Tag: sebutan

  • Salma Salsabil Bikin Heboh di Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Solo Paragon Mall

    Solo

    Audisi Emeron Hijab Hunt sukses digelar dan sudah menghasilkan tiga nama finalis di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah (4/8/2024). Kini saatnya penampilan yang sudah ditunggu-tunggu yaitu Salma Salsabil.

    Penyanyi Salma Salsabil berhasil membuat heboh para penonton di audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo. Salmine sebutan bagi penggemar setia Salma sudah hadir sejak pagi hari karena ingin menyaksikan Salma.

    Salma Salsabil membawakan lagu Semua Jadi Satu sebagai pembuka penampilannya, ⁠kemudian ada lagu-lagu andalannya yaitu Medley idol, Mengkari, Rumah, Untukku, Boleh Juga, Bunga hati, Masih ada, Come Together.


    Salma Salsabil tampil menghibur di Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024).Salma Salsabil tampil menghibur di Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024). Foto: Aji Chandra.

    Terlihat Salmine sudah membawa poster dengan tulisan Salma Salsabil. Mereka pun ikut bernyanyi bersama dan menikmati lagu dengan penuh semangat.

    Wanita yang bernama lengkap Salma Salsabil ‘Aliyyah Putri Mandaya ini merupakan alumni Hijab Hunt 2017. Pada saat audisi, ia bernyanyi sambil bermain gitar.

    Usai mengisi audisi di Bandung dan Jabodetabek, ia mengaku senang bisa kembali tampil di panggung Hijab Hunt. Selain itu ia juga bisa menyapa peserta audisi yang ikut berkompetensi.

    Salma Salsabil tampil menghibur di Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024).Foto Salmine yang ikut bernyanyi bersama saat Salma Salsabil tampil menghibur di Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2024). Foto: Aji Chandra.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Pesan Salma Salsabil untuk Finalis Emeron Hijab Hunt 2024 Jelang Grandfinal

    Solo

    Salma Salsabil telah tampil memeriahkan rangkaian audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Bandung, Jabodetabek dan Solo. Salma pun mengungkapkan reaksinya melihat finalis Emeron Hijab Hunt 2024.

    Wanita yang bernama lengkap Salma Salsabil ‘Aliyyah Putri Mandaya ini merupakan alumni Hijab Hunt 2017. Pada saat audisi, ia bernyanyi sambil bermain gitar. Ia mengaku senang menjadi bagian dari Hijab Hunt.

    “Senang banget aku bisa menjadi salah satu yang ikut serta di perjalanan audisi Emeron Hijab Hunt 2024. Semua kota seru-seru banget dan talentanya juga pada bagus,” kata Salma Salsabil usai bernyanyi di akhir rangkaian audisi.


    Salmine sebutan bagi penggemar fans Salma sudah hadir sejak pagi hari karena ingin menyaksikan Salma. Salmine pun ikut menyaksikan jalanannya audisi Emeron Hijab Hunt di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah (4/8/2024).

    “Sepertinya tahun ini bakalan sengit banget dari berbagai kota semuanya pecah banget, terutama terima kasih buat Emeron Hijab Hunt yang sudah melibatkan saya semoga kita bisa ketemu lagi di tahun depan,” ucap Salma.

    Pelantun Lagu Boleh Juga ini memberikan pesan untuk para peserta yang akan mengikuti masa karantina menuju grand final Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Buat teman-teman finalis Emeron Hijab Hunt 2024 kali ini do your best pokoknya. Lakukan yang terbaik, apa pun bidang kalian (bakat) tunjukkan lah yang terbaik. All out semuanya,” ungkap Salma.

    Ketika kamu sudah melakukan persiapan secara maksimal dan menunjukkan penampilan yang terbaik, Salma menyebutkan penting untuk terus berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT apa pun hasilnya.

    “Apa pun hasilnya kita pasrahkan sama Allah. Tugas kita cuma do your best. Semangat,” pungkas Salma sambil mengacungkan jempolnya.

    Usai mengisi audisi di Bandung, Jabodetabek dan Solo, ia mengaku senang bisa kembali tampil di panggung Hijab Hunt. Selain itu ia juga bisa menyapa peserta audisi yang ikut berkompetensi dan Salmine yang wajahnya selalu ia kenali di setiap kota.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Aleza Rilis 12 Koleksi Raya 2025, Baju Lebaran Terinspirasi 4 Elemen Alam

    Jakarta

    Mendekati Ramadan 2025, brand modest ready-to-wear Aleza memperkenalkan koleksi Lebaran dengan konsep ekshibisi. Aleza memberikan banyak pilihan busana untuk Ramadhan dan Idul Fitri 2025.

    Sarah sebagai creative director Aleza mengatakan koleksi Hari Raya kali ini menyesuaikan dengan karakter wanita yang beragam. Tema ekshibisi koleksi Lebaran 2025 dinamai Raya Lab 2.0 karena para penjahit Aleza yang terus bereksperimen dengan berbagai bahan seperti peneliti yang ada di laboratorium.

    “Konsep Aleza Raya tahun ini membawakan Aleza Raya Laboratory 2. Aku melihat teman-teman desainer berjumlah enam orang yang seperti scientist mencoba berbagai hal mulai dari bahan, bordir hingga finishing lainnya. Mereka juga melaunching produk baru dari situ lah Aleza membuat ide Laboratory dengan warna bold,” jelasnya.


    Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng.Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Sedangkan untuk koleksi Raya 2025, Aleza mengusung tema The Elemental Harmony. Aleza menghadirkan busana yang terinspirasi dari keseimbangan empat elemen alam Sun, Water, Earth, dan Air.

    Koleksi Caelia, Brisa, dan Ether mewakili elemen Air, koleksi Terrane, Viridia, dan Perta terinspirasi dari Earth, koleksi Isla dan Océane mencerminkan Water. Sementara koleksi Solanadan Aurea menggambarkan energi Sun.

    Aleza menggunakan warna green emerald, gold, cream, dan twist fuschia pada koleksi baju Lebaran terbarunya. Sedangkan untuk bahan yang digunakan berdasarkan permintaan dari Aleza Woman, sebutan untuk penyuka koleksi brand lokal ini.

    Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng.Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    “Aleza sangat mendengarkan apa yang Aleza Woman mau, kita sering diskusi dan mitra di seluruh Indonesia. Jadi salah satu dorongan membuat karya itu dorongan ide mereka. Bahannya apa, warna dan cuttingannya akhirnya ada 12 koleksi,” ujarnya.

    Dia menjelaskan untuk Lebaran 2025, Aleza menawarkan dress, tunik, blouse, kemeja lengkap dengan celananya. Ada juga baju koko untuk pria dewasa dan anak.

    “Konsepnya timeless dan bisa dipakai berulang. Kebanyakan produk yang ada di sini bisa untuk berbagai acara,” tambahnya.

    Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng.Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Dia Demona sebagai pendiri Aleza menuturkan dia dan timnya sengaja menghadirkan 12 koleksi busana Lebaran agar lebih banyak pilihan untuk konsumen. Menurutnya konsumen memiliki selera yang berbeda-beda.

    “Harapannya dengan variasi punya tema yang berbeda ada yang lebih suka soft, agak bold nah ini bisa menjadi pilihan dan mempermudah pelanggan untuk memilih. Menjadi pilihan pertama karena pilihannya banyak,” ungkap Dia.

    Dalam rangka merilis koleksi Lebaran 2025, Alexa menghadirkan Raya Lab 2.0. Pada acara ini, pengunjung bukan hanya bisa melihat dan membeli baju Lebaran Aleza. Ada juga talkshow dan workshop. Mereka yang akan menjadi narasumber dalam talkshow yang digelar yaitu Adi Surantha, Analisa Widyaningrum, dan dr Salma Kyana.

    Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng.Brand Aleza Label memperkenalkan koleksi Raya Lab 2.0 akan berjalan selama 3 hari dari 20 hingga 22 Februari 2025 di Sou Cik Ditiro, Menteng. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Ivan Gunawan Rilis Hijab untuk Dukung Palestina, Keuntungan Didonasikan

    Depok

    Desainer Ivan Gunawan meluncurkan koleksi hijab bertajuk Love, Hope, For Humanity melalui lini brand hijabnya, Mandjha Hijab. Koleksi ini ia buat untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan untuk kemanusiaan di Palestina.

    Melihat besarnya minat publik dan panggilan moral yang makin kuat, Ivan menampilkan koleksi busana dipadukan dengan visual art dan instalasi untuk memperdalam pesan dan memperluas jangkauan. Ivan Gunawan berharap koleksi hijab terbarunya dapat menjadi simbol harapan dan dukungan bagi masyarakat Palestina yang sedang menghadapi berbagai tantangan.

    “Saya membuat kurang lebih 18 motif kerudung yang mana hasil dari penjualan kerudung tersebut keuntungannya akan disumbangkan untuk sahabat-sahabat muslim di Palestina,” kata Ivan Gunawan di Margo City, Depok, Jawa Barat, Sabtu (21/6/2035).


    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Dok.Gresnia/Wolipop.

    Pada 2024, Ivan sudah membuat hijab seri Palestina dan dijual secara online. Dari penjualan hijab tersebut, keuntungan yang didonasikan untuk Palestina mencapai Rp 2 miliar.

    Pada 2025 ini, tak hanya koleksi hijab, Ivan mengeluarkan koleksi busana tema Palestina yang terdiri dari tunik, kemeja dan dress. Ada juga aksesori berupa tote bag dengan logo buah semangka yang merupakan simbol perlawanan dan solidaritas untuk Palestina.

    “Di awal tahun saya tergerak membuat hijab Palestina. Gerakan saya kalau hanya online pasti akan mendapatkan seperti tahun kemarin, saya ingin lebih dan ingin membuat acara untuk menggalang dukungan. Gerakan ini tidak saya ambil dari satu gerakan agama tertentu tapi ini gerakan kemanusiaan, ini bukan urusan agama dimana solidaritas sebagai manusia tergugah,” ungkap Ivan.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Dalam rangka perilisan koleksi busana terbarunya, Ivan Gunawan membuat instalasi bernuansa Palestina untuk menggambarkan kondisi yang ada di Gaza. Kehancuran bangunan dan replika puing bangunan yang bertaburan. Instalasi tersebut dibuka untuk umum mulai 21 hingga 29 Juni 2025 di Ground Floor, Margocity Depok, Jawa Barat, pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

    “Alhamdulillah kita sudah laku hampir 5.000 hijab dalam satu minggu. Pelanggan aku Wanita Mandjha (sebutan pelanggan setia) itu punya jiwa sosial yang tinggi. Karena saya ingin pemerintah melihat apa yang saya lakukan,” ucap Ivan.

    Harga hijab koleksi Palestina karya Ivan dijual Rp 279 ribu. Pria yang akrab disapa Igun ini juga menjelaskan inspirasi desain hijab bertajuk Love, Hope, For Humanity.

    “Desainnya cukup luas dari peta Palestina, bangunan Palestina dan motif pohon olive yang hanya tumbuh di Middle East termasuk Palestina. Saya hadirkan tiga pohon olive yang umurnya sudah lama di pameran ini. Pohon itu merupakan simbol harapan, mengusir kejahatan dan tidak suka air. Tumbuh dari batu dan matahari,” kata Ivan.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan menghadirkan instalasi tema Palestina dan merilis koleksi busana dan hijab yang keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    “Saya berharap apa yang sudah saya rencanakan ini bisa memberikan dampak positif. Saya ingin pengunjung membayangkan kehancuran yang ada di Gaza. Sehingga kita ada di sini hati kita ada di sana,” sambung Igun.

    Perayaan peluncuran koleksi hijab ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan penggemar setia Ivan Gunawan. Antara lain Raffi Ahmad, Zuhair SM Alshun dari Kedutaan Besar Palestina, Kementrian Ekraf, Hamzah Tamimy dari Hands Foundation dan Achmad Sudrajat dari Pimpinan Baznas. Turut hadir juga Ruben Onsu, Eko Patrio hingga Ustaz Dery.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Dessy Ruhati sebagai Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf mengatakan pemerintah ikut mendukung aksi yang dilakukan oleh Ivan Gunawan.

    “Apa yang dilakukan oleh Ivan akan meluncurkan karya produk terbarunya dari Mandjha. Kami melihat fashion tak hanya bicara soal estetika tapi media perjuangan. Kita bisa mendorong dan dukung cinta kemanusiaan melalui fashion. Kami mengapresiasi Ivan yang bermanfaat donasi kepada saudara di Palestina. Kita mau membeli harus diniatkan untuk donasi juga,” jelas Dessy.

    Hamzah Tamimy menyampaikan tahun lalu melalui donasi Mandjha Hijab, sudah membeli 14 kontainer yang berisi makanan, sembako, tenda, dan tepung untuk warga Palestina. Ada juga ambulance yang sudah ada di Mesir.

    “Di perbatasan belum bisa masuk, ada 1 mobile clinic dan 2 ambulance yang saat ini masih ada di Mesir. Ketika perbatasan sudah dibuka bisa masuk seluruh bantuan,” ucapnya.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Raffi Ahmad yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, juga menyerukan dukungan terhadap aksi kemanusiaan tersebut.

    “Instalasi ini dikerjakan dengan hati. Bicara Palestina, ini soal kemanusiaan. Mudah-mudahan doa untuk masyarakat Palestina dilindungi. Saya mengucapkan selamat kepada Mandjha hijab yang sudah mendonasikan koleksi ini untuk warga Gaza,” jelasnya.

    Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina.Ivan Gunawan mengerluarkan seri hijab dengan tema Palestina dan keuntungan hasil penjualan akan disumbangkan untuk Palestina. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Ivan juga menggelar trunk show koleksi Love, Hope, For Humanity. Ivan Gunawan menegaskan bahwa fashion dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan positif dan mendukung gerakan kemanusiaan.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Produknya Dipalsukan, Desainer Vivi Zubedi Ambil Langkah Hukum

    Jakarta

    Desainer kenamaan Indonesia Vivi Zubedi, menyatakan sikap tegas terhadap maraknya peredaran produk palsu yang mengatasnamakan brand miliknya, ViviZubedi. Melalui pernyataan resmi, Vivi mengecam tindakan pemalsuan tersebut yang tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mencoreng reputasi dan nilai eksklusivitas karya orisinalnya.

    Pernyataan resmi tersebut diunggah oleh Vivi lewat akun Instagram @mrsvivi dan @vzdarling. Dia mengaku mengambil langkah hukum terkait maraknya peredaran barang palsu yang merugikan banyak pihak.

    Vivizubedi secara resmi menyampaikan bahwa telah ditemukan peredaran produk palsu yang mengatasnamakan brand kami dan telah beredar di sejumlah wilayah di Indonesia. Temuan ini sangat kami sayangkan karena sudah merugikan banyak pihak.


    Menanggapi hal ini, VIVIZUBEDI telah mengambil langkah hukum yang tegas dan terukur terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.

    Peredaran produk palsu bukan sekadar pelanggaran terhadap merek, namun merupakan tindak kriminal yang memberikan dampak negatif tidak hanya bagi brand, tetapi juga bagi konsumen, reseller resmi, dan seluruh pelaku industri kreatif yang selama ini berkontribusi dalam membangun ekosistem yang sehat dan
    berkelanjutan.

    Sebagai brand lokal yang menjunjung tinggi nilai karya, integritas, dan kepercayaan publik, VIVIZUBEDI berkomitmen untuk terus:

    1. Melindungi hak kekayaan intelektual kami melalui jalur hukum.
    2. Meningkatkan sistem pengawasan terhadap keaslian produk.
    3. Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih produk asli dan membeli melalui jalur resmi,” tulis keterangan resmi Vivi.

    Koleksi ViviZubedi, yang kini menindak tegas peredaran produk palsu yang beredar di pasaran.Koleksi ViviZubedi, yang kini menindak tegas peredaran produk palsu yang beredar di pasaran. Foto: Dok. Instagram @vivizubedi.

    Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini mengaku kerap menerima banyak komplain dari pelanggan yang merasa dirugikan dengan hadirnya produk palsu ViviZubedi di pasaran.

    “Pemalsuan adalah kejahatan. Bukan hanya merugikan brand, tapi juga konsumen dan seluruh ekosistem industri lokal,” jelasnya.

    Vivi menegaskan menciptakan sebuah karya butuh biaya, tenaga, dan proses yang panjang. Mulai dari ide yang diolah berkali-kali, sample, revisi, sample lagi dan seterusnya.

    Hingga melalui berbagai langkah hingga akhirnya bisa produksi yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Selain itu, teknik marketing dan branding pun dibangun hingga produk tersebut mempunyai value.

    “Kami percaya bahwa setiap karya layak untuk dilindungi. Pemalsuan bukan hanya pelanggaran etika, tetapi juga kejahatan yang merugikan banyak pihak,” jelasnya.

    Ia pun mengajak pelanggan setianya, Vz Darling, untuk bersama-sama melawan pemalsuan produk dengan cara membeli langsung produk asli melalui situs dan mitra resmi ViviZubedi, melaporkan segala bentuk dugaan pemalsuan kepada tim Customer Care ViviZubedi dan menyebarkan edukasi tentang pentingnya menghargai karya dan proses kreatif produk lokal.

    Konfirmasi Wolipop

    Penemuan produk palsu yang mengatasnamakan brand ViviZubedi.Penemuan produk palsu yang mengatasnamakan brand ViviZubedi. Foto: Dok. pribadi ViviZubedi.

    Saat diwawancara oleh Wolipop, desainer Vivi Zubedi menjelaskan kronologi penemuan barang palsu hingga akhirnya menindak lanjuti kasus tersebut ke jalur hukum.

    “Pada akhir tahun 2023, tim internal ViviZubedi menerima laporan dari VZ Darling sejumlah pelanggan loyal mengenai temuan produk yang menyerupai desain dan logo resmi ViviZubedi, yang dijual di pasaran dengan harga yang jauh di bawah standar retail,” ungkap Vivi kepada Wolipop.

    Produk-produk tersebut memiliki persamaan desain karya cipta ViviZubedi dengan perbedaan kualitas bahan, warna dan detail jahitan yang menimbulkan dugaan kuat akan adanya pelanggaran hak cipta ViviZubedi.

    “Menanggapi laporan tersebut, tim Quality Control dan Legal ViviZubedi melakukan investigasi mendalam dan pengumpulan alat bukti awal. Penelusuran dilakukan melalui marketplace online, akun media sosial penjual, serta pembelian produk sampel untuk verifikasi fisik,” jelasnya.

    Penemuan produk palsu yang mengatasnamakan brand ViviZubedi.Penemuan produk palsu yang mengatasnamakan brand ViviZubedi. Foto: Dok. pribadi ViviZubedi.

    Hasilnya menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa pihak-pihak tersebut secara ilegal memproduksi dan mendistribusikan barang tiruan yang mencatut karya cipta ViviZubedi. Yang mencatut hak cipta (bukan merek dagang).

    “Dengan bukti-bukti berupa tangkapan layar penjualan, faktur, serta produk fisik tiruan, data rekening serta alamat, tim legal ViviZubedi kemudian berkonsultasi dengan pihak berwenang dan lembaga perlindungan kekayaan intelektual guna menempuh upaya hukum,” ucap Vivi.

    Pada tanggal 14 November 2024, ViviZubedi secara resmi melaporkan kasus ini kepada pihak Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia.

    Laporan ini diajukan berdasarkan dugaan telah terjadinya pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Seluruh bukti digital dan fisik, termasuk identitas pihak yang diduga terlibat, telah diserahkan kepada aparat.

    Penemuan barang palsu yang mengatasnamakan brand ViviZubedi.Penemuan barang palsu yang mengatasnamakan brand ViviZubedi. Foto: Dok. Instagram @mrsvivi & @vzdarling.

    Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual (DJKI) kemudian melakukan penyelidikan berhasil menemukan bukti tambahan serta dan tempat penjualan serta penyimpanan. Setelah alat bukti cukup DJKI, Kementrerian Hukum Republik Indonesia meningkatkan proses ke tingkat penyidikan dan telah menetapkan tersangkanya.

    “Pada tanggal 26 Juni 2025, saya diperiksa sebagai korban pelanggaran hak cipta. Sebagai bentuk transparansi kepada publik, pada tanggal 30 Juni 2025, pernyataan resmi disampaikan langsung melalui akun Instagram @mrsvivi yang menegaskan pentingnya berbelanja melalui kanal resmi dan mengimbau konsumen ViviZubedi untuk lebih waspada terhadap produk yang tidak original,” tuturnya.

    Desainer yang dikenal lewat rancangan abayanya ini menegaskan komitmen penuh untuk melindungi hasil karya anak bangsa serta menjaga hak dan kepercayaan konsumen. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku industri akan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual.

    “Ke depan, kami akan terus memperketat sistem produksi dan distribusi serta melakukan edukasi publik agar konsumen semakin sadar akan pentingnya membeli produk asli,” terangnya.

    Saat tim ViviZubedi menunjukkan bukti penemuan barang palsu, Wolipop melihat rata-rata berupa blouse dan kemeja dengan logo serta motif dengan ciri khas ViviZubedi yang identik dengan warna monokrom.

    Penemuan barang palsu yang mengatasnamakan brand ViviZubedi.Penemuan barang palsu yang mengatasnamakan brand ViviZubedi. Foto: Dok. Instagram @mrsvivi & @vzdarling.

    Ada juga penemuan foto kalin roll yang siap diolah menjadi busana dengan motif brand ViviZubedi yang terlihat jelas. Oleh karena itu, Vivi langsung menindak tegas kasus tersebut.

    “Sejauh ini kita ada dua yang sudah masuk laporan dan nanti masih akan ada lagi satu sudah jadi tersangka dan satu lagi sudah dalam proses penggeledahan dan terbukti. Tetapi belum bisa kami publish untuk detailnya,” ucap Vivi.

    Vivi mengungkapkan permasalahan pemalsuan produk-produknya ini sudah lama terjadi. Dan pemalsuan tersebut semakin lama semakin meresahkannya dan konsumennya.

    “Sebagian dari mereka mengklaim yang mereka jual itu bukan produk palsu. Melainkan produk original sisa produksi, yang tidak dijual di official store dan tidak dijual secara umum. Sehingga banyak sekali customer yang tertipu dan menjadi korban,” ungkapnya kesal.

    Vivi menerangkan VZ Darling (sebutan untuk pecinta produk Vivi Zubedi) mengira produk palsu yang beredar di pasaran itu merupakan produk asli. Maka dari itu, Vivi langsung memproses seluruh penemuan dan berkonsultasi dengan meminta perlindungan hukum kepada negara terhadap tindakan kejahatan pelanggaran hak cipta.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Dari Jauh Seperti Vihara, tapi Ternyata Kuliner Legendaris Rumah Merah



    Jakarta

    Sebuah bangunan di Tanah Abang menyita perhatian. Dari jauh sekilas seperti vihara, tapi ternyata itu adalah wisata kuliner legendaris si Rumah Merah.

    Terletak tepat di samping kompleks Pasar Tanah Abang Blok A, traveler akan menemukan sebuah bangunan bergaya Tionghoa yang menyerupai vihara, padahal bukan.

    Dikenal dengan sebutan Rumah Merah, bangunan ini ternyata adalah sebuah kafe dan restoran bernama Kapitan Lim. Bangunan kafe itu memang terlihat dari luar memiliki kombinasi warna merah dan putih yang mencolok.


    Dengan pagar pintu berwarna merah yang menyerupai ciri khas vihara, kafe ini lengkap dengan hiasan lampion-lampion yang menggantung di sekelilingnya, menciptakan suasana yang memikat dan kental dengan nuansa Tionghoa.

    Penamaan kafe ‘Kapitan Lim’ diambil dari nama Kapitan Tionghoa di Batavia, seorang tokoh berpengaruh dalam sejarah Batavia yang tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai seorang pengusaha gula sukses di wilayah Batavia pada masanya. Berdasarkan arsip sejarah ada dua kapitan bermarga Lim, yaitu Lim Lak Tjo dan Lim Kin Kwa.

    “Kalau yang saya tahu, dari kapitan Lim, Kapitan Lim ini bukan owner, tapi nama sejarah orang Tionghoa,” kata Ria penanggung jawab resto tersebut kepada detikTravel.

    Kafe Kapitan Lim di Tanah AbangKafe Kapitan Lim di Tanah Abang Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Kapitan Lim kafe dan resto menawarkan pengalaman yang berbeda dengan interior dan bangunan yang unik. Suasananya membawa pengunjung seakan tertransportasi ke zaman dahulu.

    Saat berada di dalam kafe, traveler akan merasakan suasana yang dihadirkan selaras dengan ciri khas Tionghoa, dari bangunan maupun ornamen penghiasnya.

    Tidak seperti kafe-kafe di Jakarta yang mengusung konsep gaya minimalis, di Kapitan Lim tetap dijaga tradisi dan keaslian konsep arsitektur Tionghoa yang kental, sehingga menciptakan kombinasi yang harmonis antara modernitas dan warisan budaya yang kaya.

    “Karena keunikannya terus konsepnya lebih mengarah ke zaman dahulu jadi membuat orang tuh berada di tahun sekarang” ujar Ria.

    Rata-rata pengunjung kafe dan resto Kapitan Lim ini terdiri dari berbagai kalangan. Banyak dari mereka adalah orang-orang yang datang setelah berbelanja di Tanah Abang, serta pengunjung yang mengadakan meeting atau event-event keluarga.

    “Kebanyakan sih kita event-event keluarga, meeting, dan orang-orang setelah habis berbelanja,” Ria menjelaskan.

    Kafe Kapitan Lim di Tanah AbangKafe Kapitan Lim di Tanah Abang Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Bangunan Kapitan Lim terbilang sangat luas dan terdiri dari dua lantai. Lantai pertama dapat menampung hingga 70 pengunjung dengan suasana yang hangat dan nyaman, dihiasi oleh lampu-lampu dari rotan memberikan pencahayaan lembut. Sementara bangku-bangku kayu menambahkan kesan vintage yang menawan, diimbangi dengan piring dan guci keramik yang dipajang indah dan poster pop art yang menghiasi dinding.

    Sedangkan lantai kedua tidak kalah memanjakan mata pengunjung dengan kapasitas yang mampu menampung lebih dari seratus orang, terdapat smoking area, memberikan pengalaman yang lebih luas dan menyenangkan bagi siapa saja yang ingin bersantai dan menikmati hidangan di kafe ini.

    Menu yang ditawarkan di Kapitan Lim cukup beragam, mencakup berbagi hidangan Chinese food hingga masakan peranakan. Salah satunya Lontong Tjap Gomeh hingga Kapitan Chicken Rice.

    Kapitan Chicken Rice disajikan dengan kuah kaldu gurih dalam wadah yang terpisah. Isianya terdiri dari nasi hainan yang kaya rempah, dipadukan dengan ayam yang empuk dan gurih, serta disertai dengan pakcoy rebus dan selada, menciptakan perpaduan rasa yang sempurna dan memanjakan lidah setiap pengunjung yang mencobanya.

    Salah satu menu lain yang jadi favorit di Kapitan Lim adalah racikan kopi Kapitan seharga Rp 22.000. Traveler dapat memesan varian kopi itu dalam bentuk dingin atau hangat. Uniknya, kopi Kapitan disajikan dalam cangkir berwarna putih yang bergambar ayam jago, memberikan sentuhan estetika yang menarik.

    Sementara aroma kopinya yang sangat harum dan rasanya yang seimbang menciptakan perpaduan yang pas, menjadikan pengalaman ngopi Anda di sini tak terlupakan.

    Soal kehalalan jangan khawatir, di sini traveler dapat menikmati berbagai hidangan yang dijamin halal, sehingga kalian bisa makan dengan tenang dan aman tanpa perlu meragukan kehalalan makanan yang disajikan.

    Kafe dan Resto Kapitan Lim beralamat di Jl H. Fachrudin No 82A, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapitan Lim buka setiap hari mulai jam 09.00 hingga jam 16.00 WIB.

    (wsw/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Panduan ke Pasar Barang Bekas Jatinegara, Cari Apa Aja Ada


    Jakarta

    Pasar barang bekas Jatinegara lebih dikenal dengan sebutan Pasar Jembatan Item. Pasar loak ini adalah surga bagi para pencari barang lawas, mulai dari barang kebutuhan hingga sekadar koleksi.

    Jika belum pernah ke sana, simak dulu panduannya sebelum datang ke sana, mulai dari barang apa saja yang dijual, lokasi, cara menuju ke sana, dan jam bukanya. Berikut ulasannya yang dirangkum dari catatan detikcom dan berbagai sumber.

    Barang yang Dijual di Pasar Barang Bekas Jatinegara?

    Barang bekas tak selalu identik dengan sesuatu yang tak terpakai. Di Jakarta ada beberapa pasar loak yang cukup populer. Berikut dua diantaranya.Di Pasar Jembatan Item Jatinegara dan Kebayoran Lama inilah lumayan sudah tersohor dan sellau jadi pilihan warga Ibu Kota berbelanja. Nggak semua barang bekas itu tak terpakai, ada juga kok barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi.Pasar barang bekas. (Agung Pambudhy/detikcom)

    Pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item menyediakan berbagai jenis barang. Sebetulnya tidak hanya barang bekas, banyak barang baru yang dijual di sana.


    Berikut ini beberapa macam barang yang bisa ditemukan di pasar barang bekas Jatinegara:

    • Barang elektronik: HP, speaker, earphone, vacuum cleaner
    • Peralatan rumah tangga: kompor gas, ember, alat memasak, jebakan tikus
    • Fashion: sepatu, pakaian, jam tangan, cincin akik
    • Pernak-pernik rumah: lukisan, lampu hias, guci, patung, jam dinding, barang antik
    • Barang koleksi: kaset, buku, uang kuno
    • Otomotif: spare part, jok, ban, aksesoris kendaraan
    • Mainan anak dan sebagainya.

    Lokasi dan Jam Buka Pasar Barang Bekas Jatinegara

    Barang bekas tak selalu identik dengan sesuatu yang tak terpakai. Di Jakarta ada beberapa pasar loak yang cukup populer. Berikut dua diantaranya.Di Pasar Jembatan Item Jatinegara dan Kebayoran Lama inilah lumayan sudah tersohor dan sellau jadi pilihan warga Ibu Kota berbelanja. Nggak semua barang bekas itu tak terpakai, ada juga kok barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi.Barang-barang unik di Pasar Jatinegara (Agung Pambudhy/detikcom)

    Lokasi Pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item adalah di Jalan Bekasi Barat III, Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Ada pedagang yang memiliki kios, tetapi ada juga pedagang yang membuka lapak di pinggir jalan.

    Jam buka Pasar barang bekas Jatinegara umumnya adalah mulai waktu subuh hingga pukul 17.00 WIB. Namun ada juga pedagang yang membuka lapak 24 jam. Pasar loak ini paling ramai dikunjungi di akhir pekan.

    Untuk menuju ke pasar barang bekas Jatinegara, kalian bisa naik kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti kereta rel listrik (KRL) atau TransJakarta.

    Naik Kendaraan Pribadi

    Jika naik kendaraan pribadi dari arah selatan, traveler bisa melintasi Jalan Condet kemudian Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Otto Iskandar Dinata. Kemudian berlanjut ke Jalan Jatinegara Barat, Jalan Jatinegara Barat 2, Jalan Jatinegara Timur, dan Jalan Jatinegara Timur III ke utara hingga ke Jalan Bekasi Barat III.

    Jika dari utara, kamu bisa melalui Jalan Gunung Sahari, Jalan Pasar Senen, Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba Raya, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Timur, baru kemudian masuk ke Jalan Bekasi Barat III.

    Naik Transportasi Umum

    Jika naik KRL, traveler bisa turun di Stasiun Jatinegara. Keluar dari stasiun, kamu bisa menyeberang dan berjalan kaki ke arah selatan hingga sekitar 300 meter. Sampai di GOR Guna Bangsa, kamu bisa belok ke barat, ke Jalan Bekasi Barat III.

    Jika naik bus TransJakarta dari arah utara, traveler bisa naik Koridor 5D jurusan Ancol-PGC1. Turunlah di Halte Jatinegara RS Premier, kemudian berjalan kaki ke utara sekitar 500 meter atau sekitar 10 menit.

    Jika dari arah selatan, traveler bisa naik angkutan umum M06A dan turun di halte Stasiun Jatinegara 4. Atau kamu bisa naik Trans Jakarta Koridor 7 ke arah Kampung Melayu kemudian pindah angkutan umum JAK 42 dan turun di Halte Jatinegara Timur. Selanjutnya, kamu tinggal jalan kaki sekitar 350 meter atau sekitar 7 menit.

    Nah, itulah tadi panduan ke pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item, mulai dari barang apa saja yang dijual, lokasi, jam buka, dan cara menuju ke sana.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Wisata di Solo yang Ramah Anak, Ada Taman-Museum


    Jakarta

    Solo atau dikenal dengan Surakarta memiliki sejumlah destinasi wisata menarik yang dapat dikunjungi. Sebagian tempatnya bahkan ramah anak sehingga traveler bisa mengajak Si Kecil bermain.

    Sejumlah wisata ramah anak di Solo meliputi kawasan taman, alun-alun, maupun wisata edukasi seperti museum dan spot bersejarah seperti benteng. Lantas, di mana saja objek wisata tersebut? Simak di bawah ini.

    10 Rekomendasi Wisata Ramah Anak di Solo

    Berikut sederet wisata ramah anak di Solo yang dapat traveler kunjungi bersama Si Kecil:


    1. Taman Balekambang Solo

    Suasana baru Taman Balekambang Solo usai direvitalisasi, Selasa (23/7/2024).Taman Balekambang Solo. (Tara Wahyu NV/detikcom)

    • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Setiap hari (07.00-16.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Usai revitalisasi, Taman Balekambang Solo semakin cantik. Kini Gedung Pertunjukan, Gedung GIC & Gastronomi, dan Kolam Partini memiliki wajah baru. Banyak tempat duduk yang tersebar di taman dan di bawah pohon rindang bisa jadi spot bersantai juga. Anak-anak akan senang di sini karena terdapat sekumpulan rusa, monyet, dan angsa yang bisa dijumpai.

    2. Museum Radya Pustaka

    Museum Radya Pustaka di Solo.Museum Radya Pustaka di Solo. (Nila Handayani)
    • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Selasa-Minggu (08.30-16.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: Rp 5.000-10.000

    Museum Radya Pustaka disebut-sebut sebagai museum tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 18 Oktober 1890.

    Di sini menyimpan banyak koleksi barang bersejarah seperti pusaka adat, buku kuno, wayang kulit dan arca dari masa kerajaan Hindu-Budha. Buah hati dapat traveler ajak ke sini untuk berwisata edukasi lho.

    3. Taman Sriwedari

    taman sriwedari soloTaman Sriwedari Solo (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Setiap hari (10.00-22.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Di Taman Sriwedari, kamu dapat mengajak Si Kecil untuk menyaksikan pentas budaya seperti pertunjukan wayang. Dengan begitu, ia akan belajar mengenal budaya di Indonesia.

    Anak-anak juga pasti akan senang dibawa ke sini karena terdapat rusa, angsa, kalkun kecil, dan burung merpati yang dibebaskan. Sehingga mereka bisa berinteraksi dengan hewan-hewan tersebut

    4. Solo Safari

    Solo SafariSolo Safari (Femi Diah/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Ir. Sutami No. 19, Jebres, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Senin-Jumat (08.30-16.30 WIB), Sabtu-Minggu (08.00-16.30 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: Rp 45.000-110.000

    Ini adalah kebun binatang yang berada di Solo nih. Terdapat banyak koleksi satwa yang bisa dilihat di sini, mulai dari harimau, gajah, orangutan, unta, hingga kangguru. Di sini pengunjung juga dapat berinteraksi lebih dengan memberi makan hewan maupun menunggangi kuda atau unta.

    5. Alun-alun Kidul Surakarta

    • Lokasi: Pasar Kliwon, Kota Surakarta
    • Jam Buka: 24 Jam
    • Harga Tiket Masuk: –

    Alun-alun Kidul Surakarta dikenal juga dengan sebutan Alkid. Di sini pengunjung anak-anak senang sekali menyaksikan kawanan kerbau albino yang konon merupakan kerbau keramat milik Klangenan Raja.

    Alun-alun juga kerap dijadikan tempat pasar malam. Berbagai wahana permainan yang bisa dinaiki seperti komidi putar dan bianglala.

    6. Taman Cerdas Soekarno-Hatta Jebres

    Sejumlah tempat wisata di Kota Solo mulai dibuka saat PPKM Level 2. Taman Cerdas Jebres, Solo, Jawa Tengah, pun mulai ramai pengunjung, Minggu (14/11).Taman Cerdas Jebres di Solo. (Agung Mardika)
    • Lokasi: Jl. Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Setiap hari (09.00-21.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Anak pasti senang dibawa ke taman satu ini. Pasalnya, terdapat replika dinosaurus dan sejumlah patung robot besar yang dapat dijadikan spot foto di sini. Traveler juga bisa mengajak Si Kecil untuk bermain wahana permainan di area playground yang tersedia.

    7. Benteng Vastenburg

    Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot SoloBenteng Vastenburg. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Jenderal Soedirman, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Kota Surakarta
    • Jam Buka: 24 Jam
    • Harga Tiket Masuk: Rp 2.000-3.000

    Si Kecil juga perlu sesekali diajak ke tempat bersejarah, contohnya Benteng Vastenburg untuk berwisata edukasi. Bangunan bekas masa kolonial Belanda telah ada sejak 1745. Kala itu, benteng ini berfungsi untuk mengawasi Keraton Surakarta yang berkuasa.

    8. Taman Bendungan Tirtonadi

    Taman Tirtonadi Solo.Taman Tirtonadi Solo. (Hana Gemeli Rahmawati/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Kota Surakarta
    • Jam Buka: 24 Jam
    • Harga Tiket Masuk: –

    Sesuai namanya, taman ini berada di pinggir Bendungan Tirtonadi. Traveler dapat mengajak Si Kecil kemari untuk duduk-duduk santai di tepi bendungan, jajan, atau beli angkringan. Sebaiknya datang pada sore hari karena cuaca sudah tidak terlalu terik.

    9. Ngarsopuro Night Market

    Night Market Ngarsopuro, Solo, Selasa (27/3/2018).Night Market Ngarsopuro, Solo. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi, Laweyan, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Jumat-Sabtu (17.00-23.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Kalau ingin berwisata kuliner, traveler bisa datang ke Ngarsopuro Night Market bersama buah hati. Banyak sekali pedagang pernak-pernik, pakaian, hingga makanan dan jajanan yang dapat ditemukan di pasar malam akhir pekan ini. Terdapat live music juga yang bakal menghiburmu selama di sana.

    10. Taman Sunan Jogo Kali

    Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres.Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Lokasi: Pucangsawit, Jebres, Kota Surakarta
    • Jam Buka: Setiap hari (06.00-21.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: –

    Ada lagi Taman Sunan Jogo Kali di Solo. Di sana anak-anak bisa bermain wahana playground seperti ayunan dan papan seluncur. Terdapat sejumlah spot bagus yang bisa dijadikan latar berfoto.

    Kian malam taman ini semakin “hidup”. Akan ada banyak penjual kuliner dan penampilan live musik yang menghibur.

    Nah, itu tadi sederet tempat wisata ramah anak di Solo yang bisa traveler datangi bersama buah hati. Jadi, kamu tertarik berkunjung ke tempat mana nih?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Konon, Batu ‘Sakti’ di Bandung Ini Tahan Bom



    Bandung

    Di Bandung, ada sebuah spot wisata menarik. Namanya Batu Eon. Konon, batu ‘sakti’ ini tahan bom. Percaya tidak?

    Jika ada rencana liburan ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat mari berkunjung ke Pangalengan. Bukan melihat kebun teh, di kecamatan yang lokasinya di selatan Bandung ini, ada sebuah situs bersejarah berupa sebongkah batu.

    Bongkahan batu itu dinamai ‘Batu Eon’ yang berdiri kokoh di tengah kolam tandon harian PLTA PT Indonesia Power, Cikalong, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan.


    Dari cerita yang tersebar di masyarakat, konon katanya, dahulu kala, batu tersebut tidak bisa dihancurkan dan dipindahkan sekalipun menggunakan alat berat. Hal tersebut terbukti saat pembangunan PLTA pada abad ke-19 silam.

    Dari cerita rakyat yang berkembang, ada warga Lamajang bernama Abah (sebutan orangtua laki-laki) Eon yang hendak memindahkan batu tersebut. Ia tertantang untuk memindahkan batu yang secara mistis tak bisa dipindahkan.

    Beragam cara dan segala upaya dilakukan Abah Eon untuk memindahkan batu itu. Salah satunya dengan menghancurkan batu itu. Meski begitu, tak ada satu pun alat yang mampu menghancurkan batu berwarna kecoklatan itu.

    Upaya terakhir dilakukan Abah Eon. Sebuah dinamit yang dipersiapkannya untuk menghancurkan batu itu dengan harapan hancur berkeping-keping. Namun, usahannya gagal karena batu itu tidak hancur.

    “Sejak itulah warga setempat menamai Batu Eon,” kata pengelola Desa Wisata Lamajang, Ade Sukmana (47) saat ditemui di kediamannya di Desa Lamajang, tahun 2017 silam.

    Ade mengungkapkan, cerita itu belum dapat dipastikan kebenarannya, namun kisah Abah Eon tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

    “Sulit mencari informasi yang valid mengenai kisah itu. Tapi yang pasti PLTA ini diresmikan oleh Presiden Soekarno tahun 1954 lalu,” tutur Ade.

    Lokasi Batu Eon ini hanya satu kilometer dari Bumi Adat Cikondang. Untuk sampai ke situs batu bersejarah ini dapat diakses dari Kota Bandung via Banjaran-Cimaung sejauh 40-an kilometer.

    Dari kejauhan terlihat batu tersebut berada di tengah kolam, layaknya sebuah pulau kecil. Pengunjung memang tidak bisa melihat dari dekat, sebab pagar dengan kawat berduri mengelilingi batu itu.

    “Batu Eon, kisahnya mirip-mirip dengan legenda Batu Cinta di Situ Patenggang,” kata Ade.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Fakta-fakta Aceh, Tuan Rumah PON XXI yang Tengah Disorot



    Banda Aceh

    Penyelenggaraan PON XXI di Aceh-Sumut tengah disorot publik karena banyak kontroversi. Berikut fakta-fakta menarik tentang Aceh, salah satu tuan rumah PON 2024.

    Mulai dari venue pertandingan yang bobrok hingga makanan untuk para atlet yang dinilai tidak layak membuat Aceh tengah banyak diperbincangkan publik.

    Dikenal dengan sebutan ‘Tanah Rencong’, Aceh memiliki karakteristik unik dan berbeda dari daerah lain di Nusantara. Provinsi ini terletak di ujung paling barat gugusan pulau Indonesia.


    Aceh menjadi salah satu provinsi yang kaya akan sejarah, budaya, dan tradisi. Baik dari segi kuliner, budaya, hingga ragam sukunya. Aceh juga menawarkan pesona tersendiri yang patut untuk kita telusuri.

    Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh luasnya sekitar 56.839,09 km2. Menempati posisi strategis sebagai pintu gerbang lalu lintas di bagian barat Indonesia.

    Berikut fakta-fakta unik yang perlu kamu ketahui tentang Aceh:

    1. Dijuluki Sebagai Serambi Mekah

    Sebagai provinsi paling barat di Pulau Sumatera, Aceh merupakan salah satu daerah pertama masuknya Islam di Indonesia. Selain itu, kota Aceh dikenal dengan tradisi Islam yang kuat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

    Dilansir dari laman resmi Pemerintahan Provinsi Aceh, Dosen Ilmu Sastra Universitas Sumatera Utara (USU) Supriyatno mengatakan Aceh merupakan bagian wilayah Indonesia pertama yang memeluk agama Islam.

    Berdasarkan penuturannya, pada abad ke-7 Masehi wilayah Aceh pertama kali menerima kedatangan Islam yaitu Pasai, Aceh Utara dan Peurelak.

    Pengaruh Islam terlihat jelas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh, termasuk dalam seni, musik dan arsitektur. Simbol budaya Aceh salah satunya adalah tari tradisional Saman yang dinamis dan penuh energi yang menjadi budaya keagamaan Islam di Aceh.

    2. Kampung Bule di Desa Lamno

    Kampung Bule di Indonesia ternyata ada lho di Aceh. Suku unik ini dikenal dengan Suku Lamno yang terletak di desa Lamno, pesisir barat Aceh.

    Suku ini sangat istimewa karena warga Lamno memiliki ciri fisik berbeda dari kebanyakan orang Indonesia, yaitu hidung mancung, berpostur tinggi seperti orang Eropa, memiliki mata biru dan berambut pirang.

    Warga desa Lamno adalah hasil kawin campur bangsa Portugis yang berdagang di Aceh dan menikahi penduduk setempat. Hal inilah menjadi saksi bisu dari percampuran budaya dan warisan genetik yang langka.

    3. Bubur Memek dari Simeulue

    Jika mendengar kata “memek”, kamu mungkin mengira ini adalah kata yang berkonotasi negatif. Namun di Aceh, khususnya di pulau Simeulue, “memek” adalah nama hidangan tradisional berbentuk bubur yang terbuat dari campuran pisang, beras ketan, santan, dan gula.

    Bubur ini sering disajikan untuk menyambut tamu penting yang berkunjung ke Simeulue serta pada upacara adat. Salah satu warga Simeuleu, Almawati mengatakan mamemek memiliki arti mengunyah atau menggigit.

    Memek, salah satu makanan khas Aceh.Memek, salah satu makanan khas Aceh. (Agus Setyadi)

    Sejak zaman dahulu, nenek moyang mereka sering mengunyah beras ketan yang diolah dan dicampur pisang. Perlahan-lahan masyarakat menyebut makanan khas ini dengan sebutan memek.

    “Masyarakat Simeuleu sejak zaman dahulu membuat bubur memek untuk disantap bersama keluarga, Hal inilah mewariskan makanan khas Simeuleu warisan leluhur,” Kata Almawati seorang warga Simeuleu.

    Kuliner khas Pulau Simeulue ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia di tahun 2019. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat bubur memek menjadi salah satu kuliner kebanggaan masyarakat Simeulue.

    4. Bahasa Aceh yang Singkat dan Efisien

    Bahasa Aceh juga memiliki keunikan tersendiri, terutama dalam hal singkatan beberapa kata yang digunakan sehari-hari. Contohnya kata “air kelapa” dalam bahasa Aceh diucapkan sebagai “Ie (air) dan Uk (Kelapa).”

    Bahasa Aceh cenderung menggunakan kata-kata pendek namun tetap efektif dalam menyampaikan makna. Hal ini menunjukkan keefisienan komunikasi dalam budaya Aceh, dimana masyarakatnya terbiasa berbicara dengan cepat dan lugas.

    5. Budaya Tarek Pukat

    Budaya “Tarek Pukat” merupakan tradisi menangkap ikan yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat pesisir Aceh. Dalam tradisi ini, para nelayan menarik pukat atau jaring besar ke daratan bersama-sama.

    Setelah ikan-ikan berhasil ditangkap, hasilnya akan dibagi rata di antara para nelayan. Selain sebagai mata pencaharian, budaya ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas dalam masyarakat Aceh, terutama di komunitas pesisir.

    Dengan kekayaan budaya dan tradisinya, Aceh bukan hanya sekedar provinsi di ujung barat Indonesia, tetapi juga simbol keberagaman dan kearifan lokal yang tetap hidup dan dihormati sampai hari ini.

    Dari kuliner, suku, bahasa, hingga budaya gotong royong, Aceh menawarkan pesona unik yang membuatnya istimewa dan patut kita lestarikan.

    (wsw/fem)



    Sumber : travel.detik.com