Tag: Seeker

  • Seeker: Ponsel Web3 Solana Mobile Mulai Dikirim, 150 Ribu Unit Ludes

    Babak baru dunia ponsel pintar dimulai hari ini, ketika Solana Mobile resmi mengirimkan gelombang pertama ponsel Seeker, perangkat berbasis Web3 yang telah menarik perhatian komunitas kripto global. Lebih dari 150.000 unit Seeker telah dipesan sejak masa pre-order dibuka pada April lalu.

    Dengan menggabungkan fungsionalitas smartphone modern dan kemampuan interaksi on-chain, Seeker hadir membawa misi ambisius: membentuk ekosistem seluler yang sepenuhnya terdesentralisasi dan memberdayakan pengguna lewat teknologi blockchain.

    Menawarkan Kendali dan Kepemilikan Nyata

    Menurut Emmett Hollyer, General Manager Solana Mobile, Seeker bukan sekadar ponsel pintar—tetapi alat koneksi yang “menguntungkan.” Ia menekankan bahwa visi Solana Mobile adalah menciptakan ekosistem seluler yang mendorong loyalitas dan partisipasi, dengan model insentif yang diputar melalui token asli bernama SKR.

    “Dengan SKR, pengguna memiliki pengaruh langsung terhadap pengalaman seluler mereka. Insentifnya diseimbangkan antara pengembang dan pengguna,” ujar Hollyer.

    Dilaporkan Cryptopolitan, model ekonomi ini dikendalikan oleh pemegang token dan para Seeker Guardian, yang akan menentukan arah insentif dan kebijakan ekonomi dalam ekosistem dApp Seeker. Uniknya, sistem pemberian penghargaan ini berjalan terpisah dari sistem rating di Solana dApp Store, yang saat ini telah memiliki lebih dari 100 aplikasi terintegrasi.

    Baca juga: Harga Solana (SOL) Turun 14%, Tapi Holder Justru Tambah Posisi

    Fitur Unggulan: TEEPIN dan Infrastruktur On-Chain

    Yang membuat Seeker benar-benar berbeda dari ponsel konvensional adalah TEEPIN — arsitektur tiga lapis yang dikembangkan Solana Mobile sebagai Jaringan Infrastruktur Platform Lingkungan Eksekusi Tepercaya.

    Anatoly Yakovenko, CEO Solana Labs, menyebut TEEPIN sebagai “evolusi berikutnya dalam dunia seluler.” Ia menjelaskan bahwa arsitektur ini menghilangkan otoritas terpusat dalam membangun kepercayaan digital. Sebagai gantinya, kepercayaan ditegakkan melalui pengesahan kriptografi, memverifikasi integritas perangkat keras, sistem, dan aplikasi secara otomatis.

    Fitur lainnya termasuk:

    • Seed Vault: Dompet penyimpanan aman untuk aset kripto.
    • ID Seeker: Identitas digital pengguna yang terverifikasi.
    • Solana dApp Store: Tempat distribusi aplikasi Web3 tanpa biaya tinggi dan tanpa “penjaga gerbang.”

    Menuju Masa Depan Seluler yang Terdesentralisasi

    Solana Mobile mendorong pengembang untuk tidak sekadar “mendaur ulang aplikasi,” tetapi menciptakan solusi baru yang benar-benar dibutuhkan pengguna. Hollyer menegaskan bahwa pertumbuhan Solana dApp Store akan berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi SKR—lebih terbuka, fleksibel, dan tanpa hambatan.

    “Pengguna tidak boleh terus-menerus menjadi pihak yang hanya menerima. Mereka harus menjadi pemilik dan pengelola aktif dalam jaringan yang mereka gunakan,” tegasnya.

    Dengan pengiriman Seeker yang dimulai hari ini, Solana Mobile resmi membuka babak baru dalam konvergensi teknologi seluler dan blockchain. Apakah ini akan menjadi standar baru di dunia ponsel pintar? Waktu yang akan menjawab, namun satu hal jelas: revolusi ponsel Web3 telah dimulai.

    Baca juga: Investor Jangka Panjang Borong SOL Saat Turun: Siapkah Solana Reli?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token SKR Segera Meluncur, Solana Mobile Bagikan 3 Miliar Token Gratis!

    Solana Mobile resmi mengumumkan tanggal peluncuran token ekosistem mereka, SKR, yang dijadwalkan rilis pada Januari 2026. Namun, euforia tersebut langsung diwarnai kabar serius: tim keamanan Ledger menemukan vulnerabilitas tingkat chip yang tidak dapat diperbaiki pada smartphone terbaru Solana, Seeker.

    SKR Resmi Meluncur Januari 2026

    Solana Mobile menyatakan total suplai SKR mencapai 10 miliar token, dengan rincian distribusi sebagai berikut:

    • 30% (3 miliar) untuk airdrop
    • 25% (2,5 miliar) untuk pengembangan ekosistem dan kemitraan
    • 10% (1 miliar) untuk likuiditas dan peluncuran
    • 10% (1 miliar) untuk kas komunitas
    • 15% (1,5 miliar) untuk tim Solana Mobile
    • 10% (1 miliar) untuk Solana Labs

    SKR akan menggunakan mekanisme inflasi linear untuk memberi insentif bagi staker awal. Detail lengkap tokenomics dijadwalkan dipublikasikan pada konferensi Solana Breakpoint, 11–13 Desember.

    Token ini diproyeksikan menjadi pilar utama pertumbuhan Solana dApp Store, yang kini telah menampung lebih dari 100 proyek. Selain itu, SKR akan memegang peran penting dalam sistem “Guardians”, yakni pihak-pihak yang bertugas menjaga keamanan, memoderasi aplikasi, serta memverifikasi keaslian perangkat.

    Solana Mobile akan menjadi Guardian pertama, disusul oleh Helius Labs, Double Zero, dan Triton One.

    Chip Seeker Ditemukan Memiliki Celah Fatal

    Di saat bersamaan, tim Ledger menemukan kerentanan serius pada chip MediaTek Dimensity 7300 (MT6878) yang digunakan di Seeker. Kerentanan tersebut memungkinkan peretas mengambil kontrol penuh atas perangkat.

    Dilaporkan Forklog, Insinyur Ledger, Charles Kristen dan Leo Benito, berhasil melakukan serangan menggunakan denyut elektromagnetik pada proses booting awal, dan sepenuhnya melewati semua lapisan proteksi chip.

    “Tidak ada cara aman untuk menyimpan dan menggunakan private key pada perangkat ini,” tegas Kristen dan Benito.

    Masalah ini tidak dapat diperbaiki via update software, karena celahnya berada langsung dalam struktur silikon chip.

    Meski tingkat keberhasilan serangan relatif kecil—sekitar 0,1% hingga 1%—kemungkinan retry otomatis setiap detik membuat proses peretasan berpotensi berhasil dalam hitungan menit.

    “Kami dapat melakukan satu percobaan serangan setiap detik, lalu otomatis mengulang proses jika gagal,” jelas para insinyur Ledger.

    MediaTek Angkat Bicara

    MediaTek menanggapi bahwa chip MT6878 tidak dirancang untuk menghadapi serangan elektromagnetik, sehingga ancaman tersebut berada di luar spesifikasi keamanan perangkat.

    Kerentanan tingkat chip bukan kali ini saja ditemukan pada lini ponsel Solana. Pada November 2023, analis CertiK pernah mengidentifikasi kelemahan kritis pada model Saga.

    Baca juga: Solana Mendadak Bangkit! Tembus $135 dan Kirim Sinyal Balik Arah?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SKR Terpuruk 70%, Arah Harga Solana Seeker Kini Menjadi Misteri

    Token Solana Seeker (SKR) terus berada di bawah tekanan setelah anjlok hampir 70% dari puncak harga pasca-peluncuran. Lemahnya permintaan spot, sinyal teknikal bearish, serta meningkatnya suplai token di bursa memunculkan risiko penurunan lanjutan hingga 17% dalam waktu dekat.

    Berdasarkan data pasar terbaru, harga SKR kini bergerak di kisaran US$0,024, jauh dari level tertingginya di sekitar US$0,067. Penurunan tajam ini menghapus sebagian besar antusiasme awal investor, sementara aktivitas beli terlihat minim meski harga sudah terkoreksi dalam.

    Tekanan Jual Masih Dominan

    Dilaporkan BeInCrypto, indikator teknikal menunjukkan tekanan jual belum mereda. Pada grafik 4 jam, Chaikin Money Flow (CMF) tercatat berada di bawah level nol sejak 24 Januari, menandakan arus modal yang keluar dari aset. Upaya pemulihan CMF pada 26 Januari gagal bertahan dan justru kembali melemah, memperkuat sinyal distribusi.

    Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik 1 jam membentuk bearish divergence. Meski harga sempat mencetak higher high, RSI justru mencetak lower high, yang mengindikasikan melemahnya momentum beli. Kondisi ini menjelaskan mengapa setiap reli jangka pendek SKR gagal berlanjut.

    Baca juga: iPhone 17 Pro vs Solana Seeker Mana yang Lebih Bagus?

    Data On-Chain: Tidak Ada Akumulasi

    Tekanan juga terlihat dari data on-chain. Dalam 24 jam terakhir, saldo SKR di bursa meningkat 5,31% menjadi sekitar 467 juta token, atau setara dengan 23,6 juta SKR yang berpindah ke exchange. Pergerakan ini umumnya diartikan sebagai sinyal potensi penjualan.

    Di saat yang sama, kepemilikan oleh investor besar (smart money) tercatat turun sekitar 4%, menunjukkan belum adanya minat akumulasi yang signifikan meski harga telah turun tajam.

    Bear Justru Jadi Penentu Arah Harga

    Menariknya, di tengah absennya pembeli spot, arah pergerakan SKR kini justru bergantung pada posisi trader derivatif. Data peta likuidasi menunjukkan dominasi posisi short di pasar perpetual SKR/USDT.

    Di bursa Bitget, total leverage short mencapai sekitar US$3,06 juta, lebih dari dua kali lipat posisi long yang berada di kisaran US$1,49 juta. Jika harga SKR naik mendekati US$0,030, sekitar US$1,2 juta posisi short berpotensi terlikuidasi dan memicu short squeeze.

    Namun analis menegaskan, reli akibat short squeeze bukanlah tanda kekuatan fundamental, melainkan pembelian paksa akibat likuidasi.

    Jika tidak terjadi short squeeze, SKR berisiko menembus area support di sekitar US$0,019, yang berarti penurunan lanjutan sekitar 17% dari level saat ini.

    Dengan kondisi tersebut, masa depan jangka pendek Seeker kini tidak lagi bergantung pada aksi beli investor, melainkan pada apakah para bear terjebak dalam posisi leverage mereka sendiri.

    Baca juga: Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker

    Solana Mobile resmi mendistribusikan token SKR kepada lebih dari 100.000 pengguna smartphone Seeker dan 188 pengembang yang berkontribusi dalam ekosistemnya. Airdrop yang diluncurkan pada Selasa ini mencakup hampir 2 miliar token SKR dengan nilai sekitar US$26,6 juta saat peluncuran.

    Pengguna dan pengembang memiliki waktu 90 hari untuk mengklaim token mereka melalui wallet bawaan di ponsel Seeker. Token yang tidak diklaim hingga batas waktu tersebut akan dikembalikan ke pool airdrop. Selain pengguna Seeker, pengembang yang merilis aplikasi di DApp Store Solana Mobile pada musim pertama juga termasuk dalam daftar penerima.

    Token SKR Menarik Perhatian

    Baca juga: Pasar Kripto Berdarah, ETF Solana Justru Tancap Gas

    Token SKR berfungsi sebagai aset tata kelola (governance) dan utilitas utama dalam ekosistem Solana Mobile. Solana Mobile, anak perusahaan dari Solana Labs, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan langkah menuju kepemilikan komunitas atas infrastruktur mobile, di mana pengguna memiliki kendali langsung atas jaringan.

    SKR memiliki pasokan tetap 10 miliar token, dengan 30% dialokasikan untuk airdrop dan pembukaan token saat peluncuran. Distribusi ini dirancang untuk memberi insentif partisipasi komunitas Web3, mendukung keamanan jaringan, membuka akses fitur platform, serta menyelaraskan kepentingan pengguna, pengembang, peneliti, dan protokol.

    Dilaporkan CoinMarketCap, fitur staking untuk token SKR tersedia sejak hari pertama peluncuran. Skema inflasi tahunan dimulai dari 10%, lalu menurun 25% setiap tahun hingga stabil di angka 2%. Inflasi dihitung setiap 48 jam, dengan komisi nol pada fase awal, sehingga memberi keuntungan lebih besar bagi partisipan awal.

    Smartphone Seeker dari Solana Mobile

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 22 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Smartphone Seeker sendiri pertama kali diperkenalkan pada Agustus 2025 sebagai penerus Saga, ponsel Web3 pertama Solana Mobile yang dirilis pada 2022. Perangkat Android ini dilengkapi DApp Store terdesentralisasi, integrasi native dengan ekosistem Solana, serta fitur Seed Vault untuk penyimpanan kunci kripto. Solana Mobile melaporkan sekitar 150.000 preorder dengan pengiriman ke lebih dari 50 negara.

    Pasca peluncuran, harga SKR dilaporkan naik sekitar 38% dan diperdagangkan di kisaran US$0,013. Dengan 5,7 miliar token beredar, kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$81 juta. Pada hari Rabu, Solana Mobile juga mengumumkan dimulainya Season 2 Seeker, yang menghadirkan aplikasi baru, program reward, akses awal, serta fokus pada sektor DeFi, gaming, pembayaran, trading, dan DePIN.

    Baca juga: Resmi Meluncur Januari 2026, Token SKR Solana Mobile Siap Dibagikan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com