Tag: sekolah

  • Ada Beasiswa Anak Teladan Indonesia Khusus Siswa SMP, Daftar di Sini



    Jakarta

    Beasiswa Anak Teladan Indonesia (BATI) 2026 resmi dibuka untuk siswa kelas 3 SMP. Beasiswa ini nantinya akan menanggung biaya pendidikan selama SMA.

    Beasiswa Anak Teladan Indonesia adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Yayasan Lumina dan Yayasan Yasbil untuk siswa SMP/MTs yang ingin melanjutkan studi berkualitas, menguasai ilmu pengetahuan, beriman dan bertakwa, serta menjunjung tinggi semangat toleransi.


    Nantinya, penerima beasiswa akan bersekolah di SMA negeri atau swasta yang ditentukan oleh Yayasan Lumina dan Yayasan Yasbil. Tak hanya itu, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan fasilitas berupa asrama selama 3 tahun.

    Tertarik mendaftar? Berikut persyaratan Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026 dilansir dari laman resminya.

    Syarat Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    1. WNI
    2. Kelas 9 SMP/MTs
    3. Berakhlak mulia dan berkarakter
    4. Mau berkecimpung di dunia pendidikan dan bercita-cita menjadi guru
    5. Nilai rata-rata rapor kelas 8,5
    6. Bersedia ditempatkan di sekolah yang ditunjuk oleh penyedia beasiswa
    7. Bersedia tinggal di tempat yang disediakan
    8. Berprestasi Akademik atau Non-Akademik
    9. Berasal dari keluarga kurang mampu
    10. Surat Rekomendasi Guru atau Kepala Sekolah

    Manfaat Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    1. Belajar gratis di sekolah bertaraf Cambridge School atau setara
      Penerima beasiswa akan ditempatkan di sekolah bertaraf Cambridge atau setara.
    2. Akomodasi selama 3 tahun
      Siswa akan mendapat akomodasi selama menjadi penerima beasiswa.
    3. Uang saku setiap bulan
      Penerima beasiswa akan mendapat uang penunjang setiap bulannya.
    4. Program Pengembangan Diri dan Karakter
      Penyelenggara beasiswa akan mengadakan program pengembangan diri dan karakter.
    5. Pengembangan softskills
      Penyelenggara beasiswa akan mengadakan program untuk mengasah softskills.
    6. Seminar motivasi
      Siswa bisa mengikuti seminar motivasi selama beasiswa berjalan.

    Kota Tujuan Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    1. Depok
    2. Bandung
    3. Tangerang Selatan
    4. Semarang
    5. Yogyakarta

    Jadwal Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    Pendaftaran Beasiswa: 18 Oktober-14 Desember 2025
    Ujian Seleksi Online: 21 Desember 2025
    Pengumuman Hasil Ujian Seleksi: 25 Desember 2025
    Wawancara Siswa: 29 Desember – 30 Desember 2025
    Pengumuman Hasil Wawancara: 1 Januari 2026
    Kamp Seleksi Online: 5 Januari-15 Februari 2026
    Tes Penempatan & Wawancara Orang Tua: 7 Februari-23 Maret 2026
    Pengumuman Hasil Seleksi Online: 27 Maret 2026
    Kamp Seleksi Offline: 3-5 April 2026
    Pengumuman Final: 30 April 2026
    Kamp Matrikulasi: Mei-Juni 2025

    Pendaftaran Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2026

    Peminat bisa mendaftarkan diri melalui link https://bit.ly/DaftarBATI2026

    Setelah mendaftar, peminat diimbau untuk mengikuti informasi terkini yang dibagikan melalui Group WhatsApp https://chat.whatsapp.com/Ihd1cshSjNSJDSGLbO3gVv?mode=wwt

    Adapun informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Anak Teladan Indonesia 2025 dapat diakses melalui https://yayasanrubic.org/ atau contact person: 0851-1532-6002 (Muti) atau 0812‑3559‑0417‬ (Hidayat).

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Sekolah Pemerintah Singapura 2026, Siswa-Ortu Cek!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Singapura menyediakan beasiswa sekolah 2026 untuk siswa kelas 6, 7, 8, atau 9 asal RI yang ingin melanjutkan pendidikan di Singapura. Pendaftaran beasiswa Pemerintah Singapura akan dibuka pada Januari 2026 mendatang.

    Dikutip dari laman resminya, beasiswa ASEAN Scholarship for Indonesia ini terdiri dari beasiswa Secondary 1 untuk studi 6 tahun dan Secondary 2 untuk studi 4 tahun di sekolah menengah Singapura. Biaya sekolah ditanggung, plus sejumlah tunjangan dan fasilitas lainnya.


    Beasiswa Sekolah Pemerintah Singapura 2026

    ASEAN Scholarship for Indonesia meliputi:

    • Biaya sekolah
    • Biaya ujian GCE O-Level dan A-Level satu kali, jika berlaku
    • Subsidi layanan kesehatan dan asuransi kecelakaan
    • Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi
    • Tunjangan menetap
    • Tunjangan tahunan dan akomodasi asrama.

    Sasaran Beasiswa

    • Secondary 1: siswa kelas 6 SD atau 7 SMP, kelahiran 2 Januari 2012-1 Januari 2015
    • Secondary 2: siswa kelas 8 atau 9 SMP, kelahiran 2 Januari 2010-1 Januari 2013

    Lulusan sekolah dengan beasiswa Secondary 1 maupun 2 ini akan memiliki kualifikasi Singapore-Cambridge GCE A-Level atau yang setara. Diketahui, kualifikasi ini memungkinkan siswa mendaftar ke perguruan tinggi luar negeri.

    Syarat Beasiswa

    • Warga Negara Indonesia
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Hasil ujian sekolah baik dan konsisten
    • Tercatat aktif berpartisipasi dalam kegiatan kokurikuler

    Jadwal ASEAN Scholarship for Indonesia

    Berikut jadwal seleksi tentatif beasiswa Pemerintah Singapura ini:

    • Pendaftaran daring: 5 Januari-16 Februari 2026
    • Tes seleksi: 11-12 April 2026
    • Wawancara: Mei-awal Juni 2026
    • Pengumuman penerima beasiswa: Juni 2026
    • Kedatangan di Singapura: November 2026

    Jika kandidat mencukupi, tes akan dilaksanakan di Bandung, Batam, Jakarta, Makassar, Medan, Palembang, dan Surabaya.

    Informasi selengkapnya mengenai beasiswa sekolah di Singapura ini bisa diakses di https://www.moe.gov.sg/ atau klik di SINI.

    Semoga bermanfaat dan selamat menyiapkan diri, detikers.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • KJP Plus Tahap II Tahun 2025 Bulan September Cair, 700 Ribu Murid Terima Bantuan!


    Jakarta

    Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (UPT P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta mengumumkan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2025. Pencairan ini ditujukan untuk dana bulan September 2025.

    “Pencairan dana KJP Plus Tahap II Tahun 2025 untuk peruntukan dana bulan September 2025 akan dilaksanakan secara bertahap mulai 5 November 2025,” tulis UPT P4OP. dikutip dari postingan Instagram resminya, Kamis (6/11/2025).


    Besaran Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2025 Bulan September

    Disebutkan, jumlah penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2025 adalah sebanyak 707.513 murid. Jumlah ini terdiri dari jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, SMK, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

    Adapaun rincian penerima dan besaran dana KJP yang didapatkan yakni:

    1. SD/SDLB/MI

    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu
    • Jumlah penerima: 338.771 murid

    2. SMP/SMPLB/MTs

    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu
    • Jumlah penerima: 192.020 murid

    3. SMA/SMALB/MA

    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu
    • Jumlah penerima: 61.139 murid

    4. SMK

    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu
    • Jumlah penerima: 112.891 murid

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Jumlah penerima: 2.692 murid

    Sebagai ketentuan, dana personal bisa digunakan murid maksimal secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisa dana personal nantinya bisa digunakan secara nontunai.

    Penggunaan dana ini diharuskan untuk memenuhi seluruh kebutuhan murid, seperti:

    • Buku tulis
    • Buku gambar
    • Buku pelajaran
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    • Alat dan atau bahan praktik
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah
    • Tas sekolah
    • Pakaian olahraga sekolah
    • Buku pelajaran penunjang
    • Kudapan bergizi
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    • Alat bantu pendengaran
    • Kalkulator scientific
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    • Komputer/laptop
    • Mengunjungi tempat wisata di Jakarta yang menerima KJP seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional (Monas), dan berbagai museum.

    Cara Ambil Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2025 Bulan September

    Pengambilan dana KJP Plus Tahap II tahun 2025 baru bisa dilakukan setelah murid menyelesaikan proses pembukaan rekening, cetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima.

    Penyaluran KJP Plus Tahap II tahun 2025 dilakukan melalui Bank Jakarta. Jika rangkan proses pembukaan rekening sudah dilakukan, langkah yang bisa ditempuh adalah:

    1. Lewat Teller

    • Datang ke Bank Jakarta lalu menuju teller bank.
    • Sebut keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus.
    • Jika dana sudah masuk, siswa bisa mengambil tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa uang digunakan secara nontunai.

    2. Lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

    • Datang ke ATM Bank Jakarta terdekat.
    • Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening.
    • Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai.
    • Peserta bisa langsung mengambil dana secara tunai, tetapi hanya Rp 100 ribu.

    Itulah informasi tentang pencairan dana KJP Plus Tahap II tahun 2025 bulan September. Yuk, segera cek rekening Bank Jakartamu.

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Dapat Bantuan, Ini Kelompok Siswa yang Akan Terima PIP PAUD/TK



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi akan mulai menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) ke jenjang TK mulai tahun 2026. Perluasan sasaran PIP ini merupakan bagian dari program Wajib Belajar 13 Tahun.

    Menurut lamanKemendikdasmen, alokasi anggaran PIP tahun 2025 mencapai Rp 13.364. 007.900 yang diberikan pada sebanyak 18.594.627 siswa di semua jenjang. Menurut data Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), sampai dengan tanggal 22 September 2025, dana PIP yang sudah disalurkan mencapai Rp 5.890.311.975.000 untuk 10.427.673 murid atau sekitar 44 persen.


    Pendidikan TK Wajib Dilalui Sebelum SD

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan saat ini pendidikan TK wajib untuk anak-anak sebelum mengenyam pendidikan SD. Menurutnya, anak yang memiliki pengalaman belajar di TK itu penting untuk membangun rasa percaya diri, sosialisasi, dan menunjukkan norma-norma baik.

    “Banyak penelitian yang menunjukkan pengaruh dan pengalaman belajar di pendidikan anak usia dini terhadap learning sustainability-nya, dan fokusnya pada bagaimana membangun rasa percaya diri, menanamkan kecintaan pada ilmu, sosialisasi, mengenalkan norma-norma, itu kan sangat penting, terutama yang tadi membangun rasa percaya diri juga bagian dari kenapa mereka punya learning sustainability yang lebih dibanding mereka yang tidak punya pengalaman (TK),” katanya dalam program Jejak Pradana yang tayang di detikcom, Kamis (23/10/2025).

    Lebih lanjut, Mu’ti menilai PIP penting diberikan kepada anak yang berada di TK. Sebab, salah satu alasan ada anak yang tidak punya pengalaman belajar di TK adalah karena orang tua mereka tidak mampu.

    “Karena sebagian orang tua tidak menyekolahkan anaknya di TK karena alasan biaya, sekarang kita coba dorong dengan PIP itu, mudah-mudahan bisa menjadi ya sedikit sumbangan dari pemerintah untuk anak-anak bisa punya pengalaman belajar di TK,”ucapnya.

    Kelompok Siswa Penerima PIP PAUD/TK Tahun 2026

    Mu’ti mengatakan PIP 2026 akan diberikan khusus untuk siswa PAUD/TK dari keluarga tidak mampu dengan target 888 ribu murid. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk 2026 adalah Rp 400 miliar.

    Saat ini,Kemendikdasmen telah berkomitmen bersama Kementerian Desa untuk menghadirkan satu desa satu TK. Anggaran untuk membangun TK ini diambil dari anggaranKemendikdasmen pada program revitalisasi pendidikan.

    Jika mengacu pada pemberian PIP di jenjang lainnya, siswa yang sudah memperoleh bantuan PIP tersebut adalah siswa yang sudah memperoleh SK Pemberian, yakni siswa yang telah melakukan aktivasi rekening atau sudah pernah memperoleh PIP di tahun-tahun sebelumnya.

    Selain itu, ada pula siswa yang memperoleh SK Nominasi. Para siswa itu adalah penerima PIP baru yang belum memiliki rekening untuk penyaluran PIP.

    “Revitalisasi tahun ini yang 16.170 juga untuk TK-TK juga, termasuk pendirian unit sekolah baru atau renovasi TK yang sudah ada,” ujarnya.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Dibuka? Persiapkan Diri dari Sekarang!



    Jakarta

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan salah satu bantuan yang disediakan pemerintah bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa ini biasanya dibuka setiap tahun.

    Termasuk pada tahun depan, KIP Kuliah menjadi harapan yang banyak ditunggu calon mahasiswa tahun 2026. Lewat KIP Kuliah, mahasiswa bisa bebas biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan mendapatkan biaya hidup bulanan.

    Dengan demikian, pendaftar KIP Kuliah biasanya membludak. Banyak calon mahasiswa yang mengincar kuliah gratis hingga lulus lewat beasiswa ini.


    Sehingga calon mahasiswa tahun 2026, harus menyiapkan diri menghadapi persaingan ketat mendapatkan KIP Kuliah tahun depan.

    Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Dibuka?

    Jadwal resmi pembukaan pendaftaran KIP Kuliah 2026 belum dikeluarkan oleh Kemendiktisaintek. Namun, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, pembukaan pendaftaran KIP Kuliah mempunyai jadwal yang selaras dengan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

    Calon mahasiswa bisa mendaftar KIP Kuliah sehari sebelum mendafar SNBP atau SNBT. Contohnya pada tahun lalu, SNBP dibuka pada 4 Februari 2025.

    Sehingga pendaftaran KIP Kuliah untuk mahasiswa pendaftar SNBP bisa dilakukan mulai tanggal 3 Februari 2025. Sementara untuk tahun 2026, pendaftaran SNBP dibuka pada 3 Februari 2026 sehingga ada kemungkinan calon mahasiswa bisa daftar KIP Kuliah mulai 2 Februari 2025.

    Namun, untuk lebih pastinya detikers bisa terus memantau informasi pembukaan KIP Kuliah di website resmi Kemendiktisaintek atau media sosial Kemendiktisaintek.

    Jadwal Lengkap SNPMB 2026

    Untuk menyiapkan diri menuju seleksi KIP Kuliah, calon mahasiswa bisa meninjau jadwal lengkap Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 berikut ini.

    SNBP 2026

    • Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
    • Masa sanggah kuota sekolah: 29 Desember 2025-15 Januari 2026
    • Registrasi akun SNPMB sekolah: 5-26 Januari 2026
    • Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari-2 Februari 2026
    • Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari-18 Februari 2026
    • Pendaftaran SNBP: 3-18 Februari 2026
    • Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
    • Unduh kartu peserta SNBP: 3 Februari-30 April 2026.

    SNBT 2026

    • Registrasi akun siswa: 12 Januari-7 April 2026
    • Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret-7 April 2026
    • Pelaksanaan UTBK: 21-30 April 2026
    • Pengumuman hasil SNBT: 25 Mei 2026
    • Unduh sertifikat UTBK: 2 Juni-31 Juli 2026

    Besaran Bantuan KIP Kuliah

    Berdasarkan ketentuan KIP Kuliah tahun 2025, berikut besaran bantuan KIP Kuliah:

    Biaya Pendidikan

    – Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau internasional maksimal Rp 8.000.000 dan khusus kedokteran Rp 12.000.000
    – Prodi akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4.000.000
    – Prodi akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2.400.000

    Biaya Hidup

    Biaya hidup dibedakan menjadi lima klaster sesuai wilayah perguruan tinggi, yakni:

    – Klaster 1: Rp 800.000
    – Klaster 2: Rp 950.000
    – Klaster 3: Rp 1.100.000
    – Klaster 4: Rp 1.250.000
    – Klaster 5: Rp 1.400.000

    Detikers sudah siap menghadapi SNPMB 2026? Yuk persiapkan diri mulai dari sekarang.

    (cyu/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Pencairan Tunjangan Profesi Guru Dimulai November, Begini Cara Ceknya



    Jakarta

    Pencairan Tunjangan Profesi Guru dijadwalkan cair pada November 2025. Bagaimana cara ceknya?

    Diketahui, pemerintah telah menjadwalkan Tunjangan Profesi Guru triwulan IV pada November 2025. Untuk mengecek status pencairan, guru bisa melihat melalui dashboard InfoGTK.


    Dalam laman tersebut, guru dapat melihat apakah datanya sudah valid, apakah Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) terbit, dan apakah tunjangan siap ditransfer.

    Bagi guru yang belum mengecek statusnya, bisa langsung mengunjungi dashboard Info GTK untuk memastikan semua data sudah benar dan TPG November 2025 siap cair.

    Cara Cek Pencairan Tunjangan Profesi Guru November 2025

    Sebelum memastikan apakah tunjangan profesi sudah cair, guru perlu mengecek status SKTP dan validitas datanya melalui layanan resmi GTK. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Masuk ke laman https://info.gtk.dikdasmen.go.id/
    2. Masukkan username dan password yang terdaftar di sistem Dapodik
    3. Isicaptcha untuk verifikasi
    4. Klik Log In
    5. Setelah berhasil masuk, cek seluruh data pribadi dan kepegawaian yang muncul di dashboard
    6. Bila ada data yang tidak sesuai, segera hubungi operator sekolah agar dapat diperbaiki lewat sistem Dapodik
    7. Masuk ke menu yang memuat informasi tunjangan profesi atau sertifikasi guru
    8. Cek status Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP).
    9. Jika statusnya valid dan SKTP sudah terbit, maka tunjangan siap dicairkan ke rekening yang terdaftar.

    Cara Mencairkan Tunjangan Profesi Guru

    Menurut laman resmi Kemendikdasmen, penyaluran TPG triwulan IV tahun 2025 kini dilakukan langsung oleh Kementerian Keuangan ke rekening masing-masing guru penerima. Mekanisme ini berlaku bagi guru ASN daerah dan PPPK daerah.

    Sebelum dana TPG ditransfer, guru penerima wajib memastikan seluruh data pada aplikasi Dapodik sudah benar dan terbaru. Data yang harus diperiksa kembali mencakup satuan administrasi pangkal, beban kerja, NUPTK, tanggal lahir, status kepegawaian, dan gaji pokok. Pembaruan data dilakukan bersama operator sekolah, lalu disinkronkan dengan data kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui BKD di daerah masing-masing.

    Setelah proses di sekolah selesai, data guru akan diverifikasi oleh Dinas Pendidikan dan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Tahap berikutnya, data tersebut divalidasi oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) dan dipadankan dengan Sistem Informasi Manajemen Tunjangan (SIMTUN). Jika dinyatakan valid, guru akan ditetapkan sebagai penerima melalui SKTP atau SKTK.

    Pada tahap akhir, data guru yang lolos verifikasi direkomendasikan oleh SIMBAR untuk kemudian diproses sebagai penerima pembayaran oleh Kementerian Keuangan. Setelah seluruh tahapan selesai, dana TPG November 2025 akan langsung masuk ke rekening guru, tanpa memerlukan prosedur pencairan manual seperti sebelumnya.

    Nominal Tunjangan Profesi Guru November 2025

    Menurut unggahan Instagram resmi @kemendikdasmen, nominal Tunjangan Profesi Guru mengacu pada ketentuan resmi Kemendikdasmen yang disesuaikan dengan status kepegawaian masing-masing guru. Berikut rincian nominalnya.

    1. Guru ASN Daerah (ASND)
      Guru ASN daerah menerima TPG sebesar 1 kali gaji pokok per bulan, lalu dikalikan 12 bulan dalam satu tahun anggaran. Besarannya mengikuti gaji pokok sesuai regulasi terbaru yang berlaku bagi ASN.
    2. Guru Non-ASN
      Untuk guru non-ASN, pemerintah menetapkan besaran TPG tetap yaitu Rp 2.000.000 per bulan. Jika dihitung setahun, totalnya mencapai Rp 24.000.000.
    3. Guru Non-ASN yang Sudah Inpassing
      Guru non-ASN yang telah melalui proses inpassing akan menerima TPG dengan nominal setara gaji pokok hasil verifikasi dan validasi (verval) inpassing, kemudian dikalikan 12 bulan. Nilainya dapat berbeda pada setiap guru tergantung hasil penetapan inpassing masing-masing.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Cak Imin Minta LPDP Juga Biayai Lulusan Vokasi, Bikin Dana Abadi Khusus



    Jakarta

    Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berharap Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bisa membiayai para lulusan vokasi, termasuk SMK. Selama ini, LPDP umumnya diketahui memberikan beasiswa untuk lulusan S1/D4 untuk lanjut studi S2 dan S3.

    “Ya itu rencana jangka panjang, kita sedang menyiapkan sebuah peraturan pemerintah agar yang dibiayai oleh pemerintah melalui LPDP, tidak hanya (lulusan) S1,” kata Cak Imin di Kantor Kemenko PM, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Selasa (18/11/2025).

    Cak Imin menginginkan lulusan-lulusan SMK atau sekolah vokasi mendapatkan manfaat dari LPDP. Khususnya untuk menjalani pelatihan berbagai macam kompetensi.


    “Saya sedang menyusun agar ada dana abadi khusus vokasi, seperti halnya dana abadi untuk kuliah dan studi-studi di luar negeri di berbagai disiplin ilmu, yang biasanya melalui LPDP,” katanya.

    Menurut Cak Imin, pengembangan talenta lulusan sekolah vokasi atau SMK perlu didukung. Dengan penggunaan dana abadi ini, ia menilai para lulusan SMK/SMA akan bisa tetap bersaing dengan lulusan S1 dan jenjang di atasnya.

    “Pelatihan dan pendidikan vokasi juga bisa menjadi program dari LPDP, terutama khususnya yang mau ke luar negeri,” katanya.

    Peningkatan Skill Lewat SMK Go Global

    Ia menyebut Kemenko PM kini tengah mempersiapkan program SMK Go Global. Lewat program ini, pemerintah akan mengirim 500 ribu lulusan SMK/SMA dan umum bekerja di luar negeri.

    “Dari keadaan yang dibutuhkan inilah, kita ingin menyimpulkan bahwa upgrading skill, link and match sekolah formal dan dunia kerja, membutuhkan program-program vokasi yang berlanjutan,” katanya.

    Lulusan SMK/SMA yang dikirim tersebut akan dilatih kemampuan sesuai bidang yang dituju dan bahasa sesuai negara tujuan. Akhir tahun ini, sudah ada 500 orang yang disiap ke luar negeri untuk bekerja lewat program SMK Go Global.

    “SMK Global ini diawali dengan kesadaran adanya fakta bahwa pengangguran lulusan SMK berjumlah amat sangat besar. Sampai detik ini, yang kami catat, tidak kurang dari 1,5 juta orang lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan dengan berbagai macam latar belakang, skill, dan berbagai kelebihan lainnya,” katanya.

    Program ini juga dikatakan Cak Imin merupakan salah satu prioritas pemerintah dan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 500 ribu orang direncanakan akan dikirim ke luar negeri selama tahun 2026.

    “Program ini menjadi program prioritas jangka pendek dengan Quick Win, capaian cepat, di tahun 2026,” katanya.

    Keahlian Lulusan Dimatangkan Sejak SMA/SMK

    Untuk mematangkan keahlian siswa yang akan berangkat, pemerintah menginstruksikan SMA/SMK membuka kelas migran. Di kelas migran, siswa akan fokus belajar bahasa asing sesuai negara tujuan kerja dan kompetensi lain.

    “Kelas-kelas migran yang memang dipersiapkan untuk lulusan SMK yang akan keluar negeri sejak semester 1, kelas 1 sudah dipersiapkan dengan memadai,” katanya.

    Adapun tujuan utama dari program SMK Go Global ini adalah untuk menekan angka pengangguran di Indonesia. Selain itu, para pekerja diharapkan dapat memiliki skill yang diakui di negara tempatnya bekerja.

    “Program cepat ini diharapkan (membuat) lulusan SMK yang menganggur bisa segera diatasi, dan ke depan akan menjadi sistem yang berlanjut dan terencana dengan baik,” ujarnya.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • ITB Buka Beasiswa S2 untuk Guru dan Calon Guru Sains-Matematika, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Institut Teknologi Bandung (ITB) buka pendaftaran program Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0 untuk guru dan calon guru bidang sains, fisika, kimia, dan matematika. Beasiswa GEM adalah program bantuan subsidi Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) sebesar 100% kepada mahasiswa magister dan doktor multidisiplin ITB.

    Terdapat empat jenis beasiswa GEM yang tersedia, yakni GEM Magister Pendidikan Sains 4.0, GEM Magister Teknologi Kesehatan, GEM Magister Material Baterai, dan GEM Doktor Material Baterai. Adapun beasiswa khusus guru dan calon guru sains-matematika termasuk dalam beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0.


    Tentang Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    Dikutip dari laman Sekolah Pascasarjana (Sps) ITB dijelaskan, dunia akan segera menghadapi era revolusi 4.0. Perubahan zaman ini juga akan berdampak pada perubahan cara belajar murid dan cara mengajar guru.

    Untuk mendukung perkembangan kompetensi guru, terutama yang mengajar di tingkat sekolah menengah (SMP/MTs dan SMA/MA), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB membuka Program Magister Multisidiplin Pendidikan Sains 4.0.

    Program ini adalah kolaborasi dari Program Studi Magister Pengajaran Fisika dengan Program Studi Magister Sains Komputasi, yang terbuka untuk guru/calon guru sains SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Calon mahasiswa yang bisa mendaftar adalah lulusan dari S1 pendidikan sains atau guru sains sekolah menengah yang lulusan S1 nonpendidikan.

    “Pendidikan Sains 4.0 diperlukan Indonesia karena memungkinkan para guru sains memperoleh pendidikan sains berkualitas, mengembangkan keterampilan teknologi informasi, memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, mendukung inovasi, mempersiapkan tenaga kerja masa depan, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” papar SPs ITB.

    Syarat Daftar Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    Syarat yang perlu dipenuhi untuk mendaftar beasiswa ini adalah:

    1. Lulusan program sarjana terakreditasi terakreditasi

    2. Berlatar belakang guru atau calon guru bidang sains, fisika, kimia, dan matematika yang memerlukan peningkatan kompetensi guru terutama di tingkat sekolah menengah (SMP/MTs, SMK dan SMA/MA).

    3. Mendaftar di prodi Magister Pengajaran Fisika (FMIPA) atau Program Magister Sains Komputasi (FMIPA) dengan Sub Prodi Multidisiplin Pendidikan Sains 4.0.

    Tahapan Daftar Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    1. Melihat dan memahami informasi program multidisiplin termasuk prodi yang sejalur dengan program multidisiplin yang dipilih

    2. Mendaftar sebagai calon mahasiswa baru dengan prodi yang ditentukan yakni S2 Pengajaran Fisika atau S2 Sains Komputasi

    Adapun cara daftarnya adalah:

    • Buka laman Admisi ITB pada tautan https://admission.itb.ac.id/
    • Klik menu “Program Pascasarjana” lalu pilih “Program Magister”
    • Pastikan memenuhi syarat calon mahasiswa, yakni:
      • Lulusan S1 dari perguruan tinggi yang terakreditasi
      • Pelamar lulusan D4 harus mengikuti progran matrikulasi bila dinyatakan lulus seleksi.
      • Mengunggah dokumen persyaratan, seperti: ijazah program S1 asli, transkrip program S1 asli, bukti kepemilikan asuransi kesehatan, pas foto, pernyataan tujuan, sertifikat TPA Bappenas asli/hasil ujian potensi dasar akademik (UPDA) ITB, sertifikat kemampuan bahasa Inggris ELPT ITB asli/sertifikat hasil IELTS sesuai skor minimum yang ditetapkan, dan rekomendasi dari 2 orang baik itu dosen atau atasan
      • Membayar biaya seleksi sebesar Rp 600 ribu
    • Lakukan registrasi melalui tautan https://admission.itb.ac.id/registration/pascasarjana dengan alamat e-mail yang valid
    • Isi data calon mahasiswa dengan lengkap
    • Unggah dokumen persyaratan
    • Jika data dan dokumen sudah lengkap lakukan finalisasi
    • Membayar biaya pendaftaran
    • Seleksi program studi dilakukan.

    3. Mendaftar beasiswa GEM

    Setelah mendaftar sebagai calon mahasiswa ITB, barulah detikers bisa melakukan pendaftaran beasiswa melalui tautan https://sagata.itb.ac.id/. Berbagai dokumen yang perlu dipenuhi adalah motivation letter, rencana penelitian, dan surat rekomendasi dari dosen/supervisor di ITB.

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui tautan https://sps.itb.ac.id/gem. Selamat mendaftar!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Lagi Musim Liburan Sekolah, Awas Banyak Anak-anak Main di Jalan



    Jakarta

    Di musim liburan sekolah saat ini, banyak anak-anak yang memanfaatkan waktu luangnya untuk bermain. Tak sedikit pula mereka yang bermain di jalanan.

    Mereka bermain di jalanan kompleks perumahan atau bahkan di jalan raya. Untuk itu, pengguna kendaraan bermotor perlu ekstra waspada terhadap ancaman bahaya anak-anak yang bermain di jalan.

    Instruktur safety driving di Rifat Drive Labs (RDL) dan Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) Erreza Hardian mengatakan, setiap pengendara sebaiknya memastikan layak di jalan. Sebagai pengguna jalan, kita wajib menjaga keselamatan pengguna jalan lain dan diri sendiri.


    “Kendalikan kecepatan sesuai kondisi lingkungan dan jalan serta jauhkan distraksi. Karena akan banyak kejadian melibatkan anak-anak yang sedang banyak berada di jalan dalam musim liburan mereka,” kata Reza kepada detikOto, Selasa (2/7/2024).

    Menurutnya, di kampung dan di desa serta jalan lintas juga hampir sama, akan banyak anak bermain di jalanan. Mereka kerap asyik bermain dengan teman dan lupa tempat dan menjaga keamanan mereka sendiri.

    “Namanya anak juga memiliki kompetensi terbatas baik dari sisi identifikasi bahaya apalagi antisipasinya. Pandangan mereka juga masih sangat terbatas, maka pastikan mereka melihat Anda dan kendaraan Anda. Jangan tuntut apa pun dari mereka, tetapi antisipatif dengan berikan mereka prioritas dan jadilah pengguna jalan yang berkeselamatan terhadap risiko dari bahaya yang ditimbulkan orang lain di jalan seperti anak-anak,” ujar Reza.

    Reza menceritakan kejadian yang menarik perhatian ketika ibu-ibu bersama anaknya menunggu antrean masuk kendaraan umum tapi diklakson oleh pengguna jalan yang lain.

    “Menyikapi hal ini sebaiknya pada pengemudi dan pengguna jalan lainnya atau bahkan Anda sebagai penumpang antisipatif terhadap ini. Traffic lalu lintas cenderung lega dan sangat mudah untuk tidak menjaga kecepatan. Dan ketika ada rintangan cenderung tidak nyaman dan tidak suka akhirnya niat mengusirnya (dengan klakson) agar tidak ada hambatan di jalan,” sebutnya.

    Padahal, seperti disinggung di atas, pengendara wajib menjaga keselamatan pengguna jalan lain dan diri sendiri.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com