Tag: street food 101

  • Sedapnya Mie Tarik Autentik China yang Halal di PIK


    Jakarta

    Kenikmatan lamian khas China bisa dicoba di gerai ini. Diracik spesial dengan bumbu dan teknik masak tradisional, menciptakan mie kenyal yang menggugah selera!

    Sebagai pusat kuliner, tentu banyak sekali tenant makanan menarik di Dragon Point 2. Mulai dari kuliner khas China, kuliner tradisional Indonesia, menu ala Barat, dan banyak lainnya.

    Jika ingin menikmati kuliner China halal, kamu bisa mampir ke Lanzhou Lamian. Sesuai namanya, gerai ini menawarkan hidangan lamian khas China, tepatnya kota Lanzhou.


    Menariknya lagi, mie beserta kaldunya dibuat homemade menggunakan bahan-bahan yang mirip seperti di Lanzhou. Menghasilkan racikan lamian dengan cita rasa yang masih autentik.

    1. Lamian terinspirasi kota Lanzhou

    Lanzhou LamianLanzhou Lamian menawarkan hidangan lamian autentik dari kota Lanzhou. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sesuai namanya, Lamian Lanzhou di Dragon Point ini memang menawarkan hidangan terinspirasi dari lamian di kota Lanzhou, China.

    Hidangan mie Lanzhou sangat populer di kota tersebut. Melansir Radii, hampir semua area perkotaan di sana memang menyajikan mie khas. Biasanya mie ini disantap untuk sarapan atau makan siang.

    Kebetulan suami dari pemilik restoran ini orang asli Lanzhou. Dengan hadirnya restoran ini, pemiliknya berharap orang China yang datang ke Indonesia bisa melepas rindu dengan hidangan lamian tersebut.

    Meskipun berasal dari China, tetapi lamian yang ditawarkan halal. Mereka sengaja menggunakan bahan-bahan yang bisa dikonsumsi Muslim karena ingin semua kalangan bisa menikmati racikan lamian ini.

    2. Proses dan teknik pembuatan lamian

    Lanzhou LamianProses pembuatan mienya masih pakai teknik tradisional. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Mie Lanzhou tidak bisa dipisahkan dengan sebutan ‘Lamian’ yang secara harfiah berarti mie yang ditarik. Bahannya tepung terigu, telur, dan garam.

    Biasanya lamian dibuat dengan cara memuntir, menarik, dan membentangkan mie, lalu dibentuk sampai menjadi mie yang lebih tipis.

    Proses pembuatan lamian di Lamian Lanzhou juga masih berkiblat pada pembuatan tradisional di kota asalnya. Tidak menggunakan mesin, melainkan menggunakan tangan langsung.

    “Jadi itu ditariknya masih manual, masih tradisional, masih mirip orang sananya langsung,” jelas Mimi Andini selaku Manajer Restoran.

    Dalam sehari biasanya mereka menyiapkan 5 kilogram adonan mie di awal. Namun, menjelang sore ke malam biasanya adonan mie ini ditambah 2 kilogram lagi.

    Jika pesan lamian di sini, adonan mie baru mulai dibentuk dan ditarik ketika ada pesanan masuk. Mie ditarik selama kurang lebih tiga menit sebelum direbus sebentar sampai matang.

    Kenikmatan berbagai variasi lamian bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Lamian daging sapi jadi favorit

    Lanzhou LamianLamian daging sapi jadi salah satu menu paling favorit di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Terdapat lebih dari 10 jenis menu yang ditawarkan Lamian Lanzhou.

    Menu utama mereka adalah lamian dengan pilihan mie lebar, mie kecil, dan mie besar.

    Salah satu menu lamian yang tidak boleh dilewatkan yaitu Lamian Daging Sapi. Semangkuknya Rp 45,000, terdiri dari mie, irisan daging sapi, dan lobak. Disajikan dalam mangkuk yang cukup dalam. Porsinya besar, bisa untuk berdua.

    Menurut kami lamian ini punya bentuk yang agak mirip seperti spaghetti atau mie ramen Jepang, tetapi lebih tebal. Ukurannya panjang dengan tekstur mulur, kenyal, dan kelembutan yang pas.

    Menurut salah satu pegawai, lamian di sini memang direbus dalam waktu khusus. Kurang lebih hanya 15 detik.

    Lanzhou LamianBegini bentuk dan tekstur lamian di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Lalu disiram dengan kuah kaldu sapi yang proses perebusannya memakan waktu 5 jam agar kaldunya lebih keluar.

    Ketika kuah diseruput kaldunya memang terasa, tetapi tidak sekuat yang kami bayangkan. Rasa kaldunya masih ringan dan sedikit gurih. Penambahan daun cilantro di dalamnya juga memengaruhi rasa kuah karena jadi ada sentuhan aroma hangat khas daun tersebut.

    Irisan dagingnya juga melimpah. Meskipun tipis, tetapi masih terasa tekstur serat daging.

    Bagi yang suka kuah polosan dengan rasa gurih yang sangat ringan sepertinya akan suka dengan lamian ini. Namun, kalau suka rasa kuah kaldu yang pekat, mungkin kurang cocok atau bisa ditambah dengan chilli oil supaya rasanya lebih kompleks.

    4. Lamian Mala dan Mie Goreng Xin Jiang tak kalah nikmat

    Lanzhou LamianLamian mala bisa dicoba jika suka kuah pedas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jika ingin menikmati lamian pedas, bisa pesan Lamian Mala seharga Rp 58.000.

    Tampilannya menurut kami lebih menggugah selera karena kuahnya merah berkaldu. Semangkuknya terdiri dari lamian, daging sapi, dan kacang tanah.

    Meskipun warna kuahnya merah pekat, tetapi rasa pedasnya masih bisa diterima. Tidak menyiksa dan membuat tenggorokan atau mulut langsung panas. Namun, tetap saja sepertinya tidak cocok dimakan oleh mereka yang tidak suka pedas.

    Sensasi pedasnya datang secara perlahan, didominasi oleh sensasi pedas dari lada sichuan atau mala. Tambahan biji sichuan juga tidak begitu banyak, sehingga tidak perlu takut tergigit dan menimbulkan efek getir.

    Rasa kaldu daging sapinya masih tercecap di lidah dengan kuah yang gurih asinnya pas. Irisan daging sapinya juga royal dengan tekstur daging lembut tetapi masih berserat.

    Lanzhou LamianAlternatif lamian gorengnya juga tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau tidak mau lamian kuah, bisa pesan Mie Goreng Sapi Xin Jiang. Terdiri dari mie, pakcoy, dan potongan daging sapi.

    Rupanya lamian goreng tidak kalah nikmat. Meskipun tidak disajikan dengan kuah kaldu sapi, tetapi rasa bumbunya medok. Tidak hanya gurih, ada juga sentuhan manis dan pedas dari penambahan cabe kering mala. Aroma wok hei yang tercium kuat membuat mie goreng ini semakin lezat.

    5. Pangsit dengan isian daging penuh

    Lanzhou LamianSebagai pendamping, bisa pesan pangsitnya yang dagingnya penuh. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain menu utama, seperti lamian atau nasi goreng, mereka juga punya menu camilan seperti pangsit.

    Harga seporsi pangsit Rp 55.000. Seporsinya mengenyangkan karena pangsitnya dibuat dengan isian full daging cincang dan sayur.

    Namun komposisi dagingnya jauh lebih banyak dibandingkan sayur. Hal ini yang juga membuat harga pangsit cukup mahal.

    “Menu termahal ada di pangsit seporsinya Rp 55 ribu. Isiannya daging dan sayur, tapi itu pun sayurnya dikit lebih banyak daging,” jelas Mimi.

    Kulitnya kenyal lembut dan tipis, diisi dengan daging cincang yang sudah berbumbu gurih. Lebih enak dinikmati dengan chili oil yang tidak begitu berminyak dan tidak pedas.

    Kalau tertarik bisa mampir ke Lamian Lanzhou di Dragon Point PIK 2. Buka Setiap hari, Senin-Jumat pukul 16.00 – 22.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 11.00 – 22.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIK


    Jakarta

    Selain masakan China, di Dragon Point juga ada makanan Indonesia. Salah satunya gerai ini yang menawarkan sate sampai kepala kambing muda berbumbu sedap!

    Tenant kuliner di Dragon Point Pantai Indah Kapuk 2 sangat beragam. Selain masakan China dan jajajan kekinian, di sini juga bisa menikmati hidangan tradisional Indonesia, seperti yang ditawarkan gerai Sate Kambing Muda Haji Parto.

    Gerai yang berdiri sejak 2023 ini menawarkan beberapa macam olahan kambing, mulai dari sate, tongseng, sampai menu paling unik adalah olahan kepala kambing.


    Menggunakan kambing muda yang dimasak dengan teknik dan bumbu spesial sampai menciptakan hidangan sedap.

    1. Habiskan 100 kepala kambing sehari

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKHaji Parto menawarkan sate kambing dan kepala kambing yang berbbumbu sedap. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sesuai namanya, Sate Kambing Pak Haji Parto jelas menawarkan menu sate kambing. Namun, seiring waktu mereka mencoba melihat minat pasar.

    Rupanya banyak pelanggan bertanya tentang hidangan kepala kambing. Akhirnya mereka mencoba menawarkan olahan kepala kambing sampai menu ini jadi salah satu andalan pelanggan.

    Bahkan di cabang Dragon Point PIK 2, gerai makan ini bisa habiskan 100 kepala kambing setiap harinya.

    “Awalnya cuma jualan sate, tapi kita lihat pasarnya banyak yang nanya kepala kambing. Lalu kita coba, dan ternyata banyak yang minat juga,” jelasnya.

    Selain olahan kambing, gerai makanan ini juga punya menu lain, seperti sate ayam dan sop iga sapi yang tak kalah lezat.

    Menu makanan yang ditawarkan dibanderol mulai dari Rp 65.000, berupa paket lengkap nasi, lauk, dan minuman, sampai menu termahal ada pada kepala kambing seharga Rp 269.000.

    2. Dimasak dengan teknik khusus

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSejumlah menu yang ditawarkan di Haji Parto. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Daging kambing identik mengeluarkan bau prengus yang khas. Karenanya, proses pengolahan dan masak menjadi penting agar aroma ini tidak muncul dan menganggu.

    Gerai ini pun memiliki cara tersendiri untuk menghindari aroma prengus, terutama pada menu kepala kambing.

    Pertama, kepala kambing dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bulu-bulu yang menempel pada kulit kambing.

    Lalu masuk ke proses kedua. Mereka tidak menggunakan presto untuk mengempukkan daging, tetapi dengan cara perebusan tradisional. Ada 2 tahap perebusan yang berbeda.

    Tahap pertama kepala kambing direbus dalam air biasa selama kurang lebih satu jam. Fungsinya untuk menghilangkan kotoran dan bau dari kepala kambing.

    Air rebusan tersebut diganti baru, lalu kepala kambing direbus kembali. Namun, untuk tahap kedua, air rebusannya ditambah dengan sejumlah rempah, seperti lengkuas dan sereh.

    Tahap rebusan kedua memakan waktu sekitar 4 jam sampai mencapai tingkat keempukan yang sempurna.

    Kenikmatan sate kambing dan kepala kambing bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    4. Kepala Kambing kuah tengkleng

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKKepala kambing kuah tengkleng yang jadi incaran. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu Kepala Kambing menjadi salah satu favorit di gerai ini. Bisa disajikan dengan empat jenis kuah atau saus, mulai dari sop, gulai, tengkleng, dan dengkil.

    Setiap pembelian kepala kambing sudah dapat gratis empat kaki kambing.

    Kami pesan kepala kambing yang disajikan dengan kuah tengkleng.

    Mereka menggunakan kepala kambing muda dengan minimal umur 3 bulan ke bawah agar dagingnya tidak alot. Ukurannya juga tidak besar, disajikan dalam mangkuk.

    Disiram dengan kuah tengkleng berwarna kuning agak kecokelatan yang teksturnya cair dan agak berminyak.

    Sluurp! Kuah tengklengnya punya perpaduan rasa antara pedas rempah, manis, dan gurih karena pakai santan.

    Proses masak yang cukup lama membuat kepala kambing ini sangat empuk, tidak alot sama sekali. Aromanya juga tidak prengus, sehingga tidak menganggu kenikmatan kambing ini.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKKalau suka pedas bisa pesan kuah dengkil seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kami juga pesan kuah dengkil sebagai tambahan. Kuahnya berwarna merah pekat dengan rasa pedas yang cukup kuat karena memang terbuat dari full cabai. Pecinta pedas sepertinya lebih suka disajikan dengan kuah ini.

    4. Sate kambing dan sop iga tak kalah nikmat

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSate kambing muda yang tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Detikfood juga pesan menu sate kambingnya. Bisa dipesan 5, 8, atau 15 tusuk. Pilihannya mulai dari daging, ati, dan lemak, atau bisa campur.

    Harganya tergantung dari jumlah tusuk sate, mulai dari Rp 45.000 sampai Rp 120.000.

    Sate kambingnya juga sama-sama diambil dari kambing muda berusia minimal 3 bulan sehingga dagingnya tidak alot sama sekali.

    Dihidangkan dengan sambal kecap terdiri dari irisan tomat dan bawang merah melimpah. Rasanya dominan manis, dengan pedas masih bisa ditolerir. Dalam satu tusuk sate terdiri dari daging kambing diselingi lemak dan ati yang tak kalah enak.

    Kalau tidak suka kambing, bisa pesan sate ayamnya. Dibaluri bumbu kacang yang cukup unik.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKSate ayam bisa jadi pilihan yang tak kalah enak di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Rasa bumbu kacangnya punya tekstur yang lebih creamy kental. Sepertinya ditambah dengan selai kacang bukan kacang tanah karena rasa kacangnya sangat lembut ringan, dengan sentuhan asin, berlemak, dan ada manisnya.

    Sop iga juga bisa dipesan sebagai tambahan. Harga semangkuknya sekitar Rp 64.000.

    Haji Parto: Sate dan Kepala Kambing Muda Berbumbu Sedap di Dragon Point PIKAda juga sup iga berbumbu gurih ringan dan menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Potongan iganya cukup besar dan dagingnya banyak. Dagingnya juga tidak keras atau alot, lembut, tetapi masih ada serabut daging yang khas.

    Disiram dengan kuah berkaldu yang gurih ringan, sehingga menyegarkan tenggorokan.

    Sate Kambing Pak Haji Parto buka setiap hari pukul 15.00 sampai 23.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Ce Hun Tiau dan Kopi Telur Siantar Segar di Dragon Point PIK


    Jakarta

    Menikmati jajanan khas Pontianak juga bisa di Dragon Point PIK 2. Mulai dari ce hun tiau Pontianak sampai kopi telur creamy Siantar yang menggugah selera!

    Dragon Point PIK 2 juga menjadi tempat yang cocok untuk nongkrong santai di sore hari. Banyak tenant makanan manis yang bisa dicoba untuk menemani momen santai.

    Beragam jajanan manis khas daerah juga bisa ditemukan di kawasan ini. Mulai dari ce hun tiau khas Pontianak yang manis menyegarkan sampai berbagai olahan kopi dan minuman manis lainnya dari kedai kopi khas Siantar.


    Ce Hun Tiau khas Pontianak yang segar

    Ce hun tiau dan kopi siantarBegini tampilan Ce hun tiau yang manis legit khas Pontianak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ce Hun Tiau Atong menawarkan minuman manis khas Pontianak yang menyegarkan. Sering juga disebut sebagai cendol sagu atau cendol putih khas Pontianak.

    Sebelum hadir di Dragon Point, gerai Ce Hun Tiau Atong pertama buka gerai di Pontianak. Lalu melebarkan sayap ke Fresh Market PIK dan Dragon Point PIK.

    Nama Ce Hun Tiau berasal dari bahasa orang China Tio Ciu dimana Che berarti ubi, Hun artinya tepung, dan Tiauw artinya balok.

    Nama ini merujuk pada bahan utama yang dipakai yaitu adonan putih susu panjang, seperti mie yang dibuat dari tepung sagu.

    Selain adonan putih mirip mie, dalam satu mangkuknya juga terdiri dari kacang merah, ketan hitam, cincau, mutiara, dan bongko. Dinikmati dengan tambahan sirup gula aren, es batu, dan santan agar rasanya manis menyegarkan.

    Seporsi Ce Hun Tiau Atong komplet dibanderol dengan harga Rp 35.000. Isiannya komplet, semakin enak diaduk hingga tercampur rata.

    Beda dari yang lain, pemiliknya mengungkap ce hun tiau di sini menggunakan gula aren khas Pontianak. Santannya juga ditambah dengan sedikit garam.

    Sluurp! Setelah kuah santannya diaduk, rasanya manis ringan legit dan menyegarkan. Ada sentuhan rasa gurih dari penambahan santannya.

    Ce hun tiau dan kopi siantarDi dalamnya terdapat bongko, semacam dodol terbuat dari daun suji dan pandan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ce hun tiau yang berupa mie putih punya tekstur mirip agar-agar yang lebih kenyal dan mulur di mulut. Dipadukan dengan bongko hijau yang mirip hunkwe ini rasanya agak pahit karena mamakai air daun suji dan daun pandan yang wangi.

    Penambahan kacang merah dan ketan hitamnya membuat semangkuk es ini menjadi lebih spesial. Kacang merahnya besar, merah kecokelatan dan empuk legit. Bikin puas dan kenyang!

    Kenikmatan kopi telur Siantar dan minuman lain bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    Racikan kopi telur Siantar yang creamy

    Ce hun tiau dan kopi siantarHua Nan Kopi Siantar bisa jadi alternatif kalau mau minum kopi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menikmati racikan kopi khas sampai minuman manis lainnya juga bisa dirasakan di Dragon Point PIK 2, tepatnya di Hua Nan Kopi Siantar.

    Bisnis ini berawal dari mertua pemiliknya, Arvin Herlianto yang sempat merantau dari Siantar ke Jakarta dengan membawa resep racikan kopi khas ini.

    Setelah berjalan kurang lebih delapan tahun, akhirnya usaha ini dikembangkan oleh Arvin mulai dari tahun 2021.

    Hua Nan Kopi Siantar menawarkan beberapa racikan minuman, mulai dari kopi, teh tarik, thai tea, green tea, air mata kucing, olahan teh, dan lain sebagainya.

    Ce hun tiau dan kopi siantarKopi susu telur jadi salah satu menu andalan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Salah satu yang jadi andalan adalah Kopi Susu Telurnya. Diracik menggunakan biji kopi Sidikalang khas Pematang Siantar yang ciri khasnya punya aroma rempah. Dicampur dengan kuning telur ayam kampung, susu kental manis, dan krim.

    Rasa kopinya cukup kuat dan agak pahit, tetapi tetap lembut karena dicampur dengan telur dan susu. Penambahan telur tidak membuat racikan ini menjadi amis, tetapi justru membuat teksturnya creamy nikmat.

    Ce hun tiau dan kopi siantarBerbagai camilan sedap cocok menjadi pendamping minum kopi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain minuman, tersedia juga camilan, mulai dari roti bakar, onde-onde, talas goreng, cempedak goreng, dan talas, dan masih banyak lagi.

    Roti bakar menjadi perpaduan yang pas diminum bersama kopi susu telurnya. Tekstur roti bakarnya masih lembut, tidak dipanggang sampai terlalu garing. Berisi selai srikaya yang manis legit.

    Ce hun tiau dan kopi siantarOnde-onde dan pisang goreng sedap bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Camilan, seperti onde-onde atau pisang goreng wijennya juga tak kalah enak. Tekstur onde-ondenya kenyal renyah, dengan isian kacang hijau padat. Pisang wijennya semakin spesial karena ditaburi gula aren.

    Harga menu di sini dibanderol mulai dari Rp 20.000 sampai Rp 40.000 an.

    Hua Nan Kopi Siantar buka setiap hari, Senin-Jumat buka pukul 14.00 – 22.00 dan Sabtu-Minggu pukul 11.00 – 23.00 WIB.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Murah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai


    Jakarta

    Di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, ada banyak jajanan kaki lima yang murah meriah. Mulai dari burger sampai mochi Jepang kekinian.

    Tanggal tua tetap bisa ngemil dan jajan enak tanpa harus menguras kantong. Kini ada banyak kawasan di Jakarta yang terkenal dengan jajanan kaki lima beragam.

    Salah satunya di Jalan Minangkabau yang ada di Manggarai, Jakarta Selatan. Kawasan padat penduduk ini setiap sorenya berjejer banyak jajanan kaki lima yang beragam.


    Kebanyakan jajanan yang dijual adalah makanan ringan yang kekinian. Seperti mochi daifuku ala Jepang, kemudian ada bakso dan sosis bakar jumbo hingga burger murah yang enak.

    Berikut lima rekomendasi jajanan kaki lima di bawah Rp 10 ribu di Minangkabau, Jakarta Selatan.

    1. Daifuku Mochi

    Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

    Berasal dari Jepang, camilan mochi kenyal ini cukup populer di Jakarta. Tak hanya mochi daifuku kelas premium saja yang diminati, mochi daifuku kaki lima juga memiliki rasa yang enak dan harga murah.

    Salah satunya mochi daifuku buatan Dapur Myhara yang berjualan di Jalan Minangkabau. Mulai berjualan dari jam empat sore, mochi daifukunya dibuat secara homemade dan tanpa bahan pengawet.

    Ada mochi rasa cokelat sampai pandan dengan potongan strawberry yang tidak terlalu asam. Harganya hanya Rp 7.000 saja per buah.

    2. Bakso Bakar Dewo

    Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

    Tak lengkap rasanya kulineran kaki lima tapi tidak membeli bakso dan sosis bakar. Di Jalan Minangkabau ada Bakso Bakar Dewo yang berjualan mulai dari jam lima sore.

    Bakso Bakar Dewo ini berbeda dari yang lain karena bakso sapinya buatan sendiri. Bumbu olesannya medok dan rasanya gurih manis, tekstur bakso yang kenyal menambah rasa enak dari jajanan ini.

    Kalau tak suka bakso bakar, menu sosis bakar ukuran jumbonya juga tak kalah enak. Rasa ‘meaty’ dari daging sapinya terasa bisa tambah mayo dan saus harga bakso dan sosis hanya Rp 10.000 per tusuk.

    3. Burger Minang

    Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

    Persis di depan Bakso Bakar Dewo ada warung jajanan sederhana bernama Burger Minang. Warung jajanan yang satu ini sudah berjualan dari siang hari, menawarkan aneka minuman instan dan tentunya burger murah yang disebut juga burger ‘SD’.

    Di sini ada tiga jenis burger yang dijual, yaitu Beef Burger, Burger Cinta dan Burger Grill. Harganya kisaran Rp 9.000 – Rp 12.000 saja.

    Spesial untuk Burger Grill yang harganya Rp 12.000, dagingnya menggunakan beef patty yang lembut dan tidak hambar. Rasa roti dan sausnya pun tak kalah enak untuk mengganjal perut.

    4. Crepes Bunga

    Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

    Setelah jajan bakso bakar dan burger bisa kembali beralih ke jajanan manis yang populer. Salah satunya Crepes Bunga yang masih berada di satu Jalan Minangkabau.

    Menggunakan gerobak sederhana, di sini bisa crepes aneka rasa dengan harga dari Rp 4.000 saja. Pilihan rasanya beragam seperti selai strawberry, blueberry, vanilla, cokelat, kacang hingga keju.

    Kalau mau tambah topping lainnya juga bisa harganya hanya Rp 6.000 per buah, sudah bisa dapat crepes rasa keju cokelat pisang atau keju tiramisu gorio.

    5. Es Teh Pejabat

    Murah Meriah! Modal Rp 10  Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di ManggaraiMurah Meriah! Modal Rp 10 Ribu Sudah Bisa Jajan Enak di Manggarai Foto: detikFood

    Terakhir ada Es Teh Pejabat yang jadi salah satu rekomendasi minuman murah dan enak di Jalan Minangkabau. Berjualan dari siang hari, Es Teh Pejabat berbeda dengan es teh manis kaki lima yang sedang hits belakangan ini.

    Es Teh Pejabat lebih fokus menyajikan racikan es teh ukuran jumbo dengan tambahan susu, yakult, jeruk sampai milk tea. Untuk harga es teh manis original hanya Rp 3.000 saja.

    Sementara untuk Es Teh Jumbo Yakult harganya hanya Rp 7.000. Rasa tehnya legit dan perpaduan dengan Yakult membuat rasanya dingin segar.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old Shanghai


    Jakarta

    Di kawasan Old Shanghai, Jakarta ada banyak jajanan kaki lima dengan tampilan modern dan kekinian yang menarik. Dari kue cubit hingga bakso goreng.

    Old Shanghai merupakan salah satu tempat wisata kuliner terbaru di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Timur. Wisata kuliner ini dibangun dan dikembangkan oleh Agung Sedayu Group.

    Dengan konsep wisata kuliner semi outdoor dan semi indoor, totalnya ada puluhan gerai makanan yang bisa dicoba di sini. Tak ketinggalan jajaran kuliner kaki lima yang dikemas apik dan modern di Old Shanghai.


    Berikut enam rekomendasi makanan, camilan hingga dessert enak yang bisa ditemukan di Old Shanghai.

    1. Baso Goreng Goki

    Ini 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old ShanghaiIni 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old Shanghai Foto: detikFood

    Penggemar jajanan gurih bisa coba Baso Goreng Goki yang ada di dalam Old Shanghai. Di sini menjual bakso goreng halal yang menggunakan campuran ayam dan udang.

    Per porsinya sekitar Rp 40.000 terdiri dari lima buah bakso goreng ukuran sedang. Tekstur bakso goreng di sini renyah dan gurih, apalagi dicocol dengan saus sambalnya yang khas. Dijamin bikin nagih!

    2. Cortners

    Ini 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old ShanghaiIni 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old Shanghai Foto: detikFood

    Tak jauh dari gerai Baso Goreng Goki, ada Cortners yang spesialis menyajikan jajanan kaki lima modern. Di sini menjual beragam camilan dari hottang, waffle dengan es krim, crispy chicken sampai churros.

    Selain itu di sini ada menu andalannya yaitu Cempedak Goreng harganya Rp 23.000 saja sudah dapat cocolan gula aren yang legit. Oh ya, gorengan cempedak di sini digoreng dadakan jadi dijamin masih panas saat dimakan.

    3. Kedai Kue Cubit

    Ini 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old ShanghaiIni 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old Shanghai Foto: detikFood

    Bagi yang mau nostalgia dengan jajanan klasik dari era 90an, bisa ke Kedai Kue Cubit yang masih satu deretan dengan Cortners. Gerai ini menjual berbagai rasa kue cubit dengan topping kekinian seperti Nutella, Lotus Biscoff, Skippy dan masih banyak lagi.

    Kalau ingin cicip semua rasanya bisa coba Kue Cubit Mix isi 12 dengan aneka topping yang berbeda. Harganya Rp 35.000 per porsi, bisa pesan matang atau setengah matang.

    4. Gerobak Ku

    Ini 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old ShanghaiIni 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old Shanghai Foto: detikFood

    Kalau ingin makan kenyang dan hemat di dalam Old Shanghai, tak perlu khawatir di sini banyak makanan dengan harga terjangkau. Salah satunya kedai Gerobak Ku menawarkan rice bowl dengan lauk yang minimalis.

    Salah satunya ada menu Gohyong Asam Manis dengan nasi seharga Rp 25.000 yang mengenyangkan. Bisa juga pesan Ayam Jagung dengan Kentang goreng seharga Rp 25.000 yang tak kalah enak.

    5. Halo Meals

    Ini 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old ShanghaiIni 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old Shanghai Foto: detikFood

    Kalau masih belum kenyang, ada gerai Halo Meals yang memiliki menu unik dan berbeda dari yang lain. Di sini mengusung konsep rice bowl, tapi yang menarik menunya ada ayam goreng hitam yang menggunakan charcoal.

    Menu yang wajib dicoba ada Rice Bowl Matah (Rp 45.000), lalu ada camilan Cumi Hitam Crispy Balado (Rp 35.000) yang rasanya unik. Oh ya porsi kedua makanan ini juga royal dan bisa disantap untuk 1-2 orang lho.

    6. Teh Kotjok

    Ini 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old ShanghaiIni 6 Jajanan Kaki Lima Kekinian yang Enak di Old Shanghai Foto: detikFood

    Puas ngemil dan makan enak sambil keliling di Old Shanghai, waktunya menyegarkan dahaga dengan yang manis-manis. Di Old Shanghai ada gerai Teh Kotjok yang lagi hits dan diminati di sana.

    Menu Teh Kotjok dengan cincau dan buah leci ini harganya kisaran Rp 24.000 saja. Proses pembuatan teh yang dikocok membuat rasa manis cincau hingga lecinya menyatu dengan sempurna.

    Semua gerai makanan di Old Shanghai rata-rata beroperasi dari jam 10.00 – 21.30. Semua pembayaran sudah bisa menggunakan QRIS jadi aman kalau mau jajan di sini. Yuk mampir!

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral


    Jakarta

    Kini di Bekasi ada pusat kuliner kekinian yang disebut mirip street food di Bangkok. Ada banyak jajanan kekinian dan menarik yang bisa dicoba di sini.

    GW Food merupakan salah satu pusat kuliner modern di kawasan perumahan Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat. Walau baru dibuka dalam hitungan bulan tapi sudah ada lebih dari 80 gerai makanan dan jajanan yang bisa dicoba.

    Bahkan banyak pengunjung yang menyebut bahwa pusat kuliner ini mirip seperti area street food atau jajanan kaki lima di Bangkok, Thailand.


    Mulai dari jajan mochi kekinian, coba es krim dengan roti butter yang enak, lalu ada sandwich gaya Korea yang toppingnya berlimpah.

    Berikut 6 rekomendasi jajanan enak dan modern di GW Food Bekasi.

    1. Dessert Land

    6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

    Penggemar makanan manis wajib mampir ke gerai Dessert Land yang ada di GW Food Bekasi. Ada banyak pilihan mochi berbagai rasa dengan kisaran harga dari Rp 18.000 saja.

    Kemudian ada menu dessert lainnya seperti Mylecrepes dengan potongan yang besar seharga Rp 25.000. Oh ya, di Dessert Land ada menu mochi yang disajikan dengan es krim manis seharga Rp 20.000 saja lho. Hati-hati kalap kalau jajan dessert kekinian di sini.

    2. Inspire

    6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

    Penggemar roti atau pastry bisa cicip aneka menu kafe enak yang ada di gerai Inspire. Semua roti, es krim sampai kopi di Inspire dibuat secara homeade, Bahkan roti panggangnya pun dibuat seperti gaya Hong Kong, dan sang owner belajar langsung ke Hong Kong.

    Menu andalannya ada Ropang Caramel Toast, Original Toast dengan harga Rp 15.000 saja. Selain itu bisa tambah topping cokelat meses hingga green tea. Jangan lupa pesan juga Ice Cream Croissant harganya kisaran Rp 25.000 saja.

    3. Buchuppang

    6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

    Dari makanan manis dan es krim, bisa beralih coba jajanan gurih yang tak kalah enak di GW Food Bekasi. Salah satuya ada gerai Buchuppang, yaitu jajanan roti kantong isi daging ala Korea yang semuanya homemade.

    Dengan kisaran harga Rp 35.000 saja bisa cicip roti kantong dengan isian daging sapi, ayam atau cumi yang enak. Sang owner belajar langsung ke Korea untuk membuat jajanan ini. Pilihan saus dari roti kantong ini ada bulgogi, gochujang, blackpepper sampai BBQ.

    4. Bakso Goreng dan Tahu Gejrot

    6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

    Tak lengkap rasanya kulineran di GW Food Bekasi kalau tidak cicip jajanan hits yang satu ini. Namanya Bakso Goreng Kin Kin dan Tahu Gejrot QQ. Kedua gerobak ini berjualan berdampingan dan tak pernah sepi dari pembeli.

    6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

    Untuk Bakso Goreng Kin Kin harganya hanya Rp 12.000 per bakso dengan ukuran yang besar. Bakso goreng halal terbuat dari ayam dan udang. Sementara untuk Tahu Gejrot QQ, tahunya diisi dengan aci dengan level kepedasan cabe rawit yang bisa dipilih sendiri. Kisaran harga tahu gejrot ini dari Rp 22.000 saja.

    5. Gohyong Madamm

    6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

    Sedang viral jadi jajanan sekaligus makanan yang diburu belakangan ini, hidangan gohyong bisa ditemukan di GW Food Bekasi. Bedanya kalau di sini tak perlu lama antre untuk bisa makan gohyong yang enak.

    Di gerai Gohyong Madamm seporsi gohyong dengan campuran daging ayam dan bakso harganya Rp 40.000 saja. Potongan gohyongnya besar dan pastinya kuahnya pun enak, cocok untuk jadi camilan atau teman makan nasi putih.

    6. Teh Kotjok

    6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral6 Jajanan Kekinian Bangkok di GW Food Bekasi yang Lagi Viral Foto: detikFood

    Puas jajan makanan manis, gurih sampai yang mengenyangkan waktunya berburu minuman dingin segar. Gerai minuman di GW Food Bekasi cukup banyak, salah satunya ada gerai Teh Kotjok yang memiliki cabang di mana-mana.

    Ciri khas minuman di Teh Kotjok terletak pada penggunaan cendol yang bentuknya tipis mirip seperti jelly kenyal. Selain itu racikan teh yang dikocok juga legit dan tak terlalu manis. Segelas teh kotjok ukuran besar harganya Rp 18.000 saja.

    Oh ya rata-rata semua gerai makanan dan minuman di GW Food Bekasi sudah memiliki logo halal. Selain itu pembayaran yang diutamakan adalah cashless atau non tunai. Tentunya acara jajan-jajan jadi lebih nyaman dan praktis.

    GW Food
    JL. Jl. Festive Garden No.60, Lambangsari. Grand Wisata Bekasi.
    Buka: 11.00 – 23.00
    No telepon: 0811-1111-8085

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng Kaya


    Jakarta

    Fresh Market Emerald Bintaro kini jadi pusatn kuliner modern hingga jajanan kekinian. Ada corn ribs sampai pisang goreng kaya yang enak.

    Surga kuliner di Bintaro kembali bertambah, salah satunya di Fresh Market Emerald Bintaro yang kini merangkap jadi destinasi kuliner di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

    Konsepnya mirip seperti pasar modern pada umumnya, ada penjual sayur, daging sampai toko sembako. Selain itu ada banyak penjaja kuliner. Kebanyakan orang berkunjung ke pasar ini untuk cicip kuliner kekinian.


    Ada puluhan tempat makan, camilan sampai jajanan yang menarik untuk dicoba di pasar modern ini. Seperti pisang goreng dengan saus kaya, lalu ada es cokelat, donat artisan sampai corn ribs yang renyah gurih dan pedas.

    Berikut lima rekomendas jajanan enak dan kekinian di Fresh Market Emerald Bintaro.

    1. Neustadt’s

    Jajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng KayaJajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng Kaya Foto: detikFood

    Kedai yang satu ini spesialis menjual Sub Sandwich hingga Baked Potato. Tapi kalau mau ngemil, bisa Corn Ribs yang harganya hanya Rp 25.000 saja. Corn Ribs merupakan sebutan olahan jagung yang viral di media sosial.

    Jika biasanya corn ribs dibakar atau dipanggang, kalau di Neustadt’s, Corn Ribs digoreng menggunakan metode deep-fry hingga garing. Kemudian di atasnya diberi taburan bumbu hingga bubuk cabai.

    Agar lebih enak, camilan Corn Ribs ini bisa tambah dengan parutan keju seharga Rp 7.000. Meski hanya camilan, tapi porsi Corn Ribsnya banyak dan cukup mengenyangkan.

    2. Pastellia

    Jajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng KayaJajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng Kaya Foto: detikFood

    Pastellia merupakan gerai jajanan tradisional yang menual aneka kue sampai jajanan pasar yang sudah terkenal kelezatannya. Di sini lebih populer jajanan gurihnya seperti pastel, riosles rougut, siomay goreng, tahu bakso goreng dan masih banyak lagi.

    Di Fresh Market Emerald Bintaro, gerai Pastellia cukup besaar dan pilihannya lengkap. Tak hanya pastel atau risoles saja tapi ada juga piscok, onde-onde sampai bakwan sayur yang bisa dihangatkan.

    Harganya memang premium yaitu Rp 9.000 untuk harga pastel dan Siomay Goreng di harga Rp 10.500. Khusus untuk siomay bisa dikukus, digoreng atau dibeli dalam bentuk frozen.

    3. Dou Donut

    Jajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng KayaJajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng Kaya Foto: detikFood

    Dou Donut merupakan salah satu jajanan kekinian yang diincar banyak orang kalau sedang berbelanja di Fresh Market Emerald Bintaro. Dou Donut ini bisa dibilang sebagai artisan donat, karena dibuat dengan bahan-bahan natural yang berkualitas tinggi serta dibuat fresh setiap harinya.

    Ciri khas donat di sini terletak pada teksturnya yang kenyal atau chewy, mirip seperti mochi. Pilihan donatnya ada Salted Brown Butter, Melted Milk Kurl, Lemon Meringue, Toasted Vanilla hingga Cheese Brulee. Kisaran harga donatnya dari Rp 15.000 saja.

    Rekomendasi jajanan lainnya ada di halaman berikutnya!

    4. Samartha

    Jajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng KayaJajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng Kaya Foto: detikFood

    Setelah ngemil donat hingga pastel, bisa pesan minuman yang dingin menyegarkan di Samartha. Berbeda dengan gerai minuman lainnya, Samartha fokus menjual es cokelat hitam dengan tingkat 75%.

    Bubuk cokelat yang digunakan juga tidak sembarangan, yaitu bubuk cokelat dari Krakoa yang mendapatkan penghargaan: Indonesia’s Award Winning Chocolate. Untuk menu Dark Choco 75% harganya dari Rp 27.000 saja.

    Selain es cokelatnya yang enak, Samartha menjual menu minuman lainnya seperti Korean Strawberry Milk.

    5. My Banana

    Jajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng KayaJajan di Fresh Market Bintaro, Ada Corn Ribs hingga Pisang Goreng Kaya Foto: detikFood

    Terakhir ada kedai My Banana, camilan pisang goreng krispi yang menggunakan pisang raja. Di kedai ini, pisang gorengnya selalu hangat karena dan digoreng dadakan jadi terjaga kualitasnya.

    Seporsi pisang goreng di sini harganya Rp 20.000, uniknya lagi My Banana memberikan saus cocolan kaya ala Singapura yang dibuat dari santan hingga pandan yang harum, kental dan legit.

    Rata-rata semua penjual makanan di sini sudah berjualan dari jam 08.00 pagi hingga 17.00. Semua pembayaran di setiap kedai sudah bisa non-tunai.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurihnya Racikan Bakmi Jawa Mas Pong Sejak 1996 Ada di Tebet


    Jakarta

    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom
    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom
    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sepulang kerja, kamu bisa kenyang makan di Stasiun Tebet Pintu Barat. Di sini ada tempat makan bakmi Jawa legendaris dengan menu bakmi godog hingga magelangan yang enak.

    Stasiun Tebet Pintu Barat selalu ramai setiap jam berangkat kerja atau pulang kerja. Biasanya diisi oleh para pekerja kantoran di sekitar Jakarta Selatan.

    Tak heran jika di sekitar area tersebut banyak tempat makan yang nikmat. Salah satunya racikan bakmi yang mengenyangkan di Bakmi Jawa Mas Pong.


    Legendaris Sejak 1996

    Kuliner Stasiun Tebet yang banyak ragam pilihannyaKuliner Stasiun Tebet yang banyak ragam pilihannya Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Ditemui oleh detikFood di Bakmi Jawa Mas Pong Tebet (8/7/2025), Jose, selaku salah satu pemilik menyampaikan kalau tempat makan ini sebenarnya sudah legendaris. Ini merupakan cabang dari Yogyakarta.

    “Kalau di Tebet sendiri baru berjalan 3 tahun. Ini cabang pertama kedua kita dari cabang pertama di Kranggan, Yogyakarta. Di sana sudah dari 1996,” kata Jose.

    “Kalau pemilik awalnya sendiri si Pak Pong-nya ini, makanya namanya tetap Bakmi Jawa Mas Pong. Nah kemudian kita membantu melanjutkan dan investasi, akhirnya kita bikin cabang baru di Tebet ini,” lanjutnya.

    Bakmi Jawa Mas Pong yang berada di Tebet ini sudah berjalan selama 3 tahun. Buka setiap Selasa sampai Minggu dari pukul 11.00 – 23.00 WIB.

    Bakmi Godog Jadi Menu Andalan

    Seperti tempat makan bakmi Jawa pada umumnya, menu bakmi jadi andalan. Jose mengungkapkan kalau cita rasa bakmi godog yang paling diminati.

    “Bakmi godognya kalau di kita best seller,” ungkap Jose.

    Sang pemilik juga mengungkapkan kalau bakmi godog itu terasa nikmat karena menggunakan kaldu ayam kampung asli. Tak hanya kaldunya, tapi topping pelengkap juga menyertai sajiannya.

    “Semuanya pakai ayam kampung asli. Nggak cuma topping untuk bakmi, tapi juga kuah kaldunya. Rebusan kuah kaldu ini berjam-jam, biasanya kitar sekitar 3 jam,” jelas Jose.

    Bakmi Godog (Rp 29.000) racikan Mas Pong memiliki rasa yang gurih nikmat. Kami juga menambahkan topping tambahan berupa potongan paha bawah. Untuk telurnya juga menambahkan telur bebek, jadi terasa lebih creamy kuahnya.

    Ada Bakmi Goreng hingga Magelangan

    Selain menikmati bakmi godog, bisa juga menikmati bakmi goreng, bihun goreng, hingga magelangan. Untuk ketiga menu ini semuanya menggunakan kecap manis.

    “Kecap manis kita juga pakai khusus, tapi rahasia ya mereknya,” ujar Jose.

    Semua bumbu untuk mengolah racikan bakmi hingga nasi goreng juga sama, yaitu menggunakan bumbu iris, irisan cabe rawit jika menyukai pedas, dan tambahan kuah kaldu. Meskipun racikannya digoreng juga ditambahkan kuah kaldu, tapi tak sebanyak untuk kreasi godog (rebus).

    Bakmi goreng sangat sesuai dengan selera tim detikFood. Rasanya memang dominan manis, tapi juga ada sensasi gurihnya. Terasa juga aroma dan cita rasa smokey pada setiap suapannya. Teksturnya juga tak begitu lembek jadi pas di lidah.

    Keistimewaan Lain dari Bakmi Jawa Mas Pong

    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Jose juga mengungkapkan soal keistimewaan lain dari Bakmi Jawa Mas Pong. Mereka mempertahankan cara memasak menggunakan arang agar tetap terasa ‘autentik’.

    “Kita masih pakai arang soalnya buat ngejaga cita rasanya autentik, ngejar panasnya itu soalnya dan aroma smokey,” ungkapnya.

    Namun, ada beberapa bahan yang diubah mengikuti permintaan pasar dan lidah orang Jakarta. “Kita ubah pakai mie telur karena dari pengalaman setelah survei ternyata orang Jakarta lebih suka mie telur dibandingkan mie licin (mie kuning) di bakmi Jawa pada umumnya,” tambah Jose.

    Selain mienya yang diubah, telur yang digunakan berupa telur ayam. Biasanya racikan bakmi Jawa autentik menggunakan telur bebek. “Telur juga pakai yang ayam, karena orang-orang lebih suka itu. Kita juga tetap sediakan telur bebek, buat yang suka bisa diganti,” pungkasnya.

    Bakmi Jawa Mas Pong

    Jalan KH Abdullah Syafei No. 46,
    Tebet, Jakarta Selatan (100 meter dari Stasiun Tebet Pintu Barat)
    Jam operasional: 12.00 – 23.00 WIB (tutup setiap Senin)
    No. Telepon: 0822-1050-5381

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Pedasnya Menggoda! Di Sini Ada Sambal Ngondek Favorit Anak Jaksel


    Jakarta

    Warung tenda sederhana di kawasan Gandaria ini punya menu spesial. Menyajikan aneka lauk ditambah sambal ‘ngondek’ rawit pedas dengan pelayanan yang menghibur.

    Mampir ke kawasan Gandaria, ada banyak pilihan kuliner kaki lima malam hari yang bisa jadi pilihan. Namun salah satu yang tidak boleh dilewatkan yaitu warung SS Ngondek.

    Warung tenda dengan spanduk lebar berwarna pink tersebut sangat memikat perhatian, terutama dengan nama dan pelayanannya yang disebut ‘ngondek.’


    Meskipun hanya berjualan di warung tenda sederhana, SS Ngondek tidak pernah sepi pembeli. Apalagi jika disambangi tepat saat jam buka, sekitar pukul 18.00 sore. Pelanggan harus siap-siap berebut meja dan kursi.

    Tak sekadar nama unik, tetapi warung ini juga punya konsep dan menu menarik. Menyajikan berbagai macam lauk dengan sambal rawit yang pedasnya menyengat. Pelanggan juga akan mendapat pelayanan ‘ngondek’ yang menghibur.

    Begini konsep warung SS Ngondek serta berbagai menu andalan yang bisa dicoba :

    1. Konsep warung tendaan yang unik

    Kuliner kaki lima di kawasan GandariaSS Ngondek merupakan salah satu kuliner yang ramai di jalan Gandaria. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Usaha kuliner ini sudah berjalan 12 tahun lamanya. Awalnya buka di daerah Ciledug, lalu mereka mulai membuka cabang di daerah lain, seperti di Gandaria dan Permata Hijau, Tetapi menurut Aji, cabang Gandaria termasuk paling lama bertahan dengan pengunjung yang selalu berdatangan.

    Soal nama gerai dan menu yang ada unsur ‘ngondek’, Aji mengungkap, “Ownernya itu gemulai sayang. Jadi warung ini diciptakan dari sebuah mimpi. Diterbitkanlah di Ayam Ngondek ini.”

    Sebenarnya nama ‘ngondek’ dan unsur nama unik di menu lainnya dibuat sebatas untuk lucu-lucuan. Namun, siapa sangka rupanya nama tersebut yang membuat pelanggan semakin tertarik mampir ke warung tendaan ini.

    “Beda daripada yang lain kan, kita pakai bahasa gemulai sayang. Ala-ala imut gitu,” jelas Aji kepada detikFood.

    Alasan lain kenapa diberi nama ‘ngondek’ karena memang ada beberapa pelayan ‘ngondek’ yang akan mengincar dan menggoda para pengunjung.

    2. Menu Ayam Ngondek hingga Cumi-Cumi yang menggoda

    SS NgondekAda menu Ayam Ngondek dan Sate Kulit yang menggoda. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Banyak variasi menu yang bisa dicoba. Mulai dari Ayam Ngondek, Bebek Belur, Ceker Ngetril Kuah, Jengkolita Asin, Satay Kulit Ken…?, Terbakar Cinta Laila Sari (terong bakar), Nila Setitik, dan lain sebagainya. Harganya menu lauknya dibanderol mulai dari Rp 3.000 san sampai Rp 40.000 an.

    Menurut Aji menu andalannya yaitu Ayam Ngondek, bisa digoreng (Rp 20.000) maupun dibakar dengan bumbu spesial yang sedap (Rp 22.000). Menggunakan ayam pilihan yang diproses sedemikian rupa sampai punya tekstur daging yang pas.

    Ayam ini bisa dinikmati dengan tiga pilihan sambal, yaitu sambal ngondek, sambal matah, sampai sambal permata hijau (sambal ijo).

    Ayam Ngondek Gorengnya punya tekstur daging cukup lembut meski tetap berserat. Bumbu marinasinya juga meresap sampai ke dalam daging.

    Perlu dimakan berbarengan dengan sambal ngondeknya yang gurih dan pedas menyengat karena fulll pakai cabai rawit merah. Meskipun ada tambahan terasi, tetapi rasanya sangat tipis. Sambal ini juga diracik pakai kuah rahasia sehingga rasa gurihnya tidak sekadar mecin dan garam.

    SS NgondekCumi-Cumi Hot.comm juga tidak kalah spesial. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain ayam, bisa pesan pesan Cumi-Cumi Hott.com (Rp 18.000). Berupa cumi asin goreng yang disajikan dengan kangkung rebus dan jagung rebus manis diatasnya. Cuminya kenyal, tidak alot maupun amis.

    Aneka lauk ini tidak hanya bisa dinikmati dengan nasi putih (Rp 6.000), tetapi juga bisa dinikmati dengan nasi gurih daun jeruk (Rp 7.000). Nasi gurihnya pas, dengan sentuhan aroma daun jeruk yang menyegarkan.

    Ada juga tambahan tahu dan tempe goreng (Rp 3.000 an) yang bisa langsung disajikan dalam sepiring nasi dan lauk utama. Penyajian nasinya juga unik karena dialasi oleh daun pisang.

    3. Renyahnya sate kulit goreng gurih

    Jangan lupa memesan Sate Kulit Ken,,,? yang juga jadi andalan. Bisa dipesan per porsi isi 4 atau 5 tusuk harganya Rp 40.000.

    Kulitnya besar-besar, digoreng pas, tidak begitu kering maupun basah. bumbu gurihnya juga meresap sampai ke dalam. Sangat nikmat dimakan bersama nasi dan sambalnya.

    SS NgondekLele goreng yang dipadukan dengan sambal ngondek nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu Pedhati Achin (Rp 20.000) juga menarik untuk dicoba. Berupa ikan peda yang dimasak dengan bumbu rahasia sehingga rasa gurihnya pas. Ada juga Lele Luluran (Rp 17.000) yang digoreng kriuk dengan baluran bumbu spesial. Menu-menu ini disajikan juga dengan sambal, lalapan, dan jagung.

    Kalau bosan yang digoreng, bisa pesan Ketahuan Pepes (Rp 15.000) lembut, gurih, sedikit pedas.

    4. Jengkolita Acin dan Ceker Ngetril Kuah Spesial

    SS NgondekAdapun Jengkolita Acin hingga Ceker berkuah gurih rempah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Warung SS Ngondek punya menu baru yang bisa dicoba. Namanya Jengkolita Acin (Rp 20.000) yang teksturnya tidak keras dan diolah spesial. Sensasi makannya seperti makan kentang saja. Jengkol ini juga digeprek dengan bawang putih dan sajikan bersama sambal ngondek, sehingga rasa dan aroma asli jengkolnya tertutup.

    Pecinta Ceker bisa mencicipi Ceker Ngetril Kuah (Rp 18.000) yang tidak kalah spesial, Ceker yang empuk lembut dimasak bersama kuah semacam kari gulai yang gurih berempah.

    5. Racikan minuman manis menyegarkan

    Setelah menikmati lauk dengan sambal ngondek pedas, kamu bisa menutupnya dengan aneka minuman manis menyegarkan.

    Melon Manja (Rp 10.000) memadukan sirup melon dengan jeruk limau sehingga rasanya manis segar asam. Melon Till (Rp 15.000) juga nikmat. Tidak hanya ada potongan irisan limau tetapi juga ditambah soda.

    SS NgondekRacikan minuman manis menyegarkan menjadi penghilang dahaga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Honeymoon Ice juga jadi andalan (Rp 15.000), memadukan jeruk limau pakai madu. Kalau mau rasa agak berbeda bisa pesan Strawberry Till (Rp 15.000) yang kurang lebih racikannya sama seperti melon hanya sirupnya diubah menjadi stroberi.

    Teh Tarik Kocokin Eke (Rp 15.000) yang manis dengan rasa teh ringan tak kalah menyegarkan tenggorokan.

    SS Ngondek buka setiap hari, mulai pukul 18.00 sampai 04.00 dini hari. Lokasi tepatnya ada di Jl. Gandaria 1 No.335 3, RT.3/RW.9, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Smokey! Nasi Goreng Gila Pete di Gandaria Favoritnya Raisa


    Jakarta

    Di kawasan Gandaria ada sebuah gerobak nasi goreng gila legendaris sejak tahun 1989. Menariknya lagi, nasi goreng ini telah menjadi favorit penyanyi Raisa sejak lama!

    Selain warung makan tendaan, di kawasan Gandaria ada juga penjual makanan kaki lima gerobakan. Salah satunya Nasi Goreng Gila Stress Ndut yang baru mulai berjualan pukul 20.30 sampai 02.00 pagi.

    Penjual ini termasuk yang legendaris karena sudah mulai berjualan di kawasan tersebut sejak 1989. Dulunya dikelola oleh sosok yang dikenal dengan sebutan ‘Pak Ndut’. Setelah beliau meninggal, kini usaha nasi goreng diteruskan oleh anaknya bernama Agus.


    “Ini saya generasi kedua. Saya nerusin dari almarhum bapak saya,” jelas Agus kepada tim detikFood.

    Kuliner kaki lima di kawasan GandariaGerobak Nasi Goreng Gila Stress Pak Ndut yang jualan sejak 1989. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nasi goreng gerobakan ini memang sudah dipegang oleh generasi kedua, tetapi soal racikan dan rasa masih terbilang konsisten. Agus mengaku sejak dia kecil sudah sering ikut membantu bapaknya sehingga tahu tentang racikan bumbu dan terbiasa membuatnya.

    Meski jualan di gerobak pinggir jalan, nasi goreng ini tidak pernah sepi pembeli. Bahkan termasuk makanan andalannya penyanyi Raisa sehabis manggung!

    1. Jadi langganan Raisa sejak dulu

    Naasi Goreng Gila Stress Pak Ndut GandariaNaasi Goreng Gila Stress Pak Ndut Gandaria sudah menjadi langganan artis Raisa sejak lama. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dalam wawancara bersama akun TikTok @jekselepruv (29/6/2025), Raisa sempat ditanya terkait makanan favoritnya usai manggung. Penyanyi itu menyebut Nasi Goreng Gila Stress Pak Ndut menjadi salah satu favoritnya. Bahkan menurut Raisa, penjualnya sudah hafal menu favoritnya Raisa.

    Dikonfirmasi oleh detikFood memang benar ternyata nasi goreng ini menjadi langganannya Raisa. Menurut Agus, Raisa dan keluarganya memang dari dulu suka datang ke sini karena tinggal di sekitar kawasan tersebut.

    “Dulu tinggalnya deket-deket sini dan emang suka ke sini. Emang udah kenal dari dulu dari Almarhum bapak,” jelasnya.

    Ditanya soal kesan pesan menjadi langganan musisi papan atas, Agus mengungkap mungkin racikannya memang cocok dengan Raisa.

    “Mungkin emang cocok sama dia. Kalau makanan kan emang cocok-cocokan. Gak bisa semua orang bilang enak,” jelasnya.

    Selain Raisa, Agus mengungkap musisi lain juga pernah mampir makan di tempatnya.

    “Kita pernah diundang ke tempat Rafi Ahmad. Terus zaman dulu waktu Project Pop masih ngekos di daerah sini, mereka juga dateng makan di sini,” pungkasnya.

    2. Racikan nasi goreng favorit Raisa

    Naasi Goreng Gila Stress Pak Ndut GandariaBegini tampilan menu nasi goreng favoritnya musisi tanah air tersebut. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nasi Goreng Gila Stress Ndut menawarkan beberapa pilihan menu. Ada nasi goreng biasa, nasi goreng gila, nasi gila, mie goreng, hingga kwetiau goreng.

    Toppingnya bisa pilih mau super (komplet), spesial, kambing, sosis bakar, pete ayam, usus, atau biasa. Harganya mulai dari Rp 15.000.

    Agus mengungkap menu favorit Raisa yaitu Nasi Goreng Pete. Meskipun kadang toppingnya suka diganti, pete tetap wajib ada.

    “Nasi goreng pete dan dia biasanya bisa ganti-ganti campur apa, yang penting ada itu (pete),” ujar Agus.

    DetikFood mencoba nasi goreng yang sama dengan pesanan Raisa. Seporsinya tidak hanya diberi topping pete, tetapi lengkap ada bakso, sosis, hingga usus. Harga seporsinya dibanderol seharga Rp 35.000.

    Naasi Goreng Gila Stress Pak Ndut GandariaNaasi goreng gilanya dimasak dalam wajan wok seperti ini, Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nasi goreng gila di sini diracik menggunakan beras pera premium yang dioseng-oseng dalam wajan semacam wok besar sampai matang dan bumbu tercampur merata. Lalu nasi goreng disajikan dalam piring beralas daun pisang.

    Barulah Agus menumis topping nasi gilanya dan setelah matang, topping tersebut langsung disajikan di atas nasi goreng.

    Dari segi tampilan, nasi goreng ini terlihat sangat menggiurkan. Warna nasi gorengnya tidak begitu cokelat pekat. Disajikan dengan topping ala nasi gila yang melimpah.

    Tekstur nasi gorengnya pera dengan buliran kecil dan pendek. Rasa nasi gorengnya menurut kami tidak begitu berbumbu, hanya tercecap rasa gurih tipis dan sedikit pedas lada.

    Jadi, makannya memang harus dicampur atau berbarengan dengan topping. Sebab, toppingnya punya rasa bumbu lebih medok. Perpaduan antara rasa pedas asam dari saus dan manis dari kecap. Rasa gurihnya juga tercecap kuat di lidah.

    Karena ada tambahan pete dan usus, nasi goreng gila ini jadi sedikit beraroma khas. Jangan lupa dimakan berbarengan dengan kerupuk warna-warni supaya makin puas.

    3. Mie goreng yang tidak kalah nikmat

    Naasi Goreng Gila Stress Pak Ndut GandariaMie gorengnya juga punya cita rasa yang tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain nasi goreng ada juga mie goreng yang bisa dicoba. Kami pesan Mie Goreng Sosis Bakso seharga Rp 25.000.

    Seporsinya terdiri dari mie, bakso, sosis, dan sayuran berupa sawi. Sama seperti nasi goreng, mienya juga disajikan dalam piring beralaskan daun pisang.

    Mie gorengnya punya tampilan warna cokelat yang tidak begitu pekat. Dimasak menggunakan mie telur keriting yang teksturnya cukup kenyal, tidak sampai terlalu kering.

    Menurut kami mie dan toppingnya punya rasa yang menyatu sempurna. Tidak seperti nasi goreng gila yang salah satunya punya bumbu lebih medok.

    Secara keseluruhan, rasa mie gorengnya didominasi rasa manis dan gurih. Rasa pedas seperti dari saus pun tidak begitu tercecap kuat di lidah. Aroma smokey yang muncul membuatnya semakin nikmat.

    Nasi Goreng Gila Stress Ndut bisa ditemukan di Jl. Gandaria 1 No.342 5, RT.5/RW.9, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan. Buka Selasa-Sabtu pukul 20.30 – 02.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com