Tag: spot kuliner fatmawati

  • Dari Seminyak ke Fatmawati, Kafe Mungil Ini Punya Kopi Arabika Nikmat


    Jakarta

    Di tengah ramainya deretan kafe modern di Jakarta Selatan, hadir pendatang baru yang membawa nuansa berbeda yakni Little Langkah Coffee.

    Kafe ini bukan sekadar tempat ngopi biasa, melainkan cabang dari Bali yang akhirnya merambah ke ibu kota pada Februari tahun ini. Berlokasi di dalam Wisma Subud yang ada di Fatmawati, jaraknya sekitar satu kilometer dari Stasiun MRT Cipete.

    Little Langkah Coffee menawarkan pengalaman yang lebih intim dengan konsep mini coffee shop yang homey. Fasadnya sederhana tapi menawan, berpadu dengan interior biru-putih yang menghadirkan suasana santai khas rumahan.


    Dari sekadar bersantai hingga bekerja dengan laptop, kafe ini menjadi ruang nyaman untuk menepi sejenak dari hiruk pikuk kota sambil menikmati kopi racikan dengan biji kopi robusta asli Indonesia.

    Berikut beberapa menu kopi hingga kue yang bisa dicoba di Little Langkah Coffee:

    1. Dari Bali ke Fatmawati, Jakarta

    .Little Langkah Coffee Cabang Fatmawati. Foto: detikFood

    Little Langkah Coffee menjadi wajah baru dalam deretan kafe Jakarta Selatan. Kafe ini pertama kali berdiri di Bali pada 2020, kemudian berkembang dengan cabang di Seminyak dan Canggu. Pada Februari tahun ini, Little Langkah membuka cabang perdananya di Jakarta, tepatnya di Fatmawati.

    Kehadirannya membawa nuansa berbeda karena mengadaptasi konsep ‘mini coffee shop’ yang lebih homey, berbeda dengan cabang di Bali yang fokus pada konsep coffee to go.

    .Konsep ‘mini coffee shop’ yang lebih homey. Foto: detikFood

    Fasad kafenya sederhana namun menawan, sementara interior biru-putih menciptakan suasana nyaman khas rumahan, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai maupun bekerja sambil menikmati secangkir kopi di kawasan Fatmawati.

    2. Suasana Hangat dan Biji Kopi Nusantara

    .Fasad kafenya sederhana namun menawan, sementara interior biru-putih menciptakan suasana nyaman khas rumahan. Foto: detikFood

    Meski tidak terlalu luas, Little Langkah Coffee menawarkan atmosfer nyaman yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Kafe ini juga terkenal dengan ciri khasnya yang menggunakan 100% biji kopi Arabika asli Indonesia.

    Ada Wardlen Blend yang terdiri atas Mandheling Wet Hulled, Ijen Full Washed, dan Bali Natural. Semuanya diracik untuk menghasilkan cita rasa seimbang antara nutty, fruity, dan sedikit earthy.

    Menurut Tino, barista Little Langkah Coffee di cabang Jakarta, pilihan Arabika ini bukan tanpa alasan.

    “Pemilik kafe ingin menghadirkan karakter rasa yang lebih luas dibandingkan Robusta, sehingga tiap cangkir memberi pengalaman berbeda,” ujarnya kepada detikFood (14/09/2025).

    Dengan konsep yang menekankan kualitas dan keragaman rasa kopi Nusantara, Little Langkah berhasil menghadirkan pengalaman ngopi otentik namun tetap modern di tengah hiruk pikuk Fatmawati, Jakarta Selatan.

    3. Dirty Little E! yang Jadi Primadona

    .Dirty Little E! yang Jadi Primadona. Foto: detikFood

    Menu andalan yang paling sering dicari di Little Langkah Coffee adalah kopi Dirty Little E!. Racikan kopi Dirty Espresso ini disajikan dengan kombinasi cold creamy fresh milk dan hot fresh espresso. Minuman seharga Rp 38.000 ini menawarkan keseimbangan rasa kopi yang pas.

    Susu dingin yang lembut berpadu dengan espresso panas, menciptakan sensasi dirty latte yang tidak terlalu manis, cukup kuat, tapi tidak meninggalkan rasa pahit berlebihan.

    Bagi pencinta kopi yang ingin sesuatu yang segar sekaligus creamy, Dirty Little E! adalah pilihan tepat. Tino menyebut banyak pelanggan baru yang langsung jatuh hati dengan racikan ini.

    Bahkan ada cara khusus untuk menikmati kopi ini agar lebih enak salah satunya menunggu minuman selama satu menit, kemudian jangan diaduk dan langsung diteguk sehingga kita bisa merasakan kentalnya espresso dan susu dingin di tegukan pertama.

    4. Ragam Menu Lain dan Kue di Little Langkah Coffee

    .Iced Matcha dan menu lainnya. Foto: detikFood

    Selain Dirty Little E!, Little Langkah Coffee juga menawarkan rangkaian menu minuman menarik lainnya. Ada Butterscotch Seasalt Latte seharga Rp40.000 yang menjadi bagian dari SeaSalt Latte Series. Rasanya unik dan ada sentuhan nutty dari Wardlen Blend yang digunakan.

    .Butterscotch Seasalt Latte. Foto: detikFood

    Kemudian bagi yang tidak minum kopi, bisa pesan menu Iced Matcha seharga Rp 37.000, menggunakan ceremonial grade matcha yang lembut tanpa rasa terlalu manis. Untuk teman ngopi dan bersantai, tersedia pilihan pastry dan kue homemade seperti Burnt Cheesecake (Rp 40.000 per slice) dengan tekstur lembut dan creamy.

    .Burnt Cheesecake. Foto: detikFood

    Serta Pain Suisse (Rp 37.000) berisi krim vanilla chocolate dengan pastry flaky. Kafe ini buka setiap hari mulai 07.00 – 20.00, sehingga cocok untuk disinggahi kapan saja. Dengan pelayanan ramah dan suasana rumahan, Little Langkah Coffee menjadi salah satu destinasi ngopi baru yang patut dicoba di Jakarta Selatan.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mie Ayam Topping Ati Ampela dan Uritan Populer Sejak 1978


    Jakarta

    Tempat makan mie ayam legendaris banyak tersebar di Jakarta. Salah satunya adalah Pangsit H. Batong yang punya racikan mie ayam dengan topping ati ampela melimpah.

    Tempat makan mie ayam enak di Jakarta selalu menarik perhatian. Banyak yang tempatnya tersembunyi, bahkan legendaris. Tak pernah sepi pengunjung karena punya pelanggan tetap.

    Seperti warung mie ayam Pangsit H. Batong di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Pangsit H. Batong ini belum lama jadi perbincangan, karena ulasan dari banyak food vlogger. Terutama soal rasa dan topping yang konsisten.


    Legendaris 46 Tahun

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Ternyata Pangsit H. Batong ini termasuk legendaris di Jakarta Selatan. Bertemu dengan sang pemilik, Sumardi, ia mengungkapkan jika sudah berjualan mie ayam sejak 1978.

    “Kalau jualan mie ayam sudah lama, dari 1978. Waktu itu saya jualan keliling. Terus sekarang mangkal di sini,” ungkap Sumardi kepada detikFood (8/10).

    Lokasi berjualannya kini ada di Jalan H. Batong I No. 89, Cilandak, Jakarta Selatan. Nama yang digunakan oleh Sumardi ini juga merujuk pada lokasinya.

    Racikan Mie Ayam Khas Jawa yang Manis

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sumardi mengatakan kalau dirinya berasal dari Klaten, Jawa Tengah. Pastinya, racikan mie ayam yang disajikan oleh Sumardi ini khas Jawa Tengah yang dominan rasanya manis.

    Ayam kecapnya dibumbui pekat. Sumardi tak hanya menggunakan daging ayam saja, tapi juga jeroannya. Kami melihat ada campuran uritan (telur muda) dan ati ampela.

    Uritan dan ati ampela ini juga disajikan melimpah sebagai topping. Ini juga yang membuat racikan mie ayam Sumardi populer dan disukai banyak orang.

    Racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan ini juga sudah ada sejak awal Sumardi berjualan. “Iya, topping ati ampela itu sudah dari dulu. Ternyata banyak yang suka, ya saya lanjutin,” katanya.

    Detail Informasi (Pangsit H. Batong)
    Nama Tempat Makan Pangsit H. Batong
    Alamat Jl. H. Batong I No.89, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan
    No Telp 0813-1409-4639
    Jam Operasional 10.00 – 15.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 24.000 – Rp 26.000
    Tipe Kuliner Mie Ayam
    Fasilitas
    • Tempat duduk terbatas
    • Pembayaran cash atau transfer

    Mie Ayam dan Yamien Topping Jeroan Melimpah

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Saat kami berkunjung, porsinya pas tinggal 2 mangkuk saja. Kami bisa minta racikan mie ayam biasa atau dibuat menjadi yamin. Akhirnya, kami memesan keduanya.

    Seporsi lengkap dibanderol Rp 26.000, isinya ada mie ayam atau yamien dengan topping ayam kecap, ati ampela, uritan, dan bakso. Sayangnya, kami kehabisan topping baksonya.

    Selain itu, Sumardi juga menawarkan tambahan ceker atau tulangan yang dapat dinikmati gratis. Pelengkap ini akan diberikan jika pelanggannya ingin saja.

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Karena kami menyukai ceker, akhirnya 2 potong ceker ayam berbumbu kecap itu diberikan pada kami. Kami juga memesan kuah terpisah, agar racikan bumbu aslinya dapat kami rasakan.

    Untuk mie ayamnya berbumbu gurih dengan sentuhan agak pedas dari lada bubuk. Gurih bumbunya terasa pas dengan tekstur mie yang kenyal mulur menambah kenikmatan. Untuk tekstur mienya juga bisa dipilih sesuai selera, ingin setengah matang atau matang yang agak lembek.

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Saat mencicipi racikan yamien, justru kami lebih berselera. Rasa gurih agak pedas itu jadi lebih seimbang dengan kecap manis. Apalagi ketika ditambahkan sambalnya yang pedas menyengat.

    Topping ati ampela dan uritannya benar-benar melimpah. Setiap suapan kami bisa merasakannya. Untuk ati ampelanya juga tak terasa amis, bumbunya juga sangat meresap. Bagi pencinta ati ampela, racikan mie ayam ini patut dicoba.

    Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978Pangsit H. Batong, racikan mie ayam topping ati ampela dan uritan yang ada sejak 1978 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk pelengkapnya, Sumardi juga telah menyediakan pangsit goreng. Pangsit goreng itu disediakan satu mangkuk, bahkan bisa menambah jika dirasa kurang.

    Pangsit H. Batong

    Jalan H. Batong I No.89,
    Cilandak Barat, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 10.00 – 15.00 WIB
    No. Telp: 0813-1409-4639

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Dari Jogja ke Cipete! Sop Daging dan Ayam Selimut Telur Nikmat


    Jakarta

    Kalau siang ini mau menyantap ‘comfort food’, kamu bisa mampir ke kawasan Cipete. Hidangan sop daging berkuah kaldu hangat hingga ayam goreng selimut telur dari Warung Minarwati layak dicoba!

    Cipete menjadi kawasan kuliner populer sejak dulu. Di sini banyak hadir kafe-kafe berkonsep keren di sepanjang jalannya.

    Tak hanya kafe saja, tapi juga beberapa tempat makan yang cocok untuk makan bersama keluarga. Salah satunya Warung Minarwati.


    Meski warungnya tak begitu luas, tapi sajian makanan di sini bakal disukai keluarga. Di antaranya ada menu sop daging, ayam goreng, hingga gorengan lainnya.

    Diboyong dari Yogyakarta ke Jakarta

    Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat.Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sebelum menjadi ‘hits’ di Cipete, Warung Minarwati lebih dulu dikenal di Yogyakarta. Tepatnya bernama Sop Sapi Minarwati yang menempati area kios lantai 2 Pasar Kranggan Yogyakarta.

    Di kota asalnya, Sop Sapi Minarwati banyak dinikmati untuk sarapan. Kuah kaldunya yang hangat dan gurih ini bisa menghangatkan badan dan memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Apalagi ada potongan kentang dan wortel di setiap sajiannya.

    Gerainya di Pasar Kranggan juga tak begitu besar, sama dengan Cipete. Dominasi warna kuning juga tampak di bagian dalam Warung Minarwati cabang Cipete ini.

    Menu Sama dengan Cabang Yogyakarta

    Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat.Menu yang ditawarkan oleh Warung Minarwati di Cipete Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Bagi penikmati Sop Sapi Minarwati di cabang Yogyakarta pasti sudah tak asing dengan menunya. Menu tersebut juga dapat ditemui di Warung Minarwati Jakarta.

    Sop sapi yang disajikan tak hanya bagian dagingnya, tapi juga ada urat, sumsum, otak, dan iga. Ada juga menu campur 2-3 topping untuk bisa merasakan variasi rasa.

    Sajian sop daging sapi ini lalu bisa dinikmati dengan berbagai macam gorengan. Di antaranya ada menu ayam goreng yang diselimuti telur, paru goreng, lidah goreng, tahu dan tempe goreng, dan lainnya.

    Detail Informasi (Warung Minarwati)
    Nama Tempat Makan Warung Minarwati
    Alamat Jalan Cipete Raya No.7C, Jakarta Selatan
    No Telp 0821-1838-6510
    Jam Operasional 08.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 25.000 – RP 45.000
    Tipe Kuliner Sup
    Fasilitas
    • Area duduk 25 orang
    • Pembayaran cash / cashless
    • Tidak ada area parkir

    Sop Daging dan Iga yang Bikin Nagih

    Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat.Sop daging sapi di Warung Minarwati. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Aroma sedap langsung menyeruak ketika pesanan sop daging dan sop iga kami sampai di meja. Kuahnya cenderung keruh dengan warna agak putih kekuningan, karena menggunakan campuran susu dan minyak samin.

    Isian sop ini ada potongan kentang, wortel, tomat, irisan daging sapi yang melimpah, taburan bawang putih goreng, dan cincangan daun seledri. Slurrp! Kami mencoba suapan kuah pertama tanpa racikan apapun. Rasanya gurih kaldu sapi yang kuat dan disusul aroma rempah seperti pala hingga cengkeh.

    Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat.Sop iga sapi di Warung Minarwati. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Untuk sop daging maupun iga ditawarkan dengan harga sama, Rp 45.000 per porsi. Potongan dagingnya empuk begitu juga dengan iga sapinya. Namun, untuk iga sapi terasa lemaknya yang lumer.

    Warung Minarwati juga menyediakan lidah dan paru goreng yang dapat dinikmati bersama sajian sop. Untuk lidah dan paru itu digoreng kering, tapi tidak alot ketika disantap. Aroma dari jeroan ini juga tak amis jadi terasa nikmat.

    Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat.Lidah dan paru goreng di Warung Minarwati. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sop daging dan iga sapi khas Warung Minarwati ini terasa lebih nikmat jika ditambahkan jeruk nipis, sambal rawit, dan kecap manis. Kecap yang disajikan juga khas bermerek Sarico.

    Kecap manis Sarico asal Purworejo ini memiliki rasa manis legit yang pas, jika ditambahkan ke dalam racikan kuah tak begitu mengganggu. Ternyata kecap manis satu ini juga legendaris sejak 1957.

    Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat.Kecap manis khas Warung Minarwati. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Ayam Goreng Berselimut Telur yang Garing

    Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat.Ayam goreng selimut telur di Warung Minarwati. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Ayam goreng (Rp 25.000) yang disajikan oleh Warung Minarwati juga istimewa. Tak hanya ayam goreng biasa, tapi juga diselimuti telur.

    Sebelumnya ayam digoreng terlebih dahulu. Saat agak kering baru dimasukkan kocokan telur. Kocokan telur ini menghasilkan telur yang membentuk sarang hingga menutupi permukaan ayam goreng.

    Ayam goreng selimut telur disajikan bersama sambal terasi yang pedas gurih. Pas dinikmati bersama nasi putih yang pulen.

    Segarnya Setup Jambu yang Unik

    Warung Minarwati di Cipete yang menawarkan menu sop sapi lezat.Stoop jambu yang unik di Warung Minarwati. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Warung Minatwati juga menyediakan menu minuman unik khas Yogyakarta, yaitu setup jambu. Minuman ini terbuat dari rebusan jambu biji merah dengan gula pasir an rempah, biasanya menggunakan cengkeh atau kayu manis.

    Setup jambu atau stoop jambu ini dapat dinikmati dingin maupun panas. Rasanya menyegarkan ketika ditambahkan es batu. Sensasi manisnya juga nikmat dan ada rasa rempah yang tertinggal.

    Selain setup jambu, ada juga es jeruk, es teh, es teh kampul, dan es badak. Untuk minuman dibanderol harga mulai dari Rp 10.000-an.

    Jika ingin menikmati sajian sop daging yang lezat di Cipete, bisa menikmatinya di Warung Minarwati ya!

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Tahu Campur Pak Subari, Kuliner Legendaris di Fatmawati yang Tak Pernah Sepi


    Jakarta

    Di sepanjang kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, berjejer aneka kuliner kaki lima yang menggoda selera. Namun, ada satu warung makan yang selalu ramai.

    Kulineran di sepanjang Jalan Fatmawati memang tidak pernah ada habisnya. Meski kawasan ini tidak sepopuler kawasan Blok M atau Tebet sebagai spot kuliner, tapi tak sulit mencari makanan enak bahkan legendaris berusia puluhan tahun.

    Salah satunya warung tenda yang dikenal dengan nama Tahu Campur Pak Subari dengan menu makanan rumahan ala Surabaya. Mulai dari tahu campur dengan kikil sapi yang lembut, kemudian tahu tek telur dengan petis yang dibawa langsung dari Gresik sampai menu rawon dan soto ayam yang menggoda.


    Berikut ulasan lengkap tentang warung kaki lima legendaris di Fatmawati yang terkenal dengan menu tahu campurnya:

    1. Warung Tenda khas Surabaya yang Melegenda

    .Warung Tenda khas Surabaya yang Melegend. Foto: detikFood

    Di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, ada kuliner kaki lima legendaris yang namanya sudah begitu melekat bagi para pencinta makanan khas Jawa Timur, yaitu Tahu Campur Pak Subari. Tempat makan ini berlokasi di Jl. Anuraga No. 14 dan kerap disebut juga Tahu Campur Kantor Pos Fatmawati. Karena ketika didirikan oleh Pak Subari tahun 1998, ia menempati kawasan di depan kantor pos.

    .Pak Subari, pemilik warung tenda Tahu Campur Pak Subari. Foto: detikFood

    Beliau merupakan perantau asal Lamongan yang sejak awal memang memboyong hidangan khas Surabaya untuk ditawarkan ke Jakarta. Pada tahun 2016, usahanya pindah ke lokasi yang sekarang dan semakin berkembang pesat.

    “Saya asli orang Lamongan, tapi memang makanan yang saya jual ini kebanyakan khas Surabaya ya. Di sini paling populer tahu campur sama tahu tek telornya,” ujar Pak Subari ke detikFood (12/09/2025).

    2. Jatuh Bangun Merintis Usaha Tahu Campur dari Nol

    .Proses pembuatan bumbu tau tek telur. Foto: detikFood

    Menjadi salah satu kuliner ikonik di kawasan Fatmawati tentu bukan hasil yang instan. Pak Subari mengisahkan saat pertama kali membuka lapak sederhana di depan Kantor Pos Fatmawati, dagangannya tidak langsung laris.

    “Waktu awal-awal buka di depan Kantor Pos Fatmawati, tidak langsung ramai seperti ini. Masih sepi. Jadi jatuh bangunnya mempertahankan usaha ini sampai lima tahun, dari sana mulai banyak pelanggan dan ramai sampai sekarang,” tuturnya.

    Perjuangan panjang itu ia jalani dengan penuh kesabaran, sambil terus konsisten menjaga cita rasa otentik masakan Jawa Timur. Kini warung sederhana miliknya sudah memiliki 6 karyawan tetap, melayani ratusan pelanggan setiap hari, dan bahkan semua menu di sini sudah bisa dipesan via aplikasi ojek online.

    3. Menu Tahu Campur yang Selalu Diburu

    .Seporsi tahu campur di sini begitu khas dengan isian selada air, mie kuning, perkedel singkong, tauge, tahu potong, serta kikil sapi yang lembut. Foto: detikFood

    Dari sekian banyak hidangan yang tersedia, menu tahu campur adalah primadona dan menjadi alasan utama orang rela antre panjang saat jam makan siang maupun malam.

    Seporsi tahu campur di sini begitu khas dengan isian selada air, mie kuning, perkedel singkong, tauge, tahu potong, serta kikil sapi yang lembut. Kuahnya gurih segar dengan tambahan petis udang yang menghadirkan cita rasa Surabaya asli.

    .Tahu Campur Pak Subari bisa menghabiskan 20-25 kilogram kikil sapi, serta lebih dari 2.000 potong tahu. Foto: detikFood

    Tak heran, setiap hari Tahu Campur Pak Subari bisa menghabiskan 20-25 kilogram kikil sapi, serta lebih dari 2.000 potong tahu. Aroma kuah dan petis yang menggoda langsung terasa saat disajikan. Porsinya pun melimpah dengan kerupuk yang boleh ditambah sepuasnya.

    Keistimewaan tahu campur inilah yang membuat pelanggan datang kembali, bahkan seringkali sudah habis lebih cepat dari jam tutup karena banyaknya peminat. Apalagi harganya terjangkau yaitu dari Rp 25.000 saja.

    4. Makanan khas Surabaya ala Pak Subari

    .Makanan khas Surabaya ala Pak Subari. Foto: detikFood

    Selain makan tahu campur, pengunjung juga bisa menemukan ragam kuliner khas Jawa Timur, khususnya makanan Surabaya. Ada tahu tek telor dengan bumbu petis udang yang istimewa. Menu ini juga paling laris karena rasanya berbeda dengan tahu tek lainnya.

    Rahasia kelezatannya terletak pada petisnya yang dikirim langsung dari kota Gresik, sama seperti yang digunakan sejak awal Pak Subari berdagang.

    .Ada tahu tek telor dengan bumbu petis udang yang istimewa. Foto: detikFood

    “Dulu bumbu petisnya ini saya bawa dari Surabaya. Tapi beberapa tahun kemudian, ada produsen bumbu petis dari Gresik yang rasa dan kualitas sama. Jadi saya pakai petis Gresik ini sampai sekarang,” kata Pak Subari.

    .Menu lainnya mencakup soto ayam, nasi rawon, gado-gado, hingga rujak cingur. . Foto: detikFood

    Menu lainnya mencakup soto ayam, nasi rawon, gado-gado, hingga rujak cingur. Harga makanannya pun ramah di kantong, mulai dari Rp15.000 untuk soto ayam hingga Rp35.000 untuk rujak cingur. Tempat makan ini buka setiap hari pukul 08.00-23.00, dan pembayarannya sudah bisa non tunai.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com