Tag: syafakallah

  • 50 Ucapan Semoga Lekas Sembuh dalam Islam, Penuh Doa Tulus

    Jakarta

    Mengirim ucapan semoga lekas sembuh dapat mencerahkan hati teman atau keluarga yang sakit, karena mereka tahu bahwa kamu memikirkannya. Di bawah ini ada kumpulan ucapan semoga lekas sembuh dalam Islam yang bisa menjadi referensi.

    Terkadang, dalam perjalanan hidup, kita dihadapkan pada ujian, di mana ketika orang yang kita cintai jatuh sakit. Saat itulah, doa dan harapan akan kesembuhan menjadi penopang utama.

    Dalam Islam, terdapat banyak ucapan dan doa yang diajarkan untuk mengiringi proses kesembuhan seseorang. Islam mengajarkan kita untuk senantiasa memohon kepada Allah SWT atas segala hal, termasuk kesembuhan.


    Ucapan-ucapan yang dilandasi iman dan harapan kepada Allah menjadi bentuk dukungan dan penyemangat bagi yang sedang berjuang melawan penyakit. Dalam setiap doa yang kita panjatkan, kita mengingat bahwa Allah SWT adalah Maha Pengasih dan Maha Penyembuh.

    Berikut adalah Ucapan Semoga Lekas Sembuh dalam Islam:

    1. Syafakallah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman (untuk laki-laki). Semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya.

    2. Syafakillah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman (untuk perempuan). Semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya.

    3. Allahuma robbannas, adz-hibil ba’sa isyfi antasy-syafi la syifa’a lilla syifa’uka syifaan la yughadiru saqoman. Artinya: Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkan semua sakit ini, berilah kesembuhan, hanya Engkau yang mampu memberi kesembuhan. Tiada kesembuhan selain dari-Mu. Sembuh yang sempurna yaitu tidak terkena sakit lagi.

    4. Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta. Artinya: Hilangkanlah penyakit wahai Tuhan segala manusia. Di tangan-Mu kesembuhan. Tak ada yang menghilangkan penyakit, selain dari pada-Mu sendiri.

    5. Bismillah turbatu ardlina biriqoti ba’dlina yusyfa saqimuna bi’idzni robbina. Artinya: Atas nama Allah tanah kami dengan sedikit ludah kami, semoga disembuhkan orang sakit ini atas izin Allah.

    6. Semoga penyakitmu ini bisa menjadi penggugur dosa-dosa. InsyaAllah kamu bisa sehat dan kembali beraktivitas seperti biasa. Semangat ya!

    7. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (QS Albaqarah 286). Kamu pasti bisa melalui sakit ini dengan baik. Semoga bisa kembali sehat!

    8. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS Al-Insyirah 5-6). Semoga lekas pulih!

    9. Allahumma isyfi sa’dan, allahumma isyfi sa’dan, allahumma isyfi sa’dan. Artinya: Ya Allah… sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia, ya Allah sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia, ya Allah sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. (HR. Muslim)

    10. Allah Maha Pengasih! Semoga kamu segera diberi kesembuhan dan lekas pulih seperti biasanya. Bismillah sehat ya.

    Ucapan Semoga Lekas Sembuh dalam Islam

    11. Allahu Shafeek bissshiha wala feea. Semoga Allah menyembuhkanmu dan kamu diberikan kesehatan.

    12. Aku berdoa agar Allah memberikan kedamaian selama musim penuh tantangan dalam hidupmu ini. Aku tahu diagnosis ini merupakan pukulan berat.

    13. Aku harap kamu segera merasa lebih baik. Aku telah berdoa agar kamu dapat menemukan perlindungan kepada Allah sambil terus menyembuhkan.

    14. Berdoa agar Allah memberi kamu kemampuan untuk beristirahat dalam kedamaian-Nya. Aku tahu kamu mengatakan sangat sulit bagimu untuk tidur di rumah sakit. Berharap kamu bisa segera istirahat.

    15. Allah pemelihara umat manusia, segera menyembuhkanmu. Aku tahu kamu ingin merasa lebih baik dan bisa bangun dari tempat tidur! Kami berharap dan berdoa semoga masa penyembuhanmu berjalan lancar.

    16. Melihatmu sakit membuatku sedih. Aku berdoa semoga Allah memberi kamu kesehatan yang baik hari ini dan tahun-tahun mendatang. Aku berharap kamu sembuh total dari penyakitmu.

    17. Dokter mencoba yang terbaik, tetapi Allah menyembuhkan. Aku berdoa untuk kamu setiap hari agar segera sembuh.

    18. Doaku adalah agar Allah menyembuhkanmu secara ajaib dari penyakitmu, sehingga kami dapat berbagi saat-saat indah sekali lagi. Semoga cepat sembuh ya teman!

    19. Aku ingin melihat kamu dengan baik lagi. Setiap hari aku berdoa kepada Allah untuk memberi kamu kesehatan yang baik sehingga kamu dapat segera bangkit kembali.

    20. Setiap hari, aku meminta Allah untuk memberi kamu kekuatan dan aku berdoa agar kamu segera sembuh dari penyakit ini. Ingatlah bahwa kamu tidak sendirian, tetapi dikelilingi oleh orang-orang yang peduli denganmu. Aku akan terus berdoa untuk pemulihanmu yang cepat. Semoga segera sembuh.

    Ucapan Semoga Lekas Sembuh dalam Islam

    21. Semoga Allah segera memberikan kesembuhan dan memberikan kesehatan yang baik.

    22. Mengirimkan doa kesembuhan agar tubuh kamu pulih dan diperkuat.

    23. Semoga rahmat Allah memberi kamu kesembuhan fisik dan kelegaan dari rasa sakit.

    24. Syafakallah. Semoga kamu mendapatkan kesembuhan total, dengan berkah Allah yang membimbing perjalananmu.

    25. Momen sakit ini adalah momen yang membawa kamu lebih dekat pada Allah dan pembaruan. Berdoa untuk kekuatan dan kesembuhanmu.

    26. Semoga cahaya kesembuhan Allah melingkupi kamu, membawa kenyamanan dan kesembuhan.

    27. Semoga cinta dan rahmat Allah merangkulmu, mengantarkan keajaiban penyembuhan.

    28. Aku berdoa semoga lekas sembuh dan semangatmu terangkat dalam rahmat Allah.

    29. Semoga kekuatan penyembuhan ilahi dari Allah memberi kamu kenyamanan dan pembaruan.

    30. Mengirimkan pikiran penyembuhan yang dipenuhi dengan berkah Allah. Percayalah pada sentuhan penyembuhan-Nya.

    Ucapan Semoga Lekas Sembuh dalam Islam :

    31. Semoga Allah memberi kamu kedamaian dan kenyamanan selama masa yang penuh tantangan ini. Kamu tidak sendiri.

    32. Di saat-saat sulit, semoga kasih Allah menyelimuti Anda, membawa penghiburan dan kekuatan. Semoga kamu menemukan kedamaian batin dan keberanian melalui rahmat dan bimbingan Allah.

    33. Allah melihat kepedihanmu, dan kasih-Nya mengelilingimu. Tetaplah kuat, karena Dia bersamamu.

    34. Semoga cahaya kasih sayang Allah menenangkan hati kamu dan memberi kamu kesembuhan emosional. Kamu lebih kuat dari yang kamu tahu.

    35. Percayalah pada rencana Allah, karena Dia mengetahui kepedihanmu dan akan mengangkatmu dengan cinta-Nya yang tak terbatas.

    36. Semoga Allah memberkati kamu dengan ketahanan dan ketabahan, membimbing kamu melewati masa-masa sulit ini.

    37. Semoga iman kamu kepada Allah memberimu kedamaian dan kekuatan batin. Percayalah pada rencana ilahi-Nya. Dalam pelukan doa, semoga Allah memberi kamu kesembuhan dan pembaruan spiritual.

    38. Dalam naungan kasih Allah, semoga kamu diberi kekuatan untuk bertahan dan harapan untuk hari-hari yang lebih cerah.

    39. Semoga kekuatan iman kepada Allah memberi kamu kedamaian, kekuatan, dan semangat baru. Percayalah pada rencana ilahi Allah, karena Dia membimbing kamu melalui perjalanan ini dengan cinta dan rahmat.

    40. Semoga Allah memberi kamu ketenangan dan kejernihan pikiran selama masa yang penuh tantangan ini. Cahaya cinta Allah akan menghibur dan menguatkan pikiranmu.

    Ucapan Semoga Lekas Sembuh Islami

    41. Semoga ketenangan kehadiran Allah membawa kejernihan dan ketenangan pikiran. InsyaAllah kamu pasti sembuh dan kembali beraktivitas.

    42. Semoga Allah memberi kamu kesabaran dan kenyamanan saat kamu melewati masa yang penuh tantangan ini.

    43. Aku berharap dapat melihat kamu merasa sehat dan bersemangat lagi segera. Aku berdoa berharap kesehatan kamu untuk hari ini dan tahun-tahun mendatang. Lekas pulih ya!

    44. Kesehatan kamu yang buruk telah merenggut kesenangan dan kebahagiaan kami. Kami berharap kamu ada di sini bersama kami dan bukan di ranjang sakit yang menjauhkan kamu dari teman dan keluargamu. Kami berdoa agar kamu cepat dan pulih sepenuhnya dari penyakitmu.

    45. Doa ini dari teman-temanmu, yang semuanya berharap kamu sembuh total dan cepat. Kami merindukan kehadiranmu! Semoga cepat sembuh (nama orang yang sakit).

    46. Pikiran dan doa aku menyertai kamu selama masa sulit ini. Kamu tidak sendirian, dan aku berharap dapat melihat kamu kembali ke kehidupan sehatmu segera. Semoga Allah segera menyembuhkan kamu dan membuat kamu merasa lebih baik untuk bisa menikmati hidupmu!

    47. Ucapan ini mewakili cintaku padamu. Aku harap bisa menunjukkan betapa aku peduli tentangmu! Aku akan terus berdoa untuk kesembuhanmu yang cepat. Semoga segera sembuh!

    48. Allah adalah pelindung kita. Dia akan melindungimu sepanjang waktu. Dia akan segera menyembuhkanmu. Aku yakin bahwa Allah akan menjagamu dan menyembuhkanmu segera. Jangan khawatir.

    49. Rencana Allah adalah rencana terbaik. Juga, penyakit adalah berkah Allah, jadi doa adalah obatnya.

    50. Ketika doa datang dari hati, Allah pasti menerima. Kami berdoa untukmu dari lubuk hati kami. Allah akan segera mengangkat penyakitmu.

    Itulah kumpulan ucapan semoga lekas sembuh dalam Islam Semoga setiap ucapan dan doa di atas menjadi jalan yang membawa kesembuhan dan ketenangan bagi yang sedang berjuang. Amin.

    (eny/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Apa Arti Syafakillah dan Syafakallah? Bisa jadi Doa ketika Menjenguk Orang Sakit



    Jakarta

    Tatkala menjumpai bahwa orang terdekat baik kenalan, teman, saudara, kerabat, dan anggota keluarga yang sakit maka kerap kali kita mengucapkan ‘syafakillah‘ atau ‘syafakallah’. Ungkapan ini bermakna doa bagi kesembuhan.

    Ungkapan syafakillah dan syafakallah terbilang familier di masyarakat, bahkan semakin populer. Hal ini tentu menjadi tren yang positif karena mendoakan sesama saudara muslim adalah amalan yang terpuji di mata Allah.

    Lantas, apa sebenarnya arti dan makna dari syafakillah dan syafakallah?


    Anjuran Menjenguk Orang Sakit

    Imam Muslim meriwayatkan beberapa hadits tentang keutamaan menjenguk orang yang sedang sakit. Hadits tersebut berbunyi: “Sesungguhnya seorang Muslim ketika menjenguk saudaranya sesama muslim, maka dia senantiasa berada di khurfah surga hingga ia kembali.”

    Khurfah surga yang dimaksud dalam hadits tersebut maksudnya adalah kebun, sebagaimana dijelaskan dalam buku Adab Menjenguk Orang Sakit yang ditulis oleh Hafidz Muftisany, seseorang yang menjenguk orang sakit akan mendapat pahala yang banyak seperti halnya orang yang berada di kebun surga Allah SWT.

    Mengutip buku Fiqih Ibadah Bagi Orang Sakit dan Bepergian oleh Enang Hidayat, M.Ag. dijelaskan menurut Ibnu Taimiah, menjenguk orang sakit yang beragama Islam hukumnya fardhu kifayah, artinya wajib dilakukan tetapi apabila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka gugur kewajiban tersebut.

    Sedangkan Ibnu Hazm berpendapat, menjenguk orang sakit beragama Islam hukumnya fardhu, sekalipun hanya sekali. Akan tetapi, beliau tidak menjelaskan lebih lanjut terkait hukum fardhu tersebut, apakah fardhu ‘ain atau fardhu kifayah.

    Namun, berdasarkan kesepakatan para ulama (ijma’), hukum menjenguk orang sakit hukumnya sunnah. Hal ini didasarkan pada anjuran Rasulullah yang selalu mendoakan orang sakit karena menurut beliau, banyak sekali manfaat yang didapat apabila kita menjenguk orang yang sakit.

    Bagi orang yang menjenguk, dapat mengambil hikmah dan pelajaran atas sakit yang diderita oleh orang yang sakit. Adapun bagi orang yang sakit, dapat menjadi penghiburan sehingga orang tersebut mendapat kekuatan untuk melawan penyakitnya tersebut.

    Bahkan, meskipun terkesan sepele, menjenguk orang yang sakit juga dapat menjaga tali silaturahmi yakni dengan mengirimkan dukungan dan doa kepada orang lain.

    Arti Syafakillah dan Syafakallah

    Syafakillah atau syafakallah diambil dari hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

    Arab-latin: “Allahumma rabban naas mudzhibal ba’si isyfi antasy-syaafii laa syafiya illaa anta syifaa’an laa yughaadiru saqoman.”

    Artinya: “Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” (HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191).

    Dikutip dari buku Menulis Buku, Alternatif bagi Guru oleh Ardhi Aditya, syafakallah (شفاك الله) merupakan ucapan doa bagi orang yang sakit, yang artinya “Semoga Allah menyembuhkanmu.”

    Jika orang yang sakit itu perempuan, maka ucapan itu berubah menjadi syafakillah. Jadi, yang membedakan keduanya hanya kepada siapa doa tersebut ditujukan, tergantung subjeknya.

    Untuk orang ketiga aturannya secara kebahasaan berbeda lagi. Misalnya, dalam kasus ada kabar bahwa seorang saudara jauh sedang sakit. Maka kalimat yang dikatakan adalah syafahullah jika yang sakit laki-laki dan syafahallah jika yang sakit perempuan.

    Kedua kalimat berikut berarti, “Semoga Allah menyembuhkannya.”

    Doa Menjenguk Orang Sakit

    Selain doa singkat syafakillah dan syafakallah, kita juga dapat memanjatkan doa agar orang yang sakit segera diangkat penyakit serta dosa-dosanya oleh Allah SWT.

    Ini juga dapat menjadi bentuk dukungan dalam kebaikan, sebagaimana doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit.

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

    Arab latin: Allahumma rabban naasi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illā anta syifaa’an lā yughaadiru saqaman.

    Artinya: “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.”

    Dalam menjenguk, hendaknya juga memperhatikan adab seperti misalnya menutup aurat, membawakan buah tangan dengan ikhlas meski sederhana, dan juga berkata baik karena perkataan tersebut dapat menjadi doa, utamanya akan kesembuhan.

    Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Ummu Salamah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda:

    “Apabila kalian menghadiri orang yang sakit atau mayit maka ucapkanlah ucapan yang baik karena sesungguhnya malaikat mengaminkan atas apa yang kalian ucapkan.”

    Demikian penjelasan dari syafakillah dan syafakallah yang banyak digunakan orang untuk mendoakan orang sakit. Semoga dapat menjadi amalan saat menjenguk keluarga atau kerabat yang sakit.

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa untuk Orang Sakit bagi Perempuan dan Laki-laki Sesuai Sunnah



    Jakarta

    Mengunjungi dan mendoakan orang yang sedang sakit adalah bentuk kepedulian muslim terhadap saudaranya. Adapun doa untuk orang sakit baik perempuan dan laki-laki dijelaskan dalam tulisan berikut.

    Dikutip dari buku Fiqih Ibadah bagi Orang Sakit dan Bepergian karya Enang Hidayat, menjenguk dan mendoakan orang sakit merupakan hak sesama muslim. Rasulullah SAW bersabda,

    “Hak muslim atas muslim lainnya terdapat lima, yaitu; menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan yang bersin.” (HR Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah)


    Adapun keutamaan dari mengunjungi orang sakit diambil dari sebuah hadits Rasulullah SAW adalah sebagai berikut,

    . قَالَ: إِذا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِي خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ عُدْوَةً صَليَّ عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَقَّ يُفْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.

    Artinya: Rasulullah SAW bersabda: “Jika seseorang berkunjung kepada saudaranya yang muslim (yang sedang menderita sakit), maka seakan-akan dia berjalan-jalan di Surga hingga duduk. Apabila sudah duduk, maka dituruni rahmat dengan deras. Apabila dia berkunjung di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakan-nya agar mendapat rahmat hingga sore hari. Apabila dia berkunjung di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya agar diberi rahmat hingga pagi hari.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

    Doa untuk Orang Sakit bagi Perempuan dan Laki-laki

    Mengutip buku Al-Adzkar atau Kitab Induk Doa dan Dzikir karya Imam Nawawi, disebutkan beberapa doa yang dibaca oleh Rasulullah SAW. Salah satunya berbunyi sebagai berikut.

    اللَّهُمَّ رَبِّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ ، أَنْتَ الشَّافِيْ لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاء لَا يُغَادِرُ سَقَماً

    Arab latin: “Allaahuma rabbin naas, adzhibil ba’sasyfii, antasy syaafi laa syifaa-a illaa syifaa-uka syifaa-an laa yughaadiru saqamaa,”

    Artinya: “Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah. Engkaulah Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan selain kesembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”

    Bacaan doa untuk orang sakit lainnya,

    اللَّهُمَّ اشْفِ عَبْدَكَ يَنْكَأُ لَكَ عَدُوّاً أَوْ يَمْشِيْ لَكَ إِلَى صَلَاةٍ

    Arab latin: “Allaahummasy fii ‘abdaka yanka-u laka ‘aduwwan au yamsyii laka ilaa shalaatin”

    Artinya: “Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu ini, sehingga dia bisa menyembuhkan musuh untuk-Mu atau dapat berjalan untuk menunaikan salat.”

    Selanjutnya, ketika sedang menjenguk orang yang sakit kemungkinan kita pernah mendengar kata syafakallah dan syafakillah. Dua kata ini terkait dengan doa untuk orang sakit baik perempuan dan laki-laki.

    Mengutip dari Menulis Buku, Alternatif bagi Guru karya Ardhi Aditya, syafakallah dan syafakillah adalah ucapan doa bagi orang yang sakit. Arti dari kedua kalimat tersebut adalah semoga Allah menyembuhkanmu.

    Jika yang sakit adalah seorang laki-laki, maka doa yang diucapkan adalah syafakallah. Sedangkan jika yang sakit adalah perempuan, maka ucapan yang tepat adalah syafakillah.

    Namun, akan berbeda jika orang yang sedang sakit sedang tidak ada di hadapan kita atau seseorang tersebut berposisi sebagai orang ketiga, maka doa yang dapat diucapkan adalah syafahullah bagi laki-laki dan syafahallah bagi perempuan. Arti dari keduanya tetap sama yakni semoga Allah menyembuhkannya.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Arti Syafakallah Syifaan Ajilaan, Doa untuk Orang Sakit yang Bisa Diamalkan Muslim


    Jakarta

    Syafakallah syifaan ajilaan merupakan lafaz dalam doa bagi orang sakit. Bacaan ini dipanjatkan oleh muslim kepada sesamanya untuk memohon kesembuhan.

    Menukil dari buku Fiqih Ibadah bagi Orang Sakit dan Bepergian oleh Enang Hidayat, menjenguk dan mendoakan orang sakit termasuk salah satu hak sesama muslim. Rasulullah SAW bersabda,

    “Hak muslim atas muslim lainnya ada lima, yaitu; menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan yang bersin.” (HR Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah)


    Sakit merupakan bagian dari takdir yang Allah SWT atur bagi setiap makhluk hidup. Dalam Islam, sakit bukan sekadar kondisi fisik yang kurang sehat melainkan juga ujian yang Allah SWT berikan kepada hamba-Nya sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

    Muslim bisa mendoakan diri sendiri atau didoakan oleh yang menjenguknya dengan harapan diberi kesembuhan. Berkaitan dengan itu, ada beberapa doa untuk orang sakit yang bisa diamalkan termasuk syafakallah syifaan ajilaan.

    Lantas, apa arti syafakallah syifaan ajilaan?

    Arti Syafakallah Syifaan Ajilaan

    Sebelum membahas arti syafakallah syifaan ajilaan, muslim harus mengetahui lebih dulu bunyi lengkap dari doa tersebut. Berikut bacaan disertai terjemahnya,

    شفك الله شفعا عاجلا لا يغادر بعدها سقما

    Arab latin: Syafakallah syifaan ajilaan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman.

    Artinya: “Semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya.”

    Syafakallah Syifaan Ajilaan Adalah Doa untuk Orang Sakit Laki-laki

    Menurut buku Menulis Buku, Alternatif bagi Guru yang disusun Ardhi Aditya, syafakallah syifaan ajilaan merupakan doa untuk orang sakit laki-laki. Sebab, lafaz syafakallah diperuntukkan bagi laki-laki.

    Sementara itu, jika doa dibaca untuk orang sakit perempuan maka syafakallah diganti menjadi syafakillah. Maknanya sama seperti syafakallah, perbedaannya hanya terdapat pada subjek, apakah laki-laki atau perempuan.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com