Tag: soto betawi

  • Ada Soto Betawi Merah dan Pecak Nila yang Pedas Segar


    Jakarta

    Warung makan Betawi yang populer bisa ditemui di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Warung Saco ini punya sajian pecak nila hingga soto Betawi yang sedap.

    Kuliner khas Betawi identik dengan cita rasanya yang gurih pedas. Umumnya dikelola oleh keluarga Betawi dengan beragam jenis hidangan khas. Dari pecak, soto hingga sayur asem.

    Seperti yang ditawarkan Warung Saco yang berlokasi di Jalan Saco 1 No. 7, Ragunan, Jakarta Selatan. Tempat makan ini selalu ramai dikunjungi saat makan siang, mulai buka pada pukul 11.00 WIB.


    Warung Saco bisa menjadi pilihan tempat makan siang yang nyaman jika tengah berada di sekitar Ragunan. Cocok juga untuk kumpul keluarga saat akhir pekan.

    Konsep Rumah Kebaya

    warung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmatwarung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Warung Saco memiliki konsep bangunan ala rumah kebaya yang merupakat rumah adat orang Betawi. Area makannya cukup luas dan sangat nyaman.

    Saat berada di area depan tempat makan jadi seperti bertamu ke rumah orang Betawi. Beberapa pilar diberi sentuhan warna hijau emerald agar nuansanya semakin terlihat mirip rumah adat Betawi.

    Untuk furniturnya kebanyakan menggunakan bahan kayu yang dipelitur cokelat. Jadi mengesankan tempat makan yang nyaman dan memang cocok untuk makan keluarga.

    Ada Puluhan Menu

    Menu yang ditawarkan tak hanya fokus pada 1 jenis masakan saja, tapi ada puluhan menu. Tiga menu yang paling banyak dipesan adalah soto betawi, pecak nila, dan gado-gado.

    Satu porsi makanan di sini cukup besar untuk dinikmati sendirian. Cocok utnuk makan tengah bersama keluarga. Harganya juga terbilang terjangkau, mulai dari Rp 30.000-an per porsi.

    Detail Informasi (Warung Saco)
    Nama Tempat Makan Warung Saco
    Alamat Jalan Saco 1 No. 7, Ragunan, Jakarta Selatan
    No Telp 0821-2344-2390
    Jam Operasional 11.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Kuliner Betawi
    Fasilitas
    • Parkir luas
    • Tempat nyaman
    • Harga terjangkau
    • Pembayaran bisa tunai atau nontunai

    Cita rasa soto Betawi hingga bir pletok ada di halaman selanjutnya!

    Soto Betawi Kuah Merah

    warung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmatwarung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu Soto Betawi dari Warung Saco menarik perhatian kami. Tersedia semangkuk soto dengan isian daging sapi saja atau campur dengan paru.

    Kami memesan seporsi soto Betawi campur (Rp 50.000). Untuk seporsinya disajikan tanpa nasi, jadi harus menambah Rp 8.000 untuk seporsi nasi.

    Porsi soto Betawi di sini cukup besar, isian daging dan paru gorengnya melimpah. Di dalamnya juga ada irisan tomat, kentang, daun bawang, dan emping.

    Rsa soto Betawi ini cukup gurih tapi konsistensinya tak begitu kental. Warnanya juga agak kemerahan, merupakan gagarak pedas dengan kuah santan dan aroma rempah yang pekat harum.

    Soto Betawi di Warung Saco ini memakai potongan daging yang empuk, parunya juga lembut dan tidak digoreng kering. Lebih nikmat ketika ditambahkan jeru limau dan sambalnya.

    Pecak Nila yang Pedas Segar

    warung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmatwarung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Tersedia beberapa menu pecak ikan di Warung Saco, salah satunya menggunakan ikan nila goreng. Harga seporsinya Rp 35.000 dengan ukuran ikan yang cukup besar. Pecak nila ini bisa dinikmati 1-2 orang.

    Sajian pecak nila ini tampak merah merona dengan tambahan rempah yang aromatik pada sajiannya. Jika melihat sekilas, tampaknya begitu pedas.

    Padahal rasa pedasnya tak menyiksa, jadi masih dapat dinikmati. Ini karena, cabai yang digunakan dicampur dengan cabe merah keriting, tak hanya rawit saja.

    Aslinya, pecak ikan khas Betawi menggunakan tambahan temu kunci yang ikut diulek kasar. Namun, racikan ala Warung Saco ini hanya memakai jahe dan kencur saja untuk bumbu aromatiknya.

    Ikan nila ini digoreng kering yang sebelumnya telah dimarinasi dengan bumbu, sehingga bagian dalam dagingnya terasa gurih. Untuk kuahnya terasa pedas segar dengan sentuhan asm dari jeruk limau.

    Gado-gado dan Bir Pletok Juga Khas Betawi

    Sebagai pelengkap, kami juga menikmati sajian gado-gado dan bir pletok. Untuk gado-gadonya (Rp 30.000) juga disajikan dalam porsian besar, cocok untuk 2-3 orang.

    Gado-gado ulek disajikan tanpa lontong maupun nasi, jadi hanya sayuran saja. Sayangnya sajian gado-gado di sini sudah lebih modern melihat dari isian sayurnya. Terdiri atas selada, taoge, kacang panjang, mentimun, labu siam, dan kol.

    Pelengkap gado-gado ini ditambahkan setengah butir telur rebus, emping, dan sambal. Untuk bumbu kacangnya disiramkan langsung ke atas sayuran, tipenya bukan yang halus jadi masih dapat merasakan tekstur dari kacang tanahnya.

    Bir Pletok, minuman khas Betawi juga dapat dicoba di sini. Disajikan per gelas dengan harga Rp 15.000. Rasa rempahnya tak begitu kuat, tapi tercecap jahe dan gula merah. Rasanya juga menyegarkan karena disajikan dingin dengan es batu.

    Warung Saco bisa menjadi pilihan tempat makan keluarga yang patut dicoba. Cocok juga untuk acara kantor atau makan siang bersama rekan kerja.

    Warung Saco Betawi

    Jalan Saco 1 No. 7, Ragunan, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 11.00 – 22.00 WIB
    Instagram @warungsaco.id
    No. Telp: 0821-2344-2390

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk


    Jakarta

    Warung makan sederhana di Jatinegara ini terkenal dengan menu soto Betawi yang melegenda. Semangkuk sotonya sudah jadi incaran sejak 1952.

    Tak hanya Pasar Jatinegara yang menyimpan banyak kuliner tersembunyi dan enak. Di dekat Halte Transjakarta Kampung Melayu, terdapat warung makan kecil dengan spanduk kuning besar bertuliskan Soto Sapi Ni’mat Betawi.

    Lokasinya di Jalan Jatinegara timur, mash di sekitar Bali Mester. Di Soto Sapi Ni’Mat Betawi hanya menjual satu jenis makanan saja yaitu soto Betawi, menggunakan resep turun temurun dari keluarga Pak Yusuf yang berjualan sejak 1952.


    Meski lokasi warung makan ini ‘nyempil’ di pinggir jalan, tapi sudah diliput banyak acara kuliner, diulas oleh food vlogger, hingga menjadi langganan para selebriti.

    Berikut kisah perjalanan Soto Sapi Ni’mat Betawi yang bertahan selama 73 tahun lamanya:

    1. Berjualan di Dalam Terminal

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Soto Sapi Ni’mat Betawi pertama kali berjualan di area pintu terminal Kampung Melayu, saat itu belum ada pembangunan jalan layang sehingga pedagang kaki lima masih bisa jualan di sana. Usaha ini didirikan oleh Enyak pada tahun 1952 yang merupakan nenek Bapak Yusuf.

    Menurut Satiah, pegawai yang sudah bekerja selama 25 tahun di warung makan ini, Enyak dulunya berjualan menggunakan pikulan sederhana. Kemudian ketika ada pembangunan jalan layang, warung makan ini pindah ke tempat sekarang.

    “Dulu saya dengar cerita dari mendiang ayahnya Pak Yusuf, kalau harga soto masih sangat murah dari Rp 250 perak ke Rp 1.500, lalu naik ke Rp 2.500 sampai sekarang di angka Rp 26.000 per porsi,” ungkap Satiah yang bertugas meracik kuah soto dan bumbunya.

    2. Ciri Khas Soto Betawi Khas Soto Sapi Ni’mat

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Satiah yang sudah bekerja selama 25 tahun di warung makan ini, dipercaya oleh keluarga Pak Yusuf untuk membuat racikan kuah soto, bumbu sampai mengolah daging sapi setiap harinya.

    “Dulu setelah beberapa lama kerja di sini, saya diajari oleh keluarga Pak Yusuf cara meracik soto Betawi, sekaligus cara membuat kuahnya. Kalau di sini ciri khasnya itu kuahnya dari santan murni tanpa campuran susu, kelapa yang digunakan harus kelapa sedang. Jadi bukan kelapa tua atau kelapa muda agar rasanya tetap enak,” lanjut Satiah.

    Proses dari pemerasan santan sampai diracik menggunakan bumbu ini memakan waktu sekitar satu jam. Warna kuah sotonya putih layaknya santan yang belum diolah, semburat warna cokelatnya muncul dari tambahan kecap manis yang tak terlalu banyak.

    3. Daging Dimasak Dua Kali

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Tentunya selain kuah soto yang terdiri dari santan murni, potongan daging dan jeroan sapi juga jadi primadona di sini. Ada daging, kikil, paru, usus, babat, tulang muda hingga sandung lamur. Sementara untuk bagian daging sapinya diambil dari bagian kepala.

    “Dagingnya biar empuk dan gak alot semua kita proses dua kali. Seperti daging sapi itu kita rebus dulu baru kita goreng, prosesnya memakan waktu sekitar satu jam. Sementara untuk bagian seperti kikil sampai tulang muda prosesnya direbus dan digoreng juga tapi waktunya lebih lama sekitar 2,5 jam,” ungkap Satiah.

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Tekstur kuahnya memang tidak sekental soto Betawi lainnya, tapi tetap enak karena gurih dari rempah di kuah soto, serta tambahan bumbu garam, perasan jeruk limo hingga daun bawang yang menyempurnakan seporsi rasa soto ini.

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Begitu juga dengan tekstur dagingnya lembut dan tidak ada lemak. Kikil dan tulang mudanya tak alot karena dimasak dua kali. Di atas meja tersedia acar segar yang bisa diambil sepuasnya, lengkap dengan sambal merah pedas dari rawit dengan tekstur yang kental.

    Cek Halaman Berikutnya!

    4. Soto Betawi Langganan Selebriti

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Seporsi soto Betawi harganya Rp 26.000 saja, kalau dengan nasi jadi Rp 32.000 per porsi. Pilihan dagingnya bisa disesuaikan dengan selera, bisa campur antara kikil, daging, babat, tulang muda hingga paru. Bisa juga pesan soto Betawi hanya isi dagingnya saja.

    “Karena kita di sini jualan sudah lama, jadi memang lumayan banyak artis atau acara kuliner yang liput kita. Dulu itu pelanggan setia kita ada artis-artis dari pemeran sitkom Bajaj Bajuri, Cintaku di Rumah Susun sampai Dimaz Andrean senang makan di sini,” lanjut Satiah.

    Ini Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak SemangkukIni Soto Betawi Legendaris di Jatinegara, Awalnya Rp 250 Perak Semangkuk Foto: detikFood

    Setiap harinya Satiah tidak menghitung berapa banyak porsi soto yang terjual. Namun biasanya bisa menghabiskan 15 kg daging sapi dalam sehari atau bisa sampai 25 kg daging sapi kalau sedang ramai.

    Setiap harinya warung Soto Sapi Ni’Mat Betawi ini buka dari jam 08.00 – 18.00. Karena sering ramai pada waktu sarapan dan makan siang, Soto Sapi Ni’mat Betawi untuk sementara ini belum tersedia di aplikasi ojek online jadi hanya bisa langsung makan di tempat.

    Soto Sapi Ni’mat Betawi Kp. Melayu
    Jl. Jatinegara Timur No.133 A 11, Bali Mester.
    Jatinegara, Jakarta Timur.
    Jam Buka: 08.00 – 18.00

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedep Bener! Soto Oseng Daging Level 3 Berkuah Santan Susu


    Jakarta

    Soto Bang Ebet bisa menjadi pilihan makan siang menarik di Gading Serpong. Menu soto Betawi dengan sajian oseng daging yang pedas bikin makan semakin lahap.

    Soto Betawi umumnya disajikan dengan isian potongan daging atau campur jeroan. Hidangan berkuah gurih ini bisa disajikan dengan campuran santan, susu, maupun keduanya.

    Untuk makan siang dengan menu soto Betawi, ada satu tempat makan di Gading Serpong yang terkenal lezat. Namanya Soto Bang Ebet yang diketahui memiliki ribuan ulasan dengan bintang 4,8.


    Detail Informasi Soto Bang Ebet
    Nama Tempat Makan Soto Bang Ebet
    Alamat Ruko Madison Grande Blok L 58, Gading Serpong
    No Telp 0877-7208-6018
    Jam Operasional 07.00-23.00
    Estimasi Harga sekitar Rp 30 ribuan
    Tipe Kuliner soto Betawi dan soto oseng
    Fasilitas

    Menu Soto Betawi Klasik dan Soto Oseng

    Soto Bang EbetSoto Betawi Bang Ebet di Gading Serpong punya rating tinggi. Foto: detikfood

    Soto Betawi diketahui memiliki sajian berkuah santan yang gurih. Selain potongan daging, biasanya juga ditambahkan isian kentang, tomat, daun bawang, dan bawang goreng.

    Di Soto Bang Ebet, kuah sotonya menggunakan campuran santan dan susu. Jadi, warnanya tak seperti soto kuah susu, cenderung agak kecokelatan karena dipadukan juga dengan bumbu rempah kunyit dan cabai merah.

    Selain yang klasik, Soto Bang Ebet juga memiliki menu soto oseng. Menu ini paduan antara oseng daging atau oseng jeroan yang disajikan bersama kuah soto Betawi.

    Untuk oseng daging atau jeroan di sini bisa memiliki level kepedasannya. Osengnya menggunakan cabe rawit merah, jadi rasa pedasnya pasti menggigit.

    Cicip Soto Oseng Campur Level 3

    Soto Bang EbetSoto oseng campur level 3 punya kuah gurih pedas agak menggigit. Foto: detikfood

    DetikFood mencoba menu soto oseng campur yang seporsinya dibanderol Rp 38.000. Ini merupakan menu favorit dari Soto Bang Ebet.

    Kami memilih oseng campur, karena di dalamnya bisa campur segala jenis kondimen. Namun, pilihan kami hanya mencampurkan daging, tetelan, dan paru saja.

    Osengnya kami pilih level 3 yang pedasnya menggigit karena menggunakan cabe rawit merah yang cukup melimpah. Untuk porsi oseng campurnya juga cukup banyak, jadi pas untuk makan bersama nasi hangat.

    Cara menikmati soto oseng campur ini tidak dicampurkan ke dalam mangkuk kuah santan susu. Namun, pelanggan bisa menyendokkan oseng campur ke atas nasi, lalu menyesap kuahnya terpisah. Bisa juga menambahkan kuah santan susu itu ke atas nasi dan oseng campurnya.

    Untuk yang menyukai pedas, level 3 ini sudah cukup menggigit. Jika ingin yang rasa pedasnya aman dinikmati siapapun, mungkin bisa memesan level 1 atau 2 saja.

    Di Soto Bang Ebet juga ada nasi goreng daging dan sate kikil. Baca halaman selanjutnya.

    Nasi Goreng Daging Sapi yang Sedap

    Soto Bang EbetMenu lain berupa nasi goreng daging sapi yang aromanya smokey. Foto: detikfood

    Soto Bang Ebet juga memiliki sajian nasi goreng yang lezat. Nasi goreng di sini dapat dipadukan dengan daging sapi, paru, babat, dan lainnya. DetikFood memilih hanya isian daging sapi seharga Rp 32.000.

    Nasi goreng di sini juga bisa disesuaikan level pedasnya, detikFood memilih level 2 untuk rasa pedas yang sedang. Porsinya juga termasuk banyak yang menurut kami bisa dinikmati 1-2 orang.

    Nasi goreng daging sapi racikan Bang Ebet memiliki aroma smokey yang cukup kuat. Rasa gurihnya meresap di setiap suapan, dan menurut kami tak manis. Cenderung lebih gurih pedas dari pemakaian lada bubuk.

    Daging sapi yang dijadikan topping bukan polosan, melainkan oseng daging sapi yang disajikan dengan sambal cabe rawit. Semakin nikmat karena bisa disantap bersama emping melinjo yang renyah.

    Sate Kikil dan Perkedel Sebagai Pelengkap

    Soto Bang EbetJangan lewatkan sate kikil di Soto Bang Ebet. Foto: detikfood

    Menu lain yang ditawarkan Bang Ebet juga beragam. Kami memesan 2 menu pelengkap, yaitu sate kikil dan perkedel.

    Untuk menu sate kikil bisa dipesan per tusuk, kami memesan 3 tusuk. Potongan kikilnya lebar dan teksturnya sangat lembut. Sate kikil ini dipadukan dengan bumbu kacang yang gurih manis.

    Sate kikil bisa dinikmati terpisah saja. Karena adanya bumbu kacang tak akan cocok jika dinikmati bersama soto Betawi berkuah gurih yang creamy.

    Sementara perkedel kentang (Rp 7.000) nikmat sekali dipadukan dengan soto Betawi. Perkedelnya berupa kentang yang padat dengan rasa gurih dan harum lada, kemudian digoreng dengan balutan telur tipis.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Hangat Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di Jaksel


    Jakarta

    Tak lekang oleh waktu, tempat makan yang satu ini sudah eksis menyajikan menu soto Betawi hingga nasi goreng kambing yang enak sejak era 1970-an di Jakarta.

    Sejak pertama kali dirintis pada 1974 oleh H. Asmawi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, geraiSoto Sob H. Asmawi menjadi salah satu ikon kuliner khas Jakarta. Berawal dari hidangan di gerobak kaki lima yang sederhana, racikan soto daging sapi berkuah santan gurih itu kini menjelma sebagai warisan kuliner yang dicintai lintas generasi.

    Kini usaha Soto Sob H. Asmawai diteruskan oleh Ahmad Fauzi, cucu dari H. Asmawi, yang menjadi generasi ketiga. Ia konsisten menjaga cita rasa asli soto Betawi yang masih menggunakan resep asli dari sang kakek.


    Hingga saat ini, Soto Betawi H. Asmawi sudah memiliki beberapa cabang di Jakarta, salah satu gerai paling populer berada di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Hampir setiap jam makan siang, rumah makan ini selalu ramai oleh para pelanggan yang memesan aneka menu. Mulai dari soto Betawi kuah santan, sop iga kuah bening, nasi goreng kambing sampai sate ayam.

    Berikut beberapa menu enak dan legendaris yang wajib dicoba di Soto Sob H. Asmawi:

    Detail Informasi Soto Sob H. Asmawi
    Nama Tempat Makan Soto Sob H. Asmawi
    Alamat Jl. Komp. Pln Jl. Sigura Gura.
    Duren Tiga, Jakarta Selatan.
    No Telp 0812-4734-4746
    Jam Operasional 10.00 – 21.00
    Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Soto Betawi
    Fasilitas
    • Parkiran
    • Pembayaran Non-Tunai

    1. Tempat Makan Soto Betawi Legendaris

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselSuasana Soto H. Asmawi Cabang Duren Tiga. Foto: detikFood

    Memang tak sulit mencari soto Betawi yang enak di Jakarta. Rata-rata penjual soto Betawi ternama di Jakarta sudah berjualan selama puluhan tahun lamanya, seperti rumah makan Soto Sob H. Asmawi di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

    Meski awalnya berjualan di kawasan Tanah Abang, tapi cabang di Duren Tiga ini yang paling banyak dikunjungi terutama saat jam makan siang. Dengan konsep dapur terbuka, pengunjung bisa melihat langsung proses meracik soto sampai nasi goreng Kambing yang bikin lapar.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselDengan konsep dapur terbuka, pengunjung bisa melihat langsung proses meracik soto sampai nasi goreng Kambing. Foto: detikFood

    Menu yang ditawarkan tak hanya soto Betawi, tapijuga nasi goreng, sate kambing, soto paru, soto kaki, sop iga, sampai iga bakar. Kisaran harganya masih terjangkau yaitu mulai dari Rp 32.000.

    2. Soto Betawi Jadi Menu Andalan

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselSeporsi Soto Betawi Daging di Soto Sob H. Asmawi. Foto: detikFood

    Tentunya menu utama yang wajib dicoba di sini adalah Soto Betawi. Isiannya bebas bisa campur dengan kikil dan jeroan atau hanya daging sapi saja. Untuk seporsi Soto Betawi Daging harganya Rp 33.000, belum termasuk nasi putih (Rp 7.000).

    Tampilannya sekilas mirip soto Betawi lainnya, tapi yang membedakannya adalah kuahnya menggunakan santan tanpa campuran susu. Teksturnya kuahnya lebih cair tapi tetap gurih karena paduan santan dan rempah serta bumbu yang tak pelit.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselPotongan daging sapinya pun royal dan cukup empuk. Foto: detikFood

    Selain itu potongan daging sapinya pun royal dan cukup empuk. Paling menarik, soto ini disajikan bersama asinan khas Betawi dari irisan kol dan wortel untuk pengganti acar.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselPaling menarik, soto ini disajikan bersama asinan khas Betawi dari irisan kol dan wortel untuk pengganti acar. Foto: detikFood

    Jadi ada sensasi rasa asam segar jika soto Betawi ini disantap dengan asinannya.

    3. Sop Iga Sapi Kuah Bening

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselMenu Sop Iga Sapi. Kuahnya bening, tapi tetap berkaldu. Foto: detikFood

    Bagi yang tak terlalu suka soto dengan kuah santan, di Soto Sob H. Asmawi ada pilihan lainnya yaitu Sop Iga Sapi (Rp 38.000). Kuahnya bening, tapi tetap berkaldu dari rebusan potongan daging iga yang tak kalah melimpah di dalam mangkuk.

    Disajikan dengan wortel, tomat dan emping membuat rasa sop ini semakin enak. Belum lagi potongan daging iganya masih ada sedikit lemaknya sehingga menambah rasa gurih di setiap suapan.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselSop ini potongan daging iganya masih ada sedikit lemaknya sehingga menambah rasa gurih di setiap suapan. Foto: detikFood

    Tanpa tambahan sambal atau kecap pun, rasa dari sop iga ini sudah pas dan tidak hambar sama sekali. Cocok bagi penggemar makanan berkuah bening.

    4. Nasi Goreng Kambing dan Sate Ayam

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di JakselNasi Goreng Kambing. Foto: detikFood

    Menu selanjutnya yang banyak dipesan di sini adalah Nasi Goreng Kambing (Rp 30.000). Jika datang pada jam makan siang, pelanggan harus sabar menunggu nasi goreng ini karena dibuatnya dadakan tapi sebanding dengan rasanya.

    Berbeda dengan nasi goreng kambing kebanyakan yang menggunakan minyak samin, kalau di sini mengandalkan bumbu dapur seperti bawang hingga kecap. Rasanya mirip nasi goreng rumahan, lengkap dengan potongan daging kambing yang tidak bau prengus dan pastinya empuk.

    Sedapnya Makan Siang dengan Soto Betawi dan Nasgor Kambing Legendaris di Jaksel Sate Ayam, seporsi isi 10 tusuk. Foto: detikFood

    Terakhir ada menu pelengkap untuk makan soto dan nasi goreng, yaitu Sate Ayam (Rp 28.000). Seporsi isi sepuluh tusuk dengan tipe bumbu kacang gurih yang kental dan tidak terlalu manis. Satenya sekilas mirip sate khas Cilacap karena ukuran daging ayamnya yang besar dan juicy.

    Setiap harinya Soto Sob H. Asmawi cabang Duren Tiga buka mulai pukul 10.00 pagi hingga pukul 21.00 malam. Pembayaran di sini bisa tunai dan non tunai.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Laris Manis Sejak Dulu, 5 Resto Indonesia Ini Bikin Orang Rela Antre!


    Jakarta

    Selalu ramai dan penuh dengan antrean, lima restoran ini selalu populer sejak dulu. Menunya beragam, ada soto Betawi sampai mie pedas murah meriah.

    Bagi pencinta kuliner, mengantre demi sepiring hidangan lezat bukan lagi hal asing, terutama jika yang disajikan adalah makanan legendaris dengan cita rasa tak tergantikan.

    Di tengah maraknya restoran baru di Jakarta, ada beberapa tempat makan yang justru tak pernah sepi pengunjung sejak dulu. Hal ini berkat racikan rasa autentik, harga ramah di kantong, hingga suasana yang unik dan nyaman.


    Mulai dari Mie Gacoan yang hits di kalangan anak muda dengan mie pedas harga hemat hingga Waroeng SS dengan aneka sambal nagih. Sampai tak ketinggalan warung soto Betawi legendaris dan restoran nyentrik yang sajikan menu khas Jawa.

    Berikut lima tempat makan yang laris manis selalu dipadati antrean sejak dulu:

    1. Mie Gacoan

    Sah! Seluruh Gerai Mie Gacoan Resmi Kantongi Sertifikasi HalalGerai Mie Gacoan Foto: Instagram/mie.gacoan

    Mie Gacoan adalah restoran mie pedas favorit di kalangan anak muda yang selalu dipadati antrean. Dengan harga makanan dan minuman mulai Rp10.000-an, Mie Gacoan menawarkan menu mie dengan berbagai level pedas yang bisa disesuaikan selera, serta menu pendamping seperti dimsum.

    Konsep restorannya yang mirip kafe, lengkap dengan tempat luas, area merokok, dan kadang buka 24 jam, menjadikannya tempat nongkrong ideal. Popularitasnya diperkuat oleh banyaknya ulasan di media slosial serta harga makanan terjangkau yang jadi daya tarik utamanya.

    Selain itu, Mie Gacoan kerap membuat promosi hingga paket menu yang menarik banyak pengunjung. Dengan cabang yang tersebar di kota besar hingga kecil di Indonesia, Mie Gacoan menjadi salah satu restoran paling ramai dan selalu diantre di Indonesia.

    2. Waroeng SS

    Cuitan Kunto Aji Suka Makan di Warung Sambal Picu KontroversiWarung Sambal SS Foto: X

    Waroeng Spesial Sambal (SS) adalah restoran sambal autentik asal Yogytakarta yang selalu dipenuhi pengunjung di setiap cabangnya. Restoran ini terkenal dengan aneka lauk pauk khas Indonesia dan pilihan sambal yang melimpah. Didirikan sejak 2002, Waroeng SS menyajikan menu lezat seperti iga bakar, nila bakar, bebek goreng, hingga sayur asem, dipadukan dengan sambal bawang, terasi, mangga, dan banyak pilihan lainnya.

    Harga ekonomis, mulai dari Rp3.000, membuatnya digemari mahasiswa dan pecinta kuliner Nusantara. Dengan konsep warung modern yang sederhana namun nyaman, Waroeng SS hadir di berbagai kota besar dan kecil, termasuk Jakarta, Tangerang, hingga Bali.

    Cita rasa makanan yang sedap, harga terjangkau, dan variasi menu yang beragam adalah resep utama mengapa Waroeng SS selalu antr. Saking suksesnya restoran ini juga punya cabang di Malaysia. dengan sensasi pedas nagih.

    3. Soto Betawi H. Husein

    soto betawi h. huseinAntrean di warung soto betawi h. husein Foto: Devi S. Lestari / detikFood

    Selalu ludes terjual dalam hitungan jam. Soto Betawi H. Husein masuk ke dalam jajaran tempat makan soto legendaris di Jakarta, sekaligus tempat makan yang tak pernah sepi pengunjung sejak dulu. Kalau mau makan di sini harus siap antre untuk dilayani.

    Buka sejak tahun 1988 silam, warung soto Betawi yang ada di Manggarai, Jakarta Selatan ini punya racikan soton yang tidak pernah berubah. Kuah soto Betawi H. Husein ini termasuk tim kuah kuning karena ada beberapa soto betawi yang berkuah putih menggunakan paduan santan dan susu.

    Untuk pilihan menunya ada soto daging serta soto campur, yang terdiri dari jeroan, babat, dan paru. Kisaran harga satu porsinya sekitar Rp 35. 000 saja.


    4. Pagi Sore

    Sajian makanan di Pagi Sore.Sajian makanan di Pagi Sore. Foto: Instagram @pagisoreid

    Restoran Padang Pagi Sore adalah salah satu kuliner legendaris yang selalu diantre, terkenal dengan cita rasa Minang otentik dan bahan baku premium.

    Berdiri sejak 1973 di Palembang, restoran ini kini memiliki banyak cabang, terutama di Jakarta. Menu andalan seperti rendang, dendeng lambok, dan ayam panggang disajikan langsung di meja dengan tampilan khas rumah makan Padang yang berlimpah.

    Meski harga lauk mulai dari Rp35.000 dan menyasar kalangan menengah ke atas, pelanggan tetap setia antre karena kelezatan dan konsistensi rasa. Restorannya luas dan nyaman, cocok untuk makan bersama keluarga. Terdapat dua versi Pagi Sore akibat pemisahan kepemilikan tahun 2003, namun keduanya tetap mempertahankan kualitas tinggi. Cocok untuk pencinta masakan Minang premium.

    5. Warung MJS

    Ayam Rambut Setan dan Krecek Sedap Ada di Dekat SMA 3 JakartaAyam Rambut Setan dan Krecek Sedap Ada di Dekat SMA 3 Jakarta Foto: detikcom

    Warung MJS (Mbah Jingkrak Setiabudi) adalah restoran masakan Jawa autentik yang selalu dipadati antrean terutama saat jam makan siang dan jam makan malam. Hal ini berkatcita rasa khas dan suasananya yang unik. Berlokasi di Setiabudi, Jakarta Selatan, restoran ini menyajikan menu prasmanan ala Jawa yang dilayani staf, dengan hidangan populer seperti Ayam Kobong super pedas, Cumi Hitam, dan Tempe Mendoan.

    Interiornya homey, penuh ornamen antik dan nuansa Jogja yang instagramable, membuat pengunjung seolah makan di rumah tradisional. Viral di media sosial sejak 2013, tempat ini jadi favorit foodie dan pegawai kantoran di kawasan Setiabudi.

    Dengan kisaran harga makanan dari Rp 20.000, Warung MJS menawarkan pengalaman kuliner lengkap mulai dari menu prasmanan ala Jawa yang lengkap, suasana hangat, dan spot foto estetik di tengah maraknya resto modern di Jakarta.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Tempat Instagramable buat Cicipi Pizza Italia di Kota Hujan



    Bogor

    Akhir pekan, saatnya berburu tempat kuliner yang Instagramable. Di Bogor, ada spot kulineran baru yang menyajikan pizza asli Italia.

    Bogor jadi salah satu kota tujuan wisatawan untuk menghabiskan akhir pekan. Kota Hujan ini menjadi pilihan bagi para pecinta kuliner. Banyak tempat menarik yang bisa dicoba.

    Salah satunya adalah Altro Social Coffehouse and Kitchen. detikTravel berkunjung ke restoran ini beberapa waktu yang lalu. Altro berdiri di bangunan dua lantai yang cukup luas.


    Di lantai pertama, terdapat bar dan area duduk yang nyaman dengan dekorasi pohon-pohon buatan yang terkesan hangat. Sementara di lantai dua, Altro menyediakan ruang meeting, area duduk untuk perokok dan juga area duduk untuk non-perokok.

    Nama Altro sendiri diambil dari bahasa Italia yang berarti ‘berbeda’ alias different dalam bahasa Inggris.

    “Filosofinya adalah kami berusaha menampilkan konsep kafe yang berbeda. Yang tidak hanya memiliki outlet yang nyaman dan estetik, tetapi memiliki makanan dan minuman yang enak dan affordable,” jelas Nur Nabila, pemilik Altro kepada detikTravel, Senin (29/7).

    Altro BogorPizza yang rasanya lezat Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

    Salah satu menu andalan di sini adalah pizza. Ada beberapa pilihan menu pizza yang menjadi unggulan seperti quatro formaggi pizza, truffle carbonara pizza, carnivora pizza, dan pepperoni pizza.

    Menu andalannya adalah pizza formaggi dengan kombinasi white cream, mushroom paste, mozzarella, gorgonzola, parmesan cheese, egg dan truffle oil yang makin memberikan cita rasa meleleh di lidah.

    Selain makanan ala western, Altro juga menyajikan menu-menu nusantara, yaitu soto Betawi, rawon iga Surabaya, nasi goreng udang kecombrang, aneka ricebowl dan juga sop iga.

    Untuk minumannya ada produk kopi dan non kopi, seperti Rose Sparkling hingga Pistachio Chocolate, sampai makanan penutup (dessert) seperti Cheese Cake hingga Tiramisu yang mampu meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik lagi.

    Altro BogorTempat Instagramable buat cicipi pizza di Bogor Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

    Selain rasa makanannya yang juara, Altro bisa jadi tempat nongkrong yang estetik dan Instagramable. Suasana klasik modern dengan sentuhan berkelas, bisa jadi tempat berkumpul bersama keluarga, pasangan atau teman di akhir pekan.

    Salah satu pengunjung dari Jakarta bernama Hendra yang datang membawa istrinya mengaku sengaja ke sini untuk menyicipi pizza yang katanya resepnya autentik dari Italia.

    “Mau cobain pizzanya. Katanya selain formaggi pizza, carnivora pizza juga jadi salah satu makanan yang direkomendasikan,” ujar Hendra.

    Alamat, Jam Buka dan Harga

    Altro berada di Jalan Binamarga II Nomor 2, Baranangsiang, Bogor. Lokasinya mudah dijangkau dan tidak terlalu jauh dari pintu tol Bogor.

    Tempat makan pizza ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Pada akhir pekan, ada penampilan live music yang hadir dari sore hingga malam hari.

    Untuk harganya, minuman kopi rata-rata Rp 30 ribuan dan paling mahal Rp 50 ribuan. Makanan pembuka (appetizer) sekitar Rp 40 ribuan, ricebowl Rp 40 ribuan, pizza dan pasta Rp 80 ribuan. Sedangkan untuk dessert, berkisar Rp 40 ribuan.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 3 Resep Sajian Berkuah, Enak dan Hangat Disantap Saat Hujan


    Jakarta

    Beberapa hari terakhir, hujan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia. Di tengah cuaca yang mendung dan udara yang dingin, tidak ada yang lebih menggoda selain menyantap hidangan berkuah yang segar dan penuh rasa.

    Tak hanya mengenyangkan, sajian berkuah mampu menghangatkan tubuh dan memberikan kenyamanan. Berikut ini adalah resep hidangan berkuah yang cocok dinikmati saat hujan turun.

    Empal Gentong


    Empal gentong merupakan salah satu kuliner khas Cirebon, Jawa Barat, yang sudah melegenda. Hidangan berbahan dasar daging sapi ini, dimasak dalam gentong tanah liat untuk memberi cita rasa khas yang sulit ditandingi.

    Sekilas, tampilan empal gentong mirip dengan gulai karena kuahnya yang berwarna kuning dengan bumbu rempah yang kaya. Dengan potongan daging empuk, ditambah jeroan seperti babat dan usus membuat rasanya semakin nikmat. Tak heran empal gentong ini menjadi favorit banyak orang.

    Jika memiliki stok daging sapi dan jeroan, sajian ini bisa menjadi pilihan olahan yang menggugah selera. Berikut ini adalah Resep Empal Gentong khas Cirebon lengkap dengan tips memasaknya dari Sasa:

    Bahan-bahan:

    – 250 ml Sasa Santan Cair

    – 250 gr daging sapi (sandung lamur atau sengkel)

    – 500 ml air

    – 1 lembar daun salam

    – 1 batang serai, memarkan

    – 1 cm lengkuas, memarkan

    – 2 siung bawang putih, haluskan

    – 3 siung bawang merah, haluskan

    – 1 sdt ketumbar bubuk

    – 1/2 sdt kunyit bubuk

    – 1/2 sdt merica bubuk

    – 1/2 sdt gula pasir

    – Garam secukupnya

    – Minyak untuk menumis

    Cara Membuat

    1. Rebus daging sapi hingga empuk, lalu potong dadu kecil. Simpan air rebusannya sebagai kaldu. (bisa menggunakan metode slow cooking di rice cooker.)

    2. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang merah, bawang putih, ketumbar, kunyit, serai, daun salam, dan lengkuas hingga harum.

    3. Masukkan bumbu tumis ke dalam kaldu, tambahkan potongan daging sapi.

    4. Tuang Sasa Santan, masak dengan api kecil sambil diaduk perlahan agar Sasa Santan tidak pecah.

    5. Tambahkan garam, gula, dan merica. Masak hingga kuah mengental dan bumbu meresap.

    6. Sajikan dengan bawang goreng dan kucai, serta nikmati bersama lontong atau nasi.

    Tips Penyajian:

    1. Agar hidangan ini semakin nikmat, berikut beberapa tips penyajian yang bisa kamu coba:

    2. Empal Gentong dengan Lontong – Kombinasi kuah gurih dengan lontong kenyal akan membuat cita rasa lebih lezat.

    3. Empal Gentong dengan Nasi Hangat – Cocok buat yang ingin sensasi kenyang maksimal.

    4. Empal Gentong Pedas – Tambahkan sambal kering atau cabai rawit utuh dalam kuah untuk sensasi pedas menggoda.

    5. Empal Gentong dengan Kerupuk Kulit – Memberikan tambahan tekstur renyah saat disantap.

    6. Empal Gentong dengan Jeruk Nipis – Perasan jeruk nipis bisa menambah kesegaran dan keseimbangan rasa.

    Soto Betawi

    Soto Betawi dikenal dengan cita rasanya yang gurih dan kaya rempah. Isiannya daging dan jeroan, seperti babat, paru, dan kikil. Tak lupa dilengkapi dengan potongan tomat dan kentang.

    Kemudian diguyur dengan kuah santan. Ada juga beberapa yang menggunakan susu yang creamy sebagai kuah, atau kombinasi keduanya. Semuanya tetap menghadirkan rasa yang lezat. Simak Resep Soto Betawi rekomendasi dari Sasa berikut ini.

    Bahan-bahan:

    Bumbu Halus:

    – 8 bawang merah

    – 5 bawang putih

    – 5 kunyit

    – 8 kemiri

    – 5 cabai merah besar

    Bahan Lain:

    – 1 kg daging sapi rebus

    – 5 lembar daun salam

    – 4 batang sereh

    – 30 gr lengkuas

    – 5 batang cengkeh

    – Kapulaga

    – 5 cm kayu manis

    – Sasa Santan Bubuk

    – Air

    – Garam

    – Merica

    – Sasa Kaldu Sapi

    Cara Membuat:

    1. Tumis bumbu halus hingga benar benar matang dan tanak sempurna.

    2. Tambahkan air secukupnya untuk merebus daging.

    3. Masukkan rempah rempah, salam sereh, lengkuas, kayumanis, kapulaga, dan cengkeh.

    4. Rebus daging hingga matang dan lunak.

    5. Setelah daging diangkat, masukkan Sasa Santan Bubuk, gula, Sasa Kaldu Sapi, dan merica sesuai selera.

    6. Sajikan bersama potongan tomat, perasan jeruk limau, emping, daging, dan juga daun bawang.

    Sop Iga

    Selain dibakar, iga sapi juga enak diolah menjadi hidangan sop yang hangat dan sedap. Kamu bisa menambahkan tomat untuk memberi sentuhan rasa yang asam segar, dengan isian wortel dan kentang. Rasanya pasti semakin sedap, apalagi jika disantap saat hangat. Ingin membuatnya di rumah? Berikut Resep Sop Iga dari Sasa yang siap bikin lidah bergoyang.

    Bahan-bahan:

    – 500 gram iga sapi, potong-potong sesuai selera

    – 2 liter air untuk merebus

    – 1 buah wortel, potong serong

    – 1 buah kentang, potong dadu

    – 2 batang seledri, potong-potong

    – 2 batang daun bawang, potong-potong

    – 5 siung bawang putih, geprek dan cincang halus

    – 1 buah bawang bombay, iris tipis

    – 3 cm jahe, memarkan

    – 2 lembar daun salam

    – 1 batang serai, memarkan

    – Garam dan merica secukupnya

    – 1 sendok teh Sasa Bumbu Ekstrak Daging Sapi atau sesuai selera

    – Bawang goreng secukupnya untuk taburan

    – Tomat potong-potong dan jeruk nipis untuk pelengkap

    Cara Membuat:

    1. Rebus iga sapi hingga empuk selama kurang lebih 1-2 jam. Caranya, masukkan iga sapi ke dalam panci berisi air mendidih. Tambahkan daun salam, jahe, dan serai untuk menghilangkan bau amis dan menambah aroma harum pada kaldu. Pastikan untuk selalu memantau proses perebusan dan buang kotoran yang mengapung di permukaan air agar kaldu tetap jernih.

    2. Sambil menunggu iga sapi empuk, tumis bumbu. Panaskan sedikit minyak dalam wajan, lalu tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan kecoklatan. Bumbu yang ditumis ini akan memberikan rasa yang lebih mendalam pada sop nanti.

    3. Setelah iga sapi empuk, tambahkan wortel dan kentang ke dalam panci. Masak hingga sayuran setengah matang, lalu masukkan tumisan bawang putih dan bawang bombay. Tambahkan garam, merica, dan Sasa Bumbu Ekstrak Daging Sapi sesuai selera. Masak kembali hingga sayuran matang sempurna dan semua bahan menyatu dengan baik.

    4. Sebelum diangkat, jangan lupa untuk mencicipi sopnya. Jika rasa sudah pas, matikan api dan masukkan potongan daun bawang serta seledri. Aduk rata dan sop siap disajikan.

    5. Untuk penyajian, tuangkan sop ke dalam mangkuk, tambahkan tomat, perasan jeruk nipis, dan taburan bawang goreng di atasnya. Sajikan sop iga bening ini selagi panas bersama nasi putih hangat dan Sasa Sambal Terasi jika suka pedas.

    Hujan yang masih mengguyur sejumlah daerah di Indonesia merupakan momen yang pas untuk menyantap hidangan berkuah hangat. Tak hanya praktis dibuat, aneka resep di atas juga cocok disantap bersama keluarga di rumah.

    Yuk, mulai siapkan bahan-bahannya dan hadirkan suasana hangat lewat semangkuk makanan berkuah favorit! Ketiga menu tersebut bisa kamu olah lebih praktis menggunakan produk-produk dari Sasa. Dengan bahan berkualitas pilihan, produk Sasa tidak hanya memudahkan masak, tapi juga aman dan sehat untuk dikonsumsi.

    (ega/ega)



    Sumber : food.detik.com