Tag: seks

  • 5 Isyarat Pasangan Ternyata Tak Lagi Nikmati Momen Bercinta


    Jakarta

    Seiring waktu, sejumlah pasangan bisa jadi tidak lagi menikmati momen bercinta. Meski kebanyakan tidak diungkapkan, sebetulnya ada pertanda di balik kemungkinan pasangan mengalami hal tersebut.

    Dikutip dari Entertainment Times, berikut beberapa tanda yang menunjukkan gairah pasangan tidak lagi ‘semembara’ biasanya.

    1. Terburu-buru saat Seks


    Ketika pasangan menikmati seks, mereka pasti akan memberikan kode untuk meningkatkan tempo seks. Namun, jika pasangan tidak tertarik melakukan hal yang sama, berarti mereka tidak siap bercinta dalam waktu dekat.

    2. Tidur Lebih Dulu

    Jika pasangan merasa lelah akhir akhir-akhir ini atau tidur lebih dulu, kemungkinan ada masalah. Bisa jadi pasangan berusaha menghindar dari segala bentuk keintiman seksual.

    3. Bikin Banyak Alasan

    Sesekali menolak untuk bercinta adalah hal yang wajar, tetapi membuat berbagai alasan setiap kali akan berhubungan seks jelas menjadi tanda pasangan sudah tak lagi menikmati seks. Bahkan, jika hal ini sering dilakukan, pasangan pasti bisa melihat perbedaan antara alasan yang nyata dan dibuat-buat.

    4. Mendadak Berubah

    Jika biasanya pasangan selalu menjadi orang pertama yang ingin memulai hubungan seksual dan kini tidak melakukannya lagi, hal itu juga bisa menjadi pertanda.

    5. Mengalihkan Topik Pembicaraan

    Ini menjadi salah satu ciri paling umum, tetapi sangat jelas terlihat saat pasangan tidak lagi menikmati seks. Pasangan selalu mengubah topik pembicaraan setiap kali kamu mencoba mengobrol terkait topik seks.

    (naf/sao)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Gaya Bercinta Lotus, Doggy Style, dan 5 Lainnya agar Cepat Hamil

    Jakarta

    Kehadiran seorang buah hati menjadi dambaan bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Tidak heran jika pasangan akan mencoba berbagai cara demi peluang hamil, termasuk melakukan berbagai variasi gaya bercinta.

    Bagi Anda pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan, sudah tahu belum gaya bercinta apa saja yang efektif untuk mempercepat kehamilan? Jika belum, Anda bisa mengetahuinya melalui artikel berikut ini.

    Gaya Bercinta agar Cepat Hamil

    Menurut Healthline, pada dasarnya tidak ada posisi atau gaya bercinta tertentu yang terbukti meningkatkan proses pembuahan. Sperma dapat berenang dengan sendirinya menuju saluran reproduksi wanita.


    Namun, peluang kehamilan akan menjadi lebih besar apabila sperma semakin dekat dengan leher rahim atau serviks. Karena itu, gaya bercinta menjadi alternatif untuk memastikan sperma lebih mudah menuju sel telur

    1. Lotus

    Gaya bercinta woman on top ini kerap dianggap menurunkan peluang hamil. Namun dokter ahli kandungan dan kehamilan Anna Targonskaya dalam situs Flo menerangkan, pasangan tidak perlu khawatir. Sperma akan menemukan jalannya menuju rahim dan membuahi sel telur.

    Lotus bisa menjadi alternatif gaya bercinta yang memberi kepuasan bagi pasangan. Pasangan suami istri dalam gaya ini saling duduk berhadapan. Pihak laki-laki duduk dengan kaki lurus, sedangkan perempuan duduk berlutut di atas pangkuannya. Gaya bercinta ini dianggap memaksimalkan harmonisasi dan kedekatan keduanya.

    2. Doggy Style

    Sebagai pilihan lain, posisi doggy style pun dapat dicoba. Gaya bercinta ini memungkinkan penetrasi lebih dalam dengan mengoptimalkan jalannya sperma langsung menuju dalam rahim. Semakin dekat sperma dengan serviks, maka peluang kehamilan akan semakin baik pula.

    Doggy style memungkinkan penetrasi dari belakang dalam posisi duduk atau berdiri. Pasangan harus memastikan posisi keduanya benar-benar nyaman, sehingga penis bisa tepat menuju vagina. Suami istri yang ingin mencoba posisi ini bisa mencari lebih dulu posisi yang tepat bagi keduanya.

    3. Misionaris

    Misionaris adalah gaya bercinta dengan posisi pria berada di atas. Dilansir dari Healthline, gaya bercinta misionaris memungkinkan terjadinya penetrasi lebih dalam, sehingga dapat mendekatkan sperma menuju leher rahim.

    Ketika posisi pria berada di atas wanita, maka sperma dapat masuk ke dalam leher rahim dengan mudah, kemudian diperlancar oleh cairan pelindung vagina. Misionaris umumnya menjadi gaya bercinta favorit wanita karena dapat menghemat banyak energi.

    4. Wheelbarrow atau Gerobak Dorong

    Selain misionary dan doggy style, wheelbarrow menjadi gaya bercinta berikutnya yang dapat mempercepat proses pembuahan. Gaya bercinta ini mungkin sedikit lebih menantang. Adapun posisi wheelbarrow adalah pria mengangkat tubuh wanita dan memegang kakinya setinggi pinggang.

    Gaya bercinta yang mirip seperti gerobak dorong ini memungkinkan penetrasi yang dalam sehingga dapat mengantarkan sperma lebih dekat menuju leher rahim. Selain itu, wanita disarankan pula untuk segera berbaring telentang saat pria ejakulasi demi meningkatkan peluang sperma mencapai rahim.

    5. Cowgirl Berbalik

    Cowgirl adalah gaya bercinta di mana wanita berada di atas pria. Dengan demikian, cowgirl berbalik adalah ketika wanita berada di atas dengan membelakangi wajah pria.

    Gaya bercinta ini memungkinkan wanita agar lebih leluasa mengatur geraknya. Gaya bercinta ini dinilai dapat mengatur penetrasi lebih dalam lantaran wanita dapat mengontrol sendiri kedalaman penis.

    6. Rear Entry

    Gaya bercinta rear entry adalah ketika wanita berbaring tengkurap dengan pria yang melakukan penetrasi dari arah belakang. Rear entry juga dapat divariasikan di kursi atau pinggir tempat tidur dengan posisi wanita duduk atau berlutut.

    Rear entry dapat membantu penis masuk lebih dalam ke dalam vagina. Dilansir dari Health Hub, gaya bercinta ini membantu mendekatkan sperma di dekat leher rahim untuk mempercepat proses pembuahan.

    7. Scissor atau Posisi Gunting

    Dilansir dari WebMD, posisi gunting adalah posisi antara dua pasangan yang duduk saling berhadapan sambil menyilangkan kaki hingga alat kelamin bersentuhan. Posisi ini mirip dua buah gunting yang saling bersilangan dan bersentuhan pada pangkal pertemuan bilahnya.

    Selain menambah suasana agar lebih intens, posisi gunting dapat memberikan kemudahan bagi sperma menuju serviks. Sama seperti gaya bercinta yang lain, pastikan suami istri dalam posisi nyaman dan mencapai kepuasan.

    Itulah 7 gaya bercinta yang dapat mempercepat proses kehamilan. Semoga artikel ini bermanfaat!

    (row/row)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Rajin Olahraga Ringan Bikin Ereksi Makin Kuat, Begini Penjelasan Dokter


    Jakarta

    Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, olahraga juga dapat meningkatkan fungsi ereksi. Bahkan, hal ini dapat mengurangi risiko pria untuk terkena disfungsi ereksi (DE).

    Dikutip dari Men’s Health, ahli urologi dan edukator seks Dr Rena Malik menguraikan alasan ilmiah mengapa olahraga kardio merupakan cara yang paling efektif untuk meningkatkan kemampuan ereksi seseorang di luar intervensi medis.

    Malik mengutip sebuah meta analisis dari beberapa penelitian tentang efek latihan aerobik pada fungsi ereksi.


    Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang melakukan latihan aerobik secara teratur melaporkan adanya peningkatan fungsi ereksi mereka. Adapun olahraga aerobik tersebut seperti berjalan kaki dan bersepeda, yang idealnya dilakukan 5 kali dalam seminggu selama 60 menit per harinya.

    Orang dengan disfungsi ereksi parah menunjukkan peningkatan paling signifikan pada indeks fungsi ereksi, sementara mereka yang mengalami DE ringan atau minimal mengalami lebih sedikit peningkatan.

    Sebagai informasi, latihan aerobik atau kardio adalah jenis olahraga yang bertujuan meningkatkan kebugaran dengan meningkatkan pasokan oksigen dan detak jantung seseorang.

    Masalah ereksi sering kali dihubungkan dengan kesehatan jantung dan aliran darah. Oleh sebab itu, aktivitas kardiovaskular secara ilmiah merupakan aktivitas yang baik untuk meningkatkan ereksi.

    Latihan aerobik juga membantu dalam menurunkan berat badan, mengontrol kadar gula darah, dan meningkatkan tekanan darah, yang semuanya merupakan faktor tambahan yang terkait dengan ereksi yang buruk.

    Pada tingkat sel, hal ini memfasilitasi kemampuan tubuh untuk menciptakan oksida nitrat, yang oleh Malik disebut sebagai ‘pemicu’ untuk ereksi.

    “Tidak peduli bagaimana Anda memandangnya, olahraga selalu meningkatkan fungsi seksual,” kata Malik.

    Ia menambahkan bahwa olahraga mendorong produksi testosteron dengan meningkatkan fungsi sumbu hipofisis hipotalamus, dan mengurangi globulin pengikat hormon seks, sehingga melepaskan lebih banyak testosteron.

    “Tidak ada solusi yang cepat. Jika Anda ingin mempertahankan fungsi ereksi yang baik, Anda perlu melakukan beberapa bentuk latihan aerobik,” katanya.

    “Anda tidak harus pergi ke gym, Anda bisa keluar rumah dan berjalan-jalan, bermain dengan anak-anak Anda, melakukan aktivitas apa pun yang Anda sukai… Lakukan saja secara teratur, dan itu akan membantu meningkatkan ereksi Anda secara signifikan,” tandasnya.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Merapat! Ternyata Sedahsyat Ini Manfaat Foreplay, Termasuk Redakan Stres

    Jakarta

    Mulai dari berpelukan hingga berciuman, foreplay merupakan ‘pemanasan’ sebelum melakukan hubungan seksual. Faktanya, foreplay bisa lebih memuaskan daripada hubungan seks itu sendiri jika dilakukan dengan benar, lho.

    Meskipun demikian, foreplay seringkali diabaikan. Padahal, aktivitas ini adalah salah satu bagian terpenting dari aktivitas hubungan intim dan memiliki berbagai manfaat untuk kedua pasangan.

    Dikutip dari Healthline dan Times of India, berikut adalah manfaat melakukan foreplay.


    1. Meredakan stres

    Foreplay dapat mengurangi stres. Hal ini karena melakukan foreplay memicu produksi hormon yang membuat perasaan senang, seperti oksitosin, serotonin, dan dopamin, yang dapat menurunkan ketegangan dan mengurangi stres.

    2. Meningkatkan gairah seks

    Foreplay memicu respons fisiologis dan fisik yang mendukung terjadinya aktivitas seksual yang memuaskan. Foreplay menyebabkan pelebaran pembuluh darah sehingga darah tersalurkan lebih banyak ke alat kelamin dan menyebabkan ereksi yang lebih kuat. Foreplay juga dapat menyebabkan pelumasan Miss V sehingga dapat mencegah rasa sakit dan membuat hubungan seksual lebih menyenangkan.

    3. Membangun keintiman emosi

    Foreplay bisa membangun keintiman emosional pasutri, sehingga kedua pihak lebih terhubung baik di dalam dan di luar kamar tidur. Hal ini dapat mencairkan suasana dan membuat seks menjadi lebih panas antara kedua pasangan.

    4. Seks yang lebih baik untuk wanita

    Foreplay sangat penting bagi wanita karena mereka cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai klimaks. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, foreplay memiliki tujuan fisik dan emosional yang membantu mempersiapkan pikiran dan tubuh untuk berhubungan seks.

    Banyak wanita perlu dicium, dipeluk, dan dibelai untuk menghasilkan lubrikasi pada Miss V, yang penting untuk hubungan intim yang nyaman. Juga dengan foreplay, wanita bisa semakin mencapai puncak kenikmatan kala bercinta.

    5. Meningkatkan jumlah sperma

    Menurut beberapa penelitian, melakukan foreplay dalam waktu yang lebih lama dapat membantu meningkatkan jumlah sperma dan memperbaiki motilitas sperma pada pria. Selain itu, pemanasan dapat meningkatkan aliran darah ke alat kelamin, yang dapat meningkatkan kualitas ereksi dan meningkatkan peluang keberhasilan pembuahan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bisa Bikin Bad Mood, Ini 3 Posisi Bercinta Paling Tak Nyaman untuk Wanita


    Jakarta

    Mencoba berbagai posisi saat bercinta menjadi salah satu cara untuk menghilangkan rasa bosan pada pasutri. Posisi bercinta juga sangat dibutuhkan untuk membantu istri mencapai titik kepuasan.

    Di balik tantangan dan sensasi yang ditawarkan, beberapa posisi bercinta justru membuat istri merasa tidak nyaman. Dikutip dari TheHealthSitecom, berikut beberapa posisi yang membuat istri tidak nyaman bahkan terkadang terasa menyakitkan.

    1. Doggy style


    Meski posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam saat berhubungan seks, namun kenyataanya, banyak istri yang merasa sakit di bagian bawah perut saat bercinta dengan gaya doggy style.

    Gaya bercinta ini juga bisa menyebabkan robekan pada miss V.

    2. Spooning

    Posisi ini hanya baik dilakukan ketika kedua pasangan merasa lelah dan terangsang secara bersamaan. Posisi spooning tidak memberikan kenikmatan pada istri, kecuali saat pria memberikan sentuhan di area sensitif nya.

    3. Reverse cowgirl

    Tak hanya suami yang harus hati-hati karena bisa berakhir dengan penis yang patah, istri juga harus berusaha untuk menyeimbangkan diri saat bercinta.

    Pasalnya, posisi ini tak menstimulasi klitoris dengan sempurna, sehingga wanita tak dapat merasakan kepuasan setelah bercinta.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Cara Maksimalkan Gairah Bercinta, Ampuh Bikin Istri Orgasme Berkali-kali


    Jakarta

    Berhubungan intim merupakan aktivitas yang wajar dan wajib dilakukan oleh pasangan suami istri secara rutin. Selain untuk memperkuat ikatan antara pasangan suami istri, berhubungan seks juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya mengurangi stres.

    Untuk membuat hubungan intim semakin menyenangkan dan juga menggairahkan, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan pasutri untuk memaksimalkan gairah bercinta. Bahkan bisa bikin istri orgasme berkali-kali lho. Dikutip dari TheHealthSite, berikut informasinya.

    1. Ciptakan suasana romantis


    Sebelum memulai sesi bercinta, sangat penting bagi pria untuk mengetahui apakah wanita juga menginginkannya. Mengetahui suasana hati pasangan menjadi kunci untuk mulai bercinta dengan benar.

    Ketika wanita merasa stres atau kelelahan, orgasme sekali pun tidak akan terjadi. Namun menciptakan suasana romantis dengan memberinya pelukan, menambahkan lampu lilin, serta menambah wewangian aromatik di kamar tidur bisa mengembalikan mood-nya untuk bercinta.

    2. Beri ciuman dan sentuhan

    Ciuman dan sentuhan sangat membantu wanita untuk menjaga hasrat dalam dirinya. Cara ini membuat gairahnya tetap memuncak selama sesi bercinta.

    3. Meluangkan waktu lebih lama untuk foreplay

    Butuh foreplay lebih lama untuk membuat wanita orgasme berkali-kali saat berhubungan seks. Jangan terburu-buru, bangkitkan gairah pasangan secara perlahan dengan melakukan foreplay.

    Berikan rangsangan klitoris dan G-spot pada pasangan hingga hubungan intim menjadi lebih menyenangkan dan memuaskan.

    4. Gunakan pelumas

    Untuk mencapai orgasme, seorang wanita memerlukan rasa nyaman dan menganggap pengalaman bercinta menyenangkan. Manfaatkan pelumas jika dibutuhkan, karena area miss V sangat sensitif. Bisa saja menyebabkan nyeri saat berkali-kali mencapai titik kepuasan.

    Nyeri pada area ini akan mengurangi kenikmatan saat bercinta, bahkan hubungan intim bisa terasa menyakitkan.

    5. Ubah posisi seks

    Jika pria hanya menyukai salah satu posisi bercinta, jangan berharap wanita juga akan merasakan hal yang sama. Cobalah mengganti posisi yang baru untuk membantunya menjaga gairah tetap hidup. Mengeksplor posisi bercinta memungkinkan pasangan untuk mencapai orgasme dari posisi yang baru.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Posisi Terbaik yang Konon Paling Tokcer Bikin Istri Orgasme di Ranjang


    Jakarta

    Meski hubungan seks sangat bermanfaat bagi pasutri, nyatanya tidak semua istri bisa mencapai orgasme saat bercinta. Ada banyak alasan mengapa istri mungkin saja berhubungan seks tanpa mencapai titik klimaks.

    Untuk mengatasinya, studi baru mengungkap bahwa peningkatan aliran darah ke klitoris menjadi kunci agar pasangan mencapai puncak kenikmatan. Dikutip dari ILFSCIENCE, gaya misionaris menjadi posisi terbaik untuk wanita mencapai orgasme.

    Menurut WebMD, Istilah misionaris mulai dikenal pada akhir tahun 1960- an atau awal tahun 1970-an. Posisi misionaris dilakukan dengan kedua pasangan saling berhadapan dan pria berada di atas pasangan.


    Posisi ini menjadi salah satu posisi seksual paling intim yang bisa dicoba bersama pasangan.

    Seperti yang dilaporkan dalam jurnal Sexologies, peneliti dari klinik ginekologi swasta New H Medical di New York menilai posisi yang paling berhasil membuat wanita mencapai orgasme yakni dengan memantau aliran darah di klitoris baik sebelum dan sesudah berhubungan seks dalam lima posisi.

    Berbagai posisi yang dicoba dalam penelitian tersebut antara lain cowgirl, lotus, misionaris (dengan dan tanpa bantal), serta doggy style. Hasilnya mereka menemukan bahwa aliran darah ke klitoris meningkat setelah melakukan setiap posisi kecuali doggy style. Selain itu ditemukan bahwa posisi misionaris dengan bantal di bawah panggul wanita menjadi gaya yang paling berhasil memicu aliran darah klitoris.

    Doggy style menghasilkan paling sedikit kontak dengan klitoris, serta memicu peningkatan aliran darah yang dapat diabaikan daripada posisi misionaris.

    Dikutip dari New York Post meski sering dianggap membosankan, posisi misionaris dijamin bisa membuat pasangan orgasme karena gaya ini melibatkan rangsangan klitoris.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sederet Penyebab Mr P Kesemutan hingga Mati Rasa

    Jakarta

    Pernah mengalami kesemutan hingga sensasi mati rasa di penis? Tenang dulu. Ada sejumlah kemungkinan penyebab kondisi tersebut. Di antaranya, yakni kebiasaan menggunakan celana terlalu ketat. Apa hubungannya?

    Penis kesemutan biasanya terjadi saat pria duduk dengan posisi tertentu dalam waktu yang lama. Bisa juga karena kadar testosteron yang rendah, cedera, atau masalah kesehatan lainnya.

    Tentu, penting untuk pria memeriksakan kondisi ini ke dokter. Namun sebelum itu, ada sejumlah kemungkinan penyebab kesemutan di area penis yang bisa dikenali. Apa saja?


    Penyebab Penis Kesemutan

    Kesemutan hingga mati rasa pada penis yang dimaksud adalah pria tidak dapat merasakan sensasi termasuk perasaan sentuhan atau stimulasi rangsangan seksual. Gejalanya dapat bervariasi, mulai dari hilangnya sensasi di testis, perineum, atau kulit di sekitar penis, rasa terbakar atau kesemutan, seperti ditusuk jarum, rasa dingin di penis atau testis dan kulit membiru atau keunguan.

    Beberapa aktivitas dan faktor gaya hidup dapat meningkatkan risiko penis kesemutan hingga mati rasa. Dikutip dari Medical News Today, berikut penjelasannya:

    1. Bersepeda

    Gundukan dan gesekan jalan dapat melukai perineum, testis, dan penis. Bersepeda juga dapat memberikan tekanan pada selangkangan yang kemudian menyebabkan mati rasa pada penis.

    2. Duduk terlalu lama

    Duduk di kursi yang tidak nyaman atau tidak empuk untuk waktu yang lama dapat memberikan tekanan pada penis atau perineum sehingga mengakibatkan cedera. Perineum seharusnya tidak menopang berat badan.

    3. Iritasi Sabun

    Khususnya pada kulit sensitif, sabun dan produk kebersihan lainnya dapat memicu iritasi di area sekitar penis. Mengatasi kondisi ini, coba gunakan hypoallergenic yang lembut.

    4. Suka Pakai yang Ketat

    Pakaian dalam yang ketat atau kasar dapat mengiritasi penis dan menyebabkan sensasi gatal atau kesemutan. Pakaian semacam ini juga dapat menyebabkan kemerahan, terutama di sekitar ujung penis.

    Selain itu, kesemutan hingga mati rasa bisa disebabkan oleh cedera saat berhubungan seksual atau masturbasi, kadar testosteron yang rendah, penyakit peyronie, atau gejala kanker prostat.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Alasan Pasangan Ingin Bercinta Tiap Hari, Bisa Jadi gegara ‘Bucin’ Maksimal


    Jakarta

    Bercinta mungkin menjadi salah satu momen yang selalu ditunggu-tunggu pasutri. Melepaskan gairah seksual bersama pasangan memang bukan hanya menciptakan kenikmatan, melainkan juga mempererat hubungan.

    Gairah seksual pada masing-masing orang sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk usia, jenis kelamin dan orientasi seksual. Selain itu, beberapa peristiwa seperti kehamilan, menopause, dan kondisi medis yang pernah dialami juga bisa mempengaruhinya.

    Meski bermanfaat, pernahkah pasangan terus-menerus ingin berhubungan intim sepanjang waktu? Dikutip dari allohealth, beberapa alasan ini mungkin menjadi penyebabnya.


    1. Hormon

    Hormon sangat berperan penting terhadap hasrat seksual. Khususnya hormon testosteron yang berkaitan dengan peningkatan gairah seks pria maupun wanita.

    Kadar testosteron yang lebih tinggi menyebabkan pikiran, fantasi, dan perilaku sering lebih sering muncul. Tak hanya testosteron, hormon lain seperti estrogen, progesteron, bahkan hormon tiroid juga bisa mempengaruhi hasrat seksual.

    2. Faktor genetik

    Para ilmuwan meyakini, faktor genetika juga berperan dalam hasrat seksual. Secara genetik mungkin beberapa orang cenderung memiliki libido yang lebih tinggi.

    Meski seksualitas seseorang dapat bervariasi karena berbagai faktor lain, genetika masih berperan penting menentukan tingkat gairah seksual individu.

    3. Rasa emosional

    Keintiman dan perasaan kasih sayang menghubungkan kedua pasangan juga bisa meningkatkan gairah seksual. Selain itu pikiran dan perasaan positif tentang seks juga menambah hasrat seksual.

    4. Obat tertentu dan gaya hidup

    Gaya hidup dan obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi hasrat seksual seseorang. Beberapa obat dapat menurunkan libido, sementara yang lainnya bisa meningkatkan gairah seks sebagai efek samping. Gaya hidup sehat serta menghindari penggunaan obat tertentu mempertahankan tingkat hasrat seksual yang lebih tinggi.

    5. Usia

    Seiring bertambahnya usia, hormon seseorang menurun secara alami. Namun itu tidak selalu terjadi. Nyatanya, beberapa orang justru mengalami peningkatan libido seiring bertambahnya usia.

    Pada beberapa kasus, pasangan yang memiliki dorongan seks terlalu tinggi justru kesulitan menyeimbangkan hubungan yang sehat. Selain komunikasi, memprioritaskan keintiman dan hubungan emosional menjadi salah satu cara untuk menyeimbangkan gairah seks yang tinggi.

    Jika salah satu pihak tidak ingin berhubungan seks, penting untuk menghargai batasan dan kebutuhan pasangan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Durasi Bercinta Sebaiknya Tidak Terlalu Lama, Begini Penjelasan Medisnya


    Jakarta

    Banyak orang mengira semakin lama durasi bercinta, semakin besar juga kenikmatan yang dirasakan oleh pasutri. Padahal nyatanya, durasi bercinta yang terlalu lama justru tidak dianjurkan lho. Kenapa?

    Seringkali pasutri beranggapan, jika aktivitas seksual berlangsung singkat dan cepat, ada kemungkinan stamina suami atau istri loyo. Namun sebaliknya, hubungan seksual yang berlangsung terlalu lama justru bisa memicu sejumlah masalah kesehatan.

    Dikutip dari Healthshot, seorang terapis seks mengatakan bahwa durasi waktu seks vaginal sebaiknya 7-15 menit untuk memberikan hasil maksimal yang diinginkan dan mencapai orgasme.


    Pria biasanya ejakulasi setelah 5-10 menit berhubungan seks. Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Sexual Medicine, mengklaim bahwa seks yang berlangsung 3-13 menit adalah normal. Tiga hingga tujuh menit jadi waktu standar dan seks yang berlangsung tujuh hingga tiga belas menit itu biasanya durasi yang diinginkan.

    Terlepas dari durasi hubungan seksual, seks yang baik adalah seks yang dinikmati kedua pihak.

    Untuk melakukan hubungan seks yang baik, penting untuk pasangan memahami selera dan kenyamanan satu sama lain. Beri waktu, jelaskan satu sama lain apa yang disukai dan tidak. Perbanyak sentuhan yang membuat nyaman.

    Kenikmatan sama pentingnya dengan komunikasi. Mengekspresikan emosi selama bercinta akan membantu pasangan untuk memahami lebih banyak tentang apa yang istri atau suami sukai.

    Bisa lakukan beberapa hal untuk meningkatkan durasi saat bercinta.

    1. Pelan-pelan

    Ingat, lakukan secara perlahan bukan dengan kasar dan terburu-buru. Hal ini bisa meningkatkan kemungkinan orgasme.

    2. Bangun stamina

    Kalau ingin seks yang bertahan lebih lama, pasutri harus memiliki energi untuk itu. Coba olahraga kegel yang melatih otot-otot panggul dan konsumsi makanan bernutrisi.

    3. Diskusi

    Ini adalah cara yang baik yang tidak hanya membuat seks lebih lama, sekaligus meningkatkan kualitasnya. Eksplorasi posisi seks juga bisa dilakukan untuk menambah kenikmatan.

    NEXT: Apa yang terjadi kalau berhubungan seksual terlalu lama?

    Beberapa orang mungkin merasa semakin lama durasi seks, semakin terjamin kenikmatannya. Padahal itu salah.

    Hubungan seksual yang terlalu lama dapat menyebabkan beragam masalah kesehatan, seperti infeksi vagina juga berisiko penis patah. Infeksi pada vagina bisa menyebabkan nyeri bahkan pembengkakan.

    Jika pelumas mengering karena durasi yang terlalu lama, aktivitas seksual dapat menyebabkan gesekan yang dapat menyebabkan rasa sakit. Tentunya sesi bercinta yang terlalu lama juga dapat membuat kelelahan secara fisik.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy