Tag: susu

  • Kisah Sukses Wanita Pangkas BB 82 Kg, Resepnya Cuma Makan Ini


    Jakarta

    Seorang Ibu berusia 34 tahun di Isle of Thanet, Kent, Inggris, Sally Martin, membagikan kisah perjalanannya dalam proses menurunkan berat badan hingga 82 kg. Motivasi ini muncul setelah dirinya menghadapi putus cinta.

    Awalnya wanita tersebut memiliki berat badan 171 kg. Dirinya merasa ketakutan tidak akan pernah menemukan cinta kembali setelah kepercayaan dirinya hancur setelah mengakhiri hubungan dengan pasangan.

    Sally selalu berjuang melawan berat badannya tetapi kerap gagal dan fase depresi membuatnya mencari makanan manis untuk menenangkan diri, diam-diam kembali mengonsumsi cokelat dan permen.


    Namun, saat pakaiannya mulai terasa ketat, Sally tahu bahwa dirinya harus membuat beberapa perubahan demi kesehatan dan kebahagiaannya.

    “Saya menggunakan makanan sebagai pelipur lara, itu adalah satu-satunya hal yang bisa membuat saya bahagia saat saya kelelahan karena bekerja dan mengurus anak-anak. Namun, saat saya tidak bisa mengenakan ukuran 36, saya menyadari ada sesuatu yang perlu dilakukan,” kata Sally, dikutip dari Mirror, pada Selasa (3/12/2024).

    “Sampai pada titik saya tidak bisa berlarian dan bermain dengan anak saya, dan saya merasa pusing setelah menaiki tangga. Saya pernah diberi tahu ‘tidak akan ada yang mencintaimu seperti ini’, dan itu terus menghantui saya,” sambungnya.

    Setelah dirinya lajang, Sally menyadari bahwa ia tidak dapat menemukan pakaian yang pas dan pergi untuk menemui dokter. Dirinya kemudian diarahkan untuk menjalani operasi bypass lambung pada Februari 2020, dan pada akhir 2021 berat badannya hilang sebanyak 63 kg karena pola makan lebih kecil dan mulai aktif berjalan kaki setiap hari.

    Sally bertekad untuk terus konsisten dan tak terasa saat ini berat badannya 88 kg. Ia kini bisa mengenakan baju ukuran kecil dengan mudah. Sally merasa seperti memiliki tubuh baru dan kini ia juga sudah menemukan cinta baru dengan pasangan yang mendukungnya.

    “Saya kehilangan berat badan, tetapi memperoleh kebebasan, kepercayaan diri, dan kebahagiaan, dan pasangan baru saya, Dan, adalah pendukung terbesar saya,” tutupnya.

    Menu dietnya seperti apa sih?

    • Sarapan: 40 gram sereal, 60 mililiter susu skim, 1 pisang, dan latte tanpa lemak
    • Makan siang: telur dadar/kentang goreng/pasta
    • Makan malam: makanan rumahan seperti spaghetti bolognese/ayam, nasi dan salad/kari tradisional/salad
    • Minuman: skinny latte, teh dengan 50 ml susu skim, jeruk squash tanpa gula, dan sesekali minuman bersoda bebas gula dan kalori

    (naf/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Kisah Sukses Wanita Pangkas BB 82 Kg, Resepnya Cuma Makan Ini


    Jakarta

    Seorang Ibu berusia 34 tahun di Isle of Thanet, Kent, Inggris, Sally Martin, membagikan kisah perjalanannya dalam proses menurunkan berat badan hingga 82 kg. Motivasi ini muncul setelah dirinya menghadapi putus cinta.

    Awalnya wanita tersebut memiliki berat badan 171 kg. Dirinya merasa ketakutan tidak akan pernah menemukan cinta kembali setelah kepercayaan dirinya hancur setelah mengakhiri hubungan dengan pasangan.

    Sally selalu berjuang melawan berat badannya tetapi kerap gagal dan fase depresi membuatnya mencari makanan manis untuk menenangkan diri, diam-diam kembali mengonsumsi cokelat dan permen.


    Namun, saat pakaiannya mulai terasa ketat, Sally tahu bahwa dirinya harus membuat beberapa perubahan demi kesehatan dan kebahagiaannya.

    “Saya menggunakan makanan sebagai pelipur lara, itu adalah satu-satunya hal yang bisa membuat saya bahagia saat saya kelelahan karena bekerja dan mengurus anak-anak. Namun, saat saya tidak bisa mengenakan ukuran 36, saya menyadari ada sesuatu yang perlu dilakukan,” kata Sally, dikutip dari Mirror, pada Selasa (3/12/2024).

    “Sampai pada titik saya tidak bisa berlarian dan bermain dengan anak saya, dan saya merasa pusing setelah menaiki tangga. Saya pernah diberi tahu ‘tidak akan ada yang mencintaimu seperti ini’, dan itu terus menghantui saya,” sambungnya.

    Setelah dirinya lajang, Sally menyadari bahwa ia tidak dapat menemukan pakaian yang pas dan pergi untuk menemui dokter. Dirinya kemudian diarahkan untuk menjalani operasi bypass lambung pada Februari 2020, dan pada akhir 2021 berat badannya hilang sebanyak 63 kg karena pola makan lebih kecil dan mulai aktif berjalan kaki setiap hari.

    Sally bertekad untuk terus konsisten dan tak terasa saat ini berat badannya 88 kg. Ia kini bisa mengenakan baju ukuran kecil dengan mudah. Sally merasa seperti memiliki tubuh baru dan kini ia juga sudah menemukan cinta baru dengan pasangan yang mendukungnya.

    “Saya kehilangan berat badan, tetapi memperoleh kebebasan, kepercayaan diri, dan kebahagiaan, dan pasangan baru saya, Dan, adalah pendukung terbesar saya,” tutupnya.

    Menu dietnya seperti apa sih?

    • Sarapan: 40 gram sereal, 60 mililiter susu skim, 1 pisang, dan latte tanpa lemak
    • Makan siang: telur dadar/kentang goreng/pasta
    • Makan malam: makanan rumahan seperti spaghetti bolognese/ayam, nasi dan salad/kari tradisional/salad
    • Minuman: skinny latte, teh dengan 50 ml susu skim, jeruk squash tanpa gula, dan sesekali minuman bersoda bebas gula dan kalori

    (naf/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Tiongkok Diklaim bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu, Amankah?

    Jakarta

    Diet Tiongkok sempat jadi tren karena diklaim bisa turunkan berat badan 10 kg hanya dalam 5-7 hari.Diet ini mulanya viral di platform media sosial China, Xiaohongshu.

    Pada sebuah unggah video, ada seorang wanita mengaku dalam waktu kurang dari seminggu berat badannya berkurang 10 kilogram. Makanan yang dikonsumsinya selama diet ini, sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

    Apa yang dimaksud dengan diet Tiongkok? Berikut penjelasannya.


    Mengenal Diet Tiongkok

    Mengutip Daily Vanity, diet Tiongkok adalah diet yang berfokus pada pola makan, dengan satu jenis makanan bernutrisi dalam sehari.

    Jadi, selama seminggu orang yang menjalani diet ini hanya mengkonsumsi satu jenis makanan yang dimakan dan akan berbeda-beda tiap harinya. Makanannya bisa berupa buah, sayuran, cairan, atau protein hewani.

    Hari 1: Telur

    Menu hari pertama diet Tiongkok adalah telur. Jadi seharian, makannya ada menu telur.
    Seseorang yang menjalankan diet ini bisa makan dua-tiga telur rebus untuk sarapan, telur ceplok atau telur dadar ketika makan siang, dan sebutir telur kukus saat makan malam.

    Jika mau dibuat telur dadar, maka disarankan untuk pakai jenis minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas aman untuk konsumsi telur dalam seminggu yaitu 7 butir telur.

    Hari ke 2: Cairan

    Dalam seharian, orang tersebut hanya mengkonsumsi air/minuman. Adapun minuman yang disarankan yaitu susu, kpi, atau sari kedelai.

    Dianjurkan untuk tidak konsumsi minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, seperti minuman boba.

    Hari ke 3: Daging

    Menu hari ketiga diet Tiongkok yaitu makan daging selama seharian, baik itu daging sapi, ayam ataupun seafood. Disarankan untuk memasakan dengan cara yang sehat, seperti ditumis, kukus, atau dipanggang.

    Hari ke 4: Buah

    Buah yang disarankan untuk dimakan yaitu delima, apel, jeruk, blueberry, ceri, dan anggur.

    Namun, ada beberapa buah yang perlu dihindari ketika menjadi diet ini. Pasalnya, buah-buah ini mengandung gula yang tinggi, seperti mangga, durian, mangga, kelengkeng, dan leci.

    Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

    Hari ke 5: Sayuran

    Di hari terakhir, menu dietnya yaitu sayuran. Menu ini bisa dimanfaatkan untuk mendapat asupan mineral serat, vitamin, dan sedikit karbohidrat. Jika ingin dibuat salad, penting untuk memperhatikan dressing atau bumbu untuk menu saladnya.

    Apakah Diet Tiongkok Aman?

    Meski klaim diet sungguh menggiurkan, tapi kita juga perlu berhati-hati. Karena, penurunan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat bukan pilihan yang tepat.

    Sejatinya, memang penurunan berat badan pada masing-masing individu akan berbeda satu sama lain.

    Tapi, hilangnya berat dengan cepat bisa jadi tanda kalau diet yang dijalani seimbang dan tidak sehat.

    Dokter spesialis gizi klinis MRCCC Siloam Hospital, Inge Permadi, menyebut bahwa umumnya program diet bisa memangkas asupan kalori sebanyak 500-1.000 kalori per hari.

    Apakah bisa diet 1 minggu turun 10 kg? Saat angka pemangkasan kalorinya konsisten, maka berat badan bisa turun 0,5-1 kilogram per minggu.

    “Angka itu bisa dijadikan patokan penurunan berat badan yang sehat,” jelas Permadi, dikutip dari CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

    Meski demikian, Permadi mengatakan bahwa tak semua orang bisa menurunkan berat badan di angka sebanyak itu. Ada juga yang mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

    “Pada orang dengan kondisi tertentu dan membutuhkan penurunan berat badan lebih cepat, biasanya dokter akan melengkapi perawatan dengan pemberian obat. Alhasil, dalam waktu yang sama, penurunan berat badan bisa bertambah 1-1,5 kilogram per minggu,” ujarnya.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Tiongkok Diklaim bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu, Amankah?

    Jakarta

    Diet Tiongkok sempat jadi tren karena diklaim bisa turunkan berat badan 10 kg hanya dalam 5-7 hari.Diet ini mulanya viral di platform media sosial China, Xiaohongshu.

    Pada sebuah unggah video, ada seorang wanita mengaku dalam waktu kurang dari seminggu berat badannya berkurang 10 kilogram. Makanan yang dikonsumsinya selama diet ini, sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

    Apa yang dimaksud dengan diet Tiongkok? Berikut penjelasannya.


    Mengenal Diet Tiongkok

    Mengutip Daily Vanity, diet Tiongkok adalah diet yang berfokus pada pola makan, dengan satu jenis makanan bernutrisi dalam sehari.

    Jadi, selama seminggu orang yang menjalani diet ini hanya mengkonsumsi satu jenis makanan yang dimakan dan akan berbeda-beda tiap harinya. Makanannya bisa berupa buah, sayuran, cairan, atau protein hewani.

    Hari 1: Telur

    Menu hari pertama diet Tiongkok adalah telur. Jadi seharian, makannya ada menu telur.
    Seseorang yang menjalankan diet ini bisa makan dua-tiga telur rebus untuk sarapan, telur ceplok atau telur dadar ketika makan siang, dan sebutir telur kukus saat makan malam.

    Jika mau dibuat telur dadar, maka disarankan untuk pakai jenis minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas aman untuk konsumsi telur dalam seminggu yaitu 7 butir telur.

    Hari ke 2: Cairan

    Dalam seharian, orang tersebut hanya mengkonsumsi air/minuman. Adapun minuman yang disarankan yaitu susu, kpi, atau sari kedelai.

    Dianjurkan untuk tidak konsumsi minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, seperti minuman boba.

    Hari ke 3: Daging

    Menu hari ketiga diet Tiongkok yaitu makan daging selama seharian, baik itu daging sapi, ayam ataupun seafood. Disarankan untuk memasakan dengan cara yang sehat, seperti ditumis, kukus, atau dipanggang.

    Hari ke 4: Buah

    Buah yang disarankan untuk dimakan yaitu delima, apel, jeruk, blueberry, ceri, dan anggur.

    Namun, ada beberapa buah yang perlu dihindari ketika menjadi diet ini. Pasalnya, buah-buah ini mengandung gula yang tinggi, seperti mangga, durian, mangga, kelengkeng, dan leci.

    Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

    Hari ke 5: Sayuran

    Di hari terakhir, menu dietnya yaitu sayuran. Menu ini bisa dimanfaatkan untuk mendapat asupan mineral serat, vitamin, dan sedikit karbohidrat. Jika ingin dibuat salad, penting untuk memperhatikan dressing atau bumbu untuk menu saladnya.

    Apakah Diet Tiongkok Aman?

    Meski klaim diet sungguh menggiurkan, tapi kita juga perlu berhati-hati. Karena, penurunan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat bukan pilihan yang tepat.

    Sejatinya, memang penurunan berat badan pada masing-masing individu akan berbeda satu sama lain.

    Tapi, hilangnya berat dengan cepat bisa jadi tanda kalau diet yang dijalani seimbang dan tidak sehat.

    Dokter spesialis gizi klinis MRCCC Siloam Hospital, Inge Permadi, menyebut bahwa umumnya program diet bisa memangkas asupan kalori sebanyak 500-1.000 kalori per hari.

    Apakah bisa diet 1 minggu turun 10 kg? Saat angka pemangkasan kalorinya konsisten, maka berat badan bisa turun 0,5-1 kilogram per minggu.

    “Angka itu bisa dijadikan patokan penurunan berat badan yang sehat,” jelas Permadi, dikutip dari CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

    Meski demikian, Permadi mengatakan bahwa tak semua orang bisa menurunkan berat badan di angka sebanyak itu. Ada juga yang mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

    “Pada orang dengan kondisi tertentu dan membutuhkan penurunan berat badan lebih cepat, biasanya dokter akan melengkapi perawatan dengan pemberian obat. Alhasil, dalam waktu yang sama, penurunan berat badan bisa bertambah 1-1,5 kilogram per minggu,” ujarnya.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • 6 Makanan Ini Bikin Perut Kenyang Tahan Lama, Cocok Dikonsumsi yang Lagi Diet

    Jakarta

    Mengatur pola makan menjadi alah satu kunci keberhasilan seseorang untuk menurunkan berat badan. Agar diet menjadi lebih mudah,penting untuk memilih makanan yang bisa membuat perut kenyang lebih lama.

    Makanan mengenyangkan yang dimaksud kaya akan serat, protein, dan air, yang semuanya berperan dalam memperlambat proses pencernaan dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.

    Makanan ini membantu menekan rasa lapar sehingga dapat menghindari keinginan untuk makan berlebihan. Karenanya, proses menjaga berat badan menjadi lebih mudah dan tidak terlalu membatasi. Berikut makanan mengenyangkan yang sehat untuk bantu jaga berat badan, dikutip dari Healthline.


    1. Kentang Rebus

    Kentang yang dimasak bersama kulitnya adalah sumber vitamin C dan kalium yang baik. Makanan ini memiliki kandungan air dan karbohidrat yang tinggi, serta dilengkapi dengan serat dan protein dalam jumlah sedang, namun hampir tidak mengandung lemak.

    Dibandingkan sumber karbohidrat lain, kentang terbukti lebih mengenyangkan. Sebuah studi kecil menunjukkan bahwa mengonsumsi kentang bersama daging dan sayuran memberikan rasa kenyang yang lebih lama dibandingkan dengan nasi atau pasta.

    Hal ini dikarenakan kepadatan energinya yang rendah, sehingga dengan jumlah karbohidrat yang sama, porsi kentang bisa lebih besar, meningkatkan volume makanan yang dikonsumsi dan mempercepat rasa kenyang.

    2. Telur

    Telur merupakan sumber protein yang sangat baik dan padat nutrisi. Sebagian besar nutrisi penting, seperti antioksidan lutein dan zeaxanthin, yang bermanfaat bagi kesehatan mata, ditemukan dalam kuning telur.

    Telur juga mengandung protein berkualitas tinggi, satu butir telur besar mengandung sekitar 6 gram protein lengkap dengan sembilan asam amino esensial.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi telur untuk sarapan dapat membuat seseorang merasa lebih kenyang dan mengurangi asupan kalori pada waktu makan berikutnya, dibandingkan dengan sarapan sereal dan susu. Oleh karena itu, telur tidak hanya kaya nutrisi tetapi juga membantu dalam pengelolaan nafsu makan.

    3. Oatmeal

    Oatmeal, yang terbuat dari oat, merupakan pilihan sarapan yang populer dan sehat. Dengan kandungan kalori yang relatif rendah dan kaya akan serat, terutama serat larut yang disebut beta-glukan, oatmeal menjadi pilihan yang mengenyangkan.

    Serat beta-glukan dalam oatmeal membantu memperlambat pengosongan perut dan meningkatkan rasa kenyang. Selain itu, kemampuan oatmeal untuk menyerap air juga membantu memperbesar volume makanan di dalam lambung, memberikan rasa kenyang lebih lama.

    4. Sup

    Meskipun sering dianggap bahwa makanan cair kurang mengenyangkan dibandingkan dengan makanan padat, penelitian menunjukkan bahwa sup bisa menjadi pengecualian.

    Dalam satu studi, partisipan yang mengonsumsi sup kental atau sup halus dilaporkan merasa lebih kenyang dibandingkan dengan mereka yang makan makanan padat.

    Sup halus memberikan efek kenyang terbesar, diikuti oleh sup kental, dan keduanya memperlambat pengosongan perut dibandingkan makanan padat. Ini menunjukkan bahwa sup bisa menjadi pilihan yang baik jika ingin merasa kenyang lebih lama dengan jumlah kalori yang lebih rendah.

    5. Greek Yogurt

    Greek yogurt berbeda dari yogurt biasa karena teksturnya yang lebih kental dan kandungan protein yang lebih tinggi. Ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk sarapan atau sebagai camilan sehat yang membantu menjaga rasa kenyang hingga waktu makan berikutnya.

    Dalam sebuah penelitian, partisipan yang mengonsumsi greek yogurt sebelum makan pizza dilaporkan makan lebih sedikit pizza dibandingkan dengan partisipan yang mengonsumsi produk susu lainnya.

    Ini menunjukkan bahwa greek yogurt tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga dapat membantu mengurangi asupan kalori pada waktu makan berikutnya.

    6. Daging Tanpa Lemak

    Daging tanpa lemak merupakan sumber protein tinggi yang sangat mengenyangkan. Meningkatkan asupan makanan berprotein tinggi seperti daging dapat membantu mengontrol nafsu makan.

    Penelitian menunjukkan bahwa makanan berprotein tinggi berdampak lebih besar pada hormon pengatur rasa lapar dan nafsu makan dibandingkan dengan makanan yang kaya karbohidrat. Mengonsumsi daging dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama, yang membantu mengurangi asupan kalori.

    (suc/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Manfaat Sehat Tambahkan Susu ke Dalam Secangkir Kopi


    Jakarta

    Menambahkan susu ke dalam secangkir kopi ternyata tak hanya membuat rasanya lebih enak. Ada khasiat tertentu yang bikin tubuh jadi lebih sehat!

    Penambahan susu ke dalam kopi masih menjadi perdebatan akan dampaknya terhadap kesehatan. Di satu sisi, menambahkan susu ke dalam kopi akan membuat rasanya menjadi lebih creamy dan nikmat.

    Tetapi banyak orang yang mengkhawatirkan kandungan lemak di dalam susu. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasi pada Journal of Agriculture and Food Chemistry, disebutkan bahwa mengonsumsi kopi yang telah dicampur dapat meredakan pembengkakan di dalam tubuh.


    Kopi secara alami memang sudah memiliki komponen yang berkhasiat untuk tubuh. Lantas apakah menambahkan susu akan mengganggu khasiatnya? Ternyata beberapa ahli menyebut susu di dalam kopi dapat memberikan manfaat tertentu.

    Berikut ini 5 manfaat menambahkan susu ke dalam kopi yang telah dirangkum melalui beberapa sumber:

    5 Manfaat Sehat Tambahkan Susu ke Dalam Secangkir KopiMenambah susu ke dalam koppi dapat mengurangi kadar keasaman dari biji kopi yang digunakan. Foto: Getty Images/iStockphoto/onsuda

    1. Menurunkan keasaman

    Kopi memiliki kadar keasaman alami sebagai hakikatnya yang berasal dari buah. Terutama pada biji kopi arabika, tingkat keasamannya lebih tinggi dibandingkan dengan biji kopi robusta.

    Pada kopi yang asam biasanya beberapa orang seringkali merasa terganggu atau merasakan dampak seperti gejala naiknya asam lambung. Tetapi dengan menambahkan susu ke dalam kopi konon dapat membantu menetralisir rasa asamnya.

    Susu dapat membantu menyeimbangkan pH yang ada di dalam segelas kopi. Sehingga rasa asamnya akan lebih terkendali dan tidak mengganggu bagi mereka yang tahan asam.

    2. Menambah nutrisi

    Walaupun kopi secara alami memiliki komponen yang berkhasiat tetapi kadar nutrisinya tetap rendah. Kopi hanya mengandung beberapa mineral seperti antioksidan dan sebagainya.

    Sementara jika menambahkan susu ke dalam gelas kopi dapat membantu melengkapi kandungannya. Seperti protein, karbohidrat, hingga lemak yang dibutuhkan tubuh.

    Susu di dalam kopi dapat membantu mencukupi kebutuhan kalsium tubuh. Dampaknya kesehatan tulang juga akan terjaga dengan rutin menambahkan susu ke dalam segelas kopi.

    Manfaat menambahkan susu ke dalam kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Mencegah kanker esofagus

    Kandungan kafein hingga antioksidan di dalam kopi seringkali disebut berkhasiat untuk tubuh. Tetapi terlalu banyak konsumsi kopi juga dapat memicu terjadinya kanker esofagus.

    Hal ini lantaran saluran esofagus yang menghubungan telinga, hidung, dan tenggorokan terpapar dengan sisa-sisa kandungan kopi yang menempel. Solusinya kamu bisa menambahkan susu untuk mencegah efek samping yang lebih parah.

    Kehadiran susu dalam segelas kopi membantu menetralisir ekses atau sisa komponen dari kopi. Tetapi para ahli lebih menganjurkan untuk senantiasa mengonsumsi kopi atau kopi susu dalam batas yang tidak berlebihan.

    4. Membantu relaksasi

    5 Manfaat Sehat Tambahkan Susu ke Dalam Secangkir KopiKopi yang ditambahkan susu juga cocok untuk relaksasi tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/onsuda

    Kadar kafein di dalam kopi bukan menjadi rahasia lagi jika berdampak dalam produksi energi. Efeknya banyak orang akan merasa lebih semangat setelah meminum segelas kopi hitam tanpa campuran.

    Tetapi kopi hitam yang tinggi kafein bukan pilihan yang baik untuk diminum ketika sore hari. Menambahkan susu ke dalam kopi dapat menekan efek kafein yang memproduksi energi sehingga tubuh akan lebih rileks.

    Kopi dengan kadar kafein yang tinggi akan mengganggu kualitas tidur jika dinikmati saat menjelang malam. Minum kopi dengan campuran susu saat sore hari selain membuat tubuh rileks juga akan mengondisikan pikiran lebih tenang.

    5. Memproduksi energi

    Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan kopi hitam, sebaiknya tetap menambahkan susu ke dalam gelas kopinya. Sebelumnya kopi yang ditambahkan susu disebutkan dapat merelaksasi tubuh tetapi tidak akan menghilangkan efeknya dalam membantu produksi energi.

    Susu yang mengandung protein dan karbohidrat juga ampuh untuk membantu produksi energi. Ditambah dengan dorongan kafein, kopi susu cocok untuk peminum kopi ringan jika ingin meningkatkan energi di pagi hari.

    Tak hanya itu, ternyata manfaat rutin mengonsumsi susu juga dapat meningkatkan fungsi kognitif pada otak. Dampaknya peminum kopi susu akan lebih memiliki ingatan yang tajam dan mudah fokus.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Minum Susu dalam Kondisi Perut Kosong, Apakah Menyehatkan?


    Jakarta

    Susu dianggap sebagai sumber nutrisi yang ideal diminum setiap hari. Namun, apakah minum susu dalam kondisi perut kosong baik untuk kesehatan? Ini penjelasannya!

    Susu merupakan salah satu minuman yang penting bagi kesehatan karena menawarkan beragam nutrisi, mulai dari kalsium, protein, vitamin, dan mineral penting. Nutrisi tersebut dapat membantu organ-organ tubuh berfungsi dengan baik dan terlindungi dari zat atau kuman penyakit.

    Meskipun baik untuk kesehatan, tetapi setiap individu juga perlu memerhatikan waktu yang tepat untuk minum susu. Susu kerap dikonsumsi sebagai minuman sarapan pagi ketika perut masih kosong.


    Namun, apakah mengonsumsi susu saat perut kosong bagus untuk kesehatan? Dr. Sonali Gautam, Konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi di Rumah Sakit Kokilaben Dhirubhai Ambani menekankan nilai gizi susu.

    Ia menyoroti peran susu pada kesehatan tulang, mendukung kesejahteraan secara keseluruhan, dan berkontribusi pada diet seimbang. Ia juga menunjukkan beberapa pertimbangan ketika mengonsumsi susu.

    Berikut penjelasannya seperti dilansir dari indianaexpress.com (02/09/2024).

    1. Manfaat minum susu

    susuSusu menjadi sumber minuman bernutrisi bagi kesehatan tubuh. Foto: Thinkstock

    Susu menjadi sumber nutrisi kalsium, folat, dan protein yang baik dan penting untuk membangun dan menjaga tulang dan gigi. Susu juga menyediakan keseimbangan karbohidrat dan lemak yang baik.

    Dr.Gautam juga menjelaskan bahwa susu mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin D, vitamin B12, dan magnesium, yang berkontribusi pada berbagai fungsi tubuh.

    2. Efek minum susu saat perut kosong

    susuPerhatikan waktu ketika minum susu, jangan minum susu saat perut kosong. Foto: iStock

    Menurut Dr. Gautam, anggapan susu berbahaya jika diminum saat perut kosong sebagian besar tidak berdasar.

    Meskipun beberapa orang mungkin mengalami ketidaknyamanan pencernaan akibat intoleransi laktosa, penelitian lain belum menunjukkan adanya efek samping dari mengonsumsi susu saat perut kosong pada masyarakat umum.

    Bahkan, Dr. Gautam mencatat bahwa susu berprotein tinggi yang dikonsumsi saat sarapan justru dikaitkan dengan kontrol gula darah lebih baik bagi pada penderita diabetes.

    Namun, hal ini tidak disarankan untuk mereka yang punya masalah lambung.

    Menurut dr. Rupali, susu tidak masalah dikonsumsi saat perut kosong kecuali seseorang memiliki pencernaan buruk, seperti masalah lambung atau tidak toleran laktosa.

    Konsultan gizi Ayurveda juga menyampaikan, boleh tidaknya seseorang mengonsumsi susu dalam keadaan perut kosong akan tergantung pada reaksi tubuh masing-masing.

    Jika rentan terkena alergi, lebih baik menghindari minum susu saat perut kosong. Sebab, dapat membuat mereka mual ketika beraktivitas.

    Hal yang harus dipertimbangkan saat minum susu pagi hari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Hal yang harus dipertimbangkan

    susuTerdapat pertimbangan lain yang harus diperhatikan sebelum minum susu. Foto: Thinkstock

    Banyak orang memiliki masalah intoleransi laktosa tanpa menyadarinya.

    Intoleransi laktosa merupakan kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan mencerna laktosa. Dapat menyebabkan gejala pencernaan, seperti kembung, gas, dan diare.

    Jika kamu memiliki masalah seperti ini, Dr. Gautam menyarankan konsultasi dengan profesional kesehatan untuk diagnosis dan modifikasi pola makan yang tepat.

    Alternatif lain yaitu dengan mengganti susu hewani ke susu nabati, seperti susu almond atau susu kedelai.

    Susu merupakan komponen penting dari diet seimbang, yang menawarkan berbagai nutrisi penting.

    Jika kamu tidak memiliki masalah intoleransi laktosa, umumnya aman mengonsumsi susu saat perut kosong. Bahkan, susu dapat berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan.

    Kandungan vitamin A dan vitamin B12 dalam susu dapat berperan terhadap fungsi sistem kekebalan tubuh dan otak. Kandungan zat besi di dalamnya juga berperan besar terhadap kesehatan dan fungsi otak.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • 7 Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi dengan Susu, Sebaiknya Hindari!

    Jakarta

    Susu merupakan salah satu minuman yang kaya akan nutrisi, seperti kalsium dan vitamin D. Namun, tidak semua makanan cocok dikonsumsi bersama dengan minuman ini

    Kombinasi yang kurang tepat antara susu dan makanan tertentu bisa berdampak pada gangguan kesehatan. Sehingga, penting untuk mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersama susu.

    Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi dengan Susu

    Penting untuk mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan susu. Sehingga manfaat dari keduanya bisa diperoleh secara optimal tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan.


    1. Ikan

    Susu mempunyai efek mendinginkan, sementara ikan mempunyai efek menghangatkan. Mengutip Healthshots, kombinasi keduanya menciptakan ketidakseimbangan yang bisa menyebabkan perubahan kimia dalam tubuh.

    “Jangan pernah makan ikan dan semua jenis daging dengan susu, karena bisa menyebabkan masalah pencernaan.” kata dokter konsulen Rumah Sakit Wockhardt, Mira Road, Mumbai, Dr. Pritam Moon.

    2. Pisang

    Menurut prinsip makanan Ayurveda, kombinasi pisang dan susu tidak cocok. Ayurveda adalah bentuk pengobatan holistik yang fokus pada keseimbangan beberapa bentuk energi dalam tubuh untuk meningkatkan kesehatan.

    Pisang dan susu memang merupakan kombinasi yang dianggap sehat. Namun campuran susu dan pisang membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna. Sehingga buah dan minuman sehat ini sebaiknya dinikmati secara terpisah. Meski begitu, masih diperlukan penelitian mengenai hal ini.

    Sementara itu, menurut Healthline, susu dan pisang menyediakan jumlah kalori sedang setiap sajian. Namun, menikmati pisang dan susu setiap hari bisa menyebabkan asupan kalori menumpuk dengan sehat. Tanpa penyesuaian lain pada pola makan, hal ini bisa menyebabkan peningkatan berat badan.

    3. Melon

    Selain pisang, buah lainnya yang tidak baik untuk dikonsumsi bersama susu adalah melon. Susu cenderung bertindak sebagai pencahar dan melon bersifat diuretik. Sehingga, menggabungkan keduanya bisa menyebabkan masalah pencernaan dan penumpukan racun. Dampak selanjutnya yaitu bisa menyebabkan muntah atau diare.

    4. Lobak

    Umumnya lobak tidak memiliki efek samping, namun sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum susu. Pola makan keduanya harus dilakukan secara terpisah, atau minimal berjarak dua jam, untuk menekan risiko terjadinya gangguan pencernaan.

    5. Makanan Asam

    Makanan asam seperti buah yang kaya vitamin C seperti jeruk juga tidak boleh dikonsumsi dengan susu. Susu membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna.

    Jika minuman ini dipadukan dengan lemon, jeruk, atau makanan asam lainnya secara bersamaan, susu cenderung akan menggumpal. Hal tersebut bisa menyebabkan hidung tersumbat, pilek, batuk, ruam, dan alergi.

    6. Makanan Pedas

    Rasa pedas bisa merangsang produksi asam dalam lambung. Jika dicampur dengan susu maka bisa menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang. Menurut laman Times Entertainment, masakan pedas bisa meningkatkan refluks asam atau gangguan pencernaan jika dikonsumsi bersama susu.

    7. Camilan Asin

    Makanan ringan seperti keripik akan membuat haus. Jika kamu menghilangkan dahaga dengan susu, kandungan garam yang tinggi dalam makanan ringan ini bisa mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Kombinasi bisa menyebabkan kembung dan rasa tidak nyaman.

    Itulah deretan makanan yang tidak baik dikonsumsi dengan susu. Jadi, baiknya hindari kombinasi ini agar tidak mengalami gangguan kesehatan yang tidak diinginkan ya.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Ini 5 Jenis Susu Terbaik untuk Kesehatan, Ada Susu Nabati!


    Jakarta

    Pilihan susu yang hadir saat ini beragam. Tidak hanya susu hewan atau nabati, tetapi ada juga susu khusus untuk penderita intoleransi laktosa. Lantas, mana yang terbaik?

    Susu yang hadir di pasaran saat ini punya jenis beragam, mulai dari susu sapi murni, susu skim, susu bebas laktosa, hingga berbagai olahan susu nabati, seperti susu gandum hingga almond juga banyak dicari.

    Bahkan, selama beberapa tahun terakhir, jenis susu nabati semakin banyak dinikmati. Tidak sedikit juga coffee shop atau restoran menawarkan opsi susu nabati untuk racikan minuman mereka.


    Banyak orang memilih susu alternatif selain susu sapi biasa karena alasan kesehatan.

    Beberapa susu memang mengandung lebih banyak protein, lemak menyehatkan, jantung, atau kalsium lebih tinggi daripada susu lainnya. Namun, jenis susu terbaik sebenarnya bergantung pada kesehatan pribadi dan kebutuhan diet yang ingin dicapai.

    Meskipun begitu, ada beberapa jenis susu yang dianggap paling baik diantara lainnya. Melansir health.com (17/06/2025), berikut 5 jenis susunya.

    1. Susu sapi

    Ilustrasi susu UHTSusu sapi merupakan salah satu jenis susu yang sehat karena tinggi kalsium. Foto: Getty Images/nicoletaionescu

    Susu sapi dapat menjadi pilihan susu kaya nutrisi bagi orang yang toleran terhadap produk susu hewani.

    Susu ini mengandung banyak protein dan merupakan sumber kalsium yang baik. Mengonsumsi kalsium cukup penting untuk mendukung kesehatan tulang.

    Selain itu, kebanyakan produk susu juga diperkaya dengan vitamin D, nutrisi penting yang jarang ditemukan pada makanan biasanya.

    Sebuah tinjauan penelitian besar yang disebut health,com mempelajari efek konsumsi susu pada hasil kesehatan. Hasilnya menunjukkan, minum satu cangkir susu sapi setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis utama, termasuk penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga osteoporosis.

    Namun, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk mengkonfirmasi efek langsung susu sapi terhadap pencegahan penyakit ini.

    2. Susu sapi A2

    Susu sapi A2 bisa menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang benar-benar tidak toleran dengan susu sapi biasa.Susu sapi A2 bisa menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang benar-benar tidak toleran dengan susu sapi biasa. Foto: Getty Images/Viktoriia Oleinichenko

    Susu A2 ternyata juga baik untuk kesehatan. Salah satu protein utama yang ditemukan didalamnya adalah kasein.

    Dua varian protein kasein dalam susu sapi ini adalah beta kasein A1 dan A2. Sedangkan di susu A2 hanya ada satu jenis protein kasein yaitu kasein A2.

    Penelitian yang disebut health.com menunjukkan beta kasein A1 mungkin menjadi penyebab reaksi negatif pada beberapa orang terhadap susu sapi.

    Satu penelitian kecil menemukan partisipan yang minum susu A2 merasakan sedikit nyeri perut dan memiliki konsistensi tinja lebih baik daripada yang minum susu mengandung kasein A1 dan A2.

    Oleh karena itu, susu A2 bisa menjadi opsi lebih baik bagi pencernaan daripada mengonsumsi susu sapi biasa.

    Sebenarnya tidak semua orang perlu minum susu A2, tetapi jika susu bebas laktosa tidak memperbaiki gejala pencernaan, cobalah susu A2.

    Jenis susu terbaik lainnya bisa dillihat pada halaman selanjutnya!

    3. Susu bebas laktosa

    Sebagian orang memiliki kondisi dimana ia tidak bisa mencerna laktosa yang terkandung pada susu sapi.

    Orang yang tidak dapat memecah laktosa mungkin akan mengalami kembung, perut bergas, nyeri, kram perut, sembelit, hingga diare setelah mengonsumsi produk susu hewani.

    Oleh karena itu, pilihan terbaik yaitu dengan mengonsumsi susu bebas laktosa. Sebagian besar produk susu bebas laktosa mengandung enzim pencernaan disebut laktase.

    Enzim laktase membantu memecah laktosa dalam susu sehingga tubuh tidak perlu melakukannya. Nilai gizi susu bebas laktosa hampir sama dengan susu sapi biasa.

    Satu cangkir susu bebas laktosa menyediakan kalsium sebanyak 307 mg, vitamin D 107 IU, hingga protein 8,2 gram.

    4. Susu kedelai

    Kopi campur susu kedelaiSusu kedelai juga sebenarnya menyehatkan dan bisa menjadi alternatif pengganti susu sapi. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Susu kedelai merupakan susu nabati yang populer di kalangan mereka yang tidak dapat mengonsumsi produk hewani.

    Tidak seperti kebanyakan susu nabati, susu kedelai menyediakan protein sebanyak susu sapi per cangkirnya.

    Sayangnya, susu ini tidak kaya kalsium alami. Oleh karena itu, banyak produsen memperkaya produk dengan vitamin D dan mineral kalsium, untuk memastikan minuman ini memenuhi kebutuhan nutrisi konsumen.

    Dengan mengonsumsi susu kedelai, kamu bisa memperoleh manfaat mulai dari menurunkan kolesterol, mencegah kanker, meningkatkan fungsi kognitif, hingga memperoleh asupan protein dalam jumlah baik.

    Dalam satu cangkirnya terkandung 8,86 gram protein yang jauh lebih banyak daripada susu sapi yang hanya mengandung 8, 23 gram protein.

    5. Susu Almond

    5 Manfaat Konsumsi Susu Almond, Susu Nabati yang Kaya NutrisiSusu nabati lainnya yang tidak kalah sehat dan baik adalah susu almond. Foto: Getty Images/Kritchai Chaibangyang

    Susu almond memiliki rasa yang ringan, rendah kalori, serta karbohidrat. Namun, susu almond bukanlah sumber protein atau zat besi yang baik.

    Secangkir susu almond mengandung 25% protein dari susu sapi atau susu kedelai dalam takaran yang sama.

    Satu cangkir susu almond murni, tanpa pemanis tambahan mengandung 40 kalori, protein sebanyak 1,05 gram, karbohidrat 3,43 gram, dan kalsium sebanyak 482 mg.

    Namun, susu almond termasuk susu yang baik karena bisa meningkatkan kesehatan jantung, melancarkan ASI, hingga menguatkan tulang karena kandungan Vitamin D hingga kandungan asam lemaknya.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Susu Setiap Hari


    Jakarta

    Susu merupakan minuman yang penuh nutrisi. Karenanya rutin minum susu sangat bermanfaat untuk kesehatan. Namun, kamu perlu tahu efeknya jika minum susu tiap hari.

    Memberikan susu gratis merupakan program yang diusung oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024.

    Bahkan banyak negara yang menawarkan susu kepada Indonesia untuk mendukung program tersebut. Program itu dipilih guna mendukung perkembangan gizi masyarakat.


    Susu mengandung banyak nutrisi penting untuk tubuh. Dalam segelas susu rata-rata mengandung 122 kalori, 8 gram protein, 12 gram karbohidrat, serta nutrisi penting lainnya.

    Karenanya rutin minum susu dapat mendukung kesehatan tubuh. Namun, penting untuk membatasi asupannya sebab ada potensi risiko penyakit lain. Dilansir dari Eating Well (09/05/23) berikut ini penjelasannya:

    1. Bagus untuk kesehatan tulang

    Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Susu Setiap HariSusu bagus untuk kesehatan tulang. Foto: iStock

    Susu tidak hanya sumber protein yang baik, tetapi juga sumber kalsium dan vitamin D yang penting bagi kesehatan tulang. Karenanya susu bagus untuk masa pertumbuhan.

    Kalsium adalah jenis mineral yang dibutuhkan untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang. Sementara vitamin D-nya berperan untuk membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan.

    2. Dapat menurunkan berat badan

    Sebuah penelitian menemukan bahwa rutin minum susu dapat membantu menurunkan badan atau mempertahankan berat badan. Ini karena susu mengandung kombinasi nutrisi yang baik.

    Mulai dari karbohidrat, protein, dan lemak yang memberikan rasa kenyang. Kondisi ini akan mendorong kamu untuk tidak ngemil makanan yang tidak sehat.

    Manfaat susu tersebut telah ditemukan oleh Studi yang diterbitkan di jurnal Nutrients. Namun, peneliti menyarankan untuk tetap membatasi kalori.

    3. Menurunkan risiko diabetes

    Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Susu Setiap Hari Rutin minum susu dapat menurunkan risiko diabetes tipe II Foto: iStock

    Sebuah penelitian yang menganalisis hampir 600.000 orang menemukan bahwa rutin minum susu dapat menurunkan risiko diabetes tipe II.

    Menurut peneliti Dr Annlisa Giosu dari Universitas Naples Federico, susu kaya akan nutrisi, termasuk vitamin dan senyawa bioaktif lainnya.

    Nutrisi dalam susu tersebut dapat mempengaruhi metabolisme glukosa, sebagai pemrosesan gula oleh tubuh. Peneliti juga menyarankan untuk batasi penggunaan gula pada susu.

    4. Menurunkan penyakit Alzheimer

    Sebuah studi (2021) yang diterbitkan di Nutrisi & Metabolisme menemukan korelasi antara rutin minum susu dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer.

    Manfaat tersebut akan dirasakan khususnya pada orang yang memasuki usia lanjut. Menurut peneliti, susu mengandung antioksidan yang disebut glutathione.

    Senyawa tersebut dapat melindungi otak dari serangan reactive oxygen species dan radikal bebas yang dapat merusak sel otak.

    5. Meningkatkan risiko kanker

    Selain Boyolali, Ini 5 Daerah Penghasil Susu Sapi di IndonesiaMinum susu juga bisa menyebabkan efek samping. Foto: iStock

    Namun sayang, minum susu juga bisa menyebabkan efek samping, jika diminum berlebihan. Salah satunya dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu.

    Hal tersebut ditemukan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrisi & Metabolisme. Menurut peneliti, asupan susu yang tinggi dikaitkan dengan risiko kanker prostat yang lebih tinggi.

    Itu karena tingginya kandungan kalsium yang bisa menurunkan hormon penting yang berfungsi melindungi pria dari sel kanker prostat.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer