Tag: SHIB

  • Begini Cara Burning Shiba Inu (SHIB)

    Steven Cooper, pemilik dan CEO Bigger Entertainment, mencuit melalui Twitter untuk berbagi kepada komunitas Shiba Inu (SHIB). Ia menjelaskan visinya soal pembakaran atau burning aset kripto SHIB sebanyak satu trilyun dalam waktu singkat.

    Satu trilyun SHIB bernilai US$28 juta. Angka tersebut berbeda dengan 20 hingga 100 juta SHIB senilai antara US$570 hingga US$2.854 yang di-burn setiap hari.

    Cooper meyakini komunitas SHIB dapat bertambah besar dua kali lipat, dari 1.17 juta penyimpan saat ini menjadi hampir dua juta. Menurut perhitungan Cooper, komunitas SHIB dapat menguasai 294,5 juta token aset kripto meme tersebut.

    Selanjutnya, pengusaha itu mengklaim bila satu juta holder SHIB mulai mengirim SHIB senilai US$30 setiap hari, maka satu trilyun SHIB akan diburn dengan cepat.

    “Bila dua juta holder menyimpan 294,5 juta SHIB, suplainya akan habis. Rumusnya ada disitu. Sekarang, tambahkan inisiatif besar bagi burning dan ini menjadi kombinasi yang menang.” cuit Cooper.

    Baca juga :Mengenal Game Kripto Outer Ring, IDO Digelar Maret 2022

    Menurut data dari situs Shibburn, dalam kurun waktu 24 jam terakhir ditambah beberapa jam setelahnya, terjadi burning SHIB sebanyak 21,2 juta token. SHIB tersebut dikirim ke dompet tanpa pemilik sehingga keluar dari suplai beredar selamanya.

    “Dalam 24 jam terakhir, ada 9,4 juta token SHIB diburn dalam lima transaksi,” cuit akun Twitter Shibburn.

    Shibburn adalah situs yang menampilkan data total token SHIB yang sudah diburn serta suplai beredar yang masih ada.

    Prediksi Harga Shiba Inu

    Tahun lalu, SHIB mengalami reli 121 juta persen dalam waktu 10 bulan dan mengakhiri tahun 2021 dengan perolehan cuan sebesar 46 juta persen. Agar SHIB dapat terus memberikan performa memukau, ada sejumlah katalis yang harus tercapai.

    Kesuksesan SHIB didukung oleh animo terhadap peluncuran Shibarium, layer two bagi SHIB yang saat ini berada di jaringan Ethereum. Keberhasilan Shibarium pun bergantung kepada katalis besar, yaitu gaming berbasis NFT.

    Baca jugaDaftar Token Kripto yang Menarik di Dunia Metaverse

    Kendati demikian, SHIB dapat terus longsor dari rekor all-time high pada bulan Oktober lalu dan kembali ke harga US$0,00001. Angka tersebut merupakan penurunan sebesar 89 persen dari puncak.

    Faktor yang dapat mendorong penurunan harga SHIB adalah pergeseran dalam sentimen investor. SHIB sukses berkat mania yang tinggi saat pasar aset kripto melambung. Bila mania itu pudar, maka harga SHIB pun akan tergerus.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Shiba Inu (SHIB), Jangan Lakukan Kesalahan Ini

    Investor Shiba Inu (SHIB) layak berbangga, karena token ini masih bertahan setidaknya di 20 besar versi Coinmarketcap. Tapi, jangan pula lakukan kesalahan-kesalahan seperti berikut ini.

    Di luar nilai pasar yang cukup baik itu, investor Shiba Inu masih punya alasan untuk merayakannya. Pasalnya, kripto muda ini melonjak sebesar 60.000.000 persen sepanjang tahun 2021. Shiba Inu harus diakui sebagai token yang sangat popular, didukung oleh komunitas setia yang dikenal sebagai Shib Army.

    Walupun hodler-nya semakin membukit, tetapi pecintanya harus menemui kenyataan, nilainya jatuh 74 persen dari puncaknya.

    Baca jugaPreview Metaverse Shiba Inu (SHIB), Ini Dia!

    Jikalah proyek kripto adalah entitas bisnis tingkat korporasi, maka ribuan kripto saat ini adalah hasil dari persaingan super ketat dan semakin sulit untuk masuk 100 besar, apalagi 20 besar berdasarkan nilai pasar. Belum lagi sejak November tahun lalu, pasar kripto memerah, termasuk ‘emaknya kripto’ sedunia, yakni Bitcoin. Dalam situasi yang mungkin serba tak pasti ini, apa yang harus dilakukan oleh investor Shiba Inu?

    Ekosistem Shiba Inu, Tiga Token yang Senyawa

    Shiba Inu (SHIB) adalah kripto yang bersemayam di blockchain Ethereum, sehingga ia masuk kategori token yang digunakan untuk perdagangan dan mewakili nilai pasar sebenarnya dari Shiba Inu. SHIB tak sendiri, ada token lain dalam satu ekosistem, yakni LEASH untuk imbalan staking. dan BONE sebagai token tata kelola untuk voting pengembangan.

    Jika dibandingkan dengan kripto lain, Shiba Inu punya beberapa ‘produk’ yang kalau dihitung-hitung tidak terlalu istimewa, misalnya aplikasi ShibaSwap untuk menukar kripto dan Toko NFT untuk beli-jual non-fungible token. Pasalnya produk sejenis dapat ditemui di kripto lain. Namun, kripto itu tidak termasuk di nilai pasar cukup baik seperti SHIB. Di ShibaSwap juga ada fitur staking agar Anda bisa mendapatkan imbalan dalam kurun waktu tertentu.

    Namun itu cukup diimbangi dengan semakin banyaknya sejumlah merchant yang menggunakan SHIB sebagai metode pembayaran. Tetapi keluaran hasilnya agak sulit diukur, ketika data volume transaksinya belum dapat ditaksir, terlebih-lebih masih menggunakan gas fee bernilai ETH yang relatif tidak murah jika dibandingkan dengan blockchain lain, misalnya Cardano ataupun Solana.

    Baca jugaElon Musk VS Mcdonald, Coin MEME Ini Naik 285.000%

    Mimpi Harga SHIB Jadi US$1

    Dengan harga tertinggi sekitar Rp1 di masa lalu, untuk menjadi US$1 dolar alias setara Rp14.000 mungkin bak mimpi di siang bolong alias mustahil bisa terjadi. Mungkin agak diimbangi dengan mekanisme burning. Tetapi masih jauh juga.

    Jika hari ini harga SHIB jadi US$1, maka nilai pasarnya setara dengan US$549 triliun, itu lebih besar daripada nilai pasar perusahaan seperti Apple. Sedangkan nilai pasar BTC saja saat ini, hanya US$686.449.661.331.

    Penegas Harapan oleh Pengembang

    Namun ada sejumlah penegas harapan itu dari para pengembang Shiba Inu, yakni jaringan pembayaran mirip blockchain, yang disebut Shibarium. Secara teknis ini adalah jaringan Layer 2 tempat transaksi kripto dijalankan, dengan tetap terhubung ke blockchain Ethereum (Layer 1).

    Muaranya adalah untuk mempercepat proses transaksi termasuk menekan tingginya biaya transaksi. Bisa jadi ini adalah satu komponen besar untuk mendorong lebih tinggi.

    Pun lagi Shiba Army tetap harus memantau perkembangan Shiberse, bakal calon platform metaverse yang mirip seperti Decentraland. Di sana kelak dipadukan NFT Shiboshi yang sudah tersedia sejak tahun lalu.

    Artikel ini bukan sedang membela kripto Shiba Inu dan segala keunggulannya. Tidak juga mengesampingkan kripto lain yang tak kalah unggul, hanya semata-mata agar tetap waras dan eling, karena SHIB memang sangat popular di Indonesia.

    Toh, di semua langkah trading dan investasi kripto, sama halnya dengan cara investasi di aset lain, yakni lakukan diversifikasi portofolio.

    Ketika satu kripto kehilangan nilai-nya, maka mungkin kripto lain (mungkin) menyelamatkan, seperti BTC dan ETH yang lebih cepat bangkit.

    Atau jangan pula hanya ‘main‘ di kripto, tetapi bisa ke saham atau kelas aset yang lain. Dan ingat uang panas jangan gunakan. Pakailah uang dingin, tetapi tetap bijaksana.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mark Cuban: Apakah Bitcoin Layak Sebagai Sarana Transaksi?

    Di saat Bitcoin (BTC) dianggap sebagai emas digital oleh sebagian investor, yang juga sebagai lindung nilai dari inflasi. Seorang investor dan milyarder tech ini justru tidak berpandangan seperti itu.

    Belum lama ini, Pemilik Dallas Mavericks, Mark Cuban, berpendapat bahwa crypto utama ini tidak dapat dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Dia sekali lagi berpendapat bahwa Dogecoin (DOGE) lebih cocok untuk menjadi alat pembayaran daripada Bitcoin.

    Selama beberapa tahun terakhir, miliarder Amerika Mark Cuban telah menunjukkan sikap kontroversial terhadap Bitcoin. Pada awal 2020, dia jelas bukan pendukung Bitcoin, dengan mengatakan lebih mudah untuk berdagang pisang daripada BTC.

    Kemudian, dia mulai berganti pandangannya, dan tahun lalu dia menggambarkannya sebagai “kepercayaan” keuangan, yang lebih baik daripada emas.

    Baca JugaPergerakan Harga Mingguan SOL, MANA dan DOT

    Bertentangan dengan komentar negatif sebelumnya, ia kemudian menyoroti aset tersebut sebagai aset yang mudah untuk diperdagangkan, disimpan dan dibuat.

    Kemarin, bentrokan verbal baru-baru ini dengan tokoh YouTube Preston Pysh di Twitter, dimana Pysh mengatakan Dogecoin sudah turun 80% setelah Mark tweet pada tahun 2021.

    Belum lama ini, tim NBA-nya mulai menerima Bitcoin dan pembayaran crypto lainnya untuk tiket permainan dan barang dagangan di toko online-nya.

    Namun, pemilik klub menjelaskan bahwa para penggemar tidak tertarik untuk membelanjakan Bitcoin mereka. Karena mereka lebih memilih untuk memegang aset dalam jangka panjang, mengharapkan harganya meningkat seiring waktu.

    Di sisi lain, banyak yang menggunakan Dogecoin untuk pembelian karena mereka memiliki sikap yang sama sekali berbeda terhadap token meme tersebut.

    “Kami menjual ribuan dan ribuan dolar per bulan selama musim sepi, dan begitu musim dimulai, saya berharap itu terjadi per minggu di Dogecoin – dan itu benar-benar karena mudah dibelanjakan, itu tidak begitu dihargai orang-orang tidak ingin memegangnya selamanya.”

    Baca juga6 Kripto Ini Bisa Kalahkan Dogecoin (DOGE) di Tahun 2022?

    Dia menekankan bahwa Dogecoin adalah cara untuk memahami bagaimana aset digital berfungsi, bukan alat investasi yang sukses.

    Sebelum itu, Mark Cuban juga pernah kena rug-pul pada koin Titan tahun lalu.

    Tentu saja, Bitcoin mungkin lebih dipandang sebagai aset investasi. Alih-alih sebagai alat transaksi karena potensi bertumbuhnya yang masih dipandang sangat besar. Kita lihat saja!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Ethereum Borong 1,6 Triliun Token Shiba Inu (SHIB), Siapa Dia?

    Token meme yang saat ini tengah terkoreksi cukup dalam, Shiba Inu (SHIB), tampaknya masih menarik minat beberapa investor, bahkan yang berdana besar atau investor whale.

    Diketahui, seorang whale Ethereum dengan lebih dari $800 juta dalam berbagai cryptocurrency di dompetnya, telah mengumpulkan token Shiba Inu, sehingga sekarang memiliki lebih dari 1,67 triliun token SHIB di dompetnya.

    Pada saat pers, harga Shiba masih $0.00003635, turun 57.8% dari ATH menurut Coingecko.

    Whale tersebut telah membeli cryptocurrency senilai hampir $1,8 juta selama beberapa hari terakhir untuk menambahkan 50 miliar token tambahan ke simpanannya. Transaksi ini pertama kali ditemukan oleh WhaleStats, yang melaporkan aktivitas dari 1.000 dompet terbesar di jaringan Ethereum.

    Baca jugaFund Abu Dhabi Berinvestasi dalam Ekosistem Crypto

    Dompet tersebut, yang dijuluki Jiraiya, telah membuat taruhan besar lainnya pada SHIB atas Binance Smart Chain juga, baru-baru ini meraup lebih dari 100 miliar token seharga $3,5 juta. Dompetnya, menurut data Etherscan, menunjukkan Whale itu telah memegang lebih dari 200 aset berbeda.

    Holding terbesarnya bukan Shiba Inu, melainkan Bitpanda Ecosystem Token (BEST), karena Whale memiliki cryptocurrency senilai lebih dari $350 juta. Kepemilikan terbesar berikutnya adalah Ethereum, di mana ia  memiliki lebih dari $ 180 juta.

    Berikutnya adalah Pantos Token (PAN), token asli Pantos. Pantos adalah proyek penelitian sumber terbuka yang didirikan oleh tim di balik pertukaran Bitpanda. Ini bertujuan untuk “menetapkan standar terbuka untuk transfer token lintas-blockchain yang benar-benar terdesentralisasi dan interoperabilitas blockchain.”

    Kepemilikan besar lainnya di dompet tersebut termasuk Chiliz (CHZ), Chainlink (LINK), Decentraland (MANA) dan Polygon (MATIC). Jiraiya adalah salah satu dari beberapa Whale Ethereum yang baru-baru ini ditemukan mengumpulkan SHIB dalam jumlah besar.

    Data menunjukkan bahwa transaksi Whale telah membantu mendorong kenaikan harga Shiba Inu tahun ini. Menurut perusahaan analitik cryptocurrency Santiment, transaksi SHIB yang melebihi $ 100.000 umumnya melonjak  menjelang kenaikan harga cryptocurrency.

    Baca jugaCrypto Semakin Diminati Institusi, Ini Alasannya!

    Khususnya, Whale mungkin telah dan akan mengumpulkan lebih banyak cryptocurrency sebelum kenaikan tersebut.

    Menurut Tim Cryptoharian, token meme seperti Shiba-Inu sudah berubah dari token Meme dan akan menjadi token yang mungkin akan mempunyai dampak terhadap Bitcoin Dominance.

    Pertama karena mereka mempunyai Shiba Army yang akan mendukung token tersebut.

    Kedua, mereka juga dilirik oleh para Whale yang membelinya dalam jumlah besar. Negatifnya adalah dump besar.

    Ketiga adalah mereka juga akan memasuki metaverse yang akan mempunyai dampak ke dunia nyata di 2022 dan tahun-tahun selanjutnya.

    Pengembangan lebih lanjut dari Shiba Inu masih dinanti, seperti game blockchain dan blockhainnya sendiri, sehingga prospek ini mungkin menjadi apa yang dilihat oleh para Whale. Bagaimana menurut Anda?.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ada Shiba Inu (SHIB) di Travala, Buat Apa?

    Situs travel Travala, yang menerima kripto untuk pembayaran, menambahkan Shiba Inu (SHIB) sebagai aset yang diterima. SHIB kini dapat dipakai untuk melakukan pemesanan bagi lebih dari tiga juta produk travel di seluruh dunia, termasuk penerbangan, hotel dan paket perjalanan.

    Pada hari Selasa (07/09/2021), Travala mengumumkan aset kripto SHIB ditambahkan ke situsnya sebagai salah satu metode pembayaran.

    Baca jugaMantan Bos Google Bergabung di Chainlink (LINK)

    Akun Twitter resmi Travala mencuit memberikan selamat kepada pendukung SHIB sebab telah memenangkan kompetisi pemilihan token yang digelar beberapa hari lalu.

    “Selamat kepada SHIB yang memenangkan kompetisi token pada Travala. SHIB kini terdaftar sebagai alat pembayaran di Travala.com untuk memesan tiga juta produk travel,” tulis Travala.

    Sebelumnya, pada awal Desember lalu Travala menggelar kompetisi token antara FLOKI dan SHIB. Perusahaan tersebut mensyaratkan aset kripto dengan pilihan suara terbanyak akan didaftarkan sebagai alat pembayaran di Travala.com.

    Selain itu, semua pengguna yang turut serta dalam kompetisi itu akan menerima bagian imbalan US$15 ribu dalam AVA yang disebar sesuai dengan voting yang dilakukan. Melalui program AVA, pengguna dapat meraih diskon tambahan hingga 13 persen bagi pemesanan.

    Kompetisi tersebut berakhir dengan SHIB sebagai pemenang telak.

    Situs Travala menjelaskan mereka bangga menjadi situs terdepan bagi pemesanan akomodasi yang menerima kripto. Saat ini, pengunjung dapat melakukan pemesanan memakai 77 aset kripto, termasuk kripto meme Dogecoin (DOGE) dan SHIB yang baru diaktifkan.

    Baca jugaKeluar dari Koreksi, Reli Harga Tezos Naik 50%

    Awal bulan ini, Travala melaporkan total pendapatan bagi November mencapai US$7,2 juta. Angka tersebut meningkat 683 persen dibanding tahun lalu. 82 persen dari semua pemesanan pada bulan ini dilakukan memakai aset kripto.

    Adopsi kripto SHIB telah meningkat akhir-akhir ini. Pada November, bursa kripto Kraken dan Gemini asal AS mendaftarkan SHIB.

    Peritel elektronik Newegg dikabarkan akan menerima SHIB sebagai alat pembayaran bulan ini. Rantai bioskop AMC Theatres berjanji akan membuka pembayaran SHIB pada kuartal pertama tahun depan.

    Sementara itu, pendukung SHIB mengajukan petisi agar platform perdagangan Robinhood mulai menerima SHIB. Sampai saat ini, petisi tersebut sudah mencapai 544.304 tanda tangan.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Gen Z Meyakini Aset Kripto Bisa Menjadikan Mereka Milyarder

    Investor generasi muda, atau biasa disebut Gen Z. Punya bobot pandangan tersendiri terhadap aset kripto yang mereka lihat lebih mampu memberikan jalan bagi mereka untuk menjadi seorang milyarder.

    Tentu saja, uang stimulus yang terus dialirkan dan upaya-upaya pencegahan keruntuhan ekonomi serta bangkitnya pasar keuangan AS di masa pandemi telah menjadi pijakan yang kuat untuk mewujudkan impian para investor yang cermat.

    Baca jugaTiga Aset Kripto Panas Di Sektor Metaverse

    Gen Z Ingin Menjadi Kaya dari Aset Kripto 

    Menariknya, para investor Gen Z yang notabene lebih melek teknologi dan menerima hal-hal baru ini tidak berminat untuk menjadi seorang milyarder di sektor keuangan tradisional nan besar, yakni pasar saham, seperti Warren Buffett.

    Sekadar informasi, Warren Buffett adalah salah satu investor saham paling sukses yang mampu menjaga kekayaannya tetap tumbuh secara konsisten selama berpuluh-puluh tahun.

    Warren pun telah menjadi contoh hidup bagi jutaan orang di dunia untuk meraih kekayaan di pasar saham dengan menerapkan metode investasi nilai (value investing) yang memakan banyak waktu.

    Dengan gairah masa muda, Gen Z tentu tidak tertarik untuk menjadi kaya perlahan dengan gaya Warren Buffett. Melainkan, mereka mungkin lebih ingin seperti seorang Erik Finman.

    Sekadar informasi, Erik Finman adalah salah satu investor kripto muda pertama yang berinvestasi dengan nilai besar di aset kripto, yakni Bitcoin (BTC).

    Pada tahun 2011 silam, Erik muda telah berinvestasi menggunakan uang sebesar US$1.000 ke Bitcoin. Dan saat ini, nilai BTC yang ia miliki diperkirakan telah mencapai jutaan dolar AS dan menjadikannya seorang milyarder kripto muda nan sukses.

    Selain Erik, ada beberapa investor kripto muda yang juga berhasil meraih kekayaan di industri baru ini. Kisah mereka tentu sangat menggiurkan.

    Investor-investor muda seperti Erik dan lainnya inilah yang menjadi inspirasi baru para Gen Z untuk juga bermimpi menjadi milyarder dari kripto.

    Baca jugaAvalanche (AVAX) Meroket, Salip SHIB

    Apakah Masih Ada Peluang?

    Melirik sejarah pergerakan beberapa harga kripto di sepanjang tahun 2021 ini. Peluang untuk menjadi kaya dari aset kripto kemungkinan masih ada.

    Tentu saja, kita masih belum lupa tentang harga dari token Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) yang melesat hebat hingga ribuan persen hanya dalam hitungan minggu.

    Tentu saja, kami meyakini sudah ada investor-investor kaya baru yang tercipta dari kenaikan kedua token tersebut. Itu adalah beberapa contoh betapa fantastisnya hasil dari berinvestasi di kripto yang tepat.

    Namun, saat ini investor Gen Z harus lebih cermat dalam memilih aset kripto mana yang berpotensi melonjak hebat seperti kedua contoh di atas.

    Mengapa? Itu karena kapitalisasi pasar kripto-kripto utama sudah sangat besar dibandingkan beberapa tahun lalu.

    Oleh karenanya, investor lebih membutuhkan upaya ekstra untuk menemukan aset kripto potensial yang kemungkinan dapat melesat hingga ribuan persen, atau minimal ratusan persen.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perang Harga Memanas, Koin Anjing Diburu

    Sederet koin anjing telah menjadi bagian integral dari kenaikan pasar yang sedang memanas di pasar cryptocurrency.

    Di antara sebagian besar token yang telah membanjiri pasar, Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) adalah aset yang paling diburu dan mendapatkan daya tarik serta popularitas terbanyak.

    Hal ini dipicu karena baru-baru ini, SHIB memulai harga reli pada 23 Oktober. Dari yang sebelumnya diperdagangkan seharga $0,000028, kini harga SHIB mencapai ATH dan bernilai $0,000086 5 hari setelahnya.

    Koin anjing tersebut kemudian membukukan keuntungan 195,5% dalam 30 hari terakhir, serta keuntungan tahunan 72.954.679,8% yang luar biasa.

    Token SHIB juga secara singkat berhasil mendapat peringkat 8 di papan cryptocurrency berdasarkan kapitalisasi pasarnya.

    Namun karena penurunan harga, SHIB sayangnya harus keluar dari 10 besar dan jatuh ke peringkat 11 dengan kapitalisasi pasar sekitar $32 miliar pada saat penulisan.

    Baca jugaFitur TKO Lock Kembali Hadir di Tokocrypto

    Harga token Shiba Inu, grafik per/30 hari

    Setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di angka $0,000086 pada 28 Oktober lalu, SHIB juga mulai mendapatkan adopsi untuk utilitas token.

    Momentum tersebut ikut terbawa oleh DOGE serta investor yang mulai mengedarkan keuntungan SHIB mereka ke DOGE.

    Hal ini kemudian menyebabkan Dogecoin memperoleh 44% dalam satu hari, dan mencapai tertinggi setelah 90 hari di angka $0,33 pada saat yang sama ketika Shiba Inu ATH.

    Reli ini membawa Dogecoin ke peringkat 9 papan cryptocurrency berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Pada saat penulisan, koin meme berlogo anjing tersebut diperdagangkan pada $0,25. Hampir 65% lebih rendah dari tertinggi sepanjang masanya pada angka $0,73 bulan Mei lalu. Namun setidaknya kapitalisasi pasarnya hampir mencapai $35 miliar.

    Harga Dogecoin, grafik per/satu tahun

    Baca jugaKawaii Island Hadirkan NFT Farming APR 20%!

    Koin Berlogo Anjing Banjiri Pasar

     

    Setelah popularitas Dogecoin melonjak, ada sejumlah besar ‘DOGE Killer‘ berinovasi yang kemudian bergabung dengan industri ini. Salah satunya adalah SHIB, yang telah mencapai kapitalisasi pasar di kisaran DOGE itu sendiri.

    Tim pengembangan SHIB kemudian mengembangkan token lain yang juga disebut Doge Killer bernama LEASH. Token tersebut saat ini berpindah tangan dengan harga $3,256.73, lalu memposting pengembalian 130,3% belum lama ini.

    Token lain yang mencoba memanfaatkan hype yang sedang berlangsung adalah Dogelon Mars, token yang terinspirasi pada CEO Tesla, Elon Musk, dan kecintaannya pada perjalanan ruang angkasa.

    Pada bulan Oktober, koin tersebut membukukan lebih dari 3,780% keuntungan, bersama dengan terdaftarnya token di OKEx dan Crypto.com pada 29 Oktober. Tak berselang lama, Dogelon Mars melampaui kenaikan 850% SHIB.

    Token meme dan sederet koin berlogo anjing tersebut baru memasuki pasar setiap hari yang cenderung dibeli oleh investor ritel dengan harapan dapat meniru keuntungan yang diposting oleh DOGE dan SHIB di masa lalu.

    Meski demikian, koin meme jauh dari taruhan pasti dan harus diperdagangkan dengan risiko yang trader ambil sendiri. Seperti halnya investasi sentimen positif dan negatif pasti silir berganti.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Baby Doge, Token yang Naik 130% Setelah Cuitan Elon Musk?

    CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk kembali membuat cuitan yang berdampak pada kenaikan harga sebuah token cryptocurrency. Kali ini Musk membuat cuitan tentang Baby Doge (Babydoge). Lantas, apa itu Babydoge? Saingan Dogecoin dan Shiba Inu (SHIB)?

    Setelah Musk membuat cuitan tentang Baby Doge, 1 Juli 2021, harga aset kripto ini langsung melonjak 130%. Saat ini Baby Doge diperdagangkan dengan harga $0,0000000001516.

    http://

    Baby Doge merupakan token crypto yang masih seumur jagung. Aset crypto tersebut tercatat baru listing sejak 22 hari yang lalu. Namun, sejak melantai di pasar, berdasarkan data CoinGecko, harganya naik 549,5%.

    Baca Juga: Ingin Beli Polygon (MATIC)? Berikut Analisis Buy dan Sell Area nya

    Baby Doge tidak memiliki berada dalam satu jaringan blockchain dengan Dogecoin maupun Shiba Inu (SHIB). Dikutip dari Decrypt.co, Baby Doge adalah fork dari Luckycoin, aset kripto yang saat ini sudah tidak berfungsi, namun kini dikembangkan dengan Litecoin.

    Baby Doge dikembangkan di atas jaringan blockchain Binance Smart Chain (BSC). Sehingga, Baby Doge ini lebih mirip dengan Shiba Inu (SHIB), daripada Dogecoin yang memiliki blockchainnya sendiri.

    Baby Doge nampaknya bertujuan untuk menarik simpati dari Elon Musk. Elon yang selama ini memproklamirkan diri sebagai The Dogefather memang menjadi katalis bagi sejumlah mata uang kripto.

    Dikutip dari Decrypt, pengembang Baby Doge mengatakan bahwa tokennya tersebut telah banyak belajar mengenai beberapa trik untuk membuat Elon terkesan. Salah satunya membuat token yang memiliki kecepatan transaksi ideal dan kelucuan baru di tengah pasar crypto.

    Baca Juga: Kabar Bitcoin dan Industri Crypto di Paruh Tahun 2021

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    Semua informasi di artikel ini bukan bersifat financial advisor. Kami hanya mengiformasikan keadaan pasar atau keadaan ekonomi dan situasi global yang berkaitan dengan mata uang kripto beserta ekosistemnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Teknikal 21 Juni SHIB, SUSHI dan DOT

    Dalam beberapa hari lalu, harga pada token SHIB, SUSHI dan DOT masih sedang berjuang membangun momentum pemulihan dari penurunan berdarah sebelumnya, dimana sepertinya ada beberapa titik pijakan yang mereka temukan untuk menentukan, apakah pemulihan akan terjadi, atau penurunan berdarah lainnya akan mnaasuk?

    Dan pada analisa kali ini, kami akan mencoba berbagi pandangan teknikal kami untuk prospek token SHIB, SUSHI dan DOT untuk beberapa hari kedepan.

    Baca Juga: Bitcoin Use Cases

    SHIB 

    Dalam analisa kami, SHIB belum lama ini bergerak dalam penurunan pasca adanya lonjakan karena sentimen listingnya token ini di Coinbase, sehingga ini adalah rentang validasi untuk mengkonfirmasi, apakah Bullish dapat bertahan atau tidak.

    Secara teknikal, harga kini memiliki level Support Resistance (SR) Kunci di $ 0.0xx69 dan $ 0.0xx95 yang akan mendasari pembacaan potensi trend, dimana untuk skema Bullish, masih ada harapan selama harga berada lebih tinggi dari level Support yang ada yang menjadi batas bawah dari rentang validasi diatas.

    Tetap waspadai potensi penurunan lanjutan jika harga mengalami penyusutan minat beli saat mencoba bergerak dikisaran level Resistance.

    SUSHI 

    Dalam analisa kami, Sushi tampanya tengah mencoba membentuk pijakan di Area Support yang dipetakan dari titik Swing sebelumnya, sehingga mampu tidaknya harga untuk tetap membentuk perlawanan Buyer di Area ini akan menjadi dasar sinyal trend yang menarik.

    Secara teknikal, Sushi memiliki level Resistance Kunci di $ 10.35 dan $ 12.80, yang menjadi titik tujuan harga untuk terus membangun kepercayaan pasar jikalau mampu membentuk penguatan dari Area Support.

    Tetap waspadai juga terjadinya Falseout di Area Support saat volatilitas coba dibentuk karena dalam pandangan kami, ini adalah Area psikologis yang tentu bisa membuat Anda terkecoh.

    Baca Juga: Prediksi Tim Draper Tentang Bitcoin di Tahun 2022-2023, Berapa?

    DOT

    Dalam analisa kami, DOT tampak masih mencoba berjuang keluar dari Area Ranging Harian, dimana harga saat ini masih bergantung pada Area ini untuk mengkonfirmasi sinyal trend.

    Secara teknikal, DOT masih terlihat berada dalam konsolisadi pasar dalam Area ini, sehingga potensi trend akan dipertegas dengan adanya level SR Kunci di $ 16.95 dan $ 28.15, yang perlu untuk ditembus untuk sinyal kuat trend.

    Untuk skema Bullish, harga harus mampu menembus batas atas Area Ranging, ataupun mengalami Falseout pada batas bawahnya yang berposisi sama dengan Support Kunci, untuk tetap menjaga optimisme pasar.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Shiba Inu Kolaborasi dengan Bugatti Group & CoinGate, Nilai SHIB Naik?

    Shiba Inu kembali meramaikan pemberitaan di industri aset kripto karena membuat kemitraan penting. Baru-baru ini Shiba Inu mengumumkan kerja sama dengan Bugatti Group dan CoinGate untuk pengembangkan project kriptonya.

    Sesuai perkembangan terakhir, Shiba Inu dilaporkan telah bermitra dengan brand premium Bugatti Group yang berbasis di Montreal. Buggati Group adalah produsen tas, koper, tas bisnis, dan produk sanitasi yang terkenal. Mereka telah berkecimpung dalam bisnis ini sejak tahun 1940-an dan terkenal karena menawarkan desain yang unik dan bahan yang unggul.

    Tujuan kemitraan masih belum jelas untuk saat ini. Namun, kemungkinan akan mengembangkan project NFT bersama ataupun koleksi fashion terbaru.

    Bugatti Group

    Baca juga: Kisah Trader Kripto Muda Cuan Rp 109 Miliar Masih Tinggal Bersama Ibu

    Bugatti Group juga baru-baru ini mengikuti tren seputar peluncuran koleksi NFT dengan meluncurkan karya aset digital mereka miliknya sendiri. Sebagai bagian dari pengumuman, mereka memperkenalkan Bugatti Group Genesis NFT Collection.

    Pemilik koleksi NFT ini menerima manfaat eksklusif seperti saluran media sosial eksklusif bersama dengan diskon untuk pembelian dan pembelian di masa mendatang.

    Shiba Inu telah merilis klip video pendek dari tas tangan Bugatti Group yang menampilkan logo Shiba Inu yang dikustomisasi di atasnya. Ini adalah kemitraan penting bagi SHIB dalam dua tahun terakhir keberadaannya di pasar.

    CoinGate

    shibaswap

    Baca juga: Hong Kong Berambisi Jadi Pusat Kripto Global, Mungkinkah?

    SHIB juga mendapat untung dari kemitraan dengan CoinGate melalui Wix, platform SaaS global. Kolaborasi baru ini akan memanfaatkan platform Wix yang telah beroperasi di Spanyol, Lituania, Jerman, dan Belanda untuk memperluas pengunaan SHIB sebagai solusi pembayaran kripto di berbagai toko online.

    Selain SHIB, Wix akan menawarkan pembayaran dalam Bitcoin dan 70 koin kripto lainnya, serta dalam mata uang fiat paling populer, seperti EUR, USD, dan GBP.

    Harga SHIB sempat melonjak karena berita kolaborasi ini. Menurut data CoinMarketCap, nilai Shiba Inu (SHIB) pada Jumat (13/1) pukul 11.00 WIB terpantau diperdagangkan di US$ 0,000009477, naik 1,13 persen dalam 24 jam terakhir.



    Sumber : news.tokocrypto.com