Tag: sumpah pemuda

  • Beasiswa Garuda ACE 2025 Dibuka, Mahasiswa Bakal Dibimbing Sampai Jago Riset



    Jakarta

    Program Beasiswa Garuda Academic of Excellence 2.0 (Garuda ACE) 2025 resmi dibuka. Mahasiswa bakal dapat pelatihan riset internasional selama 6 bulan.

    Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi meluncurkan Program Beasiswa Garuda ACE 2025 pada Senin(28/10/2024). Bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda, beasiswa ini ditujukan untuk membimbing generasi muda jenjang sarjana atau magister dalam pelatihan bahasa dan riset internasional.

    Adapun mahasiswa yang bisa mendaftar adalah mahasiswa jenjang sarjana tahun ketiga atau keempat serta mahasiswa magister tahun pertama. Program ditujukan untuk jurusan dari bidang ilmu dan teknik komputer, informasi dan data, dan bidang-bidang terkait. Ke depannya, program ini diharapkan dapat diperluas ke fokus bidang lainnya sesuai kebutuhan Pemerintah Indonesia.


    Jurusan Sasaran Beasiswa Garuda ACE 2025

    Informatika/teknik informatika/ilmu komputer
    Teknik komputer
    Teknik elektro/ilmu elektronika
    Sistem informasi
    Teknik telekomunikasi

    Periode Beasiswa Garuda ACE 2025

    Gelombang 1, Jalur 1: Pelatihan riset (Januari-Maret), lalu pelatihan bahasa (April-Juni)
    Gelombang 1, Jalur 2: Pelatihan bahasa (Jan-Mar), lalu pelatihan riset (April-Juni)
    Gelombang 2, Jalur 1: Pelatihan riset (Juli-September), lalu pelatihan bahasa (Oktober-Desember)
    Gelombang 2, Jalur 2: Pelatihan bahasa (Juli-September), lalu pelatihan riset (Oktober-Desember)

    Cakupan Pelatihan Beasiswa Garuda ACE 2025

    Jalur 1

    Jalur 1 dibuat untuk mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang bagus. Oleh karena itu, mereka dapat langsung memulai pelatihan riset selama 3 bulan terlebih dahulu.

    Jalur 2

    Jalur 2 dibuat untuk mahasiswa yang memiliki keterampilan teknis yang bagus tetapi kurang memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris. Pelatihan akan dimulai dengan pelatihan bahasa Inggris selama 3 bulan, diikuti dengan pelatihan penelitian selama 3 bulan.

    Syarat Beasiswa Garuda ACE 2025

    1. IPK/IP minimal 3.2
    2. Berasal dari salah satu jurusan sasaran
    3. Jika ingin mendaftar untuk Gelombang 1 (periode Januari-Juni 2025):
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 6 boleh pada periode Gelobang 1 boleh mendaftar.
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang sudah memasuki semester 8 pada periode Gelombang 1 dan tidak akan melanjutkan studi ke jenjang magister di perguruan tinggi Indonesia tidak boleh mendaftar (karena tidak ada waktu untuk melakukan riset setelah lulus).
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang sudah memasuki semester 8 pada periode Gelombang 1 dan sudah diterima pada program magister jurusan terkait di perguruan tinggi Indonesia boleh mendaftar (karena masih mempunyai waktu 1-2 tahun untuk melakukan riset selama menempuh pendidikan jenjang magister).
      -Mahasiswa jenjang magister yang memasuki semester 1, pada periode Gelombang 1, boleh mendaftar.
      -Mahasiswa jenjang magister yang memasuki semester 2, 3, atau 4, pada periode Gelombang 1, tidak boleh mendaftar.
    4. Jika ingin mendaftar untuk Gelombang 2 (periode Juli-Desember 2025):
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 5 pada periode Gelombang 2 boleh mendaftar.
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 7 pada periode Gelombang 2 dan tidak akan melanjutkan ke program magister di perguruan tinggi Indonesia tidak boleh mendaftar (karena tidak ada waktu untuk melakukan riset setelah lulus).
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 7 pada periode Gelombang 2 dan sudah/akan diterima pada program magister jurusan terkait di perguruan tinggi Indonesia boleh mendaftar (karena masih mempunyai waktu 1-2 tahun untuk melakukan riset selama menempuh pendidikan jenjang magister).
      -Mahasiswa jenjang magister yang baru/akan memasuki semester 1 atau 2 pada periode Gelombang 2 boleh mendaftar.
      -Mahasiswa jenjang magister yang sudah memasuki semester 3 pada periode Gelombang 2 tidak boleh mendaftar.
      -Harus mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikan dan riset ke jenjang PhD (kombo magister+doktor) pada perguruan tinggi terkemuka di luar negeri.
    5. Seusai mengikuti program Garuda ACE, peserta dapat melanjutkan karir riset mereka ke jenjang PhD (kombo magister+doktor) pada perguruan tinggi terkemuka di luar negeri (baik di Amerika, Eropa, Australia maupun negara-negara Asia yang sudah maju).
    6. Peserta yang berencana untuk langsung bekerja setelah lulus tidak boleh mendaftar, karena program ini tidak akan bermanfaat bagi mereka.
    7. Berkeinginan untuk melakukan riset/penelitian sebagai karir masa depan
    8. Bercita-cita untuk masuk grup penelitian dan pengembangan (research and development) pada perusahaan teknologi besar, start-ups, atau laboratorium nasional (national labs)
    9. Bercita-cita untuk menjadi akademisi jalur riset, menjadi profesor, dan sejenisnya.
    10. Setelah menyelesaikan program pelatihan 6 bulan, yakni dalam periode pasca-pelatihan, peserta harus mempunyai waktu setidaknya 1 tahun dalam kampus untuk melakukan riset sebelum wisuda

    Pendaftaran Beasiswa Garuda ACE 2025 dilakukan melalui https://ace-ina-2025.hotcrp.com. Informasi lebih lanjut dapat detikers cek di https://pmdsu.kemdikbud.go.id/garuda-ace/. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Tiga Tempat Bersejarah Lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928


    Jakarta

    Ikrar Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 menjadi bagian dari perjuangan bangsa Indonesia untuk menumbuhkan semangat persatuan melawan kolonialisme. Ikrar ini merupakan rumusan hasil Kongres Pemuda II yang diselenggarakan di tiga tempat berbeda.

    Kongres Pemuda II diketahui dibagi menjadi tiga kali rapat, yang masing-masingnya digelar di lokasi berbeda di Jakarta. Di mana saja itu?

    3 Lokasi Bersejarah Lahirnya Sumpah Pemuda

    Mengutip buku Sejarah Pergerakan Nasional oleh Fajriudin Muttaqin dan Wahyu Iryana, berikut tempat bersejarah lahirnya Sumpah Pemuda


    1. Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB)

    Sidang pertama Kongres Pemuda II dilangsungkan pada Sabtu, 27 Oktober 1928 silam. Lokasi rapatnya digelar di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein Noord. Kini, gedung yang terletak di kawasan Lapangan Banteng tersebut difungsikan sebagai Sekolah Santa Ursula.

    Kala itu, rapat dibuka oleh ketua kongres yaitu Sugondo Djojopospito dengan menjelaskan sejarah pergerakan bangsa Indonesia. Mulai dari kemunculan organisasi Budi Utomo hingga perkumpulan pemuda yang bersifat kedaerahan, seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Celebes, dan Jong Ambon.

    2. Gedung Oost Java Bioscoop

    Tempat sidang kedua pada 28 Oktober 1928 yaitu Gedung Oost Java Bioscoop, Koningsplein Noord. Isi rapatnya membahas soal pendidikan Indonesia yang masih harus diperbaiki dan memiliki sistem tersendiri.

    Gedung tersebut dahulu lokasinya berada di Jalan Medan Merdeka Utara atau sekitaran Istana Negara dan Mahkamah Agung. Sayangnya, gedung bersejarah ini sekarang sudah tidak berdiri lagi.

    3. Gedung Indonesische Clubgebouw

    Lokasi ketiga pertemuan Kongres Pemuda II adalah Gedung Indonesische Clubgebouw. Di sidang terakhir ini, hasil rumusan yang berupa ikrar Sumpah Pemuda diumumkan.

    Gedung Indonesische Clubgebouw terletak di Jalan Kramat Raya Nomor 106, Jakarta Pusat. Kini gedungnya dialihfungsikan menjadi Museum Sumpah Pemuda.

    Dilansir situs Kemdikbud, gedung tersebut ditetapkan sebagai cagar budaya pada 10 Januari 1972. Gedung Indonesische Clubgebouw diberi pemugaran dan diresmikan pada 20 Mei 1973 sebagai Gedung Sumpah Pemuda.

    Hingga akhirnya, gedung tersebut ditetapkan sebagai Museum Sumpah Pemuda pada 7 Februari 1983 yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Di museum ini, traveler dapat melihat berbagai koleksi bersejarah yang berkaitan dengan lahirnya ikrar Sumpah Pemuda. Mulai dari catatan hasil Kongres Pemuda, Monumen Persatuan Pemuda, hingga patung para tokoh perumus ikrar ini. Biola milik WR Soepratman yang digunakan untuk memainkan lagu Indonesia Raya pertama kalinya saat penutupan Kongres Pemuda II juga dapat dilihat di sana.

    Jika tertarik berkunjung ke Museum Sumpah Pemuda, detikers dapat datang di hari Selasa-Minggu dari jam 08.00-16.00 WIB. Tiket masuknya juga sangat terjangkau, Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hari Pahlawan 10 November, Ini 6 Objek Wisata Sejarah di Jakarta



    Jakarta

    Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November sejak tahun 1961. Berikut objek wisata di Jakarta yang lekat dengan perjuangan pahlawan.

    Pada peringatan Hari Pahlawan itu menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan.

    Salah satu cara terbaik untuk memperdalam makna perjuangan tersebut adalah dengan mengunjungi berbagai objek wisata sejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan mereka.


    Di Jakarta, terdapat sejumlah tempat yang memiliki nilai sejarah tinggi dan menyimpan banyak cerita dari masa-masa perjuangan para pahlawan.

    Dirangkum oleh detikTravel, berikut beberapa destinasi bersejarah di Jakarta yang layak dikunjungi untuk meresapi semangat heroisme dan mengenang jasa para pahlawan.

    1. Museum Sumpah Pemuda

    Pengunjung berfoto bersama saat mengunjungi Museum Sumpah Pemuda di Jakarta, Senin (28/10/2024). Museum tersebut menyelenggarakan Sumpah Pemuda Youth Fest dalam rangka peringatan 96 tahun Sumpah Pemuda yang diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan, termasuk pertunjukan seni, serta atraksi budaya yang melibatkan sekitar 700 peserta dari berbagai kalangan. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/aww.Pengunjung berfoto bersama saat mengunjungi Museum Sumpah Pemuda di Jakarta, Senin (28/10/2024).

    Museum Sumpah Pemuda adalah tempat bersejarah yang terkait erat dengan peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, sebuah momentum penting yang menjadi dasar persatuan dan identitas nasional Indonesia.

    Berdirinya Museum Sumpah Pemuda merupakan hasil gagasan dari para pelaku Kongres Pemuda Kedua berikrar. Dalam ikrar tersebut, para pemuda berjanji untuk bertumpah darah satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu, bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

    Sumpah ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, karena menegaskan semangat persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat yang beragam, yang ingin menjaga semangat persatuan itu tetap hidup di kalangan generasi muda. Museum ini dulunya adalah rumah milik Sie Kong Lian, seorang tokoh Tionghoa pada abad ke-20, yang kini dialihfungsikan menjadi tempat wisata sejarah.

    Destinasi ini sangat cocok untuk menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme abadi di hati pemuda Indonesia,berlokasi di Jl. Kramat Raya No. 106 Jakarta Pusat menjadi ruang untuk mengenang serta menghargai komitmen para pemuda bangsa, dalam memperjuangkan kemerdekaan dan persatuan Indonesia.

    2. Monumen Nasional

    Manuver Tim Jupiter TNi AU bentuk love sign di langit MonasMonas (Wildan Noviansah/detikcom)

    Sebagai ikon Jakarta, Monumen Nasional (Monas) tidak hanya menjadi simbol perjuangan bangsa, tetapi juga menyimpan berbagai diorama yang menggambarkan perjalanan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

    Di dalam Monas, terdapat ruang pameran sejarah yang menampilkan peristiwa-peristiwa penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan, menjadikannya sebagai destinasi edukatif yang sarat makna bagi para pengunjung.

    Salah satu spot menarik yang bisa dijelajahi adalah ruang museum yang berada di bawah Monas, sekitar 3 meter di bawah permukaan tugu, dengan 51 jendela peragaan (diorama) yang mengabadikan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dari berbagai zaman.

    Selain itu, terdapat Ruang Kemerdekaan yang menampilkan peta kepulauan Indonesia, bendera Sang Saka Merah Putih, lambang negara Bhineka Tunggal Ika, dan pintu gapura dengan naskah Proklamasi.

    Di sekeliling monumen, relief sejarah Indonesia menggambarkan perjalanan bangsa mulai dari masa penjajahan Belanda, perjuangan rakyat Indonesia, hingga era pembangunan modern.

    Pada bagian pelataran puncak Monas yang berada di ketinggian 115 meter, dengan luas 11 x 11 meter dan mampu menampung hingga 50 orang, pengunjung dapat menikmati pemandangan Jakarta dari ketinggian, lengkap dengan fasilitas teropong untuk melihat lebih jelas sejauh mata memandang Ibu Kota Jakarta. Untuk harga tiket masuk Monas, pengunjung dewasa dikenakan tarif Rp 24.000, mahasiswa Rp 13.000, dan anak-anak Rp 6.000.

    3. Taman Makam Pahlawan Kalibata

    Sejarah Taman Makam Pahlawan Kalibata dikenal sebagai lokasi peristirahatan terakhir para pahlawan maupun tokoh-tokoh penting di Indonesia. Ini ulasannya.Sejarah Taman Makam Pahlawan Kalibata dikenal sebagai lokasi peristirahatan terakhir para pahlawan maupun tokoh-tokoh penting di Indonesia. Ini ulasannya. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

    Tempat ini memiliki luas mencapai 247.423 meter persegi (24,7 hektare) dan meskipun bukan museum, ia memiliki peran yang sangat penting untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur lebih dari 7.000 orang korban militer dan veteran, termasuk deretan tokoh-tokoh penting, mulai dari pejabat tinggi negara hingga anggota militer bersemayam disini.

    Didirikan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa mereka bagi bangsa dan negara, tempat ini juga berfungsi sebagai sarana pelestarian nilai-nilai yang diwariskan oleh para pahlawan dan perintis bangsa, serta menanamkan semangat kesetiakawanan sosial bagi masyarakat.

    Selain menjadi objek studi dan tempat ziarah wisata, tempat ini dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 06.00 hingga 18.00 dan berlokasi di Jalan Raya Kalibata No. 14, RT 14/RW 1, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

    4. Monumen Pancasila Sakti

    Hari Kesaktian Pancasila 2021: Tema dan Pedoman UpacaraMonumen Pancasila Sakti (Agung Pambudhy/detikcom)

    Tempat ini sangat cocok bagi para traveler yang ingin mempelajari lebih dalam tentang sejarah pahlawan bangsa, berlokasi di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, dan dibangun untuk mengenang tujuh pahlawan revolusi yang gugur dalam tragedi Gerakan 30 September (G30S) sebagai upaya pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

    Monumen ini mulai dibangun pada Agustus 1967 dan diresmikan pada 1 Oktober 1969 oleh Presiden Soekarno. Di area ini terdapat sebuah sumur tua yang menyimpan sejarah kelam bangsa Indonesia, menjadi saksi bisu dari kejadian tragis yang menimpa para pahlawan revolusi.

    Dikutip dari buku ‘Mengenal Lebih Dekat: Bangunan Bersejarah Indonesia karya Nunung Marzuki,’ terdapat tujuh pahlawan yang gugur dalam peristiwa ini, yaitu Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani, Mayjen TNI R. Suprapto, Mayjen TNI M.T. Haryono, Mayjen TNI Siswondo Parman, Brigjen TNI D.I. Panjaitan, Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Pierre Tendean. Bagi traveler yang berminat bisa mengeluarkan sebesar Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk pelajar dan mahasiswa buka dari pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.

    5. Museum Kebangkitan Nasional

    Pameran bertajuk 'Kita Serumpun' digelar di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa (13/8/2024).Museum Kebangkitan Nasional. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

    Berlokasi di Jalan Abdul Rachman Saleh No. 26, Jakarta, museum ini menampilkan sejarah pergerakan Budi Utomo yang diprakarsai oleh delapan pelajar STOVIA (School Tot Opleiding Van Inlandsche Artsen) yang belajar ilmu kedokteran pada tanggal 20 Mei 1908, yang kemudian menjadi tonggak awal pergerakan nasional Indonesia.

    Di dalam museum ini, pengunjung dapat menemukan beberapa spot menarik yang menggambarkan kehidupan dan perjuangan para pelajar STOVIA, seperti ruang yang memamerkan alat-alat kedokteran, alat racikan untuk ramuan obat, ruang belajar, ruang asrama STOVIA, serta Memorial Hall Budi Utomo yang penuh dengan informasi mengenai sejarah berdirinya organisasi ini.

    Museum itu buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan tiket masuk sebesar Rp 5.000 untuk dewasa, Rp 3.000 untuk anak-anak, dan Rp 25.000 untuk turis.

    6. Museum Nasional

    Museum Nasional di Jakarta resmi dibuka kembali untuk pengunjung pada Selasa (15/10/2024) setelah penutupan sementara akibat kebakaran yang melanda Gedung A.Museum Nasional di Jakarta resmi dibuka kembali untuk pengunjung pada Selasa (15/10/2024) setelah penutupan sementara akibat kebakaran yang melanda Gedung A. (Hilalia Kani Juliana)

    Museum Nasional Indonesia kembali dibuka untuk umum pada tanggal 15 Oktober 2024, setelah sebelumnya ditutup akibat kebakaran yang terjadi pada 16 September 2023.

    Dikenal juga sebagai Museum Gajah, museum ini kini menampilkan penataan koleksi yang lebih rapi serta beberapa area baru, seperti pameran khusus pasca kebakaran dan area repatriasi melihat benda-benda warisan budaya hasil diplomasi dari 1949 hingga saat ini.

    Pengunjung juga dapat menikmati pameran menarik yang memungkinkan mereka melihat kemiripan wajah pribadi dengan karakteristik paras suku dan daerah di Indonesia.

    Museum Nasional buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dengan harga tiket masuk Rp 25.000 untuk dewasa, Rp 15.000 untuk anak-anak, dan Rp 50.000 untuk wisatawan asing (WNA).

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Doa Upacara Sumpah Pemuda 2024 Terbaru Resmi dari Kemenpora


    Jakarta

    Upacara Hari Sumpah Pemuda 2024 akan dilakukan pada 28 Oktober. Pembacaan doa menjadi rangkaian yang tak terpisahkan dalam pelaksanaan upacara tersebut.

    Mengacu pada Pedoman Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 Tahun 2024 yang dikeluarkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, perayaan Hari Sumpah Pemuda 2024 mengangkat tema “Maju Bersama Indonesia Raya.”

    Tema tersebut dibagi dalam lima sub-tema. Di antaranya Pemuda Peduli Gizi anak Indonesia untuk generasi sehat dan produktif; Pemuda Indonesia, Bersatu dalam Kebhinekaan berjuang dalam keindonesiaan; Pemuda Indonesia Sehat, Cerdas, Kreatif, Inovatif, dan Berkarakter sebagai kunci kemajuan bangsa; Transformasi Pemuda pada pendidikan, kesehatan, kepemimpinan, sosial budaya, teknologi, dan ekonomi sebagai energi untuk memajukan Indonesia; dan Wujudkan Pemuda yang Maju, Mandiri, dan Profesional dalam menghadapi tantangan global.


    Mengacu pedoman tersebut, berikut susunan upacara dan teks doa upacara Hari Sumpah Pemuda 2024.

    Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2024

    1. Pemimpin Upacara memasuki lapangan Upacara, pasukan diambil alih oleh Pemimpin Upacara;

    2. Pembina Upacara tiba ditempat Upacara, barisan disiapkan;

    3. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara;

    4. Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa Upacara siap dimulai;

    5. Pengibaran Bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan “INDONESIA RAYA”;

    6. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Pembina Upacara;

    7. Pembacaan teks Pancasila oleh Pembina Upacara, diikuti oleh seluruh peserta Upacara;

    8. Pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945;

    9. Pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928;

    10. Menyanyikan lagu “SATU NUSA SATU BANGSA”;

    11. Penyerahan penghargaan diiringi lagu “BAGIMU NEGERI” (bila ada);

    12. Amanat Pembina Upacara;

    13. Menyanyikan lagu “BANGUN PEMUDI PEMUDA”;

    14. Pembacaan Doa;

    15. Laporan Pemimpin Upacara;

    16. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara;

    17. Pembina Upacara berkenan meninggalkan tempat Upacara.

    18. Upacara selesai.

    Doa Upacara Sumpah Pemuda 2024

    Bismillahirrohmanirrohim. Alhamdulillahi robbil’alamin. Wash-sholatu wassalamu ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shohbihi ajmain.

    Dengan Rahmat-Mu, kami mengungkapkan rasa syukur atas limpahan kasih-sayang dan fadhilah-Mu. Engkau titahkan di bumi-MU ini para pemuda pelopor pengukir Sejarah dalam untaian perjalanan bangsa kami, mengumandangkan dengan lantang gagah berani, sumpah pemuda 1928.

    Tekat yang menguatkan perjuangan bangsa kami. Engkau telah anugerahkan kebijaksanaan dan pandangan jauh ke depan melampaui masanya. Sumpah mereka mampu memperkokoh persatuan di atas keberagaman hingga Rahmat kemerdekaan Engkau anugerahkan kepada kami.

    Ya Alloh, pada hari ini kami berhimpun dengan hati nan bersih, penuh rasa syukur dan penuh keyakinan, menghadirkan keteladanan mulia generasi sumpah pemuda untuk kami ejawantahkan menjadi spirit membangun generasi muda yang cerdas, kompeten, berdaya saing, berkarakter akhlaq mulia dan berkeadaban, untuk menjemput pencapaian prestasi-prestasi berdaya guna bagi kesejahteraan Indonesia raya dan alam semesta.

    Ya Alloh, anugerahkan kepada kami cahaya kebijaksanaan-Mu agar kami dapat dengan jelas memilih cara-cara terbaik dan mewujudkan kebaikan-kebaikan kepemudaan Indonesia, yang mampu merajut persatuan dan keselarasan gerak kolaboratif, menggerakkan keunggulan kepemudaan untuk Indonesia Raya yang merdeka, berdaulat, tersatu, adil dan Makmur sesuai dengan kehendak dan ketetapan-Mu.

    Ya Alloh Yang Maha Kuasa, berikan kepada kami kemampuan dan semangat untuk bergotong-royong dalam orchestrasi kolaboratif, bersinergi mengelola segala potensi kepemudaan menjadi kekuatan yang membangun yang tak pernah pudar. Mampukan kami untuk selalu tangguh menjalankan langkah-langkah terbaik penuh hikmah kebijaksanaan hingga kesuksesan demi kesuksesan dapat terwujudkan.

    Hasbunallohi wa ni’malwakil, ni’mal maula wa ni’mannashiir Laa hawla wa laa quwwata illaa billahil ‘aliyyil adhiim.

    Robbana atina fiddun-ya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina adzaban-nar. Wa shollahu ala sayyida Muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallama. Subhana robbika robbil ‘izzati ‘amma yashifun wa salamun ‘alal mursalin. Walhamdulillahi robbil alamin.

    Ya Allah yang Maha Bijaksana eratkan persaudaraan kami hingga menghasilkan kekuatan dahsyat untuk membangun kemaslahatan bangsa dan dunia. Limpahkan hikmahmu agar perbedaan yang ada mampu kami rajut menjadi mozaik kekuatan membangun kemajuan bangsa. Jauhkan kami dari sifat iri, dengki dan mementingkan diri sendiri serta perangai yang tidak terpuji.

    Ya Allah yang Maha Mengabulkan Do’a, bimbinglah para pemuda dan pemudi harapan bangsa. Jadikanlah para pemuda kami menjadi pemuda yang Tangguh dalam berkarya, kuat dalam pendirian, selalu menegakkan kejujuran dan keadilan, serta senantiasa berlomba dalam kebaikan. Jadikanlah para pemuda-pemudi kami menjadi pelopor perubahan yang bermartabat, menjunjung tinggi etika dan moral serta mengedepankan semangat nasionalisme. Jauhkanlah sifat tamak, iri dan dengki, serta segala perilaku yang menjadi larangan agama dan negara.

    Karena itu ya Allah, tunjukkanlah kepada kami jalan yang benar, sebagaimana jalannya orang-orang yang Engkau berikan kenikmatan dan bukan jalannya orang-orang yang Engkau hinakan. Karena itu hanya kepada-Mu kami memohon dan hanya kepada-Mu kami berserah diri.

    Yaa Allah, Engkau pemilik waktu. Sebelum ajal kepastian-Mu menjemput kami. Perkenankan kami melihat generasi kami, sebagai anak-anak bangsa yang beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, mencintai tanah air, dan berprestasi di tingkat dunia. Jadikanlah mereka pejuang-pejuang yang rela berkorban demi kemajuan bangsa dan negara. Jadikanlah mereka pemuda dan pemudi yang lebih suka memberi dari pada meminta, selalu menjunjung tinggi nilai-nilai dan pengorbanan para pendahulu mereka. Sehingga Negara kami menjadi negara yang baltadatun thoyyibatun wa robbun ghofuur.

    Robbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina adzabannaar.

    Wa shollallahu ‘ala sayyidna Muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim,

    Subhana robbika robbil ‘izzati amma yashifuun, wa salamun ‘alal mursalin, Walhamdulillahi robbil alamiin.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com