Tag: sctv

  • Media Cup 2025 Beres, Sejarah Baru Tercipta


    Jakarta

    Gelaran Mandiri Media Cup 2025 telah selesai dilaksanakan. Turnamen mini soccer antarmedia ini menciptakan sejarah setelah SCTV hat-trick gelar juara.

    Tim SCTV kembali menegaskan dominasinya di Media Cup dengan memastikan gelar juara edisi 2025 lewat kemenangan dramatis atas SKOR Indonesia. Bermain 2-2 di waktu normal, laga kemudian harus ditentukan melalui adu penalti di partai final yang digelar di CIBIS Park, Jakarta, Rabu (30/10).

    Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena SCTV mencatatkan hat-trick juara, setelah sebelumnya juga menjadi kampiun pada edisi 2023 dan 2024. Dengan tiga kali juara beruntun, SCTV secara resmi berhak menyimpan trofi Media Cup secara permanen – sebuah pencapaian yang menegaskan konsistensi, kekompakan, dan semangat sportivitas tinggi tim.


    Dengan raihan gemilang ini, SCTV tidak hanya mempertahankan tradisi juara, tetapi juga menorehkan sejarah sebagai satu-satunya tim dengan tiga gelar beruntun dalam perjalanan Media Cup – simbol kejayaan dan dedikasi yang menginspirasi dunia jurnalisme dan olahraga.

    Ketua Panitia Media Cup 2025, Andri Bagus Syaeful mengatakan, kesuksesan Media Cup 2025 tak lepas dari peran para peserta yang mampu menjaga sportivitas dan solidaritas sesama pekerja media massa.

    “Media Cup 2025 adalah wadah bagi para jurnalis dan semua pekerja media untuk tetap solid. Meski berbeda bendera perusahaan, kita bisa lihat solidaritas tak hanya ditunjukkan saat melakukan liputan tapi juga di lapangan,” kata Andri.

    Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji memberi apresiasi tinggi untuk prestasi SCTV. Ia menyampaikan, hattrick juara adalah bentuk kerja keras, kekompakkan dan semangat tanpa kenal lelah.

    “Selamat kepada tim SCTV atas hattrick juara tiga tahun berturut-turut menjuarai Media Cup 2025. Prestasi ini bukti bahwa kerja keras, kekompakan, dan semangat pantang menyerah selalu berbuah manis. Menang bukan karena tak pernah kalah, tapi karena tak pernah berhenti berjuang. Teruslah menjadi inspirasi di lapangan dan di dunia media,” ujar Sumardji.

    Kapten tim SCTV, Aria Rusandi yang juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Media Cup 2025 menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini.

    “Kami bermain dengan hati dan kerja sama yang solid. Tiga kali juara beruntun bukan hal mudah, tapi kami buktikan dengan semangat dan kebersamaan,” ujarnya.

    Transmedia punya tiga wakil di ajang ini. Trans7 gagal melaju dari babak awal, sedangkan Detikcom dan CNN Indonesia terhenti langkahnya di perempat final.

    Media Cup 2025 merupakan program kerja PSSI Pers yang saat ini jadi edisi keempat. Ajang dengan slogan ‘Rise Beyond Limits’ itu menghadirkan kompetisi yang semakin besar dengan 16 tim wartawan dari berbagai media nasional.

    Tahun ini, bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menjadi brand ambassador Media Cup yang berlangsung di Pendekar Goozone, CIBIS Park, Jakarta, 28-30 Oktober 2025. Selain pertandingan mini soccer, Media Cup 2025 juga menampilkan pameran foto bertajuk Timnas Indonesia dari Masa ke Masa untuk memberi pengalaman baru bagi pengunjung CIBIS Park.

    (mro/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek dan Cara Tangkap Sinyalnya

    Jakarta

    Peralihan dari TV analog ke TV digital sudah hampir merata di seluruh Indonesia. Hadirnya TV digital membuat masyarakat lebih nyaman dalam menyaksikan berbagai tayangan di televisi karena gambarnya lebih jernih.

    Bagi detikers yang ingin menonton siaran TV digital, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, mulai dari pesawat televisi, antena UHF, dan set top box (STB) untuk membantu TV tabung serta TV LED menangkap sinyal TV digital.

    Ketika semua perangkat sudah siap, kini detikers harus mencari tahu apakah di daerah kamu sudah ada sinyal TV digital atau belum.


    Lantas, bagaimana cara menangkap sinyal TV digital? Lalu apa saja daftar frekuensi TV digital? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Daftar Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek

    Sebagai informasi, frekuensi TV digital bisa berbeda-beda di setiap daerah. Bagi kamu yang tinggal di wilayah Jabodetabek, berikut daftar frekuensi TV digitalnya:

    1. 498 MHz

    Di frekuensi 498 MHz ada beberapa stasiun TV yang terdaftar, yakni SCTV, Kompas TV, Indosiar, Mentari TV, dan O Channel.

    2. 530 MHz

    Untuk frekuensi 530 MHz beberapa stasiun TV yang terdaftar ada RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews.

    3. 554 MHz

    Terdapat beberapa stasiun TV yang terdaftar di frekuensi ini, yaitu Metro TV, MyTV, JPNN, BBSTV, UGTV, Smile TV, dan Magna TV.

    4. 578 MHz

    Sedangkan di frekuensi TV digital 578 MHz ada stasiun TV TVONE, JakTV, ANTV, dan SportOne.

    5. 626 MHz

    Untuk frekuensi TV digital 626 MHz ada stasiun TV TransTV, Trans7, CNN, dan CNBC.

    6. 650 MHz

    Frekuensi TV digital yang terakhir adalah 650 MHz yang meliputi TVRI, TVRI Sport, TVRI World, TVRI Jakarta, nusantaraTV (ntv), Inspira, Net TV, Radar TV, Elshinta TV, DAAI TV, dan tMU.

    Cara Cek Sinyal TV Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghadirkan aplikasi Sinyal TV digital. Aplikasi ini sudah bisa diunduh di Play Store dan App Store.

    Hadirnya aplikasi tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengecek sinyal TV digital di wilayahnya. Selain mengecek cek sinyal, aplikasi ini juga dapat memberi informasi apakah sinyal TV digital di lokasi kamu lemah, jelek, bahkan hilang.

    Informasi tersebut ditandai dengan warna di dalam sebuah peta. Warna merah berarti sinyal siaran TV digital kuat, hijau dan kuning menandakan sinyalnya sedang, lalu putih dan biru menandakan sinyalnya lemah.

    Agar tidak bingung, berikut cara cek sinyal TV digital lewat HP yang mengutip catatan detikInet:

    • Download aplikasi sinyal TV digital di Google Play Store
    • Buka aplikasi dan izinkan untuk mengakses lokasi kalian
    • Tampilan aplikasi akan berubah sesuai lokasi
    • Tap ikon layer atau kotak bertumpuk di kanan atas, dekat ikon zoom in dan zoom out
    • Cek warna yang muncul pada peta. Sinyal terkuat adalah merah, sedangkan sinyal lemah berwarna putih.

    Alur Tangkap Sinyal TV Digital

    Setelah mengetahui sinyal TV digital di tempat kamu kuat atau lemah, kini tinggal menangkap sinyal tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Gunakan antena UHF biasa, baik yang outdoor maupun indoor
    • Posisikan antena disesuaikan (ketinggian atau arah) dengan lokasi pemancar multipleksing
    • Pastikan TV sudah dilengkapi penerima siaran TV digital DVB-T2
    • Pastikan kabel antara antena dan TV tersambung dengan baik
    • Setelah perangkat TV tersambung, pilih menu pengaturan di TV untuk melakukan pencarian sinyal siaran TV digital. Biasanya terdapat pilihan DTV dan ATV, detikers pilih DTV
    • Pilih ‘Auto Scan’ untuk memindai program-program siaran TV digital
    • Tunggu sampai proses memindai program TV digital selesai.

    Itu dia daftar frekuensi TV digital dan cara menangkap sinyalnya. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Daftar Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek dan Cara Menangkap Sinyalnya


    Jakarta

    Siaran TV analog sudah dihentikan pemerintah sejak November 2022 dan kini semua siaran TV digital. Hadirnya TV digital membuat masyarakat lebih nyaman dalam menyaksikan berbagai tayangan di televisi karena gambarnya lebih jernih.

    Bagi detikers yang ingin menonton siaran TV digital, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, mulai dari pesawat televisi, antena UHF, dan set top box (STB) untuk membantu TV tabung serta TV LED menangkap sinyal TV digital.

    Ketika semua perangkat sudah siap, kini detikers harus mencari tahu apakah di daerah kamu sudah ada sinyal TV digital atau belum.


    Lantas, bagaimana cara menangkap sinyal TV digital? Lalu apa saja daftar frekuensi TV digital? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Daftar Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek

    Sebagai informasi, frekuensi TV digital bisa berbeda-beda di setiap daerah. Bagi kamu yang tinggal di wilayah Jabodetabek, berikut daftar frekuensi TV digitalnya:

    1. 498 MHz

    Di frekuensi 498 MHz ada beberapa stasiun TV yang terdaftar, yakni SCTV, Kompas TV, Indosiar, Mentari TV, dan O Channel.

    2. 530 MHz

    Untuk frekuensi 530 MHz beberapa stasiun TV yang terdaftar ada RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews.

    3. 554 MHz

    Terdapat beberapa stasiun TV yang terdaftar di frekuensi ini, yaitu Metro TV, MyTV, JPNN, BBSTV, UGTV, Smile TV, dan Magna TV.

    4. 578 MHz

    Sedangkan di frekuensi TV digital 578 MHz ada stasiun TV TVONE, JakTV, ANTV, dan SportOne.

    5. 626 MHz

    Untuk frekuensi TV digital 626 MHz ada stasiun TV TransTV, Trans7, CNN, dan CNBC.

    6. 650 MHz

    Frekuensi TV digital yang terakhir adalah 650 MHz yang meliputi TVRI, TVRI Sport, TVRI World, TVRI Jakarta, nusantaraTV (ntv), Inspira, Net TV, Radar TV, Elshinta TV, DAAI TV, dan tMU.

    Cara Cek Sinyal TV Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kini bernama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), menghadirkan aplikasi Sinyal TV digital. Aplikasi ini sudah bisa diunduh di Play Store dan App Store.

    Hadirnya aplikasi tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengecek sinyal TV digital di wilayahnya. Selain mengecek cek sinyal, aplikasi ini juga dapat memberi informasi apakah sinyal TV digital di lokasi kamu lemah, jelek, bahkan hilang.

    Informasi tersebut ditandai dengan warna di dalam sebuah peta. Warna merah berarti sinyal siaran TV digital kuat, hijau dan kuning menandakan sinyalnya sedang, lalu putih dan biru menandakan sinyalnya lemah.

    Agar tidak bingung, berikut cara cek sinyal TV digital lewat HP yang mengutip catatan detikInet:

    • Download aplikasi sinyal TV digital di Google Play Store
    • Buka aplikasi dan izinkan untuk mengakses lokasi kalian
    • Tampilan aplikasi akan berubah sesuai lokasi
    • Tap ikon layer atau kotak bertumpuk di kanan atas, dekat ikon zoom in dan zoom out
    • Cek warna yang muncul pada peta. Sinyal terkuat adalah merah, sedangkan sinyal lemah berwarna putih.

    Alur Tangkap Sinyal TV Digital

    Setelah mengetahui sinyal TV digital di tempat kamu kuat atau lemah, kini tinggal menangkap sinyal tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Gunakan antena UHF biasa, baik yang outdoor maupun indoor
    • Posisikan antena disesuaikan (ketinggian atau arah) dengan lokasi pemancar multipleksing
    • Pastikan TV sudah dilengkapi penerima siaran TV digital DVB-T2
    • Pastikan kabel antara antena dan TV tersambung dengan baik
    • Setelah perangkat TV tersambung, pilih menu pengaturan di TV untuk melakukan pencarian sinyal siaran TV digital. Biasanya terdapat pilihan DTV dan ATV, detikers pilih DTV
    • Pilih ‘Auto Scan’ untuk memindai program-program siaran TV digital
    • Tunggu sampai proses memindai program TV digital selesai.

    Itu dia daftar frekuensi TV digital dan cara menangkap sinyalnya. Semoga dapat membantu detikers.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com