Tag: seks

  • 3 Variasi Seks yang Bikin Orgasme Wanita ‘Meledak-ledak’


    Jakarta

    Mencapai orgasme saat berhubungan seks adalah dambaan setiap pasangan. Hal ini menjadi salah satu tanda bahwa keduanya merasa puas dengan aktivitas seks yang dilakukan.

    Tapi, tidak semua orang dengan mudah mendapatkan orgasme yang menakjubkan, terutama pada wanita. Dikutip dari laman She Knows, pada kenyataannya hanya sekitar 57 persen dari wanita yang mencapai klimaks setiap kali berhubungan seks, dan biasanya saat itu bentuk rangsangan selain penetrasi terlibat.

    Meski begitu, salah satu faktor yang bisa mempengaruhi adalah posisi seks. Dengan posisi yang tepat, dapat memberikan kepuasan yang maksimal dan meningkatkan peluang untuk mencapai orgasme.


    Dikutip dari Women’s Health, berikut 3 posisi seks yang bisa dicoba agar si wanita mendapatkan orgasme yang menakjubkan:

    Misionaris

    Ini merupakan posisi seks yang menjadi favorit kaum wanita. Dengan posisi ini, baik pria maupun wanita bisa saling menatap satu sama lain dan memaksimalkan kontak skin to skin.

    Tak hanya itu, posisi ini juga membuat si wanita bisa menikmati setiap gesekan panggul pasangannya pada klitorisnya.

    Si pria yang ada di atas bisa melakukan penetrasi dengan sangat intim. Keduanya bisa saling mencium dan menatap satu sama lain untuk membuat sesi seks semakin panas.

    Doggy Style

    Posisi doggy style juga sangat terkenal bisa memberikan orgasme yang menakjubkan bagi wanita. Penetrasi yang diberikan dari bagian belakang memungkinkan ujung penis menyentuh leher rahim, yang ditutupi ujung saraf. Saat melakukan posisi ini, si pria bisa mendorong secara perlahan dan lembut agar pasangannya tidak merasa tersakiti.

    Cowgirl

    Posisi ini membuat si wanita merasa memegang kendali akan permainan seksnya. Dengan begitu, si wanita bisa mengatur kecepatan, kedalaman penetrasi, dan memadukannya dengan dorongan dangkal maupun dalam.

    Variasi itu bisa membantu merangsang sepertiga bagian depan vagina yang merupakan bagian paling sensitif.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 8 Cara Alami Tingkatkan Gairah Seksual Pria, Nggak Perlu Obat Kuat


    Jakarta

    Hubungan seks adalah hal yang penting untuk meningkatkan keharmonisan rumah tangga. Apabila gairah seks tiba-tiba anjlok, tentu hal ini akan mengurangi kenikmatan dalam berhubungan intim.

    Kurangnya gairah seksual pada pria bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari masalah hubungan, stres, obat-obatan, hingga rendahnya kadar testosteron pada tubuh.

    Jangan khawatir, adapun berikut ini adalah beberapa cara alami yang dapat dilakukan pria dikutip dari beberapa sumber:


    Coba Makan Cokelat

    Cokelat sudah lama menjadi simbol hasrat, bukan hanya karena rasanya yang enak, namun juga manfaatnya untuk meningkatkan gairah seksual. Cokelat membantu pelepasan serotonin yang dapat menghasilkan efek afrodisiak dan peningkatan suasana hati.

    Serotonin juga memiliki peran dalam pengaturan aliran darah ke jaringan genital yang bertanggung jawab atas besar tidaknya libido.

    Konsumsi Seafood

    Konsumsi makanan laut seperti oyster dan ikan salmon sangat baik untuk meningkatkan gairah seksual. Oyster merupakan makanan laut yang kaya akan zinc dan baik untuk meningkatkan aliran darah, khususnya ke organ seksual.

    Pada sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2018, kekurangan zinc juga memiliki pengaruh pada tingkat testosteron.

    Kelola Stres

    Tingkat stres yang tinggi juga berperan pada menurunnya gairah seksual. Stres kronis dapat mempengaruhi sistem reproduksi seperti perubahan kadar testosteron, disfungsi ereksi, hingga menyebabkan penurunan keinginan seks.

    Untuk mengelola stres, coba lakukan aktivitas fisik secara teratur, mencari dukungan sosial, tingkatkan kualitas tidur, dan coba teknik relaksasi seperti meditasi.

    Berkomunikasi dengan Pasangan

    Faktor mental dan emosional mungkin juga menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya gairah seksual. Berbicara dengan pasangan seksual terkait berbagai masalah dapat membantu meningkatkan fungsi ereksi dan mengurang tekanan yang mungkin dirasakan.

    Olahraga Teratur

    Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 20.700 pria di atas usia 40 tahun menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu mencegah disfungsi ereksi. Sementara kurangnya aktivitas fisik dapat berdampak negatif pada fungsi ereksi.

    Olahraga dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke penis. Dalam penelitian tersebut, ahli meminta partisipan melakukan latihan aerobik selama 40 menit sebanyak empat kali dalam seminggu.

    Hindari Makanan ‘Penurun’ Libido

    Terdapat beberapa makanan inflamasi yang dapat menurunkan libido yang harus dikurangi ketika sedang mengalami masalah kurang gairah seksual. Adapun makanan tersebut adalah sebagai berikut:

    • Lemak jenuh
    • Daging merah dan olahan
    • Tepung halus
    • Gula
    • Telur
    • Ikan putih
    • Soda
    • Biji-bijian olahan di roti, pasta, dan nasi putih

    Eksplorasi Hal Baru

    Melakukan eksplorasi hal-hal baru bersama pasangan dapat meningkatkan gairah seksual. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain menggunakan sex-toys, mencoba foreplay, dan ‘menjelajahi’ zona sensitif pasangan.

    Batasi Alkohol dan Rokok

    Studi pada tahun 2018 menunjukkan bahwa alkohol dapat menurunkan sensitivitas penis dengan menekan sistem saraf pusat dan memperlambat penyampaian informasi dari otak ke penis. Membatasi atau menghindari alkohol dapat meningkatkan fungsi ereksi.

    Selain itu, rokok juga dapat mengurangi aliran darah ke penis dan meningkatkan kemungkinan disfungsi ereksi. Merokok dapat merusak pembuluh darah dan memiliki kaitan dengan penyakit jantung.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tak Perlu Tiap Hari, Seksolog ungkap Frekuensi Bercinta Normal Buat Pasutri


    Jakarta

    Bagi pasangan yang sudah menikah, kehidupan seksual merupakan salah satu hal penting yang dapat berkontribusi pada kebahagiaan dan kualitas hubungannya. Namun, kerap kali muncul pertanyaan tentang seberapa sering seharusnya pasangan suami istri melakukan hubungan seksual untuk mencapai keintiman yang memuaskan?

    Berdasarkan pandangan dan penelitian para ahli, frekuensi berhubungan seksual pasangan suami istri tidak memiliki ukuran angka yang pasti. Lantaran setiap individu memiliki kebutuhan dan kesiapan yang berbeda untuk melakukan aktivitas seksual.

    Dikutip dari Mind Body Green, dr Lauren Fogel Mersy, seorang psikolog dan terapis bersertifikat, menyatakan bahwa tidak ada jumlah ideal berapa kali pasangan seharusnya berhubungan seks.


    “Semua aspek dari seksualitas kita bisa berubah seiring dengan bertambahnya usia. Keterangsangan dan orgasme mungkin memerlukan waktu lebih lama, dorongan seksual bisa menurun, dan frekuensi berhubungan seks tentu saja bisa menurun, terutama ketika hubungan telah berlangsung selama bertahun-tahun. Tentu saja, ini tidak berlaku untuk semua orang, tetapi hal ini umum terjadi,” ujar Lauren.

    “Frekuensi berhubungan seks ‘seharusnya’ bagi pasangan adalah frekuensi yang mereka sepakati berdasarkan kebutuhan dan tingkat dorongan seksual masing-masing individu. Tidak ada ukuran yang sesuai untuk semua orang di sini,” lanjutnya.

    Di samping itu seksolog dr Shamyra Howard mencatat pada sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science, bahwa pasangan paling bahagia melakukan hubungan seksual dalam waktu satu minggu sekali.

    “Sepertinya angka magis untuk menjaga kesejahteraan seksual yang positif dalam hubungan adalah satu kali dalam seminggu,” tegas Howard.

    Namun, dr Howard menyarankan agar pasangan tidak menggunakan statistik sebagai tolak ukur untuk frekuensi berhubungan seksual. Lakukanlah aktivitas seksual berdasarkan keinginan atau kebutuhan masing-masing pasangan.

    Perlu diingat bahwa kehidupan seksual pasangan suami istri dapat berubah seiring berjalannya waktu dan perubahan dalam kehidupan. Beberapa pasangan mungkin akan menghadapi beberapa tantangan yang dapat mempengaruhi aktivitas seksual, seperti stres, masalah kesehatan, atau perubahan hormonal.

    Dalam situasi seperti ini, sepasang suami istri dapat berkonsultasi dengan seorang terapis seks atau dokter untuk membantu pasangan suami istri menemukan cara mengatasi hambatan tersebut dan mengembalikan keintiman dalam hubungan.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Studi Temukan Laki-laki Ternyata Lebih Doyan Bercinta di Pagi Hari


    Jakarta

    Berbeda dengan wanita, pria umumnya bisa merasa horny dan bercinta kapan saja tanpa memperdulikan waktu. Namun, apakah Anda tahu kalau banyak pria yang ternyata cenderung menyukai bercinta di pagi hari ketimbang malam hari?

    Ada beberapa faktor yang memengaruhi preferensi ini. Pakar ginekologi dari Sandwell and West Birmingham Hospitals NHS Trust, Gabrielle Downey, menjelaskan pria lebih bergairah di pagi hari karena jumlah hormon testosteronnya memuncak saat bangun tidur.

    “Saat hormon seks pria mencapai puncaknya saat bangun tidur, (hormon) wanita berada di titik terendah. Jumlah hormon testosteron pria dan wanita berada di puncaknya pada waktu yang saling berbeda, jadi mereka tidak sinkron,” terangnya dikutip dari Times of India.


    Lebih lanjut, studi yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association mengungkapkan jumlah hormon testosteron pria mulai memasuki puncak saat pukul 5 pagi. Inilah yang menyebabkan pria gampang horny di pagi hari. Kondisi ini biasanya akan terus berlanjut hingga jumlah testosteron menurun di sekitar pukul 8 pagi.

    Selain dipengaruhi faktor biologis, pria memilih bercinta di pagi hari karena memberikan banyak manfaat. Dikutip dari Men’s Health, pria yang bercinta di pagi hari memiliki tingkat produktivitas 53 persen lebih tinggi.

    Tak hanya itu, morning sex juga diklaim mampu menurunkan tingkat stress. Ini membantu pria untuk bisa lebih rileks dan fokus untuk menjalani aktivitas.

    Alasan lain yang membuat pria menyukai morning sex adalah karena Mr P bisa perform lebih ‘tangguh’ dibanding malam hari. Ini dikarenakan jumlah hormon testosteron yang sedang memuncak membantu pria memberikan performa yang lebih baik saat bercinta.

    Morning sex juga dipercaya dapat meningkatkan hubungan dengan pasangan, meningkatkan kesehatan otak, hingga membuat fisik tampak lebih awet muda.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bapak-bapak Catat! 8 Cara Bikin Ereksi Makin Kuat dan Tahan Lama


    Jakarta

    Ereksi merupakan proses peningkatan aliran darah ke penis. Pria umumnya menginginkan proses ereksi yang kuat dan tahan lama. Karena ereksi dapat menjadi salah satu penunjang terpenting untuk aktivitas seksual.

    Beberapa pria mengalami masalah ereksi atau biasa disebut dengan disfungsi ereksi. Masalah ini disebabkan oleh kondisi psikologis, kondisi kesehatan atau pengaruh penggunaan obat-obat tertentu.

    Umumnya, disfungsi ereksi menyerang pria di atas usia 40 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan seorang pria yang usianya di bawah 40 tahun juga dapat mengalami disfungsi ereksi.


    Seseorang yang mengalami disfungsi ereksi tetap dapat merasakan ereksi, akan tetapi mungkin durasi waktu bertahannya tidak cukup lama untuk berhubungan seksual.

    Jika pria mengalami disfungsi ereksi, sebaiknya segera melakukan konsultasi kepada dokter atau terapis, agar mendapatkan penanganan atau pengobatan yang tepat.

    Disfungsi ereksi dapat memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan seksual seseorang. Maka dari itu, banyak pria melakukan banyak hal agar dapat merasakan proses ereksi yang tahan lama dan lebih kuat.

    Dikutip dari Medical News Today, berikut cara-cara agar pria dapat mempertahankan ereksi lebih lama dan kuat:

    1. Jaga Asupan Makanan

    Konsumsi makanan yang bergizi dan kaya akan nutrisi dapat menjaga kesehatan jantung dan kesehatan organ intim pria. Menurut sebuah penelitian yang disajikan dalam kongres European Society of Cardiology, mengikuti pola makan Mediterania dapat membantu menjaga fungsi ereksi.

    Pola makan ini dapat menghadirkan kehidupan yang lebih sehat dan terhindar dari penyakit jantung, obesitas dan tekanan darah tinggi. Karena ketiga kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan seorang pria mengalami disfungsi ereksi.

    Pola makan mediternia, terdiri dari buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan dan minyak zaitun. Selain itu seseorang dapat mengonsumsi ikan, susu dan daging dalam jumlah yang sedang atau tidak berlebihan. Pada saat mengikuti pola makan mediternia, hindari konsumsi lemak jenuh, minuman bersoda, gula, telur dan olahan tepung terigu.

    2. Perhatikan Kualitas Tidur

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur yang kurang cukup, terganggu atau seseorang yang mengalami gangguan tidur, dapat mempengaruhi kesehatan seksual, salah satunya adalah disfungsi ereksi.

    Menurut studi yang diteliti pada tahun 2020, kurang tidur selama 24 jam atau lebih dapat menurunkan kadar testosteron, yang mana hal tersebut dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan reproduksi seseorang.

    Dengan demikian, pastikan seseorang memiliki kualitas tidur yang baik dengan durasi waktu yang cukup. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan lingkungan tempat tidur yang nyaman dan hindari penggunaan HP sebelum tidur.

    3. Jangan Skip Olahraga

    Penelitian yang melibatkan lebih dari 20.700 pria di atas 40 tahun, menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu mencegah terjadinya disfungsi ereksi. Olahraga dapat meningkatkan aliran darah ke penis dan ke seluruh tubuh.

    Lakukanlah olahraga setidaknya empat kali dalam seminggu dengan durasi minimal 40 menit. Pria dapat memulainya dengan melakukan olahraga dirumah, jogging, gym, atau jenis olahraga lainnya yang dapat meningkatkan aktivitas fisik.

    4. Lakukan Komunikasi yang Baik Dengan Pasangan

    Faktor emosional dan psikologis dapat mempengaruhi performa seksual pria. Umumnya masalah tersebut melibatkan psikologis dan emosional seseorang. Berbicara terbuka dengan pasangan tentang masalah yang dialami merupakan pilihan yang terbaik. Lantaran hal tersebut dapat membantu meningkatkan fungsi ereksi dan mengurangi tekanan yang dirasakan.

    Pria seringkali mengalami kecemasan performa seksual, yang mana hal ini dapat menjadi penyebab utama terjadinya masalah kehidupan seksual pada pasangan.

    5. Eksplor Hal Baru

    Aktivitas seksual yang memberikan kenikmatan tidak selalu tentang penetrasi. Sepasang suami istri dapat mengeksplor hal-hal baru seperti menjelajahi area-area erotis dan meningkatkan fokus pada sensasi-sensasi yang menyenangkan dalam aktivitas seksual.

    Hal ini dapat membuat pria merasakan ereksi yang lebih kuat dan tahan lama. Dengan demikian, sepasang suami istri harus menghilangkan rasa malu atau gengsi dan mulai saling mengerti serta memahami terkait kebutuhan seksual satu sama lain.

    6. Setop Merokok

    Penting untuk diketahui, merokok dapat mengurangi aliran darah ke penis, yang mana kondisi ini dapat meningkatkan risiko seorang pria mengalami disfungsi ereksi. Merokok dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan beberapa penyakit seperti masalah jantung dan pembuluh darah, yang mana kondisi tersebut dapat mempengaruhi fungsi ereksi.

    7. Kelola Stres

    Stres dapat melepaskan hormon kortisol, yakni hormon yang membantu mengatur tekanan darah dan sistem peredaran darah seseorang. Seseorang yang mengalami stres berat dapat menyebabkan disfungsi ereksi dan penurunan gairah seksual.

    Mengelola stres dengan baik dapat membantu meningkatkan fungsi ereksi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan aktivitas fisik dengan teratur, melakukan relaksasi dan mengikuti kegiatan sosial.

    8. Hindari Alkohol

    Pada studi tahun 2018 mengungkapkan bahwa alkohol dapat mengurangi sensitivitas penis dan mempengaruhi aktivitas seksual. Dengan menghindari konsumsi alkohol, seorang pria akan merasakan ereksi yang lebih kuat dan tahan lama.

    Jika pria sudah memasuki tahap candu akan alkohol, sebaiknya datangi terapis atau dokter, agar diberlakukan terapi pemberhentian konsumsi alkohol. Lantaran alkohol dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan lainnya, tidak hanya menyebabkan disfungsi ereksi saja.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Variasi Bercinta Paling ‘Mantap’ Bakar Kalori di Pagi Hari


    Jakarta

    Pagi hari dikenal sebagai waktu yang paling ideal untuk berolahraga. Namun, tidak semua orang bisa melawan godaan dan beranjak dari tempat tidur untuk berolahraga.

    Untungnya, berolahraga bukanlah satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk membakar kalori di pagi hari. Buat kamu yang mageran, seks bisa jadi alternatif yang lebih ‘menyenangkan’ untuk berkeringat dan memberi kebugaran bagi tubuh di pagi hari.

    Bahkan, posisi seks tertentu bisa membuat kamu membakar kalori dalam jumlah yang hampir sama dengan kardio loh. Dikutip dari Betches, berikut empat posisi seks yang efektif untuk membakar kalori.


    1. Lotus

    Posisi yang terinspirasi dari pose yoga ini ternyata bisa membakar kalori lebih efektif dari yang dibayangkan. Dalam posisi ini, pria duduk bersila sementara wanita berada di atas sambil melingkarkan kaki ke pinggang pria.

    Meski terdengar simpel, posisi ini cukup sulit dipraktikkan jika pria dan wanitanya tidak memiliki koordinasi yang baik. Dengan melakukan posisi ini, pria bisa membakar hingga 40 kalori per 30 menit, sementara wanita bisa membakar sampai 100 kalori.

    2. Doggy Style

    Doggy style dikenal sebagai salah satu posisi yang paling menguras energi, namun mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh. Bagi wanita, pose merangkak pada gaya ini membantu mengencangkan otot perut dan paha.

    Sementara bagi pasangan pria, semakin cepat penetrasi yang dilakukan maka semakin banyak pula kalori yang terbakar. Pria bisa membakar hingga 211 kalori per 30 menit dalam posisi ini, dan wanita bisa membakar hingga 118 kalori.

    3. Crouching Cowgirl

    Posisi ini adalah ‘olahraga’ yang didesain khusus untuk kaum wanita. Pada posisi ini, alih-alih cowgirl biasa, wanita diminta untuk berjongkok saat melakukan penetrasi.

    Gaya ini memberikan dampak yang sangat besar bagi wanita, di mana mereka bisa membakar 120 hingga 170 kalori. Lantas berapa banyak kalori yang bisa dibakar pria dalam posisi ini? Ya, nol.

    4. Standing

    Bercinta sambil berbaring kurang menantang? Coba lakukan sambil berdiri. Posisi ini merupakan pilihan terbaik jika kamu ingin betul-betul membakar kalori lewat berhubungan seks.

    Dengan posisi ini, wanita bisa membakar 150 kalori per 30 menit. Bagaimana dengan pria? Mereka bisa membakar hingga 500 kalori per 30 menit! Jumlah itu bahkan bisa ditingkatkan dengan melakukan variasi ‘Upstanding citizen’. Apa kamu sanggup untuk mencoba?

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 8 Makanan yang Bikin Miss V Lebih Kencang dan ‘Menggigit’


    Jakarta

    Kesehatan vagina adalah hal yang paling penting bagi setiap wanita. Selain menjaga kebersihan dan kesehatan secara umum, makanan yang dikonsumsi juga dapat mempengaruhi kesehatan organ intim seseorang.

    Beberapa makanan mengandung nutrisi penting yang dapat membantu menjaga keseimbangan pH vagina, meningkatkan sirkulasi darah dan bahkan meningkatkan gairah seksual.

    Kondisi vagina yang sehat, akan memberikan dampak yang sangat baik untuk kehidupan seksual wanita dan terhindar dari beberapa jenis infeksi di area reproduksi. Dikutip dari Healthline, ini 8 makanan yang dapat menjaga kesehatan vagina:


    1. Ubi Jalar

    Selain rasanya yang enak dan mudah ditemukan, ternyata ubi jalar memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan vagina. Ubi jalar mengandung banyak vitamin A dan beta-karoten, hal tersebut dapat mencegah timbulnya bakteri vaginosis (BV), yakni sebagai pemicu infeksi di vagina. Kandungan serat yang terdapat pada ubi jalar juga dapat mengatur kadar insulin pada orang yang mengalami kondisi sindrom ovarium polikistik (PCOS).

    2. Yoghurt

    Yoghurt merupakan makanan kaya probiotik yang mengandung bakteri baik lactobacillius, yakni memiliki manfaat untuk saluran pencernaan dan juga membantu meningkatkan pemulihan dari bakteri vaginosis (BV).

    Lactobacillius yang terkandung pada yoghurt dapat membantu menjaga keseimbangan pH pada vagina. Penelitian menunjukkan bahwa makanan probiotik dapat mencegah infeksi dan meningkatkan pemulihannya. Konsumsilah yoghurt, agar vagina tetap sehat dan tidak mengeluarkan aroma yang tidak menyenangkan.

    3. Makanan yang Mengandung Omega-3

    Asam lemak omega-3 memiliki manfaat yaitu melancarkan sirkulasi darah, yang mana hal tersebut dapat meningkatkan gairah seksual. Olahan atau makanan yang mengandung omega-3 sangat berperan penting bagi kesehatan reproduksi wanita, seperti dapat mencegah kekeringan pada vagina dan membantu mengobati dismenore atau nyeri saat haid.

    4. Jus Cranberry

    Jus cranberry mengandung antioksidan dan senyawa asam, yakni dapat membantu mencegah bakteri menempel pada dinding kandung kemih. Bagi wanita yang sering mengalami masalah infeksi saluran kemih atau ISK, konsumsi jus cranberry yang murni. Lantaran kandungan senyawa asam pada cranberry mampu mengatasi ISK. Selain itu, kandungan vitamin E, vitamin C pada cranberry pun mampu meningkatkan kekebalan tubuh seseorang.

    5. Kedelai

    Manfaat kedelai yang jarang diketahui banyak orang, ternyata memiliki dampak yang sangat baik untuk kesehatan vagina. Kedelai mengandung fitoestrogen yang sangat bermanfaat bagi wanita dengan kadar estrogen rendah. Wanita yang sudah menopause, konsumsilah olahan kedelai, seperti susu kedelai, yang mana hal tersebut dapat membantu mengatasi kekeringan pada vagina.

    6. Buah-buahan

    Buah yang mengandung antioksidan seperti, delima, bluberry, raspberry, strawberry dan apel memiliki manfaat yang baik bagi wanita, salah satunya dapat meningkatkan kesuburan. Buah-buahan yang mengandung antioksidan juga dapat membantu mengurangi kemungkinan perkembangan mioma uterus dan meningkatkan aliran darah.

    7. Alpukat

    Buah alpukat mengandung lemak sehat, vitamin B6 dan kalium, yang bermanfaat untuk meningkatkan pelumasan pada vagina dan menguatkan dinding vagina. Alpukat kerap kali menjadi buah favorit banyak orang, lantaran rasanya yang enak dan dapat diolah dalam banyak variasi. Tak hanya itu, ternyata mengonsumsi alpukat juga dapat meningkatkan gairah seksual seseorang.

    8. Sayuran Hijau

    Sayuran hijau gelap seperti kale, daun kelor dan bayam memiliki manfaat sebagai pembersih darah dan meningkatkan sirkulasi berkat kandungan nitrates (nitrat makanan). Nitrates adalah vasodilator yang membantu melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk vagina. Aliran darah yang meningkat ini dapat membantu mengurangi kekeringan vagina dan meningkatkan gairah seksual.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Posisi Bercinta yang Paling Disukai Wanita, Nikmatnya Sampai Bikin ‘Melayang’


    Jakarta

    Seks merupakan salah satu elemen penting dalam hubungan suami istri. Selain menjadi lebih intim, pasangan suami istri bisa berbagi kehangatan saat bercinta.

    Saat bercinta, posisi seks sangat berperan penting. Posisi seks yang tepat dapat memberikan kepuasan dan meningkatkan peluang untuk mencapai orgasme.

    Dikutip dari Times of India, ternyata ada beberapa posisi seks yang sangat disukai wanita. Konon, posisi ini bisa membuat si dia terasa ‘melayang’ karena terpuaskan.


    Berikut 4 posisi seks yang sangat diidam-idamkan oleh wanita saat bercinta:

    1. The Chair

    Pada posisi ini, si pria duduk di kursi dengan si wanita yang berada di atasnya, dalam posisi tidak berhadapan. Dengan posisi ini, si pria dapat mencondongkan tubuhnya ke arah punggung wanita dan menciumnya dengan cara yang romantis.

    2. The Lotus

    Di posisi ini, pria dan wanita duduk saling berhadapan, dengan si wanita yang berada di atas pangkuan. Dengan cara ini, keduanya bisa saling menatap dan merangkul agar menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

    3. Misionaris

    Meski umum dilakukan, posisi seks misionaris masih menjadi yang paling favorit bagi wanita. Di posisi ini, si pria yang ada di atas melakukan penetrasi dengan sangat intim. Keduanya bisa saling mencium dan menatap satu sama lain untuk membuat sesi seks semakin panas.

    4. Spooning

    Dalam posisi seks ini, si pria melakukan penetrasi dari arah belakang si wanita. Penetrasi dimungkinkan dalam posisi ini, tetapi ini lebih mengutamakan romansa.

    Si pria dapat menjangkau dan merangsang wanitanya dari belakang. Ini memungkinkan akses mudah ke poin kesenangan satu sama lain. Posisi seks ini juga memberikan energi yang sangat aman, nyaman dan aman bagi mereka yang melakukannya.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Perlu Insecure, Ini 4 Penyebab Miss V Berwarna Gelap


    Jakarta

    Beberapa wanita merasa tidak percaya diri lantaran area Miss V-nya cenderung berwarna gelap. Tak sedikit dari mereka beranggapan, bentuk Miss V yang ideal adalah yang berwarna cerah. Padahal sebenarnya, warna Miss V bisa dipengaruhi oleh pertambahan usia. Seiring tahapan kehidupan wanita, area vagina mungkin semakin berwarna gelap.

    Area vagina secara alami memiliki warna lebih gelap dibandingkan tubuh lainnya. Akan tetapi, terkadang wanita merasa khawatir ketika warna area intimnya tampak menggelap dibandingkan biasanya.

    Tak perlu panik, inilah sejumlah penyebab area vagina berwarna gelap:

    1. Perubahan hormon

    Perubahan hormon dapat terjadi dalam tubuh seorang wanita pada berbagai tahapan kehidupan. Perubahan ini dapat memengaruhi area kewanitaan, misalnya selama pubertas, terjadi peningkatan hormon estrogen dalam tubuh dan dapat membuat vagina menjadi lebih gelap.

    Selain itu, saat seorang wanita menginjak usia 30-40an, terjadi juga penurunan kadar estrogen. Walhasil mendekati masa menopause, vagina mungkin semakin berwarna gelap.

    2. Polycystic ovarian syndrome (PCOS)

    Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur. Pada kondisi ini, kista-kista kecil berkembang di ovarium dan menyebabkan kadar hormon maskulin atau androgren berlebihan. Kondisi ini memengaruhi kadar estrogen dan membuat area vagina menjadi lebih gelap.

    3. Infeksi

    Pada beberapa kasus, warna area vagina yang menggelap disebabkan oleh infeksi jamur pada vulva. Kondisi ini dapat meninggalkan bekas, sehingga vagina menjadi lebih gelap.

    4. Kondisi fisik lainnya

    Selain masalah hormonal, ada beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan area vulva menjadi gelap. Di antaranya yakni kurangnya sirkulasi udara di daerah intim yang tertutup, atau bakteri yang terperangkap akibat keringat di area tersebut sehingga terjadi gesekan antara paha ketika wanita berjalan atau beraktivitas.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Terbukti Lewat Riset! Aroma Tubuh Bisa Bikin Gairah Bercinta Makin ‘On Fire’


    Jakarta

    Pernah mendengar bahwa aroma tubuh bisa meningkatkan gairah bercinta? Sekilas memang terdengar aneh, namun rupanya hal ini betul-betul terbukti lewat riset baru-baru ini. Nyatanya, memang ada kaitan antara aroma tubuh dengan gairah seksual.

    Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan China, ditemukan bahwa menikmati aroma alami tubuh memiliki hubungan dengan tingkat orgasme.

    “Sensitivitas penciuman yang lebih tinggi telah berkorelasi dengan pengalaman seksual yang lebih menyenangkan dan orgasme yang lebih sering,” menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior.


    Perihal hasrat bercinta memang sudah didalami dalam penelitian sebelumnya. Namun, perihal sedahsyat apa efek aroma tubuh ke tingkat gairah seksual, belum pernah dieksplorasi secara rinci.

    Untuk menyimpulkan efek ini, para peneliti dari Southern Medical University di Guangzhou menyurvei informan di seluruh AS, China, dan India tentang seberapa sering mereka mencium diri sendiri dan orang lain, serta hasrat seksual mereka.

    Sebagai permulaan, tim melakukan survei pada 1.903 mahasiswa China tentang seberapa besar mereka menghargai aroma tubuh alami di tempat kerja, seberapa sering mereka mengendus diri sendiri atau orang lain, dan tingkat dorongan seks mereka.

    Dalam survei tersebut ditemukan bahwa “individu yang lebih mementingkan penciuman atau sering mengendus aroma tubuh menunjukkan hasrat seksual yang lebih kuat.”

    Para ilmuwan kemudian mencoba untuk melihat apakah hasil ini berlaku untuk lintas budaya dengan melakukan survei yang sama kepada 313 penduduk India dan 249 penduduk AS.

    Tampaknya, hubungan antara aroma tubuh dan dorongan seksual di negara-negara tersebut hampir sesuai dengan hasil di China. Sama seperti dalam studi, wanita AS dan India menempatkan peringkat yang lebih tinggi pada penciuman, terlibat dalam sesi mengendus lebih sering.

    “Sebagai kesimpulan, penelitian kami mengkonfirmasi bahwa orang yang lebih menghargai fungsi penciuman atau aroma tubuh menunjukkan hasrat seksual yang lebih kuat,” tulis para peneliti. “Korelasi ini konsisten untuk kedua jenis kelamin dan lintas budaya yang berbeda, yang selanjutnya menunjukkan pentingnya penciuman dalam seksualitas.”

    “Bau tubuh mengangkut sinyal kimiawi yang memfasilitasi deteksi kecocokan imunologis, genetika, dan hubungan keluarga, sehingga mendorong pemilihan pasangan seksual. Selain itu, bau badan mengomunikasikan daya tarik calon pasangan,” pungkas para peneliti.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy