Tag: siska

  • Tips buat Juragan Kos Terhindar dari Penghuni ‘Hobi’ Timbun Sampah Seperti Kos-kosan Bekasi



    Jakarta

    Kasus penghuni kos di Bekasi yang menimbun sampah di kamarnya mencuri perhatian warganet. Hal tersebut juga bisa membuat was-was para pemilik kos saat ingin menerima penyewa kamar.

    Untuk mencegah hal tersebut kejadian lagi, Ibu Kos tersebut, Siska Avizar akan melakukan pengecekan kamar yang jadwalnya barengan dengan servis AC.

    “Jadi memang sebaiknya diadakan pengecekan kamar tapi kalau untuk sebulan sekali itu mungkin agak mengganggu privacy penghuni kost. Jadi tindakan yang pas itu memang penjadwalan service/pembersihan AC dan itu wajib diikuti oleh penghuni kost tanpa alasan apapun,” tuturnya kepada detikcom melalui pernyataan tertulis, Rabu (17/7/2024).


    Terpisah, Pengamat dan Direktur Investment PT Global Asset Management, Steve Sudijanto mengatakan bahwa pemilik kos sebaiknya membuat kontrak sewa kepada semua penyewa kos. Hal itu untuk menghindari permasalahan dengan penyewa kos di kemudian hari.

    “Saran saya semua ibu kost wajib membuat perjanjian kontrak sewa untuk perlindungan antara pihak penyewa dan pemilik kost,” katanya kepada detikcom.

    Kontrak sewa itu diperlukan baik untuk jangka panjang (bulanan) maupun jangka pendek (harian atau mingguan). Di dalamnya dapat berisi aturan menginap atau tinggal di kos-kosan tersebut.

    Contohnya seperti pihak penyewa wajib menjaga kebersihan ruangan kamar kos dan memelihara inventaris barang-barang di dalam kamar. Pihak penyewa juga dilarang melakukan menimbun barang dan hal-hal yang menimbulkan bau tidak sedap, kebisingan, dan bahaya kebakaran.

    Bisa juga dimasukkan soal uang jaminan atau deposit dan periode sewa kos. Untuk pembayaran sewa wajib dilakukan sebelum serah terima kunci dan dilakukan di depan untuk masa sewa jangka pendek dan per bulan di depan untuk masa sewa jangka panjang, misalnya.

    Steve juga menyarankan untuk memasukkan klausul apabila tidak membayar uang kos akan dilakukan pemutusan kontrak secara sepihak dan pengosongan dalam waktu 3 hari sejak pemberitahuan tertulis, baik via WhatsApp maupun email.

    “Pemilik kos bisa melakukan tindak pembersihan dan perawatan kamar kos apabila diperlukan dengan melakukan pemberitahuan 1×24 jam di depan,” tuturnya.

    Sebelumnya, di sosial media ramai soal ibu kos yang menggerebek salah satu kamar kos lantaran terdapat bau menyengat dari sana. Saat dibuka, kamar kos itu penuh dengan sampah dan barang-barang yang berserakan.

    Dari video yang dilihat detikcom, ibu kos tersebut menggerebek kamar tersebut dengan menggunakan masker karena bau yang menyengat.

    “Ibu kost menghindari keributan karena kost berada di lingkungan perkampungan jadi biar nggak mancing warga sekitar. Berusaha tenang padahal nahan nangis & emosi jiwa,” tulis caption dalam akun TikTok Siska Avizar, dikutip Rabu (17/7/2024).

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Selamat! 20 Besar Peserta Terpilih di Audisi Emeron Hijab Hunt Jabodetabek

    Bekasi

    Setelah mengikuti audisi, kini saatnya pengumuman 20 besar audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek. Siapa saja yang terpilih?

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 berjalan sukses di Parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024). Para peserta telah menunjukkan bakat terbaiknya di depan para juri.

    Mulai dari menari tradisional, membaca puisi, memainkan seni peran, melukis di atas pasir hingga seni ventriloquis. Penasaran dengan siapa saja nama 20 peserta yang terpilih?


    Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Berikut ini daftar nama 20 besar:

    1. Fayyaza Ayesha Wibowo.
    2. Siska Puspitasari.
    3. Khamidah Eka Safitri.
    4. Rita Aprianti.
    5. Shicha Fiqri Rahman.
    6. Nadya Aufia.
    7. Fatika Himawary.
    8. Ledhyra Permata Deori.
    9. Ocvisarita Narasis.
    10. Jauza Cahaya Kamila.
    11. Maudy Salma Andriane.
    12. Aura Shevalina.
    13. Shelbi Asrianti.
    14. Aulia Nadia Azzahra.
    15. Vania Ayu Anisah.
    16. Nakeisha Syifa.
    17. Syakira Rafah.
    18. Shasyelfa Setyaning.
    19. Syafira Umrotin.
    20. Palupi Krakatao.

    Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Selamat kepada para 20 besar yang sudah terpilih. Para peserta akan mengikuti audisi tahap kedua untuk menuju tiga besar (28/7/2024). Bagi kamu yang belum lolos bisa ikuti audisi secara online lho! KLIK DI SINI untuk membaca informasinya.

    Pada tahap audisi kedua, penampilan para peserta akan dinilai oleh para juri hebat. Ada Intan Nuraini sebagai publik figur dan aktris Indonesia, Ayuenstar sebagai alumni Hijab Hunt 2017, dan juga Eny Muhidin sebagai Editor in Chief of Wolipop.

    Audisi akan semakin heboh karena ada penampilan Salma Salsabil. Yuk ajak kerabat dan keluarga kamu untuk hadir untuk bernyanyi bersama Salma Salsabil.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Antusias Peserta Audisi Emeron Hijab Hunt, Ventriloquis hingga Pakai Jubah

    Bekasi

    Para peserta secara bergiliran maju ke atas panggung di depan juri dan penonton di audisi Emeron Hijab. Ada yang membuat aksi panggung menarik dan membuat penonton bernyanyi bersama.

    Penampilan para 20 peserta akan dinilai oleh para juri, antara lain Intan Nuraini sebagai publik figur dan aktris Indonesia, Ayuenstar sebagai alumni Hijab Hunt 2017, dan juga Eny Muhidin sebagai Editor in Chief of Wolipop.

    Wolipop melihat para 20 peserta sudah datang bersama dengan pendukungnya. Ada yang membawa keluarga dan teman terdekat. Peserta yang pertama tampil adalah Aulia Nadia Azzahra, ia bernyanyi sambil bermain gitar. Aulia Nadia Azzahra sukses membuat penonton bernyanyi bersama ketika ia membawakan lagu yang berjudul Aku Bisa.


    Peserta kedua adalah Siska Puspitasari yang menyuguhkan aksi dongeng dan ventriloquis. Akrab disapa Kak Pita ini menekuni dunia dongeng sejak tahun 2012. Menurut Siska, ventriloquis adalah berbicara tanpa terlihat berbicara. Ia menyukai dongeng dan menirukan berbagai suara.

    Pita membawa boneka yang diberi nama Edu yang merupakan simbol dari edukasi dan entertaiment. Pita menceritakan sosok Edu yang ia bawa di hadapan juri.

    Penonton dan juri dibuat kaget dengan penampilan Ledhyra Permata Deori yang bombastis dengan jubah hitam sebelum ia membawakan lagu This Love milik Maroon5. Ledhyra memakai atasan, topi dan sarung tangan hitam. Ia memadukan dengan rok putih.

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 akan semakin meriah dengan kehadiran Salma Salsabil, yang merupakan alumni Hijab Hunt 2017. Yuk ajak teman terdekat dan keluarga kamu untuk bernyanyi bareng Salma Salsabil.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Kukusan Lagi Ngetren, Jadi Pilihan Sarapan Sehat Biar Nggak Gorengan Melulu


    Jakarta

    Tak salah bila generasi Z atau Gen Z dianggap lebih memprioritaskan kesehatannya. Hal ini bisa terlihat dari tren kukusan-rebusan yang lagi viral di media sosial dan diburu kaum muda sebagai alternatif sarapan sehat.

    Salah satu penjual kukusan, Alaibi (21), bercerita baru berjualan dua minggu di sekitar Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat. Meski begitu, dagangannya banyak diminati pembeli.

    “Cuma (jualan) tiap pagi, dari jam 6 sampai 9 pagi. Alhamdulillah selalu habis sih kak,” ujar Alaibi saat ditemui detikcom, Rabu (12/11/2025).

    Sebelumnya, semua makanan yang dijual sudah direbus terlebih dahulu di rumah hingga matang. Saat berada di lokasi berjualan, Alaibi dan rekannya hanya menyusun kembali bahan-bahan tersebut di dalam kukusan alumunium agar tetap hangat.


    Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari ubi, singkong, kentang, jagung, talas, pisang, kacang, labu kuning, hingga telur. Untuk satu paket dijual Rp 10.000 dengan tiga pilihan bebas.

    “Kombinasi yang paling sering dibeli itu ubi, jagung, dan singkong,” tuturnya.

    Tren ini ternyata disambut baik para pembeli, terutama pekerja kantoran yang mencari sarapan. Salah satunya Grace (27), yang mengaku hampir setiap hari membeli makanan kukusan di tempat Alaibi.

    “Tiap hari beli sih aku, Rp 10.000 kan sepaketnya. Yang biasa aku beli itu singkong, ubi, sama pisang,” kata Grace.

    Pembeli lain, Lia (24), juga menjadikan makanan kukusan sebagai menu sarapan. Ia menyebut makanan seperti itu cocok untuk menjaga pola makan sehat, seperti jagung, ubi, dan singkong.

    “Sekalian juga kan buat defisit kalori. Jadi sehat juga ngurangin makan gorengan dan sudah kenyang,” sambungnya.

    Meski belum terbiasa, beberapa pembeli lain tertarik mencoba makanan kukusan karena tren ini sedang ramai. Siska (23) misalnya, ia membeli ubi dan singkong kukusan ini untuk pertama kalinya karena memang kurang terbiasa dengan makanan yang direbus atau dikukus.

    “Karena lagi viral nyoba saja deh sekalian lewat, beli ubi-ubian sama singkong. Rasanya enak sih, cuma aku kurang terbiasa saja jadi cuma bisa rasain manis saja dari ubinya,” pungkasnya.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Kukusan Lagi Ngetren, Jadi Pilihan Sarapan Sehat Biar Nggak Gorengan Melulu


    Jakarta

    Tak salah bila generasi Z atau Gen Z dianggap lebih memprioritaskan kesehatannya. Hal ini bisa terlihat dari tren kukusan-rebusan yang lagi viral di media sosial dan diburu kaum muda sebagai alternatif sarapan sehat.

    Salah satu penjual kukusan, Alaibi (21), bercerita baru berjualan dua minggu di sekitar Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat. Meski begitu, dagangannya banyak diminati pembeli.

    “Cuma (jualan) tiap pagi, dari jam 6 sampai 9 pagi. Alhamdulillah selalu habis sih kak,” ujar Alaibi saat ditemui detikcom, Rabu (12/11/2025).

    Sebelumnya, semua makanan yang dijual sudah direbus terlebih dahulu di rumah hingga matang. Saat berada di lokasi berjualan, Alaibi dan rekannya hanya menyusun kembali bahan-bahan tersebut di dalam kukusan alumunium agar tetap hangat.


    Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari ubi, singkong, kentang, jagung, talas, pisang, kacang, labu kuning, hingga telur. Untuk satu paket dijual Rp 10.000 dengan tiga pilihan bebas.

    “Kombinasi yang paling sering dibeli itu ubi, jagung, dan singkong,” tuturnya.

    Tren ini ternyata disambut baik para pembeli, terutama pekerja kantoran yang mencari sarapan. Salah satunya Grace (27), yang mengaku hampir setiap hari membeli makanan kukusan di tempat Alaibi.

    “Tiap hari beli sih aku, Rp 10.000 kan sepaketnya. Yang biasa aku beli itu singkong, ubi, sama pisang,” kata Grace.

    Pembeli lain, Lia (24), juga menjadikan makanan kukusan sebagai menu sarapan. Ia menyebut makanan seperti itu cocok untuk menjaga pola makan sehat, seperti jagung, ubi, dan singkong.

    “Sekalian juga kan buat defisit kalori. Jadi sehat juga ngurangin makan gorengan dan sudah kenyang,” sambungnya.

    Meski belum terbiasa, beberapa pembeli lain tertarik mencoba makanan kukusan karena tren ini sedang ramai. Siska (23) misalnya, ia membeli ubi dan singkong kukusan ini untuk pertama kalinya karena memang kurang terbiasa dengan makanan yang direbus atau dikukus.

    “Karena lagi viral nyoba saja deh sekalian lewat, beli ubi-ubian sama singkong. Rasanya enak sih, cuma aku kurang terbiasa saja jadi cuma bisa rasain manis saja dari ubinya,” pungkasnya.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com