Tag: studi di luar negeri

  • 45 Awardee Beasiswa Garuda di AS Bisa Pindah ke UK



    Jakarta

    Sebanyak 45 awardee Beasiswa Garuda akan segera berangkat ke Amerika Serikat (AS) untuk menempuh studi mereka. Namun, ada kemungkinan mereka dipindahkan ke Inggris Raya atau United Kingdom (UK) karena kebijakan Presiden Trump.

    Seperti diketahui, pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump telah melarang penerbitan visa, baik untuk pelajar asing maupun peserta pertukaran pelajar.

    “Untuk seluruh dunia itu pada saat ini visa untuk ke Amerika Serikat, appointment atau new appointment untuk visa ke Amerika Serikat, visa pelajar dan exchange program itu semuanya dihentikan,” jelas Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, kepada wartawan di Gedung D Komplek Kemendiktisaintek, Jakarta, Senin (16/6/2025).


    Stella menuturkan, dari 256 siswa penerima Beasiswa Garuda, sebanyak 45 orang diterima di kampus AS. Usai kebijakan baru Trump keluar, Kemendiktisaintek langsung menindaklanjuti pemberangkatan ini.

    “Dan pada hari setelahnya, kebetulan Bapak Presiden memang waktu itu mengundang (pihak) UK, dari Russell Group University, untuk berbicara dengan beliau untuk membangun secara keseluruhan ekosistem sains dan teknologi bangsa di negara ini,” tutur Stella.

    “Dan pada malam harinya, saya berbicara dengan mereka juga untuk melihat bagaimana, apakah bisa diakomodir mereka yang tadinya ke US untuk mungkin dipindahkan ke UK,” imbuhnya.

    Stella menambahkan, proses pemindahan mahasiswa ini sudah berjalan dan para siswa bisa dipindahkan. Asalkan, siswa yang bersangkutan mau pindah universitas.

    “Dan itu sudah berjalan, dan alhamdulillah syukurlah kita sudah bisa mendapatkan itu, dan sedang berjalan dan akan bisa dipindahkan jika siswanya mau pindah,” ujarnya.

    Tentang Beasiswa Garuda

    Beasiswa Garuda merupakan pengganti Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang diperuntukkan bagi siswa yang sedang berada di kelas 12 jenjang SMA/sederajat. Para siswa akan berkesempatan untuk dibiayai kuliah di universitas top dunia.

    Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para siswa-siswi berprestasi, tetapi diprioritaskan untuk yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    Pendaftaran Beasiswa Garuda 2025 dibuka dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah ditutup dan diumumkan pada April kemarin. Sementara itu, hasil akhir gelombang kedua diumumkan pada Jumat, 6 Juni 2025.

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa ICCR, Kesempatan Mahasiswa Indonesia Bisa Kuliah Gratis di India


    Jakarta

    India merupakan negara dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat, keanekaragaman budaya yang kuat, serta salah satu pusat peradaban masa lampau tertua di Asia. Bagi mahasiswa internasional termasuk Indonesia yang ingin belajar atau menempuh studi di India, terdapat penawaran beasiswa gratis.

    Beasiswa yang dimaksud yakni Indian Council for Cultural Relations (ICCR), beasiswa dari Dewan Hubungan Kebudayaan India. Beasiswa ini terbuka untuk jenjang sarjana (S1), pascasarjana (S2), magister filsafat (M Phil) hingga doktoral (PhD).

    Mengutip Embassy of India di Jakarta, pendaftaran beasiswa biasanya dibuka setiap Januari. Namun, untuk penerimaan 2025/2026, pendaftaran beasiswa dibuka mulai Februari hingga April.


    Untuk tahun akademik 2026/2027 belum ada pengumuman pendaftaran resminya. Namun, mahasiswa yang tertarik dengan ICCR bisa mulai mempersiapkan diri, ya! Simak persyaratan dan prediksi jadwal pelaksanaan untuk periode 2026/2027 berikut ini.

    Ada 21 Skema Beasiswa dan Menerima Ribuan Mahasiswa

    Mengutip laman Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) India, ICCR mengelola 21 skema berbeda dalam beasiswanya. Enam di antaranya didanai oleh ICCR, sedangkan yang lainnya dikelola atas nama MEA dan Ministry of Ayush.

    Skema yang terkenal antara lain Beasiswa Umum Atal Bihari Vajpayee (A1201). Beasiswa ini memiliki lebih dari 600 kuota pada tahun akademik 2025/2026.

    Kemudian ada skema Beasiswa Tari & Musik Lata Mangeshkar (A1209), yang terbuka bagi mahasiswa asing untuk studi di bidang seni tari, musik, teater, seni pertunjukan, patung, bahasa, hingga kuliner. Pada 2025/2026, skema ini memiliki 100 kuota penerima beasiswa.

    Selain itu ada juga ‘Beasiswa Pertukaran Budaya Dr. S. Radhakrishnan’ dan ‘Beasiswa Ayush’. Setiap tahunnya, ICCR menerima sekitar lebih dari 3.000 mahasiswa asing dari 180 negara. Setiap tahun juga, ICCR mampu meluluskan sekitar 6.000-an sarjana asing yang belajar di berbagai institusi pendidikan tinggi di India.

    Adapun secara umum, beasiswa-beasiswa dari ICCR memiliki manfaat antara lain:

    – Tiket pesawat pulang pergi (untuk skema tertentu)

    – Biaya pendidikan

    – Tunjangan hidup

    – Biaya akomodasi

    Persyaratan Umum Pendaftaran ICCR

    Berikut ini persyaratan umum yang dibutuhkan untuk mendaftar ICCR, dikutip dari laman PPI India.

    1. Persyaratan bagi pendaftar S1

    – Passport

    – Kartu identitas

    – Ijazah dan transkrip nilai SMP dan SMA yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Inggris

    – Surat keterangan sehat dari rumah sakit/klinik

    – Essay (500 kata)

    – Pas photo latar belakang putih

    – 2 Surat rekomendasi

    – Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris

    2. Persyaratan bagi pendaftar S2

    – Passport

    – Kartu identitas

    – Ijazah dan transkrip nilai SMP, SMA dan S1 yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Inggris

    – Surat keterangan sehat dari rumah sakit/klinik

    – Essay (500 kata)

    – Pas photo latar belakang putih

    – 2 Surat rekomendasi

    – Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris

    – GMAT (hanya untuk MBA)

    3. Persyaratan bagi pendaftar S3

    – Passport

    – Kartu identitas

    – Ijazah dan transkrip nilai SMP, SMA dan S1 yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Inggris

    – Surat keterangan sehat dari rumah sakit/klinik

    – Essay (500 kata)

    – Pas photo latar belakang putih

    – 2 Surat rekomendasi

    – Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris

    – Proposal research

    Jadwal Pelaksanaan Seleksi ICCR

    Mengacu pada pembukaan beasiswa untuk tahun akademik 2025/2026, berikut ini jadwal seleksi ICCR, dikutip dari Embassy of India.

    • 20 Februari-30 April 2025: Pendaftaran online
    • 31 Mei 2025: Pengumuman dari kampus tujuan
    • 15 Juni 2025: Pengalokasian beasiswa dan pembuatan surat penawaran
    • 22 Juni 2025: Finalisasi mahasiswa untuk menerima atau menolak beasiswa
    • 1 Juli 2025: Jika kuota beasiswa belum terpenuhi, mahasiswa yang belum diterima akan diberi kesempatan penawaran beasiswa lain
    • 10 Juli 2025: Finalisasi bagi mahasiswa yang diberi penawaran kedua

    Meski belum ada pengumuman resmi untuk periode tahun depan, detikers bisa cek informasi lanjut mengenai beasiswa ICCR dan cara daftarnya dengan login di Portal Beasiswa A2A http://a2ascholarships.iccr.gov.in.

    Dengan adanya ICCR, menunjukkan bahwa kerja sama Indonesia dan India di bidang pendidikan terjalin dengan kontinu. Kedua negara tengah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui pendidikan tinggi, sehingga bisa mempersiapkan generasi muda yang bersaing secara global.

    (faz/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com