Tag: submit

  • H-2 LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Ketentuan dan Jadwalnya!


    Jakarta

    Penutupan pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 tinggal menghitung hari. Beasiswa bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah Indonesia ini akan ditutup pada Kamis, 31 Juli 2025 mendatang.

    Untuk itu, masih ada kesempatan bagi calon awardee untuk menyelesaikan pendaftaran di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebagai informasi, untuk mendaftar beasiswa LPDP, peserta harus melalui setidaknya 13 tahapan.

    Tahapan ini dimulai dengan registrasi akun pendaftaran, login ke akun, hingga terakhir submit pendaftaran. Di pertengahan tahap, ada proses pendaftaran beasiswa yang harus dipahami dengan baik oleh calon awardee.


    Dikutip dari User Manual Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2025, ketahui lagi yuk tahapan pendaftaran beasiswa LPDP selengkapnya. Cek di sini ya!

    Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

    Tahapan pendaftaran beasiswa dilakukan setelah calon awardee memiliki akun dan mengupdate informasi data diri serta keluarga. Setelahnya, tahapan yang harus dilakukan adalah:

    1. Pastikan sudah login di akun pendaftaran LPDP melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    2. Pilih menu “Beasiswa” yang terletak di pojok kiri atas, kemudian klik dan pilih “Daftar Beasiswa”.

    3. Baca terlebih dahulu semua ketentuan terkait persyaratan masing-masing program beasiswa LPDP. Jika sudah yakin dan melanjutkan proses klik “OK”.

    4. Calon awardee akan diarahkan pada halaman informasi jenis-jenis beasiswa LPDP yang terdiri dari Prioritas, Afirmasi, Program Umum, dan Targeted Group yang sudah dibuka. Pilih jenis beasiswa yang sesuai dan klik tombol “Daftar”

    5. Akan muncul halaman Validasi Foto, silangkan unggah foto diri terbaru yang memenuhi kriteria. Jika sudah, checklist kotak pernyataan dan klik “Daftar Beasiswa”.

    6. Lengkapi data pada Form Daftar Beasiswa dengan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan calon awardee.

    7. Pada bagian pertama, pernyataan akan berbunyi: Apakah Anda seorang CPNS/PNS/TNI/Polri, jika jawaban “IYA” maka harus melengkapi informasi instansi asal lalu klik “Berikutnya”. Namun, jika jawaban “Tidak”, langsung klik “Berikutnya”.

    8. Pilih apakah calon awardee sudah memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan LPDP. Jika sudah ada, dokumen harus diunggah pada aplikasi pendaftaran.

    9. Isi informasi tentang kapan akan memulai studi dengan memilih tahun dan bulan perkiraan mulai studi.

    10. Isi “Subjek” dan “Bidang Keilmuan” yang akan ditempuh, jika sudah klik “Berikutnya”.

    11. Bagi pendaftar program beasiswa Prioritas dapat memilih Negara, Universitas Tujuan, dan Program Studi yang telah bekerja sama dengan LPDP serta dapat memilih 3 negara, perguruan tinggi tujuan, dan prodi tujuan pada program beasiswa Afirmasi/Umum/Targeted. Jika sudah memiliki LoA maka pendaftar harus memilih 1 negara sesuai dengan LoA yang dimiliki.

    12. Khusus bagi pendaftar Program Beasiswa Prioritas, sistem akan menampilkan peringatan “Pernyataan Program Beasiswa Prioritas” yang perlu dipahami pendaftar.

    13. Jika sudah menyetujui pernyataan tersebut, klik kota persetujuan dan klik “Setuju”

    14. Isi form status pendidikan saat ini sesuai keadaan.

    15. Jika pada pendaftaran beasiswa calon awardee belum memiliki LoA Unconditional, maka akan tampil peringatan tambahan.

    16. Khusus program prioritas, sistem akan menampilkan Surat Pernyataan Program Prioritas yang memerlukan persetujuan.

    17. Jika sudah setuju klik “Saya Setuju” pada bagian bawah surat.

    18. Pendaftar siap melakukan tahap pendaftaran selanjutnya hingga akhir, yakni:

    • Lengkapi informasi penilaian diri.
    • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan.
    • Lengkapi informasi pengalaman organisasi.
    • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya.
    • Unggah atau isi surat rekomendasi.
    • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI.
    • Unggah dokumen persyaratan.
    • Isi surat pernyataan dan submit pendaftaran.
    • Memeriksa status pendaftaran.
    • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

    Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Masih ada 2 hari untuk menyelesaikan pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • H-2 LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Ketentuan dan Jadwalnya!


    Jakarta

    Penutupan pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 tinggal menghitung hari. Beasiswa bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah Indonesia ini akan ditutup pada Kamis, 31 Juli 2025 mendatang.

    Untuk itu, masih ada kesempatan bagi calon awardee untuk menyelesaikan pendaftaran di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebagai informasi, untuk mendaftar beasiswa LPDP, peserta harus melalui setidaknya 13 tahapan.

    Tahapan ini dimulai dengan registrasi akun pendaftaran, login ke akun, hingga terakhir submit pendaftaran. Di pertengahan tahap, ada proses pendaftaran beasiswa yang harus dipahami dengan baik oleh calon awardee.


    Dikutip dari User Manual Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2025, ketahui lagi yuk tahapan pendaftaran beasiswa LPDP selengkapnya. Cek di sini ya!

    Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

    Tahapan pendaftaran beasiswa dilakukan setelah calon awardee memiliki akun dan mengupdate informasi data diri serta keluarga. Setelahnya, tahapan yang harus dilakukan adalah:

    1. Pastikan sudah login di akun pendaftaran LPDP melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    2. Pilih menu “Beasiswa” yang terletak di pojok kiri atas, kemudian klik dan pilih “Daftar Beasiswa”.

    3. Baca terlebih dahulu semua ketentuan terkait persyaratan masing-masing program beasiswa LPDP. Jika sudah yakin dan melanjutkan proses klik “OK”.

    4. Calon awardee akan diarahkan pada halaman informasi jenis-jenis beasiswa LPDP yang terdiri dari Prioritas, Afirmasi, Program Umum, dan Targeted Group yang sudah dibuka. Pilih jenis beasiswa yang sesuai dan klik tombol “Daftar”

    5. Akan muncul halaman Validasi Foto, silangkan unggah foto diri terbaru yang memenuhi kriteria. Jika sudah, checklist kotak pernyataan dan klik “Daftar Beasiswa”.

    6. Lengkapi data pada Form Daftar Beasiswa dengan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan calon awardee.

    7. Pada bagian pertama, pernyataan akan berbunyi: Apakah Anda seorang CPNS/PNS/TNI/Polri, jika jawaban “IYA” maka harus melengkapi informasi instansi asal lalu klik “Berikutnya”. Namun, jika jawaban “Tidak”, langsung klik “Berikutnya”.

    8. Pilih apakah calon awardee sudah memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan LPDP. Jika sudah ada, dokumen harus diunggah pada aplikasi pendaftaran.

    9. Isi informasi tentang kapan akan memulai studi dengan memilih tahun dan bulan perkiraan mulai studi.

    10. Isi “Subjek” dan “Bidang Keilmuan” yang akan ditempuh, jika sudah klik “Berikutnya”.

    11. Bagi pendaftar program beasiswa Prioritas dapat memilih Negara, Universitas Tujuan, dan Program Studi yang telah bekerja sama dengan LPDP serta dapat memilih 3 negara, perguruan tinggi tujuan, dan prodi tujuan pada program beasiswa Afirmasi/Umum/Targeted. Jika sudah memiliki LoA maka pendaftar harus memilih 1 negara sesuai dengan LoA yang dimiliki.

    12. Khusus bagi pendaftar Program Beasiswa Prioritas, sistem akan menampilkan peringatan “Pernyataan Program Beasiswa Prioritas” yang perlu dipahami pendaftar.

    13. Jika sudah menyetujui pernyataan tersebut, klik kota persetujuan dan klik “Setuju”

    14. Isi form status pendidikan saat ini sesuai keadaan.

    15. Jika pada pendaftaran beasiswa calon awardee belum memiliki LoA Unconditional, maka akan tampil peringatan tambahan.

    16. Khusus program prioritas, sistem akan menampilkan Surat Pernyataan Program Prioritas yang memerlukan persetujuan.

    17. Jika sudah setuju klik “Saya Setuju” pada bagian bawah surat.

    18. Pendaftar siap melakukan tahap pendaftaran selanjutnya hingga akhir, yakni:

    • Lengkapi informasi penilaian diri.
    • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan.
    • Lengkapi informasi pengalaman organisasi.
    • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya.
    • Unggah atau isi surat rekomendasi.
    • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI.
    • Unggah dokumen persyaratan.
    • Isi surat pernyataan dan submit pendaftaran.
    • Memeriksa status pendaftaran.
    • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

    Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Masih ada 2 hari untuk menyelesaikan pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • H-6 Pendaftaran LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Dokumen Syaratnya!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 segera ditutup pada 31 Juli 2025 mendatang. Setidaknya, detikers masih punya waktu 6 hari untuk menyelesaikan pendaftaran.

    Seperti yang diketahui, proses pendaftaran LPDP dilakukan secara daring melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Pada tahap pertama, calon awardee akan menghadapi seleksi administrasi.

    Seleksi ini akan menilai kesesuaian dokumen dengan syarat pendaftaran. Untuk kembali mengingatkanmu, berikut ini berbagai dokumen yang perlu dipenuhi pendaftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025 dikutip dari laman resminya, Jumat (25/7/2025). Cek di sini ya!


    Dokumen Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025

    1. Diisi Melalui Online Form

    • Biodata diri
    • Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa
    • Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit profil diri pada formulir pendaftaran online
    • Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    • Proposal penelitian (khusus doktor)
    • Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi.

    2. Dokumen Perlu Diunggah

    • Kartu tanda penduduk (KTP).
    • Scan ijazah S1/D4/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus (SKL)
    • Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi)
    • Scan transkrip nilai S1/D4/S2 (bukan transkrip profesi)
    • Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemdiktisaintek/Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan
    • Dokumen konversi IPK dari Kemdiktisaintek/Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK sesuai ketentuan
    • Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
    • Letter of acceptance (LoA) unconditional yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika ada)
    • Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat
    • Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan
    • Dokumen nomor induk dosen nasional (NIDN) bagi pendaftar berprofesi dosen tetap
    • Surat pernyataan promotor bagi pendaftar jenjang doktor (opsional)
    • Surat keterangan pimpinan instansi/lembaga/perusahaan bagi pendaftar jenjang doktor (opsional).

    Cara Daftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Mendaftar secara online di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Registrasi akun pendaftaran
    • Verifikasi akun pendaftaran di email masing-masing
    • Login ke akun menggunakan email dan password yang sudah didaftarkan sebelumnya
    • Update informasi data diri dan keluarga
    • Pendaftaran beasiswa
    • Lengkapi informasi penilaian diri
    • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan
    • Lengkapi informasi pengalaman organisasi
    • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya
    • Unggah atau isi surat rekomendasi
    • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI
    • Unggah dokumen persyaratan
    • isi surat pernyataan dan submit pendaftaran
    • Memeriksa status pendaftaran
    • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

    Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026.

    Informasi lain bisa dilihat dengan mengunjungi laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Ingat pendaftaran sebentar lagi ditutup, jadi segera selesaikan ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Bantuan Rp 6 Juta



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) DKI Jakarta membuka beasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) khusus mahasiswa. Pendaftaran dibuka secara online sampai 30 September 2025.

    Dalam laman resminya, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menjelaskan pendidikan merupakan sarana utama dalam pengembangan sumber daya manusia. Selain pengembangan diri, pendidikan juga dapat membangun lingkungan dan bangsa.

    Oleh karena itu, mengikuti pendidikan tinggi dinilai sebagai wadah yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi era globalisasi. Kendati demikian, meneruskan ke perguruan tinggi memerlukan biaya yang tidak sedikit.


    Merespons permasalahan ini, Baznas (Bazis) DKI Jakarta berinisiasi memberikan bantuan berupa program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP) Baznas (Bazis) Jakarta untuk masyarakat Jakarta berupa Beasiswa Masa Depan Jakarta.

    Tentang Beasiswa Masa Depan Jakarta dan Manfaatnya

    Beasiswa Masa Depan Jakarta akan berupa program bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dengan KTP Jakarta. Para mahasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta per tahun.

    Bantuan ini akan diberikan setiap 3 bulan selama satu tahun. Adapun bantuan dikhususkan bagi mereka yang berkuliah di jenjang D3 dan S1.

    Syarat Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. KTP Jakarta

    2. Mahasiswa aktif D3 atau S1

    3. Berada di semester 1-7

    4. Usia maksimal 27 tahun

    5. Berasal dari keluarga tidak mampu

    6. Beragama Islam

    7. Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Syarat Administrasi Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. Surat permohonan

    2. KTP Jakarta

    3. Pas foto 3×4

    4. Kartu Keluarga

    5. Kartu tanda mahasiswa (KTM)

    6. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau rekomendasi masjid, MT, lembaga keagamaan atau ormas Islam resmi

    7. Surat keterangan mahasiswa aktif

    8. Transkrip nilai terakhir

    9. Surat persetujuan orang tua.wali

    10. Surat keterangan tidak menerima beasiswa lain

    11. Surat kontribusi

    12. Surat aktif organisasi (opsional)

    13. Screenshot mengikuti Facebook Baznas Bazis, Instagram @baznasbazisdkijakarta, Youtube BAZNAS BAZIS TV

    14. Foto kondisi rumah

    15. Pakta integritas dengan format sesuai Baznas Bazis DKI Jakarta

    Cara Mendaftar Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    Untuk mendaftarkan diri ke Beasiswa Masa Depan Jakarta, pendaftar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Kunjungi laman https://mdj.baznasbazisdki.id/daftar

    2. Isi identitas diri

    3. Unggah berkas yang dibutuhkan

    4. Klik Submit untuk mengumpulkan berkas pendaftaran

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 dapat dicek melalui https://mdj.baznasbazisdki.id/. Tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana KJMU 2025 Tahap 2 Cair, Mahasiswa Segera Cek Rekening!



    Jakarta

    Kabar gembira bagi mahasiswa di Jakarta. Dana bantuan pendidikan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) 2025 Tahap 2 telah cair mulai 20 Oktober 2025 secara bertahap.

    Pada tahap ini, ada sebanyak 16.920 mahasiswa yang menerimanya. Mahasiswa penerima manfaat KJMU akan mendapatkan bantuan Rp 9 juta per semester.

    “Pencairan dana KJMU Tahap II Tahun 2025 akan dilaksanakan secara bertahap mulai 20 Oktober 2025. Jumlah penerima KJMU Tahap II Tahun 2025 sebanyak 16.920 mahasiswa,” tulis unggahan Instagram Pusat Pelayaan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, @upt.p4op, dikutip Selasa (21/10/2025).


    Cara Cek Status Pencairan KJMU 2025

    Via Website

    1. Buka laman https://kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerimaKJMU.php
    2. Isi nomor induk kependudukan (NIK)
    3. Pilih tahun penerimaan KJMU
    4. Pilih tahap penerimaan KJMU
    5. Klik “Cek”
    6. Status penerimaan KJMU akan muncul

    Via Aplikasi JakOne Mobile

    1. Unduh aplikasi JakOne
    2. Buka aplikasi dan masukkan nomor handphone yang terdaftar di sistem bank
    3. Salin kode OTP yang masuk ke inbox SMS
    4. Isi data diri seperti NIK, nomor rekening, tanggal lahir, dan email terdaftar
    5. Klik “Submit”
    6. Masukan nomor kartu dan PIN ATM
    7. Buat 6 digit PIN JakOne Mobile dan password untuk masuk ke aplikasi kembali
    8. Rekening KJMU di JakOne Mobile pun berhasil terpasang
    9. Mahasiswa bisa cek langsung status dan saldo dana KJMU lewat aplikasi tersebut

    Cara Pencairan Dana KJMU 2025

    Jika detikers adalah penerima baru KJMU di tahap ini, maka harus menjalani proses berikut ini untuk mencairkan bantuan:

    1. Bank Jakarta membuka rekening serta mencetak buku tabungan atau ATM
    2. Lalu, Bank Jakarta mengundang penerima baru untuk mengambil kartu tabungan atau ATM
    3. Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakkan transfer dana KJMU ke rekening penerima baru

    Besaran dan Penggunaan Dana KJMU

    Besar bantuan KJMU per semesternya adalah Rp 9 juta. Jumlah tersebut sudah mencakup bantuan uang saku sebesar Rp 750/bulan.

    Uang saku akan ditransferkan langsung ke rekening Bank DKI milik penerima. Sementara uang kuliah akan ditransferkan langsung kepada pihak kampus.

    Bantuan yang diterima penerima KJMU bisa dimanfaatkan untuk hal-hal seperti berikut:

    – Biaya pendidikan, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta
    – Biaya hidup
    – Biaya buku
    – Biaya transportasi
    – Biaya perlengkapan kuliah
    – Kebutuhan sejenisnya

    Bagaimaan detikers, sudah cek rekeningmu? Pastikan dana pada periode ini cair ya, detikers!

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membuat Nada Dering WhatsApp Sebut Nama

    Jakarta

    Seiring perkembangan teknologi, fitur-fitur di WhatsApp terus berkembang, termasuk pilihan nada dering atau notifikasi pesan masuk. Bahkan, Anda bisa membuat nada dering WhatsApp yang menyebutkan nama sendiri.

    Kini, membuat nada dering WhatsApp tidak lagi membingungkan. Berikut langkah-langkah membuat nada dering WhatsApp yang menyebut nama sendiri:

    1. Membuat Nada Dering yang Menyebut Nama Sendiri

    • Kunjungi situs https://soundoftext.com/.
    • Pada halaman utama, Anda akan menemukan kolom ‘Text’ dan ‘Voice’.
    • Pada kolom ‘Text’, ketik kalimat yang ingin Anda ubah menjadi suara.
    • Pilih jenis suara di kolom ‘Voice’ sesuai bahasa yang diinginkan, misalnya bahasa Indonesia.
    • Setelah itu, masukkan kata-kata yang diinginkan di kolom ‘Text’ dan klik ‘Submit’.
    • Gulir sedikit ke bawah untuk melihat hasil suara yang telah dibuat, dan dengarkan.
    • Jika sudah, klik ‘Download’ untuk mengunduh suara tersebut.
    • File suara akan tersimpan di ponsel Anda.

    2. Memindahkan File Suara ke Folder Ringtones di Smartphone

    • Buka aplikasi File Manager atau My Files di ponsel Anda.
    • Cari file audio yang telah diunduh dari situs Sound of Text.
    • Pindahkan file tersebut ke dalam folder ‘Ringtones’ yang biasanya terletak di penyimpanan internal.
    • Setelah proses pemindahan selesai, keluar dari aplikasi File Manager.

    3. Mengganti Nada Dering WhatsApp dengan Suara yang Telah Disimpan

    • Buka aplikasi WhatsApp.
    • Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas dan pilih ‘Settings’ atau ‘Pengaturan’.
    • Pilih opsi ‘Notifications’ atau ‘Notifikasi’.
    • Gulir ke bawah hingga menemukan opsi ‘Ringtone’, lalu ketuk.
    • Pilih nada dering yang telah Anda buat.
    • Kembali ke halaman sebelumnya, dan nada dering WhatsApp Anda kini sudah berhasil diubah.

    4. Mengganti Nada Dering WhatsApp Menggunakan FreeTTS

    FreeTTS adalah platform yang bisa mengubah teks menjadi suara dalam format MP3 secara online dan gratis. Anda dapat menggunakannya tanpa biaya, namun jika ingin menambahkan lebih banyak karakter teks, Anda perlu mendaftar akun.


    • Kunjungi https://freetts.com/.
    • Ketikkan nama yang ingin Anda jadikan nada dering.
    • Pilih karakter suara, lalu klik ‘Convert to MP3’.
    • Setelah selesai, unduh file tersebut.

    Dengan langkah-langkah di atas, Anda bisa menciptakan nada dering WhatsApp yang unik dan sesuai selera. Selamat mencoba!

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fay/rns)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 4 Cara Mengisi Voucher Telkomsel dengan Mudah dan Praktis


    Jakarta

    Voucher internet biasanya digunakan untuk mengisi kuota internet juga sekaligus memperpanjang masa aktif kartu perdanamu. Untuk mendapatkan voucher internet ini bisa kamu beli di outlet atau gerai terdekatmu.

    Nah khusus untuk kamu pengguna provider Telkomsel, berikut cara untuk mengisi ulang voucher Telkomsel yang telah kamu beli dilansir dari laman resmi Telkomsel.

    Di bawah ini juga ada beberapa cara yang bisa kamu coba jika salah satu cara tidak bisa dilakukan karena sistem sibuk.


    Cara Mengisi Voucher Telkomsel Menggunakan Kode USSD

    Cara pertama yang paling mudah dan bisa kamu lakukan adalah melalui kode USSD, berikut adalah caranya.

    • Buka aplikasi panggilan telepon.
    • Masukkan kode 858 atau tekan *858#.
    • Pilih opsi untuk menginput kode voucher.
    • Masukkan kode voucher saat diminta.
    • Lanjutkan dengan mengikuti petunjuk yang diberikan untuk menyelesaikan proses pengisian voucher.
    • Setelah selesai, notifikasi akan muncul memberi konfirmasi bahwa voucher Telkomsel kamu telah berhasil diisi.

    Cara Mengisi Voucher Telkomsel Menggunakan SMS

    Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah melalui SMS. Berikut caranya:

    • Buka aplikasi SMS di ponselmu.
    • Masukkan kode voucher yang tertera pada voucher fisik yang telah kamu beli.
    • Kirimkan SMS ke nomor 777 dengan format: Kode_Voucher. Sebagai contoh, jika kode voucher Anda adalah “1234567890,” kirimkan SMS dengan teks: 1234567890 ke nomor 777.
    • Tunggu sebentar, dan kamu akan menerima pesan konfirmasi yang memberitahu bahwa voucher Telkomsel Anda telah berhasil diisi.

    Cara Mengisi Voucher Telkomsel Menggunakan Aplikasi MyTelkomsel

    Cara selanjutnya adalah kamu bisa menggunakan aplikasi MyTelkomsel, aplikasi pelayanan resmi yang disediakan Telkomsel. Berikut caranya:

    • Unduh dan instal aplikasi MyTelkomsel dari toko aplikasi resmi, entah itu Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iOS.
    • Buka aplikasi MyTelkomsel yang sudah kamu unduh.
    • Registrasi atau masuk dengan nomor Telkomsel kamu.
    • Pada halaman utama aplikasi MyTelkomsel, cari opsi “Isi Pulsa” atau “Isi Voucher.”
    • Masukkan kode voucher yang tertera pada fisik voucher kamu.
    • Klik “Submit” atau “OK.”
    • Aplikasi akan memberikan konfirmasi bahwa voucher Telkomsel kamu telah berhasil diisi.

    Cara Mengisi Voucher Telkomsel Menggunakan Panggilan Telepon

    Cara yang terakhir adalah kamu bisa mengisi voucher Telkomsel melalui layanan telepon. Berikut caranya:

    • Buka aplikasi panggilan telepon di perangkatmu.
    • Panggil nomor 888 atau tekan *888# (nomor ini adalah nomor layanan pelanggan Telkomsel).
    • Ikuti petunjuk suara dan pilih opsi untuk mengisi voucher.
    • Ketik kode voucher saat diminta.
    • Ikuti petunjuk suara untuk menyelesaikan proses pengisian voucher.
    • Setelah selesai, kamu akan menerima konfirmasi bahwa voucher Telkomsel telah berhasil diisi.

    Itu dia beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengisi voucher Telkomsel. Kamu bisa mencoba salah satu cara atau mencoba cara yang lain jika salah satunya mengalami sistem sibuk. Semoga bermanfaat.

    (fyk/fay)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Begini Lho Cara Daftar Alamat Rumah di Google Maps

    Jakarta

    Ternyata cara daftar alamat rumah di Google Maps itu semudah ini lho, detikers. Kalian tidak percaya? Silahkan simak penjelasan singkatnya berikut ya.

    Banyak orang pasti setuju, Google Maps menjadi aplikasi andalan ketika sedang mencari suatu lokasi, yang arah jalannya masih belum diketahui. Teknologinya membantu penggunanya untuk menentukan jalan apa yang sebaiknya dilewati, memberitahu kondisi lalu lintas, hingga berapa lama waktu yang bakal dibutuhkan.

    Selayaknya mencari alamat orang lain, kalian pun juga bisa memberikan informasi lokasi tempat tinggal. Namun dalam hal ini, terlebih dahulu kalian harus mendaftarkan alamat rumah di Google Maps.


    Hal tersebut akan sangat membantu, supaya ketika kalian memberikan alamat rumah kepada orang lain yang ingin bertandang, mereka dapat menemukannya dengan mudah. Terlebih lagi ketika sedang memesan layanan ojek online, abangnya tidak akan kebingungan ketika mencari tempat tinggal detikers.

    Nah pertanyaannya, memang bagaimana sih cara daftar alamat rumah di Google Maps? Bagi yang sudah penasaran, mari ikuti langkah-langkah ini.

    Cara Daftar Alamat Rumah di Google Maps

    Menyoal cara daftar alamat rumah di Google Maps gampang banget nih. Dilansir dari Support Google, begini kiat-kiatnya, Selasa (3/6/2025).

    Cara Daftar Alamat Rumah di Google Maps Lewat Android dan iPhone

    1. Buka aplikasi Google Maps di smartphone.
    2. Pastikan kalian sudah login dengan akun Google.
    3. Masukkan alamat rumah yang ingin didaftarkan dengan mengetikkannya di kolom pencarian.
    4. Jika sudah menemukan lokasinya dan titik sudah sesuai, klik bagian alamat tersebut hingga muncul ikon pin warna merah.
    5. Kemudian akan muncul jendela halaman baru yang berisi informasi lokasi.
    6. Setelah itu cukup isi informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori, kontak, foto lokasi, dan lainnya.
    7. Kirim permintaan pendaftaran dengan menekan tombol Submit.

    Cara Daftar Alamat Rumah di Google Maps Lewat Android dan iPhone

    1. Buka Google Maps di PC/laptop.
    2. Pastikan kamu sudah login akun Google.
    3. Apabila sudah login, klik ikon titik tiga dan pilih menu Add Place.
    4. Kemudian isi seputar informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori tempat, kontak, foto lokasi, dan lainnya.
    5. Jika sudah, kirim permintaan pendaftaran alamat rumah dengan mengklik Submit.

    Kemudian pihak Google akan menerima dan mengecek form pendaftaran alamat rumah detikers. Nantinya hasil pemeriksaan akan dikirim ke alamat email kamu yang didaftarkan.

    Apabila pihak Google mengabulkan permintaan pendaftaran alamat rumah kamu, maka nama lokasinya langsung berubah di Google Maps sesuai yang telah didaftarkan. Demikian cara daftar alamat rumah di Google Maps.

    (hps/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Ubah Notifikasi WA dengan Suara Google, Mudah Tanpa Aplikasi

    Jakarta

    WhatsApp (WA) menjadi aplikasi perpesanan instan yang banyak digunakan di Indonesia. Selain mengirim pesan, panggilan telepon dan video dapat dilakukan dengan aplikasi tersebut.

    Umumnya pengguna akan mendengar nada dering bawaan dari WA saat ada pesan atau panggilan masuk. Tapi tahukah detikers, nada dering tersebut bisa diubah-ubah lho agar tidak terdengar membosankan.

    Kamu dapat menggantinya dengan suara Google yang viral di media sosial dan ramai digunakan orang-orang. Simak caranya di bawah ini.


    Cara Membuat Suara Google

    Sebelum ubah notifikasi WA menjadi suara Google, detikers perlu terlebih dahulu membuatnya. Mengutip catatan detikInet, audio suara Google dapat dibuat dengan cara berikut:

    1. Kunjungi situs Sound of Text di browser.
    2. Masukkan teks nada dering yang diinginkan di kolom Text.
    3. Pilih bahasa tulisan yang diinginkan.
    4. Ketuk “Submit” untuk mengonversi teks menjadi audio suara Google.
    5. Usai proses konversi selesai, klik “Play” untuk mendengarkan hasil audio.
    6. Pilih “Download” untuk menyimpan audio di ponsel.

    Audio suara google akan tersimpan dalam format MP3 di folder unduhan HP yang dapat diakses pada aplikasi File Manager. Selanjutnya, detikers bisa atur untuk digunakan sebagai nada dering notifikasi WA.

    Cara Ganti Nada Dering Notifikasi WA Menjadi Suara Google

    Untuk mengganti nada dering notifikasi WA menjadi suara Google cukup mudah. Tiap ponsel umumnya punya cara berbeda untuk ubah notifikasi WhatsApp dengan file audio yang telah disimpan di folder unduhan.

    Sebagai contoh pada HP Samsung, berikut cara untuk ganti notifikasi WA menjadi suara Google:

    1. Buka aplikasi File Manager atau File Saya.
    2. Klik folder Penyimpanan Internal, lalu cek apakah sudah terdapat folder “Notifications” atau belum.
    3. Jika tidak ada, maka buat foldernya terlebih dahulu dengan ketuk ikon titik tiga pada pojok kanan atas dan klik “Membuat Folder”. Jika foldernya sudah ada, maka lewati cara ini dan lanjut ke langkah berikutnya.
    4. Temukan file suara Google, klik dan tahan audio lalu salin ke folder Notifications di Penyimpanan Internal.
    5. Lanjut buka aplikasi WhatsApp.
    6. Klik ikon titik tiga pada pojok kanan atas dan pilih “Setelan”
    7. Ketuk menu “Notifikasi” dan pilih nada dering mana yang akan diubah: panggilan, pesan, atau grup.
    8. Klik “Nada Notifikasi” dan pilih nama file audio suara Google yang ingin diterapkan.
    9. Nada dering notifikasi WA kini berhasil diubah menjadi suara Google.

    Nah, itu tadi cara buat dan ubah notifikasi WA dengan suara Google. Mudah bukan?

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Begini Cara Mudah Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps

    Jakarta

    Google Maps merupakan aplikasi peta online yang bisa diakses secara gratis. Lewat Google Maps, kamu dapat mencari alamat, arus lalu lintas di jalan, waktu dan jarak tempuh, hingga rute perjalanan yang akan dituju.

    Selain mencari alamat orang lain, kamu juga bisa mendaftarkan alamat rumah sendiri di Google Maps, lho. Cara ini sangat membantumu agar alamat tempat tinggal lebih mudah dicari.

    Misalnya saat menggunakan aplikasi ojek online. Jika alamat rumah di Google Maps sudah tepat, maka driver ojek tidak akan kebingungan mencari tempat tinggalmu.


    Mendaftarkan alamat rumah di Google Maps juga sangat mudah, lho. Lantas, bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps

    Masyarakat kini bisa mendaftarkan alamat rumahnya di Google Maps dengan mudah. Dilansir situs Support Google, berikut langkah-langkahnya:

    Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps Lewat Android

    • Buka aplikasi Google Maps di smartphone dan pastikan sudah login dengan akun Google
    • Masukkan alamat rumah yang ingin didaftarkan di Google Maps dengan mengetik di kolom pencarian
    • Jika sudah menemukan lokasinya dan titik sudah benar, klik bagian alamat tersebut hingga muncul ikon pin warna merah sebagai penanda lokasi
    • Lalu akan muncul jendela halaman baru yang berisi informasi lokasi
    • Kemudian isi seputar informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori tempat, kontak, foto lokasi, dan lainnya
    • Jika sudah, kirim permintaan pendaftaran alamat rumah dengan mengklik ‘Submit’
    • Kemudian pihak Google akan menerima dan mengecek form pendaftaran alamat rumah detikers. Nantinya hasil pemeriksaan akan dikirim ke alamat email kamu yang didaftarkan.

    Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps Lewat iPhone

    • Buka aplikasi Google Maps di iPhone dan pastikan sudah login dengan akun Google
    • Masukkan alamat rumah yang ingin didaftarkan di Google Maps dengan mengetik di kolom pencarian
    • Jika sudah menemukan lokasinya dan titik sudah benar, klik bagian alamat tersebut hingga muncul ikon pin warna merah sebagai penanda lokasi
    • Lalu akan muncul jendela halaman baru yang berisi informasi lokasi
    • Kemudian isi seputar informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori tempat, kontak, foto lokasi, dan lainnya
    • Jika sudah, kirim permintaan pendaftaran alamat rumah dengan mengklik ‘Submit’
    • Kemudian pihak Google akan menerima dan mengecek form pendaftaran alamat rumah detikers. Nantinya hasil pemeriksaan akan dikirim ke alamat email kamu yang didaftarkan.

    Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps Lewat PC/Laptop

    • Buka Google Maps di PC/laptop lewat browser
    • Pastikan kamu sudah login akun Google di PC/laptop agar bisa mengakses Google Maps
    • Jika sudah login, klik ikon titik tiga dan pilih menu ‘Add Place’
    • Kemudian isi seputar informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori tempat, kontak, foto lokasi, dan lainnya.
    • Jika sudah, kirim permintaan pendaftaran alamat rumah dengan mengklik ‘Submit’
    • Kemudian pihak Google akan menerima dan mengecek form pendaftaran alamat rumah detikers. Nantinya hasil pemeriksaan akan dikirim ke alamat email kamu yang didaftarkan.

    Apabila pihak Google mengabulkan permintaan pendaftaran alamat rumah kamu, maka nama lokasinya langsung berubah di Google Maps sesuai yang telah didaftarkan.

    Demikian cara mendaftarkan alamat rumah di Google Maps dengan mudah. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/row)



    Sumber : inet.detik.com