Tag: sulawesi tengah

  • 3 Rute Liburan ke Luwuk dan 5 Destinasi Alamnya


    Jakarta

    Kota Luwuk di Sulawesi Tengah menyimpan sejumlah potensi wisata yang mempesona. Kota kecil ini bisa menjadi pilihan liburan selain Bali, Lombok, dan Raja Ampat yang sudah terkenal sebelumnya.

    Dijuluki sebagai kota air, Luwuk terletak sekitar 610 km dari Palu, Sulawesi Tengah. Pelancong tetap dapat berlibur ke kota Luwuk dengan menempuh jalur darat, laut, dan udara. Bagaimana aksesnya dan apa saja destinasi wisata alam yang ada di Luwuk? Yuk, simak di bawah ini.

    Rute Liburan ke Luwuk

    Luwuk merupakan ibukota dari Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Saat ini sudah tersedia alternatif transportasi laut, darat, dan udara yang memadai bagi wisatawan menuju Luwuk.


    Dikutip dari situs traveling dan Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, berikut rute menuju Luwuk:

    1. Jalur Darat

    Ada dua arah utama yang bisa ditempuh wisatawan untuk menuju kota Luwuk via transportasi darat, yaitu dari arah Morowali Utara dan dari arah kota Palu. Untuk arah dari kota Palu, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 16 jam melewati Kabupaten Parigi, Poso, Moutong, dan Ampana.

    Selain menggunakan kendaraan pribadi, alternatif transportasi darat lainnya yang bisa dipilih wisatawan ada jasa travel, bus, dan mobil rental dengan tarif sekitar Rp 250.000-350.000. Jika ingin opsi yang lebih murah, disarankan untuk menggunakan bus dengan titik keberangkatan dari terminal Mamboro.

    2. Jalur Laut

    Untuk perjalanan via jalur laut, pengunjung bisa memasuki wilayah kota Luwuk dengan kapal melalui Pelabuhan Luwuk dan Pelabuhan Pagimana. Kapal-kapal yang biasanya melayani untuk masuk ke kota Luwuk ada Kapal Pelni (KM Tilong Kabila) dan kapal penyeberangan ASDP.

    3. Jalur Udara

    Saat ini, ada banyak maskapai penerbangan yang menawarkan rute penerbangan reguler ke Luwuk dari Palu, Makassar, dan Manado. Beberapa maskapai yang bisa dipilih diantaranya ada Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, dan AirAsia, Citilink, dan Batik Air.

    Dilihat dari situs pemesanan tiket pesawat, harga tiket pesawat Jakarta-Luwuk terbaru tahun 2024 berkisar mulai dari Rp 2.631.000-Rp 4.706.000 sekali jalan. Durasi penerbangan dari Jakarta ke Luwuk memakan waktu sekitar 4 jam 35 menit. Rute penerbangan mengharuskan wisatawan transit lebih dulu di Makassar, sebelum menuju Luwuk.

    Ketersediaan rute, harga tiket, dan layanan transportasi ke Luwuk bisa berubah bergantung kondisi atau kebijakan pengelola. Pengunjung sebaiknya menjadwalkan perjalanan lebih dulu untuk memastikan adanya layanan transportasi.

    Destinasi Wisata Alam di Luwuk

    Kota Luwuk tidak hanya menyuguhkan wisata pantai saja, tetapi juga air terjun hingga pegunungan. Berikut beberapa destinasi wisata di Luwuk:

    1. Air Terjun Salodik

    Air Terjun Salodik merupakan spot rekreasi populer di kalangan masyarakat yang berjarak sekitar setengah jam dari kota Luwuk. Objek wisata ini menawarkan pemandangan air terjun bertingkat yang menyejukkan mata.

    Kedalaman air terjun ini juga relatif aman buat berenang. Untuk masuk ke Air Terjun Salodik, pengunjung cukup membayar tiket seharga Rp 2.000 saja.

    2. Bukit Kasih Sayang

    Bukit Kasih Sayang merupakan cafe di atas perbukitan yang letaknya tak jauh dari pusat kota Luwuk. Menyaksikan pemandangan malam kota Luwuk sambil menikmati segelas kopi di cafe bisa banget jadi ide ngedate romantis bersama pasangan.

    3. Bukit Teletubbies

    Dari atas bukit ini, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan padang rumput hijau sejauh mata memandang. Pemandangan Bukit Teletubbies semakin elok jika dikunjungi di pagi dan sore hari bertepatan dengan momen sunrise dan sunset.

    4. Pantai Kilo Lima

    Bukan tanpa alasan Kota Luwuk disebut sebagai kota air. Pasalnya, kota ini dikelilingi oleh beragam pulau dengan lautannya yang masih jernih.
    Salah satu pantai eksotis yang cocok dijadikan sebagai spot snorkeling adalah pantai Kilo Lima. Pantai satu ini memiliki air biru bening dan dipenuhi keindahan warna-warni terumbu karang.

    5. Pulau Dua

    Pulau Dua termasuk destinasi wisata hidden gem yang berlokasi di Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Karena letaknya yang terpisah dari kota Luwuk, wisatawan harus menempuh perjalanan sejauh 150 km dengan waktu tempuh 3 jam untuk bisa sampai ke Pulau Dua.

    Dengan banyaknya destinasi wisata di Luwuk, tidak ada salahnya detikers memilih Luwuk saat liburan. Tentunya dengan memilih rute menuju Luwuk yang tepat sesuai kebutuhan.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Jalan-jalan di Kebun Raya Cibodas, Bisa Lihat Bunga Bangkai hingga Sakura


    Jakarta

    Kebun Raya Cibodas adalah tempat wisata alam sekaligus edukasi di Cianjur. Kebun ini tidak hanya terkenal dengan koleksi tanaman yang beraneka ragam, tetapi juga keindahan alamnya.

    Dilansir dari situs resmi Kebun Raya Cibodas, kebun ini awalnya bernam nama Bergtuin të Tjibodas (Kebun Pegunungan Cibodas), didirikan pada 11 April 1852 oleh Johannes Ellias Teijsmann. Tujuan awalnya untuk tempat aklimatisasi jenis-jenis tumbuhan dari luar negeri yang bernilai penting dan ekonomi yang tinggi, seperti pohon kina (Cinchona calisaya).

    Kebun raya ini memiliki beberapa fungsi, antara lain untuk konservasi tumbuhan, edukasi, penelitian, hingga wisata alam. Simak artikel ini untuk mengetahui berbagai daya tarik Kebun Raya Cibodas, spot menarik, fasilitas, harga tiket masuk, lokasi dan jam bukanya.


    Daya Tarik Kebun Raya Cibodas

    Berikut ini sejumlah daya tarik dari Kebun Raya Cibodas yang dirangkum dari situs resminya.

    Koleksi Tanaman Beragam

    Bunga sakura mekar di Kebun Raya CibodasBunga sakura mekar di Kebun Raya Cibodas (Ismet Selamet/detikcom)

    Koleksi tanaman di Kebun Raya Cibodas beraneka ragam, mulai dari anggrek, bunga kuku macan dari New Guinea. Tanaman ini dibagi menjadi beberapa zona, yaitu:

    1. Taman Sakura

    Bunga sakura tak hanya bisa dijumpai di Jepang. Kebun Raya Cibodas juga memiliki beberapa jenis sakura, seperti Prunus arborea dari Jawa, Prunus costata dari Papua, dan Prunus cerasoides dari Himalaya.

    Bunga sakura ini bersemi pada waktu tertentu, yakni antara Januari-Februari dan Juli-Agustus.

    2. Taman Rhododendron

    Taman Rhododendron berisi beberapa jenis tanaman azalea jawa (Rhododendron javanicum) yang merupakan ikon Kebun Raya Cibodas. Beberapa jenis azalea di kebun ini, adalah Rhododendron javanicum, Rhododendrom macgregoriae, dan Rhododendron mucronatum.

    3. Taman Obat

    Indonesia terkenal dengan tanaman obatnya. Tanaman-tanaman ini juga menjadi koleksi Kebun Raya Cibodas, yakni di Taman Obat. Ada sekitar 164 jenis tanaman obat di taman ini, salah satunya Centella asiatica atau pegagan yang sering digunakan untuk produk kecantikan dan perawatan kulit.

    4. Taman Liana

    Ada berbagai jenis liana yang merambat hingga ke pepohonan tinggi di taman ini. Tanaman ini berakar di dalam tanah dan pucuknya terus merambat ke tempat yang lebih tinggi. Koleksi liana di sini adalah hasil eksplorasi di kawasan Aceh, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, hingga Sulawesi Tengah.

    5. Taman Paku-pakuan

    Kebun Raya Cibodas memiliki 101 jenis tumbuhan paku dari berbagai daerah di Indonesia. Tanaman paku biasa dimanfaatkan untuk bahan pangan, tanaman hias, kerajinan tangan, dan bahan baku obat.

    6. Taman Lumut

    Di taman seluas 1.500 meter persegi, wisatawan bisa melihat habitat lumut yang memiliki lebih dari 100 jenis lumut.

    7. Rumah Kaca

    Kebun raya ini juga memiliki rumah kaca di dalamnya terdapat berbagai tanaman unik, antara lain 98 jenis kaktus, 262 jenis anggrek, dan 71 jenis sukulen.

    Bisa Melihat Bunga Bangkai Mekar

    Salah satu Bunga Bangkai di Kebun Raya Cibodas BRIN, mekar. Ini merupakan momen langka yang bisa dinikmati 2-3 tahun, bahkan lebih.Salah satu Bunga Bangkai di Kebun Raya Cibodas BRIN, mekar. Ini merupakan momen langka yang bisa dinikmati 2-3 tahun, bahkan lebih. (Dok. BRIN)

    Salah satu daya tarik yang banyak ditunggu-tunggu wisatawan adalah momentum bunga bangkai mekar. Bunga bangkai raksasa pada waktu tertentu akan mekar sempurna dengan ketinggian lebih dari 2 meter.

    Bunga bangkai di Kebun Raya Cibodas mekar sekitar 4-5 tahun sekali. Namun ada 13 spesimen yang ditanam di sekitar lokasi, sehingga hampir setahun sekali wisatawan bisa menikmati momen ini.

    Spot Wisata Alam Menarik

    Kebun Raya CibodasDanau Kebun Raya Cibodas (Ismet Selamet/detikcom)

    Ada beberapa spot wisata alam menarik di dalam Kebun Raya Cibodas, antara lain sebagai berikut:

    1. Danau Besar KRC

    Di dalam Kebun Raya Cibodas terdapat sebuah kolam besar yang biasa disebut Danau Besar KRC. Di tengah danau terdapat air mancur mempercantik lokasi, selain itu terdapat ikan hias yang berenang dan sering muncul ke permukaan. Traveler bisa bersantai di bawah pohon-pohon besar di sekitar danau atau duduk di hamparan rumput

    2. Air Terjun Cibogo

    Ada juga Curug Cibogo, yaitu air terjun yang berada di kawasan Taman Sakura. Meski tidak besar, air terjun ini menjadi spot menarik yang sering dikunjungi wisatawan untuk bersantai maupun berfoto-foto.

    3. Jalan Air

    Tak jauh dari Curug Cibogo, traveler bisa bermain di jalan air. Jalan air ini adalah aliran sungai yang dijadikan sebagai jalan, namun tetap dialiri air dangkal. Tempat ini sering dipakai untuk berfoto.

    Bersepeda Keliling Kebun

    Traveler juga bisa berkeliling naik sepeda agar tidak terlalu capek. Bahkan saat weekday, sepeda motor diperbolehkan masuk. Kamu bisa menyewa sepeda, skuter, atau naik shuttle bus di sini.

    Harga Tiket Masuk dan Fasilitas

    Traveler bisa membeli tiket secara langsung di loket atau lewat online di situs Kebun Raya. Harga tiket dibedakan berdasarkan weekday dan weekend, alat transportasi yang dipakai, dan asal wisatawan (WNI atau WNA). Harganya di kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 25.500 per orang.

    Fasilitasnya antara lain:

    • Mushola
    • Tempat makan (Cafe Gardenia, Raffles Cafe, Raffles Kitchen, dll)
    • Katering
    • Sepeda, e-bike, e-scooter, shuttle bus
    • Toilet
    • Meeting room
    • Villa dan penginapan

    Lokasi dan Jam Buka

    Lokasi Kebun Raya Cibodas berada di Jalan Kebun Raya Cibodas, Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dari pusat kota Cianjur, jaraknya sekitar 24 km atau ditempuh sekitar 1 jam perjalanan.

    Jam operasional Kebun Raya Cibodas yakni setiap hari pada pukul 08.00-16.00 WIB (Senin-Jumat), dan pukul 07.00-16.00 WIB (weekend dan hari libur).

    Nah, itulah tadi informasi mengenai Kebun Raya Cibodas, mulai dari daya tarik, spot menarik, fasilitas, harga tiket masuk, lokasi, dan jam bukanya.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Guru Ngaji di Morowali Utara Ditikam Saat Jadi Imam Salat Subuh


    Jakarta

    Seorang guru ngaji di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, menjadi korban penikaman oleh pria tak dikenal. Ia ditikam saat menjadi imam salat Subuh berjamaah.

    “Telah terjadi penikaman kepada ustaz dan guru ngaji di Desa Tompira pagi tadi, saat korban sedang melaksanakan salat Subuh berjamaah,” ungkap KBO Reskrim Polres Morowali Utara Iptu Theodorus Resupal dalam keterangannya, Senin (25/8/2025) dikutip detikSulsel.


    Guru ngaji tersebut bernama Muhammad Jumali (27). Sedangkan pelaku kemudian diketahui berinisial AL (23).

    Peristiwa mengejutkan ini terjadi di Masjid Baiturrahman, Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, pada Senin (25/8/2025) pukul 04.45 Wita. Saat Muhammad Jumali sedang khusyuk menjadi imam, tiba-tiba pelaku masuk ke masjid dan menikamnya di bagian perut.

    “Korban ditikam di bagian perut pada saat sedang melaksanakan (pimpin) salat Subuh,” ungkap Theodorus.

    Pelaku Sempat Dihakimi Massa

    Setelah menikam korban, pelaku sempat mencoba melarikan diri. Namun, jemaah yang berada di belakang korban segera bertindak cepat.

    “Pelaku sempat ingin melarikan diri, namun langsung ditangkap oleh para jemaah yang berada di belakang korban saat itu sedang salat Subuh berjamaah,” jelas Theodorus.

    Pelaku yang tertangkap pun menjadi sasaran amuk massa. Anggota kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku yang sudah dalam kondisi babak belur.

    Sebilah pisau dan satu unit ponsel turut diamankan sebagai barang bukti.

    “Pelaku langsung menjadi bulan bulanan warga. Anggota kami langsung menuju TKP dan langsung mengamankan pelaku yang sudah babak belur dihakimi massa,” tutur Theodorus.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik aksi penikaman ini. Keterangan dari pelaku kerap berubah-ubah sehingga menyulitkan proses penyelidikan.

    “Motif pelaku masih kami dalami karena pengakuan dari pelaku sering berubah-ubah,” imbuh Theodorus.

    Selengkapnya baca di sini.

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Witan Sulaeman Jadi Korban Pesawat Haji Garuda Delay 28 Jam



    Madinah

    Fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia kembali mengalami keterlambatan atau delay. Kali ini delay berlangsung hingga 28 jam atau tertunda satu hari, terparah dalam catatan penerbangan haji tahun ini.

    Jemaah yang mengalami penundaan penerbangan itu berasal dari kelompok terbang (kloter) 9 Embarkasi Balikpapan (BPN-9). Mereka berjumlah 324 orang yang berasal dari Palu, Sulawesi Tengah.

    Salah seorang jemaah yang ada di rombongan itu yakni punggawa Timnas Indonesia, Witan Sulaeman. Witan menunaikan ibadah haji bersama istrinya yang tergabung dalam rombongan kloter BPN-9 Embarkasi Balikpapan.


    Berdasarkan jadwal, rombongan jemaah Kloter BPN-9 sedianya akan terbang dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada Sabtu (6/7/2024) pukul 13.40 Waktu Arab Saudi (WAS). Namun informasi mendadak didapat jemaah saat berada di bus, bahwa pesawat Garuda yang akan membawanya dijadwalkan tertunda hingga Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 17.40 WAS.

    Akhirnya Witan bersama ratusan jemaah lainnya kembali bermalam di Madinah tepatnya di Andalus Golden Hotel. Mereka pun kembali membawa koper dari bus menuju hotel.

    Witan Sulaeman bersama istri tergabung dalam rombongan jemaah haji yang pesawatnya delay 28 jam.Witan Sulaeman bersama istri tergabung dalam rombongan jemaah haji yang pesawatnya delay 28 jam. Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom

    Sementara pantauan detikHikmah pada Minggu (7/7/2024) pagi, Witan bersama istrinya mengenakan seragam batik jemaah haji Indonesia berwarna ungu lengkap, tak lupa Witan juga mengenakan peci berwarna hitam. Keduanya keluar dari hotel dan menuju ke bus yang akan membawanya ke Bandara AMAA, Madinah.

    “Pelayanan petugasnya bagus. Selama ini tidak ada kendala (saat di Tanah Suci),” ujar Witan singkat saat menuju bus.

    Diketahui, fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia ke Tanah Air lagi-lagi mengalami penundaan. Tak tanggung-tanggung, delay ini berlangsung hingga 28 jam atau tertunda satu hari.

    Garuda pun memberi kompensasi berupa uang pengganti yang masing-masing jemaah diberikan 150 riyal.

    (nla/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Cerita Jemaah Haji Batal Pulang gegara Delay 28 Jam



    Madinah

    Abdul Kadir (60) bersama 323 jemaah haji kloter 9 Embarkasi Balikpapan, asal Kota Palu, Sulawesi Tengah, bersiap menuju ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis Madinah. Dia bersiap untuk kembali ke Tanah Air setelah 9 hari singgah melaksanakan ibadah sunnah di Kota Nabi.

    Abdul Kadir semringah, karena tahu hari itu, Sabtu 6 Juli 2024 akan segera pulang ke Tanah Air untuk melepas rindu. Semua barang termasuk oleh-oleh sudah ia kemas rapi di koper berlapis kain merah-putih, khas jemaah haji RI.

    Kadir bercerita, Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS), bus pun datang. Sejumlah jemaah mulai tampak sibuk. Beberapa di antaranya mulai mengangkut koper-koper mereka dari hotel menuju bus. Ada juga yang masih melakukan video call dengan keluarganya di Indonesia, mengabarkan bahwa sebentar lagi akan terbang ke Tanah Air.


    “Sudah diangkut semua ke mobil (bus), kita disuruh cepat-cepat naik ke bus. Lalu kita menunggu lama dan sudah dibagikan paspor, setelah kita lama, dia (masyariq) minta kembali paspornya,” kata Abdul Kadir di Madinah, Minggu (7/7/2024).

    Batinnya mulai bergumam karena setelah dua jam, bus tak juga bergerak. Dia mengatakan, kurang lebih selama dua jam berada di dalam bus. Kadir mulai curiga, “Itu mulai jam 7 sampai jam 9 di bus,” katanya.

    Setelah dua jam menunggu, batin Kadir benar. Dia dan ratusan jemaah lain yang ada di 8 bus diminta turun lagi dan membawa koper mereka untuk kembali ke hotel. Kadir mendapat kabar pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA-4209 yang akan membawanya ke Tanah Air mengalami keterlambatan.

    “Iya kita tarik-tarik lagi koper ke sana semua. Gara-gara pesawat delay, kita disuruh turun dari bus dan masuk hotel lagi, kalau di sana (bandara) tidak ada tempat menginap makanya kita disuruh masuk hotel lagi,” sambung kadir.

    Harapan Abdul Kadir untuk pulang di hari itu kandas, sedianya dia dan jemaah kloter BPN-09 terjadwal akan terbang ke Tanah Air dari Madinah pukul 13.40 WAS, Sabtu (6/7/2024). Namun informasi mendadak didapat, pesawat Garuda yang akan membawanya dijadwalkan tertunda hingga Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 17.40 WAS.

    “Langsung saya telepon, mengabarkan keluarga di rumah kalau tidak jadi pulang hari ini. Iya sudah, keluarga sudah menunggu beberapa hari karena keluarga dari jauh semua dari Toli-Toli,” ungkapnya.

    Ahad pagi 7 Juli 2024, Abdul Kadir bersama ratusan jemaah asal Palu Sulteng sudah kembali berkumpul di lobi Andalus Golden Hotel Madinah. Aktivitas mereka mirip seperti hari kemarin, mereka bersiap untuk menuju bus yang akan membawanya ke bandara. Namun tak seperti kemarin, Kadir terlihat agak trauma, khawatir kepulangannya tertunda lagi.

    “Makanya saya bilang sama keluarga tadi, insyaallah kalau tidak ada halangan akan pulang hari ini,” kata Kadir.

    Untuk diketahui, fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia ke Tanah Air lagi-lagi mengalami penundaan atau delay. Tak tanggung-tanggung, delay ini bahkan terjadi hingga 28 jam atau tertunda hingga satu hari.

    Garuda pun memberi kompensasi berupa uang pengganti yang masing-masing jemaah diberikan 150 riyal. “Infonya dapat uang pengganti 150 riyal, tapi saya belum menerima,” kata Kadir.

    (nla/kri)



    Sumber : www.detik.com