Tag: sholawat

  • Jual Rumah dan Tanah Nggak Laku-laku? Coba Baca Doa Ini


    Jakarta

    Rumah adalah salah satu kebutuhan setiap orang. Namun, menjual rumah tidak semudah saat orang menjual makanan, baju, atau barang-barang hobi. Sebab, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan dan harganya yang relatif mahal.

    Oleh karena itu, menjual rumah ada tantangan tersendiri. Cara untuk rumah cepat laku adalah pasang harga yang tidak terlalu mahal, lokasinya pun harus menguntungkan bagi orang lain, dan kondisinya kalau bisa dalam keadaan terawat.

    Selain berusaha memberikan penawaran yang menarik, penjual rumah juga harus meminta kepada Maha Pencipta. Tanpa kehendak-Nya rasanya tidak mungkin rumah tersebut terjual. Ada pun doa meminta rumah cepat terjual sebagai berikut.


    Doa Meminta Rumah Cepat Terjual

    Dikutip dari buku Wirid yang menjadi Warid: Amalan Langka Istimewa oleh Shabri Saleh Anwar, berikut adalah bacaan doa agar apa yang kita jual cepat laku:

    وَأَذِن فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالاً وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

    Artinya: “dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh” (QS. Al-Hajj: 27).

    Salawat agar Rumah Cepat Laku

    Doa yang dipanjatkan tidak hanya sekali, melainkan dibarengi dengan membaca salawat. Dalam buku bertajuk Kitab Kunci Kekayaan Agung oleh Salahuddin Abbas, berikut adalah amalan salawat yang bisa dibacakan agar rumah cepat laku terjual menurut Islam:

    • Baca Bismillahirohmanirohiim sebanyak 300 kali.
    • Lanjutkan dengan membaca “Allohumma sholli ‘Alaa Sayyidinaa Muhammadin Sholatan Tuwassi’u bihaa alainal arzaaq watuhas-sinu bihaa alainal akhlaq wa’alaa aalihi washobihii wa sallim”.

    Anjuran membaca salawat ini dikarenakan penciptaan nur Muhammad SAW dilakukan lebih dahulu dibandingkan alam semesta oleh Allah SWT. Membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW sama saja kita bertawasul kepadanya sehingga doanya kepada Allah SWT akan lebih mudah terkabul.

    Doa Supaya Tanah Cepat Laku

    Jika tadi ada doa khusus agar rumah cepat laku, kali ini ada doa yang bisa kamu baca agar tanah cepat laku. Dalam buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki oleh KH. Sulaeman Bin Muhammad Bahri, bacaan berikut juga bisa diamalkan agar tanah yang kita jual cepat laku:

    اَللَّهُمَّ الْطُف بِيْ فِيْ تَيْسِيْرِ كُلِّ عَسِيرٍ فَإِنَّ تَيْسِيْرَكُلِّ عَسِيْرٍعَلَيْكَ يَسِيْرٌ وَأَسْأَلُكَ الْيُسْرَ وَالْمُعَافَاةَ فِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

    Arab Latin: Allaahummal thuf bii fii taisiiri kulli asiirin, fa’inna thaisiira kulli asiirin ‘alaika yasiiru, wa as alukal yusra wal mu’aafaata fiddunyaa wal aakhirati.

    Artinya: “Ya Allah, berilah kemudahan dari setiap yang sukar. Sesungguhnya Engkau memudahkan dari yang sukar. Itu bagi-Mu adalah mudah, dan aku memohon kepada-Mu dari kemudahan-Mu dan limpahkanlah kebaikan di dunia dan akhirat.”

    Salawat agar Tanah Cepat Terjual

    Sama seperti amalan saat berdoa agar rumah cepat laku, saat menjual tanah juga berlaku hal yang sama. Dilansir laman Jabar NU Online, di kalangan Nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama), salawat nariyah bisa diamalkan saat kita tengah menghadapi suatu masalah hidup yang sulit. Dalam hal ini, misalkan rumah atau tanah yang kita jual belum laku-laku.

    Jadi, dengan membaca salawat nariyah bisa jadi salah satu jalan mengadu kepada Allah SWT untuk dimudahkan. Salawat ini bisa dibaca sebanyak 4.444 (tidak kurang, tidak lebih).

    Berikut adalah bacaan sholawat nariyah:

    اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

    Arab Latin: “Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman `alâ sayyidinâ Muḫammadinil-ladzi tanḫallu bihil-`uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdlâ bihil-ḫawâiju wa tunâlu bihir-raghâ’ibu wa ḫusnul-khawâtimi wa yustasqal-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa `alâ âlihi wa shaḫbihi fî kulli lamḫatin wa nafasin bi`adadi kulli ma`lûmilak(a).”

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan bisa dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau,”

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Teks Sholawat Fatih Arab Beserta Arti dan Manfaat Mengamalkannya


    Jakarta

    Teks sholawat fatih Arab, latin dan artinya bisa membantu muslim untuk melantunkan bacaan tersebut. Sama seperti sholawat pada umumnya, sholawat fatih berisi pujian kepada Rasulullah SAW.

    Dikutip dari buku Kumpulan Shalawat Nabi Super Lengkap oleh Ibnu Watiniyah, sholawat diartikan sebagai doa, memberi berkah dan ibadah. Sholawat juga dimaknai sebagai ungkapan sanjungan dan permohonan seorang hamba kepada Allah SWT lewat ungkapan mulia.


    Teks Sholawat Fatih Arab, Latin dan Arti

    Berikut bunyi sholawat fatih yang diambil dari buku Suramnya Surga Indahnya Neraka tulisan Muhammad Syukron Maksum.

    اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُعْلِقَ وَالْحَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ

    Allahumma shalli wasallim wabârik ‘alâ sayyidinâ Muhammadinil fâtihi limâ ughliqa walkhâtimi limâ sabaqa wannâshiril haqqi bil haqqi walhadî ilâ shirâtikal mustaqimi shallallahu ‘alaihi wa’alâ âlihi wa ashhâbihî haqqa qadrihi wamiqdârihil ‘adzimi

    Artinya: “Ya Allah, limpahkan sholawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang haq dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan sholawat kepadanya, keluarga, dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.”

    Manfaat Membaca Sholawat Fatih

    Ada beberapa manfaat yang bisa diraih muslim jika rutin mengamalkan sholawat fatih, berikut bahasannya yang dirangkum dari buku Mukjizat Sholawat karya Habib Abdullah Assegaf dkk.

    1. Dimudahkan Menerima Materi Pelajaran

    Seseorang yang sering mengalami kesulitan ketika belajar, bisa mengamalkan bacaan sholawat fatih sebanyak 11x setiap selesai sholat fardhu dan 3x sebelum mengikuti pelajaran. Amalan ini diyakini dapat memudahkan seseorang dalam menerima dan menyerap apa saja yang dipelajari.

    2. Melindungi Manusia dari Gangguan Jin

    Manfaat membaca sholawat fatih setiap selesai sholat Subuh dan Maghrib diyakini bisa melindungi seorang manusia dari gangguan jin. Amalan ini bisa dilakukan secara istiqomah sebanyak 7x bacaan.

    3. Memperbaiki Perilaku Anak yang Nakal

    Manfaat sholawat fatih selanjutnya adalah untuk memperbaiki perilaku anak-anak yang nakal dan susah diatur. Sholawat fatih bisa dilantunkan pada telinga kanan dan kirinya secara istiqamah, dan insya Allah akan memperbaiki perilaku anak tersebut.

    Wallahu a’lam.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Amalan Sederhana Berpahala Besar


    Jakarta

    Dalam Islam, zikir dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu amalan yang paling dianjurkan dan berpahala besar. Salah satu sholawat yang populer adalah “Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad”.

    Meski sederhana diucapkan, amalan ini memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT dan membawa banyak keutamaan.

    Sholawat ini tidak hanya sekadar kata-kata, tetapi menjadi amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, serta memperoleh keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.


    Makna “Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad”

    Mengutip buku Fadilah Selawat Menuju Cinta Kepada Rasulullah Kajian Kitab Tanbih al-Gafilin dan Tanqih al-Qoul al-Hatsits karya Zulfa Maulida, secara bahasa, kalimat “Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad” memiliki arti, “Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW.”

    Makna ini mengandung doa agar Nabi Muhammad SAW mendapatkan penghormatan dan pujian dari Allah SWT, serta menjadi sarana bagi pembacanya untuk mendapatkan syafaat dan keberkahan.

    Kalimat ini menegaskan bahwa mencintai Nabi SAW tidak cukup hanya dengan kata hati, tetapi harus diwujudkan melalui doa, sholawat, dan meneladani akhlaknya.

    Dalil dan Anjuran Membaca Sholawat

    Banyak dalil dari Al-Qur’an dan hadits yang menganjurkan umat Islam untuk membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam surat Al-Ahzab ayat 56, Allah SWT berfirman,

    إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

    Artinya: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

    Dalam hadits Riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah:

    Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”

    Dalil-dalil ini menunjukkan bahwa sholawat adalah amalan ringan tapi berpahala besar, yang dapat dibaca kapan saja dan di mana saja.

    Keutamaan Membaca Sholawat

    Dirangkum dari buku Shalawat: Amalan Hebat Jalan Selamat Dunia dan Akhirat karya Emas Agus Prastyo Wibowo, membaca “Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad” memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

    1. Mendapat Syafaat Nabi Muhammad SAW

    Sholawat merupakan salah satu sarana yang mendekatkan umat Islam kepada Nabi SAW, sehingga di hari kiamat dapat memperoleh syafaat beliau.

    2. Dihapuskan Dosa dan Mendapat Pahala Berlipat

    Setiap bacaan shalawat menjadi penghapus dosa kecil dan mendatangkan pahala yang berlipat ganda di sisi Allah SWT.

    3. Mendatangkan Ketentraman Hati

    Membaca shalawat dapat menenangkan hati, menghilangkan rasa gelisah, dan meningkatkan kekhusyukan dalam ibadah.

    4. Mendatangkan Keberkahan Hidup

    Orang yang rutin membaca shalawat akan mendapatkan kemudahan rezeki, keselamatan, dan keberkahan dalam setiap urusannya.

    Wallahu a’lam.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Sholawat Busyrolana Lengkap: Arab, Latin dan Artinya


    Jakarta

    Sholawat merupakan bentuk cinta dan penghormatan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. Di antara banyaknya bacaan sholawat yang populer di kalangan umat Islam, khususnya di Indonesia, Sholawat Busyrolana menjadi salah satu yang sering dilantunkan.

    Sholawat ini banyak dibawakan dalam berbagai majelis dzikir, peringatan Maulid Nabi SAW, hingga momen-momen istimewa seperti haul ulama. Sholawat ini bukan hanya indah secara lirik dan nada, tetapi juga sarat akan makna dan harapan akan syafaat Rasulullah SAW.

    Asal-usul Sholawat Busyro Lana

    Dalam jurnal Scribd berjudul Qosidah Busyro Lana oleh Albukhary, sholawat ini berasal dari tradisi qasidah atau syair pujian kepada Rasulullah SAW. Kata “Busyro” berarti “kabar gembira”, dan “lana” berarti “bagi kami”.


    Sehingga secara umum, sholawat ini bermakna “kabar gembira bagi kami”, yang merujuk kepada kehadiran Rasulullah SAW sebagai rahmat dan cahaya bagi seluruh alam.

    Sholawat Busyrolana

    Berikut lirik Busyrolana lengkap dengan Arab, Latin, dan artinya:

    ۞ بُشْرَی لَنَا نِلْنَاالْمُنَا
    Busyro lana nilnal muna
    “Kebahagiaan milik kami karena kami mendapat harapan.”

    زَالَ الْعَنَی وَفَاالْهَنَا
    Zaalal a’naa wa fal hanaa
    “Dan hilang sudah semua kesusahan lengkap sudah semua kebahagiaan.”

    وَالدَّهْرُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ
    Waddahru anjaza wa’dahu
    “Dan waktu sudah menepati janjinya.”

    وَالْبِشْرُ أَضْحَی مُعْلَنَا
    Wal bisyru adhha mu’lanaa
    “Dan kebahagiaan menampakan kemuliaan kami.”

    بُشْرَی لَنَا نِلْنَاالْمُنَا
    Busyro lana nilnal muna
    “Kebahagiaan milik kami karena kami mendapat harapan.”

    زَالَ الْعَنَی وَفَاالْهَنَا
    Zaalal a’naa wa fal hanaa
    “Dan hilang sudah semua kesusahan lengkap sudah semua kebahagiaan.”

    ۞ يَا نَفْسُ طِيْبِي بِالِّلقَا
    Ya nafsu thiibii billiqoo
    “Wahai jiwa berbahagialah dengan pertemuan.”

    يَا عَيْنُ قَرِّي أَعْيُنَا
    Ya a’ynu qorri aa’yunaa
    “Wahai mata tenanglah tenanglah.”

    يَا نَفْسُ طِيْبِي بِالِّلقَا
    Ya nafsu thiibii billiqoo
    “Wahai jiwa berbahagialah dengan pertemuan.”

    يَا عَيْنُ قَرِّي أَعْيُنَا
    Ya a’ynu qorri aa’yunaa
    “Wahai mata tenanglah tenanglah.”

    هَذَا جَمَالُ الْمُصْطَفَی
    Haza jamaalul Mustofa
    “Inilah keindahan Mustofa (Nabi Muhammad) SAW.”

    أَنْوَارُهُ لَاحَتْ لَنَا
    Anwaruhu laahat lana
    “Cahayanya memancar menembus jiwa kami.”

    ۞ بُشْرَی لَنَا نِلْنَاالْمُنَا
    Busyro lana nilnal muna
    “Kebahagiaan milik kami karena kami mendapat harapan.”

    زَالَ الْعَنَی وَفَاالْهَنَا
    Zaalal a’naa wa fal hanaa
    “Dan hilang sudah semua kesusahan lengkap sudah semua kebahagiaan.”

    وَالدَّهْرُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ
    Waddahru anjaza wa’dahu
    “Dan waktu sudah menepati janjinya.”

    وَالْبِشْرُ أَضْحَی مُعْلَنَا
    Wal bisyru adhha mu’lanaa
    “Dan kebahagiaan menampakan kemuliaan kami.”

    بُشْرَی لَنَا نِلْنَاالْمُنَا
    Busyro lana nilnal muna
    “Kebahagiaan milik kami karena kami mendapat harapan.”

    زَالَ الْعَنَی وَفَاالْهَنَا
    Zaalal a’naa wa fal hanaa
    “Dan hilang sudah semua kesusahan lengkap sudah semua kebahagiaan.”

    ۞ صَلِّ وَسَلِّم يَاسَلَام
    Sholli wa salla ya salaam
    “Duhai Pemberi Keselamatan berikanlah sholawat dan salam.”

    عَلَي النَّبِي مَاحِي الظَّلَام
    A’lan nabii maahiiz zolaam
    “Kepada Nabi pengikis kegelapan.”

    صَلِّ وَسَلِّم يَاسَلَام
    Sholli wa salla ya salaam
    “Duhai Pemberi Keselamatan berikanlah sholawat dan salam.”

    عَلَي النَّبِي مَاحِي الظَّلَام
    A’lan nabii maahiiz zolaam
    “Kepada Nabi pengikis kegelapan.”

    وَلْأٰلِ وَالصَّحْبِ الْكِرَام
    Wal aali was sohbil kiraam
    “Juga kepada keluarga Nabi dan para sahabatnya yang mulia.”

    مَا أُنْشِدَتْ بُشْرَی لَنَا
    Maa unsyidat busyraa lana
    “Selama dinasyidkan ‘busyra lana’.”

    ۞ بُشْرَی لَنَا نِلْنَاالْمُنَا
    Busyro lana nilnal muna
    “Kebahagiaan milik kami karena kami mendapat harapan.”

    زَالَ الْعَنَی وَفَاالْهَنَا
    Zaalal a’naa wa fal hanaa
    “Dan hilang sudah semua kesusahan lengkap sudah semua kebahagiaan.”

    وَالدَّهْرُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ
    Waddahru anjaza wa’dahu
    “Dan waktu sudah menepati janjinya.”

    وَالْبِشْرُ أَضْحَی مُعْلَنَا
    Wal bisyru adhha mu’lanaa
    “Dan kebahagiaan menampakan kemuliaan kami.”

    بُشْرَی لَنَا نِلْنَاالْمُنَا
    Busyro lana nilnal muna
    “Kebahagiaan milik kami karena kami mendapat harapan.”

    زَالَ الْعَنَی وَفَاالْهَنَا
    Zaalal a’naa wa fal hanaa
    “Dan hilang sudah semua kesusahan lengkap sudah semua kebahagiaan.”

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sholawat Bahriyah Kubro: Bacaan Lengkap dan Keutamaannya


    Jakarta

    Sholawat bahriyah kubro adalah salah satu sholawat yang sering dilantunkan masyarakat Indonesia. Pada dasarnya, sholawat berisi pujian dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

    Dalam Islam, anjuran bersholawat disebutkan dalam surah Al Ahzab ayat 56. Allah SWT berfirman,

    إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا


    Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

    Diterangkan dalam buku Syariat Bersholawat susunan Muhammad Habib Mustofa, membaca sholawat merupakan bentuk kecintaan terhadap Rasulullah SAW. Karenanya muslim diperintahkan untuk bersholawat.

    Menurut buku Menjadi Tentram dan Bahagia dengan Shalat karya Muhammad Fadlun, sholawat termasuk bacaan yang mulia. Rutin mengamalkan sholawat menjadikan muslim ahli surga.

    Sholawat dapat menenangkan hati siapa saja yang membacanya. Bahkan, sholawat bisa melepaskan perasaan duka, bimbang, dan memudahkan urusan seseorang.

    Bacaan Sholawat Bahriyah Kubro

    Merujuk pada sumber yang sama, berikut bacaan sholawat bahriyah kubro.

    اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً يَطْمَئِنُّ بِهَا قَلْبِي وَتَنْفَعُ بِهَا عُلُومِي وَتَقْضِي بِهَا حَوَائِجِي وَتَرْفَعُ بِهَا دَرَجَتِي وَتَهْدِي بِهَا قَوْمِي وَتُخْلِصُ بِهَا قَلْبِي
    وَتُلْهِمُنِي بِهَا عُلُومَ اللَّدُنِّي وَتُكْرِمُنِي بِهَا بِالسَّعَادَةِ وَالْكَرَامَةِ مَعَ ذُرِّيَّتِي وَتُكَثِّرُ بِهَا أَمْوَالِي وَأَصْحَابِي وَتَلَامِيذِي وَأَتْبَاعِي وَضُيُوفِي وَتَرْزُقُنِي
    اللَّهُمَّ تَمَامَ نِعْمَتِكَ وَتَمَامَ رَحْمَتِكَ وَتَمَامَ رِضْوَانِكَ وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ مَا خَلَقْتَ وَ رَزَقْتَ وَأَمَتَّ وَأَحْيَيْتَ إِلَى يَوْمٍ تُحْشَرُ فِيهِ الْخَلَائِقُ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

    Allahumma shalli ‘alaa sayyidina Muhammaddin shalaatan yatmainnu bihaa qalbii wa tanfa’u bihaa ‘uluumii wa taqdhi bihaa hawaajii wa tarfa’u bihaa darajatii wa tahdii bihaa qawmii wa tukhlisu bihaa qalbii

    Wa tulhimunii bihaa ‘uluumul ladunnii wa tukrimunii bihaa bissa’adati wal karoomati ma’a dzurriyyatii wa tuktsiru bihaa amwaalii wa ashaabii wa talaamiidzii wa atbaa’ii wa dhuyaafii wa tarzuqunii

    Allahumma tamaama ni’matika wa tamaama rahmatika wa tamaama ridhwaanika wa shalli wa sallim wa baarik ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ‘adada maa khalaqta wa razaqta wa amatta wa ahyaita ilaa yaumin tuhsyaru fiihil khalaa’iqu ajma’iina wal hamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.

    Artinya:

    “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang dapat menenangkan hati, bermanfaat bagi ilmu-ilmuku, menyelesaikan segala kebutuhanku, mengangkat derajatku, memberi petunjuk kepada kaumku, dan menyucikan hatiku.

    Dan ilhamkanlah kepadaku dengan shalawat ini ilmu-ilmu laduni (pengetahuan langsung dari Allah) dan muliakanlah aku dengan kebahagiaan dan kemuliaan bersama keturunanku. Perbanyaklah hartaku, sahabat-sahabatku, murid-muridku, pengikut-pengikutku, dan tamu-tamuku serta berikanlah aku rezeki.

    Ya Allah, sempurnakanlah nikmat-Mu, rahmat-Mu, dan ridha-Mu kepadaku. Berikanlah shalawat, salam, dan berkah kepada beliau (Nabi Muhammad), keluarganya, dan sahabat-sahabatnya, sebanyak apa yang telah Engkau ciptakan, rezekikan, matikan, dan hidupkan hingga hari ketika semua makhluk dikumpulkan. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

    Keutamaan Membaca Sholawat Bahriyah Kubro

    Mengutip dari buku Mari Bersholawat Sesuai Tuntunan Nabi oleh Abu Utsman Kharisman, berikut beberapa keutamaan membaca sholawat bahriyah kubro.

    1. Didoakan oleh para malaikat
    2. Mendapat ketenangan dan ketentraman dalam keluarga
    3. Diselamatkan dari 600.000 macam bala dunia dan akhirat
    4. Rezekinya dicukupkan serta dikabulkan segala hajat dan keinginannya
    5. Mendapat kemudahan dalam mencapai tujuan dunia dan akhirat

    Wallahu a’lam.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Sholawat Bani Hasyim: Bacaan Lengkap dan Keutamaannya


    Jakarta

    Sholawat Bani Hasyim bisa diamalkan oleh muslim. Dalam Islam, anjuran bersholawat disebutkan dalam surah Al Ahzab ayat 56.

    Allah SWT berfirman,

    اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا


    Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

    Mengutip buku Kumpulan Shalawat Nabi Super Lengkap yang ditulis Ibnu Watiniyah, sholawat secara bahasa artinya doa, memberi berkah, dan ibadah. Dari segi istilah, sholawat artinya ungkapan sanjungan, kekaguman, serta permohonan seorang hamba kepada Allah SWT agar memuliakan Nabi Muhammad SAW.

    Bacaan Sholawat Bani Hasyim

    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِىِّ الْهَاشِمِىِّ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا

    Allaahumma shalli ‘alan-nabiyil Haasyimiyyi Muhammadiw wa’alaa aalihi wa sallim tasliiman

    Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat serta salam kepada seorang nabi keturunan Bangsawan Hasyim, yakni Muhammad beserta keluarganya, semoga tetap selamat dan sejahtera.”

    Keutamaan Sholawat Bani Hasyim

    Masih dari sumber yang sama, berikut beberapa keutamaan sholawat Bani Hasyim yang dibaca muslim.

    1. Termasuk Orang yang Paling Dekat dengan Nabi SAW

    Nabi Muhammad SAW bersabda,

    “Sesungguhnya manusia yang paling dekat denganku di hari kiamat nanti adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku.” (HR Ibnu Hibban)

    2. Derajatnya Ditingkatkan

    Melalui sebuah hadits, Rasulullah SAW mengatakan bahwa derajat orang yang bersholawat akan ditingkatkan.

    “Siapa saja yang membaca sholawat kepadaku sekali, niscaya Allah bersholawat kepadanya sepuluh kali, menghapus sepuluh dosanya, dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan.” (HR An Nasa’i)

    3. Dikabulkan Hajatnya

    Dalam kitab Al-Shawa’iq, Ibnu Hajar berkata:

    “Diriwayatkan oleh Imam Ja’far secara marfu’ bahwa siapa saja yang membaca shalawat kepada Nabi Saw dan ahli baitnya sebanyak seratus kali, maka Allah mengabulkan hajatnya sebanyak seratus hajat, tujuh puluh di antaranya diberikan di akhirat.”

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sholawat Ilmi Syaikhona, Amalkan agar Dimudahkan Menerima Pelajaran


    Jakarta

    Dalam Islam, membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Salah satu bentuk sholawat yang cukup dikenal di kalangan pelajar, santri, dan para penuntut ilmu adalah Sholawat Ilmi.

    Dilansir dari laman NU Online, sholawat Ilmi atau dikenal juga dengan sebutan Sholawat Ilmi Syaikhona Kholil Bangkalan adalah syair pujian kepada Rasulullah SAW yang diciptakan oleh Syaikhona Kholil Bangkalan.


    Sholawat ini memiliki makna mendalam dan diyakini mengandung doa agar diberikan ilmu yang bermanfaat, mudah memahami pelajaran, dan diberkahi dalam proses menuntut ilmu.

    Sholawat Ilmi Syaikhona

    Berikut bacaan lengkap sholawat Ilmi Syaikhona dalam tulisan Arab, latin dan artinya:

    اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَجْعَلُنَا بِهَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا وَتَحْشُرُنَا بِعِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ فِي دُنْيَانَا وَأُخْرَانَا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

    Arab latin: Allâhumma shalli ‘ala Sayyidinâ Muhammadin shalâtan taj’alunâ bihâ min ahlil ‘ilmi dhâhiran wa bâthinan wa tahsyurunâ bi’ibâdikas shâlihîna fî dunyânâ wa ukhrânâ wa ‘alâ alihî wa shahbihi wa sallim.

    Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas tuan kami Nabi Muhammad saw, rahmat yang dengannya Engkau jadikan kami menjadi bagian dari ahli ilmu lahir dan batin, Engkau kumpulkan kami dengan hamba-hamba-Mu yang saleh di dunia dan akhirat, dan (limpahkanlah juga) untuk keluarga Nabi saw, para sahabat, dan limpahkanlah salam (atas mereka semua).”

    Keutamaan Membaca Sholawat Ilmi Syaikhona

    Disebutkan dalam kitab Râtib Syaikhona Kholil oleh Tim Lajnah Turats ‘Ilmu, sholawat syaikhona atau sholawat ilmu adalah salah satu bentuk sholawat yang sarat dengan doa dan harapan agar Allah SWT memberikan ilmu yang bermanfaat, membuka hati untuk memahami pelajaran, dan menjadikan ilmu sebagai jalan menuju keberkahan dunia dan akhirat.

    وَأَوْصَى بَعْضُ الْمَشَايِخِ قِرَائَتَهَا قَبْلَ الدَّرْسِ مُنْفَرِدًا أَوْ جَمَاعَةً. قَالُوْا: يُرْجَى نَفْعُهَا لِحُصُوْلِ الْعِلْمِ النَّافِعِ وَالْفُتُوْحِ، وَالْحَشْرِ مَعَ عِبَادِ اللهِ الصَّالحِيْنَ فِي الدُّنْيَا وَالْأَخِرَةِ

    Artinya: “Telah berwasiat sebagian guru untuk membacanya (Sholawat Ilmu) sebelum pelajaran, baik sendiri maupun secara bersama. Mereka berkata: dengan manfaatnya, diharapkan bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan futuh (terbukanya hati), serta akan dikumpulkan bersama hamba-hamba Allah yang saleh di dunia dan akhirat.” (Râtib Syaikhona Kholil, hal. 15, Darul Khalil)

    Berikut beberapa keutamaan Sholawat Ilmu menurut para ulama dan keterangan dalam kitab:

    1. Mendapatkan Ilmu yang Bermanfaat

    Sholawat ini diyakini mampu membuka hati dan pikiran seseorang sehingga lebih mudah dalam memahami pelajaran dan mendalami ilmu agama.

    2. Dibukakan Pintu Futuh

    Kata “futuh” dalam konteks ini merujuk pada terbukanya keberkahan dan pemahaman mendalam terhadap ilmu. Sebuah bentuk pencerahan spiritual yang membuat seseorang merasa mudah dalam belajar dan meresapi makna ilmu.

    3. Dikumpulkan Bersama Hamba-Hamba Saleh

    Faedah lainnya adalah harapan agar kelak digolongkan bersama orang-orang saleh baik di dunia maupun di akhirat, suatu maqam (kedudukan) yang sangat mulia dalam Islam.

    Waktu dan Cara Membaca Sholawat Ilmu

    Sholawat Ilmi dianjurkan untuk dibaca sebelum pelajaran dimulai, baik dilakukan secara individual maupun berjamaah. Namun, tidak terbatas pada waktu tersebut, sholawat ini juga bisa dijadikan wirid rutin dalam kehidupan sehari-hari.

    Dalam Râtib Syaikhona Kholil disebutkan ada tiga cara membaca Sholawat Ilmu bagi yang ingin mengamalkannya secara istiqamah:

    وَلِمَنْ أَرَادَ أَنْ يَتَّخِذَهَا وِرْدًا فَلَهُ ثَلَاثُ كَيْفِيَّاتٍ
    (1) إِمَّا أَنْ يَقْرَأَهَا بَعْدَ الْمَكْتُوبَةِ مِنْ غَيْرِ عَدَدٍ مُعَيَّنٍ
    (2) وَإِمَّا أَنْ يَقْرَأَهَا سَبْعًا بَعْدَ الْمَكْتُوبَةِ
    (3) وَإِمَّا أَنْ يَقْرَأَهَا سَبْعًا لَيْلًا

    Artinya: “Bagi orang yang hendak menjadikan Sholawat Ilmu sebagai wirid, maka bisa dilakukan dengan tiga cara:
    (1) dibaca setelah shalat maktubah tanpa jumlah tertentu;
    (2) dibaca tujuh kali setelah shalat maktubah;
    (3) dibaca tujuh kali di waktu malam.”
    (Râtib Syaikhona Kholil, hal. 15)

    Mengamalkan Sholawat Ilmi bisa menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, baik sebelum belajar, setelah sholat, atau sebagai wirid malam. Bagi para pelajar, santri, maupun siapa saja yang mendambakan ilmu yang bermanfaat, sholawat ini adalah amalan ringan dengan faedah yang luar biasa.

    Wallahu a’lam.

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sholawat Munjiyat, Amalan Penyelamat dari Kesulitan


    Jakarta

    Sholawat munjiyat tak asing di kalangan muslim Indonesia. Bacaan ini cukup populer dan sering dilantunkan dalam acara keagamaan maupun sebagai amalan harian.

    Selain itu, sholawat munjiyat juga disebut sebagai sholawat penyelamat. Siapa pun yang membaca sholawat ini akan merasakan ketenangan dan ketentraman dalam hidupnya.

    Dalam Islam, anjuran bersholawat diterangkan dalam surah Al Ahzab ayat 56. Allah SWT berfirman,


    إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

    Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

    Habib Abdullah Assegaf dan Hj Indriya R Dani dalam buku Mukjizat Shalawat menerangkan bahwa sholawat munjiyat juga sering diamalkan sebagai doa khusus. Dengan membaca sholawat munjiyat, niscaya muslim dilapangkan dari kesulitan hidup.

    Bacaan Sholawat Munjiyat

    Menukil dari buku Air Mata Santri di Negeri Pesantren yang disusun Nisa’atun Nafisah, berikut bacaan sholawat munjiyat yang dapat diamalkan muslim.

    اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وعلى آل سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ

    Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjati wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiâti wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajâti wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyati min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamâti

    Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sholawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan sholawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan sholawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan sholawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan sholawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”

    Kapan Waktu Mengamalkan Sholawat Munjiyat?

    Masih dari buku yang sama, sebetulnya tidak ada anjuran khusus terkait waktu mengamalkan sholawat munjiyat. Artinya, muslim bisa membacanya kapan saja dan di mana saja.

    Sholawat munjiyat bisa dibaca sesuai kesanggupan masing-masing. Ketika pagi hari misalnya, muslim bisa mengamalkannya sebanyak 40 kali atau semampunya.

    Fadhilah Sholawat Munjiyat yang Dapat Diraih

    Berikut beberapa keutamaan yang dapat diraih muslim setelah mengamalkan sholawat munjiyat sebagaimana dikutip dari buku Rahasia Sehat Berkah Shalawat oleh Syukron Maksum.

    1. Mendapat kemudahan saat menyelesaikan permasalahan
    2. Terhindar dari musibah
    3. Dilindungi dari penyakit

    Wallahu a’lam.

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Bacaan Sholawat Munjiyat untuk Keselamatan dan Perlindungan Diri


    Jakarta

    Sholawat merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Salah satu jenis sholawat yang memiliki keutamaan luar biasa adalah Sholawat Munjiyat.

    Sholawat Munjiyat dikenal luas sebagai sholawat penyelamat, karena dipercaya mengandung doa-doa yang memohon keselamatan, perlindungan, dan keselamatan dari berbagai bahaya dan kesulitan hidup.


    Bacaan Sholawat Munjiyat

    Dikutip dari buku Shalat-shalat Sunah Penarik Rezeki karya Mahmud Asy-Syafrowi, berikut bacaan sholawat Munjiyat lengkap dalam tulisan Arab, latin dan artinya:

    اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ

    Arab latin: Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât

    Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.

    Asal dan Nama Lain Sholawat Munjiyat

    Sholawat ini disebut juga sebagai Sholawat An-Najaat atau sholawat penyelamat, karena kata “munjiyat” berasal dari kata najaa yang berarti selamat atau menyelamatkan.

    Sholawat ini dinisbatkan kepada ulama besar, Syekh Muhammad ad-Diba’i, yang dikenal sebagai pengarang kitab Maulid ad-Diba’i. Banyak ulama dan orang saleh mengamalkan sholawat ini sebagai bagian dari wirid harian mereka.

    Abdurrahman bin Abdissalam Ash-Shafuri dalam Nudhah al-Majâlis wa Muntakhab an-Nafâis menjelaskan sejarah sholawat Munjiyat yang berasal dari sebuah peristiwa.

    ال بعض العارفين كنت في مركب فعصفت علينا الريح فأشرفنا على الغرق فرأيت النبي صلى الله عليه وسلم في منامي فقال قل لهم يقولون اَللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ فاستيقظت فقلناها جميعا فسكن الريح بإذن الله تعالى

    Artinya: Sebagian orang arif berkata: ‘aku berada di kapal, kemudian badai berembus kencang, hampir saja menyebabkan kami tenggelam. Lalu aku (tertidur dan) melihat Rasulullah SAW dalam mimpi, beliau bersabda: Katakan pada mereka ‘Bacalah doa Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât, lalu aku terbangun dan kami ucapkan bacaan sholawat tersebut, lalu angin pun terdiam atas seizin Allah ta’ala.

    Dalam kitab Al-Fajr al-Munir fi as-Shalat ‘ala al-Basyir wa an-Nadzir, diceritakan bahwa suatu ketika, negeri tempat tinggal Syekh As-Shalih Musa ad-Dhahir dilanda badai dahsyat yang dikenal dengan nama badai Aqlabiyah. Badai ini begitu kuat dan mengerikan hingga menyebabkan gelombang laut mengamuk, dan kapal hampir tenggelam.

    Warga yang berada di atas kapal-kapal tersebut diliputi ketakutan luar biasa.

    Dalam kegentingan itu, Syekh Musa ad-Dhahir mengalami sebuah mimpi spiritual yang sangat agung. Dalam mimpinya, Rasulullah SAW hadir dan memberikan petunjuk.

    Nabi Muhammad SAW bersabda kepadanya, “Katakanlah kepada para penumpang perahu agar mereka selalu membaca Sholawat Munjiyat.”

    Mendengar perintah dari Rasulullah dalam mimpi tersebut, Syekh As-Shalih Musa ad-Dhahir langsung tersadar dari tidurnya dan segera menyampaikan pesan itu kepada semua penumpang kapal yang sedang terombang-ambing di tengah badai.

    Tanpa menunggu waktu lama, Syekh Musa ad-Dhahir mengajak seluruh penumpang kapal untuk melafalkan Sholawat Munjiyat secara berjamaah sebanyak 300 kali. Mereka mengucapkannya dengan penuh harap dan khusyuk.

    Atas izin Allah SWT, tidak lama setelah bacaan sholawat tersebut dikumandangkan, badai yang dahsyat itu perlahan mereda, ombak tenang kembali, dan seluruh penumpang kapal pun selamat dari bencana.

    Wallahu ‘alam

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com