Tag: selongsong

  • Ada Pipa Wastafel Bocor di Rumah? Segera Atasi Pakai Cara Ini


    Jakarta

    Terkadang ada saja kerusakan di sekitar rumah seperti masalah pipa wastafel bocor. Masalah ini cukup menjengkelkan karena membuat lantai rumah menjadi basah.

    Namun, tenang saja, ada banyak cara untuk mengatasi pipa wastafel bocor. Tanpa perlu tukang pun kamu bisa mengatasi masalah ini sendiri, lho.

    Lantas, bagaimana caranya? Yuk, simak caranya berikut ini yang dikutip dari HomeServe, Selasa (6/8/2024).


    Cara Atasi Pipa Wastafel Bocor di Rumah

    1. Selotip Fiber

    Kamu bisa menambal pipa air wastafel bocor menggunakan selotip fiber. Pastikan sudah membersihkan area bocor pada pipa sebelum ditambal menggunakan selotip fiber.

    Lalu, jangan dulu nyalakan air tapi tunggu 15 menit sampai selotip tersebut betul-betul merekat dengan sempurna. Bila bocornya sedikit, selotip fiber ini bisa jadi solusi jangka panjang.

    2. Dempul Epoksi

    Untuk kebocoran pipa yang cepat dan mudah bisa menggunakan dempul epoksi pada pipa yang rusak. Setelah diaplikasikan, dempul epoksi akan mengeras menjadi permukaan padat, secara efektif menyegel kebocoran kecil di dalam pipa.

    Meskipun kebocoran yang lebih besar akan membutuhkan solusi yang lebih komprehensif. Setelah menemukan tempat yang tepat di mana pipa bocor, siapkan area tersebut dengan menyeka sisa kelembapan dengan handuk kering. Kemudian, haluskan kerusakan atau karat di sekitar area yang terkena dengan amplas.

    3. Selongsong Karet dan Jepitan

    Selain itu, kamu bisa pakai tambalan gasket karet dan penjepit yang berfungsi untuk menutup bagian pipa yang rusak dengan rapat. Barang ini tersedia di toko perangkat keras lokal mana pun, tetapi pastikan membeli selongsong dengan ukuran yang benar dan tahan bocor.

    Jika tidak, segel Anda tidak akan sekencang yang seharusnya, dan kebocoran akan tetap ada. Sejajarkan paking dengan bagian pipa yang rusak. Kemudian, letakkan di atas lubang agar kebocoran tertutup seluruhnya.

    Tempatkan klem di sekitar pipa sehingga pas di atas gasket. Kemudian, mirip dengan klem selang, kencangkan baut yang disertakan di bagian luar klem. Pastikan untuk mengencangkan baut sepenuhnya untuk keamanan maksimum.

    4. Sambungan Pipa

    Solusi perbaikan yang disebutkan di atas umumnya dianggap sebagai perbaikan sementara. Nah, untuk perbaikan yang lebih permanen, bisa dengan memasang sambungan pada pipa.

    Sambungan yang dimaksud adalah sambungan kedap air yang menghubungkan dua buah pipa. Sebelum membelinya, pastikan ukuran dan diameternya sama dengan pipa Anda saat ini dan bahannya sama, seperti PVC, tembaga, dll.

    Ukur sambungan dan tandai pengukuran pada pipa menggunakan spidol. Kemudian, gunakan pemotong pipa untuk menghilangkan bagian pipa yang rusak.

    Kamu dapat menggunakan gergaji besi. Namun, kamu akan mendapatkan potongan yang jauh lebih bersih dan akurat dengan menggunakan pemotong pipa. Dari sana, geser sambungan ke ujung pipa.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Komponen Thermostat pada Mobil dan Fungsinya


    Jakarta

    Ada banyak komponen yang terdapat dalam mobil, salah satunya adalah thermostat. Komponen ini sangat penting karena fungsi utamanya dapat mengatur sirkulasi pendinginan mesin dari radiator.

    Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang tidak tahu mengenai thermostat. Bahkan, beberapa orang masih belum tahu ciri-ciri jika thermostat sudah rusak.

    Lantas, apa sih thermostat itu? Lalu apa fungsi thermostat dalam sistem pendingin mesin mobil? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Mengenal Thermostat

    Thermostat adalah sebuah komponen pada mobil yang letaknya ada di dalam mesin. Bentuknya mirip selongsong dengan bagian berulir yang mengitarinya.

    Mengutip laman Auto2000, thermostat biasanya berwarna keemasan di bagian yang panjang, lalu warna perak di bagian ulirnya. Thermostat memiliki ukuran yang kecil, tetapi punya fungsi krusial dalam sistem pendinginan mesin mobil.

    Sebuah thermostat terdiri dari beberapa bagian penting yang mendukung kinerjanya agar tetap optimal. Bagian dalam thermostat antara lain:

    • Wax seal: berfungsi mengatur pembukaan bagian tutup thermostat.
    • Pegas: fungsinya untuk mengembalikan posisi katup ke posisi menutup.
    • Valve: memiliki bagian pelat yang berfungsi sebagai pintu air.
    • Control hole: berguna untuk mengatur jumlah air dalam water jacket.

    Fungsi Thermostat

    Fungsi utama thermostat adalah untuk mengatur sirkulasi pendinginan mesin dari radiator untuk mencegah terjadinya overheat. Di dalam thermostat terdapat komponen yang bisa mendeteksi perubahan suhu.

    Perlu diketahui, thermostat akan menjaga suhu mobil tetap berada di antara 80-92 derajat Celcius. Dalam suhu itu, mesin dapat menghasilkan pembakaran secara optimal serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien.

    Dalam menjaga suhu mobil tetap aman, thermostat akan menutup saluran air pendingin dari mesin ke radiator saat suhu air masih rendah. Lalu, thermostat akan membuka saluran tersebut ketika suhu air pendingin sudah tinggi. Jadi, air pendingin tersebut yang membantu thermostat dalam menjaga suhu mesin.

    Ciri-ciri Thermostat Sudah Rusak

    Sama seperti komponen mobil lainnya, seiring waktu thermostat bisa mengalami kerusakan. Kalau sudah rusak, maka thermostat tidak bisa bekerja secara optimal dalam menjaga suhu mesin.

    Apa saja ciri-ciri thermostat sudah rusak? Simak di bawah ini:

    1. Mesin Overheat

    Salah satu tanda umum thermostat sudah rusak adalah mesin mengalami overheat. Wajar saja, sebab thermostat yang tidak terbuka dengan benar membuat aliran cairan pendingin ke mesin jadi terhambat.

    2. Suhu Kerja Mesin Tidak Stabil

    Thermostat yang sudah rusak juga bisa menyebabkan suhu mesin tidak stabil. Misalnya, mesin mungkin kesulitan mencapai suhu kerja yang optimal atau suhu mesin bisa naik dan turun secara tidak terduga.

    3. Konsumsi BBM Lebih Boros

    Ciri-ciri selanjutnya adalah bahan bakar jadi lebih boros. Soalnya, thermostat yang sudah rusak menyebabkan mesin bekerja pada suhu yang tidak optimal. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan efisiensi pembakaran.

    4. Pendingin Radiator Kurang Efektif

    Thermostat yang sudah mulai rusak bisa menghambat aliran cairan pendingin ke radiator. Kondisi itu menyebabkan radiator tidak dapat melakukan pendinginan secara efektif.

    Itu dia penjelasan mengenai thermostat beserta fungsinya. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com