Tag: suami

  • Studi Ungkap Sering Bercinta dengan Suami Bisa Bikin Wanita Panjang Umur


    Jakarta

    Bercinta merupakan momen yang penting untuk pasangan suami istri. Selain meningkatkan keharmonisan, nyatanya bercinta juga dapat meningkatkan kesehatan, lho.

    Sebuah studi belum lama ini mengungkapkan keterkaitan frekuensi bercinta dengan manfaatnya untuk kesehatan jantung wanita. Penelitian baru-baru ini dipublikasikan dalam Journal of Psychosexual Health menemukan wanita berusia 20-59 tahun yang jarang berhubungan intim, meningkatkan risiko kematian dengan sebab apapun sebanyak 70 persen.

    Jarang berhubungan intim yang dimaksud dalam penelitian tersebut adalah bercinta kurang dari sekali seminggu.


    Peneliti Walden University Minnesota melakukan analisis data survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional dari 14.542 orang dewasa di atas 20 tahun. Mereka menyimpulkan bahwa wanita bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari bercinta apabila melakukannya lebih dari sekali dalam seminggu.

    “Aktivitas seksual penting untuk kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan. Mungkin karena pengurangan variabilitas detak jantung dan peningkatan aliran darah,” kata peneliti dikutip dari NY Post, Rabu (31/7/2024).

    Mereka juga menemukan ketika kurangnya bercinta ini juga disertai dengan depresi, maka dapat mengakibatkan risiko kematian yang lebih tinggi. Peneliti utama Dr Srikanta Banerjee menuturkan depresi yang dialami oleh seseorang yang rutin bercinta, memiliki dampak kesehatan yang lebih kecil.

    Dr Srikanta berteori bahwa depresi dapat memengaruhi pria dan wanita dengan cara yang berbeda.

    “Depresi adalah sesuatu yang menyebabkan peningkatan kematian karena dampak kesehatan. Jadi mungkin seks lebih efektif karena tingkat keparahan dampak depresi wanita,” katanya.

    Namun, mereka juga menemukan temuan unik lainnya. Frekuensi seks yang berlebihan pada pria justru menunjukkan adanya peningkatan risiko kematian hingga enam kali pada pria hingga enam kali lipat, dibandingkan dengan wanita.

    Oleh karena itu, peneliti menyarankan pasangan suami istri untuk menemukan frekuensi terbaik bercinta dalam kehidupan rumah tangga mereka.

    “Implikasinya adalah bahwa dengan mengatasi frekuensi seksual, kesenjangan kesehatan lainnya dapat diatasi secara lebih langsung,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Perlu Tahu! Segini Jumlah Kalori yang Terbakar saat Bercinta

    Jakarta

    Seorang ahli seks di Stanford Health di California, Amerika Serikat, Profesor Leah Millheiser, mengungkapkan pasangan suami istri yang berhubungan seks dapat membakar banyak kalori. Namun, terdapat perbedaan jumlah kalori yang terbakar pada pria dan wanita.

    Menurut penelitian, pria mengeluarkan rata-rata 101 kalori selama berhubungan seks. Sementara wanita, hanya membakar sekitar 69 kalori.

    Angka-angka tersebut berasal dari tinjauan penelitian terbaru tahun 2022. Diperkirakan seorang pria dapat membakar sekitar 4,2 kalori per menit, sedangkan wanita hanya 3,1 kalori per menit.


    Angka-angka tersebut bervariasi berdasarkan durasi dan intensitas hubungan seksual, serta posisi seks yang berbeda.

    Profesor Millheiser mengatakan angka-angka tersebut bisa bervariasi tergantung pada siapa yang lebih ‘berperan aktif’ saat berhubungan seks.

    “Secara umum, pria memiliki lebih banyak otot daripada wanita. Yang berarti mereka membakar lebih banyak kalori bahkan saat melakukan aktivitas yang sama dengan rekan wanita mereka,” terangnya yang dikutip dari Daily Mail.

    Posisi Bercinta Ini Diyakini Lebih Banyak Bakar Kalori

    Sebuah survei yang diungkap oleh DailyMail pada awal bulan ini, menemukan bahwa gaya doggy dan misionaris termasuk di antara posisi seks paling populer.

    Sebagian besar waktu kedua posisi ini melibatkan pria yang mengeluarkan lebih banyak energi, yang akan menyebabkan pembakaran kalori yang lebih besar saat berhubungan seks.

    Angka kalori dalam tinjauan tahun 2022 hanyalah perkiraan rata-rata dan bisa berubah pada pasangan di mana wanita lebih suka mengambil peran yang lebih aktif.

    Survei bulan lalu menunjukkan bahwa cowgirl terbalik juga merupakan salah satu posisi seksual paling populer. Ini melibatkan wanita yang berada di atas dan membelakangi pasangannya.

    Dalam posisi ini, wanita melakukan sebagian besar gerakan, yang berarti ia mungkin akan membakar lebih banyak kalori daripada pasangan prianya.

    Prof Millheiser mengatakan semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk berpelukan, berciuman, dan bermesraan, maka semakin banyak kalori yang akan dibakar.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Merasa Bosan Bercinta? Simak 5 Tips Ini Agar Gairah Seks Kembali Membara

    Jakarta

    Bercinta seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan dan romantis yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri. Namun aktivitas ini bisa menjadi membosankan dan membuat hubungan menjadi renggang.

    Dikutip dari WebMD, kehidupan seks yang baik akan mengundang banyak manfaat salah satunya meningkatkan mood akibat tubuh banyak melepaskan hormon oksitosin. Berikut 5 cara mengusir rasa bosan bercinta dengan pasangan.

    1. Menjalin Komunikasi

    Komunikasi dengan pasangan bisa menjadi cara untuk ‘mengusir’ rasa bosan untuk bercinta. Seseorang bisa mengomunikasikan apa yang diinginkan terkait seks ke pasangan.


    Beri tahu pasangan tentang apa yang disuka dan tidak disuka. Bisa terkait fantasi seks, atau hal-hal lain yang lebih intim.

    2. Mencoba Posisi Seks yang Baru

    Aktivitas seksual yang monoton tentu bisa menimbulkan rasa bosan, sehingga setiap pasangan wajib untuk memberikan variasi dalam kehidupan seks.

    Beberapa cara yang bisa dicoba adalah dengan melakukan foreplay, mencoba posisi seks yang baru, mencoba sesi role play, atau berpindah tempat untuk bercinta.

    3. Menjadwalkan Waktu Bercinta

    Menetapkan waktu untuk bercinta membuat seseorang akan lebih bersiap untuk melakukannya. Kecil kemungkinan untuk melewatkan sesi seks.

    Selain itu penting juga untuk memilih waktu yang tepat.

    4. Mencoba ‘Sesuatu’ yang Berbeda

    Saat seks masih terasa membosankan, pasangan bisa mencoba untuk kembali menumbuhkan rasa kasih sayang mereka dengan banyak cara lain.

    Mandi bersama atau saling memberikan pijatan sensual bisa dicoba untuk membangkitkan gairah seksual. Selain itu, sesi bercumbu ‘panas’ atau saling mengajari satu sama lain tentang bagian tubuh mana yang ingin disentuh.

    5. Terapi Seks

    Terapis seks mungkin bisa membantu menemukan titik permasalahan terkait rasa bosan pasangan untuk melakukan seks. Terapis adalah psikolog berlisensi yang mampu memberikan solusi terkait kurangnya hasrat seksual, kesulitan ereksi, atau masalah mencapai orgasme.

    Bertemu dengan terapi seks bisa dilakukan berdua bersama pasangan, tetapi jika dirasa masih malu untuk pasangan mengetahui terkait permasalahan seksual, bisa datang ke terapis sendiri.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sederet Kebiasaan yang Bisa Turunkan Kualitas Sperma, Termasuk Sering Ngopi


    Jakarta

    Kualitas sperma yang buruk bisa membuat laki-laki kesulitan untuk mendapatkan momongan. Menurunnya kualitas sperma ini bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah gaya hidup yang buruk.

    Spesialis obstetri dan ginekologi dr Upik Anggraheni, SpOG, Subsp F E R mengatakan ada beberapa kebiasaan laki-laki yang tanpa disadari bisa menurunkan kualitas spermanya. Salah satunya adalah seringnya minum kopi.

    “Laki-laki yang suka minum kopi, itu harus hati-hati. Kafein itu bisa membuat gangguan pembuluh darah. Kafein tidak hanya di kopi, tapi juga ada di teh, soda, dan coklat,” ujar dr Upik saat ditemui di Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2024).


    “Memang kopi (kafeinnya) paling tinggi. Anjuran dari fertility association itu adalah 100 mg kafein per hari yang boleh dikonsumsi pasangan yang sedang promil,” sambungnya.

    dr Upik melanjutkan, kebiasaan lainnya yang tidak disadari dapat menurunkan kualitas sperma adalah merokok, obesitas, dan pola tidur yang kurang baik atau sering begadang.

    “Merokok. Ada kok perokok tapi istrinya bisa hamil, memang banyak. Tapi nggak sedikit juga yang tidak. Kalau sudah setahun berusaha nggak hamil-hamil dan dia (suami) perokok, sebaiknya langsung periksa,” kata dr Upik.

    “Kedua gemuk. Gemuk ini lebih ke faktor risiko. Sama seperti rokok, obesitas BMI-nya lebih dari 25. Kemudian pola kerjanya, suka begadang, suka minum kopi itu harus hati-hati,” sambungnya.

    Olahraga yang teratur, lanjut dr Upik bisa mulai dilakukan oleh para laki-laki untuk menghindari hal ini. Lalu, pola tidur juga harus diperbaiki, minimal tidur 7 jam dalam sehari. Serta sudah harus tidur di antara pukul 10 hingga 2 pagi.

    Selain kebiasaan, dr Upik menyarankan kepada para laki-laki untuk segera memeriksakan kualitas spermanya ke dokter jika pernah mengalami trauma di daerah kemaluan. Pasalnya, hal ini juga bisa menjadi salah satu penyebab menurunnya kualitas sperma.

    “Ditambah lagi jika dia sebelumnya pernah trauma, kecelakaan dan ada luka atau trauma di daerah kemaluan. Itu juga harus hati-hati atau dia sudah tahu nih kalau testisnya lebih kecil sebelah, nah itu harus periksa,” tutupnya.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ingin Miss V Kembali Kencang dan ‘Menggigit’? Begini Saran dari Dokter


    Jakarta

    Hubungan intim menjadi salah satu hal yang penting bagi pasangan suami istri. Selain bermanfaat untuk kesehatan, aktivitas ini mampu meningkatkan keharmonisan rumah tangga.

    Untuk mendapatkan hubungan seks yang berkualitas, organ intim terutama pada wanita harus selalu dalam keadaan baik. Namun, seiring bertambahnya usia, Miss V alias vagina semakin kehilangan elastisitasnya.

    Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk membuat vagina kembali kencang dan ‘menggigit’?


    Spesialis obstetri dan ginekologi, Dr dr Fransiska Mochtar, SpOG, Subsp Obginsos, M Biomed, menyebut prosedur perawatan yang dapat merawat vagina, yakni teknik laser vaginal tightening atau intimalase (LVT).

    “Ini dilakukan menggunakan laser erbium yang menghantarkan panas. Fungsinya untuk merangsang pertumbuhan kolagen pada mukosa vagina, sehingga mengencangkan otot vagina dan memperbaiki strukturnya,” terang dr Fransiska pada detikcom, Minggu (28/7/2024).

    Selain itu, prosedur LVT juga bisa untuk:

    • Mengecilkan saluran vagina
    • Mengembalikan kekencangan dan kekenyalan otot vagina
    • Mengatasi keluhan sering beser
    • Mengatasi peranakan turun

    “Itu semua dilakukan nyaris tanpa rasa sakit. Karena LVT bekerja secara non-ablative, tanpa sayatan, tanpa anestesi, sehingga pasien setelah tindakan dapat bebas beraktivitas,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ternyata Aktivitas Seksual Bercinta di Kamar Mandi Berbahaya, Ini Alasannya


    Jakarta

    Fantasi seksual merupakan hal yang normal dalam kehidupan pasangan suami istri. Setiap orang mungkin memiliki fantasi seksual yang berbeda-beda dan ingin mencobanya di dunia nyata.

    Namun, tidak semua fantasi seks yang dijadikan dilakukan oleh pasutri bisa memberikan kepuasan. Sebab beberapa aktivitas seksual itu bisa saja membahayakan diri hingga menyebabkan cedera, salah satunya bercinta di kamar mandi.

    Beberapa orang mungkin merasa bercinta sambil mandi air hangat akan terasa lebih nikmat. Nyatanya, itu dikaitkan dengan risiko sinkop vasovagal atau penurunan tekanan darah yang dapat menyebabkan pusing dan pingsan.


    “Itu karena saraf vagus, yang mengatur detak jantung dan penyempitan pembuluh darah, akan kehilangan pengaturan normal untuk sementara waktu karena rangsangan yang berlebihan,” tulis pakar yang dikutip dari NYPost.

    “Akibatnya, pembuluh darah melebar, tekanan darah turun, dan orang tersebut bisa pingsan,” sambungnya.

    Selain itu, para pakar seks juga tidak menyarankan untuk bercinta di bawah shower. Selain bisa menyebabkan orang pingsan, mereka yang melakukannya berpotensi terpeleset dan jatuh.

    Fantasi seks ini juga disebut-sebut bisa membuat organ intim kehilangan pelumas alami dan menjadi kering. Selain itu, seks di kamar mandi dapat membuat orang rentan terhadap infeksi menular seksual.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Apakah Berhubungan Intim Pakai Kondom Masih Bisa Hamil? Ini Penjelasannya

    Jakarta

    Tak sedikit pasangan suami istri yang mungkin ingin menunda memiliki momongan, sehingga menggunakan kondom saat berhubungan intim.

    Dikutip dari Cleveland Clinic, kondom adalah alat kontrasepsi eksternal yang dapat membantu mengurangi risiko kehamilan. Tak hanya itu, kondom juga dapat melindungi seseorang dari risiko penyakit menular.

    Kondom sudah ditemukan sejak 1.000 masehi. Namun, saat itu kondom masih terbuat dari bahan alami dan bukan bahan sintetis seperti sekarang.


    Umumnya, penggunaan kondom bertujuan agar air mani dan sperma tidak masuk ke rahim, sehingga mencegah kehamilan. Namun, apakah alat kontrasepsi ini benar-benar efektif untuk mencegah kehamilan?

    Apakah Kondom Efektif Mencegah Kehamilan?

    Faktanya, tidak ada satupun alat kontrasepsi yang 100 persen efektif mencegah kehamilan. Dikutip dari Medicine Net, tingkat efektivitas kondom dalam mencegah kehamilan adalah 98 persen. Namun, kebanyakan orang mengatakan kondom hanya efektif sekitar 85 persen. Artinya, 15 dari 100 wanita bisa saja hamil meski sudah menggunakan kondom saat berhubungan intim.

    Ada beberapa hal yang memengaruhi tingkat efektivitas kondom. Pertama, ada atau tidaknya alat kontrasepsi tambahan yang digunakan bersama kondom. Jika kondom dikombinasikan dengan alat kontrasepsi lain, seperti pil KB atau IUD, tentu efektivitasnya semakin tinggi dan peluang kehamilan lebih kecil.

    Faktor lain yang memengaruhi adalah cara penggunaannya tepat atau tidak. Dikutip dari Planned Parenthood, kehamilan bisa terjadi jika cairan preejakulasi atau precum mencapai sel telur sebelum kondom dipasang dengan benar.

    Begitu pula dengan penggunaan kondom yang rusak, robek, atau bocor. Karenanya, kualitas dan pemakaian kondom harus diperhatikan.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Pantangan Makanan Sebelum Bercinta, Bisa Bikin Gairah Loyo

    Jakarta

    Ternyata makanan yang biasa dikonsumsi bisa berpengaruh pada gairah seksual. Hal ini biasanya akan berkaitan dengan kemampuan ereksi atau orgasme.

    Beberapa jenis makanan juga dapat membuat mood untuk bercinta menurun, hingga mengganggu hormon, baik pada pria maupun wanita. Maka dari itu, sejumlah makanan tertentu harus dihindari agar performa selama berhubungan suami istri tetap prima.

    Dikutip dari laman The Daily Meal, berikut 5 makanan yang bisa menurunkan gairah seksual.


    Makanan yang digoreng

    Makanan yang digoreng dapat menekan hasrat seseorang untuk berhubungan seks. Minyak yang terhidrogenasi yang digunakan untuk menggoreng makanan dapat menurunkan kadar testosteron.

    Makanan olahan tepung

    Makanan olahan dari tepung, terutama tepung serbaguna atau tepung putih, tidak mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh. Tepung serba guna diketahui memiliki lebih sedikit kandungan zinc atau seng yang sangat bermanfaat untuk kesehatan reproduksi pria.

    Selain itu, mengonsumsi tepung serba guna dalam jumlah besar tanpa protein dan lemak yang cukup dapat menyebabkan resistensi insulin hingga memicu diabetes. Diabetes dapat mempersempit arteri seseorang, meningkatkan risiko penyakit jantung dan disfungsi ereksi.

    Keju

    Makanan yang terbuat dari susu sapi ini ternyata bisa mengganggu gairah seks. Keju berpotensi mengacaukan produksi hormon alami tubuh, termasuk estrogen dan testosteron.

    Soda

    Makanan dan minuman produk dengan pemanis buatan dapat merusak kesehatan. Pemanis, termasuk aspartam, dapat mempengaruhi kadar serotonin yaitu hormon yang penting untuk membantu meningkatkan suasana hati saat ingin bercinta.

    Kopi

    Kandungan kafein di dalam kopi dapat meningkatkan stamina untuk berhubungan seks. Tetapi, efek dari kopi bisa menjadi buruk terlebih pada orang yang mudah gelisah.

    Meningkatnya kecemasan seseorang setelah minum kopi dapat menurunkan gairah seks. Hal ini yang sering dikeluhkan pada orang-orang yang sensitif terhadap kafein.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Wajib Tahu! Tips Ampuh Biar Sesi Bercinta Tak Berakhir Hambar

    Jakarta

    Hubungan seks bisa menjadi sesi yang romantis, menyenangkan, dan menggairahkan. Namun, tak jarang pasutri kerap merasa sesi bercinta mereka terasa sedikit membosankan.

    Perasaan hambar ini mungkin lebih banyak dialami oleh pasangan suami istri yang sudah lama menikah. Hal ini bisa saja berbahaya bagi hubungan keduanya jika tidak segera diatasi.

    Lantas, bagaimana cara agar hubungan seksual tidak hambar?


    Dikutip dari laman The Gentleman Journal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat sesi bercinta pasutri kembali menggairahkan. Simak penjelasannya berikut ini.

    1. Coba kirim ‘pesan genit’ ke pasangan

    Minat dan gairah dapat berubah seiring berjalannya waktu. Maka dari itu, perlu menciptakan suasana yang menggoda dan sedikit genit kepada pasangan.

    Cobalah untuk mengirim pesan teks yang menggoda dan lebih genit. Dengan cara ini, bisa membuat pasangan lebih tertarik untuk bermesraan dan membuat hubungan semakin erat.

    2. Luangkan waktu untuk berkencan

    Cobalah meluangkan waktu untuk berkencan, baik yang sudah direncanakan ataupun dadakan. Misalnya menjemput pasangan di tempat kerja, kemudian mengajaknya untuk menghabiskan waktu yang romantis di hotel.

    Mulailah dengan sesuatu yang menyenangkan dan romantis. Setelahnya, biarkan gairah dan fantasi itu muncul dengan sendirinya.

    3. Bisa coba ‘bermain peran’

    Bagi sebagian orang, bermain peran saat akan berhubungan seks menjadi hal yang menyenangkan. Namun, harus diperhatikan apakah pasangan merasa nyaman atau tidak dengan permainan tersebut.

    Orang cenderung goyah dalam sebuah hubungan jika mereka merasa bosan. Maka dari itu, carilah inspirasi dan bertukar pikiran tentang fantasi seks pasangan.

    4. Ungkapkan fantasi seks yang ingin dicoba

    Hubungan seks akan terasa semakin menggairahkan jika diberikan ‘bumbu’ semacam fantasi yang diinginkan pasangan. Bisa dengan memulainya dengan foreplay yang berbeda atau bercinta di tempat yang baru.

    Hal ini dapat membuat pasangan bisa mengekspresikan seks seperti apa yang diinginkan. Misalnya memberikan pijatan halus sambil minum segelas anggur.

    5. Luangkan waktu untuk eksplorasi

    Eksplorasi tubuh sendiri dan pasangan bisa menjadi hal yang menyenangkan. Luangkan waktu kurang lebih 20 menit untuk memfokuskan perhatian satu sama lain.

    Untuk mendukung suasana, bisa dengan menyiapkan lilin beraroma dan musik yang tenang. Selain itu, bisa juga memvariasikan tekanan atau cara menyentuh pasangan dengan berbagai hal, seperti tangan, bibir, atau bulu buatan yang halus.

    6. Cobalah atur jadwal bercinta

    Sebagian orang mungkin lebih menyukai sesi bercinta yang dijadwalkan. Tapi, banyak juga yang lebih suka melakukannya secara spontan.

    Untuk membuat suasana lebih nyaman, cobalah untuk melakukan pendekatan dengan cara yang bervariasi dan mengirim pesan-pesan bernada genit serta intim.

    7. Jangan cuma di kamar tidur

    Untuk membuat hubungan seks tidak hambar, coba untuk lebih bervariasi dalam mencari tempat, posisi, dan teknik foreplay. Banyak pasangan yang cenderung menggunakan tiga posisi seksual atau kurang, dan foreplay yang itu-itu saja.

    Agar sesi bercinta semakin memanas, bisa coba melakukannya di kursi, depan cermin, dan atau variasi lainnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Kebiasaan yang Tak Boleh Dilakukan Usai Bercinta, Bisa Bikin Gairah ‘Anjlok’

    Jakarta

    Setelah berhubungan intim, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga keharmonisan pasangan suami istri. Tindakan-tindakan tertentu mungkin nampak sepele, tapi dapat berdampak negatif pada keintiman dan kedekatan emosional.

    “Setelah bercinta, jika salah satu pihak mencoba melakukan hal lain yang tidak berhubungan dengan seks, hal itu dapat membuat pasangan merasa tidak diakui,” ucap pakar seks dan hubungan Dr Amitha Mishra dikutip dari India Times, Jumat (30/8/2024).

    Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan setelah berhubungan intim:


    1. Tertidur

    Banyak pasangan suami istri yang mengalami masalah ini. Hal ini tentu merupakan kesalahan besar yang dapat merusak intimasi dalam berhubungan intim.

    Langsung tidur membuat pasangan jadi tidak menikmati secara maksimal kualitas hubungan yang baru dilakukan, khususnya pada faktor suasana hati. Padahal itu merupakan hal paling penting untuk meningkatkan keharmonisan pasutri.

    2. Langsung ke Kamar Mandi

    Bergegas langsung ke kamar mandi setelah berhubungan intim bukanlah hal yang tepat. Mungkin di satu pihak tidak akan merasa keberatan, namun ha ini seperti melupakan bahwa pasangan mungkin masih ingin menikmati suasana setelah bercinta.

    Langsung pergi ke kamar mandi dapat menghilangkan kesenangan dan merusak momen kenikmatan tersebut. Sebaiknya tunggu dulu selama beberapa saat sebelum akhirnya pergi ke kamar mandi.

    3. Urus Pekerjaan

    Langsung mengurus pekerjaan merupakan hal yang tidak ‘menghargai’ pasangan setelah melakukan hubungan seks. Kenikmatan setelah seks harus dirasakan bersama-sama tanpa adanya intervensi dari manapun, termasuk urusan pekerjaan.

    “Kalau Anda lebih suka bekerja atau membaca buku daripada berpelukan dan bermesraan, Anda benar-benar mengundang masalah ke ‘surga’ seks Anda,” kata Mishra.

    4. Tidur Terpisah

    Beberapa pasutri mungkin memang memiliki kebiasaan tidur terpisah, tapi pada momen tertentu seperti setelah melakukan hubungan seks, sebaiknya hal ini ditinggalkan terlebih dahulu. Setelah bercinta, meninggalkan pasangan adalah ide yang buruk.

    Hal itu tidak hanya mematikan gairah pada malam tersebut, tapi juga dapat merusak intimasi dan gairah bercinta pada malam-malam berikutnya.

    5. Makan

    Mishra juga tidak menyarankan pasangan untuk mencari makanan ke dapur setelah bercinta. Kunci terpenting dalam bercinta adalah pasangan tetap bisa memaksimalkan waktu untuk bersama, bahkan setelah fase menyenangkan itu selesai.

    “Itu merusak seluruh gairah dan akan membuat pasangan merasa bahwa Anda tidak menikmati seks hanya karena lapar dan memikirkan makanan,” ujarnya.

    6. Bawa Anak ke Kamar

    Membiarkan siapapun masuk ke dalam ‘ruangan’ privasi seksual dapat mengganggu kenikmatan bersama. Banyak ibu mungkin memiliki kecenderungan membawa anak tidur bersama di ranjang yang sama.

    Jika itu dilakukan setelah berhubungan seks, menurut Mishra itu dapat memberikan dampak yang buruk pada intimasi pasangan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya pasutri melakukan perencanaan matang terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan intim agar terbebas dari gangguan apapun.

    (avk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy