami kemacetan saat banyak pengguna aktif secara bersamaan, menyebabkan biaya transaksi (gas fee) meningkat dan proses menjadi lebih lambat. Scroll hadir untuk mengatasi masalah ini, memungkinkan transaksi lebih cepat dan biaya lebih rendah tanpa mengorbankan keamanan serta desentralisasi.

    Bagaimana Cara Kerja Scroll?

    Ilustrasi Scroll (SCR).
    Ilustrasi Scroll (SCR).

    Scroll bekerja sebagai solusi Layer 2 di atas Ethereum. Transaksi diproses di luar rantai utama (off-chain) dan kemudian ringkasannya dikirim kembali ke Layer 1 Ethereum untuk diverifikasi. Dengan pendekatan ini, kemacetan berkurang, transaksi lebih cepat, dan biaya menjadi lebih rendah.

    Scroll menggunakan zk-rollup (zero-knowledge rollup) yang mengandalkan bukti tanpa pengetahuan (ZKP) untuk memastikan bahwa transaksi off-chain diproses dengan aman tanpa perlu verifikasi ulang di Ethereum. Proses ini membuat jaringan lebih efisien.

    Arsitektur Tiga Lapisan Scroll

    1. Lapisan Penyelesaian: Berbasis di Ethereum, lapisan ini memverifikasi bukti zk-rollup dan memastikan data tersedia.
    2. Lapisan Pengurutan: Di sinilah transaksi diatur dan dikelompokkan sebelum dikirim kembali ke Ethereum untuk verifikasi.
    3. Lapisan Pembuktian: Sekumpulan komputer (provers) menghasilkan bukti validitas transaksi menggunakan ZKP.

    Keunggulan Scroll

    1. Transaksi Lebih Cepat dan Skalabel
      Scroll memungkinkan Ethereum menangani lebih banyak transaksi tanpa mengorbankan kecepatan.
    2. Biaya Lebih Rendah
      Dengan zk-rollup, Scroll secara signifikan menurunkan biaya transaksi, sehingga penggunaan DApps dan pengiriman kripto menjadi lebih terjangkau.
    3. Keamanan yang Terjamin
      Meski transaksi diproses di luar rantai utama, Scroll tetap memastikan keamanan setara dengan transaksi langsung di Ethereum.
    4. Kompatibel dengan Ethereum
      Scroll sepenuhnya kompatibel dengan ekosistem Ethereum yang sudah ada, sehingga pengembang bisa mengintegrasikannya tanpa perlu mengubah kode atau alat yang ada.

    Token SCR: Bagian Penting dari Ekosistem Scroll

    Ilustrasi Scroll (SCR).
    Ilustrasi Scroll (SCR).

    SCR adalah token utilitas dan tata kelola asli Scroll. Token SCR memiliki beberapa fungsi utama dalam ekosistem Scroll, antara lain:

    • Tata Kelola: Pemegang SCR dapat berpartisipasi dalam keputusan penting tentang pembaruan protokol.
    • Penghargaan Jaringan: Token ini digunakan sebagai hadiah untuk sequencers dan provers yang memastikan transaksi berjalan dengan baik.
    • Staking: Pengguna dapat mempertaruhkan token SCR untuk membantu menjaga keamanan jaringan dan mendapatkan hadiah.

    Di Mana Anda Bisa Membeli Scroll (SCR)?

    Scroll (SCR) tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian SCR bisa dilakukan melalui bursa kripto seperti Tokocrypto mulai tanggal 22 Oktober 2024 jam 15:00 WIB dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan SCR/USDT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Kesimpulan

    Scroll (SCR) adalah solusi inovatif yang mempercepat dan menghemat biaya transaksi di jaringan Ethereum, menjadikannya pilihan ideal bagi pengguna dan pengembang. Dengan kompatibilitas penuh dengan Ethereum dan keamanan yang terjamin, Scroll membantu mengatasi tantangan skalabilitas sambil menjaga jaringan tetap efisien dan terjangkau.

    Seiring dengan terus berkembangnya ekosistem Ethereum, teknologi seperti Scroll akan semakin penting dalam memastikan jaringan dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat.

    Baca juga: Apa Itu BNSOL (Binance Staked SOL) dan Bagaimana Cara Kerjanya?


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Airdrop Scroll Pertama. Siapa yang Berhak dan Bagaimana Caranya?

    Scroll, sebuah proyek yang membangun ekosistem terdesentralisasi, meluncurkan airdrop pertama untuk komunitasnya! Ini adalah cara Scroll mengapresiasi orang-orang yang sudah berkontribusi dalam pengembangan dan pertumbuhan platform ini.

    Apa itu Airdrop dan Mengapa Penting?

    Airdrop adalah pembagian token gratis untuk pengguna sebagai bentuk penghargaan atas keterlibatan mereka.

    Airdrop Scroll adalah kegiatan membagikan token SCR gratis yang diadakan untuk membangun ekosistem yang bisa diakses semua orang, dan untuk merayakan kontribusi komunitas dari berbagai belahan dunia.

    Berapa Banyak Airdrop yang Dibagikan?

    Untuk event airdrop ini, Scroll membagikan 7% dari total pasokan tokennya (SCR).

    Siapa Saja yang Akan Mendapat Airdrop dari Scroll Ini?

    Komunitas-komunitas yang telah berkontribusi dalam berbagai aktivitas Scroll akan mendapatkan bagian, termasuk acara lokal dan internasional, proyek yang inovatif, serta partisipasi dalam penelitian teknologi.

    Kontributor dikategorikan sebagai berikut.

    1. Peserta Komunitas: Orang-orang yang terlibat dalam kegiatan online di platform Scroll.
    2. Proyek Ekosistem: Mereka yang sudah membangun berbagai projek di atas jaringan Scroll/
    3. Kontributor Industri: Peneliti, pengembang open-source, kontributor teknikal, penyedia data edukasional yang mendukung ekosistem Ethereum.
    4. Komunitas Global: Penyelenggara acara global, pemenang hackathon, Road to Devcon dan penerjemah konten Ethereum yang sudah mendukung Scroll.

    Pembagian Airdrop Berdasarkan Kategori Kontributor

    • Peserta Komunitas: Scroll memberikan 55 juta token SCR kepada orang-orang yang telah aktif di platform ini.
    • Proyek Ekosistem: 6,977 juta token untuk lebih dari 100 proyek inovatif yang sudah dibuat di Scroll.
    • Kontributor Industri: Token juga diberikan kepada peneliti dan pengembang yang membantu membangun teknologi Scroll. Ada beberapa kategori lagi dalam kontributor industri, dan setiap kategori kontributor industri menerima jumlah airdrop token SCR yang berbeda.
    • Komunitas Global: 3,235 juta token akan diterima oleh komunitas global. Setiap kategori komunitas global akan menerima airdrop SRC dengan jumlah yang berbeda.

    Bonus Tambahan untuk Komunitas

    Selain airdrop di atas, Scroll juga menyediakan bonus tambahan untuk komunitas yaitu:

    Flat Boost Sebesar 10 Juta SCR

    Ini adalah bonus tambahan dimana semua orang yang memenuhi syarat akan mendapatkan bagian token yang sama banyaknya, tanpa peduli berapa banyak poin (Marks) yang mereka kumpulkan. Tujuannya agar pembagian token lebih adil dan merata.

    Onchain Bonus Sebesar 5 Juta SCR

    Bonus ini akan diberikan untuk partisipan yang memenuhi kriteria khusus, yaitu:

    • Punya nama ENS (Ethereum Name Service)
    • Mendonasikan dana melalui platform Gitcoin dan Juicebox
    • Menggunakan smart contract wallet di Scroll.

    Canvas Marks Booster

    Canvas adalah program eksperimental dari Scroll untuk mencoba sistem identitas di Scroll. Kontriburor akan menerima lencana (badges) yang bisa ditukar dengan poin bernama “Marks”. Semakin banyak lencana, semakin tinggi bonus yang didapat.

    Scroll akan memberikan airdrop juga kepada kontributor program Canvas ini.

    Jadwal dan Cara Klaim Airdrop

    • Snapshot: Penilaian siapa saja yang berhak menerima airdrop Scroll akan dilakukan pada 19 Oktober 2024.
    • Mulai Klaim Airdrop Scroll: Selasa, 22 Oktober 2024.
    • Batas Waktu Klaim: 90 hari sejak tanggal dibuka.
    • Cara Klaim: Kunjungi halaman resmi klaim Airdrop Scroll dan connect wallet di sana.

    FAQ Airdrop Scroll

    1. Apa itu Airdrop Scroll?
      Airdrop Scroll adalah pembagian token SCR gratis sebagai apresiasi kepada komunitas.
    2. Siapa saja yang bisa mendapatkan Airdrop Scroll?
      Peserta komunitas, proyek ekosistem, kontributor industri, dan komunitas global berhak mendapatkan airdrop.
    3. Kapan dan bagaimana cara klaim airdrop?
      Klaim dibuka 22 Oktober 2024 dan berlangsung selama 90 hari. Cara adalah dengan connect wallet di sini.
    4. Apa rencana masa depan Scroll setelah airdrop ini?
      Scroll akan meluncurkan program Scroll Open untuk mendukung proyek inovatif.
    5. Bagaimana cara ikut berperan lebih aktif dalam komunitas Scroll?
      Anda bisa mendaftar sebagai delegate dan terlibat dalam pengambilan keputusan.

    Ingin tahu berapa harga terbaru Scroll atau tertarik untuk trading Scroll? Yuk, cek langsung di Tokocrypto! Tersedia di Android dan iOS. Download sekarang dan temukan peluang menarik di dunia kripto.

    Sumber: Introducing Scroll’s First Airdrop: A Celebration of the Global Community


    DISCLAIMERArtikel ini bukan ajakan untuk berinvestasi di token tertentu. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Scroll Rilis Update “Euclid”: Pangkas Biaya Layer 2 ETH Hingga 90%

    Scroll, salah satu solusi Layer 2 terkemuka untuk Ethereum, baru saja meluncurkan pembaruan besar bertajuk Euclid. Pembaruan ini disebut-sebut sebagai inovasi paling signifikan sejak peluncuran mainnet Scroll, dengan janji memangkas biaya transaksi hingga 90%, sekaligus meningkatkan performa jaringan dan memperkuat sistem keamanannya.

    Menurut Cointrackdaily, langkah ini hadir di tengah persaingan yang semakin ketat dengan blockchain Layer 1 seperti Solana, serta perdebatan terus-menerus seputar efektivitas strategi rollup Ethereum dalam penskalaan.

    Apa yang Baru dari Euclid?

    Euclid menghadirkan serangkaian peningkatan teknologi, dimulai dari arsitektur zero-knowledge (ZK) rollup yang diperbarui secara menyeluruh. Salah satu inovasi kunci adalah penerapan sistem pembuktian OpenVM, yang menyederhanakan verifikasi transaksi dengan kode yang lebih efisien dan transparan. Ini memungkinkan throughput transaksi yang jauh lebih cepat dengan menghapus batasan teknis sebelumnya, seperti pemeriksa kapasitas sirkuit.

    Scroll juga kini mengadopsi komitmen status berbasis Merkle-Patricia Trie (MPT) — struktur yang sejalan dengan infrastruktur inti Ethereum. Ini membantu meningkatkan efisiensi sequencer dan memudahkan pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApp).

    Pergerakan harga Scroll (SCR/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Scroll (SCR/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dukungan untuk Fitur Ethereum Terbaru

    Scroll memperkuat inovasinya dengan integrasi dua proposal terbaru:

    • EIP-7702: Membawa konsep abstraksi akun, memungkinkan Akun Milik Eksternal (EOA) berperilaku seperti kontrak pintar, membuka peluang untuk jenis transaksi yang lebih fleksibel.
    • RIP-7212: Proposal Peningkatan Rollup pertama yang menyertakan fitur keamanan tambahan seperti autentikasi biometrik dan kemampuan abstraksi lanjutan.

    Siap Menuju Desentralisasi Penuh

    Pembaruan ini memposisikan Scroll sebagai Layer 2 yang “Stage-1 ready” — istilah dari Vitalik Buterin dan L2BEAT yang menandai kesiapan menuju desentralisasi sejati dengan tetap menjaga standar keamanan tinggi ala Ethereum. Dengan menghentikan sistem pembuktian lama berbasis halo2, Scroll kini lebih siap menangani transaksi kompleks dan meningkatkan skalabilitas jaringan.

    Pembaruan Euclid datang beberapa bulan setelah peluncuran token tata kelola Scroll, SCR, yang menuai kritik karena dianggap terlalu menguntungkan pemegang besar dan pengguna Binance. Meskipun begitu, pembaruan ini menegaskan komitmen Scroll untuk terus menyempurnakan infrastrukturnya, menjadikannya pemain penting dalam ekosistem Ethereum Layer 2 yang terus berkembang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18, Scroll Layar Jadi Mudah

    Jakarta

    Apple menghadirkan berbagai fitur baru di iOS 18. Dari sekian banyak fitur, salah satunya yang menarik perhatian banyak orang adalah Eye Tracking.

    Hadirnya fitur Eye Tracking dapat membantu pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas. Jadi, kamu bisa menggunakan iPhone dengan hanya menggerakkan mata saja.

    Beberapa hal yang bisa dilakukan lewat Eye Tracking adalah menggulir layar, membuka aplikasi, dan berinteraksi dengan konten di layar. Sebagai contoh, kamu bisa menggerakkan mata ke bawah untuk memerintahkan iPhone agar menggulir layar ke bawah. Mudah bukan?


    Sayangnya, tak semua iPhone yang mendapatkan pembaruan ke iOS 18 bisa mengaktifkan Eye Tracking. Jadi, hanya beberapa tipe iPhone saja yang bisa menggunakan fitur ini.

    Lantas, bagaimana cara mengaktifkan fitur Eye Tracking di iOS 18? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18

    Mengaktifkan fitur Eye Tracking ternyata cukup mudah, lho. Mengutip laman Support Apple, berikut cara mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18:

    • Buka ‘Settings’ di iPhone
    • Kemudian pilih menu ‘Accessibility’
    • Lalu pilih ‘Eye Tracking’
    • Kemudian aktifkan fitur tersebut dengan menggeser tombol ke kanan.
    Eye Tracking iOS 18Eye Tracking iOS 18 Foto: detikINET

    Sebelum bisa menggunakan Eye Tracking, detikers harus melakukan kalibrasi mata. Ikuti panduan untuk kalibrasi mata dengan mengikuti titik-titik warna yang muncul di layar. Hal ini penting dilakukan agar iPhone dapat mendeteksi gerakan mata secara akurat.

    Setelah proses kalibrasi selesai, kamu bisa menggunakan Eye Tracking untuk beberapa hal, mulai dari membuka aplikasi hingga scroll layar. Posisikan iPhone dengan jarak sekitar 45 cm dari mata untuk menampilkan Assistive Touch di layar.

    Daftar iPhone dan iPad yang Mendukung Eye Tracking

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tak semua perangkat Apple dapat mendukung fitur Eye Tracking meski mendapat pembaruan ke iOS 18. Apakah perangkatmu support Eye Tracking atau tidak? Simak daftarnya di bawah ini:

    • iPhone 12 atau lebih baru
    • iPhone SE generasi tiga
    • iPad Pro (M4)
    • iPad Pro 12.9-inch (generasi ke-5 atau lebih baru)
    • iPad Pro 11-inch (generasi ke-3 atau lebih baru)
    • iPad (generasi ke-10)
    • iPad Air (M2)
    • iPad Air (generasi ketiga atau lebih baru)
    • iPad mini (generasi ke-6).

    Itu tadi cara mengaktifkan fitur Eye Tracking di iOS 18 agar scroll layar bisa menggunakan gerakan mata. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Ini Cara Menggunakan VPN di Android, iOS, dan PC-Laptop

    Jakarta

    Seiring majunya teknologi, berselancar di internet semakin mudah dan cepat. Namun, ada sejumlah hal yang harus diwaspadai terkait data pribadi. Untuk mencegah hal tersebut, akhirnya banyak orang yang menggunakan VPN.

    Dahulu, VPN berfungsi untuk menyambungkan jaringan antar gedung perkantoran secara aman. Tapi sekarang, VPN semakin populer karena bisa terhubung antara satu jaringan dengan jaringan lainnya dengan sistem pribadi (private).

    Selain di PC atau laptop, kini VPN bisa digunakan di smartphone Android dan iOS. Lalu, bagaimana cara menggunakan VPN? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Apa Itu VPN?

    VPN merupakan singkatan dari Virtual Private Network. Dilansir situs NordVPN, VPN adalah sebuah jaringan virtual yang membantu dalam melindungi privasi atau data diri seseorang ketika beraktifitas secara online di internet.

    VPN berfungsi untuk membuat koneksi jaringan yang aman dan terlindungi saat menggunakan jaringan publik. Selain itu, VPN membantu untuk mengenkripsi traffic internet dan menyamarkan identitas pribadi seseorang.

    Penggunaan VPN membuat pihak ketiga jadi lebih sulit dalam melacak aktivitas online serta mencuri data atau informasi pribadi. Sebab, enkripsi berlangsung secara real time.

    Cara Menggunakan VPN

    VPN kini bisa digunakan di smartphone Android, iOS, serta PC atau laptop. Cara pakainya juga gampang, namuan detikers harus mengunduh aplikasi VPN terlebih dahulu.

    Ada banyak aplikasi VPN yang tersedia saat ini, mulai dari Turbo VPN, NordVPN, hingga Thunder VPN. Tinggal pilih mana di antara aplikasi VPN tersebut yang punya fitur mumpuni.

    Beberapa VPN juga bisa digunakan secara gratis, akan tetapi punya fitur yang terbatas. Kalau ingin mendapatkan fitur melimpah, detikers perlu berlangganan.

    Kalau sudah unduh aplikasi VPN, kini detikers tinggal menggunakannya. Berikut cara menggunakan VPN yang dilansir situs CNET.

    1. Cara Menggunakan VPN di Android

    • Download aplikasi VPN terlebih dahulu di Play Store
    • Jika sudah, buka aplikasi VPN
    • Setelah itu, ikuti arahan sampai berada di halaman utama VPN
    • Di layar akan muncul tombol ‘Connect’ atau ‘Tap To Connect’, lalu ketuk tombol tersebut
    • Tunggu beberapa saat sampai kamu terhubung ke VPN.

    Sebagai catatan, kalau menggunakan VPN secara gratis maka tidak bisa memilih server, sehingga servernya dipilih secara otomatis. Jika kamu berlangganan maka dapat dengan bebas memilih server dari berbagai negara.

    2. Cara Menggunakan VPN di iOS

    • Download aplikasi VPN terlebih dahulu di App Store
    • Jika sudah, buka aplikasi VPN
    • Setelah itu, ikuti arahan sampai berada di halaman utama VPN
    • Di layar akan muncul tombol ‘Connect’ atau ‘Tap To Connect’, lalu ketuk tombol tersebut
    • Tunggu beberapa saat sampai kamu terhubung ke VPN.

    3. Cara Menggunakan VPN di PC atau Laptop

    • Install VPN terlebih dahulu di PC atau laptop.
    • Kemudian klik ikon ‘Network; di bagian kanan bawah taskbar
    • Lalu pilih menu ‘Network Settings’
    • Kemudian pilih opsi ‘Add a VPN Connection’
    • Di bagian VPN provider, pilih ‘Windows (built-in)’
    • Pada VPN type, pilih ‘Automatic’
    • Di bagian ‘Type of sign-in info’ pilih ‘Username and password’
    • Selanjutnya, isi ‘Connection Name’ dan ‘Server Name or Address’. Opsi ini dapat berbeda-beda tergantung penyedia VPN yang dipakai
    • Scroll ke bawah, lalu akan menemukan opsi pengisian nama pengguna dan kata sandi untuk VPN. Lalu, masukkan informasi yang disediakan oleh VPN
    • Setelah itu, klik ‘Save’ dan tutup jendela Settings
    • Klik ikon Wi-Fi di bagian kanan bawah taskbar, kemudian pilih koneksi VPN yang baru dibuat
    • Terakhir, klik ‘Connect’ untuk memulainya
    • Tunggu beberapa saat sampai VPN telah terhubung.

    Manfaat Menggunakan VPN

    Ada sejumlah manfaat dari menggunakan VPN ketika berselancar di internet, yaitu:

    1. Lebih menjaga privasi karena alamat IP yang menunjukkan lokasi kamu tidak terlihat
    2. Dapat membantu menghindari CAPTCHA ketika sedang bepergian ke luar negeri
    3. Bisa dipakai untuk menonton film streaming dari berbagai negara
    4. Dapat menurunkan ping atau mencegah serangan DDoS (Distributed Denial of Service) saat bermain game online.

    Itu dia cara menggunakan VPN di Android, iOS, dan PC atau Laptop. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/inf)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ini 5 Cara Melihat RAM di HP Android dengan Mudah

    Jakarta

    RAM merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah smartphone. Sebagai informasi, Random Access Memory atau RAM adalah tempat penyimpanan memori sementara yang membuat informasi dapat segera diakses oleh program.

    Salah satu fungsi utama RAM dalam smartphone adalah untuk mendukung kegiatan multitasking, seperti menonton YouTube, bermain game, hingga membalas pesan di WhatsApp dengan cepat dan lancar. Semakin besar kapasitas RAM pada sebuah smartphone, maka semakin lancar dalam multitasking.

    Mengutip situs Android Authority, minimum kapasitas RAM pada sebuah smartphone di 2024 adalah 8 GB. Maka dari itu, banyak smartphone entry-level yang menawarkan kapasitas RAM 8 GB, tapi ada juga opsi RAM 6 GB dengan harga yang lebih murah.


    Namun, disarankan untuk membeli smartphone dengan kapasitas RAM minimal 8 GB. Jika punya budget lebih, sebaiknya beli smartphone yang memiliki kapasitas RAM 12 GB, biasanya tersedia dalam kelas mid-range dan flagship.

    Jika smartphone detikers saat ini sudah terasa lemot, mungkin HP yang kamu beli dulu kapasitas RAM-nya masih kecil. Lantas, bagaimana cara melihat RAM di HP? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Cara Melihat RAM di HP Android

    Sedikit informasi, cara melihat RAM di HP umumnya dilakukan pada perangkat Android karena sudah tersedia di menu ‘Pengaturan’ (settings). Namun, setiap merek smartphone Android punya cara yang sedikit berbeda untuk melihat kapasitas RAM.

    Dilansir situs Lifewire, berikut sejumlah cara melihat RAM di HP Android dengan mudah dan cepat:

    1. Cara Melihat RAM di HP Samsung

    • Buka menu ‘Settings’ di HP
    • Scroll ke bawah dan pilih opsi ‘Battery and Device care’
    • Setelah itu pilih kolom ‘RAM’
    • Kini, kamu bisa melihat kapasitas RAM sekaligus membersihkan RAM yang sudah penuh.

    2. Cara Melihat RAM di HP Vivo

    • Buka menu ‘Settings’ di HP
    • Scroll ke bawah dan pilih opsi ‘RAM & storage space’
    • Lalu pilih kolom ‘RAM’
    • Setelah itu, kamu bisa melihat kapasitas RAM di smartphone.

    3. Cara Melihat RAM di HP Realme

    • Buka menu ‘Settings’ di HP
    • Scroll ke bawah dan pilih opsi ‘About phone’
    • Pilih kolom ‘Version’
    • Lalu ketuk kolom ‘Build number’ sebanyak 7 kali hingga muncul notifikasi di layar ‘You are now in Developer mode’
    • Kembali ke menu ‘Settings’ dan pilih opsi ‘Additional settings’
    • Ketuk kolom ‘Developer options’
    • Lalu ketuk kolom ‘Memory’
    • Kini, detikers bisa melihat kapasitas RAM di HP.

    4. Cara Melihat RAM di HP Google Pixel

    • Buka menu ‘Settings’ di HP
    • Scroll ke bawah dan pilih opsi ‘System’
    • Pilih kolom ‘Developer’
    • Lalu ketuk ‘Developer options’
    • Kemudian ketuk kolom ‘Memory’
    • Setelah itu, kamu bisa melihat kapasitas RAM di HP.

    5. Cara Melihat RAM di HP Oppo

    • Buka menu ‘Settings’ di HP
    • Scroll ke bawah dan pilih opsi ‘About phone’
    • Kemudian pilih kolom ‘RAM’ di layar
    • Kini, detikers bisa melihat kapasitas RAM di HP.

    Sebagai catatan, cara melihat kapasitas RAM di HP bisa berbeda-beda tergantung dari versi sistem operasi (OS) yang digunakan. Untuk pengguna OS lama, mungkin ada sedikit perbedaan tampilan dibandingkan dengan OS terbaru.

    Itu dia cara melihat RAM di HP Android dengan mudah dan cepat. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com