Tag: snbp 2024

  • Cara Daftar DTKS Kemensos untuk Ikut Seleksi KIP Kuliah 2024, Cek Sekarang!



    Jakarta

    Pendaftaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka 2024 resmi dibuka hingga 31 Oktober mendatang. Saat ini proses pendaftaran dibuka untuk penerimaan jalur SNBP 2024.

    Salah satu syarat untuk mendaftar KIP Kuliah adalah mahasiswa berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) miliki Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

    Lalu bagaimana jika mahasiswa tidak masuk dalam daftar tersebut? Dijelaskan dalam laman Indonesia Baik, DTKS bisa didaftarkan secara mandiri dan di cek statusnya secara online.


    Untuk itu, yuk simak berikut cara mendaftar DTKS secara mandiri dikutip, Kamis (22/2/2024) selengkapnya.

    Cara Mendaftar DTKS Kemensos

    DTKS adalah pangkalan data induk masyarakat yang memerlukan pelayanan kesejahteraan sosial, pemberdayaan dan penerima bantuan sosial (bansos), serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial.

    DTKS dikelola oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) dengan pemutakhiran data oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG)

    Diketahui DTKS merupakan sumber data yang memuat 40% penduduk yang mempunyai status kesejahteraan sosial terendah. Mereka nantinya mengikuti berbagai program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), hingga Bantuan Sosial Tunai (BST).

    Untuk pendaftaran secara mandiri, berbagai langkah yang harus dilakukan peserta yaitu:

    1. Masyarakat mendaftarkan diri ke desa/kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.
    2. Setelah terdaftar, akan dilakukan musyawarah tingkat desa/kelurahan untuk membahas kondisi warga yang layak masuk ke dalam DTKS.
    3. Hasilnya akan ditampilkan dalam Berita Acara yang ditandatangani oleh kepala desa/lurah dan perangkat desa lainnya.
    4. Berita Acara ini kemudian digunakan oleh Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data dengan instrumen lengkap melalui kunjungan rumah tangga.
    5. Data yang telah diverifikasi dan validasi kemudian diinput dalam aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) oleh operator desa/kecamatan.
    6. Data yang sudah diinput di SIKS akan diproses oleh Dinas Sosial untuk verifikasi dan validasi kepada bupati/walikota.
    7. Bupati/walikota akan menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data yang telah disahkan kepada gubernur untuk diteruskan kepada menteri.

    Selain itu, masyarakat yang merasa memenuhi kriteria juga dapat mengajukan diri secara online melalui handphone (HP). Begini langkah-langkahnya:

    1. Unduh Aplikasi: Pertama, unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos dari Play Store di perangkat handphone Anda.
    2. Registrasi Akun: Buka aplikasi dan klik “Buat Akun Baru” untuk memulai proses registrasi.
    3. Isi Data Diri: Masukkan data diri Anda seperti Nomor Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan nama lengkap sesuai KK dan KTP.
    4. Unggah Dokumen: Setelah mengisi data diri, unggah foto KTP Anda dan foto swafoto Anda sedang memegang KTP.
    5. Verifikasi Akun: Setelah mengisi dan mengunggah data dengan benar, klik “Buat Akun Baru”. Verifikasi dan aktivasi akun akan dikirimkan melalui email dari Kemensos.
    6. Daftar Usulan: Setelah verifikasi berhasil, akses kembali aplikasi dan klik menu “Daftar Usulan”. Isi data diri sesuai petunjuk yang diberikan.
    7. Pilih Jenis Bantuan: Pilih jenis bantuan sosial yang ingin Anda ajukan.
    8. Verifikasi dan Validasi: Kemensos akan memproses verifikasi dan validasi data yang Anda ajukan.

    Cara Cek Status DTKS

    Bila seluruh proses dan validasi telah selesai, nama pendaftar akan tersimpan dalam SIKS dan bisa di cek secara daring. Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan:

    • Bukan laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
    • Masukkan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan tempat penerima manfaat (PM) tinggal.
    • Masukkan nama PM sesuai yang tertera pada KTP.
    • Ketikkan 4 huruf kode yang tertera dalam kotak kode.
    • Klik tombol CARI DATA.
    • Sistem akan mencari nama PM sesuai wilayah yang di input dan menampilkan status penerima.

    Pendaftaran KIP Kuliah Tanpa DTKS

    Jika pada akhirnya pendaftaran DTKS tidak diterima, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah tanpa DTKS. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi yaitu:

    • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
    • Bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan untuk menyatakan kondisi suatu keluarga yang termasuk golongan miskin atau tidak mampu.

    Cara Mendaftar KIP Kuliah 2024

    1. Pendaftaran akun secara mandiri dilakukan melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

    2. Klik tombol Login Siswa di pojok kanan atas website.

    3. Masukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses yang didapatkan dalam proses pembuatan akun.

    4. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah.

    5. Pada dashboard peserta akan terdapat berbagai menu berdasarkan status akun kelayakan yang telah divalidasi sebelumnya.

    • Jika status akun tertera ≤ 4, maka peserta perlu mengisi data seperti biodata, keluarga, prestasi, dan rencana tinggal ketika kuliah serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan.
    • Namun bila status tertera > 4 atau status akun “Belum Terdata DTKS”, maka kamu akan mengisi data seperti biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi dan rencana tinggal serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan.

    6. Setelah seluruh data telah lengkap, pilih jenis jalur penerimaan yang tengah ditempuh peserta.

    7. Proses seleksi berlangsung, jika diterima peserta harus melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Puslapdik sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah Merdeka 2024.

    (det/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Daftar KIP Kuliah atau SNBP 2024 Dulu? Ini Tahapan yang Benar



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sudah bisa dilakukan mulai hari ini, Selasa, 13 Februari 2024. Beriringan dengan itu, pendaftaran Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) pun mulai dibuka pada 14 Februari 2024.

    Mana yang lebih dulu, apakah daftar KIP Kuliah atau SNBP? Pertanyaan tersebut banyak dilontarkan oleh siswa yang hendak mendaftar SNBP juga seleksi nasional lainnya seperti SNBT dan Mandiri.

    Menjawab hal tersebut, Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud, Sony Hartono Wijaya menjelaskan bahwa pendaftaran KIP Kuliah terlebih dahulu lebih baik dilakukan. Setelah itu, siswa baru mendaftar SNBP 2024.


    “Sebaiknya adik-adik daftar seleksi KIP Kuliah pada periode pendaftaran ditentukan. Jadi, lebih baik daftar sekarang. Kenapa? Karena kalau adik-adik daftar sekarang perguruan tinggi saat nanti melakukan seleksi SNBP, perguruan tinggi sudah dapat informasi,” jelasnya dalam webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024 yang disiarkan YouTube Kemdikbud RI, dikutip pada Selasa (13/2/2024).

    Ia mengimbau siswa untuk melakukan pendaftaran KIP Kuliah paling lambat satu hari sebelum melakukan pendaftaran SNBP, SNBT atau Mandiri. Hal tersebut dapat memudahkan perguruan tinggi dalam melakukan sinkronisasi data penerima KIP Kuliah dan pendaftar SNBP.

    “Disarankan ikut seleksinya sama seperti ikut seleksi nasional. Jadi tolong diisi, dipilih, selambatnya h-1 jadwal seleksi nasional karena pada hari-hari lain itu sistem untuk SNBP itu akan dilakukan proses sinkronisasi,” jelas Sony.

    “Jika dibandingkan dengan daftar KIP setelah pengumuman SNBP baru saya bilang, saya ikut KIP Kuliah. Nah itu, enggak ada jaminan ya kalau mekanisme yang seperti itu, karena perguruan tinggi tidak punya pertimbangan,” tambahnya.

    Alur Pendaftaran KIP Kuliah 2024

    1. Mendaftar secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
    2. Memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
    3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
    4. Setelah validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
    5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
    6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
    7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

    Alur Pendaftaran SNBP 2024

    1. Pengumuman kuota yang telah disesuaikan dengan akreditasi dan jumlah siswa di sekolah
    2. Registrasi akun SNPMB sekolah
    3. Registrasi akun SNPMB siswa
    4. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa oleh Sekolah (PDDS)
    5. Pendaftaran SNBP oleh siswa
    6. Memilih program studi
    7. Mengunggah portofolio
    8. Pelaksanaan seleksi jalur SNBP
    9. Pengumuman SNBP
    10. Daftar ulang di PTN (jika lolos)

    Jadwal Seleksi KIP Kuliah dan SNBP 2024

    • Pengumuman kuota sekolah: 28 Desember 2023
    • Masa sanggah kuota sekolah: 28 Desember – 17 Januari 2024
    • Pengisian PDSS: 9 Januari – 9 Februari 2024
    • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
    • Pendaftaran SNBP: 14 – 28 Februari 2024
    • Pengumuman hasil SNBP: 26 Maret 2024
    • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
    • Penetapan penerima baru: 1 juli – 31 Oktober 2024

    Itulah informasi pendaftaran KIP Kuliah 2024 dan SNBP 2024. Yuk segera persiapkan berkas, jangan sampai ada yang luput saat pendaftaran!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBP Tutup 27 Februari, Buruan Sinkronisasi Data!



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) ditutup 27 Februari 2024 besok. Dengan demikian, siswa diharapkan untuk segera menyelesaikan pendaftaran baik KIP ataupun SNBP.

    Proses pendaftaran KIP Kuliah dibuka sepanjang proses seleksi penerimaan mahasiswa baru 2024, tepatnya hingga 31 Oktober 2024. Namun, ada penetapan buka-tutup pendaftaran KIP Kuliah, yakni setiap H-1 dari jadwal setiap jalur seleksi.

    Dengan demikian, setiap H-1 pembukaan pendaftaran di setiap jalur baik SNBP, SNBT, dan mandiri, maka seleksi KIP Kuliah juga dibuka. Sedangkan H-1 penutupan pendaftaran di setiap jalur masuk perguruan tinggi menjadi waktu penutupan pendaftaran bagi KIP Kuliah pada jalur tersebut.


    Sony Hartono Wijaya, Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud menyarankan siswa untuk mendaftar seleksi KIP Kuliah sesuai periode pendaftaran setiap jalur seleksi. Setidaknya paling lambat satu hari agar mempermudah perguruan tinggi dalam melakukan sinkronisasi data.

    “Disarankan ikut seleksinya sama seperti ikut seleksi nasional. Jadi tolong diisi, dipilih, selambatnya h-1 jadwal seleksi nasional karena pada hari-hari lain itu sistem untuk SNBP itu akan dilakukan proses sinkronisasi,” jelas Sony pada Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, dikutip Senin (26/2/2024).

    Ketika siswa mendaftar KIP Kuliah di luar jalur seleksi atau setelah pengumuman, tidak ada jaminan bila perguruan tinggi meluluskan aplikasi peserta. Alasannya karena kampus tidak punya pertimbangan.

    Pendaftaran KIP Kuliah dan SNBP Harus Tersinkronisasi

    Untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah dan SNBP, pastikan kedua data tersebut telah tersinkronisasi. Berikut langkah-langkahnya dikutip dari Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, Pedoman Pendaftaran SNBP 2024 dan Youtube Dibidikmisicom.

    1. Melakukan pendaftaran KIP Kuliah

    • Pendaftaran akun secara mandiri dilakukan melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.
    • Klik tombol Login Siswa di pojok kanan atas website.
    • Masukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses yang didapatkan dalam proses pembuatan akun.
    • Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah.
    • Pada dashboard peserta akan terdapat berbagai menu berdasarkan status akun kelayakan yang telah divalidasi sebelumnya.
    • Jika status akun tertera ≤ 4, maka peserta perlu mengisi data seperti biodata, keluarga, prestasi, dan rencana tinggal ketika kuliah serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan.
    • Namun bila status tertera > 4 atau status akun “Belum Terdata DTKS”, maka kamu akan mengisi data seperti biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi dan rencana tinggal serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan.
    • Pilih jenis jalur penerimaan yang tengah ditempuh peserta yang terlihat pada menu Seleksi, lalu klik “Daftarkan Seleksi” pada kolom SNBP 2024.
    • Sistem akan memunculkan Konfirmasi Pilihan Seleksi, untuk diperhatikan proses ini hanya bisa diisi satu kali dan tidak dapat diubah. Sedangkan pilihan perguruan tinggi dan program studi terlihat pada pendaftaran SNBP.
    • Centang bagian Pakta Integritas.
    • Klik “Simpan Seleksi” untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah.

    2. Menyelesaikan pendaftaran SNBP

    • Pendaftaran dilakukan pada laman https://snbp-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ ataupun https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/.
    • Login di menggunakan email dan password yang telah didaftarkan pada akun SNPMB.
    • Setelah login, siswa akan dialihkan pada halaman Profil. Cukup isi “Data Orang Tua” bagian jumlah tanggungan orang tua.
    • Pendaftaran SNBP dilakukan dengan isi pilihan prodi yang dipilih pada halaman Pilihan.
    • Unggah portofolio di halaman Portofolio jika prodi yang dipilih mensyaratkan adanya dokumen portofolio.
    • Isi prestasi di halaman Prestasi. Tahapan ini bersifat tidak wajib, namun jika ingin mengunggahnya peserta dibatasi maksimal 3 prestasi.
    • Lakukan finalisasi pada halaman Finalisasi jika sudah memeriksa semua data dan yakin tidak ada yang salah. Pastikan semua data sudah benar karena tidak bisa dibatalkan atau diubah.
    • Unduh dan cetak kartu peserta SNBP serta simpan dengan baik untuk keperluan lain seperti daftar ulang nantinya.

    3. Proses sinkronisasi

    Bila kedua proses pendaftaran telah selesai, maka secara otomatis data KIP Kuliah dengan SNBP 2024 akan tersinkronisasi.

    Untuk memastikan hal ini bisa dilihat di laman KIP Kuliah, pastikan di menu seleksi bagian SNBP tertera keterangan “Sudah Terdaftar”. Selain itu ada menu tambahan dalam sistem yakni “Cetak Kartu Peserta” dan “Cetak Formulir”.

    Jika diterima, peserta harus melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Puslapdik sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah Merdeka 2024.

    Itulah informasi terkait pendaftaran KIP Kuliah 2024 yang tutup pada 27 Februari 2024 esok hari. Jangan sampai terlewat jadwal ya detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com