Tag: semeru

  • Jam Buka, Harga Tiket & Daya Tariknya



    Jakarta

    Wisata ke Dieng kamu akan dimanjakan oleh destinasi alamnya yang memukau. Mulai dari hamparan hijaunya pegunungan hingga keindahan telaga yang menyegarkan.

    detikTravel telah merangkum, Kamis (31/7/2025) destinasi yang populer di Dieng yang bisa kamu kunjungi nanti bersama keluarga.

    1. Bukit Sikunir

    Bukit di Wonosobo, DiengBukit Sikunir di Wonosobo, Dieng Foto: (ahmadsabani18/d’Traveler)

    Bukit Sikunir menjadi salah satu destinasi wisata Dieng yang menawarkan panorama pegunungan yang berderet. Bukit Sikunir dengan ketinggian 2.263 mdpl ini berada di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.


    Pemandangan menakjubkan saat matahari terbit sering disebut dengan “Golden Sunrise Sikunir” oleh para wisatawan. Selain bisa menikmati sunrise dan sunset yang indah, dari puncak bukit ini kamu juga bisa melihat pemandangan Telaga Cebong.

    Sama seperti bukit lain pada umumnya, Bukit Sikunir memiliki jam buka selama 24 jam. Harga tiket wisata Bukit Sikunir berkisar Rp 10.000.

    2. Candi Arjuna

    Di puncak pegunungan Dieng, kita bisa menemukan Candi Arjuna. Ini adalah candi bercorak Hindu yang terkenal di area wisatawan lokal hingga mancanegara.

    Karena letaknya ada di puncak gunung, hal ini julah lah yang menambah keindahan arsitektur candi ini.

    Candi Arjuna Dieng merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun pada abad ke-7 atau sekitar tahun 731 saka.Luas keseluruhannya mencapai 1 hektar. Kawasan candi ini terdiri dari beberapa bangunan candi yaitu candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

    Harga tiket masuk wisata Candi Arjuna Rp 10.000 untuk wisatawan lokal, sedangkan wisatawan asing Rp 30.000.

    3. Gunung Prau

    Gunung PrauGunung Prau Foto: (Uje Hartono/detikcom)

    Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut. Bagi traveler yang suka mendaki, Gunung Prau akan sangat cocok dikunjungi. Gunung ini juga cocok untuk pendaki pemula.

    Puncak Gunung Prau menawarkan pemandangan sangat indah, berupa lautan awan, panorama matahari terbit hingga lanskap berbagai gunung di sekitarnya.

    4. Kawah Sikidang

    Kawang Sikidang termasuk kawah gunung berapi, namun masih jadi tempat wisata yang tidak berbahaya. Kawah ini juga dikenal dengan Kawah Telur Rebus, karena bau belerangnya yang cukup menyengat. kawah ini berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

    Kawah Sikidang memiliki warna kehijauan dan mengeluarkan asap putih. Pengunjung bisa melihat kawah ini di jarak aman. Disediakan akses berupa jembatan kayu, untuk mengelilingi Kawah Sikidang.

    Kawah Sikidang buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Harga tiket masuk Kawah Sikidang Rp 15.000 untuk lokal, dan Rp 30.000 untuk asing.

    5. Telaga Menjer

    Telaga Menjer adalah objek wisata Dieng yang memiliki pemandangan danau dengan keindahan Gunung Sindoro. Telaga ini ketinggian 1.300 mdpl yang terbentuk dari letusan vulkanik di kaki gunung Pakuwaja.

    Telaga Menjer menjadi telaga terluas di area Wisata Dataran Tinggi Dieng. Telaga ini memiliki luas sekitar 70 hektar dengan kedalaman 50 meter.

    Telaga Menjer buka setiap hari dari jam 08.00 WIB-17.00 WIB. Dan harga tiket masuk Telaga Menjer berkisar Rp 5.000.

    6. Telaga Warna

    Letak Telaga Warna ada pada ketinggian 2.000 mdpl dan luasnya sekitar 40 hektar dengan dikelilingi oleh panorama Gunung Prau. Telaga ini berada di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

    Harga tiket masuk ke Telaga Warna dikenakan biaya Rp 22.500 untuk wisatawan domestik, sedangkan wisatawan asing Rp 163.500.

    7. Telaga Dringo

    Telaga Dringo di BanjarnegaraTelaga Dringo di Banjarnegara Foto: (Randy/detikTravel)

    Telaga Dringo terletak pada ketinggian 2.202 mdpl dengan luas sekitar 10 hektar. Masyarakat sekitar menjuluki telaga ini sebagai Ranu Kumbolo. Pasalnya, penampakannya mirip dengan danau yang ada di Gunung Semeru. Wisatawan juga akan disajikan pemandangan hutan yang lebat. Tak heran, jika tempat ini sering jadi tempat camping.

    Dikutip dari akun Instagram @telaga_dringo, pengelola wisata alam dan camping Telaga Dringo memiliki jam cuka dari 05:00-23:00 WIB. Teruntuk harga tiket masuk ke Telaga Dringo Rp 5.000 – 15.000 per orang.

    8. Batu Pandang Ratapan Angin (Batu Pandang Telaga Warna)

    Batu Ratapan Angin merupakan objek wisata yang berada di Jalan Dieng KM.2, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Destinasi ini terkenal dengan dua buah batu bertumpuk di atas sebuah bukit di area Telaga Warna Dieng.

    Posisi batu yang tinggi dan dikelilingi pepohonan serta semak belukar, membuatnya menghasilkan bunyi yang unik. Bunyi gemerisik halus itu seperti suara siulan dan ratapan. Konon, dari bunyi itulah alasan kenapa Batu Pandang Telaga Warna disebut Batu Ratapan Angin.

    Batu Pandang Telaga Warna buka setiap hari dari jam 06.00-17.30 WIB. dan harga tiket masuk Batu Pandang Telaga Warna Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 25.000 bagi wisatawan asing.

    9. Sumur Jalatunda

    Objek wisata Dieng selanjutnya adalah Sumur Jalatunda. Sumur ini diameter sepanjang 90 meter dengan kedalaman berkisar 100 meter, terbentuk akibat dari letusan Gunung Prahu Tua.

    Konon, sumur ini sering dijadikan sebagai tempat untuk mengabulkan permohonan oleh para wisatawan.Masyarakat setempat percaya, barangsiapa yang mampu melempar batu sampai ke sisi seberang sumur dan melintasi permukaan sumur, permintaan orang tersebut akan terkabul.

    Masyarakat setempat juga percaya kalau bahwa sumur adalah pintu menuju Sapta Pratala (bumi lapis ketujuh).

    10. Gardu Pandang Tieng

    Gardu Pandang Tieng menawarkan keindahan pemandangan Gunung Sindoro dari dekat. Hamparan ladang dan pemukiman pegunungan dari atas ketinggian juga menjadi daya tarik destinasi wisata Dieng satu ini.

    Gardu Pandang Tieng bisa jadi tempat bersantai terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Traveler, Ini Cara Menuju Geopark Karangsambung di Kebumen dari Jakarta



    Jakarta

    Geopark Karangsambung berada di Kebumen, Jawa Tengah, resmi diakui dan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark pada Juni 2025. Cek di sini cara menuju Geopark Karangsambung dari Jakarta.

    Geopark Karangsambung masuk dalam daftar UNESCO Global Geoparks pada 17 April 2025. Penetapan itu dilakukan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, Prancis, bersama dengan Geopark Meratus.

    Mengutip informasi dari detikJateng, geopark ini mengusung konsep pengembangan kawasan secara berkelanjutan yang memiliki warisan geologi, keanekaragaman biologi, dan keragaman budaya yang dikelola secara bersama-sama untuk menyejahterakan masyarakat lokal dan melestarikan lingkungan.


    Foto udara kawasan karst dan laboratorium geologi alam terbuka di Geosite Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.Foto udara kawasan karst dan laboratorium geologi alam terbuka di Geosite Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. (Aprillio Akbar/Antara)

    Konsepnya yang unik dan pemandangan yang indah, membuat Geopark Karangsambung menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.

    Cara Menuju Geopark Karangsambung dari Jakarta

    Bagi masyarakat Jakarta yang ingin pergi ke Geopark Karangsambung, bisa menaiki transportasi umum hingga membawa kendaraan pribadi. Berikut pilihannya.

    Menggunakan Kereta

    Terdapat berbagai pilihan stasiun yang bisa digunakan untuk pergi ke Kebumen. Stasiun itu antara lain Gombong, Karanganyar, Kebumen, dan Kutowinangun.

    Terdapat beberapa pilihan kereta, yaitu:

    · Fajar Utomo Solo

    Pasar Senen-Karanganyar Rp 450 ribu (ekonomi)

    · Argo Semeru

    Gambir-Kebumen Rp 705 ribu

    · Batavia

    Gambir-Kebumen Rp 400 ribu (ekonomi) dan Rp 580 ribu (eksekutif)

    · Bangunkarta

    Pasar Senen-Karanganyar Rp 310 ribu (ekonomi) dan Rp 425 ribu (eksekutif)

    · Gajahwong

    Pasar Senen-Karanganyar Rp 350 ribu (ekonomi) dan Rp 500 ribu (eksekutif)

    · Sawunggalih

    Pasar Senen-Karanganyar Rp 280 ribu (ekonomi) dan Rp 420 ribu (eksekutif)

    Pasar Senen-Kebumen Rp 250 ribu (ekonomi) dan Rp 380 ribu (eksekutif)

    Pasar Senen-Gombong Rp 250 ribu (ekonomi) dan Rp 380 ribu (eksekutif)

    Menggunakan Pesawat

    Transportasi umum lain yang bisa digunakan menuju Kebumen adalah menaiki pesawat. Wisatawan bisa memilih penerbangan menuju Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA).

    Setelah itu, bisa melanjutkan perjalanan dengan menaiki bus DAMRI menuju Terminal Kebumen dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit. Opsi lain bisa menaiki kereta api bandara menuju Stasiun Kebumen dengan waktu tempuh 1 jam 12 menit.

    Menggunakan Kendaraan Pribadi

    Selain kendaraan umum, bagi wisatawan yang ingin pergi ke Geopark Karangsambung menggunakan kendaraan pribadi bisa menggunakan mobil atau motor.

    Wisatawan mulai dari Jakarta, ambil arah tol Jakarta-Cikampek, hingga menuju tol Pejagan-Pemalang. Setelah itu, keluar tol Menuju Kabupaten Kebumen.

    Dari Kebumen, lanjutkan perjalanan menuju Karangsambung hingga menuju area Geopark Karangsambung. Perjalanan ditempuh dalam waktu sekitar 7 jam 45 menit, tergantung kondisi lalu lintas dan kecepatan kendaraan.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com