Jakarta –
Asupan makanan dapat mempengaruhi kesuburan pada organ reproduksi pria. Agar tak keliru, hindari pola makan yang dapat menurunkan kualitas sperma ini.
Asupan nutrisi terbesar datang dari pola makan dan kebiasaan makan yang dilakukan setiap hari. Ketika memberikan asupan yang tepat ke dalam tubuh nutrisinya akan berubah menjadi vitamin dan mineral untuk membantu kinerja organ tubuh.
Begitu pula sebaliknya. Asupan makanan dan nutrisi yang salah dapat berdampak negatif dan menimbulkan gangguan. Termasuk pada organ reproduksi orang dewasa yang begitu dipengaruhi dengan asupan makanan.
Untuk pria dewasa, ternyata ada beberapa pola makan yang harus dihindari jika tidak ingin kesuburannya terganggu. Kesalahan kebiasaan makan yang buruk diungkapkan oleh ahli gizi dapat menurunkan kualitas sperma untuk membuahi sel telur.
Baca juga: Kocak! YouTuber Bikin Restoran Ramen Palsu Berujung Viral
Berikut ini 5 pola makan yang salah bagi pria melansir UChichago Medicine:
Daging olahan tidak disarankan jika bapak-bapak ingin lebih subur. Foto: Getty Images/Shisanupong Khankaew |
1. Konsumsi daging olahan
Daging olahan menjadi produk yang paling laris di supermarket. Rasanya yang enak dan pengolahannya yang tidak membutuhkan cara rumit sering menjadi pilihan konsumen.
Sayangnya di balik kepraktisannya, produk daging olahan memiliki efek samping yang tidak selezat rasanya. Daging olahan dikaitkan oleh ahli dengan beberapa gejala penyakit yang berpotensi membahayakan organ tubuh.
Melalui beberapa penelitian, konsumsi daging olahan dapat mengurangi konsentrasi sperma. Daging olahan yang dimaksud seperti hot dog, salami, bacon, dan produk lainnya.
2. Kurang sayur dan buah-buahan
Sebuah penelitian terhadap 250 orang dewasa berusaha menganalisa sperma partisipan pria. Ditemukan bahwa pria yang mengonsumsi banyak buah dan sayuran cenderung memiliki kekentalan sperma yang lebih baik.
Penemuan ini juga terlihat dari perbedaan kualitas sperma para pelaku vegetarian dibandingkan pelaku diet lainnya. Sayuran, terutama yang berdaun hijau, memiliki serat untuk meningkatkan ketahanan sperma.
Setidaknya ada beberapa asupan nutrisi yang harus dipenuhi melalui asupan sayur dan buah, yaitu co-enzyme Q10, vitamin C dan likopen. Sayur dan buah juga memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah rusaknya sperma gegara radikal bebas.
Makanan tinggi lemak dan yang terpapar pestisida juga tak disarankan di halaman berikutnya.
3. Konsumsi pemanis
Banyak penelitian dilakukan oleh ahli memperkuat bukti bahwa konsumsi gula dan pemanis tidak sebaik rasanya. Pada penelitian yang dilakukan tahun 2014 minuman manis dapat berdampak buruk pada sperma.
Penelitian ini melihat bahwa pria yang mengonsumsi 1 gelas, atau 1 botol, dan atau satu kaleng minuman manis memiliki kualitas sperma yang buruk. Sel sperma dari konsumen minuman manis cenderung tidak aktif bergerak untuk membuahi sel telur.
Selain itu asupan manis juga dapat meningkatkan insulin yang dampaknya memicu inflamasi pada sperma. Meminimalisir atau menghindari minuman manis akan jauh lebih baik untuk perkembangan sel sperma.
4. Pestisida dan Bisphenol A (BPA)
Kandungan BPA pada penggunaan botol plastik juga wajib diperhatikan. Foto: Getty Images/Shisanupong Khankaew |
Mengubah pilihan dengan mengonsumsi makanan organik atau memilih wadah minuman non plastik adalah awal yang bagus. Tanpa disadari banyak konsumen yang menelan pestisida melalui sayuran dan buah-buahan yang dibeli di supermarket dan pasaran.
Begitu pula dengan ikan dan daging yang terpapar pestisida melalui airnya. ahli gizi dan urology juga tidak menyarankan mengonsumsi air minum kemasan atau menggunakan secara berulang botol plastik sekali pakai.
Alasannya ada kandungan bisphenol A (BPA) dan pestisida memiliki kandungan kimia yang dapat meniru estrogen. Bagi pria masuknya kandungan estrogen akan memicu lemahnya sperma.
5. Produk susu tinggi lemak
Pada berbagai pernyataan susu diartikan sebagai asupan yang sehat dan baik untuk tubuh. Tetapi jika kamu merasa tubuhmu mengandung sperma, sebaiknya lebih selektif untuk memilih produk susu yang dikonsumsi.
Beberapa susu diproduksi dengan kandungan lemak yang tinggi dan sebagian lainnya sudah direkayasa untuk mengurangi kadar lemaknya. The Rochester Young Men melakukan sebuah analisa yang menemukan hubungan kebiasaan minum susu dengan kualitas sperma.
Pria berusia 18-22 tahun tidak disarankan untuk mengonsumsi susu dengan kadar lemak yang tinggi. Alasannya susu jenis ini dapat menurunkan jumlah dan kelincahan sperma sehingga tidak akan baik ketika membuahi sel telur.
Baca juga: Duh! Pesan Makanan hingga Rp 3,2 Juta, Pria Ini Ogah Patungan
(dfl/odi)
![]() |
Source : unsplash.com / Lily Banse
Ada Benarnya, Ternyata Pakai Celana Dalam Ketat Bisa Bikin Kualitas Sperma ‘Anjlok’ Jakarta – Terdapat sejumlah hal yang dapat menurunkan kualitas sperma seorang pria, seperti mengonsumsi terlalu banyak makanan berlemak, minum minuman beralkohol, merokok dan stres. Di samping itu beberapa orang beranggapan kebiasaan sepele seperti memakai celana dalam ketat dapat merusak kualitas sperma dan menurunkan tingkat kesuburan pria. Hal ini dibenarkan oleh spesialis urologi dr Ponco Birowo, SpU(K), PhD. Menurutnya, celana dalam ketat dapat meningkatkan suhu di testis, sehingga mengganggu produksi sperma.
“Pabriknya spermatozoa kan di testis, testis itu letaknya di bawah, bukan di dalam perut. Kenapa? Untuk pembentukan spermatozoa suhunya harus 2-4 derajat lebih dingin, jadi dia nggak boleh kepanasan,” ujarnya saat diwawancarai detikcom beberapa waktu lalu. “Nah kalau misal kita pakai celana dalam ketat apa yang terjadi? Testisnya jadi ditempel ke badan kita, suhunya akan meningkat. Kalau suhunya meningkat, jadi tidak bekerja,” sambungnya.
dr Ponco menambahkan pria yang sering sauna juga dapat mengalami penurunan pada kualitas spermanya. “Begitu juga kalau misalnya laki-laki itu sering sauna. Sauna kan berendam di air panas, dan jangka waktunya lama itu kan,” katanya. Ia pun mewanti-wanti kebiasaan menggunakan laptop di atas pangkuan. Menurutnya, kebiasaan ini dapat meningkatkan suhu testis dan merusak kualitas sperma. “Suka ngetik laptop di pangkuan, itu udah ada penelitiannya, akan naik 18 derajat suhu di testis,” tandasnya. (ath/kna) Image : unsplash.com/ Spacejoy 5 Makanan yang Bikin Gairah Seks Pasutri Makin ‘On Fire’
Jakarta – Kenikmatan saat bercinta adalah hal yang sangat dinantikan oleh banyak pasangan suami istri. Salah satu yang dapat mempengaruhi kenikmatan bercinta adalah gairah seksual. Semakin bertambahnya usia, gairah seks pria maupun wanita rentan semakin menurun. Hal ini sebetulnya menjadi perubahan normal dalam hidup. Untuk mengatasinya, banyak orang menggunakan afrodisiak yang dapat meningkatkan gairah seks. Afrodisiak merupakan makanan, minuman, dan herbal yang meningkatkan hasrat untuk berhubungan seks.
Dikutip dari Medicinenet, tidak semua zat afrodisiak bekerja dengan cara yang sama. Zat-zat ini dapat menurunkan kortisol (hormon stres), meningkatkan kadar testosteron (hormon yang meningkatkan gairah seks), atau sekadar membuat seseorang merasa senang dan rileks. Berikut beberapa afrodisiak atau asupan yang dapat membantu meningkatkan hasrat seseorang untuk berhubungan seks:
1. Ginkgo bilobaPengobatan tradisional China yang menggunakan ginkgo biloba sebagai sediaan ‘tonik’ untuk mengembalikan keseimbangan tubuh. Zat ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, yang dapat membantu mengatasi disfungsi seksual. Selain itu, zat ini juga digunakan untuk meningkatkan energi seksual. 2. L-argininAsam amino ini berfungsi sebagai antioksidan, dan merupakan suplemen yang bagus untuk kesehatan seksual. Zat ini meningkatkan aliran darah, membantu mencegah penyakit jantung, dan mungkin juga dapat membantu mengobati infertilitas pria. Zat ini juga umum digunakan oleh pria yang ingin mengobati masalah tekanan darah tinggi. Jika seseorang mengalami hal ini, konsultasikan dengan dokter sebelum menggabungkan obat tekanan darah dengan suplemen ini. Untuk meningkatkan asupan asam amino ini, dapat dengan mengkonsumsi beberapa makanan. Misalnya makanan kaya protein seperti ikan, daging, ayam, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan susu. 3. CokelatCokelat terkenal dapat membuat orang bersemangat untuk berhubungan seks. Makanan ini mengandung senyawa yang disebut fenilalanin, yang meningkatkan zat kimia otak tertentu yang membuat orang lebih bahagia. 4. TiramTiram dapat meningkatkan libido atau bertindak sebagai afrodisiak dalam arti dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik. Tiram mentah dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Kandungan seng yang ada di dalam tiram dapat membantu meningkatkan testosteron, yang membantu menjaga suasana hati dan libido yang sehat pada pria maupun wanita. Tiram juga mengandung taurin, asam amino yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung dan saraf. 5. StroberiStroberi mengandung vitamin C, senyawa yang dapat meningkatkan gairah seks seseorang. Selain itu, buah ini juga dapat membantu pria mengurangi risiko kanker prostat. (sao/naf) Image : unsplash.com/ Spacejoy Pasutri Catat, Ini Waktu Terbaik Bercinta agar Cepat Hamil
Jakarta – Waktu berhubungan seks ternyata dapat berpengaruh pada peluang kehamilan. Pada dasarnya, hormon akan berfluktuasi sepanjang hari. Kunci untuk bisa mendapatkan peluang kehamilan yang terbaik adalah dengan menyesuaikan hormon pasangan. Selain itu, berhubungan seks di waktu-waktu tertentu juga dapat memperbaiki suasana hati atau mood, serta menurunkan tingkat stres. Selain dari segi waktu, peluang kehamilan juga bisa dipengaruhi beberapa hal lainnya. Misalnya seperti faktor usia, kondisi kesehatan, frekuensi berhubungan seks, hingga masa subur.
Lantas, kapan waktu yang tepat untuk bercinta? 1. Pagi Sebelum BeraktivitasMenurut hasil studi, jumlah sperma saat pagi dinilai lebih banyak dibandingkan waktu lainnya. Hal ini yang memungkinkan untuk proses pembuahan yang lebih efektif.
Jurnal Chronobiology International, disebutkan bahwa air mani yang keluar sebelum pukul 07.30 pagi merupakan kualitas sperma yang terbaik. 2. Bercinta saat Masa SuburDikutip dari Your Fertility, seorang wanita hanya bisa hamil selama ‘masa subur’ dalam siklus menstruasi. Masa subur merupakan hari saat sel telur dilepaskan dari ovarium (ovulasi) dan lima hari sebelumnya. Jika berhubungan seks di waktu-waktu ini, akan memberikan peluang terbaik untuk hamil. Masa subur wanita mungkin terjadi saat hari-hari dalam siklus menstruasi. Ini bergantung pada lamanya siklus menstruasi yang bisa bervariasi pada setiap wanita. 3. Bercinta Sore HariWaktu terbaik untuk berhubungan seks menurun penelitian sains adalah pukul 3 sore. Waktu ini dinilai ideal, baik untuk suami maupun istri. Dikutip dari Men’s Health, di waktu tersebut wanita mengalami lonjakan hormon estrogen. Di waktu yang sama, hormon testosteron pria juga meningkat. Waktu bercinta pukul 3 sore ini bisa dilakukan saat masa ovulasi, supaya peluang terjadinya kehamilan lebih besar. Meski begitu, harus dipastikan kondisi suami maupun istri dalam keadaan sehat. 4. Dua hingga Tiga Kali SemingguUntuk meningkatkan peluang kehamilan, rutin berhubungan seks juga diperlukan. Namun, rutin ini bukan berarti harus setiap hari berhubungan seks. Pasangan suami istri bisa membuat jadwal untuk berhubungan seks, misalnya dua sampai tiga kali seminggu. Jika terlalu sering bercinta, itu bisa menurunkan kualitas sperma dan membuatnya sulit untuk membuahi sel telur. Menurut riset dari Fertility and Sterility, sperma berkualitas dapat terkumpul selama 2-3 hari. Jika di rentang waktu tersebut terjadi pembuahan, kemungkinan bisa hamil. Meski frekuensi bercinta ditingkatkan, perlu diperhatikan agar tidak memicu stres atau menjadi beban yang bisa saja membuat sulit untuk hamil. (sao/suc) Image : unsplash.com/ Spacejoy Seberapa Sering Pria Harus Keluarkan Sperma dalam Seminggu? Jakarta – Ejakulasi sering menjadi topik yang dibicarakan seputar kesehatan seksual pria. Salah satu yang kerap menjadi pertanyaan apakah ada kaitan frekuensi ejakulasi dengan kesehatan pria. Adakah batasan dalam seminggu, seberapa sering pria harus mengeluarkan sperma? Penelitian menunjukkan ejakulasi tidak hanya memberikan kepuasan seksual, tetapi juga memiliki dampak positif bagi kesehatan. Dikutip dari laman Men’s Health, pria umumnya ejakulasi 21 kali dalam sebulan. Dalam studi yang diterbitkan di jurnal European Urology, lebih dari 31.000 pria terlibat dalam penelitian yang meminta mereka melaporkan frekuensi ejakulasi mereka.
Hasilnya, pria yang ejakulasi lebih sering memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat, bahkan hingga sepertiga lebih kecil. Penulis penelitian ini menyatakan bahwa mereka mengevaluasi hubungan antara frekuensi ejakulasi di usia dewasa dan khusus pada tren kanker prostat di Amerika Serikat. Meskipun tidak ada pedoman medis yang spesifik mengenai berapa kali pria harus berejakulasi, studi ini menekankan bahwa aktivitas seksual yang lebih sering, termasuk ejakulasi, dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan.
Secara umum, ejakulasi yang sering dianggap aman, dan tidak ada jumlah pasti yang direkomendasikan. Dikutip dari laman Medical NewsToday, menunda ejakulasi malah berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan akibat penumpukan air mani di prostat dan vesikula seminalis. Berikut sederet manfaat dari ejakulasi:
Secara keseluruhan, meskipun tidak ada rekomendasi medis yang jelas tentang seberapa sering seorang pria harus berejakulasi, menjaga frekuensi yang sehat dapat memberikan berbagai manfaat penting. Ini tidak hanya membantu mengurangi risiko kanker prostat, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. (naf/naf) Image : unsplash.com/ Spacejoy Gairah Pasutri Lagi Ngedrop? Coba 5 Makanan Ini demi Dongkrak Libido Jakarta – Tingkat gairah seksual seseorang berkaitan erat dengan kesehatan fisik dan emosional. Hal ini membuat makanan yang dikonsumsi, juga dapat berperan penting dalam menjaga libido. Selain meningkatkan libido, diet yang tepat juga dapat membantu memperlancar aliran darah, meningkatkan kesehatan jantung, serta stamina yang berkaitan erat dengan hubungan intim. Dikutip dari Healthline, berikut sederet makanan yang dapat membantu mendongkrak libido: 1. DagingBeberapa jenis daging yang mengandung asam amino tertentu dapat membantu meningkatkan libido dan kehidupan seks. Makanan berprotein tinggi seperti daging sapi dan ayam mengandung senyawa yang dapat membantu meningkatkan aliran darah.
Senyawa yang dimaksud adalah karnitin, L-arginin, dan seng. Ketiga senyawa tersebut dapat meningkatkan kesehatan aliran darah yang berkaitan erat dengan respons seksual. Sebuah studi khusus menemukan, suplemen arginin dapat membantu mengobati disfungsi ereksi ringan hingga sedang. Konsumsi dalam jumlah moderat sangat disarankan untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal dan menghindarkan diri dari masalah jantung.
Jika sedang menjalani diet vegetarian, nutrisi tersebut masih bisa didapatkan dari biji-bijian, susu, dan keju. 2. Kacang-kacanganDaripada mengonsumsi camilan tidak sehat seperti permen atau keripik, coba alihkan pada makanan lebih sehat seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Kacang mete dan kacang almond mengandung banyak seng dan L-arginin yang baik untuk kesehatan seksual. Beberapa jenis kacang dan biji-bijian yang bisa dicoba meliputi kacang kenari, biji labu, biji bunga matahari, pecan, hazel, kacang tanah, serta kacang kenari yang memiliki omega-3. 3. ApelApel memiliki senyawa quercetin, sebuah antioksidan sejenis flavonoid yang menawarkan sederet manfaat untuk performa seksual. Manfaatnya meliputi meningkatkan sirkulasi, mengatasi disfungsi ereksi, hingga mengelola gejala prostatitis (peradangan atau infeksi kelenjar prostat). Sebuah studi pada tahun 2016 menunjukkan asupan quercetin setidaknya 500 mg sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi berkaitan erat dengan masalah disfungsi ereksi pada pria dan minat seks yang lebih rendah pada wanita. Aliran darah yang lebih rendah ke vagina dapat memengaruhi cara tubuh memberikan respons aktivitas seksual. Selain apel, beberapa jenis makanan lain tinggi flavonoid lain yang bisa dikonsumsi adalah:
4. SalmonSalmon merupakan salah satu jenis ikan tinggi asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung. Ikan berdaging merah seperti salmon, sarden, dan tuna memberikan peran yang besar untuk menjaga kesehatan seksualitas seseorang. Sebuah studi dilakukan pada tahun 2017 mengungkapkan omega-3 dapat membantu mencegah penumpukan plak di arteri. Hal ini dapat meningkatkan aliran darah yang sehat ke seluruh tubuh. Menjaga sistem peredaran darah agar bekerja dengan lancar mengurangi risiko penyakit tertentu yang mengganggu fungsi seksual. Ikan juga memiliki kandungan protein, vitamin D, zat besi, serta seng yang baik. Oleh karena itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) merekomendasikan orang-orang untuk setidaknya mengonsumsi dua porsi ikan setiap pekan. 5. OysterOyster mengandung banyak seng yang baik untuk meningkatkan performa seksualitas. Senyawa tersebut dapat meningkatkan aliran darah, salah satunya ke organ seksualitas. Berdasarkan sebuah studi pada tahun 2018, kekurangan seng dapat berdampak negatif pada kadar testosteron. Testosteron merupakan hormon yang salah satu fungsinya adalah mendorong libido dan produksi sperma pada pria. Oyster bisa dikatakan salah satu sumber seng terbaik. Satu porsi oyster bahkan bisa memenuhi 673 persen kebutuhan harian. Jika tidak suka dengan oyster, jenis seafood lain seperti kepiting atau lobster juga bisa menjadi alternatif. (avk/naf) Image : unsplash.com/ Spacejoy 6 Makanan Ini Bisa Dongkrak Gairah di Ranjang, Nggak Perlu Obat Kuat
Jakarta – Sebagian orang memilih meningkatkan performa seksual mereka dengan bantuan obat-obatan atau suplemen. Sedangkan yang lain memilih opsi yang lebih alami, seperti mengonsumsi makanan afrodisiak. Afrodisiak adalah zat yang dapat meningkatkan gairah seksual. Nama afrodisiak berasal dari Aphrodite, dewi cinta bangsa Yunani kuno. Dikutip dari Health, afrodisiak bekerja dengan cara menunjang potensi seksual, seperti meningkatkan ereksi, gairah, dan kenikmatan saat berhubungan intim. Hal ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya:
Meningkatkan aliran darah Afrodisiak meningkatkan aliran darah ke bagian tubuh, seperti penis, sehingga meningkatkan fungsi seksualnya.
Meningkatkan pelumasan dan sensitivitas Afrodisiak meningkatkan kenikmatan seksual dengan melumasi area genital dan meningkatkan sensitivitas di area tersebut. Memengaruhi hormon Afrodisiak meningkatkan gairah seks dengan mengubah atau meningkatkan hormon seks, seperti testosteron dan estrogen. Lantas, apa saja afrodisiak alami yang dapat membantu meningkatkan gairah dan performa bercinta? Dikutip dari WebMD, berikut pembahasannya. 1. Kacang-kacanganKacang almond, kenari, dan hazelnut dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh bagian tubuh. Bagi pria, hal ini dapat membantu mereka mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Sirkulasi darah yang baik juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan tekanan darah. 2. AlpukatAlpukat adalah satu dari sedikit buah yang mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan. Alpukat juga mengandung folat, vitamin yang dibutuhkan untuk memproduksi histamin. Histamin adalah senyawa yang dilepaskan tubuh saat orgasme. Selain itu, alpukat juga membantu menjaga keseimbangan hormon. 3. DelimaDelima sering disebut sebagai ‘makanan super’ lantaran mengandung antioksidan tinggi. Studi menunjukkan jus dari buah ini dapat membantu meningkatkan jumlah testosteron pada pria dan wanita. Hormon ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan gairah seks. 4. Buah BeriBuah beri, seperti blackberry, blueberry, dan stroberi bukan sekadar makanan yang baik untuk kesehatan. Buah-buahan ini juga mengandung senyawa yang dapat mendukung fungsi seksual. Salah satunya adalah flavonoid. Penelitian menemukan makanan yang kaya akan flavonoid dapat menurunkan risiko disfungsi ereksi pada pria. Beberapa buah beri, seperti blackberry, juga mengandung zinc yang berperan dalam mengatur produksi testosteron. 5. GinsengSejumlah studi menunjukkan ginseng dapat meningkatkan gairah seksual pada wania pascamenopause, dan membantu pria mempertahankan ereksi. Ginseng merah merupakan varian yang populer sebagai afrodisiak. Beberapa penelitian menunjukkan ginseng merah dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi. 6. MacaMaca merupakan akar tanaman yang tumbuh di Pegunungan Andes, Amerika Selatan. Maca dipercaya sebagai obat tradisional yang dapat membantu meningkatkan gairah dan mengatasi disfungsi seksual. Maca juga dipercaya dapat meningkatkan motilitas sperma dan fertilitas pada pria. (ath/suc) Image : unsplash.com/ Spacejoy 10 Bahan Alami agar Tahan Lama saat Berhubungan untuk Pria
Jakarta – Kesehatan seksual menjadi bagian penting bagi kesejahteraan pria dan wanita. Berbagai faktor, termasuk gaya hidup, tingkat stres, hingga pola malam dapat mempengaruhi vitalitas pria. Sementara banyak yang memilih obat-obatan instan, ada bahan alami yang bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Bahan-bahan ini mulai dari buah-buahan, rempah, hingga makanan sehat lainnya. Berikut bahan alami agar pria tahan lama berhubungan: 10 Bahan Alami untuk Pria Agar Tahan Lama saat BerhubunganBeberapa bahan alami seperti pisang, stroberi, tiram, bayam, dan bawang putih bisa membantu pria agar tahan lama saat berhubungan. Mengutip laman Lybrate, Netmeds, Healthshots, hingga Precisemens Medical, begini penjelasannya:
1. PisangPisang merupakan sumber bromelain dan vitamin B yang sangat baik. Menurut laman Marham, kandungan ini mengatur hormon testosteron, meningkatkan libido, kinerja seksual, dan stamina secara keseluruhan. Pisang juga mengandung vitamin A, B6, C, kalium, dan antioksidan yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh menghasilkan sperma sehat. Sementara itu, dua mineral penting pisang, yaitu magnesium dan mangan penting untuk kesehatan prostat.
2. StroberiSebuah penelitian dalam Pharmacognosy Review. stroberi bisa meningkatkan libido dan perilaku seksual. Selain itu, stroberi mengandung asam folat yang digunakan tubuh untuk membuat sel sperma. Kandungan flavonoid dari buah ini juga bisa membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. 3. SemangkaBerkat kandungan citrullinenya, semangka bisa meningkatkan kesehatan seksual. Asam amino ini membantu meningkatkan aliran darah yang sehat di pembuluh darah, sehingga memudahkan pra mencapai ereksi. Buah ini juga mengandung likopen, senyawa yang menurut penelitian bisa meningkatkan kesuburan pria dan kualitas sperma. Secara ilmiah, semangka juga dapat mengurangi risiko penyakit kronis, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular lainnya. 4. TiramTiram mengandung seng tinggi yang bisa meningkatkan produksi testosteron dan fungsi seksual pada pria. Makanan laut ini juga kaya dengan kolesterol baik dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. 5. BayamBayam adalah sumber magnesium baik, yang sangat penting dalam produksi hormon seks, seperti testosteron. Magnesium juga baik untuk menurunkan tekanan darah dan meredakan kekhawatiran. 6. Ikan BerlemakMakanan berlemak seperti tuna, salmon, dan makarel mengandung asam omega-3. Lemak sehat ni meningkatkan kesehatan jantung, pembuluh darah, paru-paru, dan fungsi seksual. Selain itu, makanan berlemak juga baik untuk melawan penyebab psikogenik disfungsi ereksi, yaitu kecemasan dan suasana hati yang murung. 7. Bawang PutihBawang putih dapat meningkatkan libido dan meningkatkan kinerja seksual. Rempah ini mengandung senyawa allicin yang dikenal bisa meningkatkan aliran darah. Sirkulasi darah yang baik sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi. 8. JaheJahe telah lama digunakan sebagai stimulan untuk meningkatkan gairah seksual dan libido secara alami. Penelitian menunjukkan, jahe bisa mencegah pembekuan darah dan membantu melebarkan pembuluh darah untuk meningkatkan gairah seksual. 9. GooseberryGooseberry membantu meningkatkan stamina dan suasana hati secara keseluruhan. Buah ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan hasrat seksual. 10. KurmaMenurut health shots, kurma mengandung gula alami, seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang memberi energi pada tubuh. Peningkatan kadar energi bisa meningkatkan stamina secara keseluruhan, yang berdampak positif pada gairah seks. Kurma juga mengandung triptofan yang bisa meningkatkan produksi serotonin. Kandungan ini dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik. Tentunya konsumsi bahan alami agar tahan lama saat berhubungan untuk pria harus disertai penerapan pola hidup sehat. Olahraga rutin, tidak merokok, dan konsumsi nutrisi seimbang akan menjaga kesehatan seksual pria. (row/row) Image : unsplash.com/ Spacejoy |


