Tag: sport tourism

  • Lari dengan Pemandangan Telomoyo, Merbabu, Rawa Pening


    Jakarta

    Industri sport tourism di Indonesia semakin menggeliat, terutama melalui event-event yang mampu menggabungkan pesona wisata alam dengan aktivitas fisik yang menantang.

    Salah satu yang patut kamu lirik adalah Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2025, sebuah lomba lari lintas alam berskala nasional hingga internasional yang siap digelar pada 4-5 Oktober 2025 mendatang di kawasan Telomoyo, Jawa Tengah.

    Diselenggarakan sebagai bagian dari Festival Telomoyo ke-9, GTR Ultra 2025 akan menjadi edisi ke-3 dari ajang ini. Lokasi start dan finis akan berpusat di Lapangan Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.


    Jalurnya? Nggak main-main, para peserta akan diajak menyusuri jalur penuh keindahan mulai dari Gunung Gajah Telomoyo, Pagergedog, Sepakung, hingga Gumuk Reco. Sepanjang lintasan, kamu akan disuguhi panorama tiga gunung sekaligus,Telomoyo, Merbabu, dan Ungaran, plus view eksotis Danau Rawa Pening dari ketinggian.

    Ajang ini menawarkan empat kategori lomba berdasarkan jarak dan tingkat elevasi:

    • 7 Km (elevation gain 400 m)
    • 12 Km (elevation gain 800 m)
    • 30 Km (elevation gain 1.200 m)
    • 52 Km (elevation gain 2.500 m)

    Gajah Trail Run Ultra bukan sekadar lomba, tapi juga menjadi simbol sinergi antara olahraga dan pemberdayaan masyarakat. Lewat jalur yang melewati desa-desa wisata, sawah, dan pegunungan, kamu akan merasakan langsung interaksi dengan kearifan lokal masyarakat sekitar. Selain itu, event ini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan mendatangkan hingga 1.000 pelari dari dalam dan luar negeri.

    Bukan hanya pelari profesional yang boleh ikut, kamu yang ingin menantang diri sendiri juga bisa ambil bagian. Apalagi sejak 2023, ajang ini telah terdaftar dalam kalender ITRA (International Trail Running Association) dan UTMB (Ultra Trail Mont Blanc), yang berarti setiap pelari bisa mengumpulkan poin dan indeks untuk keikutsertaan di lomba-lomba kelas dunia.

    Untuk kamu yang ingin ikut atau sekadar menyaksikan atmosfer luar biasa dari ajang ini, pantau terus informasi resminya di akun Instagram @gtrultra.

    Beli tiketnya sekarang juga sebelum ketinggalan melalui detikevent!

    (krs/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Ajang Lari Bertaraf Internasional Bakal Digelar di KEK Batang


    Batang

    Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menghadirkan ajang sport tourism tahunan Industropolis Run 2025 dengan tema ‘Dare to Explore’. Ajang ini akan digelar lebih prestisius setelah resmi mengantongi sertifikasi internasional dari AIMS (Association of International Marathons and Distance Races).

    Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (7/8/2025) di Hall Grand Batang City, pihak pengelola KEK Industropolis Batang , menegaskan bahwa rute lomba tahun ini telah diukur secara akurat dan diakui secara internasional.

    “Industropolis Run 2025 bukan hanya sekadar lomba lari, ini momentum mengenalkan KEK Batang sebagai kawasan masa depan yang menyatukan industri, pariwisata, dan gaya hidup sehat,” kata Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, Burhan Murtaki.


    Menurut Burhan, ajang ini menjadi sarana promosi kawasan sekaligus mendongkrak Batang sebagai destinasi sport tourism baru di Indonesia. Rute lomba yang telah bersertifikat AIMS juga menawarkan pengalaman berbeda, dengan jalur steril kendaraan bermotor, kontur landai, dan udara sejuk dari perkebunan karet.

    Para pelari akan disuguhi pemandangan khas kawasan industri modern, seperti danau reservoir air baku, kompleks industri, dan Terminal Multipurpose Batang. Sistem pencatatan waktu juga telah menggunakan timing chip, memungkinkan hasil lomba dijadikan referensi untuk ajang lari internasional lainnya.

    Lebih lanjut lagi, Burhan menjelaskan Industropolis Run 2025 menargetkan 2.525 peserta, terbagi dalam empat kategori. Empat kategori tersebut yakni Half Marathon (HM) – 300 peserta, 10K – 700 peserta, 5K Fun Run (non-kompetitif) – 1.025 peserta dan Kategori Undangan – 500 peserta.

    “Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp37 juta, termasuk untuk juara pria dan wanita di kategori HM dan 10K, serta hadiah Best Costume yang menjadi ciri khas acara ini,” kata Burhan.

    Pendaftaran akan dibuka mulai 1 September 2025 pukul 19.00 WIB melalui situs resmi www.industropolisrun.id, dengan sistem pembayaran menggunakan QRIS.

    Setiap peserta akan mendapatkan race pack eksklusif berisi jersey resmi, medali finisher, BIB Number dengan chip, tote bag, asuransi, e-certificate, serta akses ke water station dan refreshment point.

    Harga tiket masing-masing kategori:

    • Half Marathon: Rp450.000 (Early Bird Rp400.000)
    • 10K: Rp250.000 (Early Bird Rp200.000)
    • 5K Fun Run: Rp200.000 (Early Bird Rp150.000)

    “Tidak sekadar ajang olahraga, Industropolis Run 2025 juga dirancang sebagai perayaan budaya lokal. Masyarakat sekitar akan turut mendukung dengan menghadirkan penampilan budaya Jawa Tengah serta semangat dari anak-anak sekolah di sepanjang rute lomba,” jelas Burhan.

    “Kami ingin menciptakan atmosfer yang membangkitkan semangat pelari, sembari memperkenalkan kekayaan lokal Batang,” tambah Burhan.

    Dengan visi menjadikan Batang sebagai kota mandiri dan terpadu, KEK Industropolis mengintegrasikan sektor industri, logistik, dan pariwisata. Industropolis Run 2025 menjadi bentuk nyata transformasi kawasan ini, sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi melalui pendekatan kreatif berbasis olahraga.

    (akn/ega)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rekomendasi 10 Destinasi yang Punya Trek Lari dan Walking Instagramable



    Jakarta

    Olahraga lari sedang ramai diminati, bahkan traveler bela-belain ke luar kota demi mengikuti ragam event lari yang menawarkan keindahan destinasi tertentu. Nah, banyak lho destinasi wisata Indonesia yang punya rute lari atau dinikmati sembari jalan yang bisa kamu kunjungi tanpa harus menunggu event lari.

    detikTravel telah merangkum, Jumat (14/11/2025) tempat-tempat yang menawarkan rute lari dan walking yang bisa kamu jajal sembari liburan.

    1. Yogyakarta

    Selain menikmati budaya dan kulinernya, traveler bisa nih tetap berolahraga dengan lari atau jalan kaki di beberapa destinasi wisata di Yogyakarta. Seperti di Alun-Alun Kidul – Malioboro – Titik Nol, Pantai Parangtritis, jalan kaki keliling kawasan candi-candi, dan lainnya.


    Perhatikan juga, jangan sampai aktivitas olahraga kamu mengganggu ketenangan wisatawan lain ya. Tetap patuhi aturan destinasi wisata.

    2. Lombok

    Menikmati Lombok sembari berlari atau berjalan di sepanjang pantainya saat pagi atau sore, sepertinya seru. Traveler bisa ke Pantai Senggigi atau Kuta Lombok – Mandalika Track Area. pastikan memakai pakaian dan alas kaki yang nyaman ya.

    3. Bandung

    Weekend ke Bandung, coba juga nih nikmat kotanya sembari jalan kaki ataupun lari di Gasibu – Gedung Sate Loop. Kamu juga bisa menjajali rute Dago – Taman Hutan Raya (Tahura) untuk trail run.

    4. Bali

    Traveler bisa nih menjajali rute sembari lari atau jalan kaki di beberapa spot di Bali, seperti Sanur Beach Walk, Campuhan Ridge Walk – Ubud, Nusa Dua ITDC Loop dan lainnya. Berkunjung ke pantai-pantai Bali dan berjalan kaki di sepanjagn rute pantai bisa juga jadi pilihan kamu menikmati pagi atau sore saat liburan.

    5. Sawahlunto

    Sawahlunto, Sumatera Barat punya pesona yang tidak dimiliki daerah lain, yaitu bekas tambang kunonya. Traveler bisa nih menyusuri Kota Tua Sawahlunto, Batu Runciang, dan keliling daerah sekitarnya.

    6. Jakarta

    Salah satu spot favorit di Jakarta yang selalu ramai adalah kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Selain GBK, traveler juga bisa berolahraga di Kota Tua, PIK 2, Pantai Ancol, menyusuri taman-taman Jakarta (Lapangan Banteng, Taman Menteng, Tebet Eco Park, dan lainnya).

    7. Solo

    Liburan ke Solo, sempatkan juga lari atau jalan saat CFD di Slamet Riyadi. Traveler juga bisa nih olahraga di Stadion Manahan Loop, Taman Balekambang Track, Bendungan Tirtonadi – Jembatan Jurug (Bengawan Solo Riverside), dan Keraton – Alun-Alun Kidul – Ngarsopuro Heritage Run.

    8. Labuan Bajo

    Labuan Bajo juga cocok nih untuk traveler yang hobi berolahraga lari. Terdapat beberapa rute menarik, di antaranya Waterfront – Marina – Puncak Waringin, Bukit Sylvia Loop, Bandara Komodo – Kampung Ujung – Pantai dan Bukit Amelia Sea View. Rata-rata semua rute cocok untuk menikmati sunset lho.

    9. Surabaya

    Banyak rute populer untuk lari atau berjalan kaki di Surabaya nih, yang menawarkan suasana yang berbeda-beda. Ada Taman Bungkul – Raya Darmo, Jalan Tunjungan – Alun-Alun Surabaya – Siola, Jembatan Suramadu, Pantai Kenjeran – Suroboyo Bridgem, hingga Hutan Kota Pakal – Taman Harmoni – Benowo.

    Traveler tinggal pilih saja, apakah ingin menikmati keindahan pantai atau pedestarian kota.

    10. Bogor

    Nikmati paginya Bogor dengan berjalan kaki atau berlari di rute-rute seperti Kebun Raya Bogor, Sempur – Taman Kencana – SSA, IPB Dramaga Loop, area The Jungle, dan Lapangan Sempur Track. Bila traveler staycation di villa dan hotel berbintang, nikmati juga fasilitas sekitar kawasan hotel untuk berlari dan berjalan.

    (sym/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker