Harga aset kripto Sui (SUI) mengalami kenaikan signifikan sebesar 22,45% dalam sebulan terakhir, mencapai level $3,64. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan pasar dan pertumbuhan ekosistem, dengan total nilai terkunci (TVL) Sui kini melampaui $2 miliar.
Di tengah penguatan SUI, proyek baru Ruvi AI (RUVI) mulai menarik perhatian pasar. Ruvi AI merupakan platform superapp berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dibangun di atas teknologi blockchain. Proyek ini menargetkan integrasi AI dalam aplikasi dunia nyata melalui pendekatan terdesentralisasi.
Pergerakan harga Sui (SUI/USDT) pada Minggu, 25 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan Cryptodaily, pada fase pertama prapenjualan, token RUVI terjual habis dalam dua minggu, memberikan keuntungan 50% bagi investor awal. Saat ini, harga token berada di level $0,015 dan diperkirakan akan naik sebesar 0,33% pada fase berikutnya. Analis memperkirakan harga RUVI berpotensi mencapai $1, seiring dengan meningkatnya minat investor.
Ruvi AI juga telah menjalin kemitraan strategis dengan WEEX Exchange untuk meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas token. Selain itu, proyek ini menawarkan skema investasi bertingkat dengan bonus token yang bervariasi tergantung jumlah investasi, serta program insentif bagi kontributor aktif dengan total bonus hingga 500.000 token.
Dengan kombinasi teknologi AI dan blockchain, serta dukungan komunitas yang berkembang, Ruvi AI disebut memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang di industri aset digital.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Sui (SUI), yang selama ini dipromosikan sebagai blockchain berkecepatan tinggi dan alternatif efisien dari kompetitor utamanya, mengalami tekanan hebat pada hari Jumat. Harga token Sui anjlok lebih dari 5% pada pukul 4 sore ET, menyusul insiden peretasan besar-besaran yang menimpa salah satu bursa terdesentralisasi (DEX) yang berbasis pada ekosistemnya.
Sementara pasar saham AS secara umum cukup stabil dengan indeks S&P 500 hanya turun 0,4%, kinerja Sui jelas berada di bawah tekanan yang lebih besar. Peristiwa ini memicu kekhawatiran para investor yang sebelumnya optimistis terhadap prospek jangka panjang Sui.
Kronologi Peretasan
Dilaporkan Yahoo Finance, DEX bernama Cetus, yang dibangun di atas jaringan Sui dan Aptos, melaporkan bahwa sistem mereka diretas pada Jumat pagi. Dalam pernyataan resminya di platform X (dulu Twitter), Cetus mengungkapkan bahwa peretas berhasil membawa kabur aset senilai sekitar $223 juta.
Beruntung, upaya mitigasi cepat berhasil menyelamatkan sekitar $162 juta. Namun, sekitar $61 juta masih belum berhasil dipulihkan. Saat ini, tim Cetus bekerja sama dengan Sui Foundation dan mitra lainnya untuk menyelidiki lebih lanjut serta mencari cara pemulihan dana yang hilang.
Pergerakan harga Sui (SUI/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Menurut laporan The Daily Hodl, pihak Cetus telah mengidentifikasi alamat dompet Ethereum yang diduga milik pelaku dan sedang dalam proses negosiasi untuk mengembalikan sisa dana yang dicuri.
Sebagai protokol likuiditas dan DEX terbesar di jaringan Sui, insiden ini menjadi pukulan berat bagi kepercayaan publik terhadap keamanan ekosistem tersebut.
Dampak terhadap Reputasi
Dalam dunia kripto, reputasi adalah segalanya. Sekali terjadi kebocoran keamanan, apalagi dalam skala ratusan juta dolar, maka kepercayaan pengguna bisa langsung goyah. Padahal, Sui telah membangun basis pengguna yang cukup besar karena kecepatan transaksi dan performa sistem yang selama ini dianggap stabil.
Kini, yang menjadi tantangan besar adalah bagaimana Sui bisa mempertahankan kepercayaan pasar pasca-insiden ini. Bila tidak ditangani dengan tepat, efek jangka panjangnya bisa lebih parah dari sekadar penurunan harga sementara.
Apakah Masih Layak Berinvestasi di Sui?
Sebelum memutuskan untuk membeli Sui, investor perlu mempertimbangkan faktor risiko yang meningkat. Menurut tim analis Motley Fool Stock Advisor, saat ini ada 10 saham yang mereka nilai memiliki potensi keuntungan lebih tinggi dibandingkan Sui.
Sebagai perbandingan, ketika Motley Fool merekomendasikan Netflix pada Desember 2004, investasi $1.000 saat itu kini telah tumbuh menjadi lebih dari $640.000. Hal serupa terjadi pada Nvidia pada April 2005 — $1.000 bisa berubah menjadi lebih dari $814.000.
Dengan rata-rata pengembalian sebesar 963%, Stock Advisor jauh melampaui kinerja indeks S&P 500 yang hanya mencatatkan 168%. Maka dari itu, sebelum menaruh uang Anda di Sui, pertimbangkan pilihan investasi yang lebih stabil dan berpotensi tinggi lainnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Token Sui (SUI) mencatatkan performa impresif dengan melampaui XRP dalam arus masuk investasi institusional selama sepekan terakhir. Berdasarkan data terbaru dari CoinShares, SUI menerima arus masuk hampir dua kali lipat dibandingkan XRP, yakni mencapai US$21 juta dalam sebulan, sementara dana terkait XRP hanya menarik US$8,6 juta.
Harga SUI naik 2% dalam 24 jam terakhir dan kini berada di level US$3,88. Dalam sebulan terakhir, token ini mencatatkan lonjakan sebesar 71,9%, menjadikannya aset kripto berkinerja terbaik di antara 10 besar (tidak termasuk stablecoin). Kinerja ini didorong oleh peluncuran SUI Trust milik Grayscale serta pengajuan aplikasi Exchange-Traded Fund (ETF) oleh 21Shares yang meningkatkan daya tarik token ini di mata investor institusional.
Analisis SUI
Dilaporkan Cryptonews, analis melihat peluang SUI untuk terus menguat, bahkan diprediksi mampu menguji kembali harga tertingginya di kisaran US$5. Pola pergerakan harga terkini menunjukkan formasi bull flag yang mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan. Jika pola ini terkonfirmasi, target harga selanjutnya berada di US$5,20—menandakan potensi kenaikan sekitar 33% dalam jangka pendek.
Pergerakan harga Sui (SUI/USDT) pada Kamis, 22 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Meski demikian, untuk menantang dominasi Solana dalam ekosistem kontrak pintar, SUI masih perlu memperkuat adopsi dan ekosistem aplikasinya, termasuk meluncurkan lebih banyak proyek keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Di sisi lain, muncul pesaing baru dalam skala infrastruktur Solana. Proyek bernama Solaxy (SOLX), protokol penskalaan Layer-2 untuk Solana, tengah menggelar prapenjualan token dan telah mengumpulkan hampir US$40 juta. Dengan dukungan dari Sovereign Labs dan Hyperlane, Solaxy menjanjikan solusi atas masalah kemacetan jaringan Solana dengan teknologi penggabungan transaksi secara offline.
Prapenjualan token $SOLX akan berakhir dalam 26 hari. Investor dapat berpartisipasi dengan mengunjungi situs resmi Solaxy dan menghubungkan dompet kripto untuk membeli token menggunakan USDT, SOL, atau kartu bank.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Meskipun harga SUI sempat melemah 7% dalam beberapa hari terakhir, kondisi fundamental proyek ini masih menunjukkan kekuatan. Pertanyaannya: Apakah ini hanya jeda sementara sebelum harga melonjak ke level tertinggi baru?
Zona Likuidasi Menjadi Penentu Arah Harga
Menurut analisis dari Kingfisher, banyak posisi long dengan leverage tinggi terkonsentrasi di sekitar level $3,93. Ketika harga turun di bawah level ini, gelombang likuidasi pun terjadi, mempercepat penurunan harga SUI.
Dikutip Investx, level ini saat ini berfungsi seperti “lubang hitam” — menarik harga lebih rendah. Sementara itu, minimnya posisi short yang siap dilikuidasi di atas harga saat ini mengindikasikan bahwa potensi terjadinya short squeeze cukup kecil dalam waktu dekat.
Dukungan Teknis dan Tekanan Volatilitas
Saat ini, SUI masih bertahan di zona dukungan teknis antara $3,73 hingga $3,85. Jika zona ini jebol, tekanan jual dapat meningkat signifikan, terutama karena likuidasi posisi long terus berlangsung. Aktivitas perdagangan juga menurun 24% dalam 24 jam terakhir, sinyal umum bahwa volatilitas bisa segera meningkat.
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Sabtu, 17 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Meski mengalami koreksi, performa bulanan SUI masih mencatatkan kenaikan sekitar 68%. Jika harga mampu menembus resistance di level $4,35, tren naik berpeluang berlanjut dan membuka jalan menuju level tertinggi baru di atas $5,35.
Fundamental Tetap Kuat
SUI masih mendapat dorongan positif dari sejumlah perkembangan penting, seperti peluncuran jembatan Axelar, integrasi dengan Phantom dan Binance Alpha. Selain itu, event “Great Sui Odyssey” yang dijadwalkan pada 17 Mei berpotensi memicu sentimen pasar yang lebih bullish.
SUI saat ini berada di titik krusial. Bagi trader jangka pendek, penting untuk mencermati pergerakan di zona likuidasi dan area dukungan. Namun secara keseluruhan, prospek jangka panjang SUI masih menjanjikan, didukung oleh fundamental yang solid dan perkembangan ekosistem yang terus bergerak maju.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar aset digital mencatat minggu keempat berturut-turut dengan tren positif. Dana kripto global menerima arus masuk sebesar $882 juta, didominasi oleh Bitcoin dan peningkatan minat terhadap altcoin seperti Sui (SUI) yang berhasil melampaui XRP.
Laporan terbaru dari CoinShares mengungkapkan bahwa 95% dari total arus masuk global berasal dari Amerika Serikat, dengan jumlah mencapai $839,7 juta. Ini sekaligus memperkuat posisi AS sebagai pusat utama investasi aset digital. Jerman menyusul di posisi kedua dengan $44,5 juta, diikuti oleh Australia ($10,2 juta) dan wilayah lain dengan total $12,1 juta.
Namun, tidak semua negara mengalami tren positif. Kanada mencatat arus keluar sebesar $8 juta, sementara Hong Kong mencatat penarikan dana sebesar $4,3 juta. Swedia bahkan mengalami arus keluar mingguan sebesar $12 juta, sejalan dengan tren negatif tahunannya sebesar $725,3 juta.
Dominasi Bitcoin dan Rekor Baru ETF di AS
Dilaporkan Cryptopolitan, Bitcoin tetap menjadi magnet utama bagi investor, menyumbang $867 juta dari total arus masuk mingguan. Ini berarti hampir 98% dari total dana yang masuk ke aset kripto minggu lalu diarahkan ke Bitcoin.
Pergerakan harga Sui (SUI/USDT) pada Selasa, 13 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Sejak peluncuran ETF Bitcoin di AS pada Januari 2024, produk-produk tersebut telah menarik total arus masuk bersih sebesar $62,9 miliar. Saat ini, total aset Bitcoin yang dikelola melalui produk investasi mencapai $146,2 miliar. CoinShares mengaitkan tren ini dengan ekspansi suplai uang secara global serta kebijakan beberapa negara bagian AS yang mulai mengadopsi Bitcoin sebagai cadangan strategis.
SUI Menjadi Altcoin Favorit Baru
Sui (SUI) mencatat kinerja luar biasa dengan arus masuk mingguan sebesar $11,7 juta, menjadikannya altcoin paling diminati dan menempati posisi kedua setelah Bitcoin minggu ini. Angka tersebut jauh melampaui Ethereum yang hanya meraih $2 juta dan XRP dengan $1,44 juta.
Sepanjang tahun 2025, Sui telah mengumpulkan total arus masuk sebesar $84,07 juta, melampaui Solana yang mencapai $76,37 juta. Saat ini, aset kelolaan (AUM) Sui mencapai $329,56 juta. Sementara itu, altcoin lain seperti Cardano ($0,8 juta), Litecoin ($0,25 juta), dan produk multi-aset ($0,55 juta) hanya mencatatkan arus masuk yang relatif kecil.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Sui (SUI) mencuri perhatian di tengah reli pasar kripto yang masih berlangsung. Dengan grafik mingguan yang menunjukkan kekuatan tren naik, banyak analis menilai bahwa pencapaian titik tertinggi sepanjang masa (ATH) bukan lagi soal “jika,” tetapi “kapan.”
Tinggal Selangkah Lagi dari ATH
Saat ini, harga SUI mendekati level resistensi penting di $3,38. Jika para pembeli mampu mendorong harga menembus dan bertahan di atas level ini, ATH baru berpotensi tercapai dalam waktu dekat.
Tren RSI stokastik di grafik mingguan juga mengindikasikan kekuatan, dengan indikator mendekati zona puncak – sinyal bahwa tekanan beli masih dominan.
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Selasa, 6 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan Cryptodaily, dalam lonjakan sebelumnya, SUI berhasil menjaga RSI tetap tinggi dalam beberapa minggu, yang mendorong reli berkelanjutan. Jika pola ini terulang, maka pencapaian rekor harga bisa menjadi formalitas semata.
Hal ini menjadi momen penting bagi investor dan trader yang ingin masuk sebelum breakout besar terjadi.
Namun, pasar tidak selalu bergerak sesuai harapan. Jika harga gagal menembus $3,38, ada risiko koreksi ke level support kuat di sekitar $2,34. Meskipun demikian, struktur harga keseluruhan masih mendukung potensi kenaikan lebih lanjut selama support tersebut tidak dilanggar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
SUI kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah mengumumkan kolaborasi strategis dengan Google Cloud, yang disebut-sebut bisa mengubah arah industri blockchain.
Ditambah lagi, rumor soal ETF SUI semakin memanaskan sentimen bullish di kalangan investor. Tak heran, analis memperkirakan harga SUI bisa melonjak 150%–200% dalam waktu dekat.
Google Cloud & SUI: Perpaduan yang Mengguncang Industri
DIlaporkan Blocknews, Mysten Labs mengonfirmasi bahwa SUI menjadi mitra peluncuran Agent Payment Protocol (AP2) Google Cloud. Teknologi ini memungkinkan agen AI untuk mengeksekusi transaksi secara otomatis dengan sistem identitas terdesentralisasi yang berfokus pada privasi.
Artinya, SUI kini berada di garis depan dalam pembayaran berbasis AI, solusi yang bisa membuka jalan bagi adopsi blockchain lebih luas di sektor keuangan modern. Para analis menilai kesepakatan ini memvalidasi keunggulan teknologi SUI sekaligus memperkuat posisinya sebagai infrastruktur penting dalam ekosistem kripto berbasis AI.
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Kamis, 18 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Selain katalis fundamental, indikator teknis juga semakin memperkuat optimisme. Menurut analis kripto CryptoBullet1, Bollinger Bands SUI saat ini berada pada level paling ketat dalam sejarahnya. Pola ini biasanya menjadi sinyal kuat terjadinya pergerakan harga eksplosif.
Faktanya, kondisi serupa di masa lalu memicu reli besar:
953% dari akhir 2023 hingga awal 2024.
404% di penghujung 2024.
Dengan tren saat ini, para trader memperkirakan SUI berpotensi melonjak 150%–200% dalam beberapa bulan mendatang.
Rumor ETF: Bensin Tambahan untuk Sentimen Bullish
Sui is a launch partner for @Google’s new Agentic Payments Protocol (AP2) – a standard that lets AI agents transact on behalf of users.
Originally developed by Mysten Labs, @SuiNetwork brings fast, programmable payments and privacy-first identity to power the future of agentic… pic.twitter.com/YFfGfLUZvf
Tak hanya itu, rumor mengenai pengajuan ETF SUI semakin memperkuat narasi bullish. Meski belum ada konfirmasi resmi, prospek hadirnya ETF dapat menarik arus dana institusional yang signifikan.
Jika benar terealisasi, kombinasi antara kemitraan dengan Google Cloud, sinyal teknikal positif, dan spekulasi ETF bisa menjadikan SUI sebagai salah satu altcoin paling panas jelang Q4 2025.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Sui, blockchain Layer-1 yang dibangun dengan bahasa pemrograman Move, kini menjadi sorotan sebagai salah satu proyek paling progresif di dunia Web3. Dengan arsitektur berbasis objek yang mendukung transaksi paralel dan finalitas instan, Sui menawarkan performa tinggi dengan biaya sangat rendah.
Mengadopsi mekanisme Delegated Proof of Stake (DPoS), token SUI berfungsi sebagai alat bayar gas di jaringannya. Fitur-fitur unggulan seperti zkLogin dan sponsored transactions membuat penggunaan platform ini lebih mudah, efisien, dan inklusif bagi pengguna maupun developer.
SUI Market Cap – Source by Messari.
Performa Onchain dan Aktivitas Jaringan
Meskipun kapitalisasi pasar SUI menurun menjadi $7,2 miliar, posisinya justru naik ke peringkat ke-13 dalam daftar aset kripto terbesar. Ini menunjukkan bahwa penurunan harga SUI tidak separah para pesaingnya.
Namun, penurunan aktivitas jaringan menjadi perhatian. Total pendapatan biaya jaringan turun 33,3% menjadi $3,6 juta, sementara biaya transaksi dalam token SUI anjlok 44,4%. Biaya transaksi rata-rata di jaringan ini tercatat hanya $0,0087, dan 23,4% transaksi bahkan gratis karena difasilitasi oleh fitur sponsored transactions.
Sementara itu, total nilai SUI yang di-staking dalam Dolar turun 45,8%, menggeser Sui ke posisi keempat sebagai jaringan dengan aset staking terbesar.
SUI Network Activity – Source by Messari.
Ekosistem SUI: Luas dan Berkembang
Sui memiliki ekosistem aktif yang terdiri dari lebih dari 100 proyek, dengan fokus utama pada sektor DeFi, NFT, dan GameFi. Beberapa protokol juga mulai mengeksplorasi sektor baru seperti AI, SocialFi, dan DePIN. Total nilai terkunci (TVL) dalam protokol di jaringan Sui tercatat sebesar $362,1 juta, mengalami penurunan sebesar 25,6% secara kuartalan.
Tiga protokol teratas dalam ekosistem Sui adalah:
Suilend ($362 juta) – Memimpin inovasi di dalam jaringan Sui.
NAVI ($304 juta) – Fokus pada integrasi lintas jaringan.
Scallop ($147 juta) – Mengedepankan pertumbuhan dan kemudahan akses pengguna.
SUI Ecosystem Map – Source by X Suipiens.
Peningkatan Jaringan Versi 78: Teknologi dan Kenyamanan
Sejumlah pembaruan signifikan telah dilakukan dalam Versi 78 yang dirilis awal tahun ini:
27 Januari – Pembaruan dompet Sui yang kini lebih ramah terhadap aktivitas DeFi.
3 Februari – Integrasi Bitcoin (wBTC) melalui jembatan resmi, membawa likuiditas BTC ke dalam jaringan Sui.
14 Februari – Penambahan alat debugging untuk mempermudah pengembangan smart contract.
19 Februari – Integrasi teknologi zkVM untuk privasi data tingkat lanjut.
Peningkatan ini tak hanya ditujukan bagi pengguna, tapi juga developer dan validator. Fitur seperti login tanpa password (passkey), transaksi bersponsor, dan efisiensi jaringan memberikan pengalaman yang lebih komprehensif.
Distribusi Token dan Potensi Tekanan Harga
SUI Token Allocation – Source by Coingecko.
Total suplai token SUI mencapai 10 miliar unit. Hingga 11 April 2025, sebanyak 33% telah beredar di pasar. Sisa distribusinya terbagi atas:
Investor & Tim (22%) – Termasuk investor awal dan kontributor proyek.
Komunitas & Ekosistem (26%) – Digunakan untuk pengembangan jaringan dan program komunitas.
Alokasi Masa Depan (>52%) – Sebagian besar masih terkunci hingga setelah 2030.
Distribusi token yang terkendali ini dinilai dapat mengurangi tekanan jual jangka pendek.
Faktor Penggerak Harga: Peluang dan Tantangan
Faktor Positif:
Ekosistem yang luas dan berkembang dengan lebih dari 100 proyek aktif.
Peningkatan teknis seperti zkVM, wBTC bridge, dan alat debugging baru.
Fitur onboarding yang ramah pengguna mendorong adopsi cepat.
Mayoritas suplai masih terkunci, menjaga stabilitas pasar.
Faktor Negatif:
Penurunan pendapatan jaringan dan aktivitas pengguna.
Penurunan TVL dan nilai staking yang signifikan.
Potensi tekanan jual dari token unlock bertahap.
Sui Ecosystem Map DeFI TVL – Source by Messari.
Kesimpulan
SUI menunjukkan potensi pertumbuhan yang menjanjikan sebagai blockchain Layer-1 berkat kombinasi antara teknologi canggih, ekosistem yang luas, dan pendekatan inklusif terhadap pengguna. Meski demikian, penurunan aktivitas on-chain, staking, dan TVL menjadi tantangan yang harus segera diatasi.
Ke depan, keberhasilan SUI akan sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam mempertahankan momentum inovasi dan menarik kembali partisipasi pengguna aktif. Jika berhasil, bukan tidak mungkin SUI akan menjadi salah satu pilar utama dalam era baru Web3.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.