Tag: seabank

  • Awas Jangan Terima Transfer Nyasar! Lakukan 7 Langkah Ini

    Jakarta

    Jika mendapatkan transfer nyasar ke rekening kamu, jangan senang dulu. Sebaiknya jangan menerimanya atau bahkan langsung kamu gunakan.

    Sebab bisa jadi hal ini adalah modus penipuan pinjaman online (pinjol). Atau mungkin saja ada orang yang benar-benar salah kirim. Jika uangnya kamu pakai, hal ini bisa juga menjadi kasus hukum.

    Lantas jika ada transfer nyasar, kita harus melakukan apa? Simak dulu artikel ini untuk mengetahui kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, serta langkah-langkah yang harus dilakukan.


    Apa yang Terjadi jika Menerima Transfer Nyasar?

    Detikers harus mewaspadai jika mendapatkan transfer nyasar ke rekening kamu. Ada beberapa kemungkinan yang akan terjadi.

    1. Modus Penipuan Pinjol

    Dikutip dari situs BNI dan Seabank, transfer nyasar bisa jadi merupakan modus penipuan pinjol. Dalam hal ini kemungkinan penjahat sudah mengetahui data pribadi kamu untuk mengajukan utang di pinjol.

    Ketika pinjaman sukses dicairkan, maka uang akan dikirimkan ke nomor rekening kamu. Nah, di sini penjahat akan menghubungi kamu dan mengatakan salah transfer ke nomor rekening kamu.

    Kemudian kamu diminta mengembalikan uang yang nyasar ke rekening kamu. Setelah uang kamu kirimkan kepada penjahat, selanjutnya kamu akan menanggung utang yang diajukan penjahat tersebut.

    2. Bisa Terjerat Kasus Hukum

    Dilansir dari situs OCBC, jangan sembarangan menggunakan dana yang masuk ke rekening kamu tanpa diketahui siapa pengirimnya. Jika dana itu terbukti bukan milik kamu, maka ini akan berpotensi menjadi kasus hukum.

    Sudah banyak kasus seperti ini masuk ke dalam pemberitaan. Biasanya penerima transfer nyasar merasa uang tersebut seakan-akan bonus untuknya dan memakai uang tersebut untuk berbagai hal.

    Jika demikian, maka ada konsekuensi hukum yang harus dia terima. Aturan tentang dana salah transfer ini tercantum dalam UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana, yakni pada Pasal 85 yang berbunyi:

    “Setiap orang yang dengan sengaja menguasai dan mengakui sebagai miliknya Dana hasil transfer yang diketahui atau patut diketahui bukan haknya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp 5 miliar.”

    Penerima dana salah transfer juga wajib mengembalikan uang yang dipakai. Hal ini diatur dalam Pasal 88 yang bunyinya:

    “Di samping pidana pokok, tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat (2), Pasal 81, Pasal 83 ayat (2), atau Pasal 85 juga dapat dikenai kewajiban pengembalian Dana hasil tindak pidana beserta jasa, bunga, atau kompensasi kepada pihak yang dirugikan.”

    Lakukan 7 Langkah Ini jika Menerima Transfer Nyasar!

    Lantas harus bagaimana jika menerima transfer nyasar? Berikut ini 7 langkah yang bisa dilakukan.

    1. Cek Pengirim Uang

    Yang pertama, kamu harus tetap tenang dan mulai mengecek siapa pengirim uang tersebut. Cek di histori transaksi. Pastikan apakah itu uang kamu atau bukan. Jika bukan, tentunya uang itu ada yang punya, sehingga jangan kamu pakai sedikitpun.

    2. Hubungi Bank untuk Membatalkan Transaksi

    Jika kamu tidak mengenali siapa pengirim uang, maka hubungi pihak bank, bisa datang ke kantor atau lewat telepon. Jelaskan secara detail kejadian transfer nyasar tersebut.

    3. Jangan Mengembalikan Uang Sendiri

    Perlu diingat, jangan pernah mengembalikan uang tersebut sendiri kepada pengirim uang. Terkadang ada orang yang kemudian menelepon kamu dan meminta untuk mengembalikan uang itu dengan mentransfer ke nomor rekening lain.

    Kamu harus waspada dengan hal ini. Seharusnya pengirim uang tidak tahu nomor HP kamu. Jadi kemungkinan orang tersebut adalah penipu. Jika ingin mengembalikan uang, harus lewat bank.

    4. Siapkan Identitas dan Bukti Transfer Nyasar

    Pihak bank biasanya akan meminta identitas kamu untuk memastikan kamu adalah pemilik rekening yang menerima transfer nyasar. Bawa juga buku tabungan atau bukti yang menunjukkan adanya transfer nyasar.

    5. Bank Menghubungi Pemilik Rekening

    Selanjutnya bank akan melakukan verifikasi informasi kamu. Selanjutnya bank akan menghubungi pengirim uang. Pemilik uang biasanya menyadari kekeliruannya mentransfer ke rekening yang salah dan meminta uang tersebut dikembalikan.

    6. Uang akan Ditarik

    Setelah itu, bank akan mengembalikan uang ke rekening pengirim uang tersebut. Proses ini berlangsung hingga selama 2 minggu atau 14 hari kerja, dengan SOP masing-masing bank.

    7. Lapor Polisi jika Terindikasi Penipuan

    Dilansir dari catatan detikFinance, Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat melapor ke polisi jika ada indikasi penipuan pinjol dan sebagainya. Jangan menggunakan uang itu dan jangan mengembalikan sendiri.

    “Apabila transfer dana tersebut diduga dari pinjol ilegal, kami mengharapkan penerima dana segera melapor ke polisi dengan dugaan tindak pidana penipuan,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing pada detik.com.

    Nah, itulah tadi hal-hal yang mungkin terjadi jika ada transfer nyasar ke rekening detikers. Lakukan 7 langkah di atas agar tidak menjadi korban penipuan maupun terjerat kasus hukum.

    Simak Video: Duh! Sri Mulyani Ngaku Dikirimi Tawaran Pinjol Setiap Hari

    [Gambas:Video 20detik]

    (row/row)



    Sumber : finance.detik.com

  • Kode Bank SeaBank dan Cara Transfer dari Bank Lain

    Jakarta

    Ketika ingin melakukan transfer beda bank lewat ATM, biasanya dibutuhkan kode bank dalam transaksi tersebut. Sehingga, diperlukan untuk mengetahui kode bank tujuan.

    Setiap bank mempunyai kode banknya masing-masing, termasuk Seabank. Seabank adalah aplikasi layanan perbankan digital yang bisa membantu berbagi melakukan aktivitas finansial melalui handphone. Lantas, apa kode bank SeaBank?

    Kode Bank SeaBank

    Menurut laman Seabank, kode Bank SeaBank adalah 535. Tiga digit ini dikenal juga dengan kode transfer atau nomor bank.


    Cara Transfer ke SeaBank Melalui ATM

    Cara melakukan isi saldo atau transfer ke SeaBank lewat ATM cukup mudah. Begini langkah-langkahnya

    1. Masukkan kartu ATM/Debit ke mesin ATM, lalu pilih Transfer Antar Bank
    2. Pilih SeaBank atau BKE (Bank Kesejahteraan Ekonomi) atau masukkan kode bank (535) sebagai bank penerima
    3. Masukkan nomor rekening
    4. Lanjutkan proses transfer

    Cara Transfer ke SeaBank Lewat Internet Banking hingga Shopee

    Selain menggunakan ATM yang memerlukan kode bank, kamu juga bisa melakukan transaksi transfer melalui Internet Banking, SMS Banking, hingga aplikasi Shopee. Berikut caranya:

    Cara Transfer ke SeaBank Melalui Mobile atau Internet Banking

    1. Login ke akun Mobile Banking
    2. Pilih Transfer ke Bank Lain
    3. Pilih SeaBank atau BKE (Bank Kesejahteraan Ekonomi) sebagai bank penerima, lalu masukkan nomor rekening
    4. Lanjutkan proses transfer sesuai aplikasi
    5. Pilih metode transfer yang diinginkan (Real Time Online atau SKN/LLG/RTGS)

    Cara Transfer ke SeaBank Melalui SMS Banking

    Cara selanjutnya yaitu lewat SMS Banking. Kamu bisa melihat langkah-langkahnya sesuai dengan bank yang kamu gunakan untuk proses transfer.

    Bank Mandiri

    Ketik TRB (Nomor rekening Mandiri) 535 (Nomor rekening Seabank) (Jumlah Transfer) Kirim ke 3355

    Contoh: TRB 1 535 901612345678 60000

    Bank BRI

    Ketik TRANSFER 535 (No Rekening Seabank) (Jumlah Transfer) (PIN) Kirim ke 3300

    Contoh: TRANSFER 535 901612345678 100000 123456

    BNI

    Ketik TRANSFER 535 (Nomor rekening SeaBank) (Jumlah Transfer) ## Kirim ke 3346

    Contoh: TRANSFER 535 901012345678 50000 ##

    BTN

    1. Hubungi 14155
    2. Pilih menu 2- Transfer
    3. Masukkan kode penerima (535+no rekening SeaBank)
    4. Masukkan jumlah transfer
    5. Lanjutkan proses transfer

    Maybank

    Ketik TRANSFER (Nomor rekening Maybank) 535 (Nomor rekening SeaBank) (Jumlah Transfer) Kirim ke 69811

    Contoh: TRANSFER 12700123456 535 901012345678 50000

    Cara Transfer ke SeaBank Melalui ShopeePay

    1. Buka Halaman ShopeePay di Aplikasi Shopee, pilih Transfer Bank
    2. Pilih SeaBank sebagai bank penerima
    3. Masukkan nominal transfer
    4. Konfirmasi detail transfer, Jika sudah, klik Konfirmasi
    5. Masukkan 6 digit PIN ShopeePay untuk melanjutkan
    6. Saldo berhasil ditransfer ke SeaBank

    Daftar Kode Bank BUMN dan Swasta Lainnya di Indonesia

    Berikut daftar kode bank BUMN dan swasta konvensional dan syariah Indonesia yang paling sering dicari selain SeaBank.

    • Bank BRI (Bank Rakyat Indonesia): 002
    • Bank BCA (Bank Central Asia): 014
    • Bank Mandiri: 008
    • Bank BNI (Bank Negara Indonesia): 009
    • Bank Tabungan Negara (Bank BTN): 200
    • Bank Mega: 426
    • Allo Bank (Eks Bank Harda): 567
    • Bank Jago (Eks Bank Artos Indonesia): 542
    • Bank UOB Indonesia: 023
    • TMRW by UOB Indonesia: 023
    • Bank CIMB Niaga: 022
    • Bank BTPN (Bank Tabungan Pensiunan Nasional): 213
    • Jenius: 213
    • Bank Danamon: 011
    • Bank BII Maybank: 016
    • Bank Sinar Mas: 153
    • Bank Commonwealth: 950
    • Bank OCBC NISP: 028
    • Bank KB Bukopin: 441
    • Bank Lippo: 026
    • Citibank: 031
    • Bank DBS Indonesia: 046
    • Digibank: 046
    • Bank Neo Commerce (Akulaku): 490
    • Indosat Dompetku: 789
    • Telkomsel Tcash/LinkAja: 911
    • Bank Panin: 019
    • Bank HSBC Indonesia: 087
    • Bank Mayapada: 097
    • Bank Syariah Indonesia: 451
    • Bank Mega Syariah: 506
    • Bank Aladin Syariah (Eks Bank Maybank Indocorp): 947
    • Bank BCA Syariah: 536
    • Bank CIMB Niaga Syariah: 022
    • Bank Muamalat: 147
    • Bank BTPN Syariah: 547
    • Bank KB Bukopin Syariah: 521
    • BTN Syariah: 200
    • Bank BJB Syariah: 425
    • Bank Panin Dubai Syariah: 517
    • BPD Aceh Syariah: 116
    • Bank NTB Syariah: 128

    Kode Bank Daerah Indonesia

    Jika ingin melakukan transfer ke Bank Pembangunan Daerah di Indonesia, kamu bisa melihat kode banknya melalui daftar berikut ini. Mulai dari Bank DKI Jakarta, BPD DIY, hingga Bank Jatim.

    • Bank DKI Jakarta: 111
    • Bank BPD Banten: 137
    • Bank Jabar dan Banten (Bank BJB): 110
    • BPD DIY (Yogyakarta): 112
    • Bank JATENG (Jawa Tengah): 113
    • Bank JATIM (Jawa Timur): 114
    • BPD Aceh: 116
    • Bank SUMUT (Sumatera Utara): 117
    • Bank Jambi: 115
    • Bank NAGARI (Bank SUMBAR): 118
    • Bank Bengkulu: 133
    • Bank Riau Kepri: 119
    • Bank SUMSEL BABEL: 120
    • Bank Lampung: 121
    • Bank BPD Bali: 129
    • Bank NTB: 128
    • Bank NTT: 130
    • Bank KALSEL (Bank Kalimantan Selatan): 122
    • Bank KALBAR (Bank Kalimantan Barat): 123
    • Bank KALTIMTARA (Bank Kalimantan Timur dan Utara): 124
    • Bank KALTENG (Bank Kalimantan Tengah): 125
    • Bank SULSELBAR (Bank Sulawesi Selatan dan Barat): 126
    • Bank SULUTGO (Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo): 127
    • Bank SULTENG (Bank Sulawesi Tengah): 134
    • Bank SULTRA: 135
    • Bank Maluku MALUT: 131
    • Bank PAPUA: 132

    Itulah informasi mengenai kode bank SeaBank beserta cara transfer dan daftar kode bank lainnya. Ingat kode bank ini sebelum melakukan transaksi, jangan sampai salah ya.

    (elk/row)



    Sumber : inet.detik.com