Tag: siswa

  • Mau Sekolah Gratis di Singapura? Ada Beasiswa MoE ASEAN buat Siswa SMP-SMA Nih



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Singapura menawarkan beasiswa bagi siswa internasional untuk menempuh pendidikan sekolah setara SMP dan SMA di negaranya. Pendaftaran beasiswa dibuka selama 15 Februari-25 April 2024.

    Secara khusus, beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa berprestasi dari wilayah Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Vietnam dan termasuk Indonesia. Awardee beasiswa akan menempuh sekolah sesuai sistem dan kurikulum di Singapura.

    Selain belajar di kelas, siswa akan diberi kesempatan untuk memperluas wawasan mereka dan mengembangkan keterampilan penting seperti kepemimpinan, komunikasi dan keterampilan hidup lainnya.


    Mau coba daftar beasiswa ini? Melansir laman www.moe.gov.sg berikut informasi selengkapnya seputar beasiswa:

    Manfaat Beasiswa MoE ASEAN 2024

    1. Tunjangan tahunan
    2. Tunjangan menetap
    3. Tiket pesawat ekonomi pulang pergi
    4. Biaya sekolah
    5. Biaya ujian untuk GCE O-Level dan A-Level (hanya satu kali, jika berlaku)
    6. Tunjangan kesehatan bersubsidi dan perlindungan asuransi kecelakaan
    7. Akomodasi asrama

    Syarat Penerima Beasiswa MoE ASEAN 2024

    • Mahir berbahasa Inggris
    • Telah mengikuti ujian sekolah
    • Memiliki catatan partisipasi yang baik dalam kegiatan ekstrakurikuler
    • Siswa kelas 6 SD atau 1 SMP untuk kategori Secondary 1 (kelahiran 2 Januari 2010-1 Januari 2013)
    • Siswa kelas 2 atau 3 SMP untuk kategori Secondary 3 (kelahiran 2 Januari 2008 – 1 Januari 2011)

    Berkas Persyaratan Daftar Beasiswa MoE ASEAN 2024

    • Nilai rapor
    • Data diri dan data orang tua
    • Sertifikat organisasi
    • Sertifikat juara lomba (jika ada)
    • Dokumen yang menunjukkan hasil nilai ujian sekolah
    • Catatan keaktifan siswa di ekstrakulikuler

    Jadwal Seleksi Beasiswa MoE ASEAN 2024

    • Pendaftaran: 15 Februari-25 April 2024
    • Tes: Juni 2024
    • Wawancara: Juli 2024
    • Pengumuman awardee: September 2024
    • Mulai perkuliahan: November 2024

    Semakin tertarik untuk mencoba beasiswa ini? Jika detikers masih penasaran, bisa pantau informasinya di www.moe.gov.sg/financial-matters/awards-scholarships/asean-scholarship/indonesia ya.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Pendaftaran Beasiswa Pertukaran Pelajar AFS 2024 Dibuka, Siswa Cek Ya!



    Jakarta

    Beasiswa pertukaran pelajar AFS Global STEM Academy dibuka dan pendaftaran sampai 15 Januari 2024. Siswa dari 15 negara, termasuk Indonesia, bisa ikut serta.

    Akademi sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) global AFS ini merupakan program pertukaran pelajar dengan dari beasiswa pemerintah AS. Program ini terdiri dari 12 minggu program virtual dari rumah dan 4 minggu program di Brasil, China, Mesir, India, atau Amerika Serikat.

    Di program virtual, siswa akan belajar tentang kompetensi global, dampak sosial, dan lokakarya keberlanjutan yang dikembangkan AFS dan Pusat Strategi Dampak Sosial University of Pennsylvania AS. Proyek akhir program virtual memungkinkan peserta mengerjakan proyek yang menawarkan solusi potensial bagi masalah terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB, seperti perubahan iklim dan transisi energi.


    Kemudian di negara tujuan, peserta akan belajar tentang keterampilan STEM yang penting, pemahaman antarbudaya untuk keberlanjutan global, dan pendalaman budaya lokal. Siswa juga akan terlibat dalam pengabdian masyarakat, serta berkesempatan melihat inovasi STEM setempat untuk mengatasi tantangan keberlanjutan di industri dan di tengah warga.

    Syarat Pertukaran Pelajar AFS Global STEM Academy 2024

    • Lahir pada 1 September 2006 – 1 April 2009
    • Kemampuan bahasa Inggris
    • Memiliki minat di bidang STEM, keberlanjutan, dan kompetensi global
    • Ingin tahu dan mau berinteraksi dengan beragam rekan global dan mengeksplorasi budaya baru
    • Mampu dan mau bepergian ke luar negeri tanpa pendamping ke salah satu dari negara tujuan
    • Pelamar dapat menentukan peringkat negara pilihan, tetapi AFS akan memilihkan destinasi finalnya
    • Kebutuhan perangkat dan internet:
    • – Komputer, smartphone, atau perangkat digital lain untuk akses konten program virtual
    • – Webcam dan mikrofon terintegrasi untuk bisa terlibat di sesi dialog online
    • – Koneksi internet atau wifi yang stabil, AFS dapat membantu jika terkendala akses internet atau teknologi
    • Merupakan kaum muda berbakat dari semua latar yang mencerminkan keragaman populasi di seluruh dunia, khususnya perempuan muda, populasi yang kurang terwakili, dan pelajar kondisi kebutuhuan finansial tinggi

    Komponen Beasiswa

    • Tempat tinggal
    • Makanan
    • Ongkos pesawat
    • Ongkos jemput dari bandara
    • Ongkos perjalanan domestik
    • Asuransi medis
    • Dukungan darurat 24/7
    • Dukungan berkesinambungan
    • Bantuan proses aplikasi
    • Bantuan aplikasi visa

    Jadwal Per tukaran Pelajar di Negara Tujuan

    • Brasil: 15 Juni – 12 Juli 2024
    • AS: 2 Juli – 27 Juli 2024
    • India: 30 Juli – 27 Agustus 2024
    • Mesir: 18 Juli – 16 Agustus 2024
    • China: 6 Juli – 2 Agustus 2024

    Informasi lebih lanjut tentang pertukaran pelajar AFS Global STEM Academy bisa diakses di sini. Semoga berhasil, detikers!

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao
  • KJP Plus Tahap II Bulan Desember Cair, Cek Besaran dan Cara Pakainya di Sini



    Jakarta

    Pencairan dana Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Desember dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Desember lalu. Berapa besaran dan bagaimana cara pakainya?

    Melansir dari Instagram UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (8/12/2023), ada 576.263 peserta didik yang akan menerima KJP Plus Tahap II Tahun 2023 bulan Desember.

    Dengan rincian jumlah penerima 226.400 peserta didik SD/MI, 179.407 jenjang SMP/MTs, 63.137 jenjang SMA/MA, 105.583 jenjang SMK, dan 1.736 PKBM.


    Peserta penerima KJP Plus akan menerima dua dana per bulan yakni biaya rutin dan biaya berkala, serta tambahan SPP untuk sekolah swasta. Penggunaan biaya rutin maksimal dapat digunakan secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan.

    Besaran Dana KJP Plus Tahap II Desember 2023

    Berikut rincian besaran dana KJP Plus Tahap II Bulan Desember 2023

    1. SD/MI

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 135 ribu
    Biaya Berkala: Rp 115 ribu

    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/MTs

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 185 ribu
    Biaya Berkala: Rp 115 ribu

    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/MA

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 235 ribu
    Biaya Berkala: Rp 185 ribu

    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 235 ribu
    Biaya Berkala: Rp 215 ribu

    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 240 ribu

    5. PKBM

    Biaya Dana Per Bulan
    Biaya Rutin: Rp 185 ribu
    Biaya Berkala: Rp 215 ribu

    Cara Pakai dan Ketentuan Dana KJP Plus

    KJP Plus dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelajar. Cara memakai KJP Plus adalah dengan belanja secara non tunai dengan cara tapping pada mesin EDC Bank DKI atau memakai Digital Payment JakOne Mobile siswa penerima KJP.

    Namun, pelajar perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut:

    • Belanja non-tunai atau cashless hanya untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik
    • Pembayaran nontunai dengan cara tapping ATM KJP Plus pada mesin EDC Bank DKI atau menggunakan Digital Payment JakOne Mobile
    • Belanja di toko resmi KJP Plus atau merchant yang sudah melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Bank DKI
    • Daftar merchant KJP Plus dapat dilihat di https://tiny.cc/DataMerchantKJPPlus

    Itulah informasi mengenai pencairan dana KJP Plus Tahap II bulan Desember tahun 2023. Sudah cek rekening KJP kamu, detikers?

    (nir/nir)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Terlewat! Batas Aktivasi Rekening Simpel PIP Kemdikbud sampai 31 Januari



    Jakarta

    Batas aktivasi rekening simpel PIP Kemdikbud dibuka hingga 31 Januari 2024. Periode aktivasi yang semula jatuh pada 31 Desember 2023 kini diperpanjang oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbud.

    “Batas waktu aktivasi rekening yang semula tanggal 31 Desember 2023 diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Januari 2024.
    Data peserta didik yang belum melakukan aktivasi rekening dapat dilihat melalui aplikasi SiPintar di laman pip.kemdikbud.go.id atau hubungi sekolah kamu,” tulis pengumuman dalam laman Instagram resmi @puslapdik_dikbud, dikutip Selasa (9/1/2024).

    Aktivasi rekening PIP dapat dilakukan langsung oleh siswa, orang tua, atau wali siswa calon penerima PIP. Peserta didik yang sudah aktivasi rekening akan segera ditetapkan sebagai penerima PIP yang tercantum dalam SK pemberian PIP.


    PIP Kemdikbud adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah kepada siswa dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan. Menurut laman resminya, PIP diperuntukkan bagi anak berusia 6 tahun sampai dengan 21 tahun.

    Adapun besaran dana bantuan PIP yaitu Rp 450 ribu per tahun untuk siswa SD/sederajat, Rp 750 ribu per tahun untuk siswa SMP/sederajat, dan Rp 1 juta per tahun untuk siswa SMA/sederajat. Dana bantuan akan langsung dikirim ke rekening Simpel PIP peserta didik.

    Bagaimana cara aktivasi rekening Simpel PIP Kemdikbud? Simak di bawah ini.

    Cara Aktivasi Rekening Simpel PIP Kemdikbud

    1. Siapkan surat keterangan aktivasi rekening dari sekolah
    2. Siapkan identitas KTP/Kartu Pelajar baik siswa atau wali siswa
    3. Datang ke bank yang sudah bekerja sama dengan panitia PIP Kemendikbud, yakni BRI, BNI, dan BSI
    4. Isi formulir pembuatan rekening Simpel PIP

    Cara Daftar Peserta Penerima PIP Kemendikbud

    Bagi kamu yang belum menjadi penerima PIP Kemdikbud, bisa mendaftarkan diri dengan langkah berikut:

    1. Jika tidak punya KIP, siswa bisa daftar dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk melengkapi syarat pendaftaran
    2. Jika tidak punya KKS, minta dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di RT/RW dan kelurahan/desa setempat
    3. Bawa KKS orang tua yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau SKTM tersebut ke sekolah atau lembaga pendidikan terdekat
    4. Mendaftar ke sekolah atau lembaga pendidikan terdekat
    5. Pastikan data siswa termasuk nama, tanggal lahir, alamat, dan lainnya sudah sesuai dengan yang di NISN
    6. Sekolah atau lembaga pendidikan terdekat akan mengusulkan nama peserta didik untuk menjadi calon penerima KIP ke Kemendikbud

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Muda 2024 Dibuka, Bantuan Rp 10 Juta per Semester



    Jakarta

    Beasiswa Cendekia Muda batch 2 Tahun 2024 telah dibuka. Pendaftaran bisa dilakukan pada 11 Januari-30 April 2024.

    Beasiswa ini disediakan oleh Youth Space Innovation untuk siswa SMA/sederajat dan mahasiswa D1, D2, D3, D4, S1 hingga S2. Secara khusus, beasiswa menyasar siswa/mahasiswa yang terkendala membiayai pendidikan tetapi berprestasi dan berpotensi menjadi pemimpin unggul dan bertanggung jawab.

    Penerima Beasiswa Cendekia Muda bisa menerima bantuan hingga Rp 10 juta per semester lo. Apa saja syarat mendaftar beasiswa ini? Mengutip Panduan Beasiswa Cendekia Muda 2024, berikut informasi lengkapnya:


    Benefit Beasiswa Cendekia Muda 2024

    1. Biaya pendidikan tiap semester hingga lulus
    2. Merchandise dan penunjang pendidikan
    3. Webinar kelas beasiswa dan penunjang akademik
    4. Berkontribusi mencapat target SDGs
    5. E-certificate awardee
    6. Networking

    Jenis Beasiswa Cendekia Muda 2024

    1. Reguler Track

    Penerima beasiswa jenis reguler track ini akan mendapatkan bantuan pendidikan saja yakni senilai hingga Rp 10 juta per semester.

    2. Future Track

    Penerima beasiswa jenis akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan hingga Rp 10 juta per semester, paket merchandise, dan course dari badan International Labour Organization, United Nations.

    3. Memorabilia Track

    Penerima beasiswa jenis akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan hingga Rp 10 juta per semester dan mendapatkan program webinar untuk mengembangkan kompetensi diri baik secara akademik maupun profesional.

    Syarat Daftar Beasiswa Cendekia Muda 2024

    • WNI
    • Siswa aktif SMA/SMK/MA/sederajat atau mahasiswa aktif/cuti semua jurusan mulai dari D1-S2
    • Tidak terbatas untuk penerima beasiswa dari instansi swasta atau negeri
    • Memiliki visi dan motivasi kuat untuk menata masa depan dan jiwa semangat untuk berkontribusi pada masyarakat dalam ruang lingkup kecil hingga luas
    • Memiliki karakter pemimpin, nasional, percaya diri, dan adaptif
    • Keputusan penyelenggara Beasiswa Cendekia Muda adalah mutlak dan tidak diganggu gugat.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Muda 2024

    • Pendaftaran online: 11 Januari – 30 April 2024
    • Seleksi tes tertulis: 1 – 15 Mei 2024
    • Seleksi wawancara: 16 – 31 Mei 2024
    • Pengumuman penerima beasiswa: 5 Juni 2024
    • Pencairan dana beasiswa dan program lainnya: 6 Juni 2024 sampai selesai

    Nah, itulah Beasiswa Cendekia Muda 2024. Untuk informasi lebih jelas, detikers bisa mengunjungi laman https://youthspaceinnovation.com/ ya.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jenis Beasiswa Pemprov DKI Jakarta, Ada Buat Siswa-Mahasiswa



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan beasiswa bagi warga DKI Jakarta usia sekolah atau 6-21 tahun hingga yang berstatus mahasiswa untuk menempuh Pendidikan Program Diploma/Sarjana (Jenjang D3, D4, dan S1) sampai selesai dan tepat waktu.

    Kepala Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta Waluyo Hadi mengenalkan empat jenis beasiswa yang diberikan Pemprov DKI Jakarta. Beasiswa tersebut ada yang berlaku bagi siswa hingga mahasiswa.

    “Bantuan ini untuk memastikan warga Jakarta usia sekolah wajib bersekolah. UPT kami diberikan tugas tidak ada warga Jakarta yang berusia sekolah tidak bersekolah. Oleh karena itu, program-program yang kami kelola punya pagu anggaran yang fantastis,” ujarnya dalam acara Kongres Beasiswa Indonesia 3 Tahun 2024, di Auditorium Perpusnas, Jakarta Pusat pada Kamis (25/1/2024).


    1. Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus

    KJP Plus adalah bantuan pendidikan yang bisa diterima pelajar di DKI Jakarta dengan syarat-syarat tertentu. Bantuan ini memiliki dasar hukum Pergub No. 110 Tahun 2021 tentang Bantuan Sosial Biaya Pendidikan.

    Besaran Bantuan KJP Plus

    1. SD/MI

    • Biaya Rutin: Rp 135 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: Rp 250 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SD/MI Swasta 6 bulan: Rp 130 bulan

    2. SMP/MTs

    • Biaya Rutin: Rp 185 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 170 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: Rp 300 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SMP/MTs Swasta 6 bulan: Rp 170 ribu/bulan

    3. SMA/MA

    • Biaya Rutin: Rp 235 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 185 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: Rp 420 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SMA/MA Swasta 6 bulan: Rp 290 ribu/bulan

    4. SMK

    • Biaya Rutin: Rp 235 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 215 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: Rp 450 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SMK Swasta 6 bulan: Rp 240 ribu/bulan

    5. PKBM

    • Biaya Rutin: 185 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: RP 300 ribu/bulan

    Persyaratan Umum Penerima KJP Plus

    • Peserta didik dengan usia 6-21 tahun
    • Terdaftar sebagai peserta didik pada satuan pendidikan atau swasta di DKI Jakarta
    • Memiliki NIK sebagai penduduk DKI Jakarta dan berdomisili di DKI Jakarta
    • Memenuhi kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial

    Persyaratan Khusus Penerima KJP Plus

    • Terdaftar dalam DTKS Daerah
    • Anak panti sosial, penyandang disabilitas, dan anak penyandang disabilitas
    • Anak pengemudi Jaklingko yang mengemudikan Mikrotrans berdasarkan SK Kepala Dinas Perhubungan
    • Anak penerima Kartu Pekerja Jakarta berdasarkan SK Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi
    • Mendapatkan surat rekomendasi dari Lurah untuk ATS yang akan mendaftarkan diri ke satuan pendidikan
    • Peserta didik Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) dengan masa kursus minimal 6 bulan

    2. Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU)

    KJMU merupakan program bantuan untuk meningkatkan mutu pendidikan mahasiswa D3, D4, maupun S1. Penerima bantuan ini akan dipastikan bisa menyelesaikan pendidikan hingga lulus.

    Besaran bantuan ini yakni Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester. Dana yang diterima nantinya bisa digunakan mahasiswa untuk keperluan bayar UKT dan biaya pendukung personal.

    Persyaratan Penerima KJMU

    • Berdomisili dan memiliki KTP serta KK DKI Jakarta
      terdaftar dalam DTKS, DTKS Daerah dan/atau warga DKI binaan sosial pada panti sosial Dinas Sosial
    • Tidak menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN atau APBD
    • Bagi calon mahasiswa diharuskan menempuh pendidikan di sekolah negeri/swasta DKI Jakarta, dinyatakan lulus di PTN (Indonesia) atau PTS (di Jakarta) yang berakreditasi A/Unggul
    • Bagi yang telah menjadi mahasiswa maksimal semester 6 dan kuliah di PTN (Indonesia) atau PTS (di Jakarta) yang terakreditasi A/Unggul

    3. Bantuan Pendidikan Masuk Sekolah (BPMS)

    BPMS ini berlaku bagi calon peserta didik baru. Tidak untuk siswa di sekolah negeri DKI Jakarta, tetapi bantuan ini berlaku bagi siswa di sekolah swasta.

    Besaran Bantuan

    1. Sekolah/Madrasah Swasta

    • SD/MI: Rp 1 juta
    • SMP/MTs/SMPLB/ Rp 1,5 juta
    • SMA/MA/SMALB: Rp 2,5 juta
    • SMK: Rp 2,5 juta

    2. Sekolah/Madrasah Swasta Peserta PPDB Bersama

    • SMA Klaster I: Rp 3 juta
    • SMA Klaster II: Rp 7 juta
    • SMA Klaster III: Rp 10 juta
    • SMK Klaster I: Rp 3 juta
    • SMK Klaster II: Rp 7 juta
    • SMK Klaster III: Rp 10 juta

    Persyaratan Penerima Beasiswa BPMS

    • Siswa di sekolah swasta Jakarta berusia 6-21 tahun
    • Berdomisili di Jakarta dibuktikan oleh KK
    • Termasuk dalam kategori dari keluarga tidak mampu yang terdaftar dalam DTKS, anak panti sosial, penyandang disabilitas, anak dari pengemudi Jaklingko yang mengemudikan Mikrotrans, anak dari penerima Kartu Pekerja Jakarta, anak tidak sekolah (ATS) yang sudah kembali ke sekolah, atau anak yang mengikuti PPDB Bersama

    4. Beasiswa Pendidikan Anak Nakes

    Beasiswa ini diperuntukkan khusus bagi pelajar di Jakarta yang merupakan anak dari tenaga kesehatan. Penerima beasiswa ini mulai dari siswa PAUD hingga mahasiswa.

    Bantuan dari beasiswa memiliki besaran (per tahun) yakni:

    • PAUD: Rp 6 juta
    • SD/MI/sederajat: Rp 9 juta
    • SMP/MTs/sederajat: Rp 12 juta
    • SMA//sederajat: 15 juta
    • SMK: Rp 17 juta
    • Kampus S1: Rp 20 juta

    Itulah beberapa beasiswa yang bisa dicoba oleh siswa hingga mahasiswa yang tinggal di DKI Jakarta. Selamat mencoba.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 42% Alumni KIP Kuliah Raih IPK Cumlaude



    Jakarta

    Hasil tracer study kepada ribuan alumni Bidikmisi atau KIP Kuliah menunjukkan bahwa 42% alumni meraih IPK Cumlaude. Seperti apa sebarannya?

    Seperti diketahui, Bidikmisi adalah program bantuan pendidikan dari pemerintah untuk siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Pada 2020, Bidikmisi bertransformasi menjadi KIP Kuliah dan pada 2021 kembali disempurnakan menjadi KIP Kuliah Merdeka.

    Untuk melihat keluaran program Bidikmisi/KIP Kuliah, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek melakukan tracer study pada periode April hingga September 2023. Dari tracer study tersebut, banyak alumni yang meraih IPK Cumlaude.


    42% Alumni KIP Kuliah Raih IPK Cumlaude

    Dari 20.706 alumni Bidikmisi/KIP Kuliah yang mengisi kuesioner, 42 persen di antaranya mampu mencapai IPK antara 3.50 sampai 3.75 sehingga berhak berpredikat Cumlaude. Bahkan, sebanyak 28 persen alumni yang mengisi kuesioner mampu mencapai IPK 3,75 sampai 3,99.

    Di Indonesia, lulusan yang memiliki IPK 3,8 hingga 3,9 berhak menyandang predikat Magna Cumlaude atau dengan kehormatan besar. Kemudian ada sebanyak 2,3 persen persen alumni di jenjang D2 yang mampu mencapai IPK 4,00.

    Melanjutkan Pendidikan

    Tingginya IPK ini berbanding lurus dengan keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ada sebanyak 2.884 orang jenjang S1 yang melanjutkan pendidikan ke pendidikan profesi, 3.118 orang sampai jenjang master dan ada 76 orang yang setelah lulus S1, lanjut magister dan kemudian ke jenjang doktor.

    Data pada alumni penerima Bidikmisi/KIP Kuliah di jenjang D1, menemukan jika ada sebanyak 9 alumni penerima yang lanjut pendidikannya ke jenjang S1 hingga magister, bahkan ada yang melanjutkan ke jenjang doktoral.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa dari Influencer buat Siswa-Mahasiswa, Bantuan Rp 5 Juta



    Jakarta

    Salah satu influencer atau konten kreator, Rinaldi Nur Ibrahim menawarkan Beasiswa Rinaldi 2024 bagi siswa dan mahasiswa. Dana beasiswa bisa sampai Rp 5 juta.

    Siswa SMP-SMA dan mahasiswa S1, S2, dan profesi bisa mencoba daftar nih. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 8 Juli hingga 10 Juli 2024.

    Selain dalam bentuk finansial, penerima nantinya akan mendapatkan mentorship dan sumber daya lainnya yang bisa bermanfaat dalam mewujudkan cita-citanya.


    Beasiswa Rinaldi sebelumnya juga pernah disalurkan pada tahun 2022. Ada 2 siswa SMP, 2 siswa SMA, 5 mahasiswa dari perguruan tinggi, dan satu mahasiswa S2 yang menerima beasiswa.

    Apa saja syarat daftar beasiswa ini? Mengutip Booklet Beasiswa Rinaldi 2024, berikut informasi selengkapnya:

    Syarat Daftar Beasiswa Rinaldi 2024

    • Siswa SMP/MTs/sederajat minimal kelas 7
    • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat minimal kelas 10
    • Mahasiswa di PTN/PTS di seluruh Indonesia maksimal semester 7
    • Mempunyai semangat yang tinggi untuk menggapai impian
    • Mengunggah twibbon di akun Instagram dengan caption yang sudah ditentukan. Twibbon dan caption bisa diunduh di https://bit.ly/TwibbonBeasiswaRinaldi2024
    • Follow dan tag akun Instagram @youtzmedia, @rinaldi, @beasiswarinaldi, dan @academybinar
    • Mention 5 teman di kolom komentar Instagram @beasiswarinaldi di postingan poster beasiswa
    • Bagikan ke 3 grup Whatsapp
    • Mengisi formulir pendaftaran di https://bit.ly/BeasiswaRinaldi2024

    Tahap Seleksi Beasiswa Rinaldi 2024

    1. Administrasi: calon penerima beasiswa melakukan pendaftaran di https://bit.ly/TwibbonBeasiswaRinaldi2024 dan mengunggah twibbon di Instagram
    2. Pemberkasan: akan dipilih calon penerima beasiswa yang memenuhi persyaratan administrasi
    3. Wawancara: calon penerima beasiswa yang lolos sesi pemberkasan akan melanjutkan ke sesi wawancara dan sesi forum group discussion (FGD). Bagi pendaftar S1, S2 dan profesi sesi ini diganti dengan test dari Binar Academy

    Jadwal Seleksi Beasiswa Rinaldi 2024

    • Pendaftaran: 8 – 10 Juli 2024
    • Pengumuman lolos administrasi: 11 Juli 2024
    • Pemberkasan: 12 – 20 Juli 2024
    • Pengumuman lolos pemberkasan: 22 Juli 2024
    • Wawancara/FGD: 23 – 30 Juli 2024
    • Pengumuman final: 1 Agustus 2024

    Itulah informasi seputar Beasiswa Rinaldi 2024 yang bisa detikers coba. Semoga lolos ya!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 Dibuka, Siswa Bisa ke Amerika Gratis!



    Jakarta

    Program pertukaran pelajar KL-YES 2025 telah dibuka hingga 23 Agustus 2024 mendatang. Siswa bisa ke Amerika Serikat gratis!

    Program KL-YES atau KL Kennedy Lugar Youth Exchange and Study adalah beasiswa pemerintah Amerika Serikat berbasis prestasi di mana siswa SMA mengikuti satu tahun akademik di Amerika Serikat dengan tinggal bersama keluarga angkat, belajar di sekolah, membangun keterampilan kepemimpinan, dan berkontribusi pada masyarakat.

    Beasiswa ini dibuat oleh Senator Amerika Serikat Kennedy dan Lugar untuk mempertemukan kaum muda dari negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan, termasuk Indonesia, ke Amerika Serikat. Program yang diluncurkan mulai 2003 ini telah mengirimkan hampir 2.000 siswa Indonesia.


    Tahun ini, Pertukaran Pelajar KL-YES ditujukan siswa kelas 10-11 yang lahir antara tanggal 15 Januari 2008-15 Agustus 2009. Tertarik mendaftar? Berikut syarat-syarat Pertukaran Pelajar KL-Yes seperti dilansir dari laman resminya.

    Syarat Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Siswa SMA di Indonesia kelas 10-11 (SMA/SMK/MA/sederajat)
    2. Lahir antara 15 Januari 2007 – 1 Agustus 2008
    3. Warga Negara Indonesia (bukan pemegang paspor AS, tidak lahir di AS, salah satu orang tua bukan warga negara Amerika)
    4. Mendapat persetujuan dan izin dari orang tua dan sekolah
    5. Tidak memiliki anggota keluarga yang bekerja sebagai staf Kedutaan Besar AS atau Organisasi Bina Antarbudaya
    6. Tidak memiliki anggota keluarga yang sebelumnya mengikuti Program YES (orang tua, saudara kandung)
    7. Sehat secara fisik dan mental untuk program ini (program YES mendorong siswa penyandang disabilitas untuk mendaftar)
    8. Memiliki prestasi akademik atau non-akademik, yang dapat dibuktikan dengan sertifikat atau Surat Keterangan:
    9. Prestasi akademik dan non akademik minimal skala kota/kabupaten, atau
    10. Pengurus OSIS dan/atau MPK (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara)

    Syarat Akademik Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Kelas 10 dan kelas 11 SMA/SMK/MA
    2. Nilai rata-rata rapor minimal 80 untuk semua mata pelajaran

    Cara Mendaftar Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    Pendaftaran Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 dibuka secra online melalui https://seleksibinaantarbudaya.or.id/. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, detikers bisa menghubungi Instagram @binaantarbudaya dan nomor telepon +6221 7222291, +6221 7235832.

    Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Daftar KJP Plus Tahap II 2024 untuk Siswa dan Sekolah



    Jakarta

    Pendaftaran Bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus resmi dibuka hari ini Rabu, 18 September 2024. Siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu bisa mendaftarkan diri untuk menerima bantuan. Lalu, bagaimana cara mendaftar KJP Plus?

    KJP Plus adalah program strategis pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan akses pendidikan bagi siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Penerima bantuan akan mendapat dana pendidikan sehingga bisa sekolah sampai tamat SMA.

    Bantuan dana pendidikan hanya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti seragam, sepatu, tas sekolah, biaya transportasi, makanan, dan biaya ekstrakurikuler.


    Untuk menjadi penerima KJP Plus, siswa wajib memenuhi beberapa persyaratan serta mengikuti tahapan pendaftaran berikut ini.

    Dokumen KJP Plus Tahap II 2024

    Sebelum mendaftar, siswa wajib mengumpulkan dokumen persyaratan berikut seperti dilansir dari laman resmi KJP Plus:

    • Surat permohonan KJP Plus
    • Surat pernyataan ketaatan pengguna KJP Plus
    • Fotocopy KTP
    • Fotocopy KK
    • Surat pernyataan tanggung jawab mutlak kepala sekolah
    • Pernyataan ketaatan penggunaan bantuan sosial, biaya operasional pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu melalui KJP Plus

    Cara Mendaftar KJP Plus Tahap II 2024 untuk Siswa

    Setelah dokumen persyaratan terkumpul, siswa bisa mengajukan pendaftaran melalui sekolah masing-masing. Siswa akan diminta mengisi formulir pendaftaran.

    Usai mengisi formulir, siswa bisa mengumpulkan dokumen yang telah disiapkan. Setelah itu, sekolah akan melakukan verifikasi data untuk menentukan apakah siswa layak menerima bantuan KJP Plus Tahap II.

    Cara Mendaftarkan Siswa ke KJP Plus Tahap II 2024 untuk Sekolah

    Bagi sekolah yang siswanya mendaftarkan diri sebagai penerima KJP Plus Tahap II 2024, bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    1. Masuk ke laman https://kripto.jumatberkah.com/edu.jakarta.go.id/login menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sekolah
    2. Klik menu Aplikasi di sebelah kiri
    3. Klik menu Bantuan Sosial (KJP Plus dan BPMS)
    4. Klik Pendaftaran
    5. Klik ikon Edit
    6. Ubah data siswa
    7. Jika data sudah sesuai, klik Verify
    8. Cek kembali data siswa. Jika terdapat data siswa yang tidak sesuai, harap disesuaikan.
    9. Klik Simpan untuk menyimpan data siswa
    10. Klik tombol pada data siswa yang sesuai

    Demikian cara mendaftar KJP Plus Tahap II 2024 untuk siswa dan sekolah. Semoga membantu, ya!

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com