Tag: SUSHI

  • Sushiswap Terbitkan Kontrak di 5 Blockchain, Apa Saja?

    Beberapa bursa terdesentralisasi (DeX) terlihat sedang mencari alternatif dari Ethereum akibat biaya transaksinya yang tinggi.

    Salah satu contohnya adalah SushiSwap yang terlihat mencari alternatif dengan menerbitkan kontraknya di lima blockchain secara bersamaan.

    SushiSwap Luncurkan Kontrak di Lima Blockchain

    Beberapa protokol DeFi utama terlihat berpindah ke sistem multi-chain yang nampaknya dipimpin oleh SushiSwap.

    SushiSwap telah secara resmi menerbitkan kontraknya pada lima blockchain yang berbeda.

    Selain itu Balancer juga dikabarkan telah memindahkan port ke Moonbeam dan Polkadot.

    CTO dari SushiSwap, Joseph Delong mengabarkan, DeX SushiSwap telah menerbitkan kontrak pada xDai, Moonbeam Network, Binance Smart Chain, Polygon, dan Fantom.

    Delong menyatakan bahwa SushiSwap masih berencana untuk meluncurkan kontrak di beberapa blockchain lainnya seperti Optimism dan Solana.

    Baca juga: SushiSwap Naik 3.000% dalam 3 Bulan, Fundamental Membaik

    Walau ia mengatakan bahwa pengguna sudah mendapatkan kelengkapan dari Fantom dan Binance Smart Chain, tiga blockchain lainnya masih butuh pengembangan.

    Pengembangan yang dimaksud bertujuan untuk memberikan kepuasan penuh untuk para pengguna SushiSwap.

    Sehingga keseluruhan tujuan tersebut adalah untuk mengembangkan kepuasan konsumen agar SushiSwap dapat dimanfaatkan secara optimal.

    Sistem Multi-Chain Menjadi Solusi

    Delong juga mengatakan bahwa pergerakan adopsi sistem multi-chain untuk solusi biaya tinggi Ethereum, walau berkembang, masih butuh beberapa perbaikan. Ia mengatakan,

    “Perbaikan sistem masih perlu dilakukan namun relatif mudah. Saat ini terdapat pergerakan adopsi sistem multi-chain sebelum adanya solusi tingginya biaya transaksi.”

    Ia menambahkan bahwa saat ini belum ada insentif penghargaan untuk pengguna pool multi-chain.

    Menurut Dune Analytics, SushiSwap berada di peringkat kedua dalam peringkat DeX terbesar dengan volume transaksi mingguan pada $3 Miliar.

    SushiSwap nampaknya bukan satu-satunya DeX besar yang terlihat ingin mencoba blockchain Moonbeam.

    Balancer menjadi DeX yang juga akan mencoba masuk ke blockchain Moonbeam akibat rencana kerja melalui automatic market maker (AMM) nya.

    Moonbeam menarik banyak perhatian akibat sistemnya yang menjadi platform kontrak yang cocok pada Ethereum dengan dukungan dari Polkadot.

    Baca Juga: Inilah Beberapa Alasan Penyebab Harga Bitcoin Fluktuatif

    Pengumuman ini datang bersama dengan pengumuman bahwa aset berbasis Polkadot akan tersedia sebagai Token ERC-20 di Balancer saat resmi masuk ke Moonbeam.

    Balancer saat ini menjadi peringkat kelima dalam peringkat volume DeX terbesar akibat volume sebesar $525 dalam tujuh hari terakhir.

    Kabar ini dapat menjadi sentimen positif untuk harga SushiSwap (SUSHI) dan Balancer (BAL) akibat kemungkinan menjadi masalah terhadap tingginya biaya transaksi saat ini.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Teknikal 21 Juni SHIB, SUSHI dan DOT

    Dalam beberapa hari lalu, harga pada token SHIB, SUSHI dan DOT masih sedang berjuang membangun momentum pemulihan dari penurunan berdarah sebelumnya, dimana sepertinya ada beberapa titik pijakan yang mereka temukan untuk menentukan, apakah pemulihan akan terjadi, atau penurunan berdarah lainnya akan mnaasuk?

    Dan pada analisa kali ini, kami akan mencoba berbagi pandangan teknikal kami untuk prospek token SHIB, SUSHI dan DOT untuk beberapa hari kedepan.

    Baca Juga: Bitcoin Use Cases

    SHIB 

    Dalam analisa kami, SHIB belum lama ini bergerak dalam penurunan pasca adanya lonjakan karena sentimen listingnya token ini di Coinbase, sehingga ini adalah rentang validasi untuk mengkonfirmasi, apakah Bullish dapat bertahan atau tidak.

    Secara teknikal, harga kini memiliki level Support Resistance (SR) Kunci di $ 0.0xx69 dan $ 0.0xx95 yang akan mendasari pembacaan potensi trend, dimana untuk skema Bullish, masih ada harapan selama harga berada lebih tinggi dari level Support yang ada yang menjadi batas bawah dari rentang validasi diatas.

    Tetap waspadai potensi penurunan lanjutan jika harga mengalami penyusutan minat beli saat mencoba bergerak dikisaran level Resistance.

    SUSHI 

    Dalam analisa kami, Sushi tampanya tengah mencoba membentuk pijakan di Area Support yang dipetakan dari titik Swing sebelumnya, sehingga mampu tidaknya harga untuk tetap membentuk perlawanan Buyer di Area ini akan menjadi dasar sinyal trend yang menarik.

    Secara teknikal, Sushi memiliki level Resistance Kunci di $ 10.35 dan $ 12.80, yang menjadi titik tujuan harga untuk terus membangun kepercayaan pasar jikalau mampu membentuk penguatan dari Area Support.

    Tetap waspadai juga terjadinya Falseout di Area Support saat volatilitas coba dibentuk karena dalam pandangan kami, ini adalah Area psikologis yang tentu bisa membuat Anda terkecoh.

    Baca Juga: Prediksi Tim Draper Tentang Bitcoin di Tahun 2022-2023, Berapa?

    DOT

    Dalam analisa kami, DOT tampak masih mencoba berjuang keluar dari Area Ranging Harian, dimana harga saat ini masih bergantung pada Area ini untuk mengkonfirmasi sinyal trend.

    Secara teknikal, DOT masih terlihat berada dalam konsolisadi pasar dalam Area ini, sehingga potensi trend akan dipertegas dengan adanya level SR Kunci di $ 16.95 dan $ 28.15, yang perlu untuk ditembus untuk sinyal kuat trend.

    Untuk skema Bullish, harga harus mampu menembus batas atas Area Ranging, ataupun mengalami Falseout pada batas bawahnya yang berposisi sama dengan Support Kunci, untuk tetap menjaga optimisme pasar.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Uniswap V3 Kalahkan SushiSwap, Raih Gelar Ini

    Walau berawal kurang mulus, Uniswap V3 telah berhasil mendapatkan gelar baru di pasar bursa terdesentralisasi atau DeX.

    Uniswap V3 telah berhasil mengalami apresiasi dalam volume perdagangan dan membawanya ke peringkat kedua dalam peringkat DeX.

    Uniswap V3 Meraih Gelar Baru

    Sejak 5 Mei 2021, versi ketiga dari Uniswap telah mengalami apresiasi yang cukup signifikan dalam volume transaksi per minggu.

    Saat ini Uniswap V3 juga telah berhasil melewati SushiSwap menurut data dari Messari dan menjadi DeX kedua terbesar di Blockchain Ethereum.

    Dikabarkan bahwa saat ini volume transaksi per minggunya adalah sekitar $6,5 Miliar atau Rp93,5 Triliun.

    Saat ini Uniswap V3 mendapatkan gelar peringkat kedua walau baru saja meluncur kurang dari sebulan, satu peringkat di bawah Uniswap V2.

    Uniswap V2 masih terlihat memimpin peringkat DeX di Blockchain Ethereum dengan transaksi per minggu yang mencapai $12,2 Miliar atau Rp175,6 Triliun.

    Baca Juga: Uniswap Luncurkan V3, Ini Dampaknya untuk Sektor DeFi

    Pertumbuhan ini terlihat oleh salah satu peneliti pada Messari bernama Ryan Watkins yang memprediksi:

    “Dengan pertumbuhannya saat ini, volume transaksi Uniswap V3 dapat melewati volume Uniswap V2 pada akhir tahun. Hal yang mencengangkan dari Uniswap V3 adalah modalnya yang relatif jauh lebih kecil namun pertumbuhannya yang lebih cepat dari V2.”

    Saat ini mayoritas DeX sedang mendapatkan sentimen positif terutama dengan ketetarikan terhadap crypto dan blockchain yang semakin mendalam.

    Persaingan DeX

    SushiSwap, yang saat ini berada di peringkat ketiga pada DeX di Blockchain Ethereum dengan jumlah transaksi per minggu berada di $5,6 Miliar atau Rp80,6 Triliun.

    Dalam jumlah yang terkunci atau TVL, saat ini SushiSwap juga masih kalah dengan Uniswap dimana TVL nya berada hampir 50% di bawahnya.

    Walau saat ini kondisi pasar sedang turun, persaingan ini juga tetap ketat akibat persaingan volumenya yang relatif mirip dengan kondisi pasar saat baik.

    Ryan Watkins menyatakan bahwa Uniswap V3 telah mencapai sekitar 81% dari keseluruhan volume transaksi pada Uniswap V2.

    Kondisi ini sangat menakjubkan akibat jumlah TVLnya yang berada 15% di bawah V2 namun dengan pertumbuhan yang lebih cepat.

    Ia menambahkan saat ini Uniswap V3 memiliki penggunaan TVL untuk likuiditas lebih dari V2.

    Penggunaan tersebut adalah sekitar lima kali lipat lebih banyak, menandakan lebih banyaknya volume.

    Baca Juga: Menilik Bitcoin Secara Teknikal, Bagaimana Pergerakan Selanjutnya?

    Setelah peluncurannya, Uniswap V3 diberikan gelar sebagai ‘Uniflop’. Flop sendiri berarti adalah kegagalan menurut bahasa tidak baku di Bahasa Inggris.

    Hal tersebut disebabkan banyaknya kerumitan dalam sisi operasional dan biaya transaksinya yang diprediksi lebih tinggi dari V2.

    Platform tersebut terlihat telah berhasil meninggalkan gelar tersebut akibat banyaknya perkembangan yang cukup pesat.

    Kesuksesan ini telah berhasil membawa pangsa pasar dari Uniswap menuju 61% dibandingkan DeX pada Ethereum lainnya.

    Nampaknya Uniswap masih terus berjaya. Jika biaya transaksi Ethereum mulai turun, Uniswap dapat terus unggul meninggalkan Pancakeswap.

    sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Wasabi Jadi Pelengkap Wajib Sushi, Ini 5 Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Wasabi kerap jadi pelengkap sushi yang rasa pedasnya unik. Sensasi bisa menyengat hingga hidung dan kepala. Ternyata wasabi menyimpan manfaat sehat.

    Wasabi merupakan pasta berwarna hijau yang biasanya disajikan sebagai pelengkap sushi. Pasta ini bercita rasa pedas dan menyengat. Oleh karenanya, tak semua orang menyukai wasabi ini.

    Dilansir dari WebMD (22/11), pasta hijau yang terbuat dari tanaman atau rimpang bernama wasabi ini aslinya hanya diparut. Harga wasabi juga terbilang mahal, karena tanamannya cukup sukit ditanam.


    Sebagian besar wasabi yang disajikan di restoran-restoran sushi tidak lagi mengandung wasabi asli. Sebaliknya, wasabi itu justru terbuat dari lobak pedas, tepung mustard, maizena, dan pewarna hijau untuk menghadirkan tampilan wasabi asli.

    Kandungan nutrisi wasabi

    manfaat wasabi yang menyehatkanmanfaat wasabi yang menyehatkan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tak hanya memberikan cita rasa pada masakan, tapi wasabi asli juga menyimpan manfaat yang menyehatkan. Dalam 1 sendok teh (6,5 gram) wasabi mengandung 15 kkal, 1 gram lemak, 2 gram karbohidrat, dan 2 gram gula.

    Kandungan lainnya ada zat besi, magnesium, fosfor, potasium, dan sodium. Meski kandungan nutrisinya tak begitu tinggi, tapi sering disajikan bersama hidangan bergizi yang berbahan dasar ikan.

    Menurunkan risiko anemia

    Wasabi diketahui mengandung zat besi yang memberikan manfaat jika dikonsumsi. Bagi penderita anemia, wasabi ini bisa menurunkan risiko terkena anemia.

    Anemia sendiri adalah kondisi yang menyebabkan gejala seperti kelelahan, jantung berdebar, dan masalah lain yang berkaitan dengan kadar zat besi dalam darah. Zat besi ini bisa berdampak pada tingkat hemoglobin dalam darah yang bisa mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

    Menyehatkan pencernaan

    Wasabi juga mengandung bahan kimia alami yang dapat membantu dalam merangsang produksi enzim pencernaan. Jika mengonsumsinya akan membuat kesehatan pencernaan dan usus jadi meningkat.

    Mengurangi risiko darah tinggi

    Pasta hijau yang kerap dikonsumsi bersama sushi ini juga mengandung sedikit potasium. Penelitian menunjukkan bahwa pola makan kaya potasium dapat berdampak positif pada tekanan darah.

    Peserta dalam sebuah studi tentang potasium diketahui mengonsumsi sekitar 4.100 miligram setiap hari. Hasilnya tekanan darah para peserta lebih rendah dibandingkan peserta yang mengonsumsi lebih sedikit.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Panduan ke Pasar Lama Tangerang, Surganya Jajanan dan Kuliner Malam


    Jakarta

    Pencinta kuliner mungkin sudah tidak asing lagi dengan Pasar Lama Tangerang, bukan? Ya, kawasan satu ini sangat terkenal dengan deretan kios dan gerobak makanan serta minumannya yang beragam.

    Kawasan kuliner malam ini juga sampai viral dan ramai dikunjungi wisatawan dari mana saja. Mereka berbondong-bondong datang karena penasaran ingin mencicipi berbagai makanan yang ditawarkan di sini.

    Kalau traveler juga salah satu yang penasaran dengan Pasar Lama Tangerang, simak panduan di bawah ini sebelum kamu pergi ke sana.


    Macam-macam Kuliner Pasar Lama Tangerang

    Pasar Lama Tangerang populer karena bermacam-macam kuliner nikmat bisa kamu temukan di sana. Mulai dari makanan tradisional hingga kekinian, juga hidangan lokal sampai internasional semuanya ada.

    Sejumlah makanan viral yang dapat kamu cicipi di sana seperti jagung goreng, gohyong ayam, potato twist, Korean fish cake, som tam, mango sticky rice, Japanese fluffy cake, dan dakkochi.

    Makanan manis yang bisa dijajal meliputi churros, mochi daifuku, sampai mille crepes. Jajanan pentol jumbo, sate gurita, cumi bakar, telur gulung, lumpia basah, zuppa soup, dimsum mentai, takoyaki, hingga sushi juga dapat dicoba di sini.

    Kawasan Pasar Lama merupakan salah satu alternatif wisata kuliner yang bisa detikers kunjungi setiap harinya.Kuliner di Pasar Lama Tangerang. (Grandyos Zafna/detikcom)

    Hidangan tradisional yang dapat ditemukan meliputi kerak telor, serabi, kinca durian, pempek dan tekwan, jamu herbal. Selain jajanan, ada pula makanan berat yang dapat disantap untuk mengenyangkan perut seperti rawon sawi, mi ayam jamur, ayam goreng cabai hijau, ayam taliwang, hingga pizza.

    Menariknya, bisa ditemukan juga hidangan ekstrem dari daging ular, biawak, dan kelelawar lho. Daging hewan-hewan tersebut ditawarkan menjadi menu sate, sop, abon, maupun dagingnya yang digoreng.

    Untuk harga aneka kuliner di Pasar Lama Tangerang bervariasi dan yang jelas cukup terjangkau. Sejumlah tenant makanan di sana sudah menyiapkan QR code untuk metode pembayaran QRIS. Akan tetapi, sebaiknya tetap siapkan sejumlah uang tunai ya.

    Kalau belum menarik uang, tenang saja karena terdapat ATM di sekitar kawasan kuliner ini.

    Pasar Lama Tangerang terletak di Jalan Kisamaun, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Lokasinya dekat dengan Stasiun Tangerang dan Masjid Agung Al-Ittihad.

    Kawasan kuliner ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL dan transportasi online. Mengutip catatan detikcom, pengguna KRL bisa turun di Stasiun Tangerang dan berjalan kaki ke lokasi sekitar 5-10 menit. Keluar stasiun bisa ambil arah timur sampai Masjid Agung dan belok kiri lalu lanjut jalan lagi sebentar.

    Kalau menggunakan kendaraan pribadi harap memperhatikan tempat parkirnya. Jika salah pilih area parkir, mobil atau motormu dapat terjebak sehingga tidak bisa keluar lantaran tertutup deretan lapak pedagang. Ada baiknya tidak parkir kendaraan tepat di Pasar Lama Tangerang, melainkan di sekitarnya seperti di Jl. Bakti Saham, Jl. Saham, atau area Masjid Agung.

    Waktu Operasional Pasar Lama Tangerang

    Karena tempatnya kuliner malam, traveler dapat mengunjungi Pasar Lama Tangerang mulai jam 16.00 WIB hingga larut malam. Sebaiknya datang ke sana sejak sore hari lantaran kawasan ini semakin malam kian dipadati pengunjung.

    Selain itu, kamu yang berniat mencoba berbagai jajanan lezat perlu datang duluan agar tidak kehabisan maupun mengantre terlalu panjang.

    Sejumlah warga mencari hidangan untuk berbuka puasa di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Selasa (12/3/2024). Kawasan Pasar Lama bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mencari hidangan berbuka puasa.Kuliner di Pasar Lama Tangerang. (Grandyos Zafna/detikcom)

    Tips Berkunjung ke Pasar Lama Tangerang

    Sebelum datang ke kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang, kamu dapat menyimak sederet tips berikut:

    • Siapkan uang tunai untuk membeli jajanan di kios yang tidak menyediakan pembayaran online
    • Naik KRL sebagai opsi transportasi umum untuk berkunjung ke Pasar Lama Tangerang
    • Parkirkan kendaraan di sekitar Pasar Lama Tangerang agar tidak terjebak saat keluar
    • Datang di sore hari agar tidak antre panjang dan kehabisan kuliner yang ingin dicicipi
    • Kenakan pakaian yang nyaman
    • Perhatikan barang berharga yang dibawa dikarenakan ramainya pengunjung
    • Bawa payung agar dapat berlindung saat hujan tiba-tiba datang.

    Nah, itu tadi panduan mendatangi Pasar Lama Tangerang untuk kulineran malam. Jadi, kamu pencinta kuliner tertarik nggak mengunjungi kawasan satu ini?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Sisa Sushi Disimpan dalam Kulkas dan Dimakan Lagi, Masih Amankah?


    Jakarta

    Sushi biasa dikonsumsi dalam kondisi dingin. Karena itu biasa dipajang di cooler atau lemari pendingin. Namun, jika bersisa apakah masih aman dikonsumsi?

    Sushi merupakan makanan khas Jepang berupa nasi yang disajikan dengan topping seafood mentah dan segar. Sushi juga bukan termasuk sajian panas, melainkan dingin.

    Jadi, menyimpan sushi dalam kulkas memang sebuah keharusan. Apalagi kalau menggunakan topping yang harus tetap dalam kondisi segar, agar aman dimakan.


    Kebanyakan orang yang tak bisa menghabiskan sushi sekaligus dan akan menyimpan sisanya dalam kulkas. Namun, apakah kondisi sisa sushi itu masih aman dikonsumsi walau sudah disimpan beberapa hari?

    Dilansir dari Tasting Table (3/6), sebenarnya mengonsumsi sisa sushi masih dikatakan aman. Terdapat kondisi tertentu di mana ikan mentah menjadi bahaya untuk sisa sushi itu.

    Konsumsi sisa sushi apakah aman?Konsumsi sisa sushi apakah aman? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kerang dan ikan mentah dapat terkontaminasi parasit dan bakteri, termasuk Salmonella. FDA memperingatkan bahwa mengonsumsi ikan mentah dan makanan laut dapat meningkatkan kemungkinan penyakit bawaan makanan.

    Namun, sushi yang disiapkan dengan benar biasanya sangat aman. Dengan ukuran penyimpanan tertentu, sushi dapat dimakan sebagai sisa makanan.

    Jadi, umur simpan sushi secara keseluruhan akan bergantung pada bahan yang digunakan, mentah atau dimasak. Contohnya pada jenis sushi nigiri yang menggunakan topping seafood mentah, ada batasan konsumsi yang aman.

    Menurut USDA, ikan mentah pada suhu kamar sebaiknya dimakan dalam waktu dua jam. Jika ingin mendinginkan sushi yang berisi ikan mentah, harus mengonsumsinya dalam waktu satu hingga dua hari.

    Konsumsi sisa sushi apakah aman?Konsumsi sisa sushi apakah aman? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bagaimana dengan varian sushi yang dimasak? Contohnya seperti sushi roll dengan isian gulungan crabstick, tempura, hingga unagi.

    Jenis sushi ini juga tak boleh lebih dari 2 jam hanya disimpan dalam kulkas. Kemudian, untuk penyimpanan dalam kulkas berlaku untuk 3-4 hari.

    Cara menyimpan sushi dalam kulkas ini juga perlu diperhatikan. Semuanya harus dilakukan agar sushi tetap aman dikonsumsi.

    Pedoman FDA menyatakan bahwa ikan mentah harus disimpan rapat dalam bungkus plastik, foil, atau kertas yang mencegah kelembapan. bisa juga menggunakan wadah kedap udara yang tertutup rapat.

    Pastikan sushi disimpan di wadahnya sendiri dan tidak tercampur dengan makanan lain. Suhu lemari es untuk menyimpan sushi harus berada pada suhu 4,4 derajat Celcius atau lebih rendah.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit!


    Jakarta

    Berasal dari Jepang, sushi jadi makanan populer di dunia. Tapi banyak dokter yang mengingatkan risiko kesehatan dari makan sushi.

    Sushi adalah hidangan khas Jepang yang terdiri dari nasi yang dibumbui dengan cuka, gula, dan garam. Diberi topping atau isian berbagai bahan seperti ikan mentah, makanan laut (seafood), sayuran hingga telur.

    Ciri khasnya memang terdapat pada penggunaan ikan segar atau seafood yang masih mentah. Walau sushi bukan makanan yang berbahaya, tapi ada banyak risiko dan efek samping kesehatan jika makan sushi sembarangan atau makan sushi yang kualitas ikan dan seafood buruk.


    Karena jika ikan yang diguanakan untuk sushi seperti salmon dan tuna tidak diolah dengan benar, maka ikan tersebut bisa menjadi sumber bakteri dan parasit yang dapat menyebabkan gejala mirip keracunan makanan seperti mual, muntah, dan diare yang parah.

    Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit!Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit! Foto: Site News

    Dilansir dari DailyMailUK (26/02), beberapa waktu lalu ada turis yang berasa dari Inggris liburan ke Thailand, Jepang dan Hawaii. Turis wanita ini jatuh sakit setelah menyantap ikan mentah dan olahan seafood lainnya yang berpotensi membawa parasit.

    Ketika diperiksa di Hawaii, turis itu ternyata mengidap meningitis langka, yaitu berupa peradangan pada lapisan otak dan sumsum belakang. Saat gelajanya semakin memburuk, dokter melakukan tes lagi sampai akhirnya menemukan wanita itu terkena infeksi parasit. Kemungkinan besar dari makanan laut yang dikonsumsi sudah terkontaminasi lendir siput atau bekicot. Untungnya nyawanya tertolong, turis wanita ini boleh pulang setelah dirawat selama empat hari.

    Belum diketahui secara pasti bagaimana ia terinfeksi parasit ini, tetapi selama liburannya ke Thailand dan Jepang, ia mengaku banyak mengonsumsi makanan kaki lima dan sushi.

    Dari sini muncul spekulasi bahwa menyantap olahan daging ikan yang masih mentah, bisa memiliki risiko tinggi terserang bakteri seperti listeria, vibrio atau salmonella.

    Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit!Ini Risiko Makan Sushi Menurut Dokter, Bisa Terjangkit Parasit! Foto: Site News

    Ikan secara alami bisa mengandung parasit, tapi proses pembekuan biasanya membunuh parasit tersebut. Jika ikan yang digunakan untuk sushi tidak dibekukan dengan benar, ditangani secara tidak bersih, atau dilumerkan dengan cara yang salah, parasit masih bisa bertahan di dalam ikan.

    “Kasus seperti ini memang jarang terjadi. Tapi, tidak ada proses pengolahan makanan yang benar-benar sempurna. Selalu ada kemungkinan sesuatu bisa salah.” jelas Dr. Brian Labus dari University of Nevada, Las Vegas.

    Menurut Dr. Brian, cacing parasit jenis anisakis sering ditemukan pada ikan dan bisa menyebabkan anisakiasis. Cacing ini bisa menyerang dinding lambung atau usus dan menyebabkan sakit perut yang parah, mual, dan muntah.

    Beberapa orang bisa mengalami pendarahan pada sistem pencernaan, penyumbatan usus, dan peradangan di dinding dalam perut.

    Di Jepang sendiri, ada lebih dari 3.000 orang terjangkit anisakis setiap tahunnya. Jadi Dr. Labus menambahkan bahwa berbagai jenis ikan memiliki parasit yang berbeda, tapi untuk menghindarinya, orang-orang bisa memilih menyantap ikan segar yang kualitasnya bagus.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Jenis Sushi yang Bisa Sebabkan Keracunan Makanan


    Jakarta

    Sushi menjadi salah satu makanan Jepang terpopuler di Indonesia. Terdiri dari beberapa jenis, ternyata ada jenis sushi yang paling berisiko membuat keracunan makanan. Sushi apakah itu?

    Selain ramen dan udon, sushi menjadi makanan Jepang lain yang banyak disukai di Indonesia. Sushi terdiri dari kepalan nasi yang diberi topping ikan atau seafood mentah.

    Berdasarkan bentuk dan padu padan bahannya, sushi terdiri dari beberapa jenis, termasuk makimono, nigiri, sashimi, inari, hingga gunkan. Semua jenis sushi ini aman dimakan jika dibuat dengan menerapkan prinsip keamanan pangan.


    Namun, tetap saja ada risiko dari mengonsumsi makanan mentah seperti sushi. Mengutip HuffPost (27/6/2024), Sam Martin yang merupakan pakar keamanan pangan dari Microbac Laboratories mengungkap jumlah bakteri berbahaya yang hidup dalam ikan mentah lebih bergantung pada bagaimana ikan itu hidup dan disimpan, alih-alih jenisnya.

    “Bakteri yang paling umum dikaitkan dengan ikan mentah adalah Listeria monocytogenes, Vibrio, dan Salmonella,” kata Martin. “Kehadiran bakteri ini tidak terlalu bergantung pada jenis ikan dan lebih merupakan tempat dari air tempat ikan itu hidup dan cara ikan itu diproses dan disimpan setelah ditangkap. Menyimpan ikan di bawah suhu 40°F (4,4°Celsius) akan menunda pertumbuhan bakteri yang perlu dikhawatirkan,” lanjutnya lagi.

    Karenanya pelanggan yang berhati-hati dapat bertanya pada chef sushi atau pelayan restoran mengenai asal-usul ikan yang dipakai. Misalnya dari mana ikan tersebut berasal, seperti apa proses penyimpanannya, dan bagaimana ikan itu diproses.

    Jika mereka tidak tahu atau tidak dapat menjawab, Martin bilang lebih baik menghindari konsumsi jenis ikan yang rentan memicu keracunan makanan. Jenis ikan apakah itu?

    Jenis sushi yang berisiko untuk kesehatan

    sashimiFoto: iStock

    Ikan yang dimaksud Martin adalah salmon. Ia mengatakan salmon punya risiko lebih tinggi mengandung parasit dibanding jenis ikan lain karena terdapat peningkatan jumlah ikan salmon yang mengandung cacing pita dalam beberapa tahun terakhir.

    Risiko keracunan makanan akibat infeksi cacing tersebut paling tinggi dari konsumsi salmon mentah atau setengah matang, seperti yang banyak ditemukan dalam sushi. Salmon mentah juga dapat membawa bakteri berbahaya yang lebih umum seperti salmonella, Vibrio vulnificus, dan E. coli.

    Selain salmon, konsumsi sushi dengan unagi alias belut juga perlu diperhatikan. Belut punya risiko lebih besar mengandung parasit dibanding jenis ikan lainnya.

    Untungnya, belut yang dipakai di restoran sushi biasanya sudah dimasak sehingga mengurangi risiko keracunan makanan karena panas membunuh bakteri.

    Perhatikan juga konsumsi ikan tuna mentah. Hanya saja jenis ikan ini lebih kecil kemungkinannya mengandung parasit daripada salmon.

    Lantas seperti apa sushi yang aman untuk kesehatan? Baca halaman selanjutnya.

    Jenis sushi yang aman untuk kesehatan

    Mengenal Makizushi, Sushi Gulung dengan Ragam Bentuk dan Isian NikmatFoto: iStock

    Di pasaran mungkin kamu pernah melihat ikan atau seafood dipasarkan dengan label “sushi-grade”. Label ini seolah menjamin aman penggunaan dan konsumsi ikan tersebut dalam kondisi mentah.

    Namun kabar buruknya, menurut Dr. Will Bulsiewicz yang merupakan ahli gastroenterologi, label “sushi-grade” tidak diatur atau didefinisikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

    Jadi meskipun ikan itu bisa berarti lebih aman dan berkualitas tinggi, tapi di sisi lain juga masih mungkin menyebabkan risiko kesehatan.

    Bagi yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau hanya ingin menghindari penyakit bawaan makanan dengan cara apa pun, pilihan terbaik Anda adalah makan sushi matang.

    “Sama seperti memasak telur atau membuang kentang yang kulitnya sudah hijau, ada cara yang masuk akal untuk melindungi diri kita sendiri sambil menikmati sushi yang lezat,” kata Bulsiewicz.

    Ia menekankan, cara paling aman setidaknya memasak ikan atau seafood yang dipakai pada sushi. Misalnya udang dijadikan tempura, kepiting soka digoreng, dan unagi dipanggang.

    Sementara itu, Martin juga mengungkap pendapat serupa. Menurutnya, masak adalah satu-satunya cara yang pasti untuk mengurangi kemungkinan penyakit bawaan makanan dari bakteri, parasit, dan virus.

    Sushi aman misalnya yang mengandung udang atau kepiting imitasi karena biasanya bahan tersebut dimasak sebelum dipakai. Martin juga menyarankan sushi vegetarian yang berisi alpukat, mentimun, tahu, atau bahan lainnya.

    Cara terbaik sajikan ikan mentah dan ciri ikan segar

    Meski ada fakta bahwa makan ikan mentah berisiko untuk kesehatan, tapi hal ini bisa dicegah dengan menerapkan prinsip keamanan pangan. Biasanya prinsip ini sudah dijalani oleh sebagian besar restoran sushi.

    “Untuk menghancurkan parasit apa pun, ikan harus dibekukan dengan suhu -4°F (-20°C) dan disimpan selama tujuh hari,” kata Martin. “Setelah dicairkan, dagingnya harus mengkilap dan bening, tanpa lendir atau perubahan warna. Ikan harus berbau segar. Jika baunya asam atau terlalu ‘amis’, Anda tidak boleh memakannya,” lanjutnya.

    Meskipun kamu mungkin tidak tahu apakah sushi yang dikonsumsi telah dibekukan, coba periksa aromanya. Namun, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah atau sedang hamil sebaiknya menghindari mengonsumsi ikan mentah pada sushi karena mereka lebih rentan terhadap parasit.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com